Electronic theses of IAIN Ponorogo
Not a member yet
    17836 research outputs found

    ..(TAMBAHKAN LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI ETHESIS DENGAN TTD ASLI BUKAN SCAN, (LETAK: DI BAWAH LEMBAR PENGESAHAN), UPLOAD ULANG).. Studi Komparatif Tazkiyyat Al-Nafs Shaikh Ibn 'Ata'illah Dengan Tazkiyyat Al-Nafs Imam Al-Ghazali

    No full text
    ABSTRAK Hafidzurroyan, Ray Anan. 2024. Studi Komparatif Tazkiyyat al-Nafs Shaikh Ibn ‘At{a>’illa>h dengan Tazkiyyat al-Nafs Ima>m al-Ghaza>li>. Skripsi. Jurusan Pendidkan Agama Islam, fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo.Pembimbing: Nur Kolis, Ph.D. Kata Kunci: Studi, Komparatif, Tazkiyat al-Nafs Kesibukan manusia dengan masalah kehidupannya tanpa terasa telah menjadikannnya semakin jauh dari Tuhan. Jauhnya manusia dari Tuhan membuat jiwa tidak tenteram. Karena jiwanya tidak tenteram maka hidupnya pun menjadi tidak tenteram dan tidak teratur. Jiwanya yang selalu diliputi dengan persoalan-persoalan duniawi membuat jiwanya menjadi semakin tertutup dan berjarak dengan Tuhannya. Maka, agama hadir untuk menyelesaikan masalah tersebut. Agama telah memberikan jalan kepada manusia untuk lebih dekat lagi dengan Tuhannya. Untuk kembali dekat dengan Tuhannya maka diperlukan pemahaman tentang penyucian jiwa agar bisa membersihkan jiwa dari segala macam perilaku-perilaku buruk yang ada di dalam hati dengan melaksanakan beberapa amalan dalam kehidupan sehari-hari sehingga bisa membersihkan jiwa dari perilaku yang tercela, sebagaimana yang diajarkan oleh Shaikh Ibn ‘At{a>’illa>h dan Ima>m al-Ghaza>li>. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Tazkiyat al-Nafs menurut Shaikh Ibn ‘At{a>’illa>h Tazkiyat al-Nafs menurut Ima>m al-Ghaza>li> dan memahami serta membandingkan persamaan dan perbedaan tentang Tazkiyat al-Nafs antara Shaikh Ibn ‘At{a>’illa>h dengan Ima>m al-Ghaza>li>. Jenis penelitian ini adalah penelitian kajian pustaka (library research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah kitab al-h{ikam karya Shaikh Ibn ‘At{a>’illa>h dan Ih{ya>’ ‘Ulu>m al-d>in karya Ima>m al-Ghaza>li >. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi. Analisis data yang digunakan berupa analisis ini (content analysis). Hasil penelitian ini mendeskripsikan tazkiyat al-nafs dari Shaikh Ibn ‘At{a>’illa>h dan Ima>m al-Ghaza>li>. Dimana tazkiyat al-nafs menurut dua tokoh islam tersebut memiliki perbedaan dan persamaan. Secara umum tazkiyat al-nafs yang diterangkan oleh kedua tokoh memiliki makna yang sama. Perbedan yang timbul diantara kedua tokoh tersebut disebabkan oleh beberapa faktor. Diantaranya adalah faktor perbedaan zaman, dimana setiap zaman memiliki banyak perubahan dan memiliki ciri khasnya tersendiri, memiliki generasi yang mempunyai pemikiran membaharu, dan setiap zaman memiliki gejolak politik yang melatar belakangi pemikiran pada setiap tokoh

    ..(GUNAKAN SCAN WARNA PADA LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI ETHESIS)..Pola Pengasuhan Terhadap Pemenuhan Hak Anak dalam Keluarga Pasutri Guru di Pondok Pesantren Darul Falah Sukorejo

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh potret keluarga, pasangan suami dan istri yang sama-sama menjadi pekerja di sektor publik yaitu berprofesi sebagai guru. Mereka memiliki karir yang mendalam dalam bekerja yaitu sebagai pendidik bagi murid di sekolah dan sebaliknya mereka juga mempunyai tugas di rumah menjaga anak-anak. Hal tersebut menjadikan para suami dan istri memiliki peran ganda sehingga waktu menjadi terbagi antara mengasuh anak di rumah dan bekerja. Untuk itu penelitian ini ingin menggali lebih dalam bagaimana sesungguhnya soal pembagian kerja dan tipologi mereka dalam mengasuh anak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif, karena menghasilkan data deskriptif (data yang dikumpulkan berupa kata-kata, gambar dan bukan angka-angka). Sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan datanya menggunakan metode wawancara dan dokumentasi yaitu pada keluarga pasutri yang bekerja di lembaga formal Pondok Pesantren Darul Falah Sukorejo. Dan teknik analisis data yang digunakan tesis ini adalah analisis tipologi pengasuhan dan pemenuhan hak anak dalam Konvensi Hak Anak. Tujuan penelitian ini yaitu mentipologi pengasuhan dalam keluarga pasutri guru dan juga mengeksplorasi implikasi pengasuhan terhadap pemenuhan hak anak dalam keluarga pasutri guru di Pondok Pesantren Darul Falah Sukorejo. Temuan yang diperoleh dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: Gambaran kelima keluarga yang peneliti teliti secara mendalam kepada pasutri berprofesi guru ketika menerapkan tipologi pengasuhan anak ditemukan bahwa ketiga keluarga tersebut menerapkan pola asuh authoritative, satu keluarga menerapkan pola asuh authoritarian dan satu keluarga menerapkan gaya pengasuhan kombinasi yaitu pengasuhan authoritarian dan authoritative. Implikasi cara pengasuhan anak pada orang tua yang berkerja sebagai guru di lembaga formal Pondok Pesantren Darul Falah terhadap pemenuhan hak anak yaitu, orang tua yang menerapkan pengasuhan secara authoritave maupun authoritarian terhadap anaknya dapat memenuhi hak-hak anak yang termuat dalam Konvensi Hak Anak secara keseluruhan tetapi yang membedakan adalah pada poin ke-6 pemenuhan hak anak dalam Konvensi Hak Anak yaitu orang tua yang ketika bekerja kemudian menitipkan anaknya kepada ibu asuh atau di TPA, anak memiliki sifat cenderung pendiam dan ketika masuk sekolah formal anak menjadi hilang motivasi dan kurang fokus dalam belajar dan anak yang tetap diasuh orang tuanya walaupun sedang bekerja memiliki sifat cenderung lebih riang, anak lebih aktif, dan anak lebih memiliki rasa percaya diri yang tinggi, anak merasa aman

    Pengaruh Manajemen Sarana Prasarana dan Kepemimpinan Kepala Madrasah Terhadap Mutu Layanan Pendidikan di MAN 2 Ponorogo

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh persoalan mutu layanan pendidikan di MAN 2 Ponorogo berimplikasi pada nilai jual suatu lembaga pendidikan. Prestasi dan prestise lembaga pendidikan tersebut menjadi sangat bergantung pada mutu pembelajaran, manajemen sarana dan prasarana, guru dan siswa, hasil pembelajaran serta kepemimpinan kepala madarsah. Semakin bermutu layanan yang dihasilkan maka nilai jual dan ketertarikan untuk masuk ke lembaga pendidikan tersebut semakin meningkat. Namun demikian, terdapat beberapa persoalan yang perlu diperhatikan dalam implementasi mutu layanan pendidikan di MAN 2 Ponorogo diantaranya kurangnya kesiapan dari personil madrasah untuk menghadapi tantangan dari keinginan masyarakat, terdapat beberapa sarana dan prasarana madrasah yang kurang memadai serta kurangnya peran dari kepala madrasah untuk memperhatikan dan monitoring langsung terkait mutu pelayanan pendidikan di MAN 2 Ponorogo. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis dan mendeskripsikan signifikansi pengaruh manajemen sarana prasarana terhadap mutu layanan pendidikan di MAN 2 Ponorogo. (2) Menganalisis dan mendeskripsikan signifikansi pengaruh kepemimpinan kepala madrasah terhadap mutu layanan pendidikan di MAN 2 Ponorogo. (3) Menganalisis dan mendeskripsikan signifikansi pengaruh manajemen sarana prasarana dan kepemimpinan kepala madrasah terhadap mutu layanan pendidikan di MAN 2 Ponorogo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis mins. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru di MAN 2 Ponorogo yang berjumlah 86 orang. Adapun teknik sampel yang digunakan adalah sampel jenuh. Sehingga sampel dalam penelitian ini berjumlah 86 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, dokumentasi, observasi, dan wawancara. Sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier sederhana dan berganda. Hasil analisis menunjukkan : (1) Manajemen sarana prasarana berpengaruh secara signifikan terhadap mutu layanan pendidikan di MAN 2 Ponorogo dengan pengaruh sebesar 27,1%. (2) Kepemimpinan kepala madrasah berpengaruh secara signifikan terhadap mutu layanan pendidikan di MAN 2 Ponorogo, dengan pengaruh sebesar 56,3% (3) Manajemen sarana prasarana dan kepemimpinan kepala madrasah berpengaruh secara signifikan terhadap mutu layanan pendidikan di MAN 2 Ponorogo, dengan pengaruh sebesar 64,3%. Kata Kunci : Sarana Prasarana, Kepemimpinan, Mutu Layana

    ..(FILE YANG DIUNGGAH SEHARUSNYA FILE SKRIPSI BUKAN JURNAL, UPLOAD ULANG)..Penerapan model Think Pair Share untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar PPKN pada kelas 3 Ar Rahim Mi Ma'arif Setono Jenangan Ponorogo

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi ketika guru menyapaikan materi pelajaran PPKN di depan kelas, tampak sebagian besar peserta didik kurang berlatih untuk meningkatkan keaktifan hasil belajar murid tidak memperhatikan dan terlihat pasif ketika sedang ditanya jawab. Kurangnya minat peserta didik dalam membaca materi pembelajaran dan kurangnya fokus peserta didik pada saat guru menyampaikan materi pembelajaran dikelas. Hal tersebut di buktikan dengan hasil wawancara dengan guru kelas 3 Ar-rahim, bahwa melalui tes keaktifan hasil belajar murid kelas 3 dalam materi keragaman di lingkungan sekitar nilai rata-rata PPKN murid hanya 55,5%. Nilai pelajaran PPKN dari 26 murid hanya 30% yang mencapai KKM. Nilai rata-rata tes meningkatkan keaktifan hasil belajar murid pada mata pelajaran PPKN sebagian masih dibawah KKM. Dikarenakan keaktifan hasil belajar murid. kelas 3 di MI Ma’arif Setono Jenangan Ponorogo Ponorogo masih jauh dari yang diharapkan dan belum sesuai dengan KKM yang telah ditentukan, peneliti memutuskan menggunakan model pembelajaran Think Pair Share. Oleh karena itu penerapan pembelajaran PPKN di kelas (Think Pair Share) diperlukan sebagai alternatif untuk menciptakan pembelajaran yang aktif dan meningkatkan kemampuan berpikir murid. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar murid pada mata pelajaran PPKN melalui penerapan PPKN di kelas (Think Pair Share) di kelas 3 MI Ma’arif Setono Jenangan Ponorogo Jenangan Ponorogo. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar murid pada mata pelajaran PPKN melalui penerapan PPKN di kelas (Think Pair Share) di kelas 3 MI Ma’arif Setono Jenangan Ponorogo Jenangan Ponorogo. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah kelas 3 MI Ma’arif Setono Jenangan Ponorogo Ponorogo yang berjumlah 26 murid. Teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi, dokumentasi dan tes. Kata kunci: Model Think Pair Share, Meningkatkan keaktifan dan hasil belajar Abstract This research was motivated by the fact that when the teacher presented PPKN lesson material in front of the class, it appeared that most of the students had not practiced enough to increase the active learning outcomes of the students, they did not pay attention and looked passive when being asked and answered. Lack of student interest in reading learning material and lack of student focus when the teacher delivers learning material in class. This was proven by the results of an interview with the 3rd grade teacher Ar-Rahim, that through the activeness test the learning results of the 3rd grade students in material on diversity in the surrounding environment, the average student PPKN score was only 55.5%. Only 30% of the PPKN lesson scores of 26 students reached the KKM. The average test scores that increase the activeness of student learning outcomes in PPKN subjects are still partly below the KKM. Due to the activeness of student learning outcomes. Class 3 at MI Ma'arif Setono Jenangan Ponorogo Ponorogo is still far from expectations and not in accordance with the specified KKM, the researcher decided to use the Think Pair Share learning model. Therefore, implementing PPKN learning in the classroom (Think Pair Share) is needed as an alternative to create active learning and improve students' thinking abilities. This research aims to increase student activity and learning outcomes in PPKN subjects through the implementation of PPKN in class (Think Pair Share) in class 3 of MI Ma'arif Setono Jenangan Ponorogo Jenangan Ponorogo. This research aims to increase student activity and learning outcomes in PPKN subjects through the implementation of PPKN in class (Think Pair Share) in class 3 of MI Ma'arif Setono Jenangan Ponorogo Jenangan Ponorogo. The type of research used is Classroom Action Research (PTK) which consists of two cycles. Each cycle consists of four stages, namely planning, implementation, observation and reflection. The subjects of this research were class 3 of MI Ma'arif Setono Jenangan Ponorogo Ponorogo, totaling 26 students. The data collection technique uses observation, documentation and tests. Keywords:Think Pair Share Model, Increases activeness and learning outcome

    KONSEP PRODUKSI DALAM EKONOMI ISLAM DAN RELEVANSINYA DENGAN EKONOMI PANCASILA (Telaah Atas Pemikiran Muhammad Baqir Ash-Sadr dan Yusuf Qardhawi)

    No full text
    Sari, Yuli Mustika. Konsep Produksi dalam Ekonomi Islam Dan Relevansinya Dengan Ekonomi Pancasila (Telaah Atas Pemikiran Muhammad Baqir Ash-Sadr dan yusuf Qardhawi). Skripsi. 2024. Jurusan Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo, Pembimbing: Ridho Rokamah, S.Ag., MSI. Kata Kunci: Produksi Islam, M. Baqir Ash-Sadr, Yusuf Qardhawi Memaparkan kembali hasil pemikiran para cendikiawan muslim tentu akan memberikan kontribusi positif terhadap umat Islam serta dapat membantu menemukan berbagai sumber pemikiran ekonomi Islam. Hal tersebut dapat menambah konsep ekonomi Islam kontemporer dan memberikan cakupan yang lebih luas untuk konseptualisasi dan pengimpelmentasiannya. Dengan ini, peneliti ingin menelaah pemikiran konsep produksi dalam Islam dari Muhammad Baqir Ash-Sadr dan Yusuf Qardhawi. Tujuan penelitian ini ialah untuk menganalisis pemikiran konsep produksi dalam Islam Baqr Ash-Sadr dan Yusuf Qardhawi, menganalisis persamaan dan perbedaan konsep produksi dalam Islam antara pemikiran Baqr Ash-Sadr dan Yusuf Qardhawi, serta menganalisis relevansi pemikiran tentang konsep produksi dalam Islam dari Baqr Ash-Sadr dan Yusuf Qardhawi terhadap produksi di Indonesia. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kajian pustaka (library research) yang menggunakan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan data primer dari berbagai karya Baqr Ash-Sadr dan Yusuf Qardhawi serta data sekunder dari berbagai sumber rujukan lain yang membahas konsep produksi dalam Islam yang kemudian selanjutnya dianalisis dan diambil kesimpulan. Pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi. Penelitian data menggunakan metode analisis yaitu content analys. Konsep produksi dari Baqir Ash-Sadr menjelaskan pada doktrin ekonomi terdapat dua aspek yakni (aspek objektif dan aspek subjektif). Sedangkan konsep produksi dari Yusuf Qardhawi lebih menekankan terhadap dua prinsip yakni prinsip keadilan dan prinsip kebebasan. Persamaan pemikiran konsep produksi Baqir Ash-Sadr dan Yusuf Qardhawi yaitu bertumpu pada etika ataupun perilaku produsen serta unsur tenaga kerja dalam menjalankan aktivitas produksi. Dari segi perbedaannya terletak pada madzhab atau aliran yang dianut, Adapun perbedaan lainnya terletak pada konsep ketentuan produksi Islam. Secara substansi pemikiran Baqir Ash-Sadr dan Yusuf Qardhawi relevan dengan cita-cita produksi di Indonesia. Konsep Produksi di Indonesia didasarkan pada sistem ekonomi yang berlandaskan Pancasila

    Dampak Sertifikasi Halal Terhadap Value Chain pada UMKM Bakery di Ponorogo

    No full text
    Hesti,Eva Febriani Kartika. Dampak Sertifikasi Halal terhadap Value Chain pada UMKM Bakery di Ponorogo. Skripsi. 2024. Jurusan Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo, Pembimbing: Said Abadi, M.A. Kata Kunci : Sertifikasi Halal, Value Chain, UMKM Sertifikasi halal merupakan pengakuan kehalalan suatu produk dan menjadi salah satu poin untuk daya saing diperdagangan internasional. Dengan adanya sertifikasi halal dapat mewujudkan mashlahah, di mana Islam mewajibkan umatnya untuk menjaga kemashlahatan, baik bagi dirinya maupun orang lain. Sertifikasi halal menjadikan terjaminnya kemaslahatan bagi umat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepercayaaan konsumen terhadap UMKM Bakery di Ponorogo. Selain itu bertujuan untuk menganalisis para pelaku UMKM Bakery di Ponorogo dalam menghasilkan nilai tambah dan daya saing. Serta menganalisis dampak sertifikasi halal terhadap value chain pada perkembangan UMKM Bakery di Ponorogo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan desktiptif kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan konsumen sangatlah tinggi terhadap UMKM Bakery yang sudah bersertifikasi halal. Selain itu, dengan menerapkan sertifikasi halal pada value chain juga bisa menghasilkan nilai tambah bagi para pelaku UMKM Bakery, yaitu dengan mempunyai kemasan serta mencantumkan logo halal maka Hesti,Eva Febriani Kartika. Dampak Sertifikasi Halal terhadap Value Chain pada UMKM Bakery di Ponorogo. Skripsi. 2024. Jurusan Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo, Pembimbing: Said Abadi, M.A. Kata Kunci : Sertifikasi Halal, Value Chain, UMKM Sertifikasi halal merupakan pengakuan kehalalan suatu produk dan menjadi salah satu poin untuk daya saing diperdagangan internasional. Dengan adanya sertifikasi halal dapat mewujudkan mashlahah, di mana Islam mewajibkan umatnya untuk menjaga kemashlahatan, baik bagi dirinya maupun orang lain. Sertifikasi halal menjadikan terjaminnya kemaslahatan bagi umat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepercayaaan konsumen terhadap UMKM Bakery di Ponorogo. Selain itu bertujuan untuk menganalisis para pelaku UMKM Bakery di Ponorogo dalam menghasilkan nilai tambah dan daya saing. Serta menganalisis dampak sertifikasi halal terhadap value chain pada perkembangan UMKM Bakery di Ponorogo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan desktiptif kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan konsumen sangatlah tinggi terhadap UMKM Bakery yang sudah bersertifikasi halal. Selain itu, dengan menerapkan sertifikasi halal pada value chain juga bisa menghasilkan nilai tambah bagi para pelaku UMKM Bakery, yaitu dengan mempunyai kemasan serta mencantumkan logo halal maka produk tersebut dapat menarik konsumen dan dapat menghasilkan nilai tambah para pelaku UMKM Bakery. Disisi lain, dengan adanya sertifikasi halal ini UMKM Bakery dapat bersaing dengan produk lain karena sudah terjamin halal. Maka adanya sertfikasi halal value chain sangat berdampak pada perkembangan UMKM Bakery di Ponorogo baik dari sisi pendapatan, omzet serta pangsa pasar. Hesti,Eva Febriani Kartika. Dampak Sertifikasi Halal terhadap Value Chain pada UMKM Bakery di Ponorogo. Skripsi. 2024. Jurusan Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo, Pembimbing: Said Abadi, M.A. Kata Kunci : Sertifikasi Halal, Value Chain, UMKM Sertifikasi halal merupakan pengakuan kehalalan suatu produk dan menjadi salah satu poin untuk daya saing diperdagangan internasional. Dengan adanya sertifikasi halal dapat mewujudkan mashlahah, di mana Islam mewajibkan umatnya untuk menjaga kemashlahatan, baik bagi dirinya maupun orang lain. Sertifikasi halal menjadikan terjaminnya kemaslahatan bagi umat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepercayaaan konsumen terhadap UMKM Bakery di Ponorogo. Selain itu bertujuan untuk menganalisis para pelaku UMKM Bakery di Ponorogo dalam menghasilkan nilai tambah dan daya saing. Serta menganalisis dampak sertifikasi halal terhadap value chain pada perkembangan UMKM Bakery di Ponorogo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan desktiptif kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan konsumen sangatlah tinggi terhadap UMKM Bakery yang sudah bersertifikasi halal. Selain itu, dengan menerapkan sertifikasi halal pada value chain juga bisa menghasilkan nilai tambah bagi para pelaku UMKM Bakery, yaitu dengan mempunyai kemasan serta mencantumkan logo halal maka produk tersebut dapat menarik konsumen dan dapat menghasilkan nilai tambah para pelaku UMKM Bakery. Disisi lain, dengan adanya sertifikasi halal ini UMKM Bakery dapat bersaing dengan produk lain karena sudah terjamin halal. Maka adanya sertfikasi halal value chain sangat berdampak pada perkembangan UMKM Bakery di Ponorogo baik dari sisi pendapatan, omzet serta pangsa pasar. tersebut dapat menarik konsumen dan dapat menghasilkan nilai tambah para pelaku UMKM Bakery. Disisi lain, dengan adanya sertifikasi halal ini UMKM Bakery dapat bersaing dengan produk lain karena sudah terjamin halal. Maka adanya sertfikasi halal value chain sangat berdampak pada perkembangan UMKM Bakery di Ponorogo baik dari sisi pendapatan, omzet serta pangsa pasar

    Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Investasi Asing Langsung di Indonesia Pada Tahun 2007-2022

    No full text
    Penanaman modal asing secara langsung memiliki peran penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, pendapatan, dan lapangan kerja, serta berkontribusi pada peningkatan teknologi, pembangunan sosial-ekonomi, distribusi pendapatan yang lebih baik, dan pengurangan kemiskinan. Teori investasi Keynes menyatakan bahwa investasi dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti suku bunga dan keadaan ekonomi suatu negara. Keadaan ekonomi dapat meliputi beberapa aspek, termasuk nilai kurs mata uang dan tingkat inflasi di negara tersebut. Dalam konteks Internalization Theories dijelaskan apabila nilai kurs mata uang suatu negara rendah atau jika tingkat inflasi di negara tersebut lebih rendah dibandingkan dengan negara lain, maka berinvestasi di negara tersebut dianggap lebih menguntungkan. Gap dalam penelitian ini terletak pada perubahan signifikan dalam kondisi ekonomi dan kebijakan investasi di Indonesia sejak tahun 2007, yang belum sepenuhnya dijelaskan oleh penelitian-penelitian sebelumnya serta kemungkinan adanya faktor-faktor baru yang mempengaruhi aliran FDI membutuhkan analisis yang lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis lebih lanjut mengenai seberapa besar pengaruh kurs mata uang, tingkat inflasi, dan tingkat suku bunga terhadap investasi asing di Indonesia. Sehingga dengan adanya penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang investasi asing di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang dapat dikategorikan data time series. Data yang digunakan terdiri dari data Triwulan yang mencakup rentang waktu dari tahun 2007 hingga tahun 2022. Variabel independen dalam penelitian ini yaitu kurs, inflasi, dan suku bunga. Sedangkan variabel dependen yang digunakan adalah investasi asing. Disisi lain, Variabel kontrol yang digunakan adalah PDB dan Ekspor. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Vector Error Correction Model (VECM) dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kurs pada periode sebelumnya berpengaruh negatif signifikan terhadap investasi asing dalam jangka panjang, sedangkan dalam jangka pendek kurs berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap investasi asing. Kemudian inflasi pada tahun sebelumnya berpengaruh negatif signifikan terhadap investasi asing dalam jangka panjang, teteapi dalam hubungan jangka pendek inflasi pada tahun sebelumnya berpengaruh positif tidak signifikan terhadap investasi asing dalam jangka pendek. Sedangkan suku bunga pada tahun sebelumnya berpengaruh positif signifikan terhadap investasi asing dalam jangka panjang, tetapi dalam hubungan jangka pendek suku bunga pada tahun sebelumnya berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap investasi asing dalam jangka pendek

    ..(GUNAKAN TTD ASLI BUKAN SCAN PADA LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKSI ETHESIS, UPLOAD ULANG)..Gaya Komunikasi Penyiar Dalam Membawakan Program Unggulan Angkringan Mbah Karso Di Radio RASI FM Magetan

    No full text
    ABSTRAK Fathurrohman, Alif. 2024. Gaya Komunikasi Penyiar Dalam Membawakan Program Unggulan “Angkringan Mbah Karso” Di Radio Rasi Fm Magetan. Skripsi. Jurusan. Komunikasi Penyiaran Islam. Fakultas Ushuludin, Adab, dan Dakwah. Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing Dr. Faiq Ainurrofiq, M.A. Kata Kunci : Gaya Komunikasi, Penyiar, Program Siaran, Radio RASI Perkembangan zaman menuntut radio sebagai media massa untuk terus beroperasi dengan kreativitas dan improvisasi di zaman sekarang. Patokan dari kemajuan radio saat ini adalah diminatinya program siaran yang mereka miliki. Tentu program siaran tanpa adanya penyiar tidak akan menjadi program yang diminati pendengar. Penyiar dituntut untuk terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas mereka dengan cara memunculkan karakter atau gaya komunikasi yang sesuai dengan program siaran mereka. Berdasarkan uraian di atas peneliti akan membahas tentang Gaya Komunikasi Penyiar Dalam Membawakan Program Unggulan “Angkringan Mbah Karso” Di Radio Rasi Fm Magetan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui isi program Angkringan Mbah Karso, persiapan penyiar sebelum melakukan siaran, dan cara penyiar memunculkan karakter dalam program tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif dengan prosedur pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah penyiar radio pada Program Angkringan Mbah karso. Hasil perolehan data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, isi program Angkringan Mbah Karso yang berisikan obrolan komedi santai namun tetap disisipkan pesan pesan edukasi disetiap tayangannya. Hal inilah yang menjadi daya tarik terhadap para pendengar ketika akan mendengarkan program Angkringan Mbah Karso. Kedua, persiapan penyiar sebelum melakukan siaran adalah mempersiapkan mulai dari vokal dengan logat khusus serta mempersiapkan kosetum dan make up selayaknya kakek-kakek. Ketiga, Gaya komunikasi yang digunakan oleh penyiar program Angkringan Mbah Karso untuk memunculkan karakter meliputi dua gaya komunikasi, yaitu penyiar mengedepankan aspek kesamaan dalam berkomunikasi dengan mengedepankan komunikasi yang bersifat dua arah (the equalitarian style of communication), dan gaya komunikasi yang lebih mengedepankan kesediaan untuk menerima saran, pendapat, ataupun gagasan orang lain (the relinquishing style). Dengan gaya fisik yang menyerupai kakek kakek serta logat khusus yang dimiliki Mbah Karso

    Strategi Regulasi Emosi Ibu Bekerja Untuk Mencapai Work Life Balance (Studi Deskriptif Pada Ibu Bekerja Dengan Pekerjaan Yang Berbeda Di Lingkungan Masyarakat Desa Keniten, Ponorogo)

    No full text
    Melani Putri, D. I. 2020. Strategi Regulasi Emosi Ibu Bekerja untuk Mencapai Work Life Balance Ditinjau dari Karakter Pekerjaan yang Dijalankan di Kabupaten ponorogo. Skripsi. Jurusan Bimbingan Penyuluhan Islam Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri Ponorogo (IAIN) Ponorogo. Pembimbing Fadhilah Rahmawati, S.S., M.Si Kata Kunci : Regulasi Emosi, Work Life Balance Di zaman sekarang banyak sekali perempuan bahkan ibu yang memilih terjun dalam peran publik dengan bekerja, dan dilakukan tanpa paksaan dari pihak manapun. Diantara motivasi yang menyebabkan terjunnya ibu dengan bekerja dipengaruhi dengan tingkat pendidikan yang tinggi, keinginan mempunyai pertemanan dan lingkungan baru. Dalam menjalankan peran sebagai ibu dan pekerja tentu akan menyebabkan lelah baik secara fisik maupun emosional. Maka dari itu ibu bekerja perlu memiliki strategi regulasi emosi agar dapat menempatkan emosinya dengan baik, serta untuk mencapai keseimbangan kehidupan keluarga dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan mengetahui bagaimana strategi regulasi emosi yang dilakukan ibu bekerja untuk mencapai work life balance dan mengetahui bagaimana work life balance yang dimiliki oleh ibu bekerja dengan pekerjaan yang berbeda pada masyarakat Desa Keniten, Ponorogo. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ibu bekerja yang dimana mereka menjalankan dua peran sekaligus mampu untuk melakukan strategi regulasi emosi dengan baik dengan dilihat dari strategi regulasi emosi Situation Selection (Pemilihan Situasi), Situation Modification (Modifikasi Situasi), Attentional Deployment (Penyebaran Perhatian), Cognitive Change (Perubahan Kognitif), dan Response Modulation (Modulasi Respon). Work life balance yang dicapai ibu bekerja berdasar strategi regulasi emosi yang dilakukan cukup baik berdasarkan indikator tercapainya work life balance yaitu Time Balance (Keseimbangan Waktu), Involvement Balance (Keseimbangan Keterlibatan), dan Satisfaction Balance (Keseimbangan Kepuasan). Kedua hal tersebut dapat dipenuhi dan dicapai berdasarkan kemampuan yang dimiliki oleh ibu bekerja

    implementasi program layanan kelompok belajar cepat (kbc) dalam mengembangkan citra lembaga pendidikan di man 2 ponorogo

    No full text
    Program layananan KBC merupakan sebuah inovasi dari sebuah lembaga pendidikan yang diperuntukkan bagi peserta didik dengan model atau gaya belajar cepat. Dalam penyusunan program layanan KBC madrasah berupaya untuk dapat meluluskan anak pada program ini dalam rentan waktu 2 tahun yakni lebih cepat dari kelas reguler. Proses implementasi program layanan KBC di madrasah membutuhkan perencanaan yang matang, pelaksanaan yang sistematis dan memiliki proses evalusi yang baik sehingga mampu menentukan arah kebijakan program layanan KBC di masa mendatang. Selain itu, Kerjasama dari stakeholder madrasah sangat dibutuhkan agar tujuan mengembangkan citra lembaga pendidikan dapat tercapai. Penelitian ini bertujuan menjelaskan (1) Perencanaan program layanan KBC dalam mengembangkan citra lembaga pendidikan di MAN 2 Ponorogo; (2) Pelaksanaan program layanan KBC dalam mengembangkan citra lembaga pendidikan di MAN 2 Ponorogo; dan (3) Evaluasi program layanan KBC dalam mengembangkan citra lembaga pendidikan di MAN 2 Ponorogo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, jenis penelitian studi kasus dengan memperoleh data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun subjek dalam penelitian ini meliputi Ketua Program Layanan KBC, perwakilan guru program layanan KBC, dan siswa program layanan KBC di MAN 2 Ponorogo. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan bahwa (1) Perencanaan program layanan KBC dalam mengembangkan citra lembaga pendidikan di MAN 2 Ponorogo diawali dengan kegiatan penyusunan program layanan KBC yang disesuaikan dengan visi, misi, RKM, RENSTRA maupun RAPBM. Penyusunan program layanan KBC melibatkan seluruh stakeholder yang ada. (2) Pelaksanaan program layanan KBC dalam mengembangkan citra lembaga pendidikan di MAN 2 Ponorogo dilakukan dengan melibatkan seluruh pihak yang terkait dalam program layanan KBC. Pelaksanaan program layanan KBC dilakukan melalui sistem sks dengan 4 semester saja. Peserta didik harus mampu menyelesaikan pendidikan dalam kurun waktu 2 tahun, dimana artinya peserta didik pada program layanan KBC harus mampu memahami materi dengan metode belajar cepat. (3) Evaluasi program layanan KBC dalam mengembangkan citra lemaga pendidikan di MAN 2 Ponorogo didasarkan pada penilaian kepada peserta didik, dimana hal ini dilakukan guna mengetahui seberapa jauh pemahaman dan kemampuan peserta didik dalam mengikuti program layanan KBC. Rapat evaluasi juga dilakukan setiap 1 bulan sekali oleh kepala madrasah, waka madrasah, guru, komite, dan tim program layanan KBC untuk mengetahui progres dari program yang telah dilakukan

    0

    full texts

    17,836

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Electronic theses of IAIN Ponorogo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇