247 research outputs found
Sort by
SAINTIFIK-VISINGATAN UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN MATERI GELOMBANG PADA SISWA KELAS XI TKR 1 SEMESTER 1 SMK NEGERI 3 SEMARANG TAHUN PELAJARAN 2014/2015
Rumusan masalah penelitian ini bagaimana proses mengaplikasikan pendekatan pembelajaran saintifik berbatuan media VISINGATAN untuk meningkatkan pengetahuan gelombang pada siswa kelas XI TKR 1 Semester 1 SMK Negeri 3 Semarang tahun pelajaran 2014/2015?. Desain penelitian menggunakan 2 siklus yang terdiri dari perencanaa, tindakan, observasi, dan refleksi.Terjadi peningkatan rata-rata nilai sikap 76,21, nilai keterampilan 76,67, nilai pengetahuan 76,52 pada siklus pertama menjadi rata-rata nilai sikap 80,31, nilai keterampilan 81,52, nilai pengetahuan 80,30 pada siklus kedua
ANALISIS KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR MAHASISWA CALON GURU KIMIA (STUDI PADA PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN MAHASISWA TADRIS KIMIA)
Pembekalan praktis kependidikan bagi mahasiswa calon guru di LPTK mutlak diperlukan untuk meningkatkan kompetensi calon guru ke- tika terjun di dunia pendidikan. Pembekalan ini dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan, diantaranya melalui praktik pengajaran secara mikro (microteaching) maupun melalui praktik mengajar secara riil di sekolah (Praktik Pengalaman Lapangan). Penelitian ini bertujuan untuk menge- tahui tingkat penguasaan keterampilan dasar mengajar calon guru Tadris Kimia Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo pada kegiatan Praktik Pengala- man Lapangan (PPL).Penelitian dilaksanakan di Program Studi Tadris Kimia Fakultas Tar- biyah IAIN Walisongo Semarang dengan melibatkan mahasiswa Tadris Kimia yang mengambil mata kuliah Praktik Pengalaman Lapangan. Data diperoleh dengan metode observasi pada kegiatan pembelajaran di kelas oleh mahasiswa calon guru Kimia. Delapan keterampilan dasar mengajar mahasiswa diamati dan dianalisis pada pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan meliputi (1) Keterampilan bertanya, (2) Keterampilan mem- beri penguatan, (3) Keterampilan mengadakan variasi, (4) Keterampilan menjelaskan, (5) Keterampilan membuka dan menutup pelajaran, (6) Ket- erampilan membimbing diskusi kelompok kecil, (7) Keterampilan menge- lola kelas, (8) Keterampilan mengajar kelompok kecil dan perorangan.Delapan keterampilan dasar mengajar Mahasiswa Tadris Kimia pada pelaksanaan PPL secara keseluruhan adalah baik dangan persentase pe- nilaian mencapai 69,59%. Keterampilan dasar mengajar mahasiswa Tad- ris Kimia yang paling menonjol adalah ketrampilan memberi penguatan (74,14%), sedangkan ketrampilan yang paling rendah adalah keterampilan mengadakan variasi (64,86%)
DIMENSI RASA INGIN TAHU SISWA MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN ALAT PERGA PENJERNIHAN AIR
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dimensi Rasa Ingin Tahu siswa melalui pendekatan saintifik berbantuan alat peraga penjernihan air. Rasa ingin tahu merupakan salah satu dimensi dari sikap ilmiah yang terbagi menjadi beberapa indikator, diantaranya yaitu: antusias mencari jawaban, perhatian pada obyek yang diamati, antusias pada proyek sains dan menanyakan setiap langkah kegiatan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian mixed method yang menggunakan metode pengumpulan data secara kualitatif dan kuantitatif. Instrumen dalam penelitian ini yaitu tes, lembar observasi dan lembar angket. Kesimpulan yang diperoleh yaitu pembelajaran IPA melalui pendekatan saintifik berbantuan alat peraga penjernihan air dapat diketahui sikap ilmiah pada dimensi rasa ingin tahu siswa meningkat
MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA BAGI SISWA KELAS X6 SMAN 1 KARANGRAYUNG SEMESTER 1 TAHUN PELAJARAN 2015/2016
Masalah dalam PTK ini hasil belajar fisika masih rendah. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah melalui model discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar fisika. Penelitian dilaksanakan di SMAN 1 Karangrayung bagi siswa kelas X6 Semester 1 tahun pelajaran 2015/2016. Pengumpulan data menggunakan tes dan dokumentasi pengamatan dengan desain 2 siklus. Hasil penelitian 1) Hasil belajar aspek pengetahuan sebelum tindakan 56%, siklus 1 68% dan siklus 2 88% 2) Hasil belajar aspek keterampilan sebelum tindakan 73%, siklus 1 80% dan siklus 2 100% 3) Hasil belajar aspek sikap jumlah kategori Amat Baik dan Baik sebelum tindakan 68%, siklus 1 94% dan siklus 2 100%
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TTW DENGAN TSTS TERHADAP HASIL BELAJAR MATERI TEORI KINETIK GAS
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa efektifkah penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe TTW (Think Talk Write) dengan TSTS (Two Stay Two Stray) terhadap hasil belajar siswa materi teori kinetik gas. Penelitian ini dilakukan di SMA Futujiyyah Mranggen Demak, merupakan penelitian eksperimen dengan posttest only control group design. Populasi pada penelitian ini seluruh siswa jurusan IPA kelas XI SMA Futuhiyyah Mranggen Demak tahun pelajaran 2014/2015. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling dengan mengambil dua kelas secara acak dari populasi sebagai kelas kontrol dan kelas eksperimen. Pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dan metode tes. Analisis uji gain memberikan hasil peningkatan 0.170 untuk siswa yang diajar menggunakan kooperatif tipe Think Talk Write dengan Two Stay Two Stray dan -0,206 untuk siswa yang diajar menggunakan konvensional. Kesimpulannya adalah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write dengan Two Stay Two Stray efektif meningkatkan hasil belajar siswa materi teori kinetik gas
Kemampuan Mahasiswa Pendidikan Kimia dalam Menganalisis Ayat-ayat Kauniyah yang berasal dari Al-Quran dan As-Sunnah sebagai Petunjuk Pengembangan Kimia Berbasis Wahyu
Kemampuan mahasiswa Pendidikan Kimia dalam menganalisis Ayat-ayat Kauniyah yang berasal dari Al-Quran dan As-Sunnah sebagai petunjuk pengembangan riset kimia berbasis wahyu telah dilakukan. Al-Quran dan As-Sunnah merupakan sumber hukum agama dan sains bagi Muslim sehingga dikatakan bahwa dalam Islam tidak terjadi dikotomi antara agama dan sains, justru integrasi agama dan sains. Ayat-ayat Kauniyah dalam Al-Quran dan As-Sunnah dapat dijadikan sumber gagasan sebagai petunjuk pengembangan riset kimia berbasis wahyu. Pada mata kuliah Keterpaduan IPTEK dan Islam di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Walisongo, mahasiswa dilatih menggali gagasan riset kimia dari ayat-ayat Kauniyah dalam Al-Quran dan As-Sunnah menjadi satu makalah ilmiah. Kemampuan mahasiswa Pendidikan kimia secara keseluruhan dalam menganalisis Ayat-ayat Kauniyah ini cukup baik yang dapat diketahui dari menganalisis makalah yang telah disusun secara mandiri, lembar refleksi, dan wawancara
Korelasi Hasil Belajar Fisika Dasar dan Tafsir Terhadap Kemamapuan Integrasi Bagi Mahasiswa Jurusan Pendidikan Fisika UIN Walisongo Semester VII Tahun
Fisika adalah cabang ilmu pengetahuan alam (sains) yang mempelajari tentang fenomena alam secara ilmiah. Fenomena alam yang ada dan terjadi di bumi dan di langit adalah kajian sains dan sekaligus objek tafakkur kepada Allah. Pemahaman pengetahuan agama Islam (Al-Qur’an dan as sunnah) menjadi dasar untuk mempelajari fisika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan hasil belajar mata kuliah fisika dasar dan pengetahuan agama Islam (Tafsir) terhadap kemampuan mengintegrasikan bagi mahasiswa Jurusan Pendidikan Fisika FITK UIN Walisongo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan kemampuan mengintegrasikan pengetahuan agama Islam dengan konsep dasar fisika masih rendah ditunjukkan dengan nilai ryx1x2 = 0.124 dan rx2x1=.0,137. Kondisi ini dikarena kurikulum yang ada di Jurusan Pendidikan Fisika belum menunjukkan integrasi yang jelas, yaitu muatan kurikulum yang ada belum terintegrasi walaupun sudah ada pengembangan paradigm kestuan ilmu. Integrasi nilai-nilai Islam dapat ditanamkan kepada mahasiswa melalui ranah materi, metode pembelajaran, sikap pendidik, dan lingkungan
SOSIO EMOSIONAL DALAM MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR KIMIA DITINJAU DARI KOGNITIF SISWA MADRASAH ALIYAH
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan prestasi bela- jar kimia dengan kondisi sosio emosional yang mencipkatan suatu kondisi yang belajar yang baik,efektif serta efisien: (1) antara siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran eksplorasi, elaborasi, konfirmasi (EEK), (2) terhadap pengaruh interaksi model pembelajaran dengan gaya kognitif, (3) antara siswa yang mengikuti model pembela- jaran berbasis masalah dan pembelajaran EEK pada siswa yang memiliki gaya kognitif field independent, dan (4) antara siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis masalah dan EEK pada siswa yang memiliki gaya kognitif field dependent. Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen dengan rancangan faktorial 2x2 posttest only control group design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X Madrasah Aliyah Walisongo Jepara tahun pela- jaran 2013/2014. Pengambilan kelas penelitian berdasarkan teknik intake kelas. Data yang diperoleh dianalisis dengan statistik deskriptif dan Anova dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan (1) perbedaan signifikan terhadap variable prestasi belajar kimia dan kondisi sosio emosional siswa se- cara bersama-sama (F=2,944; p<0,05). Artinya, prestasi belajar kimia dan kondisi sosio emosional siswa bersama-sama menunjukkan perbedaan signifikan antara model pembelajaran; (2) interaksi antara model pembela- jaran dan gaya kognitif secara bersama terhadap prestasi belajar kimia dan kondisi sosio emosional siswa (F=47,456; p<0,05); (3) perbedaan signifikan variabel model pembelajaran terhadap prestasi belajar kimia dan kondisi sosio emosional siswa untuk siswa yang bergaya kognitif field independent (F=34,337; p<0,05); (4) perbedaan signifikan variabel model pembelajaran terhadap prestasi belajar kimia dan kondisi sosio emosional siswa untuk siswa yang memiliki gaya kognitif field dependent (F=17,912; p<0,05)
PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN ROLE PLAYING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN PADA SISWA KELAS VI SLB C1 DHARMA MULIA SEMARANG
Hasil pengamatan sementara yang dilakukan di SLB C1, khususnya pada anak kelas VI SLB C1 Dharma Mulia Semarang, secara umum siswa memiliki kemampuan berhitung penjumlahan dan pengurangan rendah. Kondisi tersebut menggambarkan rendahnya perkembangan rendahnya perkembangan kognitif siswa SLB C1 Dharma Mulia Semarang.Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model pembelajaran role playing pada mata pelajaran Matematika yaitu berhitung penjumlahan dan pengurangan.Kondisi Awal diperoleh ketuntasan klasikal 3/4 x 100% = 75% hanya mencapai 25% yang dapat mencapai ketuntasan atau sebesar 75% belum tuntas. Siklus I diperoleh ketuntasan klasikal yang mampu dicapai siswa 2/4 x 100% = 50%, yaitu sebanyak 50% siswa mencapai ketuntasan, masih menunjukkan nilai lebih rendah dari ketetapan ketuntasan klasikal, yaitu 100%. Siklus II diperoleh ketuntasan klasikal 100% siswa kelas VI SLB C/C1 Dharma Mulia Semarang dapat mencapai ketuntasan. Sehingga penggunaan metode pembelajaran role playing dengan yang tepat dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SLB C1/C1 Dharma Mulia Semarang pada mata pelajaran Matematika
PEMANFAATAN SOFTWARE MATLAB DALAM PEMBELAJARAN METODE NUMERIK POKOK BAHASAN SISTEM PERSAMAAN LINEAR SIMULTAN
Persoalan yang melibatkan model matematika banyak muncul dalam berbagai disiplin ilmu pengetahuan, seperti dalam bidang sika, kimia, ekonomi, atau pada persoalan rekayasa. Seringkali model matematika tersebut muncul dalam bentuk yang rumit yang terkadang tidak dapat di- selesaikan dengan rumus-rumus aljabar yang sudah baku. Permasalahan ini dapat diselesaikan dengan Mengguna- kan metode Numerik.Dalam pembelajaran metode Numerik khususnya pada pokok bahasan Sistem Persamaan Linear Simultan diperlukan perhitungan iterasi dengan menggunakan Komputer. Software yang digunakan untuk perhitungan Numerik salah satunya adalah MATLAB. Dengan peman- faatan software ini ternyata sangat membantu pemebelaja- ran metode numeri