Universitas Dian Nuswantoro

Udinus Repo
Not a member yet
    17604 research outputs found

    TINJAUAN PELAKSANAAN RESUME TERKAIT AKREDITASI KARS 2012 BERDASARKAN STANDAR APK 3.2, APK 3.2.1 DAN MKI 8 DI RS ROEMANI MUHAMMADIYAH TAHUN 2016

    No full text
    Di RS Roemani Muhammadiyah, 7 dari 10 resume dokumen rekam medis (70%) tidak lengkap serta tidak diberikan kepada pasien pada tahun 2016. Penelitian ini bertujuan menggambarkan pelaksanaan resume terkait akreditasi KARS 2012 berdasarkan standar APK 3.2, APK 3.2.1 dan Manajemen Komunikasi dan Informasi no.8 (MKI.8) di RS Roemani Muhammadiyah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Metode pengambilan data melalui observasi terhadap SOP dan Wawancara kepada kepala rekam medis, petugas assembling serta admin bangsal perawatan. Total sampel sebanyak 99 dokumen rekam medis. Berdasarkan hasil penelitian, petugas assembling adalah lulusan DIII Rekam Medis, petugas memiliki pengetahuan yang baik namun belum pernah mengikuti pelatihan. Ketidaksesuaian salinan resume terbanyak pada lembar 3 yaitu 56 dokumen (56.6%). Kesuaian Protap dengan standar KARS hanya standar APK 3.2.1. Kepatuhan pelaksanaan Protap adalah 100%. Pada standar APK 3.2 33.3% tidak sesuai. Pada standar APK 3.2.1 100% tidak sesuai. Pada standar MKI 8, 85.7%. tidak sesuai. Dari hasil tersebut, Rumah sakit perlu menyelenggarakan sosialisasi tentang SOP yang sudah disesuaikan dengan standar KARS 2012. Kepustakaan : 21 (2006-2015

    FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN BAKTERIOLOGIS AIR MINUM ISI ULANG (AMIU) PADA TINGKAT KONSUMEN DI SEKITAR UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO SEMARANG TAHUN 2017

    No full text
    Salah satu sumber kehidupan yang mutlak adalah ketersediaan air dengan jumlah dan kualitas yang baik. Mahasiswa dan masyarakat yang berada di sekitar Universitas Dian Nuswantoro Semarang saat ini banyak yang memanfaatkan Depot Air Minum Isi Ulang untuk memenuhi kebutuhan air minum dengan isi ulang yang tidak perlu dimasak atau diolah kembali dengan harga terjangkau dan tersedia jasa pesan antar. Penggunaan Dispenser oleh konsumen yang mengisi galon dengan air minum isi ulang membuat penyajian air minum lebih efektif dan praktis tetapi konsumen cenderung tidak memperhatikan perawatan, kebersihan, dan lama penggunaannya yang dapat mengakibatkan pertumbuhan dan perkembangan bakteriologi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional yang menerapkan pendekatan cross sectional sedangkan uji laboratorium menggunakan metode MPN (Most Probable Number). Data yang diperoleh diolah dan dianalisa menggunakan uji statistik Spearmen Rho terhadap 30 sampel penelitian. Hasil menunjukan terdapat 16 sampel terdapat Coliform. Ada hubungan antara cara perawatan galon dan dispenser dengan jumlah Coliform (p=0.000), ada hubungan tingkat kebersihan galon dan dispenser dengan jumlah Coliform (p=0.000), ada hubungan antara lama penggunaan dengan jumlah Coliform (p=0.000) Diharapkan kepada konsumen AMIU untuk terus melakukan perawatan dan kebersihan galon serta dispensernya karena pencemaran bukan saja dari sumber air baku atau produsen saja tetapi dapat terjadi pula pada tingkat konsumen. untuk pemilik Depot sebaiknya lebih meningkatkan kebersihan DAMIU agar tidak terjadi kontaminasi bakteri baik dari hygiene petugas, proses pengolahan dan sanitasi peralatan

    FAKTOR RISIKO PAPARAN PESTISIDA PADA WANITA PETANI HORTIKULTURA TERHADAP KEJADIAN BERAT BAYI LAHIR RENDAH DI DESA BATUR KECAMATAN GETASAN KABUPATEN SEMARANG TAHUN 2017

    No full text
    Setiap petani mempunyai tuntutan untuk memperoleh hasil pertanian secara cepat dan berkualitas dalam jumlah yang banyak demi memenuhi kebutuhan hidupnya, hal ini menyebabkan para petani tersebut berlomba-lomba mencari cara untuk meningkatkan hasil produksi tanaman, salah satunya dengan meminimalkan hama dan penyakit yang menyerang tanaman dengan penggunaan obat kimia pembasmi hama tanaman yaitu pestisida. Dampak negatif paparan pestisida pada petani yaitu dapat menimbulkan keracunan. Terlebih jika petani tersebut sedang dalam kondisi hamil. Hal ini dapat beresiko mempengaruhi tumbuh kembang janin seperti terjadinya Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR). Tujuan penelitian ini untuk menganalisa faktor risiko paparan pestisida pada wanita petani hortikultura terhadap kejadian BBLR di Desa Batur Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang tahun 2017. Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan rancangan cross sectional. Sedangkan untuk pengumpulan data menggunakan data retrospektif melalui wawancara menggunakan kuisioner untuk mengetahui hubungan antara usia ibu saat hamil, tingkat pendidikan, aktivitas berkaitan pestisida, lama paparan pestisida, cara pengelolaan pestisida dan penggunaan APD terhadap kejadian BBLR di Desa Batur. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wanita petani yang tergabung dalam kelompok tani Ngudi Rahayu berjumlah 40. Adapun sampel dalam penelitian ini sebanyak 27 wanita petani yang diambil dengan teknik Accidental sampling. Pengolahan data dengan menggunakan uji statistik Fisher Exact. Berdasarkan hasil penelitian terdapat hubungan antara usia ibu saat hamil (p-value=0,047), lama paparan pestisida (p-value=0,009) dan penggunaan APD (p-value=0,047) terhadap kejadian BBLR. Sedangkan tidak terdapat hubungan antara tingkat pendidikan (p-value=1,000), aktivitas berkaitan pestisida (0,125), dan cara pengelolaan pestisida (p-value=0,136) terhadap kejadian BBLR. Sebaiknya selama masa kehamilan para wanita petani menghindari pekerjaan yang berkaitan langsung dengan pestisida. Namun apabila tetap terlibat dalam kegiatan pertanian maka sebaiknya menggunakan APD secara lengkap

    TINJAUAN KEBUTUHAN PETUGAS FILING BERDASARKAN METODE WISN DI RSUD UNGARAN TAHUN 2017

    No full text
    Rumah Sakit Umum Daerah Ungaran adalah rumah sakit umum tipe C yang dimiliki oleh pemerintah kabupaten Semarang. Berdasarkan survei awal jumlah petugas Filing ada 4 petugas. DRM sering terlambat masuk ke poliklinik. Oleh karena itu kesesuaian antara beban kerja dengan jumlah petugas perlu diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beban kerja dan kebutuhan petugas Filing di RSUD Ungaran tahun 2017. Penelitian ini adalah penelitian Deskriptif dengan metode Observasi dan wawancara. Subjek penelitian ini adalah petugas Filing. Objek penelitian ini adalah beban kerja petugas Filing. Hasil pengamatan menunjukkan, petugas Filing sudah melakukan tupoksi sesuai SOP. Waktu kerja tersedia selama satu tahun petugas Filing adalah 9.810 menit/tahun. Kuantitas kegiatan pokok pertahun 73.632 DRM/tahun. Standar Beban Kerja 1 tahun petugas Filing berdasarkan tugas untuk mengambil, mengembalikan, memberikan sampul, menyerahkan ke petugas pendistribusian dan mengkode berkas pasien rawat jalan didapatkan total 28446 DRM/tahun. Jumlah petugas yang dibutuhkan adalah 3 petugas. Jumlah petugas Filing sudah sesuai dengan beban kerja, sehingga tidak perlu penambahan petugas. Pencarian DRM pasien yang belum kembali ke Filing setelah pasien berobat rawat inap sebaiknya dicarikan oleh petugas Assembling agar mempercepat pelayanan. Petugas Filing sebainya hanya mengerjakan pekerjaan sesuai tugas pokoknya

    Perhitungan kebutuhan petugas koding rawat jalan dan rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah K.R.M.T WONGSONEGORO kota Semarang dengan metode WISN Tahun 2017

    No full text
    Program Studi D-III Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Fakultas Kesehatan Universitas Dian Nuswantoro Semarang 2017 Abstrak Rustam Nawawi PERHITUNGAN KEBUTUHAN PETUGAS KODING RAWAT JALAN DAN RAWAT INAP RSUD K.R.M.T WONGSONEGORO KOTA SEMARANG DENGAN METODE WISN TAHUN 2017 xx+84+20 tabel+4 gambar+15 lampiran RSUD K.R.M.T WONGSONEGORO Kota semarang memiliki 4 petugas koding rawat jalan dan 1 petugas koding rawat inap. Penumpukan DRM terjadi akibat bagian assembling terlambat mengembalikan DRM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beban kerja dan kebutuhan petugas koding rawat jalan dan rawat inap di RSUD K.R.M.T WONGSONEGORO tahun 2017. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode observasi dan wawancara. Populasi dan sampel diambil berdasarkan metode maytag, Jumlah sampel yang diamati adalah 10 petugas koding. Hasil pengamatan di RSUD K.R.M.T WONGSONEGORO kota Semarang menunjukan, petugas koding RJ dan RI sudah melakukan tugasnya sesuai dengan deskripsi pekerjaan. Pendidikan petugas koding baik rawat jalan maupun rawat inap adalah D3 Rekam Medis. Waktu kerja tersedia petugas koding Rawat jalan 1714,06 jam dan Rawat inap 1750 jam . Kuatitas kegiatan per hari petugas koding Rawat jalan adalah 707,71 DRM sedangkan koding Rawat inap 116,80 DRM . Kuantitas kegiatan pokok per tahun 2017 petugas koding rawat jalan 194090,4 DRM, Petugas koding rawat inap 32704 DRM. Standar beban kerja petugas koding rawat jalan 42497,41 DRM, koding rawat inap 42857,1 DRM. Berdasarkan metode WISN, kebutuhan petugas koding rawat jalan adalah 5, sehingga perlu penambahan 1 petugas dan kebutuhan petugas koding rawat inap adalah 1, sehingga tidak perlu penambahan petugas. Kata kunci :Petugas koding rawat jalan, petugas koding rawat inap, WISN Kepustakaan : 15 (1981-2010

    ANALISA KEBUTUHAN PETUGAS FILING BERDASARKAN METODE WISN DI BAGIAN FILING RAWAT JALAN RUMAH SAKIT WIRA BHAKTI TAMTAMA SEMARANG TAHUN 2017

    No full text
    Rumah Sakit Bhakti Wira Tamtama merupakan rumah sakit tipe C. Berdasarkan survei awal jumlah petugas filing rawat jalan ada 3 petugas. Terjadi keterlamabatan pelayanan di poli rawat jalan akibat petugas filing menunggu DRM banyak untuk di distribusikan ke poli rawat jalan. Hal tersebut menyebabakan pasien harus menunggu lama untuk mendapatkan pelayanan medis. Untuk itu kesesuaian antara beban kerja dengan banyaknya jumlah petugas harus diperhatikan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui beban kerja dan kebutuhan petugas filing rawat jalan di Rumah Sakit Bhakti Wira Tamtama Semarang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan metode observasi dan wawancara. Subjek dipenelitian ini adalah 3 petugas filing dan Objek penelitian adalah dokumen rekam medis rawat jalan. Hasil pengamatan di Rumah Sakit Bhakti Wira Tmatama Semarang, petugas telah melaksanakan tugas sesuai dengan deskripsi pekerjaannya namun ada beberapa pekerjaan yang belum sesuai dengan dengan deskripsi pekerjaannya seperti menunggu DRM banyak. Waktu kerja tersedia petugas filing A selama 1 tahun adalah 2048 jam/tahun, petugas B 1968 jam/tahun dan petugas C 2008 jam/tahun. Kuantitas kegiatan pokok tahun 2017 petugas filing A adalah 100198,4 DRM/tahun, petugas B 100245 DRM/tahun dan petugas C 100249,4 DRM/tahun. Standar beban kerja petugas filing A adalah 13406,1 menit, petugas B 14295,3 menit dan petugas C 1480,7 menit. Dari hasil perhitungan dengan metode WISN didapatkan dibutuhkan 6 petugas filing sehingga perlu penambahan 4 petugas. Berdasarkan perhitungan diketahui bahwa penambahan tenaga kerja di bagian filing merupakan dampak keterlambatannya pelayanan sehingga perlu adanya keseimbangan antara beban kerja dengan jumlah petuga

    FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN NIAT IBU HAMIL UNTUK MEMBERIKAN ASI EKSKLUSIF DI PUSKESMAS TLOGOSARI KULON TAHUN 2017

    No full text
    Mengurangi kematian bayi merupakan salah satu target SDGs. Kematian bayi dapat dicegah dengan pemberian ASI Eksklusif. Pemberian ASI Ekslusif terjadi karena ada niat. Niat menentukan perilaku seseorang untuk melakukan atau tidak perilaku tersebut. Tujuan penelitian adalah menganalisis faktor yang berhubungan dengan niat untuk memberikan ASI Eksklusif di Puskesmas Tlogosari Kulon. Jenis penelitian adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah 88 responden. Data diperoleh menggunakan kuesioner dan kemudian dianalisis menggunakan Fisher Exact dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian adalah karakteristik responden sebagian besar berusia 20-35 tahun (93.2%), tidak bekerja (58.0%), gravida ke 2 (43.2%), partus ke 1 (43.2%), belum pernah mengalami abortus (89.8%), usia kehamilan 7-9 bulan (47.7%) dan tidak mempunyai riwayat penyakit (79.5%). Sebagian besar responden memiliki niat untuk memberikan ASI Eksklusif yaitu sebanyak 97.7%. Responden memiliki sikap yang baik (53.4%), mendapat dukungan norma subjektif 58.0% dan dukungan norma penting sebesar 61.4%. Hasil uji hubungan didapat tidak ada hubungan antara sikap dengan niat ibu hamil untuk memberikan ASI Eksklusif dengan (p value= 1,000), tidak ada hubungan antara norma subjektif dengan niat ibu hamil untuk memberikan ASI Eksklusif dengan (p value= 0,174) dan tidak adanya hubungan antara norma penting dengan niat ibu hamil untuk memberikan ASI Eksklusif dengan (p value= 0,147). Saran penelitian adalah petugas kesehatan meningkatkan sikap responden tentang manfaat ASI Eksklusif bagi ibu. Sedangkan bagi masyarakat perlu meningkatkan peran untuk memberikan dukungan

    TINJAUAN KEBIJAKAN DAN PERAN PETUGAS REKAM MEDIS DALAM PENYIMPANAN DRM RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA SEMARANG TAHUN 2017

    No full text
    Sistem penjajaran filing rawat inap di RS. Bhayangkara Semarang menggunakan metode Terminal Digit Filing. Namun masih ada DRM yang tidak tersusun rapi sesuai penjajarannya dan DRM tahun 2015 – 2016 belum ditata di rak filing meskipun masih ada tempat yang cukup untuk menyimpan DRM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kebijakan dan peran petugas dalam penyimpanan DRM rawat inap. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif, dengan metode observasi dan wawancara. Subyek penelitian adalah kepala rekam medis dan 4 petugas rekam medis. Objek penelitian adalah kebijakan dan peran petugas dalam penyimpanan DRM rawat inap. Hasil penelitian menunjukkan alur penyimpanan belum dilaksanakan sesuai SOP, DRM masih disimpan didalam kardus sehingga sistem penjajaran tidak dilakukan sesuai aturan rumah sakit. Kebijakan penyimpanan DRM belum dilakukan dengan baik, seperti sistem penyimpanan yang digunakan sentralisasi namun kenyataanya secara desentralisasi. Kendala retensi, tidak ada petugas filing rawat inap, rak filing serta ruang arsip yang kurang luas. Petugas sudah melakukan tugas sesuai dengan perannya. Saran, Petugas dibriefing agar mengetahui kebijakan yang ada di unit rekam medis. Sistem penyimpanan dilaksanan secara sentralisasi dengan sistem penjajaran secara TDF dan mengumumkan SOP langkah-langkah penyimpanan dan penjajaran

    HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DENGAN SIKAP TENTANG PROGRAM KB PADA CALON PENGANTIN PADA BULAN APRIL TAHUN 2017 DI KOTA SEMARANG

    No full text
    “Empat Pilar Safe Motherhood”, merupakan upaya untuk menurunkan AKI dan AKB, yaitu pilar pertama tentang Keluarga Berencana. Data tahun 2011 sampai 2015 terjadi angka yang fluktuaktif pada cakupan KB di Kota Semarang. Selain PUS, arah kebijakan KB juga terletak pada calon pengantin.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan sikap tentang program KB pada calon pengantin di Kota Semarang. Manfaat penelitian diharapkan memberikan gambaran tentang program pada calon pengantin. Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah sebanyak 54 orang calon pengantin 3 KUA Kecamatan Ngaliyan, Tembalang dan Gajahmungkur. Teknik sampel yaitu total sampling. Teknik pengolahan data menggunakan analisis chi-square. Hasil uji variabel pengetahuan dengan sikap diperoleh nilai p-value = 0,492, yang artinya tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan sikap tentang program KB pada calon pengantin di Kota Semarang pada bulan April 2017. Responden yang berpengetahuan baik sebesar 53,7% dengan pertanyaan yang paling banyak dijawab benar yaitu tentang efek pill dan suntik pada peningkatan berat badan (88,9%). Sedangkan responden yang bersikap baik sebesar 64,8%. Sebanyak 90,7% setuju bahwa alat kontrasepsi dapat digunakan untuk mencegah kehamilan, kemudian responden tersebut setuju bahwa setiap pasangan harus merencanakan keluarga dan jumlah anak. Hasil tabulasi silang diperoleh bahwa responden dengan sikap tidak baik lebih banyak terdapat pada mereka yang memiliki pengetahuan kurang baik (40%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengetahuan yang baik tidak selalu memiliki hubungan dengan sikap yang baik pada calon pengantin. Saran bagi Calon pengantin agar lebih meningkatkan informasi seputar Program KB

    Hubungan Antara Personal Hygiene dan Sanitasi Makanan Dengan Kandungan Angka Kuman Makanan Pada Warung Makan Soto di Wilayah Semarang Timur

    No full text
    Personal hygiene pada penjual makanan siap saji perlu diperhatikan melalui proses pengracikan dan penyajian. Sanitasi makanan dapat dilihat dari kondisi kebersihan alat makan dan penyediaan air bersih. Dalam meningkatkan kualitas makanan siap saji pada warung soto wilayah Semarang Timur melakukan pemeriksaan Kandungan Angka Kuman pada soto. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan personal hygiene dan sanitasi makanan dengan kandungan angka kuman makanan di warung makan soto Semarang Timur. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian explanatory research dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 27 warung soto. Namun ada 3 warung soto yang tidak berkenan, sehingga total sampel sebanyak 24 warung soto. Pengukuran data dilakukan dengan menggunakan pedoman wawancara serta pemeriksaan kandungan angka kuman pada soto. Data diolah dan dianalisa dengan menggunakan uji statistik Rank Spearman. Hasil penenlitian ini menunjukkan bahwa personal hygiene pengracik soto di wilayah Semarang Timur sebagian besar pengracik tidak membiasakan menggunakan sarung tangan pada saat meracik. Sanitasi makanan pada pedagang soto di wilayah Semarang Timur sebagian besar merupakan salah satu kategori yang baik terhadap sanitasi. Nilai rata-rata angka kuman yang ada pada soto tidak melebihi baku mutu sebesar 207.538,33 CFU/gr. Hasil uji statistik menunjukkan tidak adanya hubungan yang bermakna antar personal hygiene (p value =0,262) dan sanitasi makanan (p value=0,801) dengan kandungan angka kuman pada soto di Wilayah Semarang Timur Kota Semarang 2017. Bahwa angka kuman pada soto tidak melebihi persyaratan yang ditentukan oleh BPOM 2009 sebagian pengracik kurang mempedulikan kebersihan diri dan kebersihan sanitasi makanan yang digunakan. Sehingga perlu menggunakan sarung tangan

    14,363

    full texts

    17,604

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Udinus Repo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇