LIBRARIA: Jurnal Perpustakaan
Not a member yet
95 research outputs found
Sort by
Pesan Edukatif dan Persuasif Lagu 'Gerakkan Pena' untuk Meningkatkan Budaya Menulis di Lingkungan Perpustakaan Universitas Wahid Hasyim Semarang
Penelitian ini menganalisis secara komprehensif pesan edukatif dan persuasif dalam lirik lagu "Gerakkan Pena," yang diciptakan khusus sebagai media promosi budaya menulis di Perpustakaan Universitas Wahid Hasyim. Menggunakan analisis konten kualitatif dan data survei dari 12 mahasiswa serta 3 pustakawan, penelitian ini mengidentifikasi tema-tema utama lirik: urgensi dan manfaat menulis, proses kreatif, keberlanjutan menulis, internalisasi ide, pengembangan diri, dan potensi karya tulis. Respon mahasiswa (skor skala Likert rata-rata antara 4,0 hingga 4,8) menunjukkan persetujuan kuat bahwa lagu ini menyampaikan nilai edukatif dan elemen persuasif. Perspektif pustakawan (skor skala Likert rata-rata antara 4,3 hingga 4,7) menyoroti potensi lagu sebagai alat promosi. Temuan menunjukkan efektivitas lagu dalam mengintegrasikan pesan edukatif tentang nilai fundamental menulis dengan bahasa imperatif dan citra positif untuk secara persuasif mendorong mahasiswa aktif menulis dan menghargainya sebagai kompetensi esensial. Penelitian menyimpulkan bahwa "Gerakkan Pena" berpotensi signifikan sebagai alat motivasi yang dapat dimanfaatkan strategis oleh perpustakaan universitas untuk menstimulasi budaya menulis yang lebih kokoh dikalangan penggunanya, yang pada akhirnya berdampak positif pada peningkatan kualitas literasi dan produktivitas akademik di lingkungan kampus. Keterbatasan dalam jumlah memungkinkan hasil yang diperoleh lebih tepat digunakan sebagai dasar untuk studi lanjutan dengan sampel yang lebih besar dan representatif secara statis
Analisis Bibliometrik Kualitas Informasi Pada Pemanfaatan Media Sosial Masa Kini
Penelitian ini berfokus pada pentingnya kualitas informasi di media sosial, terutama dalam konteks kesehatan dan pengambilan keputusan, di mana informasi yang akurat dan terpercaya sangat dibutuhkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tren, penulis terkemuka, dan kontribusi jurnal dalam bidang kualitas informasi di media sosial selama periode 2015–2025. Metode yang digunakan adalah analisis bibliometrik terhadap 440 publikasi yang diambil dari database Scopus, dengan menggunakan perangkat lunak seperti VOSviewer dan Biblioshiny untuk memetakan pola publikasi dan kolaborasi antarpeneliti. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam jumlah publikasi terkait dengan kualitas informasi, serta munculnya kolaborasi internasional yang kuat di antara peneliti dari berbagai disiplin ilmu. Temuan ini menggarisbawahi perlunya peningkatan literasi digital di masyarakat untuk memastikan informasi yang digunakan dalam pengambilan keputusan adalah berkualitas. Simpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya strategi kolaboratif lintas disiplin dan negara untuk meningkatkan kualitas informasi di media sosial dan mendorong pemahaman yang lebih baik di era digital
Beban Kerja Fisiologis pada Tenaga Perpustakaan: Kajian terhadap Kesehatan dan Produktivitas
Perpustakaan perguruan tinggi merupakan pusat informasi yang mendukung aktivitas akademik dan penelitian. Pustakawan memiliki pola kerja yang unik, yaitu kombinasi aktivitas statis seperti penggunaan komputer dalam durasi lama dan aktivitas dinamis seperti penataan koleksi. Pola tersebut berpotensi menimbulkan beban kerja fisiologis yang memengaruhi kesehatan dan produktivitas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan beban kerja fisiologis pustakawan, mengidentifikasi keluhan kesehatan, serta menganalisis hubungannya dengan produktivitas kerja. Penelitian menggunakan desain cross sectional dengan pendekatan ergonomi. Pengukuran fisiologis dilakukan secara objektif melalui denyut jantung, heart rate reserve (HRR%), cardiovascular load (%CVL), dan konsumsi oksigen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja fisiologis pustakawan berada pada kategori ringan hingga sedang. Konsumsi energi rata-rata sebesar 3,01 Kkal/menit dan konsumsi oksigen rata-rata 0,55 liter/menit, keduanya tergolong ringan. Keluhan kesehatan yang dominan adalah kelelahan otot, nyeri punggung, dan ketegangan mata akibat aktivitas statis berkepanjangan. Analisis lebih lanjut menunjukkan adanya kaitan antara peningkatan beban kerja fisiologis dengan penurunan produktivitas, khususnya pada pustakawan dengan jam kerja lebih lama. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan prinsip ergonomi melalui rotasi tugas, jeda istirahat yang cukup, serta penyediaan fasilitas kerja yang sesuai. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesehatan kerja sekaligus produktivitas pustakawa
Optimalisasi Aplikasi Eprints Terintegrasi sebagai Institutional Repository di UPT Perpustakaan Universitas Negeri Semarang
Repository adalah sarana yang dimanfaatkan oleh universitas guna mengakses, menyimpan, dan mempublikasi karya ilmiah sivitas akademikanya dengan format digital. Tujuan penelitan adalah mengoptimalkan aplikasi repositori karya ilmiah dosen maupun mahasiswa untuk mendukung layanan digitalisasi perpustakaan Universitas Negeri Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus, tujuannya untuk menyingkap suatu kasus yang berkaitan dengan kegiatan menghimpun karya ilmiah dosen maupun mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mengamati objek yang akan diteliti, yaitu bagian layanan karya tulis ilmiah. Metode yang diterapkan untuk mengoptimalkan layanan repositori adalah SDLC Software Development Life Cicle Waterfall . Teknik air terjun sering disebut dengan model sekuensial linier atau terurut, yang dimulai dengan tahapan menganalisis data dan kebutuhan sistem, merancang prototipe sistem, melakukan pengodean dan implementasi sistem, melakukan pengujian sistem beserta tahapan pendukung. Penelitian ini menghasilkan aplikasi repositori yang telah terintegrasi dan dikembangkan secara optimal, sehingga seluruh sivitas akademika dapat menggunakannya dengan mudah. Optimalisasi aplikasi EPrints yang terintegrasi sebagai institusi repositori diharapkan dapat menjadi acuan mempermudah dalam penyebarluasan publikasi karya tulis ilmiah maupun karya intelektual lainnya yang dapat diakses melalui internet secara luas
Penerapan Kegiatan Read Aloud pada Layanan Anak di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Madiun
Kota Madiun menempati urutan kedua sebagai kota/kabupaten dengan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) tertinggi pada tahun 2023, di mana anak-anak usia PAUD, TK, dan SD merupakan penyumbang tertinggi dalam kunjungan ke Perpustakaan Daerah. Mereka sering datang secara berkelompok untuk mengikuti kegiatan pengenalan budaya literasi. Salah satu bentuk dukungan terhadap hal tersebut adalah pelaksanaan kegiatan read aloud di Layanan Khusus Anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan kegiatan read aloud dan hambatan yang dihadapi pada layanan khusus anak di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Madiun. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap dua pustakawan pelaksana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan membaca nyaring dilakukan secara rutin saat mengunjungi PAUD dan TK, dengan tahapan pemilihan buku yang sesuai, pembacaan menggunakan ekspresi, serta pelibatan anak dalam cerita. Adapun tantangan yang muncul mencakup perbedaan karakter dan tingkat konsentrasi anak, yang menuntut pustakawan untuk menerapkan strategi kreatif dan pendekatan yang komunikatif agar semua anak tetap terlibat. Kegiatan ini terbukti mampu menciptakan suasana literasi yang menyenangkan dan memperkuat kebiasaan membaca sejak dini
Dinamika Motivasi Pustakawan dalam Mewujudkan Layanan Prima di Perpustakaan IAIN Kudus
AbstractAbstract is written concisely and factually, includes the purpose of research, the method of research, the result and conclusion of research. Abstract is written in English and Indonesian language, in account between 150 – 200 worThis research aims to analyze the motivation of librarians in providing excellent service at the IAIN Kudus Library, as well as the factors that influence motivation. The focus of this research lies in two types of motivation, namely intrinsic and extrinsic motivation. Librarians' intrinsic motivation is proven to be strong, driven by awareness of their professional responsibilities as functional officers as well as relevant educational background. On the other hand, extrinsic motivation is influenced by appropriate incentives and support from leadership. Factors such as the internal conditions of the library, work atmosphere, and interactions with users also play an important role in influencing librarian motivation. The research results show that high motivation is the key to realizing excellent service, where love for work, a conducive work environment and adequate rewards are the main driving factors. Good motivation not only encourages librarians to be enthusiastic about their work, but is also an important foundation for ensuring quality and optimal services for librarians. Without motivation, the service provided tends to be mediocre and does not reach excellent standards. Therefore, creating a supportive environment and providing proper appreciation is very important to maintain and increase librarian motivation in providing the best service.Keywords: Motivation; Librarian; Excellent Service. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi pustakawan dalam mewujudkan layanan prima di Perpustakaan IAIN Kudus, serta faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi. Fokus penelitian ini terletak pada dua jenis motivasi, yaitu motivasi intrinsik dan ekstrinsik. Motivasi intrinsik pustakawan terbukti kuat, didorong oleh kesadaran akan tanggung jawab profesional sebagai petugas fungsional serta latar belakang pendidikan yang relevan. Di sisi lain, motivasi ekstrinsik dipengaruhi oleh insentif yang layak dan dukungan dari pimpinan. Faktor-faktor seperti kondisi internal perpustakaan, suasana kerja, dan interaksi dengan pemustaka juga berperan penting dalam mempengaruhi motivasi pustakawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi yang tinggi merupakan kunci dalam mewujudkan layanan prima, di mana cinta terhadap pekerjaan, lingkungan kerja yang kondusif, dan penghargaan yang memadai menjadi faktor pendorong utama. Motivasi yang baik tidak hanya mendorong pustakawan untuk bersemangat dalam bekerja, tetapi juga menjadi fondasi penting untuk memastikan pelayanan yang berkualitas dan optimal bagi pemustaka. Tanpa motivasi, pelayanan yang diberikan cenderung biasa saja dan tidak mencapai standar prima. Oleh karena itu, menciptakan lingkungan yang mendukung dan memberikan apresiasi yang layak sangat penting untuk menjaga dan meningkatkan motivasi pustakawan dalam memberikan layanan terbaik.Kata Kunci: Motivasi; Pustakawan; Layanan Prima
Eksistensi Hybrid Library sebagai Media Pengembangan Literasi Mahasiswa STAI Darussalam Krempyang Nganjuk
AbstractThe purpose of this article is to analyze how the Hybrid Library at STAI Darussalam supports the development of students’ literacy skills. A Hybrid Library provides collections in both physical and digital formats, allowing students more flexible access to information resources. Students engaged in learning, research, and organizational activities require strong analytical skills, critical thinking, and curiosity. This study employs a qualitative approach with descriptive-analytic methods to examine the impact of Hybrid Library availability on enhancing campus literacy culture. The research findings show that the Hybrid Library at STAI Darussalam plays a significant role in facilitating students’ access to information, making it easier for them to obtain high-quality references to support academic activities. This ease of access encourages students to be more active in literacy activities, enriches their understanding of current issues, and improves their analytical skills, ultimately strengthening the library’s role as a key support in students’ learning processes and intellectual development.Keywords: Hybrid Library; literacy culture; student literacy AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana perpustakaan hybrid di STAI Darussalam dapat mendukung pengembangan literasi mahasiswa. Perpustakaan hybrid merupakan perpustakaan yang menyediakan koleksi dalam format fisik dan digital, sehingga mahasiswa dapat mengakses sumber daya informasi secara lebih fleksibel. Mahasiswa yang terlibat dalam aktivitas pembelajaran, penelitian, dan organisasi membutuhkan keterampilan analisis, sikap kritis, dan rasa ingin tahu yang tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitik untuk memahami dampak ketersediaan perpustakaan hybrid terhadap peningkatan budaya literasi di kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpustakaan hybrid di STAI Darussalam memainkan peran signifikan dalam memfasilitasi akses informasi bagi mahasiswa, sehingga mereka lebih mudah mendapatkan sumber referensi yang berkualitas untuk mendukung aktivitas akademik. Kemudahan akses ini mendorong mahasiswa untuk semakin aktif dalam kegiatan literasi, memperkaya pemahaman mereka terhadap isu-isu terkini, dan meningkatkan kemampuan analisis mereka, yang akhirnya memperkuat peran perpustakaan sebagai penunjang utama dalam proses belajar dan pengembangan intelektual mahasiswa.Kata Kunci: Hybrid Library, budaya literasi, literasi mahasisw
Model Kerjasama Perpustakaan dalam Penguatan Jaringan Pengetahuan di Perguruan Tinggi
Kerjasama bukan lagi suatu pilihan melainkan suatu keharusan bagi perpustakaan dalam mewujudkan peran yang dimiliki. Tujuan penelitian ini adalah menguraikan kerjasama yang dilakukan oleh Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Bandung dengan Perpustakaan Universitas Islam Bandung. Kajian difokuskan pada upaya kerjasama yang dilakukan untuk memperkaya sumber informasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan studi literatur dan wawancara mendalam dengan informan yang merupakan pengelola perpustakaan. Hasil penelitian menunjukkan 1) adanya dorongan kuat baik dari internal maupun eksternal perpustakaan untuk melakukan kerjasama 2) Dilakukannya pembuatan Memorandum of Agreement sebagai bukti kerjasama hingga terwujudlah bentuk kerjasama yang dilakukan sebagai upaya memperluas sumber informasi seperti kerjasama dalam pemanfaatan bersama koleksi yang dimiliki baik dalam bentuk fisik maupun digital 3) Kerjasama berdampak pada peningkatan sumber informasi, jaringan pengetahuan,meningkatkan citra perpustakaan dan efisiensi biaya operasional 4) Ditemuinya kendala dalam kerjasama seperti kurangnya komunikasi yang terjalin serta minimnya sumber daya yang dimiliki perpustakaan
Instagram dan Media Promosi di Perpustakaan UIN Raden Mas Said Surakarta
This study discusses Instagram as a promotional medium in Perpustakaan UIN Raden Mas Said Surakarta. This promotion is a tool to introduce the facilities, services, collections and activities in the library so that they are used effectively and efficiently by users. The aim of this research is to explain the use of Instagram as a promotional medium in libraries. Qualitative methods in research are used to reveal Instagram as a promotional medium using qualitative descriptive techniques. Data collection techniques include documentation, observation and interviews, while presenting the data is by drawing conclusions. The results of this study show that Instagram is successful as a promotional medium in Perpustakaan UIN Raden Mas Said Surakarta which is upload consistency, follower bonding, library gate, quizzes and rewards, library service procedures, online learning, and documentation of library activities.Keywords; instagram; promotion media; library; UIN Raden Mas Said Surakart
Menelaah Pilar-Pilar Program Pelatihan Literasi Informasi Berbasis Online: Dampak Pandemi Covid 19 (Studi Kasus di Perpustakaan Universitas Ahmad Dahlan)
AbstractThe Covid-19 pandemic has impacted the changes in the form of library programs, one of which is information literacy training that was originally conducted face-to-face and became online-based. This study aims to find out the online-based information literacy program, the challenges faced by librarians as well as the response of users to the online-based information literacy training program at the UAD Library. This research uses qualitative methods. Informants in the study consist of 1 Leader of Information Literacy & Promotion, 3 librarians who are materialists, and 100 training participants in October 2023. Data collection techniques are done through observation, documentation, and interviews. Data analysis using Huberman's conception: data condensation, data presentation, and conclusion or verification. Test the credibility of the data in this study using triangulation. The online-based LI training program at the UAD Library is more effective and efficient and requires three pillars, namely organization, interpretation, and implementation. However, there are technical and non-technical challenges. The increase in the response of readers to this program can be seen from the rise in the number of participants, viewers, and YouTube subscribers of the UAD Library.Keywords: library programs, online literacy training, pandemic impact AbstrakPandemi Covid-19 memberikan pengaruh terhadap perubahan bentuk program yang ada di perpustakaan, salah satunya pelatihan literasi informasi yang semula dilakukan secara tatap muka berubah menjadi berbasis online. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui program literasi informasi berbasis online, tantangan yang dihadapi pustakawan serta respon pemustaka terhadap program pelatihan literasi informasi berbasis online di Perpustakaan UAD. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Informan dalam penelitian terdiri dari 1 Ka.Ur Literasi Informasi & Promosi, 3 pustakawan yang menjadi pemateri, serta 100 peserta pelatihan di bulan Oktober 2023. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi dan wawancara. Analisis data menggunakan konsepsi Huberman: kondensasi data, penyajian data, dan simpulan atau verifikasi. Uji kredibilitas data dalam kajian ini menggunakan triangulasi. Program pelatihan LI berbasis online di Perpustakaan UAD lebih efektif dan efisien membutuhkan tiga pilar yakni pengorganisasian, interpretasi, dan pelaksanaan. Meskipun demikian terdapat tantangan teknis dan non-teknis. Meningkatnya respon pemustaka terhadap program ini, terlihat dari meningkatnya jumlah peserta, viewer dan subscriber Youtube Perpustakaan UAD.Kata kunci: program perpustakaan, pelatihan literasi online, dampak pandem