UAJY repository

UAJY repository
Not a member yet
    29842 research outputs found

    PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PENGENDARA KENDARAAN BERMOTOR RODA DUA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENCEMARAN SUARA DI KALURAHAN CATURTUNGGAL, KAPANEWON DEPOK, SLEMAN, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

    Full text link
    Law enforcement against motorcycle riders as an effort to prevent noise pollution in Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Sleman, Yogyakarta, is a critical issue given the negative impacts of noise on public comfort and health. This study examines the implementation of Law No. 22 of 2009 on Road Traffic and Transportation, as well as Governor Regulation of Yogyakarta Special Region No. 40 of 2017, which regulates the noise standards for motor vehicles. The findings indicate that law enforcement in this area remains suboptimal. Challenges include a lack of noise measurement facilities, low public awareness regarding the impacts of noise pollution, and inconsistent enforcement of regulations. Additionally, social factors, such as the perception of racing exhaust systems as lifestyle symbols, pose significant obstacles. This study recommends ongoing public education, enhanced supervision, and inter- agency collaboration to create a more comfortable and healthy environment. Community participation in reporting violations is also crucial to strengthening the effectiveness of law enforcement

    PERAN WAHANA LINGKUNGAN HIDUP (WALHI) DALAM MENCEGAH PENCEMARAN AKIBAT SAMPAH DI KABUPATEN BANTUL

    Full text link
    Walhi is a non-governmental organization that plays an active role in protecting and fighting for environmental rights in Indonesia and has the right to file a lawsuit based on Article 92 of Law Number 32 of 2009. This research aims to find out the role of Walhi, obstacles, solutions, and efforts faced by Walhi in preventing pollution due to waste in Bantul Regency. The type of research used is empirical legal research. WALHI plays a strategic role in overcoming waste pollution in Bantul through policy advocacy and public education. Challenges faced include slow government response and lack of infrastructure. Solutions offered include collaboration of all parties, optimization of TPS 3R, a waste management roadmap, and the application of environmental compensation. This step is expected to create effective sustainable waste management

    PELAKSANAAN PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP (PTSL) DALAM PENDAFTARAN HAK MILIK ATAS TANAH SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN TERTIB ADMINISTRASI PERTANAHAN DI KABUPATEN NAGEKEO PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

    Full text link
    Land problems often occur in various parts of Indonesia, one of which is Nagekeo Regency, especially regarding people claiming land in the vicinity. This problem is certainly motivated by the uncertainty of land ownership and the absence of proof of land tenure in the form of certificates obtained through land registration. Many Nagekeo people still have not registered their land. The government then issued the Complete Systematic Land Registration (PTSL) Program which is being implemented throughout Indonesia to overcome existing problems, including in Nagekeo Regency. The problems that will be discussed in this research are: First, how is the implementation of complete systematic land registration (PTSL) in registering property rights to land as an effort to realize orderly land administration in Nagekeo Regency, East Nusa Tenggara Province in 2023. Second, what are the obstacles in the implementation of complete systematic land registration (PTSL) in the registration of property rights to land in Nagekeo Regency, East Nusa Tenggara Province in 2023. This legal research has the aim of knowing the implementation and obstacles of complete systematic land registration (PTSL) in Nagekeo Regency, East Nusa Tenggara Province in 2023. The type of research used is empirical legal research, which is a research that focuses on the study of existing social facts. Based on the results of the study that the Complete Systematic Land Registration (PTSL) activities in 2023 in Tengatiba Village, South Aesesa District in its implementation have been carried out in accordance with the provisions stipulated in Ministerial Regulation Number 6 of 2018 concerning Complete Systematic Land Registration. These activities have realized orderly land administration in Nagekeo Regency in improving the quality of public services in the land sector. From the results obtained in its implementation, there are obstacles passed by the Nagekeo Regency Land Office

    KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DI RSUD KABUPATEN WONOGIRI BERDASARKAN ASAS KEPROFESIONALAN DAN ASAS KETEPATAN WAKTU DALAM UU NO. 25 TAHUN 2009 TENTANG PELAYANAN PUBLIK

    Full text link
    Pelayanan publik merupakan kegiatan yang wajib diselenggarakan oleh pemerintah sebagai bentuk pemenuhan hak-hak yang dimiliki oleh masyarakat. Salah satu bentuk pelayanan publik yang diselenggarakan oleh pemerintah adalah pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pelayanan publik bidang kesehatan di RSUD Kabupaten Wonogiri berdasarkan asas keprofesionalan dan asas ketepatan waktu serta permasalahan apa yang timbul dalam mewujudkan asas tersebut dan upaya RSUD Kabupaten Wonogiri dalam mengatasi persoalan berkaitan dengan asas keprofesionalan dan asas ketepatan waktu. Penelitian hukum ini menggunakan metode empiris. Hasil dari penelitian ini adalah kualitas pelayanan kesehatan berdasarkan asas keprofesionalan relatif baik dan berdasarkan asas ketepatan waktu kualitas pelayanan kesehatan tergolong cukup. Hal ini dibuktikan dengan adanya pelayanan yang melebihi standar pelayanan minimal di RSUD Kabupaten Wonogiri. Berkaitan dengan permasalahan asas keprofesionalan dan asas ketepatan waktu RSUD Kabupaten Wonogiri telah melakukan upaya-upaya yang baik seperti pengawasan, evaluasi, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia

    ANALISIS USER EXPERIENCE PADA APLIKASI X MENGGUNAKAN METODE UX CURVE

    Full text link
    Aplikasi X merupakan identitas baru dari Twitter, aplikasi tersebut adalah sebuah media sosial yang tidak hanya berfokus sebagai microbloging sosial. Aplikasi X mengalami perubahan identitas sehingga mempengaruhi Pengalaman pengguna. Pengalaman pengguna memiliki peran penting untuk melihat intensitas interaksi pengguna dengan aplikasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis intensitas pengalaman pengguna dan untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi pengalaman pengguna ketika berinteraksi dengan aplikasi X saat terjadi rebranding. Penelitian ini dilakukan dengan metode UX Curve, metode ini meliputi 5 aspek, yaitu General UX, Attraciveness, Easy of Use, Utility dan Degree of Usage. Penelitian ini melibatkan 20 partisipan. Seluruh partisipan akan mengambarkan kesan yang dirasakan dari awal hingga akhir menggunakan aplikasi X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas pengalaman pengguna berubah seiring waktu ke waktu mengarah kepada kesan positif. Hasil data kurva menunjukkan kelima aspek UX Curve yaitu, General UX, Attractiveness, Utility, Easy of use, dan Degree of Usage menghasilkan kurva kategori improving atau peningkatan. Dari kelima aspek UX Curve, terdapat 3 kurva yang mendominasi jumlah peningkatan, yaitu Pada aspek General UX, Easy of Use, dan Attractiveness

    PELAKSANAAN INOVASI LAYANAN GERAI URUSAN PELANGGAN INSAN WAJIB ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN (GARUGIWA) DALAM RANGKA PEMENUHAN STANDAR PELAYANAN PUBLIK BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 25 TAHUN 2009

    Full text link
    Pelayanan publik merupakan salah satu elemen penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik dan responsif. Di indonesia, pelayanan publik memegang peran strategis dalam mengukur efektifitas dan efisiensi kinerja pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Suatu pelayanan publik dapat berjalan dengan adanya standar pelayanan. Standar pelayanan adalah tolak ukur yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan layanan dan acuan penilaian kualitas. Praktik pelayanan publik masih jauh dari kata ideal, sehingga pemerintah pusat maupun daerah harus terus melakukan inovasi untuk menjawab segala keresahan masyarakat. Salah satu daerah yang sudah melakukan inovasi adalah Kabupaten Ende, Provinsi NTT, pemerintah daerah Kabupaten Ende melakukan inovasi yang bernama “Inovasi Layanan Gerai Urusan Pelanggan Insan Wajib Administrasi Kependudukan (Garugiwa)”. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pelaksanaan inovasi layanan Garugiwa dalam rangka pemenuhan standar pelayanan publik berdasarkan UU Pelayanan Publik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian empiris yang berfokus pada fakta sosial. Penelitian dengan jenis empiris dilakukan melalui observasi langsung, wawancara, dan analisis data untuk memahami pelaksanaan praktik Garugiwa di lapangan. Teknik pengumpulan data menggunakan pendekatan kualitatif seperti wawancara dan analisis dokumen. Studi ini diupayakan memberikan pemahaman tentang bagaimana Garugiwa beroperasi dalam praktiknya dan keselaasan dengan standar pelayanan publik. Hasil penelitian menunjukan bahwa layanan Garugiwa telah memenuhi sebagian besar komponen standar pelayanan namun ada satu komponen yang masih memerlukan perhatian khusus dan perbaikan. Kendala dalam pelaksanaan inovasi ini meliputi kendala internal yaitu keterbatasan anggaran dan sarana prasarana, serta kendala eksternal yaitu keterbatasan infrastruktur wilayah dan rendahnya kesadaran masyarakat. Solusi yang diusulkan mencakup kerja sama dengan sektor swasta, peningkatan kompetensi sdm melalui pelatihan daring, dan optimalisasi anggaran

    PERANCANGAN SISTEM VALIDASI SURAT PERINTAH PRODUKSI (SPP) UNTUK MEREDUKSI OVERTIME PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR ALAT KESEHATAN

    Full text link
    Pada suatu perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang produksi hospital equipment terdapat permasalahan utama yang terjadi yaitu overtime yang tinggi pada divisi produksi. Pada bulan Oktober 2023, overtime pada divisi produksi mencapai 44,51%. Identifikasi dengan fishbone diagram menunjukkan akar permasalahan yang menyebabkan overtime yang diselesaikan adalah ptidak adanya metode terstruktur perhitungan kapasitas produksi. Akar permasalahan tersebut dipilih karena tidak adanya metode menyebabkan overplanning pada Surat Perintah Produksi (SPP) mingguan yang berakibat pada tingginya overtime produksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang sistem yang dapat mereduksi overtime sedikitnya 10% dari overtime sebelumnya. Diskusi dengan stakeholder produksi, Production Planning (PP), dan warehouse menghasilkan solusi terpilih adalah perhitungan kapasitas untuk perencanaan SPP mingguan. Metode yang terpilih adalah perhitungan kapasitas jangka pendek dengan pendekatan mixed strategy dan bill of labor approach. Perhitungan kapasitas memungkinkan staff divisi PP untuk mengusahakan pembuatan rencana SPP mingguan yang tidak melebihi kapasitas yang tersedia di lantai produksi, sehingga tidak terjadi overtime yang tidak diperlukan. Melalui perhitungan kapasitas pada rencana produksi terjadwal dan SPP bulan Oktober 2023, dapat diketahui tingkat overtime pada setiap work center untuk setiap minggunya. Perbaikan dilakukan dengan mengevaluasi capaian target STB pada SPP mingguan bulan Oktober dan dilanjutkan dengan redistribusi beban produksi. Pengurangan capaian target STB pada SPP bulan Oktober 2023 dan redistribusi beban urgensi produksi mampu memberikan pengurangan overtime sebesar 14,88 jam atau setara dengan 19,10% dari overtime sebelumnya. Adanya pengurangan overtime tersebut mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi produksi, serta pengurangan biaya yang dikeluarkan, baik untuk upah pekerja, maupun biaya operasional produksi

    PERANCANGAN ANTARMUKA APLIKASI HOSPITAL RESERVATION DENGAN METODE USER CENTERED DESIGN

    Full text link
    Teori Beban Kognitif (Cognitive Load Theory/CLT) menjelaskan keterbatasan memori kerja manusia dalam memproses informasi dan pentingnya memori jangka panjang untuk menyimpan informasi secara efektif. Dalam desain UI/UX, teori ini diterapkan dengan menyajikan informasi secara bertahap dan menggunakan elemen visual yang tepat untuk mengurangi beban kognitif. Pendekatan ini bertujuan membantu pengguna memproses informasi dengan lebih efisien dan menciptakan pengalaman yang intuitif. Penelitian ini menggunakan metode User Centered Design (UCD) berdasarkan prinsip CLT untuk merancang aplikasi hospital reservation ramah lansia. Prosesnya meliputi empat tahap: Understand Context of Use, Specify User Requirements, Design Solution dan Evaluate Against Requirements. Data dikumpulkan melalui kuesioner Google Form dan wawancara, sementara desain antarmuka dibuat dengan Figma dan Canva, lalu diuji menggunakan kuesioner UEQ dan juga perhitungan Success Rate, ORE serta TBE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi "PedRes" mampu mempermudah proses reservasi rumah sakit, terutama bagi pengguna lansia. Pengujian aspek satisfaction menggunakan metode UEQ mencatat skor "Excellent" pada ketepatan (dependability). Sementara itu, pengujian aspek learnability menunjukkan bahwa semua kelompok usia dapat menyelesaikan skenario dengan baik. Hal ini menunjukkan bahwa desain aplikasi dirancang untuk mendukung kebutuhan pengguna, khususnya lansia yang kerap menghadapi kendala kognitif

    PERANCANGAN DESAIN & PROTOTYPE SISTEM INFORMASI PPDB SMP NEGERI 1 PANAI HILIR MENGGUNAKAN METODE USER CENTERED DESIGN

    Full text link
    Perkembangan teknologi pada era saat ini harus seimbang dengan kebutuhan manusia begitu juga dalam dunia pendidikan. Untuk melanjutkan proses jenjang pendidikan para siswa SMP Negeri 1 Panai Hilir haruslah melakukan proses penerimaan peserta didik baru (PPDB), yang dimana saat ini dilakukan secara semi \ud online menggunakan website bersama yang diberikan oleh Pemda Kabupaten. Oleh karena hal tersebut, muncul ide untuk merancang desain dan prototype sistem informasi penerimaan peserta didik baru yang berbasis website. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode User Centered Design (UCD), yang nantinya hasil penelitian ini digunakan oleh admin sekolah, calon siswa-siswi dan orangtua. Hasil dari desain ini diuji dengan menggunakan metode System Usability Scale (SUS) dan usability testing. Pada hasil pengujian aspek learnability memperoleh 4,8, aspek memorability 4,8, aspek efficiency 4,9 dan aspek error 4,9 Pada aspek satisfaction dimana menggunakan SUS memperoleh hasil 92,9 dengan nilai adjektif Excellent dan grade scale A kategori sangat baik

    Klasifikasi Jenis Kayu dengan Metode Convolutional Neural Network

    Full text link
    Kayu merupakan bahan baku utama dalam konstruksi rumah dan industri manufaktur perabot rumah tangga, seperti lemari, pintu, dan kursi. Kualitas kayu sangat mempengaruhi nilai ekonomis produk akhir, sehingga pemilihan jenis kayu yang tepat menjadi sangat penting. Setiap jenis kayu memiliki pola dan warna yang khas. Proses identifikasi jenis kayu sering kali memerlukan keahlian khusus, karena setiap jenis kayu memiliki karakteristik fisik yang unik, seperti pola dan warna. Keahlian ini melibatkan kemampuan untuk mengenali dan membedakan jenis kayu berdasarkan detail-detail yang mungkin sulit diidentifikasi oleh orang awam. Penelitian ini mengimplementasikan klasifikasi citra jenis kayu lokal, seperti akasia, glugu, jati, jati belanda, mahoni, nangka, pinus, dan sengon, dengan membandingkan dua model Convolutional Neural Network (CNN), yaitu Xception dan MobileNetV2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua model menghasilkan tingkat akurasi yang tinggi, dengan Xception mencapai akurasi 94% dan MobileNetV2 mencapai 89%. Pada percobaan lanjutan, setelah dilakukan fine-tuning, akurasi model Xception meningkat menjadi 99% dan MobileNetV2 mencapai 90%. Analisis menunjukkan bahwa akurasi model dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti pemilihan model, jumlah data pelatihan, jumlah fine-tunning serta jumlah epoch yang digunakan

    24,641

    full texts

    29,842

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UAJY repository is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇