Electronic theses of IAIN Ponorogo
Not a member yet
    17836 research outputs found

    Efektivitas Penggunaan Media Puzzle terhadap Keterampilan Membaca Permulaan Siswa Kelas 1 MI Kresna Mlilir Madiun

    No full text
    ABSTRAK Dewi, Yuliana Sasmita. Efektivitas Penggunaan Media Puzzle Terhadap Keterampilan Membaca Permulaan Siswa Kelas 1 MI Kresna Mlilir Madiun. Skripsi. Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing: Ayunda Riska Puspita, M.A. Kata K unci : media puzzle, media kartu huruf, keterampilan membaca Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca permulaan siswa kelas I di MI Kresna Mlilir Madiun. Keterampilan membaca yang masih rendah di MI Kresna disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi minat baca yang dimiliki peserta didik masih rendah, kurangnya motivasi yang dimiliki siswa terhadap kegiatan membaca. Faktor eksternal meliputi faktor lingkungan di antaranya kurangnya dorongan bimbingan dari orang tua seperti membiasakan peserta didik membaca satu kalimat yang sederhana, mengenalkan huruf-huruf abjad dan belajar membaca dengan mengeja huruf. Untuk mengatasi rendahnya keterampilan membaca permulaan kelas 1 Mi Kresna Mlilir madiun ini dengan adanya penggunaan media puzzle dalam proses pembelajaran membaca keterampilan permulaan. Tujuan penelitian ini pertama, untuk menjelaskan keterampilan membaca permulaan siswa kelas I yang menggunakan media puzzle di MI Kresna Mlilir Madiun. Kedua, untuk menjelaskan keterampilan membaca permulaan siswa kelas I yang menggunakan media kartu huruf di Mi Kresna Mlilir Madiun. Ketiga, untuk menjelaskan tingkat efektivitas penggunaan media puzzle dan media kartu huruf terhadap keterampilan membaca permulaan siswa kelas I Mi Kresna Mlilir Madiun Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi experimen. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas 1B dan 1D yang berjuml ah 48 siswa, teknik pengampilan sampel adalah teknik purposive sampling . Teknik analisi data menggunakan teknis tes Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama hasil belajar keterampilan membaca permulaan dengan menggunakan media puzzle menunjukkan peningkatan yang signifikan, sejumlah 85%. Kedua, hasil belajar keterampilan membaca permulaan dengan menggunakan media kartu huruf juga mengalami peningkatan sejumlah 37%. Ketiga, berdasarkan uji t-tes menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar membaca permulaan dengan menggunakan media puzzle dan media kartu huruf dengan nilai uji t 0,00 < 0,05. Berdasarkan uji N-Gain rata-rata nilai yang menggunakan media puzzle 0,77 sedangkan rata-rata nilai yang menggunakan media kartu huruf 0,36. Maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan media puzzle memiliki dampak positif yang kuat dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan sisw

    ..(GUNAKAN TTD ASLI DI ATAS MATERAI PADA LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI TUGAS AKHIR DAN KEASLIAN TULISAN, TAMBAHKAN LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI ETHESIS DGN TTD ASLI BUKAN SCAN, TAMBAHKAN WATERMARK S/D DAFTAR PUSTAKA, UPLOAD ULANG)..PENGARUH KUALITAS LAYANAN AKADEMIK DAN SARANA PRASARANA TERHADAP KEPUASAN MAHASISWA PASCASARJANA IAIN PONOROGO TAHUN AKADEMIK 2022/2023

    No full text
    Khasanah, Lutfiatul. 2024. Pengaruh Kualitas Layanan Akademik dan Sarana Prasarana terhadap Kepuasan Mahasiswa Pascasarjana IAIN Ponorogo Tahun Akademik 2022/2023. Tesis, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam. Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing: Dr. Mukhibat, M.Ag, Dr. Retno Widyaningrum, M.Pd Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan ketidakpuasan mahasiswa yaitu mahasiswa complain terhadap kinerja staf akademik yang kurang cepat tanggap dalam menangani urusan dan permasalahan mahasiswanya. Selain itu, fasilitas buku referensi di perpustakaan belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan mahasiswa, sehingga mahasiswa harus mencari diluar Pascasarjana. Statiun pengisian daya atau colokan listrik masih kurang berfungsi dengan baik Penelitian ini bertujuan 1) Untuk mengetahui Kualitas Layanan Akademik berpengaruh secara parsial terhadap Kepuasan Mahasiswa. 2) Untuk mengetahui Kualitas Layanan Sarana prasarana berpengaruh secara parsial terhadap Kepuasan Mahasiswa. dan 3) Untuk mengetahui Kualitas Layanan Akademik dan Kualitas Layanan Sarana Prasarana berpengaruh secara simultan terhadap Kepuasan Mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Dengan pendekatan penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Sampel penelitian ini sebanyak 102 mahasiswa pascasarjana dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan dianalisis menggunakan pemodelan persamaan struktural (SEM) untuk secara bersamaan menguji semua hubungan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan :(1) Kualitas layanan akademik berpengaruh signifikan terhadap kepuasan mahasiswa Pascasarjana di IAIN Ponorogo, dengan nilai P value sebesar 0.000. dengan perolehan data T Statistic (O/STDEV) sebesar 12.853. dapat disimpulkan bahwa kualitas layanan akademik berpengaruh signifikan terhadap kepuasan mahasiswa Pascasarjana IAIN Ponorogo, sehingga H1 dalam penelitian ini diterima ;(2) Kualitas layanan sarana prasarana berpengaruh signifikan terhadap kepuasan mahasiswa di Pascasarjana IAIN Ponorogo, dengan nilai P sebesar 0.000 dengan perolehan data T Statistics (|O/STDEV|) sebesar 25.012. Dapat disimpulkan bahwa kualitas layanan sarana prasarana berpengaruh signifikan terhadap kepuasan mahasiswa di Pascasarjana, sehingga H2 dalam penelitian ini diterima ; (3) Kualitas layanan akademik dan sarana prasarana berpengaruh signifikan terhadap kepuasan mahasiswa di Pascasarjana IAIN Ponorogo, dengan nilai P sebesar 0.000 dengan perolehan data data T Statistics (|O/STDEV|) sebesar 12.853 dan 25.012. Dapat disimpulkan bahwa kualitas layanan akademik dan sarana prasarana berpengaruh signifikan terhadap kepuasan mahasiswa di Pascasarjana IAIN Ponorogo, sehingga H3 dalam penelitian ini diterima. Kata Kunci: Kualitas Layanan Aakdemik, Sarana Prasarana, Kepuasan Mahasisw

    INTERNALISASI SIKAP SPIRITUAL DAN SIKAP SOSIAL SISWA MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA DI MTs N 6 PONOROGO TAHUN AJARAN 2024/2025

    No full text
    Qurotaayuni, Tri Meryyana. 2024. Internalisasi Sikap Spiritual dan Sikap Sosial Siswa Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka Di MTs N 6 Ponorogo. Skripsi. Jurusan Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing: Khoirun Nikmah, S.Pd M.Hum Kata Kunci : Internalisasi, Sikap Spiritual, Sikap Sosial, Pramuka Internalisasi merupakan sebuah proses penanaman nilai dari seseorang ke orang lain. Internalisasi sikap spiritual dan sikap sosial peserta didik melalui ekstrakurikuler pramuka merupakan suatu upaya menanamkan nilai-nilai baik kepada peserta didik dalam aspek spiritual dan aspek sosial dengan harapan terciptanya karakter baik yang melekat pada jiwa setiap peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler pramuka. Penelitian ini memiliki tujuan yakni untuk 1). mengetahui internalisasi sikap spiritual siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler Pramuka di MTsN 6 Ponorogo. 2). untuk mengetahui internalisasi sikap sosial yang dimiliki siswa dalam mengikuti kegiatan pramuka serta 3). Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat internalisasi sikap spiritual dan sikap sosial Siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pramuka. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui: observasi, wawancara dan dokumentasi. Dari peneliti mengambil data terkait kegiatan pramuka. Data menggunakan model analisis Miles dan Huberman, dan saldana meliputi: tahap pengumpulan data, penyusunan data, dan penarikan kesimpulan. Untuk membuktikan kevalidan data, digunakan triangulasi sumber data dan teknik. Berdasarkan analisis data ditemukan bahwa 1) internalisasi sikap spiritual peserta didik melalui ekstrakurikuler pramuka di MTs N 6 Ponorogo. Melalui a) Peneladanan usaha untuk menyampaikan sikap supaya dapat diinternalisasikan dalam diri seseorang. Dengan demikian, proses peneladanan dimulai dengan mengambil nilai-nilai dari sumber nilai tertentu. Melalui kegiatan pramuka tingkat siaga, penggalang, penegak, dan pandega 2). internalisasi sikap sosial yang dimiliki siswa dalam mengikuti kegiatan pramuka b) pembiasaan b memfokuskan pada pengalaman langsung melalui kegiatan seperti apel pagi diikuti dengan kegiatan pembelajaran, keteramplan berkemah, dan studi banding 3) faktor pendukung dan penghambat internalisasi sikap spiritual dan sikap sosial siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pramuka. c) penegakan aturan Sebuah peraturan umumnya dirancang untuk mengatur sikap dan tindakan individu yang terikat olehnya. Aturan tersebut muncul sebagai wujud penghargaan terhadap hak-hak dan tanggung jawab yang melekat pada setiap individu melalui kegiatan TKK berkemah, TKK juru masak, dan TKK gerak jalan d) pemotivasian dorongan untuk menimbulkan motif dalam diri seseorang. Melalui kegiatan kebersamaan, kedisiplinan, dan melatih kejujuran

    المشكلات غير اللغوية في تعليم اللغة العربية لطلاب الصف السابع بالمدرسة الثانوية الاسلامية الحكومية الخامسة بماديون

    No full text
    الملخص سافوطري ، سافيرا غاديس مارينا سوجيغ. 2024. " المشكلات غير اللغوية في تعليم اللغة العربية لطلاب الصف السابع بالمدرسة الثانوية الاسلامية الحكومية الخامسة بماديون ". البحث العلمى . قسم تعليم اللغة العربية ، كلية التربية والعلوم التعليمية ، الجامعة الإسلامية الحكومية فونوروجو، المشرف : الدكتور يفردال فطري نور سلام الماجستير الكلمة الأساسية: مشاكل، تعليم اللغة العربية، غير اللغوية, الدافع, بيئة مشكلة غير اللغوية هي مشكلات لا تتعلق بشكل مباشر باللغة التي يتعلمها الطلاب ولكنها تؤثر أيضًا على مستوى النجاح والفشل في تعليم اللغة. على عكس المدارس الأخرى، فإن غالبية الطلاب في هذه المدرسة لم يدرسوا اللغة العربية مطلقًا، وبالتالي يواجه الطلاب صعوبة في التعلم بسبب خلفيتهم. هناك العديد من المشاكل غير اللغوية في عملية تعليم اللغة العربية في المدرسة الثانوية الاسلامية الحكومية الخمسة بماديون. تهدف هذه الدراسة إلى: 1للتعرف على مشكلات التعليم غير اللغوية التي يعاني منها طلاب الصف السابع في مدرسة الثانوية الاسلامية الحكومية الخمسة بماديون، 2. معرفة الجهود التي بذلتها المدرسة للتغلب على المشكلات غير اللغوية لدى الطلاب في تعليم اللغة العربية الصف السابع في المدرسة الثانوية الاسلامية الحكومية الخمسة بماديون. هذا النوع من البحث هو البحث النوعي ، في جمع البيانات يقوم الباحثون بإجراء الملاحظات والمقابلات والتوثيق. موضوعات هذه الدراسة هي طلاب الصف السابع ومعلمي المواد العربية في المدرسة الثانوية الاسلامية الحكومية الخمسة بماديون. التقنيات وتحليل البيانات المستخدمة هي التحليل النوعي ، أي محللي البيانات الذين اقترحهم مايلز هوبرمان. المشكلات غير اللغوية التي يعاني منها الطلاب: أ. يفتقر الطلاب إلى الثقة والاهتمام والمسؤولية ، ولا يوجد دعم من أولياء الأمور. ب. علم نفس الطالب لا يسير على ما يرام ، ج. الأساليب المستخدمة من قبل المعلمين ليست مناسبة ، د. إعداد المعلم في عملية التعلم لا يزال غير مكتمل ، ه. المرافق لا تدعم عملية التعلم. الجهود المبذولة للتغلب على المشاكل غير اللغوية هي كما يلي: أ. يشكل المعلمون مجموعات الدراسة ، و ب. توفير الفرص للطلاب ليكونوا نشطين في عملية التعلم. ج. يستخدم المعلمون العديد من الأساليب في عملية التعلم

    (SURAT PERSETUJUAN PUBLIKASI BELUM ADA) Pelaksanaan Asesmen Pembelajaran Kurikulum Merdeka Mapel PAI dan Budi Pekerti di SMPN 1 Arjosari Pacitan

    No full text
    ABSTRAK Afriansyah, Tasaki Fattah Hidayat. 2024. Pelaksanaan Asesmen Pembelajaran Kurikukum Merdeka Mapel PAI Dan Budi Pekerti Guru di SMP 1 Arjosari, Pacitan. Skripsi. Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembibing: Arif Rahman Hakim, M.Pd Kata Kunci: Asesmen Pembelajaran, Pelaksanaan, Diagnostik, Formatif, Sumatif Pendidikan agama Islam merupakan mata pelajaran yang wajib diberikan kepada siswa pada setiap jenjang pendidikan. Dapat diartikan bahwa pendidikan agama Islam sangat penting diajarkan disekolah Penentu keberhasilan suatu pembelajaran terletak pada penilaian atau assessment yang dilakukan guru. Kurikulum Merdeka tahun 2022 yang diterbitkan oleh Kemendigbud menyatakan bahwa tahap asesmen pembelajaran dilakukan di awal pembelajaran, saat pembelajaran berlangsung dan pada akhir pembelajaran. Pada rumusan masalah yang ada pada penelitian ini, peneliti melakukan kegiatan penelitian dengan tujuan untuk mendeskripsikan (1) Mengetahui pelaksanaan asesmen diagnostik pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti di SMP N 1 Arjosari Pacitan. (2) Mengetahui pelaksanaan asesmen formatif pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti di SMP N 1 Arjosari Pacitan. (3) Mengetahui pelaksanaan asesmen sumatif pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti di SMP N 1 Arjosari Pacitan. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah wawancara, dokumentasi dan observasi. Data hasil penelitian lalu dianalisis dengan menggunkan teori milik miles dan Huberman. Pada teori ini meliputi kegiatan penyajian data, mereduksi data, verifikasi data, dan penarikan kesimpulan. Dalam mencari kridibilitas penelitian yang dilakukan peneliti melakukan kegiatan pengecekan keabsahan data dengan menggunakan triangulasi metode. Pelaksanaan Asesmen Pembelajaran Kurikulum Merdeka Mapel PAI dan Budi Pekerti di SMPN 1 Arjosari telah sesuai dengan pedoman assessment dalam kurikulum merdeka. Dampak pelaksaanan kinerja guru Pendidikan agama Islam dalam asesmen pembelajaran di SMPN 1 Arjosari diantaranya sebagai berikut: Guru yang melakukan asesmen pembelajaran yang akan digunakan untuk kegiatan perencanaan pembelajaran dengan kegiatan Menyusun dan menentukan modul media dan metode, akan berdampak siswa menjadi faham. Menentukan perencanaan pembelajaran dengan tepat menjadikan pembelajaran menjadikan pembelajaran maksimal karena menggunakan instrument sesuai dengan kebutuhan siswa. Guru PAI SMPN 1 Arjosari menilai aspek kognitif, afektif dan psikomotor menggunakan Teknik ynag bervariasi dengan harapan mampu berdampak bagi siswa dalam proses pembelajaran yang berjalan semaksimal mungkin dan sisiwa mampu memahami materi dengan baik

    تحليل الأخطاء الكتابية في تعليم الإملاء بمعهد المودّة الإسلامىّ للبنات, جوفير – جيتيس – فونوروجو

    No full text
    ننغسه، وولان يوليا. 2024. تحليل الأخطاء الكتابية في تعليم الإملاء بمعهد المودّة الإسلاميّ للبنات. البحث العلميّ. قسم تعليم اللغة العربيّة، كلية التربية و العلوم التعليمية، الجامعة الإسلامية الحكومية بفونوروجو. المشرفة : إيكا روسديانا الماجستيرة. الكلمات الأساسية : تعليم الإملاء، تحليل الأخطاء الكتابية، الأخطاء اللغوية، الأخطاء غير اللغوية اعتمد هذا البحث على اختبار لطالبات الصف الأول MBI بمعهد المودة الإسلاميّ للبنات، وكانت هناك معوقات واجهت معلمات الإملاء، وهي الخلفية التعليمية المتنوعة للطالبات، وكان هناك العديد من الطالبات من (مدرسة الإبتدئيّة الحكومية) اللاتي ليس لديهنّ معرفة أساسية باللغة العربية مقارنة بالطالبات اللاتي لديهنّ خلفية من (مدرسة الإبتدئيّة الإسلاميّة)، بحيث يجد أولئك من خلفية (مدرسة الإبتدئيّة الحكومية) صعوبة في المشاركة في تعلم الإملاء. و هذا البحث يهدف إلى : (1) وصف أشكال الأخطاء الكتابية في تعليم الإملاء لطالبات الفصل الأوّل MBI بمعهد المودّة الإسلاميّ للبنات. (2) وصف على العوامل المسببة للأخطاء الكتابية في تعليم الإملاء لطالبات الفصل الأوّل MBI بمعهد المودّة الإسلاميّ للبنات. (3) وصف الجهود التي يمكن أن تقلل من هذه الأخطاء. ومن الجوانب النظرية للأخطاء اللغوية أن أخطاء كتابة الكلمات هي أخطاء في كتابة حروف معينة مثل الهمزة والعلة وإجراءات التوصيل والفصل بينهما. وهذا الخطأ وقع لأن المؤلف لم يعرف القواعد الإملائية الصحيحة. يستخدم هذا البحث طريقة الوصف النوعي. واستخدام الباحثة في جمع البيانات بثلاث طرق و هي المقابلات، وملاحظات، و التوثيق. أسلوب تحليل البيانات المستخدمة في هذا البحث هي تحليل البيانات النوعية. وذكر Miles and Huberman (1984) أن الأنشطة في تحليل البيانات النوعية تتم بشكل تفاعلي وتستمر بشكل مستمر حتى الانتهاء، بحيث تكون البيانات مشبعة. الأنشطة في تحليل البيانات وهي : 1) جمع البينات، 2) تخفيض البينات، 3) عرض البينات، 4) استنتاج البينات. من نتائج تحليل البحث للأخطاء الكتابية في تعليم الإملاء لطالبات الفصل الأوّل MBI بمعهد المودّة الإسلاميّ للبنات. يمكن للباحثة استنتاج عدة أمور منها ما يلي: (1) أشكال الأخطاء الكتابية في تعليم الإملاء لطالبات الفصل الأوّل MBI ولا تزال هناك أشياء في كتابة اللغة العربية، خاصة في مادة الإملاء، لا تزال غير مثالية، مثل الحروف غير الصحيحة واستخدام الحروف التي لا تتوافق مع قواعد اللغة العربية. (أ) الأخطاء في استخدام همزة الوصل و همزة القطع، (ب) الأخطاء في كتابة (ال)، (ج) الأخطاء في كتابة التنوين، (د) الأخطاء في تمييز بين تاء المربوطة و تاء المفتوحة، (ه) الأخطاء في تمييز بين كتابة الألف مقصورة و الألف الممدودة، (و) الأخطاء في كتابة الحروف المتشابهة في النطق, المثال : (أ-ع،ت-س-ش،ذ-ج-ز،ه-ح). (2) يحدث هذا بسبب عدة عوامل، بما في ذلك أسلوب التعليم الذي لا يزال يستخدم طريقة المحاضرة، والعديد من أساليب التدريب غير المناسبة. يرجع عامل الأخطاء الكتابية في تعليم الإملاء لطالبات الفصل الأوّل MBI بمعهد المودّة الإسلاميّ للبنات إلى عوامل لغوية وغير لغوية، بينما تنشأ الأخطاء من عوامل لغوية مثل عدم فهم الطالبات للقواعد من الناحية اللغوية، ولا يزال الطلاب غير قادرين على التمييز بين الحروف المكتوبة المتشابهة في الشكل والنطق، أما من الناحية غير اللغوية، أي عدم اهتمام الطالبات بدراسة الإملاء بسبب اختلاف الخلفيات التعليمية، فإن الطريقة غالبًا ما يستخدم المعلمون طريقة المحاضرة، وعدم تحفيز الطالبات من المعلمين، وعدم الممارسة في كتابة اللغة العربية، وعدم تركيز الطالبات في عملية تعليم الإملاء. (3) الجهود المبذولة للتغلب على الكتابة في تعليم الإملاء لطالبات الفصل الأوّل MBI بمعهد المودّة الإسلاميّ للبنات، وذلك من خلال زيادة حفظ المفردات، وتوفير الحافز بحيث تكون الطالبات متحمسات لتعليم الإملاء، ويجب على المعلمين زيادة مستوى الطالبات. يجب على المهتمين بالتعلم معرفة أنماط الخطأ جيداً من وجهة نظر المعلمين والطالبات في تعليم الإملاء

    Upaya Peningkatan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam Melalui Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Di Sma Muhammadiyah 1 Ponorogo

    No full text
    Pengembangan keprofesian berkelanjutan dan merupakan salah satu cara dalam mengembangkan kompetensi seorang guru dan meningkatkan penjaminan daripada sebuah mutu pendidikan. Latar belakang penelitian ini eksistensi guru swasta dalam meningkatkan kompetensi guru di era peradapan modern melalui program pengembangan koprofesian berkelanjutan dan hal guru yang kurang berkompenten sebagai penyakit di dunia pendidikan. Dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam berguna untuk memberikan pembiasaan yang baik selain untuk memberikan pembelajaran di dalam kelas. Penjaminan mutu baik untuk guru sendiri maupun mutu sebuah lembaga, program ini dibutuhkan oleh guru Pendidikan Agama Islam untuk meningkatkan kompetensi melalui pengembangan diri, publikasi ilmiah, dan karya inovatif. Penelitian ini termasuk pada penelitian kualitatif dengan observasi, wawancara dan dokumentasi sebagai metode pengumpulan data yang dilakukan di SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo. Kemudian dianalisis menggunakan analisis data A.M Huberman Mattew B Milles and Johnny Saldana kemudian hasil dari analisis data tersebut dikumpulkan menjadi sebuah deskripsi yang berbentuk kata-kata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis program pengembangan koprofesian berkelanjutan guru Pendidikan Agama Islam. Melalui serangkai penelitian yang menghasilkan data guna memperoleh hasil deskripsi pengembangan diri, publikasi ilmiah, dan karya inovatif yang dilakukan oleh dua orang guru Pendidikan Agama Islam di SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo. Adapun hasil dari penelitian ini adalah: 1) guru PAI di SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo memahami dan mengikuti pelaksanaan program peningkatan keprofesian berkelanjutan. 2) Kegiatan peningkatan keprofesian berkelanjutan dilakukan dengan pengembangan diri, publikasi ilmiah, dan karya inovatif. Pengembangan diri dilakukan melalui kegiatan MGMP, KKG, guru penggerak, guru inklusi, pendidikan pascasarjana, penjenjangan karir, melaksanakan shalat wajib dan sunnah, dan membangun jalinan silaturahmi dengan sesama guru dan alumni. Publikasi ilmiah seperti pembuatan buku, pembuatan majalah, pembuatan draf naskah artikel, dan karya inovatif seperti pembuatan video interaktif, game puzzle barat-selatan, pengembangan RPP, pembiasaan menghafal surat, dan latihan thawaf .3) implikasi dari penerapan proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru Pendidikan Agama Islam dengan memerhatikan proses peningkatan keprofesian berkelanjutan berdampak langsung pada guru yang bersangkutan menjadi semakin professional, murid yang semakin giat mengikuti pembalajaran, dan sekolah yang mempunyai nilai legalitas akademis yang baik

    [TAMBAHKAN SURAT PERSETUJUAN PUBLIKASI DAN PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN. SILAKAN UPLOAD ULANG] Character Education Values Reflected on Erin Gruwell in Freedom Writers Movie

    No full text
    Character education values are essential values in every aspect of life. They help people to accomplish and reach their goals in any conditions and situations. States the character education in the process of forming the personality, psychology, and physical structure in a balanced relationship. The process in done to anticipate the influence of the outside is not good. In general, character education is to protect oneself and from personality independently based on certain beliefs individual or group as well as nation and state. Movie is one of the media that is becomes major source of entertainment, education, and knowledge. As the media, movie is a good solution to learning problems in learning because it consists of interesting audio and visuals so it doesn’t make students easily bored. By watching a movie, the researcher can get many things, especially educational value. Education value is about people’s belief in good or bad conduct. The researcher used the theories of the Ministry of National Education (Kemendiknas) category to analyze character education values reflected on Erin Gruwell in “Freedom Writers” movie. The objectives of this study are to: (1) to identity the types of character education values reflected on Erin Gruwell in “Freedom Writers” movie, (2) to identity the dominant types of character education values reflected on Erin Gruwell in “Freedom Writers” movie. The researcher used library research as a research design and descriptive qualitative research for the research approach. The primary data source were Freedom Writers movie and it’s script. The secondary sources were taken from others relevant books and references that support and relate to the primary data. The researcher used content analysis to analyze the data. The researcher used a documentation technique to collect the data. The results shows that there are 5 types of characters education values reflected on Erin Gruwell in “Freedom Writers” Movie. They are: honesty, tolerance, creativity, curiosity, peace – loving. Then, the most dominant character education value reflected on Erin Gruwell in this movie is creativit

    [SCAN LENGKAP DOKUMEN BERIKUT, BUKAN HANYA TTD NYA SAJA : LEMBAR PERSETUJUAN UJIAN, LEMBAR PENGESAHAN, LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI, PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN] Nilai-nilai Moral dalam Film Animasi Coco Produksi Walt Disney's Pictures dan Relevansinya dengan Pendidikan Karakter Kerja Keras bagi Siswa SD/MI

    No full text
    Di era kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang sangat pesat saat ini, media masa menjadi salah satu faktor yang dapat memberikan pengaruh terhadap pendidikan karakter anak usia sekolah dasar. Pendidikan tidak hanya didapat melalui sekolah, tetapi bisa juga dari lingkungan, kebiasaan, keseharian, media masa dalam bentuk film animasi dan lain-lain. Namun, tidak semua film animasi memberikan pengaruh positif, ada juga film yang memberikan pengaruh negatif. Salah satu film yang memberikan pengaruh positif adalah film animasi Coco. Animasi Coco merupakan film animasi terbaik tahun 2017. Animasi Coco berhasil memenangkan piala Oscar pada tahun 2018. Selain itu, animasi Coco juga masuk dalam 37 nominasi dari 108 kategori pada festival film. Film tersebut bisa ditonton semua kalangan, di samping juga mengandung nilai kerja keras. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menemukan: (1) bentuk nilai-nilai moral dalam film animasi Coco; (2) relevansi nilai-nilai moral dalam film animasi Coco dengan pendidikan karakter kerja keras siswa SD/MI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian Library Research. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan dokumentasi adegan dan dialog antar tokoh dalam film animasi Coco. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa: (1) nilai moral religius (2) nilai moral universal. Relevansi nilai moral religius dengan pendidikan karakter kerja keras yaitu siswa yang berkarakter religius akan senantiasa berperilaku positif di lingkungan sekolah dan di luar sekolah, mampu menerapkan prinsip benar dan salah sehingga terhindar dari perilaku negatife. Siswa yang berkarakter religius berperilaku taat dan patuh terhadap peraturan sekolah sebagaimana taat dan patuh terhadap ajaran agamanya, menjunjung tinggi kejujuran, sehingga tercipta siswa yang berprestasi dan berkualitas. Relevansi nilai moral universal meliputi nilai kerja keras dan nilai mengutamakan keluarga. Relevansi nilai kerja keras dalam film animasi Coco dengan pendidikan karakter kerja keras siswa SD/MI dapat memberikan keteladanan bagi siswa untuk bersungguh-sungguh dalam menggapai cita-cita dengan bekerja keras serta berupaya untuk mengatasi berbagai hambatan. Relevansi nilai mengutamakan keluarga dalam animasi Coco dengan pendidikan karakter kerja keras siswa SD/MI adalah melalui keterlibatan keluarga sehingga mampu menjadi media dalam membentuk karakter anak. Melalui kegiatan tersebut anak akan terbiasa bekerja keras dan bertanggung jawab serta dapat mengatasi berbagai masalah yang dihadapi, baik di sekolah maupun dirumah Nila Lailatul Maghfiroh, 2024. Nilai-Nilai Moral dalam Film Animasi Coco Produksi Walt Disney Pictures dan Relevansinya dalam Pendidikan Karakter Kerja Keras bagi Anak SD/MI. Skripsi. Program Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing: Yuentie Sova Puspidalia, M. Pd. Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Kerja Keras, Animasi Coco. Di era kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang sangat pesat saat ini, media masa menjadi salah satu faktor yang dapat memberikan pengaruh terhadap pendidikan karakter anak usia sekolah dasar. Pendidikan tidak hanya didapat melalui sekolah, tetapi bisa juga dari lingkungan, kebiasaan, keseharian, media masa dalam bentuk film animasi dan lain-lain. Namun, tidak semua film animasi memberikan pengaruh positif, ada juga film yang memberikan pengaruh negatif. Salah satu film yang memberikan pengaruh positif adalah film animasi Coco. Animasi Coco merupakan film animasi terbaik tahun 2017. Animasi Coco berhasil memenangkan piala Oscar pada tahun 2018. Selain itu, animasi Coco juga masuk dalam 37 nominasi dari 108 kategori pada festival film. Film tersebut bisa ditonton semua kalangan, di samping juga mengandung nilai kerja keras. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menemukan: (1) bentuk nilai-nilai moral dalam film animasi Coco; (2) relevansi nilai-nilai moral dalam film animasi Coco dengan pendidikan karakter kerja keras siswa SD/MI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian Library Research. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan dokumentasi adegan dan dialog antar tokoh dalam film animasi Coco. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa: (1) nilai moral religius (2) nilai moral universal. Relevansi nilai moral religius dengan pendidikan karakter kerja keras yaitu siswa yang berkarakter religius akan senantiasa berperilaku positif di lingkungan sekolah dan di luar sekolah, mampu menerapkan prinsip benar dan salah sehingga terhindar dari perilaku negatife. Siswa yang berkarakter religius berperilaku taat dan patuh terhadap peraturan sekolah sebagaimana taat dan patuh terhadap ajaran agamanya, menjunjung tinggi kejujuran, sehingga tercipta siswa yang berprestasi dan berkualitas. Relevansi nilai moral universal meliputi nilai kerja keras dan nilai mengutamakan keluarga. Relevansi nilai kerja keras dalam film animasi Coco dengan pendidikan karakter kerja keras siswa SD/MI dapat memberikan keteladanan bagi siswa untuk bersungguh-sungguh dalam menggapai cita-cita dengan bekerja keras serta berupaya untuk mengatasi berbagai hambatan. Relevansi nilai mengutamakan keluarga dalam animasi Coco dengan pendidikan karakter kerja keras siswa SD/MI adalah melalui keterlibatan keluarga sehingga mampu menjadi media dalam membentuk karakter anak. Melalui kegiatan tersebut anak akan terbiasa bekerja keras dan bertanggung jawab serta dapat mengatasi berbagai masalah yang dihadapi, baik di sekolah maupun diruma

    Implementasi Kegiatan Bina Iman dalam Penanaman Nilai Islam pada Siswa Madrasah Ibtidaiyah Mutiara Sambit Ponorogo

    No full text
    ABSTRAK Fatmasari, Diah Ayu. 2024. Implementasi Kegiatan Bina Iman dalam Penanaman Nilai-nilai Islam pada Siswa Madrasah Ibtidaiyah Mutiara Sambit Ponorogo. Skripsi. Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing: Dwi Ulfa Nurdahlia, M.Si. Kata kunci: Nilai Islam, Bina Iman Dewasa ini di Ponorogo banyak terjadi permasalahan dalam hal penyimpangan yang dilakukan oleh anak-anak dibawah umur seperti pembulian, pencurian, kejahatan seksual, dan sebagainya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mengajarkan nilai-nilai islam kepada anak-anak sebab mereka adalah penerus masa depan bangsa. Peran sekolah dasar di sini sangatlah penting dalam mengajarkan nilai-nilai islam. Seperti halnya peran yang dilakukan oleh MI Mutiara sebagai jenjang sekolah dasar berbasis islam yang menerapkan kegiatan bina iman sebagai upaya penanaman nilai islam pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui implementasi kegiatan bina iman di MI Mutiara (2) mengetahui perubahan akhlak siswa melalui kegiatan bina iman di MI Mutiara. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif (qualitative research) dengan jenis studi kasus yang dilakukan di MI Mutiara Maguwan, Sambit, Ponorogo. data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian data dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kegiatan bina iman diimplementasikan dalam beberapa hal seperti halnya pembiasaan yang meliputi didalamnya keteladanan dengan meneladani sifat nabi dan rosul melalui kegiatan sirah nabawiyah, meneladani contoh guru, dan tokoh inspiratif lainnya. Yang kedua adalah pembiasaan akhlak bermajelis, pembiasaan ketertiban mengikuti kegiatan, pembiasaan sholat berjama’ah, pembiasaan berakhlak baik, dan sebagainya. Yang ketiga adalah nasehat yang disampaikan dalam kegiatn bina iman untuk menambah pengetahuan peserta didik tentang nilai-nilai islam sebagai bekal untuk berakhlak yang baik. Yang keempat adalah hukuman yang dilakukan dengan memberikan teguran dan konsekuensi bagi peserta didik yang melanggar tata tertib dan juga melanggar akhlak-akhlak mulia. Hukuman ini merupakan upaya pendisiplinan bagi peserta didik yang dibuat dengan unsur mendidik tanpa adanya kekerasan fisik maupun mental. Implementasi kegiatan bina iman tersebut mewujudkan perubahan akhlak peserta didik dalam kehidupan kesehariannya baik itu akhlak kepada Allah dengan menjalankan perintah dan menjauhi larangannya, akhlak kepada sesama manusia dengan menghormati orang tua dan menyayangi sesama, kemudian akhlak terhadap lingkungan dengan menyayangi binatang dan juga tumbuhan sekitar

    0

    full texts

    17,836

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Electronic theses of IAIN Ponorogo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇