Electronic theses of IAIN Ponorogo
Not a member yet
    17836 research outputs found

    Pengaruh Citra Merek, Harga Dan Persepsi Kualitas Terhadap Keputusan Pembelian Layanan Internet PT. Yasmin Amanah Media (YAMNET) Ponorogo

    No full text
    PT. Yasmin Amanah Media (YAMNET) merupakan perusahaan jasa yang melayani jasa layanan internet yang berlokasi di Kecamatan Sambit Kabupaten Ponorogo yang berdiri sejak tahun 2015. Dalam melakukan keputusan pembelian dipengaruhi oleh beberapa faktor, faktor kebudayaan, faktor sosial, faktor psikologis mencakup citra merek, persepsi kualitas dan faktor pribadi mencakup harga. Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya perusahaan layanan internet yang menyebabkan konsumen menjadi selektif serta mudah berpindah layanan dalam melakukan keputusan pembelian layanan internet PT. YAMNET yang kurang memperhatikan faktor diatas sehingga perusahaan kurang dapat memaksimalkan dalam mengatur strategi dalam menarik keputusan pembelian. Tujuan utama dalam penelitian ini adalah guna menguji dan menganalisis pengaruh citra merek, harga dan persepsi kualitas terhadap keputusan pembelian layanan internet pada pelanggan PT. Yasmin Amanah Media Ponorogo secara parsial maupun simultan. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data primer yang bersifat kuantitatif berupa pertanyaan kuesioner berdasarkan indikator variabel yang diteliti, kemudian dibagikan kepada pelanggan layanan internet PT. Yasmin Amanah Media Ponorogo sebanyak 86 responden. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda, menggunakan software SPSS 25 dengan menggunakan Teknik Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji validitas reliabilitas selanjutnya uji asumsi klasik sebelum masuk pada analisis regresi linear berganda dan uji ketetapan model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra merek terbukti berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Harga terbukti berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Persepsi kualitas terbukti berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Secara simultan, citra merek, harga, dan persepsi kualitas terbukti berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian layanan internet PT. Yasmin Amanah Media Ponorogo. Hasil uji koefisien determinasi diperoleh nilai Adjusted R Square sebesar 0,850 atau 85%. Artinya variabel citra merek, harga dan persepsi kualitas dapat menjelaskan 85% berkontribusi dalam keputusan pembelian. Sedangkan 15% sisanya dijelaskan faktor-faktor lain selain variabel citra merek, harga dan persepsi kualitas

    Pengaruh Hard Skill, Soft Skill, Dan Motivasi Terhadap Kesiapan Kerja Menghadapi Era Society 5.0 Pada Mahasiswa Perbankan Syariah IAIN Ponorogo Angkatan 2021

    No full text
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena pengangguran terbuka dari tahun ke tahun mengalami kenaikan hal ini disebabkan rendahnya kualifikasi dan sebagian besar lulusan belum siap menghadapi dunia kerja. Permasalahan yang terjadi yaitu mahasiswa perbankan syariah angkatan 2021 kurangnya pengembangan dari hard skill dan soft skill. Di era society 5.0 ini fokusnya adalah pada manusia yang harus memiliki kompetensi yang berdampak terhadap kesiapan kerja. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh hard skill, soft skill dan motivasi terhadap kesiapan kerja. Pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda. Pada pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling yang dikumpulkan menggunakan kuesioner sebanyak 140 responden mahasiswa Perbankan Syariah angkatan 2021. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil uji T dengan hasil variabel Hard Skill Thitung 7,500 > Ttabel 0,166, dimana nilai signifikasinya 0,000 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa berpengaruh positif dan signifikan antara variabel Hard Skill terhadap Kesiapan Kerja. Variabel Soft Skill berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Kesiapan kerja, berdasarkan hasil pengujian dapat diketahui bahwa hasil uji T (parsial) menunjukkan variabel Soft Skill memperoleh hasil nilai Thitung -3,565 < Ttabel 0,166, dimanan nilai signifikasinya 0,001 < 0,05. Motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kesiapan Kerja, berdasarkan hasil pengujian diketahui bahwa hasil uji T (parsial) menunjukkan variabel Motivasi memperoleh hasil nilai Thitung 3,244 > Ttabel 0,166, dimana nilai signifikasinya 0,001 < 0,05. Berdasarkan tabel hasil uji F (simultan) dapat diketahui bahwa nilai signifikansi (sig) yaitu sebesar 0,000 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara variabel Hard Skill, Soft Skill dan Motivasi terhadap Kesiapan Kerja

    ..(GUNAKAN TTD ASLI BUKAN SCAN PADA LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI ETHESIS DAN KEASLIAN TULISAN, UPLOAD ULANG)..Pengaruh Fitur, Kemudahan Penggunaan M-Bangking Dan Kepercayaan Terhadap Minat Generasi Z Bertransaksi Secara Online Di Desa Kerik Magetan

    No full text
    Pada era teknologi saat ini transaksi secara online menggunakan mobile banking sangat populer di kalangan Generasi Z karena terdapat fitur, kemudahan penggunaan M-Banking dan kepercayaan untuk menggunakannya, dan itu merupakan indikator utama untuk penilaian sejauh mana minat Generasi Z bertransaksi secara online. Di Desa Kerik banyak Generasi Z yang mempunyai M-Banking tetapi banyak yang belum menggunakannya padahal perbankan sudah memberikan pelayanan agar nasabah dapat melakukan transaksi kapan saja dan dimana saja sesuai kebutuhan tidak perlu untuk datang ke bank cukup menggunakan M-Banking. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis pengaruh fitur, kemudahan penggunaan m-banking, dan kepercayaan terhadap minat Generasi Z bertransaksi secara online di Desa Kerik Magetan. Penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dan menggunakan data primer. Sampel yang digunakan sebanyak 305 Generasi Z di Desa Kerik Kecamatan Takeran Kabupaten Magetan dengan menggunakan teknik pengambilan sampel nonprobability sampling dengan cara sampling insidental dimana teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan. Sedangkan untuk olah data menggunakan program IBM SPSS 22. Dari hasil uji t menunjukkan bahwa fitur, kemudahan penggunaan M-Banking dan kepercayaan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat Generasi Z bertransaksi secar online di Desa Kerik Magetan. Dari hasil uji R2 sebesar 21,2%, yang dapat diinterpretasikan bahwa minat Generasi Z bertransaksi secara online di Desa Kerik Magetan dipengaruhi oleh fitur, kemudahan penggunaan M-Banking dan kepercayaan, dan sisanya 78,8% minat Generasi Z bertransaksi secara online di Desa Kerik Magetan dipengaruhi oleh variabel lain

    ..(GUNAKAN TTD ASLI BUKAN SCAN PADA LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI ETHESIS DAN KEASLIAN ULISAN, UPLOAD ULANG)..Pengaruh Fitur, Kemudahan Penggunaan M-Bangking Dan Kepercayaan Terhadap Minat Generasi Z Bertransaksi Secara Online Di Desa Kerik Magetan

    No full text
    Pada era teknologi saat ini transaksi secara online menggunakan mobile banking sangat populer di kalangan Generasi Z karena terdapat fitur, kemudahan penggunaan M-Banking dan kepercayaan untuk menggunakannya, dan itu merupakan indikator utama untuk penilaian sejauh mana minat Generasi Z bertransaksi secara online. Di Desa Kerik banyak Generasi Z yang mempunyai M-Banking tetapi banyak yang belum menggunakannya padahal perbankan sudah memberikan pelayanan agar nasabah dapat melakukan transaksi kapan saja dan dimana saja sesuai kebutuhan tidak perlu untuk datang ke bank cukup menggunakan M-Banking. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis pengaruh fitur, kemudahan penggunaan m-banking, dan kepercayaan terhadap minat Generasi Z bertransaksi secara online di Desa Kerik Magetan. Penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dan menggunakan data primer. Sampel yang digunakan sebanyak 305 Generasi Z di Desa Kerik Kecamatan Takeran Kabupaten Magetan dengan menggunakan teknik pengambilan sampel nonprobability sampling dengan cara sampling insidental dimana teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan. Sedangkan untuk olah data menggunakan program IBM SPSS 22. Dari hasil uji t menunjukkan bahwa fitur, kemudahan penggunaan M-Banking dan kepercayaan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat Generasi Z bertransaksi secar online di Desa Kerik Magetan. Dari hasil uji R2 sebesar 21,2%, yang dapat diinterpretasikan bahwa minat Generasi Z bertransaksi secara online di Desa Kerik Magetan dipengaruhi oleh fitur, kemudahan penggunaan M-Banking dan kepercayaan, dan sisanya 78,8% minat Generasi Z bertransaksi secara online di Desa Kerik Magetan dipengaruhi oleh variabel lain

    Peran Organisasi Al-Uswah Dalam Pembinaan Akhlak Santri Di Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar Ponorogo

    No full text
    Atanani, Weli Artensia. 2024. Peran Organisasi Al-Uswah Dalam Pembinaan Akhlak Santri Di Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar Ponorogo. Skripsi. 2024. Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing, Dr. M. Syafiq Humaisi, M. Pd. Kata Kunci: Peran, Organisasi Al-Uswah, Pembinaan Akhlak. Peran Organisasi Al-Uswah dalam pembinaan akhlak santri sangat penting terutama untuk bekal hidup baik di dunia dan khususnya di akhirat kelak. Peran Organisasi Al-Uswah sebagai contoh teladan yang baik bagi santri dengan menanamkan akhlak mulia kepada santri dan membiasakan santri melakukan kebiasaan baik untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari santri. Adanya Organisasi Al-Uswah dapat membina, membentuk, mengarahkan serta membimbing santri agar memiliki akhlakul karimah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan Peran Organisasi Al-Uswah dalam pembinaan akhlak santri di Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar Ponorogo, dan untuk mengetahui dan mendeskripsikan dampak dari peran Organisasi Al-Uswah dalam pembinaan akhlak santri di Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar Ponorogo. Adapun penelitian ini menggunakan pendekatan metode penelitian kualitatif dan jenis penelitian studi kasus. Untuk mendapatkan data-data yang valid dilakukan dengan wawancara, observasi dan juga dokumentasi. Subjek utama yang dijadikan sumber data adalah ustadzah pembimbing Organisasi Al-Uswah dan juga anggota dari Organisasi Al-Uswah. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu, pengumpulan data, kodensasi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa pertama, peran Organisasi Al-Uswah dalam membina akhlak santri yaitu membiasakan santri berpakaian rapi dan sopan, membiasakan santri bertutur kata baik, dan membiasakan santri melaksanakan shalat lima waktu secara berjama’ah dan sebagainya. Kemudian memberikan nasihat dan motivasi mengenai akhlak, menjadi teladan yang baik bagi santri, mengawasi segala tingkah laku santri, dan memberikan hukuman bagi santri yang melanggar peraturan Al-Uswah, dan memberikan reward bagi santri teladan. Kedua, dampak pembinaan akhlak santri yaitu santri seiring berjalannya waktu santri sudah mampu memiliki akhlakul karimah dan mampu menyesuaikan diri hidup di pondok dan dengan adanya peran pembiasaan, nasihat, keteladanan, pengawasan dan pemberian ganjaran (reward) dan hukuman menjadikan santri menyadari dan mengetahui mana perbuatan yang baik dan mana perbuatan yang buruk bagi mereka, yang awalnya memiliki akhlak kurang baik kemudian sedikit demi sedikit memiliki akhlak yang baik walaupun akhlak yang dimiliki masih belum maksimal karena masih dalam proses pembentukan akhlak, seperti santri sudah terbiasa berpakaian sopan dan tertutup, santri terbiasa melakasanakan shalat secara berjama’ah dan sebagainya

    TINJAUAN EFEKTIVITAS PENERAPAN SEMA NOMOR 2 TAHUN 2019 DAN PERMA NOMOR 1 TAHUN 2016 TERHADAP PEMENUHAN HAK-HAK PEREMPUAN PASCA CERAI GUGAT DI PENGADILAN AGAMA TRENGGALEK

    No full text
    Pasca terbitnya SEMA Nomor 2 Tahun 2019 mengenai pemenuhan hak-hak perempuan pasca cerai gugat, dan PERMA Nomor 1 Tahun 2016 tentang prosedur mediasi diharapkan mampu dijadikan sebagai payung hukum terhadap perempuan untuk memperjuangkan hak-haknya pasca cerai gugat. Namun faktanya perempuan masih relatif kesulitan mendapatkan hak-haknya. Hal ini dibuktikan dengan putusan-putusan Pengadilan Agama Trenggalek dalam perkara tidak memuat pembebanan hak di dalamnya. Pada penelitian ini peneliti terfokus pada dua rumusan masalah, yaitu 1) Bagaimana analisis penerapan SEMA Nomor 2 Tahun 2019 terhadap faktor yang menyebabkan terhalangnya pemenuhan hak-hak perempuan pasca cerai gugat dalam perspektif efektivitas hukum Soerjono Soekanto di Pengadilan Agama Trenggalek? dan 2) Bagaimana analisis efektivitas PERMA Nomor 1 Tahun 2016 terhadap mediasi sebagai upaya hakim Pengadilan Agama Trenggalek dlam pemenuhan hak-hak perempuan pasca cerai gugat saat SEMA Nomor 2 Tahun 2019 sulit diterapkan? Penelitian ini menggunakan jenis penelitian normatif yang didukung dengan penelitian empiris atau lapangan (field research) dan menguraikan hasil serta pembahasan penelitian dengan metode kualitatif yang dalam pengumpulan datanya menggunakan metode deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SEMA Nomor 2 Tahun 2019 di Pengadilan Agama Trenggalek jika ditinjau dari perspektif teori efektivitas hukum Soerjono Soekanto belum efektif. Hal ini terlihat dengan hanya tercapainya dua faktor dari lima faktor. Faktor hukum sudah jelas karena hanya bersifat menegaskan kembali. Para penegak hukum, yaitu petugas posbakum dan hakim sudah berupaya dalam menegakkan ketentuan ini. PA Trenggalek saat ini belum memfasilitasi sarana prasarana yang mendukung. Sedangkan kesadaran hukum masyarakat masih rendah dalam hal hak-hak perempuan pasca perceraian, hal ini didukung juga dengan pola kebudayaan masyarakat kabupaten Trenggalek yang tidak ingin repot dan cepat-cepat dalam menyelesaikan permasalahan. Sedangakan penerapan PERMA Nomor 1 Tahun 2016 di Pengadilan Agama Trenggalek jika ditinjau dari perspektif teori efektivitas hukum Soerjono Soekanto juga belum efektif. Hal ini terlihat dengan hanya tercapainya dua faktor dari lima faktor. Faktor hukum tidak bertentangan dengan ketentuan. Para penegak hukum, dalam hal ini yaitu hakim mediator minim jumlahnya sehingga dalam pelaksanaannya menjadi terhambat karena tidak efisien waktu. PA Trenggalek saat ini sudah memfasilitasi ruang mediasi. Sedangkan kesadaran dan pemahaman hukum masyarakat masih rendah, sebab menganggap mediasi sebagai formalitas saja. Hal ini didukung juga dengan pola kebudayaan masyarakat kabupaten Trenggalek yaitu keinginan kuat untuk bercerai dari satu atau kedua pihak

    ..(GUNAKAN TTD ASLI BUKAN SCAN PADA LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI ETHESIS, UPLOAD ULANG)..Hiperrealitas Cantik Dan Impulsive Buying Skincare Pada Mahasiswi FEBI IAIN Ponorogo

    No full text
    Hiperrealitas merupakan konsep yang digunakan Jean Baudrillard untuk menjelaskan fenomena kelahiran realitas artifisial yang melampaui realitas nyata, yang ditandai dengan perluasan media sosial yang memfasilitasi individu dalam mengekspresikan diri melalui kode-kode visual tanda-tanda untuk mewakili diri mereka sendiri. Implikasinya adalah individu-individu dalam masyarakat modern menjadi terobsesi untuk selalu tampil cantik sempurna. Karena kecantikan dipandang sebagai tubuh fisik, untuk menjadi cantik harus melakukan perawatan dengan menggunakan produk skincare karena cantik yang dikejar ini maka para individu menjadi semakin boros dan juga obesesi terhadap pembelian skincare yang menyebabkan pemborosan dan juga kerugian jika skincare tersebut tidak cocok pada kulit. Pembelian skincare yang berlebihan tersebut disebut dengan impulsive buying. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih lanjut mengenai fenomena tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis cantik dikalangan mahasiswi dan kebutuhan skincare dikalangan mahasiswi sebagai pokok atau hanya dijadikan kebutuhan sampingan artinya bisa ditinggalkan. Dilihat dari bagaimana cantik dan kebutuhan terhadap skincare tersebut terbentuk dikalangan mahasiswi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Data metode pengumpulan dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa Hiperrealitas keindahan yang terjadi kalangan Mahasiswi yang menggunakan produk perawatan kulit dikelompokkan menjadi tiga fase, yaitu fase simulasi sebagai fase awal, fase simulacra sebagai fase tengah, dan fase-fase simulacrum sebagai fase terakhir

    ...(UPLOAD LEMBAR BERTTD SESUAI UKURAN ASLI/ A4/ TIDAK DIPERKECIL, UPLOAD ULANG)...Efektivitas Hukum Penerapan Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Tata Cara Panggilan Dan Pemberitahuan Melalui Surat Tercatat (Studi di Pengadilan Agama Ponorogo)

    No full text
    ABSTRAK Bugo Santoso, Kurniawan 2024, Efektivitas Hukum Penerapan Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Tata Cara Panggilan Dan Pemberitahuan Melalui Surat Tercatat (Studi Di Pengadilan Agama Ponorogo). Skripsi Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syari’ah Institute Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing Endrik Safudin, S.H.I., M.H. Kata Kunci/Keyword : efektivitas hukum, surat edaran, surat tercatat Penerapan pemanggilan para pihak menggunakan jasa pos di Pengadilan Agama Ponorogo telah dilakukan sejak tahun 2023, setelah Pengadilan Agama Ponorogo menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT. Pos Indonesia Kantor Cabang Ponorogo. MoU ini dilakukan dalam rangka memenuhi Surat Edaran Mahkamah Agung RI Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Tata Cara Panggilan Dan Pemberitahuan Melalui Surat Tercatat. Yang mana sebelumnya di sampaikan oleh juru sita kini di kirim melalui pos dan sampaikan oleh kurir kepada pihak yang bersangkutan atau yang disebut dengan surat tercatat . Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana efektivitas hukum penerapan Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2023 di Pengadilan Agama Ponorogo?, bagaimana solusi terhadap kendala yang dihadapi dalam penyampaian relaas panggilan melalui jasa penyedia pengiriman surat di Pengadilan Agama Ponorogo? Adapun penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa penerapan penerapan surat edaran Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Tata Cara Panggilan Dan Pemberitahuan Melalui Surat Tercatat di Pengadilan Agama Ponorogo sebagian faktor hukum, penegak hukum dan sarana prasarana sudah efektif, namun dari faktor masyarakat dan budaya masih ada sesuatu hal yang perlu diperhatikan guna meningkatkan nilai efektifitasnya. Beberapa faktor penghambatnya yaitu komunikasi yang buruk dari kedua belah pihak berperkara, kemudian pemanfaatan teknologi dari sebagian masyarakat yang masih kurang dan budaya malu yang menyebabkan enggan datang ke persidangan. Adapaun beberapa saran solusi yang dapat diterapkan seperti pemanfaatan teknologi, sosialisasi dan edukasi kepada khalayak umum serta penekanan untuk menjalin sinergitas antara pihak pengadilan dan pihak berperkara

    Penerapan Program Reduce, Reuce, Recycle (3r) dalam Menumbuhkan Karakter Peduli Lingkungan, Kreatif, dan Tanggung Jawab di SDIT Qurrota A’yun Ponorogo

    No full text
    ABSTRAK Wulandari, Annisa. 2024. Penerapan Program Reduce, Reuce, Recycle (3R) Dalam Menumbuhkan Karakter Peduli Lingkungan, Kreatif, dan Tanggung jawab di SDIT Qurrota A’yun Ponorogo. Skripsi. Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing, Mukhlison Effendi, M. Ag. Kata Kunci: Program 3R, Karakter Peduli Lingkungan, Kreatif, Tanggung jawab Karakter merupakan suatu sistem keyakinan dan kebiasaan yang mendorong tingkah laku seseorang. Penerapan nilai-nilai karakter yaitu seperti karakter peduli lingkungan, kreatif, tanggung jawab. Seorang siswa harus memiliki karakter tersebut agar terbiasa hidup sehat, kreatif serta mempunyai jiwa tanggung jawab dalam dirinya. Karakter peduli lingkungan, kreatif, tanggung jawab dapat dibentuk melalui berbagai cara salah satunya melalui penerapan program 3R. Tujuan dari penelitian ini untuk (1) mendeskripsikan penerapan program 3R dalam menumbuhkan karakter peduli lingkungan (2) mendeskripsikan penerapan program 3R dalam menumbuhkan karakter kreatif (3) mendeskripsikan penerapan program 3R dalam menumbuhkan karakter tanggung jawab. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yang dilakukan di SDIT Qurrota A’yun Ponorogo. Data yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan meliputi: redusi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Sedangkan keabsahan data yang meliputi perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan dalam penelitian, triangulasi, diskusi dengan teman sejawat, analisis kasus negative, dan membercheck. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa(1)Penerapan Program 3R dalam menumbuhkan karakter peduli lingkungan di SDIT Qurrota A’yun Ponorogo dengan membiasakan dan mengajak siswa untuk memilah sampah dengan membedakan mana sampah organik dan mana sampah anorganik(2) Penerapan Program 3R dalam menumbuhkan karakter kreatif di SDIT Qurrota A’yun Ponorogo dengan guru berperan untuk mengajak anak membuat sebuah karya yang terbuat dari sampah (3) Penerapan Program 3R dalam menumbuhkan karakter tanggung jawab di SDIT Qurrota A’yun Ponorogo dengan memberikan pemahaman yang sederhana tentang lingkungan dengan bercerita atau aktivitas yang menarik

    Implementasi Pemenuhan hak Pemilih bagi Penyandang Disabilitas Tunanetra Dalam Pemilihan Umum Oleh KPU Magetan (Perspektif Siyasah Syar'iyyah)

    No full text
    Disabilitas tunanetra adalah kondisi dimana seseorang kehilangan penglihatannya disebabkan kedua indera penglihatannya tidak dapat berfungsi sebagaimana orang awas. Ini bisa terjadi karena kelainan sejak lahir atau seseorang yang pernah mengalami kecelakaan dan mengakibatkan kedua matanya tidak bisa melihat dan dapat dikatakan sebagai tunanetra non bawaan atau kebutaan akibat kecelakaan. Penyandang disabilitas tunanetra juga memiliki hak memilih dalam Pemilu dengan syarat sudah memenuhi persyaratan undang-undang dapat dipilih dan memilih. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah: (1) Bagaimana analisis Undang-Undang No. 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu terhadap prosedur pemenuhan hak bagi penyandang disabilitas tunanetra dalam Pemilu oleh KPU Magetan? (2) Bagaimana analisis Siyāsah Syar‘iyyah terhadap partisipasi penyandang disabilitas tunanetra dalam Pemilu tahun 2024 Skripsi ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research), yang berlokasi di Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan yang meliputi KPU, PPK Panekan dan Penyandang Disabilitas Tunanetra. Dalam tehnik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa prosedur dalam Pemenuhan hak yang diberikan oleh KPU Magetan bagi pemilih penyandang disabilitas tunanetra berdasarkan Undang-Undang No. 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum. Dalam pemenuhannya yang terdapat pada peraturan tersebut sudah diterapkan oleh KPU Magetan, hanya saja dalam pemenuhannya masih kurang efektif. Dikarenakan penyandang disabilitas tunanetra yang ada di Kecamatan Panekan masih belum paham mengenai tahapan Pemilu. Siyāsah Syar‘iyyah berdasarkan Al-Qur’an dan hadis dalam hukum Islam, untuk memilih pemimpin melalui pemilu. Penyandang disabilitas memiliki hak yang sama, ikut serta ikut berpartsipasi dalam pemilu tahun 2024

    0

    full texts

    17,836

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Electronic theses of IAIN Ponorogo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇