Tugas Akhir Jurusan Tata Busana - Fakultas Teknik UM
Not a member yet
    153 research outputs found

    Pembuatan Busana Pesta dengan Draperi

    No full text
    ABSTRAK   Rosidah, 2011. Pembuatan Busana Pesta Dengan Draperi. Tugas Akhir, Jurusan Teknologi Industri, Program Studi Diploma Tiga Tata Busana, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Nur Endah Purwaningsih, M.Pd, (II) Dra. Esin Sintawati.   Kata Kunci: Busana Pesta, Draperi Salah satu kebutuhan manusia yang sangat penting adalah kebutuhan berbusana, dimana hal tersebut merupakan salah satu kebutuhan pokok yang harus dipenuhi oleh setiap individu. Kebutuhan berbusana bagi setiap individu mempunyai perjalanan sejarah yang awalnya hanya bertujuan sebagai pelindung dan penutup tubuh, kemudian berkembang menjadi fashion. Fashion memiliki siklus yang berputar, dimana gaya berbusana akan mengalami perubahan dari masa ke masa. Di dalam perubahan tersebut, tidak menutup kemungkinan bahwa gaya berbusana pada era masa lalu akan kembali menjadi trend di waktu yang akan datang. Terkait dengan adanya perputaran trend fashion, busana dengan draperi merupakan salah satu contoh yang kembali menjadi trend saat ini. Busana dengan draperi menjadi pilihan yang banyak diminati oleh pecinta mode, mulai dari busana formal, busana semi formal, maupun busana muslim. Busana pesta dengan draperi ini dilengkapi dengan draperi dan merupakan mode busana dengan garis leher out off shoulder. Draperi terletak pada bagian tengah muka busana yang tersambung langsung pada bagian tengah belakang busana, sehingga draperi tampak menjuntai pada kedua sisi bagian panggul, yaitu sisi kanan dan kiri. Dress form digunakan sebagai alat pembantu untuk membentuk draperi. Bahan yang digunakan untuk pembuatan busana pesta dengan draperi adalah kain shantung strech berwarna biru tosca untuk bagian mini dress dan kain sifon berwarna biru laut untuk bagian draperi dan lengan, serta untuk bagian vuring menggunakan kain vuring kaos dengan jenis kaos spandex. Tujuan dari penulisan laporan ini adalah untuk menjelaskan tentang proses pembuatan busana pesta dengan draperi. Sedangkan manfaat dari penulisan Tugas Akhir ini adalah menambah pengetahuan mengenai pokok bahasan yang ada. Proses pembuatannya meliputi, pembuatan desain, pola, memotong bahan, menjahit, proses pengepasan, dan menghias busana. Hasil yang diperoleh dari pembuatan busana pesta dengan draperi ini adalah busana pesta yang terbuat dari bahan shantung stretch dan sifon terlihat mewah karena sifat dari kedua bahan tersebut berkilau, dengan hiasan manik-manik. Bahan shantung stretch dapat mengikuti bentuk tubuh, sehingga terlihat pressbody, sedangkan bahan sifon yang melangsai dapat menghasilkan susunan kain yang lembut (tidak kaku)

    Pembuatan Busana Pesta Dengan HIasan Lekapan Sengkelit

    No full text
    ABSTRAK   Rahimah, Aisyiah, Mustika. 2011. Hiasan Lekapan Sengkelit PadaPembuatan Busana Pesta. Tugas Akhir, Jurusan Teknologi Industri, Program Studi Diploma Tiga Tata Busana, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Hapsari Kusumawardani, M. Pd. (II) Dra. Anik Dwiastuti, ST. MT   Kata Kunci: Hiasan, Lekapan, Sengkelit, Busana Pesta. Busana merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia yang harus dipenuhi hingga saat ini. Perkembangan busana wanita lebih pesat dibandingkan dengan busana pria. Hal ini terjadi pula pada busana pesta yang modenya senantiasa berubah dan berkembang. Mulai dari model yang sederhana sampai model yang mewah. Hiasan busana adalah unsur-unsur yang ditambahkan pada busana, yang berfungsi untuk memperindah busana tersebut, selain itu juga hiasan merupakan aksen atau titik pusat perhatian pada busana tersebut. Penerapan hiasan berupa lekapan sengkelit menimbulkan kesan unik pada busana tersebut, karena penggunaan sengkelit biasanya untuk rumah kancing suatu busana. Kesan feminin dan glamour  menambah kecantikan dan kesempurnaan bagi pemakainya. Tujuan yang ingin di capai dalam pembuatan Tugas Akhir ini adalah untuk menciptakan suatu kreasi baru pada sengkelit yang dijadikan hiasan pada busana pesta. Manfaat yang diperoleh dalam pembuatan Tugas Akhir ini adalah dapat dijadikan sebagai sumber inspirasi bagi pembaca untuk mendesain busana pesta yang menggunakan hiasan lekapan sengkelit. Proses pembuatan yang dilakukan adalah pattern, cutting, sewing, dan finishing. Biaya yang dikeluarkan adalah Rp. 214.950. Hasil yang diperoleh dari pembuatan busana pesta ini adalah berupa busana pesta dengan hiasan lekapan sengkelit. Aksesoris yang digunakan adalah anting, dan sepatu. Saran yang dapat diberikan adalah pada saat pembuatan hiasan yang berupa sengkelit, seharusnya kampuh tidak perlu digunting atau dikecilkan, karena itu akan membuat sengkelit berisi. Hal ini dilakukan untuk mempermudah pembentukan sengkelit yang menyerupai siput

    Pembuatan Busana Pesta Dengan Hiasan Aplikasi

    No full text
    ABSTRAK   Septasari, Mega. 2011, Pembuatan Busana Pesta Dengan Hiasan Aplikasi. Tugas Akhir, Jurusan Teknologi Industri, Program Diploma Tiga Tata Busana, Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Idah Hadijah, (II) Nurul Hidayati, S.Pd.   Kata Kunci: BusanaPesta, Aplikasi,   Kreatifitas sangat diperlukan untuk seseorang yang berkecimpung di dunia busana. Seiring berjalannya waktu busana berkembang tidak hanya sebagai kebutuhan melindungi tubuh saja, namun sebagai gaya hidup untuk tampil menunjukkan cirri khasnya. Busana pesta merupakan salah satu yang  menjadi dambaan setiap wanita untuk tampil menawan dalam setiap kesempatan. Sehingga penulis tertarik menciptakan busana pesta dengan hiasan aplikasi, agar tercipta busana dengan detail yang anggun. Tujuan yang ingin dicapai dalam pembuatan busana tersebut adalah menjelaskan tentang pembuatan busana pesta dengan hiasan aplikasi. Manfaat yang diperoleh dalam pembuatan busana pesta dengan hiasan aplikasi adalah menambah pengetahuan dan member inspirasi kepada semua pihak, dalam pembuatan busana pesta dengan hiasan aplikasi.

    Pembuatan cocktail dress variasi ruffles pleats

    No full text
    ABSTRAK   Amelia Rahma Devi 2011. Pembuatan Cocktail Dress Variasi Ruffles Pleats.   Tugas Akhir, Jurusan Teknologi Industri, Program Studi Diploma Tiga   Tata Busana, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Nurul Aini, M. Pd., (II) Dra. Endang Prahastuti, M. Pd.   Kata Kunci: Cocktail dress, variasi ruffles pleats. Busana adalah segala sesuatu yang dikenakan oleh seseorang dari ujung rambut sampai ujung kaki, termasuk pelengkap busana, tatarias wajah dan tatarias rambutnya. Dunia busana berkembang berdasarkan kebutuhan masyarakat dalam berbusana. Tren busana pesta  terus mengalami perkembangan, salah satunya adalah cocktail dress. Cocktail dress merupakan gaun pendek (sampai batas lutut atau lebih), biasanya dibuat dari bahan wol ringan, satin, sutera, beludru, atau bahan mewah lain, juga dapat dihias dengan bordir atau hiasan dekoratif lain, dengan potongan yang memamerkan pundak serta lengan atas.   Ruffles pleats dipilih sebagai variasi karena keduanya memiliki keunikan tersendiri. Jika keduanya  digunakan dalam pembuatan  cocktail  dan dress  akan memberikan kesan glamor dan feminim. Jenis  pleats yang digunakan penulis yaitu  sunray pleats  dan  knife pleats.  Dalam pembuatan  cocktail dress  kali ini, penulis membuat karya  cocktail dress  dari bahan kain “dobby kombinasi”, kain organdi dan kain tile.Proses pembuatan yang dilakukan adalah pattern, cutting, sewing, dan finishing. Biaya yang dikeluarkan adalah Rp 348.700,00. Hasil yang diperoleh dari pembuatan busana pesta ini adalah berupa  cocktail dress berbahan  “doby kombinasi” dengan variasi ruffles pleats. Saran yang dapat diberikan adalah pada saat pembuatan cocktail dress ini adalah pada saat pembuatan  ruffles pleats  sebaiknya bahan dipleats telebih dalulu sebelum dipotong  agar tekstur pleats pada pola  ruffles pleats bisa lebih terlihat serta pola ruffles pleats dihasilkan lebih bergelombang

    Pembuatan Kemeja Dengan Hiasan Tusuk Hias

    No full text
    ABSTRAK   Pembuatan kemeja ini mengikuti trend fashion 2011 yang mengexplor keindahan laut. Kemeja ini berwarna off white dengan motif transparan. Pemilihan warna untuk kemeja ini terinspirasi dari angel fish yang berwarna off white. Warna putih merupakan warna netral yang dapat dipadu padankan dengan warna apa saja. Hiasan yang digunakan berupa tusuk hias pada beberapa bagian motif . tusuk hias yang digunakan ada tiga macam yaitu tusuk jelujur, rantai, dan flannel. Alasan memilih tiga macam tusuk hias tersebut karena memiliki bentuk yang sederhana. Warna benang yang digunakan untuk membuat tusuk hias adalah warna biru yang terinspirasi dari air laut. Pada umumnya tusuk hias digunakan sebagai hiasan pada lenan rumah tangga dan busana wanita, masih jarang desainer yang menggunakan tusuk hias sebagai hiasan pada kemeja. Bahan yang digunakan dalam pembuatan kemeja adalah bahan yang bertekstur kasar dan transparan. Langkah kerja dari pembuatan kemeja ini meliputi pembuatan desain, pola, pemotongan bahan, menjahit, menghias kemeja, dan pengepasan. Hasil yang diperoleh dari pembuatan kemeja ini adalah, kemeja yang berkesan mewah. Kemewahan nampak dari warna off white, selain itu hiasan berupa tusuk hias menambah keindahan pada kemeja

    Penerapan Hiasan Pacthwork Pada Rompi Pria Berbahan Denim

    No full text
    ABSTRAK   Marcelina, Novita Ayu. 2011. Penerapan Hiasan Patchwork Pada Rompi Pria Berbahan Denim. Tugas Akhir, Jurusan Teknologi Industri, Program Studi Diploma Tiga Tata Busana, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang, Pembimbing:(I) Dra. Dwi Astuti Sih  Apsari, M.Kes, (II) Dra. Endang Prahastuti, M.Pd   Kata Kunci: Penerapan Hiasan Patchwork, Rompi, Denim   Patchwork adalah keterampilan menggunakan potongan-potongan kain perca yang disusun sesuai pola yang diinginkan dengan cara dijahit tangan atau dijahit menggunakan mesin. Patchwork tidak selalu diterapkan pada lenan rumah tangga saja tetapi juga bisa diterapkan pada rompi pria. Rompi adalahsalah satu model busana tanpa lengan yang terbuat dari kain atau kaos yang biasanya dipakai setelah memakai pakaian utama. Denim adalah kain yang terbuat dari bahan alam, yaitu kapas atau yang lebih popular disebut dengan katun (catoon) yang ditenun secara diagonal dengan benang lungsi berwarna biru dan umumnya memiliki lebar kain 140 cm. Tujuan yang ingin dicapai dalam pembuatan Tugas Akhir ini adalah penulis mencoba untuk membuat rompi pria juga menarik dan unik dengan hiasan patchwork yang dibuat beragam dengan bahan denim.  Manfaat yang diperoleh dalam pembuatan Tugas Akhir ini adalah menambah pengetahuan dan inspirasi bagi pembaca untuk membuat rompi pria berbahan denim dengan patchwork sebagai hiasannya. Proses pembuatan yang dilakukan meliputi cutting, sewing, dan finishing.  Hasil yang diperoleh dari pembuatan busana pria ini adalah  berupa rompi pria tanpa lengan yang dibuat dengan bahan denim dengan hiasan berupa patchwork.  Biaya yang dikeluarkan adalah Rp 261.000.

    pembuatan busana pesta dengan hiasan volant

    No full text
    ABSTRAK   Anggraini, Peny, Dewi. 2011. Pembuatan Busana Pesta Dengan Hiasan Volant. Tugas  Akhir,  Program  Studi  D3  Tata  Busana,  Jurusan  Teknologi  Industri, Fakultas  Teknik,  Universitas  Negeri  malang.  Pembimbing  (i)  Agus  Sunandar, S.Pd., M.Sn, (ii) Dra. Sri Eko Puji Rahayu M.Si   Kata Kunci: Busana Pesta, Hiasan, Volant Busana  pesta  merupakan  busana  yang  dipakai  untuk  menghadiri perayaan  atau  pesta.  Pesta  dapat  bersifat  keagamaan maupun  berkaitan  dengan acara-acara pribadi dan keluarga baik yang bersifat  formal,  semiformal atau non formal  untuk  memperingati  atau  merayakan  suatu  peristiwa  khusus  dalam kehidupan seseorang. Busana  pesta  yang  bersifat  formal  adalah  busana  pesta  yang  memiliki aturan  tertentu  dan  digunakan  untuk  menghadiri  acara  atau  perayaan  formal seperti  pada  acara  serah  terima  jabatan  atau  acara  pelantikan.  Busana  pesta semiformal  merupakan  busana  pesta  yang  digunakan  untuk  menghadiri  suatu acara yang hikmat namun  tetap  santai dan pada acara bertema yang didalamnya terdapat dresscode, atau pada acara pernikahan yang sifatnya hikmat tetapi santai. Busana  pesta  nonformal  merupakan  busana  pesta  yang  tidak  memiliki  aturan tertentu dadat digunakan misalnya pada acara ulang  tahun yang diadakan di  luar ruangan (outdoor). Pada pembuatan Tugas Akhir ini, penulis membuat sebuah karya busana yang berjudul “Pembuatan Busana Pesta dengan Hiasan Volant”. Busana pesta ini  dapat  digunakan  untuk menghadiri  pesta  semi  formal, misalnya  pesta  ulang tahun, pertunangan, atau acara semiformal  lain yang bertema. Pembuatan busana pesta ini menggunakan kain shantung dan kain bercorak yang jenisnya agak kaku dengan  tujuan  agar  busana  terlihat  lebih  tegas  dan   menghasilkan  bentuk  yang unik serta memberi kesan cute pada si pemakai. Tujuan  yang  ingin  dicapai  dalam  pembuatan  Tugas  Akhir  ini  adalah ingin menampilkan  suatu  karya  busana  dengan menggunakan  teknik  pembuatan strapless bertali yang digabungkan dengan hiasan volant yang ditata secara acak dan memanjang pada bagian belakang rok sehingga menyerupai bentuk ekor ikan. Karya  busana  ini  sesuai  dengan  trend  fashion  2011  yang  sebagian  besar mengangkat  tema  tentang  pesona  laut. Adapun manfaat  dari  hasil  Tugas Akhir dengan  judul  Pembuatan  Busana  Pesta  dengan  Hiasan  Volant  ini  adalah meningkatkan  keterampilan  dan  kreatifitas mahasiswa  dalam mendesain  busana sesuai dengan situasi dan kondisi yang dibutuhkan, sebagai sumber  inspirasibagi pembaca dalam pembuatan busana pesta dengan hiasan volant. Proses pembuatan busana pesta dilakukan dengan  cara pembuatan draft busana berukuran “s” menggunakan kain blacu, kemudian dilakukan fitting untuk mendapatkan hasil yang pas badan dengan model, selanjutnya proses pembuatan dengan  bahan  utama  hingga  proses  finishing.  Biaya  yang  dikeluarkan  dalam pembuatan busana pesta ini adalah Rp. 292.000,- Hasil  yang  diperoleh  dari  pembuatan  busana  pesta  ini  adalah  berupa Busana Pesta dengan Hiasan Volant yang memiliki kesan elegan dan cute pada si pemakai karena pada bagian bawah busana terdapat hiasan volantyang ditata acak dan memanjang pada bagian belakang. Pada  pembuatan  busana  pesta  dengan  hiasan  volant  harus  dibuat perencanaan  yang  tepat  tentang  penggunaan  bahan,  cara  peletakan  hiasan  serta teknik  sewing  lainnya  agar  menghasilkan  busana  pesta  sesuai  dengan  yang diinginkan

    Opnaissel Sebagai Hiasan Pada Busana Pri Berbahan Denim

    No full text
    ABSTRAK   Reni Erawati. 2010. Opnaissel Sebagai Hiasan Pada Busana Pria Berbahan Denim. Tugas Akhir, Jurusan Teknologi Industri, Program Studi Diploma Tiga Tata Busana, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Agus Hery Supadmi Irianti, M. Pd, (II) Dra.Dwi Astuti S.A., M. Kes.   Kata Kunci: Opnaissel sebagai hiasan, busana pria, denim. Opnaissel adalah hiasan berupa lipit-lipit kecil yang dibuat secara berkelompok yang disetik bagian luar bahan dengan lebar minimal 0.5 cm atau sesuai dengan keinginan. Opnaissel tidak harus selalu dibuat dengan arah vertikal, karena opnaissel dapat dibuat dengan berbagai arah. Busana pria adalah apapun yang dipakai pria mulai dari ujung kepala sampai ujung kaki. Denim adalah kain yang terbuat dari serat kapas yang ditenun secara diagonal dengan benang lungsin berwarna biru dan umumnya memiliki lebar kain 140 cm. Tujuan yang ingin dicapai dalam pembuatan Tugas Akhir ini adalah penulis mencoba untuk membuat busana pria juga menarik dan unik dengan hiasan opnaissel yang dibuat beragam dengan bahan berupa denim. manfaat yang diperoleh dalam pembuatan Tugas Akhir ini adalah menambah pengetahuan dan inspirasi bagi pembaca untuk membuat busana pria berbahan denim dengan opnaissel sebagai hiasannya. Proses pembuatan yang dilakukan meliputi cutting, sewing, dan finishing.  Hasil yang diperoleh dari pembuatan busana pria ini adalah berupa baju pria tanpa lengan dan celana panjang yang dibuat dengan bahan denim dengan hiasan berupa opnaissel. Biaya yang dikeluarkan adalah Rp 145.000

    Pembuatan Busana Pesta Berbahan Black Denim Dengan Aplikasi Rajutan Berbentuk Bunga Rosette

    No full text
    oai:ojs.karya-ilmiah.um.ac.id:article/9334ABSTRAK     Triwidiya, Laili. 2010. Pembuatan Busana Pesta Berbahan Black Denim dengan Aplikasi Rajutan Berbentuk Bunga Rosette. Tugas Akhir, Jurusan Teknologi Industri, Program Diploma Tiga Tata Busana, Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Sri Eko Puji Rahayu M.Si, (II) Dra. Endang Prahastuti, M.Pd.   Kata Kunci: Busana Pesta, Black Denim, Aplikasi Rajutan, Bunga Rosette.   Busana mempunyai hubungan yang erat dengan manusia. Busana berfungsi untuk memenuhi rasa keindahan, dan menambah rasa percaya diri pada sipemakai. Salah satu  jenisnya adalah busana pesta. Busana pesta merupakan busana yang    digunakan untuk acara pesta baik yang bersifat formal, semi formal, maupun       nonformal Pembuatan Tugas Akhir ini, penulis merancang busana pesta wanita dengan hiasan aplikasi rajutan berbentuk bunga rosette yang dirangkai dengan daun. Bahan yang digunakan adalah denim berwarna hitam. Denim merupakan simbol gaya hidup barat yang diadaptasi secara luas sehingga karyanya dapat menembus seluruh lapisan masyarakat diseluruh penjuru dunia. Agar terkesan lebih indah, penulis memberikan sentuhan aplikasi rajutan berbentuk bunga rosette yang dirangkai  dengan daun dibuat dengan perpaduan warna merah, kuning, ungu, dan hijau. Tujuan yang ingin dicapai dalam pembuatan Tugas Akhir ini adalah ingin menampilkan suatu produk yang menggunakan teknik rajutan dengan bahan        benang katun yang diaplikasikan pada denim berwana hitam. Manfaat dari hasil Tugas Akhir ini dapat dijadikan sumber inspirasi dalam bidang pembuatan busana pesta dengan model gaun A-Line yang terdiri dari satu potongan (one peace) Proses pembuatan yang dilakukan adalah pattern, cutting, sewing, dan          finishing. Biaya yang dikeluarkan adalah Rp. 152.500. Hasil yang diperoleh dari pembuatan busana pesta ini adalah berupa busana pesta wanita dengan hiasan aplikasi rajutan dari bahan denim berwarna hitam yang dikombinasi dengan kain jala berwarna hitam polos sehingga dapat menciptakan kesan feminim, mewah, dan glamour ditambah aksesoris bandana rajutan. Saran yang dapat diberikan adalah pada setiap pengerjaan harus dikerjakan secara urut sesuai dengan prosedur pembuatan busana pesta wanita sehingga       sproduk akan selesai tepat waktu

    PEMBUATAN BUSANA PESTA REMAJA DENGAN HIASAN LAJUR-LAJUR KAIN BERBENTUK GEOMETRI

    No full text
    ABSTRAK   Amelia, Silvia Rizki.2010.Pembuatan Busana Pesta Remaja Dengan Hiasan Lajur-Lajur Kain Berbentuk Geometri. Tugas Akhir, Jurusan Teknologi Industri,Program Studi DIII Tata Busana, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang.Pembimbing: (1) Anik Dwiastuti,S.T.,M.T. (II)Dra. Nurul Aini,M.pd.   Kata kunci:Busana pesta remja,Hiasan lajur-lajur kain,Geometri. Busana adalah salah satu kebutuhan pokok manusia. Busana berfungsi sbagai pelindung harus dapat memberikan ras nyaman, aman, estetika, dan percaya diri pada pemakai. Salah satu jenisnya adalah busana pesta. Busana pesta adalah busana yang dipakai untuk menghadiri suatu acara pesta. Busana yang dikenakan oleh remaja dan orang dewasa berbeda karena remaja adalah  masa transisi sehingga menyukai sesuatu yang sedang digemari, sehingga busana pesta remaja lebih unik tanpa meninggalkan bentuk yang sedang digemari. Dalam pembuatan tugas akhir ini penulis merancang busana dengan hiasan lajur-lajur kain berbentuk geometri. Bentuk geometri yang dikenakan adalah persegi panjang. Hiasan berbentuk geometri sendiri ialah hiasan yang elemen-elemen garisnya terukur, teratur seperti  persegi, segitiga dan lingkaran dan tidak bebas seperti bentuk-bentuk organik (wujud alamiah) yang nilai simetrikalnya sulit ditentukan dan dipolakan. Buasana pesta remaja ini terdiri dari tiga bagian yaitu bustier, rok,dan coat dimana lajur-lajur kain berbentuk gemometrinya disisipkan pada coat. Warna yang digunakan adalah hijau mudah, hijau tua dan kuning. Tujuan yang ingin dicapai dalam pembuatan tugas akhir ini adalah ingin menampilkan produk baru ynag menggunaka hiasan lajur-lajur kain berbentuk geometri pada busana pesta remaja dengan desain yang unik dan lebih variatif. Manfaat dari tugas akhir ini supay dapat menjadi sumber inspirasi dalam bidang pembuatan busana pesta dengan hiasan lajur-lajur kai berbentuk geometri. Proses pembuatan yang dilakukan adalah pattern, cutting, sewing dan finishing. Biaya yang dikeluarkan adalah Rp.387.125. Hasil yang diperoleh dari pembuatan busana pesta ini adalah busana pesta remaja ynag terdiri dari bustier, rok dan coat dengan hiasan lajur-lajur kain berbentuk geometri. Saran yang dapat diberiakn adalah sebaiknya pemilihan bahan terdiri dari satu jenis bahan dengan beberapa variasi arna agar terkesan mewah

    0

    full texts

    153

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Tugas Akhir Jurusan Tata Busana - Fakultas Teknik UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇