JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study
Not a member yet
    152 research outputs found

    Gaya Komunikasi Orang Tua Asuh dalam Menanamkan Etika Komunikasi Islam Pada Anak Panti Asuhan Puteri Aisyiyah Kelurahan Sudirejo I Medan Kota

    Full text link
    Gaya komunikasi orang tua dapat memengaruhi perkembangan etika anak ke depannya. Oleh karena itu, orang tua perlu memilih gaya komunikasi yang tepat untuk menanamkan etika komunikasi Islam pada diri anak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gaya komunikasi orang tua asuh dalam menanamkan etika komunikasi Islam pada anak Panti Asuhan Puteri Aisyiyah, Kelurahan Sudirejo I Medan Kota. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Peneliti menggunakan teknik analisis data milik Miles dan Huberman, yang terdiri dari: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah orang tua asuh menggunakan gaya komunikasi assertive dan gaya komunikasi aggressive. Dalam pelaksanaan gaya komunikasi terdapat beberapa hambatan yang dialami, seperti hambatan internal ketika orang tua asuh belum bisa mengendalikan emosiny

    Penemuan Unsur Tanah Langka Lumpur Lapindo : Framing Analysis of Viva.co.id and Kompas.com

    No full text
    Pada awal 2022, penemuan unsur tanah langka memicu minat kembali terhadap Lumpur Lapindo. Kemungkinan unsur tanah langka yang berguna untuk industri telah menyebabkan penemuan ini menimbulkan rasa penasaran masyarakat. Sejak terjadinya Lumpur Lapindo 16 tahun lalu, topik Lumpur Lapindo telah dihidupkan kembali. Penulis membandingkan liputan empat artikel dari Kompas.com dan Viva.co.id yang diterbitkan pada awal 2022. Penulis mengidentifikasi beberapa gaya dan elemen yang mempengaruhi berita dengan menggunakan konsep framing dari Robert Entman. Liputan tentang penemuan unsur tanah langka di Lumpur Lapindo antara Viva.co.id dan Kompas.com berbeda. Viva.co.id, yang memiliki hubungan dengan PT Lapindo Brantas Tbk dan berada di bawah kepemilikan Bakrie Group, akan menghindari memilih kata-kata yang merugikan investor-investornya. Sementara itu, Kompas.com, yang tidak memiliki hubungan dengan Bakrie Group, akan menulis berita yang lebih netra

    Fantasi dan Transformasi Makna Bermain Game Online Mobile Legends: Bang Bang (MLBB)

    Full text link
    Popularitas game online telah meningkat secara signifikan sejak kemajuan teknologi dan internet. Kebangkitan Internet telah memungkinkan individu untuk mengakses dan membenamkan diri dalam dunia virtual, dengan demikian mengubahnya menjadi kebutuhan fundamental dalam kehidupan manusia. Studi ini menggunakan Teori Konvergensi Simbolik (TKS) untuk menganalisis transformasi makna simbol permainan di antara individu dalam kelompok. Penelitian ini dilakukan melalui metode studi kasus untuk mengklarifikasi proses perubahan yang terjadi pada individu melalui teori konvergensi simbolik. Wawancara mendalam dilakukan dengan lima pemain MLBB, yang diidentifikasi melalui rujukan dari informan awal. Penelitian ini juga menyoroti makna bermain game melalui konvergensi simbolik yang menghasilkan nilai-nilai kompetisi, strategi, dan prestasi menjadi terpusat dalam interpretasi individu dan kolektif terkait bermain MLBB. Hal ini mencerminkan adaptasi komunitas MLBB terhadap dinamika kompetitif dalam industri game saat ini. Interpretasi pemain dari pesan dapat dipengaruhi oleh konstruksi simbolik individu dalam kelompok, sehingga persepsi pemain tentang permainan sebagai simbol juga dapat terpengaruh. Hal ini menekankan, bahwa game online adalah proses yang dinamis dan transformatif bagi individu. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa dalam era kompetitif saat ini, bermain game, khususnya dalam komunitas MLBB telah menjadi simbol kuat dari semangat persaingan. Para pemain MLBB mengalami pergeseran signifikan dalam persepsi mereka terhadap bermain game, dari aktivitas rekreasi hingga sebagai sarana untuk menguji keterampilan dan memenangkan pertandingan.Popularitas game online telah meningkat secara signifikan sejak kemajuan teknologi dan internet. Kebangkitan Internet telah memungkinkan individu untuk mengakses dan membenamkan diri dalam dunia virtual, dengan demikian mengubahnya menjadi kebutuhan fundamental dalam kehidupan manusia. Studi ini menggunakan Teori Konvergensi Simbolik (SCT) untuk menganalisis transformasi makna simbol permainan di antara individu dalam kelompok. Penelitian ini dilakukan melalui metode studi kasus untuk mengklarifikasi proses perubahan yang terjadi pada individu melalui teori konvergensi simbolik. Wawancara mendalam dilakukan dengan lima pemain MLBB, yang diidentifikasi melalui rujukan dari informant awal. Hasilnya menunjukkan bahwa para pemain menganggap diri mereka sebagai pasukan yang luar biasa dengan kemampuan luar biasa. Interpretasi pemain dari pesan dapat dipengaruhi oleh konstruksi simbolik individu dalam kelompok. Selain itu, persepsi pemain tentang permainan sebagai simbol juga dapat terpengaruh. Ini menekankan bahwa game online adalah proses yang dinamis dan transformatif bagi individu

    Strategi Komunikasi Pemasaran STAI As-Sunnah dalam Menambah Jumlah Pendaftar Mahasiswa Baru

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan Sekolah Tinggi Agama Islam As-Sunnah (STAI As-Sunnah) dalam meningkatkan jumlah mahasiswa baru. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian, yaitu: 1) Perencanaan strategi komunikasi pemasaran meliputi: mengumpulkan dan menganalisis data pasar untuk mengidentifikasi target pasar yang tepat. Termasuk preferensi dan kebutuhan calon mahasiswa, serta masyarakat umum; 2) Implementasi komunikasi pemasaran dengan melibatkan Tim PMB dan Program Studi dalam menjalankan program promosi yang telah direncanakan; 3) Fokus pada saluran komunikasi yang efektif, seperti menggunakan media sosial, situs web, brosur, dan kegiatan promosi di sekolah-sekolah atau acara-acara terkait pendidikan. Mereka berusaha mencapai calon mahasiswa potensial dengan pesan-pesan yang menarik dan relevan, serta menunjukkan keunggulan lembaga pendidikan tersebut; 4) Evaluasi efektivitas program promosi untuk mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan; dan 5) Melibatkan calon mahasiswa, orang tua, dan masyarakat umum untuk memberikan kritik saran dalam rangka meningkatkan strategi komunikasi pemasaran STAI As-Sunnah ke depan

    Strategi Komunikasi Taruna Siaga Bencana Dalam Mensosialisasikan Urgensi Mitigasi Bencana di Kota Medan

    Full text link
    Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui strategi komunikasi Tagana, efektivitasnya, dan kendala yang dihadapi dalam penanggulangan bencana di Kota Medan. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan pengolahan dan analisis data diawali dengan reduksi data yang terkumpul dilapangan, kemudian menyajikan data dan menarik kesimpulan. Informan dalam penelitian ini yaitu Kepala Dinas Sosial Kota Medan, Sekretaris Dinas Sosial Kota Medan, Koordinator Jabatan Fungsional Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam, Koordinator Jabatan Fungsional Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial,  dan Koordinator Tagana Kota Medan, Strategi komunikasi Tagana Pertama, serta perencanaan yang dilakukan meliputi persiapan, penilaian kerentanan bencana, membangun komunikasi dengan instansi terkait, dan menyiapkan bantuan yang mampu dalam hal penanggulangan bencana. Temuan penelitian meliputi strategi komunikasi. melakukan geladi bersih, simulasi bencana, dan pelatihan. Kedua, efisiensi strategi komunikasi Tagana yang mendorong masyarakat untuk selalu siap menghadapi bencana dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya penanaman pohon dan kebersihan lingkungan. Selain itu, Tagana telah mengajarkan masyarakat setempat untuk mengadakan diskusi kota siaga bencana di setiap sub-wilayah, mengajar siswa melalui program Tagana go to school, siap untuk merencanakan kerjasama dalam pemerintahan dan para stakeholder. Ketiga, mereka menghadapi perbedaan teknis, semantik, manusia dan individu sebagai hambatan komunikas

    Wujud Argumen Ad hominem sebagai Strategi Komunikasi para Advokat dalam Program Kontroversi Metro TV: Sebuah Kajian Kritis

    No full text
    Dalam pandangan tradisional, ad hominem dipahami sebagai argumen yang ditujukan kepada lawan, atau kadang dapat dimengerti sebagai serangan terhadap karakter pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model argumen ad hominem sebagai strategi komunikasi para advokat dalam tayangan Kontroversi Metro TV. Penelitian ini digolongkan sebagai penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah lima rekaman mata acara Kontroversi Metro TV yang membahas kasus kematian Brigadir Josua. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode simak, yang diterapkan melalui teknik catat. Analisis data penelitian ini memanfaatkan teknik analisis isi. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan bahwa model ad hominem yang ditemukan dalam mata acara Kontroversi Metro TV dapat diperinci menjadi tiga, yakni (1) ad hominem dalam wujud serangan terhadap psikis, (2) ad hominem dalam wujud serangan terhadap kredibilitas kompetensi, dan (3) ad hominem dalam wujud serangan terhadap sifat atau karakter.Dalam pandangan tradisional, ad hominem dipahami sebagai argumen yang ditujukan kepada lawan, atau kadang dapat dimengerti sebagai serangan terhadap karakter pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model argumen ad hominem sebagai strategi komunikasi para advokat dalam tayangan Kontroversi Metro TV. Penelitian ini digolongkan sebagai penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah lima rekaman mata acara Kontroversi Metro TV yang membahas kasus kematian Brigadir Josua. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode simak, yang diterapkan melalui teknik catat. Analisis data penelitian ini memanfaatkan teknik analisis isi. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan bahwa model ad hominem yang ditemukan dalam mata acara Kontroversi Metro TV dapat diperinci menjadi tiga, yakni (1) ad hominem dalam wujud serangan terhadap psikis, (2) ad hominem dalam wujud serangan terhadap kredibilitas kompetensi, dan (3) ad hominem dalam wujud serangan terhadap sifat atau karakter

    Komunikasi Interpersonal Penggemar BTS dalam Pembentukan Cinta Diri: Studi Kasus Pada Group apobangpOt7.mdn

    Full text link
    Penelitian ini mengkaji tentang proses komunikasi interpersonal dalam pembentukan Self-Love pada penggemar BTS (ARMY) yang tergabung dalam grup ApobangpOt7.mdn. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dimana data dideskripsikan menggunakan rangkaian kalimat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Metode pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi dan wawancara pada penggemar BTS (ARMY) yang tergabung dalam grup apobanpOt7.mdn berdasarkan purposive sampling. Hasil penelitian ini  adalah proses komunikasi interpersonal ARMY dan personel BTS berlangsung melalui aplikasi Weverse dan konsumsi karya dari BTS yang digunakan untuk mengembangkan Self-love pada ARMY. ARMY mengaku pengembangan self-love dirasakan cukup baik lewat Weverse dan karya-karya BTS. Melalui Weverse, personel BTS seringkali memberi motivasi, saling bertukar pesan lucu, memberi atau menanyakan kabar, dan mengingatkan ARMY untuk selalu bahagia dan menjaga kesehatan. Hasil penelitian ini menunjukkan melalui aplikasi Weverse, BTS bisa berkomunikasi langsung dengan ARMY tentang pentingnya mencintai diri sendiri, saling memberi motivasi dan semangat, bertukar cerita, hingga saling melemparkan pesan yang lucu Pada akhirnya, melalui Weverse, konten dan lagu-lagu karya BTS menjadi jembatan antara BTS dan ARMY untuk bisa saling berkomunikasi dan menjalin kedekatan. Dengan adanya aplikasi Weverse sebagai media komunikasi untuk lebih bisa menghargai diri sendiri dan menanamkan self-love di dalam diri penggemar BT

    Konsep Diri Penyintas Covid 19 di Pekan Baru

    Full text link
    Penelitian ini dilakukan untuk melihat dan mengetahui bagaimana konsep diri seorang penyintas COVID-19 yang mana belum banyak diteliti oleh peneliti lain terutama di Pekanbaru. Lokasi penelitian dilakukan di Pekanbaru dengan alasan karena kota Pekanbaru sebagai salah satu wilayah Provinsi Riau dengan jumlah kasus terbesar yakni sebanyak 15.359 kasus selama bulan Maret 2020 – Maret 2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi yakni menjelaskan fenomena perilaku manusia yang dialami dalam kesadaran, dalam kognitif dan dalam tindakan-tindakan perseptual. Pengumpulan data penelitian menggunakan teknik wawancara sebagai instrumen utama penelitian. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Pengalaman komunikasi para penyintas COVID 19 di Kota Pekanbaru dipengaruhi oleh tahun mereka dinyatakan positif COVID 19. Penyintas yang dinyatakan positif COVID 19 pada tahun 2020 mendapatkan pengalaman komunikasi cenderung kurang menyenangkan dibandingkan dengan penyintas yang dinyatakan positif pada tahun 2021. Konsep diri para penyintas COVID 19 di Kota Pekanbaru juga dipengaruhi oleh masa dinyatakan sebagai positif COVID itu sendiri. penyintas yang dinyatakan postif pada tahun 2020 memiliki konsep diri cenderung lebih negatif dibandingkan dengan para penyintas di tahun 2021. Selain itu komponen jenis kelamin, umur, strategi pengobatan, dan status dalam keluarga juga mempengaruhi konsep diri para penyintas COVID 19 di Kota Pekanbaru

    Strategi Komunikasi Dalam Mengatasi Perbedaan Budaya Peserta Magang Internasional Pada Program AIESEC

    Full text link
    AIESEC merupakan program magang yang di ikuti oleh anak muda dari berbagai macam lintas negara dan umumnya juga diadakan diluar negara asal dari peserta yang ada. Pelaksanaan yang dilakukan berada diluar negara tentunya tidak sering menimbulkan culture Shock pada pesertanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui startegi komunikasi yang digunakan untuk mengatasi perbedaan budaya peserta magang pada program AIESEC. Metode penelitian dilakukan dengan kualitatif. Pendekatan dalam penelitian ini dilakukan secara deskriptif dengan tujuan agar peneliti dapat menyajikan pristiwa secara mendalam. Informan dalam penelitian ini terdiri dari lima informan utama yang merupakan peserta magang yang telah melewati program AIESEC, serta dua informan tambahan yang merupakan EP Buddy (pembimbing lapangan). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara medalam memnggunakan aplikasi zoom hal ini mengingat bahwasanya lokasi informan yang berbeda kota dan negara, serta studi dokumentasi dengan memanfaatkan arsip berupa jurnal, foto dan laporan kegiatan selama pelaksanaan maggang. Hasil penelitian didapatkan bahwa dalam menghadapi culture shock pada bahas mereka menggunakan bantuan teknologi dan bahasa verbal dan non verbal, mengatasi culture shock bidang makanan dilakukan dengan membawa bekal dari negara asal sampai proses adaptasi dilakukan, mengatasi culture shock pada cuaca mereka melakukan dengan mencari tahu terlebih dahulu lokasi magang mereka ditempatkan. Simpulan dalam mengatasi perbedaan budaya para peserta magang memiliki strategi yang berbeda beda sesuai dengan dimana mereka di tempatkan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi, hambatan yang ditemui, dan usaha yang dilakukan oleh peserta yang telah mengikuti program AIESEC baik itu global volunteer maupun global talent dalam menangani perbedaan budaya yang ditemui selama menjalani program diluar negri. Metodologi penelitiannya menggunakan metode deskriptif dan pendekatan kualitatif. Informan utama dalam penelitian ini adalah sebanyak 5 orang informan utama yang masing-masing sudah pernah mengikuti program dari AIESEC, yang dimana program ini berlangsung selama 1 sampai 2 bulan lamanya yang dilaksanakan diluar negri, dengan 2 informan triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi para peserta dalam menghadapi perbedaan budaya diluar negri pada program AIESEC memiliki strategi dan model komunikasi yang berbeda satu sama lain dalam menghadapi masalah-masalah tersebut. Persebedaan budaya dapat menimbulkan komunikasi yang buruk, atau bahkan sampai terjadi kesalahpahaman. Masalah yang paling sering ditemui oleh para peserta yaitu pada language barrier, makanan, kebiasaan dan juga cuaca. Para peserta dapat menyelesaikan masalah secara perlahan, dengan memahami budaya asing selama tinggal di sana. Selain mendapat banyak wawasan baru, para peserta juga dapat melihat banyak sudut pandang baru dari berbagai macam budaya yang ditemui selama tinggal di sana dengan peserta dari negara lain, dan juga masyarakat lokal

    Manajemen Produksi Program “Jejak Anak Negeri” Trans 7 Dalam Mempertahankan Eksistensi Program Di Masa Pandemi

    Full text link
    Manajemen produksi program siaran merupakan proses yang dilakukan suatu lembaga penyiaran untuk mendapatkan hasil yang diinginkan secara efisien. Efiseiensi sulit diperoleh manakala ada kendala non teknis yang datangnya berasal dari ekseternal seperti halnya pandemi covid-19. Salah satu program siaran televisi yang secara signifikan terkena dampak dari pandemi covid-19 adalah program siaran “Jejak Anak Negeri” Trans7. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini, mengkaji dan menganalisi bagaimana strategi manajemen produksi program “Jejak Anak Negeri” di Trans7 dalam mempertahankan produktivitas dan eksistensi program di masa pandemi. Hasil penelitian menggambarkan strategi yang dipakai dalam pengemasan produksi program “Jejak Anak Negeri” adalah dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang sudah ditentukan, kemudian dalam pengemasan produksi lebih kepada menebalkan isi siaran kuliner sebagai upaya untuk menstabilkan rating dan share program dan juga masih relevan dan sesuai dengan target segmentasi audien progra

    139

    full texts

    152

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇