Hikmah Journal of Islamic Studies
Not a member yet
148 research outputs found
Sort by
ANALYSIS THE MASTERPIECE BY IMAM AL-ZAMAKHSHARI: A Study of Methodology and Interpretation on Tafsir Al-Kasyaf
AbstrakArtikel ini memberikan wawasan bahwa tafsir al-Kasyaf merupakan salah satu tafsir yang sangat bagus jika di nilai dalam segi bayan, balaghah dan aspek mukjizat lainnya dari al-Qur’an. Kedalaman ilmu dan kemampuan kebahasaan yang dimiliki oleh al-Zamakhsyari mampu mengeluarkan wajah baru serta keindahan al-Qur’an. Penelitian ini akan mengkaji perihal metodologis tafsir al-Kasyaf dan karakteristik penafsiranya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandangan al-Zamakhsyari lewat tafsir al-Kasyaf sangat dipengaruhi oleh konteks yang melatarbelakangi lahirnya tafsir ini, hal ini bisa dilihat ketika berbicara mengenai masalah teologi dalam tafsirnya, maka akan terlihat dengan jelas bahwa al-Zamakhsyari membela prinsip aliran Mu’tazilah. Meskipun banyak ajaran mu'tazilah di dalamnya, hal itu merupakan konsekuensi logis dari ideologi mufassir.AbstractThis article provides an insight that the interpretation of al-Kasyaf is very good interpretation if it is assessed in terms of bayan, balaghah and other miraculous aspects of the Qur'an. The depth of knowledge and linguistic ability possessed by al-Zamakhsyari can bring out a new face and the beauty of the Qur'an. This study will examine the methodological issues of al-Kasyaf's interpretation and the characteristics of its interpretation. The results of the study show that al-Zamakhsyari's view through the interpretation of al-Kasyaf is greatly influenced by the context that is the background for the birth of this interpretation, this can be seen when talking about theological issues in his interpretation, it will be seen clearly that al-Zamakhsyari defends the principles of the Mu'tazilah sect . Even though there are many mu'tazilah teachings in it, this is a logical consequence of the mufassir's ideology.
IMPLEMENTASI MODEL ADDIE SEBAGAI STRATEGI INOVATIF UNTUK MENCIPTAKAN PEMBELAJARAN PAI YANG INTERAKTIF DI SEKOLAH DASAR
AbstractThe learning process is said to be good if it has been designed clearly. The design of the learning process can clarify the direction of learning objectives. Learning objectives will be more easily achieved if the learning process takes place interactively. There needs to be strategies used by teachers to create interactive learning. There are many models for designing learning. One of them is the ADDIE model. This research aims to determine the implementation of the ADDIE model as an innovative strategy for creating interactive PAI learning. The research was carried out using a qualitative approach using field research techniques. The research results show that the ADDIE model is effectively used as a step in determining strategies for creating interactive PAI learning.AbstrakProses pembelajaran dikatakan baik, jika sudah dirancang dengan jelas. Rancangan proses pembelajaran dapat memperjelas arah tujuan pembelajaran. Tujuan pembelajaran akan lebih mudah tercapai jika proses pembelajaran berlangsung secara interaktif. Perlu adanya strategi yang digunakan oleh guru untuk menciptakan pembelajaran yang interaktif. Terdapat banyak model dalam merancang pembelajaran. Salah satunya yaitu model ADDIE. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi model ADDIE sebagai strategi inovatif untuk menciptakan pembelajaran PAI yang interaktif. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan teknik penelitian lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwasannya model ADDIE efektif digunakan sebagai langkah dalam menentukan strategi dalam menciptakan pembelajaran PAI yang interaktif.
STRATEGI PEMBINAAN MODERASI BERAGAMA SEBAGAI BENTENG EKSTREMISME DI MADRASAH
AbstractThis research aims to describe strategies of fostering religious moderation as a bulwark of extremism at the Islamic elementary school of Tarbiyatul Islamiyah Paiton Probolinggo. This research uses a qualitative approach and a case study type of research. This research was carried out at Islamic elementary school of Tarbiyatul Islamiyah Paiton Probolinggo, and was carried out from July to August 2023. Data collection techniques were carried out by means of observation, interviews and documentation studies. Meanwhile, the data analysis technique uses the Miles and Huberman model with three analysis steps, namely data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of this research indicate that the Strategy of Fostering Religious Moderation as a bulwark for extremism at Islamic elementary school of Tarbiyatul Islamiyah Paiton Probolinggo is: Integration of religious moderation values in the at Islamic elementary school curriculum, Integration of religious moderation values in learning, Exemplary role models for teachers, moderate-religious habituation in Islamic elementary school.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pembinaan moderasi beragama sebagai benteng ekstrimisme di madrasah ibtidaiyah Tarbiyatul Islamiyah Paiton Probolinggo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan di MI Tarbiyatul Islamiyah Paiton Probolinggo, dan dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan Bulan Agustus 2023. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan model Miles and Huberman dengan tiga langkah analisis, yaitu reduksi data, penyajian data dan penerikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pembinaan moderasi beragama sebagai benteng ekstermmisme di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Tarbiyah Islamiyah Paiton Probolinggo ialah mengintegrasikan nilai-nilai moderasi beragama dalam kurikulum madrasah, mengintegrasikan nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran, serta role model keteladanan tenaga pendidik dan habituasi religius-moderat di Madrasah
KONSEP ISLAMIC LEADERSHIP SULTAN MUHAMMAD AL-FATIH
AbstractThis article aims to provide a clear picture of the concept of Islamic Leadership of Sultan Muhammad al-Fatih. With the descriptive analysis method, it is known that he practices spirituality as an Islamic Based Development actor which is a picture of a leader who can influence others to do something useful to the organization and oneself. This research describes the leadership of an Islamic figure who upholds Islamic principles. This research is also expected to add scientific insight around Islamic leadership as an optional to be applied today and in the future.AbstrakArtikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang jelas tentang konsep Islamic Leadership Sultan Muhammad al-Fatih. Dengan metode analisis deskriptif diketahui bahwa beliau mempraktik spiritualitas sebagai aktor Islamic Based Development yang merupakan gambaran pemimpin yang dapat mempengaruhi kepada orang lain untuk melakukan sesuatu bermanfaat terhadap organisasi dan diri sendiri. Pelitian ini mendiskripsikan gambaran kepeminpinan dari seorang tokoh Islam yang menjunjung tinggi prinsip-prinsip Islam. Penelitian ini juga diharap menambah wawasan keilmuan seputar leadership Islam sebagai opsional untuk diaplikasikan masa ini dan di masa mendatang
MAZHAB PEMIKIRAN DEWAN SYARIAH NASIONAL MAJELIS ULAMA INDONESIA
AbstractObjectives of research is to know schools of thought and figures used as references in establishing their fatwas. This research is classified as a type of literature research. Using qualitative methods with a normative approach, This study shows that in conducting ijtihad, DSN-MUI uses talfiq manhaji, which is a combination of methods of scholars across schools in order to formulate and establish the legal status of the problem in accordance with maqa>s}id al-syari>'ah.AbstrakPenelitian ini bertujuan menggali lebih lanjut mazhab pemikiran dan para tokoh yang dijadikan sebagai rujukan dalam menetapkan fatwa-fatwanya. Penelitian ini tergolong pada jenis penelitian pustaka (library Research). Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan normatif, penelitian ini menunjukkan bahw dalam melakukan ijtihad, DSN-MUI menggunakan talfiq manhaji, yang merupakan kombinasi metode ulama lintas mazhab dalam rangka merumuskan dan menetapkan status hukum masalah yang sesuai dengan maqa>s}id al-syari>’ah.
PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB BERBASIS ANDROID DI MADRASAH KABUPATEN SERANG
AbstractThis article aims to uncover the effective use of Android-based Arabic learning media (Kahoot). It is intended to assist teachers in the use of Kahoot media in Arabic language learning. Because, many of them still need further introduction to digital-based media so that Arabic learning that is applied attracts the attention of students and is not boring. The method used in this article is Participatory Action Research (PAR), which is the implementation of a systematic program guided by three main pillars, namely research methodology, dimensional action, and participation dimensions. The findings in this article show that teachers in teaching must master learning tools well in order to achieve learning objectives. Improving the ability of a teacher can be done in various ways such as by attending training, seminars, and so on. With the awareness of teachers on their competencies, it is hoped that teacher competence can increase and become better and increase their scientific insight so as to get good results. AbstrakArtikel ini bertujuan untuk mengungkap penggunaan media pembelajaran bahasa Arab yang efektif dengan berbasis Android (Kahoot). Hal ini dimaksudkan untuk membantu para guru dalam penggunaan media Kahoot pada pembelajaran bahasa Arab. Sebab, banyak dari mereka yang masih membutuhkan pengenalan lebih lanjut tentang media berbasis digital agar pembelajaran bahasa Arab yang diterapkan menjadi menarik perhatian siswa dan tidak membosankan. Metode yang digunakan0dalam artikel ini adalah Participatory Action Research (PAR), yaitu pengimplementasian program yang bersifat sistematis dengan bepedoman pada tiga pilar utama, yaitu metodologi0penelitian, aksi dimensi, dan dimensi partisipasi. Temuan dalam artikel ini menunjukkan bahwa guru dalam mengajar harus menguasai perangkat pembelajaran dengan baik guna mencapai tujuan pembelajaran. Peningkatan kemampuan seorang guru bisa dilakukan dengan bermacam cara seperti dengan mengikuti pelatihan, seminar, dan sebagainya. Dengan adanya kesadaran guru terhadap kompetensi yang dimiliki diharapkan kompetensi guru dapat meningkat dan menjadi lebih baik serta menambah wawasan keilmuannya sehingga mendapatkan hasil yang baik
PENGARUH PENDEKATAN VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK
AbstractThis article aims to analyze the appropriate learning methods to be applied in delivering moral creed subject matter. In the moral creed lesson, the material is easy to convey, but the challenge is that students are required to be able to practice the values contained in the lesson in everyday life. This is very important related to the current phenomenon, namely the lack of morals and the many deviations that are mostly carried out by teenagers. In addition, the lack of understanding of students in the meaning of the values contained in the material of learning moral creeds causes low final grades of students. From the results of the analysis in his article, one of the methods stated is appropriate with the above problems is the Value Clarification Technique (VCT) which provides an understanding of values. Because, based on the results of the hypothesis test with the T test with the Paired Sample T Test, a sig. 2-tailed 0.00 < 0.05 then Ho was rejected and Ha was accepted, namely there is an influence of Value Clarification Technique (VCT) on the learning outcomes of moral creeds. This research is a Quasi-Experimental study, with samples used 2 classes of experiments and controls. The sampling technique used is purposive sampling. Data collection with questionnaires and documentation. AbstrakArtikel ini bertujuan untuk menganalisis metode pembelajaran yang tepat untuk diterapkan dalam menyampaikan materi pelajaran akidah akhlak. Dalam pelajaran akidah akhlak materinya mudah disampaikan namun tantangannya peserta didik dituntut bisa mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalam pelajaran tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini yang sangat penting terkait dengan fenomena saat ini, yaitu minimnya moral dan banyaknya penyimpangan yang kebanyakan dilakukan oleh para remaja. Selain itu, kurangnya pemahaman peserta didik dalam pemaknaan nilai-nilai yang terkandung dalam materi pelajran akidah akhlak menyebabkan rendahnya nilai akhir peserta didik. Dari hasil analisis dalam artikelnya, metode yang dinyatakan tepat dengan permasalahan di atas salah satunya adalah Value Clarification Technique (VCT) yang memberikan pemahaman terhadap nilai-nilai. Sebab, berdasarkan hasil uji hipotesis dengan uji T dengan Paired Sample T Test didapatkan sig. 2-tailed 0,00 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima yaitu terdapat pengaruh Value Clarification Technique (VCT) terhadap hasil belajar akidah akhlak. Penelitian ini merupakan penlitian Quasi Eksperimen, dengan sampel yang digunakan 2 kelas eskperimen dan kontrol. Adapun teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Pengumpulan data dengan angket dan dokumentasi.
TAKLIK TALAK DALAM HUKUM PERKAWINAN DI INDONESIA DAN IMPLEMENTASINYA DI PENGADILAN AGAMA
AbstractThis article is intended to prove the implementation of a violation of the marriage agreement (taklik talak) in the Samarinda Religious Court. As it is known that one of the purposes of marriage is to form a lasting and harmonious family. However, marriage does not always go as expected. Many problems occur in marriage, which causes the purpose of marriage cannot be fulfilled. If so, then divorce becomes a solution for the disharmonious household. One of the causes of divorce is the violation of the marriage agreement (taklik talak). The marriage agreement is one of the institutions regulated in marriage law in Indonesia, especially in the Compilation of Islamic Law (CIL). This marriage agreement is a form of protection of women's rights in the household if at any time the husband acts arbitrarily. From the results of the study, which is a normative legal research, with a legal approach and a case approach, it is proven that the marriage agreement (taklik talak) as one of the reasons for divorce has been well implemented in the Samarinda Religious Court. AbstrakArtikel ini dimaksudkan untuk membuktikan adanya implementasi pelanggaran taklik talak di pengadilan agama Samarinda. Sebagaimana diketahui bahwa salah satu tujuan perkawinan adalah untuk membentuk keluarga yang langgeng dan harmonis. Namun demikian tidak selamanya perkawinan berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Banyak problem yang terjadi dalam perkawinan, yang menyebabkan tujuan perkawinan tersebut tidak bisa terpenuhi. Jika sudah demikian, maka perceraian menjadi solusi bagi rumah tangga yang tidak harmonis tersebut. Salah satu penyebab terjadinya perceraian adalah terjadinya pelanggaran taklik talak. Taklik talak adalah salah satu lembaga yang diatur dalam hukum perkawinan di Indonesia, khususnya dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI). Taklik talak ini merupakan salah satu bentuk perlindungan hak perempuan dalam rumah tangga jika sewaktu-waktu pihak suami bertindak sewenang-wenang. Dari hasil studi yang merupakan penelitian hukum normatif, dengan pendekatan undang-undang dan pendekatan kasus ini terbukti bahwa taklik talak sebagai salah satu alasan perceraian sudah terimplementasi dengan baik di Pengadilan Agama Samarinda.
MODERNISASI MANAJEMAN PENDIDIKAN PESANTREN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SANTRI DALAM BERBAHASA ARAB
AbstractThe purpose of this study is to determine the concept, form, and impact of modernization of boarding school education management to improve the ability of students in Arabic. This research is a descriptive qualitative research, with a location at the al-Mawaddah Islamic Boarding School in Jakarta. The results of this study are: 1) Obtaining four concepts of modernization of boarding school education management in al-Mawaddah, namely; a) institutional modernization, b) curriculum modernization, c) modernization of learning aspects, d) modernization of Islamic boarding school facilities. 2) The form of modernization of education management carried out in al-Mawaddah is the realization of Arabic language learning as a language driver, all teachers make maximum efforts to program Arabic learning continuously for 24 hours by implementing various language activities. 3) The impact of the modernization found was; a) can make it easier for students to continue their education to a higher level in the Tengan East area, b) can make it easier to learn the Qur'an and memorize it, c) can make it easier to understand about religions sourced from Arabic d) can facilitate access to information or websites in Arabic, e) Arabic is needed in various fields in countries that use Arabic, f) Arabic is the symbol of Islam and the symbol of muslims.AbstrakTujuan penelitian ini untuk mengetahui konsep, bentuk, dan dampak modernisasi manajeman pendidikan pesantren untuk meningkatkan kemampuan santri dalam berbahasa Arab. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif, dengan lokasi di Pondok Pesantren al-Mawaddah Jakarta. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) Memperoleh empat konsep modernisasi manajemen pendidikan pesantren di al-Mawaddah yaitu; a) modernisasi kelembagaan, b) modernisasi kurikulum, c) modernisasi aspek pembelajaran, d) modernisasi sarana pesantren. 2) Bentuk modernisasi manajemen pendidikan yang dilakukan di al-Mawaddah adalah merealisasikan pembelajaran bahasa Arab sebagai penggerak bahasa, segenap guru berupaya maksimal memprogramkan pembelajaran bahasa Arab secara berkelanjutan selama 24 jam dengan menerapkan berbagai kegiatan bahasa. 3) Dampak dari modernisasi yang ditemukan adalah; a) dapat mempermudah santri untuk meneruskan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinnggi di daerah Timur Tengan, b) dapat mempermudah mempelajari al-Qur’an dan menghafalkannya, c) dapat mempermudah dalam memahami tentang agama yang bersumber dari bahasa Arab d) dapat mempermudah akses informasi atau website berbahasa Arab, e) bahasa Arab diperlukan dalam berbagai bidang di negara yang menggunakan bahasa Arab, f) Bahasa Arab merupakan syiar Islam dan syiar orang muslimin.
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM PENGEMBANGAN MANAJEMEN SEKOLAH EFEKTIF: STUDI KASUS DI SEKOLAH SMART EKSELENSIA
AbstractThis research aims to describe and analyze: (a) the implementation of effective school management in Smart Ekselensia (b) the role of the principal in applying the principles of Effective School Management (c) the implicative development of effective school management in Smart Schools of Ekselensia.This research is a qualitative research which uses the approach of researching case studies in SMART Ekselensia schools, data collection is done by observation, structured interviews, and document studies. Data analysis is done by giving meaning and interpretation to the data that was successfully collected with descriptive qualitative analysis, from that meaning then the writer made the conclusion. The results showed that SMART Ekselensia Indonesia School has im-plemented effective school management with the form or patterns of planning, organizing, implementation of management principles in schools, direction, control and supervision conducted by the Principal of SMART Ekselensia. The implementation of effective school management in SMART Ekselensia School was done based on the following criteria: First, there is a program manual document. Second, collaborative management cycle. Third, the existence of roles and efforts of the Principal in the development of effective school management. In addition, the implication is that the headmaster must have a clear ability and vision in carrying out his functions.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis: (a) penerapan manajemen sekolah yang efektif pada Sekolah SMART Ekselensia (b) peran kepala sekolah dalam menerapkan prinsip-prinsip Manajemen Sekolah Efektif (c) pengembangan implisatif manajemen sekolah yang efektif di Sekolah SMART Ekselensia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan penelitian studi kasus di Sekolah SMART Ekselensia, pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara terstruktur, dan studi dokumen. Analisis data dilakukan dengan memberikan makna dan interpretasi terhadap data yang berhasil dikumpulkan dengan analisis kualitatif deskriptif, dari makna tersebut kemudian penulis membuat kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sekolah SMART Ekselensia Indonesia memiliki manajemen sekolah yang efektif dengan bentuk atau pola perencanaan, pengorganisasian, implementasi prinsip-prinsip manajemen di sekolah, pengarahan, pengendalian, dan pengawasan yang dilakukan oleh Kepala Sekolah SMART Ekselensia. Pelaksanaan manajemen yang efektif di Sekolah SMART Ekselensia dilakukan berdasarkan kriteria sebagai berikut: Pertama, ada dokumen manual program. Kedua, ada siklus manajemen kolaboratif. Ketiga, adanya peran dan upaya Kepala Sekolah dalam pengembangan manajemen sekolah yang efektif. Selain itu, implikasinya kepala sekolah harus memiliki kemampuan dan visi yang jelas dalam menjalankan fungsinya