JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study
Not a member yet
152 research outputs found
Sort by
Strategi Pengelolaan Komunikasi Corporate Social Responsibility Melalui Program Bukit Mekar PT. PERTAMINA RU II Dumai
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahapan-tahapan dalam pengelolaan program CSR Pertanian dan Perikanan Bukit Mekar Terpadu. Menggunakan metode penelitian kualitatif, dan penentuan informan menggunakan teknik purposive. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pertamina RU II Dumai CSR melaksanakan empat tahapan pengelolaan program CSR Bukit Mekar diantaranya: tahap perencanaan program CSR Dumai RU II melakukan social mapping untuk mengetahui wilayah binaan yang membutuhkan program. pendampingan dan pengumpulan permasalahan sosial di wilayah binaan yang meliputi penyuluhan dan pendampingan tentang program yang akan dilaksanakan. Pemantauan program, termasuk pemantauan sistematis yang dilakukan oleh CSR Pertamina RU II Dumai dan pemangku kepentingan terkait. Evaluasi, yang dilakukan untuk kelangsungan program agar terus berjalan dan untuk meningkatkan kapasitas dan pendapatan masyarakat yang dikelola oleh Kelompok Tani. Untuk melihat upaya perusahaan dalam memberikan pendampingan dan penyuluhan kepada Grup Bukit Mekar atas pengelolaan program Pertanian dan Perikanan Bukit Mekar Terpadu, perusahaan berupaya mewujudkan program CSR ini menjadi Ikon Pariwisata Kota Dumai. Kesimpulan penelitian ini bahwa Pertamina RU II Dumai CSR melaksanakan empat tahapan pengelolaan program CSR Bukit Mekar diantaranya: tahap perencanaan program CSR Dumai RU II, pendampingan dan pengumpulan permasalahan sosial di wilayah binaan, Pemantauan program, Evaluasi, yang dilakukan untuk kelangsungan program agar terus berjalan dan untuk meningkatkan kapasitas dan pendapatan masyarakat yang dikelola oleh Kelompok Tani
Representasi Perdamaian dan Harmoni: Analisis Semiotika pada Iklan YouTube
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi perdamaian dalam iklan Coca-Cola edisi Small Word Machines-Bringing India and Pakistan Together yang dipublikasikan di media YouTube pada 19 Mei 2013. Konsep ideologi dalam iklan mengacu pada konsep bahwa ideologi merupakan suatu bentuk gambaran ideal yang bertujuan untuk menarik perhatian melalui teks sebagai produk media massa. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan analisis semiotika Roland Barthes. Iklan dianalisis melalui konsep denotasi, konotasi, dan mitos Roland Barthes. Hasil penelitian menyimpulkan iklan Coca-Cola edisi “Coca-Cola Small Word Machines- Bringing India and Pakistan Together†mempunyai ideologi atau misi perdamaian untuk warga India dan Pakistan melalui sebuah iklan, namun terlihat jelas dari penggambaran perdamaian yang ditunjukan bahwa perusahaan Coca-Cola terlihat ingin memanfaatkan konflik horizontal antara India dan Pakistan sebagai upaya untuk meningkatkan bisnis Coca-Cola yang secara tidak langsung akan meningkatkan nilai jual produk minuman Coca-Cola di kedua negara tersebut dengan kampanyenya “Open Happines†khususnya di New Delhi, India.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa representasi perdamaian dalam pembuatan iklan tidak hanya semata-mata untuk menyatukan warga India dan Pakistan, melainkan adanya kepentingan kapitalisme atau keuntungan bisnis bagi perusahaan Coca-Cola
Perkembangan Media Sosial pada Humas Digital dalam Industri 4.0
Media Sosial telah menjadi fenomena tidak terbendung, pada penelitian ini khususnya bidang humas digital diharuskan beradaptasi kedalam media sosial di industri 4.0. Tujuan penelitian untuk mengetahui perkembangan media sosial humas digital dalam industri 4.0 di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan merupakan meta analisis dengan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data sekunder. Hasil penelitian diperoleh bahwa media sosial telah mengalami transformasi dalam industri 4.0 yang berkontribusi lebih banyak kepada digital public relations sebagai alat untuk social listening, digital story telling, social purpose. Persaingan semakin kompetitif dengan penggunaan word of mouth, electronic word of mouth membuat suatu brand semakin dikenal dengan penggunaan strategi kampanye di media sosial untuk menimbulkan interaksi antar sesama pengguna sosial media, industri 4.0 memiliki peranan penting dalam perkembangan media sosial untuk meningkatkan citra dan reputasi perusahaan di Indonesia. Kesimpulan yang diperoleh bahwa media sosial telah mengalami transformasi dalam industri 4.0 yang dapat berkontribusi lebih banyak kepada perkembangan digital public relations
Sosial Media Marketing : Peluang & Tantangan bagi UMKM Lokal Di Masa Pandemi Covid-19
Pandemi Covid-19 sangat berpengaruh dalam perekonomian Indonesia pada tahun 2020 termasuk Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM). Untuk mensiasatinya, para pelaku UMKM melakukan pemasaran online menggunakan sosial media yang mampu menjangkau pasar yang lebih luas dengan biaya operasional yang minim. Tujuan dalam penelitian ini adalah Bagaimana respon dan pengalaman pelaku UMKM lokal dalam penerapan Sosial Media Marketing. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan data melalui wawancara. Hasil penelitian bahwa sebagian besar para pelaku UMKM merupakan generasi X dengan tahun kelahiran 1965-1980 berlatar belakang pendidikan yang rendah cenderung kesulitan menyesuaikan diri dengan teknologi khususnya pada masa pandemi Covid-19 yang mengharuskan segala sesuatu serba online. Mereka tidak memiliki skill desain dan tidak mengerti bagaimana teknik foto produk yang menarik dan memiliki nilai jual. Kesimpulan penelitian ini para pelaku UMKM merupakan generasi X kesulitan untuk belajar menyesuaikan diri dengan teknologi khususnya pada masa pandemi Covid-19 yang mengharuskan segala sesuatu serba online
Efektivitas Iklan Traveloka Televisi Konvensional Pada Konsumen di Era Digital
Tujuan Traveloka beriklan adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan hadirnya Traveloka sebagai salah satu pelopor online travel agency di Indonesia, serta untuk meningkatkan jumlah pengguna. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas iklan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan paradigma positivistik. Pengukuran efektivitas iklan dilakukan dengan menggunakan model Customer Response Index (CRI). Hasil pengukuran di analisis disertai dengan penjelasan faktor-faktor yang menjadi alasan responden dalam memberikan respon mengacu pada indikator dari model Hierarchy of Effect. Hasil akhir penghitungan diperoleh nilai CRI sebesar 51,4% lebih besar dari unaware 1,4%, no comprehend 5,1%, no interest 12,9%, no intention 9,6% dan no action 19,6%. Hal tersebut menunjukkan bahwa iklan televisi Traveloka “Edisi Ramadhan–Trip Mudik†tahun 2017 efektif. Kesimpulan diperoleh melalui pengujian model CRI diketahui bahwa nilai CRI (tahap action) lebih besar dari unaware, no comprehend, no interest, no intention dan no action iklan televisi Traveloka “Edisi Ramadhan–Trip Mudik†tahun 2017 efektif
Penyerapan dan Pemanfaatan Kompetensi Komunikasi dalam Membentuk Excellent Public Relation melalui PERHUMAS BPC Riau
Penelitian ini memfokuskan pada upaya-upaya merumuskan kebijakan-kebijakan yang nantinya bisa diterapkan di Intansi-intansi yang ada tidak hanya dalam skala regional namun juga nasional mengenai apa dan bagaimana PR itu selayaknya di lapangan sehingga kita mampu mewujudkan kompetensi komunikasi yang excellent. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara kepada 4 orang informan dari PERHUMAS Wilayah Riau. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk mewujudkan excellent PR tidak bisa hanya dari satu pihak saja, kerjasama dan integrasi yang solid antara perusahaan yang berkomitmen mewujudkan excellent PR dengan praktisi PR yang tidak berhenti memperbaiki kualitas mereka. Hambatan dalam mewujudkan excellent PR di Wilayah Riau sejauh ini adalah kurangnya pemahaman mengenai fungsi dan tugas humas, divisi humas masih dianggap sebagai pelengkap dan digabungkan dengan divisi lainnya, minimnya pelatihan kehumasan baik ditingkat akademisi maupun masyarakat serta penerapan excellent PR dianggap terlalu sulit dan rumit untuk diwujudkan. Kesimpulan penelitian ini bahwa Penyerapan kompetensi komunikasi PR di beberapa Intansi di Provinsi Riau dirasa masih belum maksimal
Analisis Percakapan Komunikasi dalam Menentukan Keberhasilan Pesan
Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis percakapan komunikasi dalam menentukan keberhasilan pesan yang disampaikan komunikator dan komunikan. Interaksi terjadi tidak hanya semata-mata pertemuan secara face to face atau tatap muka. Media sosial merupakan sebuah media online dalam pergaulan komunikasi di dunia maya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan mengambil berbagai sumber dari buku referensi, jurnal-jurnal dan artikel. Hasil penelitian ini menemukan bahwa Sosok komunikator dan integritas pribadi yang baik, dibarengi penyampaian dan perilaku yang baik, dalam percakapan di media daring akan sangat menentukan pesan tersebut sampai dan sesuai tujuan. Pendekatan rasional dan pengelolaan makna yang tepat, akan semakin memudahkan interaksi terjadi sedangkan penyampaian secara rasional dan tidak bersinggungan dengan norma yang ada menjadikan komunikasi efektif. Kesimpulan mendapati bahwa Percakapan dalam media sosial telah merubah tatanan pergaulan manusia. Masyarakat bisa menjelajah setiap ruang dan waktu yang tanpa batas melalui media baru (internet). Munculnya media daring, memungkinkan seseorang atau kelompok melakukan pembicaraan atau percakapan, berpartisipai, berbagi, dan menciptakan jejaring komunikasi secara online.Â
Strategi Komunikasi Politik Affan Alfian Bintang dalam Pandangan Islam untuk Memenangkan Pilkada Kota Subulussalam Tahun 2018
Pasangan Affan Alfian Bintang dan Salmaza dalam Pilkada Kota Subulussalam pada 27 Juni 2018 unggul dengan perolehan suara 41,60. Meskipun bukan putra kelahiran Subulussalam dan bukan pula seorang orator yang baik, Affan Alfian Bintang mampu membendung isu etnis dan religiusitas. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui strategi komunikasi politik Affan Alfian Bintang dalam memenangkan pilkada 2018. Metode penelitian ini berupa penelitian lapangan dengan jenis penelitian kualitatif yang dilakukan untuk mengungkap peristiwa yang sudah terjadi dengan cara merunut kebelakang. Hasil yang diperoleh bahwa kunci dalam memenangkan Pilkada Kota Subulussalam 2018 strategi komunikasi politik Affan Alfian Bintang, mendapati strategi mendekati ulama, mengadakan kampanye berbasis kegiatan keagamaan pada tempat tinggal masyarakat dapat dikunjungi oleh tim sukses Affan Alfian Bintang, dan pasangan Affan Alfian Bintang pada Pilkada Kota Subulussalam 2018 lebih memilih media konvensional seperti baliho dan spanduk. Kesimpulan bahwa Affan Alfian Bintang dalam memenangkan Pilkada Kota Subulussalam 2018 strategi komunikasi politik Affan Alfian Bintang, mendapati strategi dan upaya pemenangan yang dilakukan yaitu, strategi dalam mendekati ulama, mengadakan kampanye berbasis kegiatan keagamaan pada tempat tinggal masyarakat dapat dikunjungi oleh tim sukses Affan Alfian Bintang, dan pasangan Affan Alfian Bintang pada Pilkada Kota Subulussalam 2018 lebih memilih media konvensional seperti baliho dan spanduk
Penggunaan Media Sosial pada Pemilih Pemula dalam Partisipasi Politik Pasca Pemilihan Presiden 2019 di Kota Medan
Fenomena perkembangan media sosial di Indonesia tumbuh pesat diikuti dengan adanya perkembangan akses internet, hal ini didorong dengan adanya perkembangan infrastruktur internet di Indonesia yang dapat kita lihat. Perkembangan gawai (telepon selular) turut mendukung perkembangan akses media sosial di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik pemilih pemula pengguna media sosial, menjelaskan alasan pemilih pemula menggunakan media sosial, menganalisis penggunaan media sosial pemilih pemula. Subjek penelitian adalah pemilih pemula yang aktif menggunakan media sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media sosial terutama telepon seluler dan internet sudah menjadi kebutuhan hidup generasi milenial. Whatsapp dan Instagram adalah media sosial yang digunakan dengan intensitas tinggi di antara media sosial tersebut. Alasan penggunaan media sosial yang paling utama adalah berkomunikasi. Alasan untuk menggunakan media sosial adalah untuk mencari informasi. Informasi yang dibutuhkan ketujuh informan bervariatif sesuai dengan kegemaran mereka masing-masing. Alasan lainnya untuk menggunakan media sosial adalah untuk mengunggah foto dan video, berbelanja online dan juga untuk hiburan. Kesimpulan penelitian ini mendapati bahwa seluruh informan relatif sangat rendah penggunaan media sosialnya dalam partisipasi politik. Mereka pada umumnya hanya terpapar oleh informasi politik. Adapun beberapa informan yang menggunakan media sosial untuk mencari informasi politik namun dalam intensitas yang sangat rendah
Pengaruh Rebranding Linkaja terhadap Peningkatan Brand Image Produk dan Loyalitas Pelanggan Grapari Graha Merah Putih
Penelitian ini berjudul pengaruh rebranding LinkAja terhadap peningkatan brand image produk dan loyalitas pelanggan Telkomsel di Grapari Graha Merah Putih Kota Medan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah setelah terjadi rebranding pada LinkAja terdapat pengaruh terhadap peningkatan brand image produk dan loyalitas pelanggan. Peneliti membagikan kuesioner kepada 363 orang pelanggan telkomsel yang menjadi sampel. Metode pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan teknik analisis regresi untuk mengetahui pengaruh yang terdapat pada masing-masing variabel dan teknik analisis sobel untuk melihat variabel mediasi. Hasil penelitian terdapat berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan brand image produk, terdapat pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan, dan Hasil pada sobel disimpulkan bahwa inderect effect signifikan pada taraf signifikansi sehingga variabel loyalitas dapat mediasi dari variabel brand image. Hasil yang di dapat variabel rebranding yang di mediasi oleh brand image dapat berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel loyalitas. Kesimpulan pada penelitian ini terdapat berpengaruh positif signifikan terhadap peningkatan brand image produk, signifikan terhadap loyalitas pelanggan, dan Hasil pada sobel disimpulkan taraf signifikansi sehingga variabel loyalitas dapat mediasi dari variabel brand image. Hasil yang di dapat variabel rebranding yang di mediasi oleh brand image dapat berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel loyalitas