Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education
Not a member yet
    136 research outputs found

    PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) DALAM UPAYA PEMBENTUKAN NILAI-NILAI KEPEMIMPINAN DAN KERJASAMA TIM PADA MATA KULIAH OUTBOUND MAHASISWA FIK UNJ

    Get PDF
    ABSTRAK   Penelitian dilakukan sebagai upaya pembentukan nilai-nilai kepemimpinan dan kerjasama tim pada perkuliahan outbound 2 TA 2011/2012, subjek berjumlah 24 orang mahasiswa FIK UNJ. Metode penelitian menggunakan Penelitian dan Pengembangan (Research and Development), dalam uji cobanya digunakan Action Reseach untuk memperbaiki model. Atas dasar model R&D ini disusun siklus dengan tahapan: 1) Merumuskan model teoretis. 2) Mendapatkan data dasar. 3) Melakukan uji coba. 4) Merevisi model perkuliahan dan instrumen. 5) Deseminasi produk. Data bersifat kualitatif didapatkan melalui observasi dosen pengamat menggunakan lembar observasi, kamera dan handycam. Untuk mempertanggungjawabkan keabsahannya data digunakan pemeriksaan melalui: 1) Ketekunan pengamatan. 2) Triangulasi. 3) Pemeriksaan sejawat melalui diskusi. 4) Pengecekan anggota melalui diskusi. Hasil penelitian: 1) Kategori pembentukan perilaku dan nilai-nilai kepemimpinan (leadership) terdiri dari 2 indikator dengan 9 sub indikator. Untuk kategori ini keseluruhan sub indikator muncul disetiap perkuliahan, kemunculan terjadi tidak sekaligus dalam satu kali pertemuan namun secara bertahap selama masa perkuliahan berlangsung. 2) Kategori pembentukan perilaku dan nilai-nilai kerjasama tim (team work) terbagi menjadi 2 indikator dengan 12 sub indikator. Untuk kategori ini semua sub indikator ternyata muncul selama masa perkuliahan berlangsung. Kemunculan dari sub indikator ini mungkin dipengaruhi oleh  aktivitas atau kegiatan pemicu yang ada selama proses perkuliahan outbound 2.   Kata Kunci: Model Pembelajaran Outbound, STAD, Kepemimpinan Dan Kerjasama   ABSTRACT   The study was conducted as an effort to establish the values ​​of leadership and team work in outbound lectures in 2011/2012, the subject amounted to 24 students of the FIK UNJ. The research method uses Research and Development (Research and Development), in the trial used Action Research to improve the model. On the basis of this R & D model it is arranged in cycles with stages: 1) Formulating a theoretical model. 2) Getting basic data.     3) Carry out trials. 4) Revise the lecture and instrument models. 5) Product dissemination. Qualitative data is obtained through observation of observer lecturers using observation sheets, cameras and handycam. To account for the validity of the data used by examination through: 1) Perseverance observation. 2) Triangulation. 3) Examining colleagues through discussion. 4) Checking members through discussion. Research results: 1) Categories of behavior formation and leadership values ​​consist of 2 indicators with 9 sub indicators. For this category, all sub-indicators appear in each lecture, occurrences occur not once in one meeting but gradually during the lecture period.  2) The category of behavior formation and team work values ​​are divided into 2 indicators with 12 sub indicators. For this category all sub indicators appear during the lecture period. The appearance of this sub indicator may be influenced by triggering activities or activities that occur during the outbound 2 lecture process.   Keywords: the learning model of outbound, STAD, leadership and team wor

    PENYULUHAN PENTINGNYA PENINGKATAN VO2MAX GUNA MENINGKATKAN KONDISI FISIK PEMAIN SEPAKBOLA FORTUNA FC KECAMATAN RANTAU RASAU

    Get PDF
    ABSTRAK   Tujuan  kegiatan  Pengabdian  Pada  Masyarakat ini  adalah  memberikan  pengetahuan kepada Pelatih dan para pemainnya tentang pentingnya  peningkatkan VO2Max sehingga dapat meningkatkan Kondisi Fisik yang lebih baik lagi bagi para pemain tersebut. VO2Max adalah volume Oksigen maksimal yang diproses oleh tubuh manusia pada saat melakukan kegiatan yang intensif. VO2 max ini adalah suatu tingkatan kemampuan tubuh yang dinyatakan dalam liter per menit atau milliliter/menit/kg berat badan.VO2Max biasanya digunakan untuk mengukur daya tahan atlet dalam melakukan suatu cabang olahraga. Seorang pemain sepakbola dengan nilai VO2MAX semakin tinggi, maka semakin bagus staminanya. Begitupun sebaliknya semakin rendah nilainya, semakin jelek stamina seorang pemain. Melihat akan pentingnya kebutuhan tersebut sangatlah diperlukan melaksanakan sosialisasi ini kepada pelatih dan pemain sepakbola di Klub Sepakbola Fortuna FC. karena sejauh ini belum pernah ada yang melakukan sosialisai ini sehingga dari kegiatan ini akan menghasilkan ilmu baru bagi para  pelatih dan para pemain sepakbola.   Kata kunci : VO2Max, Kondisi Fisi

    UPAYA MENINGKATKAN AKURASI SHOOTING 3POINT DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA J-GLOVE PADA TIM PUTRA BOLA BASKET UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA: INDONESIA

    Get PDF
    ABSTRAK   Peneli tian ini bertujuan untuk mengkaji peningkatan hasil shooting dengan menggunakan media J-Glove pada mahasiswa (atlet) yang tergabung dalam Tim Putra Bola Basket di Universitas Negeri Jakarta. Pengambilan data dilaksanakan di lapangan basket kampus B Universitas Negeri Jakarta pada tanggal 15 Mei sampai 28 Juni 2019. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Eksperimen, yaitu dengan memberikan perlakuan (treatment) dalam latihan dengan menggunakan media J-Glove untuk meningkatkan akurasi 3 point shoot bola basket Tim Putra bola basket Universitas Negeri Jakarta. metode eksperimen. Desain penelitian menggunakan “one group pretest-postest design”. Populasi dalam penelitian ini adalah Tim Putra bola basket Universitas Negeri Jakarta, pengambilan sampel menggunakan Total sampling yang artinya semua anggota populasi dijadikan sampel karna terdiri dari 15  orang. Berdasarkan hasil tes awal dan tes akhir dari perlakuan hasil dari latihan 3 point shooting dengan menggunakan media J-Glove pada hasil 3 point shooting memperoleh nilai untuk 3 point shooting dengan tes akhir 3 point shooting dengan nilai rata-rata sebesar 8.1, nilai standar deviasi sebesar 5.61, nilai standar error perbedaan rata-rata sebesar 1.5, sedangkan untuk th (t hitung) sebesar 5.4 thitung dan ttabel (t tabel) sebesar 1,70113 ttabel. Dengan taraf signifikasi sebesar 5% .dengan demikian t hitung > t tabel yang berarti Ho ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa latihan 3 point shooting  dengan menggunakan media J-Glove berpengaruh pada hasil akurasi 3 point shooting.    Kata Kunci : shooting 3 point, J-Glove, Basket   ABSTRACT   This study aims to examine the improvement in shooting results using the J-Glove media on students (athletes) who are members of the Putra Basket Basketball Team at Jakarta State University. Data retrieval was carried out on the basketball court campus B Jakarta State University on May 15 to June 28, 2019. The research method used in this study was the Experimental Method, namely by providing treatment in training using J-Glove media to improve accuracy 3 basketball shoot point Team Putra basketball at Jakarta State University. experimental method. The research design uses "one group pretest-postest design". The population in this study was the Putra Putra basketball team at the Jakarta State University, sampling using total sampling which means that all members of the population were sampled because they consisted of 15 people. Based on the results of the initial test and the final test of the treatment results of the 3 point shooting exercise using the media J-Glove on the results of 3 point shooting obtained a value for 3 point shooting with the final test 3 point shooting with an average value of 8.1, the standard deviation value of 5.61, the standard error value of the average difference is 1.5, while for th (t arithmetic) is 5.4 thitung and ttable (t table) is 1.70113 ttable. With a significance level of 5%. Thus t arithmetic> T table which means Ho is rejected, so it can be concluded that the 3 point shooting exercise using J-Glove media affects the accuracy of the 3 point shooting results.   Keyword : 3 Point shoot, J-Glove, Baske

    PENERAPAN LATIHAN GOAL SETTING DAN VISUALISASI TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI PEMAIN DAKSINA FUTSAL ACADEMY

    Get PDF
    ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas latihan goal setting dan visualisasi terhadap peningkatan motivasi pemain Daksina Futsal Academy. Penelitian ini dilaksanakan di Daksina Futsal Academy dan metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen one group dengan teknik Tes awal, Perlakuan, dan akhir (pre-test post-test). Penelitian ini diikuti oleh 30 orang sample pemain Daksina Futsal Academy. Mereka diminta menjawab butir-butir pernyataan angket penelitian tentang motivasi setelah itu mengikuti materi pelatihan goal setting dan visualisasi selama 5 sesi lalu diberikan kembali angket untuk melakukan tes akhir.             Disampaikan tentang nilai rata-rata () dari hasil yang didapatkan pada tes awal 85,23 dan pada tes akhir 92,87. Dari rata-rata mengenai tes awal dan tes akhir Motivasi pemain Daksina Futsal Academy, menunjukan adanya peningkatan hasil yang didapat. Dari hasil analisis data diperoleh selisih rata-rata (MD) -7,63 dengan standar deviasi perbedaan (SDD) 6,80 standar error perbedaan rata-rata (SEMD) 1,29 dalam perhitungan selanjutnya diperoleh nilai t-hitung sebesar -6,05 dan nilai t-tabel dengan derajat kebebasan (n-1) dan taraf signifikan α = 0,05 didapat sebesar 2,045. Nilai |t-hitung| = 6,05 lebih besar dari t-tabel = 2,045. Hal ini menunjukan bahwa hipotesis nihil (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (H1) diterima. Hasil ini menunjukan bahwa penerapan latihan goal setting dan visualisasi dapat meningkatkan motivasi pemain Daksina Futsal Academy. Kata Kunci: Goal Setting, Visualisasi, Motivasi. ABSTRACT The purpose of this study was to determine the effectiveness of goal setting and visualization exercises for increasing the motivation of Daksina Futsal Academy players. This research was conducted at Daksina Futsal Academy and the method used in this study was the one group experimental method with the technique of the initial, treatment, and end (pre-test post-test). This research was followed by 30 samples of Daksina Futsal Academy players. They were asked to answer the items of the research questionnaire statement of motivation after that followed the goal setting and visualization training materials for 5 sessions then were given back the questionnaire to conduct the final test. Delivered about the average value (X ̅) of the results obtained at the initial test 85.23 and at the final test 92.87. From the average regarding the initial test and the final test Motivation Daksina Futsal Academy players, showed an increase in results obtained. From the results of data analysis obtained an average difference (MD) of -7.63 with a standard deviation of difference (SDD) 6.80 standard error of average difference (SEMD) of 1.29 in subsequent calculations obtained a t-value of -6, 05 and t-table values ​​with degrees of freedom (n-1) and a significant level α = 0.05 obtained 2.045. Value | t-count | = 6.05 is greater than t-table = 2.045. This shows that the null hypothesis (H0) is rejected and the alternative hypothesis (H1) is accepted. These results indicate that the application of goal setting and visualization exercises can increase the motivation of Daksina Futsal Academy players. Keywords: Goal Setting, Visualization, Motivation

    PEMBENTUKAN KARAKTER KERJASAMA MELALUI SEPAKBOLA USIA DINI PADA LIGA INDONESIA JUNIOR SOCCER LEAGUE

    Get PDF
    ABSTRAK stra Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana pembentukan karakter kerjasama melalui sepakbola usia dini pada liga Indonesia Junior Soccer League. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret hingga bulan Mei 2018 yang berlokasi di Jakarta Japanese Club Sports Community Sentul Bogor, Kabupaten Bogor. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survei, yaitu dengan menggunakan kuesioner pembentukan karakter kerjasama. Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua atau wali peserta turnamen Indonesia Junior Soccer League yang berjumlah 1000 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah insidental sampling, yaitu yang dijadikan sampel adalah orang tua atau wali dari peserta liga Indonesia Junior Soccer League yang peneliti temui secara kebetulan sebanyak 368 orang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Instrumen yang digunakan adalah angket. Instrumen yang telah tersusun tersebut dikonsultasikan kepada ahli, selanjutnya dilakukan uji validitas dengan hasil rtabel 0,254 dan rtotal 0,66 dan reliabilitas sebesar 0,84. Teknik analisis data yang dilakukan adalah analisis deskriptif dengan prosentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan karakter kerjasama melalui sepakbola usia dini pada liga Indonesia Junior Soccer League berada pada kategori rendah atau buruk sebanyak 16 orang (4,35%) terhadap pembentukan karakter kerjasama, sebanyak 192 orang (52,17%) memiliki pengetahuan yang sedang atau cukup terhadap pembentukan karakter kerjasama, sebanyak 147 orang (39,95%) memiliki pengetahuan yang tinggi atau baik terhadap pembentukan karakter kerjasama dan sebanyak 13 orang (3,53%) memiliki pengetahuan yang sangat tinggi atau baik sekali terhadap pembentukan karakter kerjasama.   Kata kunci: Pembentukan Karakter, Kerjasama, Sepakbola, Usia Dini   ABSTRACT                 This study aims to find out how far the formation of the character of cooperation through early soccer in the league of Indonesia Junior Soccer League. The research was conducted from March to May 2018 located at Jakarta Japanese Club Sports Community Sentul Bogor, Bogor District. The method used in this research is survey method, that is by using questionnaire forming character of cooperation. The population in this study is the parents or guardians of the participants of the Indonesia Junior Soccer League tournament which amounted to 1000 people. The sampling technique in this research is incidental sampling, which is taken as sample is the parent or guardian of the Indonesian league participants Junior Soccer League who researchers meet by chance as much as 368 people.               This research is quantitative descriptive. The instrument used is a questionnaire. Instrument that has been arranged was consulted to the expert, then tested the validity with the result rtabel 0,254 and rtotal 0,66 and reliability equal to 0,84. Data analysis technique is descriptive analysis with percentage.                The results showed that the formation of the character of cooperation through early soccer in the league Indonesia Junior Soccer League is in the category of low or bad as many as 16 people (4.35%) on the formation of cooperation character, as many as 192 people (52.17%) have knowledge of being or enough to form the character of cooperation, as many as 147 people (39.95%) have a high knowledge or good on the formation of character cooperation and as many as 13 people (3.53%) have a very high knowledge or excellent on the formation of the character of cooperation trak Keywords: Partner Character, Teamplay, Football, Early Age Bird

    SURVEI MOTIVASI PEMAIN SEPAKBOLA LIGA KOMPAS KACANG GARUDA U-14 TAHUN 2018 / 2019

    No full text
    ABSTRAK              Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa tinggi tingkat motivasi pemain yang mengikuti Liga Kompas Kacang Garuda U-14 Tahun 2018/2019. Penelitian ini dilaksanakan di Lapangan Sepak Bola GOR Ciracas. Jalan Raya Bogor KM. 25-26, RT.8/RW.8, Susukan, Ciracas, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13740. Penelitian dilaksanakan pada hari Sabtu dan Minggu tanggal 23 – 24 Maret 2019. Metode yang digunakan adalah metode survei. Dengan teknik penyebaran angket sebagai instrument penelitian. Dengan teknik pengambilan sampel “Purposive Sampling”, sampel yang berjumlah 241. Teknik analisis data dilakukan dengan cara menghitung skor jawaban masing-masing responden dari setiap pernyataan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa total motivasi pemain sepakbola muda yang mengikuti Liga Kompas Kacang Garuda U-14 Tahun 2018/2019 adalah tinggi (69,71%) diikuti motivasi sedang dengan jumlah 70 pemain dengan presentase 29,05%, dan motivasi rendah hanya 3 pemain dengan presentase 1,24%. Kata Kunci : Motivasi, Sepakbola ABSTRACT            This study aims to determine how high the level of motivation of players who participated in the Garuda Compass League U-14 2018/2019. This research was conducted at the Ciracas GOR Football Field. Jalan Raya Bogor KM. 25-26, RT.8 / RW.8, Susukan, Ciracas, East Jakarta City, Special Capital Region of Jakarta 13740. The research was conducted on Saturday and Sunday, 23-24 March 2019. The method used was a survey method. With the questionnaire distribution technique as a research instrument. With the sampling technique "Purposive Sampling", a sample of 241. Data analysis technique is done by calculating the answer score of each respondent from each statement. Based on the results of the study it can be concluded that the total motivation of young soccer players who participated in the Kompas Kacai Garuda U-14 League 2018/2019 was high (69.71%).followed by moderate motivation with 70 players with a percentage of 29.05%, and low motivation with only 3 players with a percentage of 1.24%. Keywords: Motivation, Socce

    PENGARUH LATIHAN BANDUL STROKE WITH FEEDING TERHADAP KEMAMPUAN GROUNDSTROKE TENNIS

    Get PDF
    ABSTRAK Tujuan penelitian  ini untuk mengetahui pengaruh latihan bandul stroke with feeding untuk meningkatkan kemampuan groundstroke dalam permainan tennis. Metode penelitian ini adalah eksperimen dengan uji t-berpasangan. Populasi adalah mahasiswa prodi PKO Unimed, dengan jumlah 81 orang. Kelompok pertama adalah kelompok eksperimen dengan jumlah 40 orang dan kelompok kedua adalah kelas kontrol dengan jumlah 41 orang. Setiap kelompok dirandom untuk memperoleh sample dengan teknik Slovin. Pada kelas eksperimen jumlah sampel adalah 36 orang dan pada kelompok kontrol jumlah sampel adalah 37 orang. Pada kelas ekperimen diberikan perlakuan yaitu latihan bandul stroke with feeding sebanyak 16 kali pertemuan dengan frekuensi latihan tiga kali dalam satu minggu. Sedangkan pada kelas kontrol tetap melakukan latihan seperti apa adanya. Pengukuran kemampuan groundstroke dengan groundstroke tennis tes yang dilakukan dua kali yaitu sebelum diberikan perlakukan dan sesudah diberikan perlakuan. Uji persyaratan analsis yaitu data harus berdistribusi normal dan juga homogen serta pengambilan sampel dari populasi adalah random. Hasil penelitian adalah terdapat pengaruh yang singnifikan dari latihan bandul stroke with feeding terhadap kemampuan groundstroke dalam bermain tennis lapangan. Sedangkan pada kelas kontrol yang tidak diberikan latihan bandul stroke with feeding tidak menujukkan pengaruh yang singnifikan. Sangat disarankan kepada pelatih dan juga instruktur agar memberikan bentuk latihan ini kepada atletnya untuk meningkatkan kemampuan teknik dalam bermain tennis yaitu groundstroke. Kata Kunci:  Latihan Bandul Stroke with Feeding, Groundstroke Tennis ABSTRACT The purpose of this study was to determine the effect of bandul stroke with feeding to improve the groundstroke abilities in tennis. The method is experimental research using paired t-test. The population is PKO – FIK Unimed students, with 81 people for two groups, experiment and control. The first is experimental group with 40 people and the other is control group with 41 people. Each group was randomized with Slovin techniques. 36 students for experimental group and 37 students for control group. The treatment was given for experimental group, namely bandul stroke with feeding. 16 times exercises with the frequency is three times a week. While in the control class, they still do the exercises as they are. Measuring the ability of a groundstroke with a groundstroke tennis test is done twice, before being given treatment and after being given treatment. Test requirements analysis are normally distributed and also homogeneous and sampling from the population is random. The results of this study is there are significant effects of bandul stroke with feeding on groundstroke abilities in playing tennis. Where as in the control group that was not given bandul stroke with feeding with conventional feeding or exercise did not show significant effect. It is strongly recommended for the tennis coach or tennis instructor to give this exercise to tennis athlete for improve their technical ability to play tennis, especially groundstroke. Keywords:  Bandul Stroke with Feeding, Tennis Groundstrok

    PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN BUILD UP MENYERANG PADA PERMAINAN FUTSAL

    Get PDF
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model latihan Build up menyerang pada permainan futsal menjadi sesuai dengan teori prinsip-prinsip Build up menyerang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan (research and development). Subjek pada penelitian ini adalah 15 anggota tim futsal Kiangsantang sebagai subjek uji coba kelompok kecil dan 45 anggota tim futsal Universitas Negeri Jakarta sebagai subjek uji coba kelompok besar. Pada penelitian ini peneliti bekerja sama dengan 3 ahli dalam bidang olahraga futsal sebagai expert judgement. Uji validitas yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan uji justifikasi ahli. Berdasarkan uji validasi dari 25 item model latihan Build up menyerang pada permainan futsal didapat 20 model latihan Build up yang valid berdasarkan uji justifikasi ahli Kata Kunci : Model Latihan, Build Up, Futsal ABSTRACT  This study aims to develop a Build up attacking model on futsal games to be in line with the theory of Build up attacking principles. The method used in this research is the method of research and development (research and development). Subjects in this study were 15 members of Kiangsantang futsal team as the subject of small group trials and 45 members of futsal team of Universitas Negeri Jakarta as subject of large group trials. In this study the researchers worked together with 3 experts in the field of futsal sport as an expert judgment. Validity test used in this research is by using expert justification test. Based on the validation test of 25 items of training model Build up attack on futsal game obtained 20 models of valid Build up exercise based on expert justification test.  Keywords: Exercise Model, Build Up, Futsa

    HUBUNGAN ANTARA PANJANG TUNGKAI DAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI TERHADAP HASIL LARI 100 METER ATLET ATLETIK

    Get PDF
    ABSTRAK Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk dapat  mengetahui hubungan panjang tungkai dan daya ledak otot tungkai terhadap hasil lari 100 meter pada klub atletik Jakarta Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan Teknik studi korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah para anggota klub Atletik Jakarta Utara dengan jumlah atlet 50 atlet. Jumlah sampel sebanyak 30 orang, sampel ditentukan dengan Purposive Sampling. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: (1). Terdapat hubungan Panjang Tungkai dengan hasil lari 100 meter diperoleh koefisien korelasi ry1  = 0.69, yang berarti variabel panjang tungkai memberikan sumbangan terhadap hasil lari 100 meter sebesar 82.38 %. (2). Terdapat hubungan yang berarti antara daya ledak otot tungkai dengan hasil lari 100 meter, diperoleh koefisien korelasi ry2 = 0,94 yang berarti variabel Daya Ledak Otot Tungkai memberikan sumbangan terhadap hasil lari 100 meter  sebesar 88.50 %. (3). Terdapat hubungan berarti antara Panjang Tungkai dan Daya Ledak Otot Tungkai dengan hasil lari 100 meter secara Bersama – sama, dengan koefisien korelasi ganda Ry1-2 = 0,94 hal ini berarti bahwa 88.50% Hasil Lari 100 Meter ditentukan oleh Panjang Tungkai dan Daya Ledak Otot Tungkai secara bersama-sama.  Kata Kunci : Panjang Tungkai, Daya Ledak Otot Tungkai, Hasil Lari 100 Meter.  ABSTRACT                        The purpose of this research is to find out relationship between leg length and leg muscle explosiveness to the results of running 100 meters at the North Jakarta athletic club. The method used in this study is a survey method with correlational study techniques. The population in this study were the members of the North Jakarta Athletics Club with 50 athletes. The number of samples is 30 people, the sample is determined by purposive sampling. The results of the study concluded that: (1). There is a relationship between the length of the limb with the result of running 100 meters and the correlation coefficient is ry1 = 0.69, which means that the leg length variable contributes to the 100 meter run by 82.38%. (2). There is a significant relationship between the leg muscle explosive power with the result of running 100 meters, the correlation coefficient ry2 = 0.94, which means the variable Explosion of Leg Muscle contributes to the 100 meter running result of 88.50%. (3). There is a significant relationship between Leg Length and Leg Muscle Explosion with the results of running 100 meters together, with a double correlation coefficient Ry1-2 = 0.94 this means that 88.50% 100 Meters Run Results are determined by Leg Length and Muscle Explosion Power. Limb together. Keywords: Leg length and leg muscle explosive power, results of 100 meters run

    STUDI KORELASIONAL ANTARA MOTOR EDUCABILITY, FEEDBACK, DAN PERCAYA DIRI DENGAN KETERAMPILAN DRIBBLING INSTEP OF THE FOOT SISWA PUTRA EKSTRAKURIKULER SEPAKBOLA SMPN 29 JAKARTA TAHUN 2013

    Get PDF
    ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara motor educability (X1), Feedback (X2), dan percaya diri (X3) dengan keterampilan Dribbling Instep of The Foot (Y). Penelitian ini dilakukan di  SMP 29 Jakarta, 14 s.d 16 Juni 2013, dengan menggunakan metode korelasional. Dengan sampel 35 siswa yang dipilih menggunakan teknik sampling total sampling. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. Pertama, adanya  korelasi positif antara motor educability terhadap keterampilan Dribbling Instep of The Foot. Persamaan regresi linier yaitu. Koefisien korelasi 0,805. Ini berarti kecenderungan motor educability terhadap keterampilan Dribbling Instep of The Foot adalah 65%. Kedua, adanya korelasi positif antara feedback terhadap keterampilan Dribbling Instep of The Foot. Persamaan regresi linier yaitu Koefisien korelasi 0,653. Ini berarti kecenderungan feedback terhadap keterampilan keterampilan Dribbling Instep of The Foot adalah 43%. Ketiga, adanya korelasi positif antara percaya diri terhadap keterampilan keterampilan Dribbling Instep of The Foot. Persamaan regresi linier yaitu . Koefisien korelasi 0,801. Ini berarti kecenderungan percaya diri terhadap keterampilan Dribbling Instep of The Foot adalah 64%. Empat, adanya korelasi positif antara motor Educability, Feedback, dan percaya diri dengan keterampilan Dribbling Instep of The Foot. Persamaan regresi linier yaitu . koefisien korelasi 0,78. Ini berarti kecenderungan motor Educability, Feedback, dan percaya diri bersama-sama terhadap keterampilan Dribbling Instep of The Foot adalah 61%. Kata Kunci: Motor Educability, Feedback, Percaya Diri, Dribbling Instep Of The Foo

    131

    full texts

    136

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇