Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA

Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA
Not a member yet
    247 research outputs found

    PENGGUNAAN SOFTWARE MATRIX LABORATORY (MATLAB) DALAM PEMBELAJARAN ALJABAR LINIER

    Get PDF
    Perkembangan dan kehadiran teknologi komputer telah memberikan kemudahan berbagai pihak untuk meng- gunakannya dalam bidang kehidupan,  termasuk pendi- dikan, sebagai sarana penunjang pendidikan. Komputer semakin memberikan manfaat yang besar di dunia pen- didikan, khususnya dalam proses pembelajaran. Terdapat ratusan bahkan ribuan program aplikasi komputer atau perangkat lunak yang dapat dimanfaatkan untuk pembe- lajaran matematika, khususnya Aljabar Linier. Salah satu perangkat lunak bantu yang dapat digunakan dalam pem- belajaran Aljabar linier yaitu Matrix Laboratory (MATLAB). Program ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kecepatan, dan keakuratan dalam berbagai  perhitungan dalam pembelajaran aljabar linier sehingga waktu yang di- perlukan untuk mengerjakan lebih esien dan hasil yang diperoleh lebih akurat dibandingkan dengan perhitungan yang dilakukan secara manual, selain itu juga dapat mem- visualisasikan grak dalam bentuk 2 dimensi maupun 3 dimensi, misalnya dalam penyelesaian Sistem Persamaan Linier sehingga diharapkan dapat meningkatkan pemaha- man terhadap materi yang diberikan

    ANALISIS LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BIOLOGI KARYA MGMP SMP DI KOTA SEMARANG YANG DIGUNAKAN SISWA KELAS VII SEMESTER GASAL 2010 /2011

    Get PDF
    Pengalaman belajar dapat diperoleh siswa melalui se- rangkaian kegiatan dengan mengeksplorasi lingkungan melalui interaktif aktif dengan teman, lingkungan, dan nara sumber lain. Salah satu penunjang sarana pembelajaran yang dapat dipergunakan untuk mengeksplorasi lingkun- gan sekitar adalah dengan Lembar Kerja Siswa (LKS). Pen- ingkatan aktivitas siswa sulit inyterjadi dengan sendirinya oleh karena itu peran guru sangat diperlukan untuk dapat menciptakan situasi belajar yang penuh dengan aktivitas siswa salah satunya menggunakan LKSFrekuensi peng- gunaan LKS yang cukup tinggi dalam setiap pembelajaran harus diimbangi dengan kualitas LKS yang tinggi juga. Umumnya siswa SMP di Kota Semarang. Adapun peneli- tian ini menggunakanmetode observasi dengan mengum- pulkan data untuk me untuk mendapatkan harga Deskrip- tif Prosentasendapatkan harga Deskriptif Prosentase (DP) pada kesesuaian isi LKS dengan KTSP dan jenjang soal mendapatkan indeks pengaktifan (IP)pada petunjul keg- iatan, gambar, atau diagram dan soal-soal latihan. Analisis data menunjukkan LKS 65%, berarti kategori sedang, indeks pengaktifan siswa pada petunjuk kegiatan sebesar 0,03 yang tergolong rendah, karena berada pada rentang 0,40 – 1,50. IP pada gambar atau diagram 1,37 yang ter- golong sedang, karena berada pada rentang 0,40 – 1,50. In- deks Pengaktifan pada soal-soal latihan 1,23 yang tergolong sedang, karena berada pada rentang 0,40 – 1,50. Soal ranah kognitif tidak proporsional, karena C1 lebih dominan yaitu 40,8%  Soal ranah psikomotorik P2 0,43% dan P3 1,3% , se- dang jenjang yang lain tidak ditemukan. Soal ranah afektif tidak ditemukan hal ini dikarenakan sulitnya mengaplika- sikan muatan afektif ke dalam bentuk soal. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi informasi konkrit.Bagi siswa dan guru agar lebih memperhatikan LKS yang digunakan. Demikian pulabagi pihak pengarang agar lebih memper- hatikan aspek-aspek yang mendukung kualitas LKS seper- ti kesesuaian isi LKS dengan kurikulum, tingkat pengakti- fan siswa dan jenjang soal-soal latihan baik kognitif, afektif maupun psikomotorik

    PENERAPAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL PADA KALKULUS 2 BAHASAN VOLUM BENDA PUTAR

    Get PDF
    Salah satu bahasan pada mata kuliah Kalkulus 2 adalah aplikasi integral tentu, yang di dalamnya terdapat materi menentukan volum benda putar. Materi ini cukup sulit mengingat mahasiswa harus dapat memvisualisasikan daerah yang berupa bidang datar ke dalam ruang dimensi tiga. Selain itu, ada beberapa metode yang digunakan un- tuk menentukan volum benda sesuai dengan bentuk ban- gun ruang yang dihasilkan. Dengan menerapkan pembela- jaran kontekstual diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam memvisualisasikan dan menentukan metode yang sesuai untuk mencari volum benda putar tersebut

    MENINGKATKAN MINAT IPA MELALUI IMPLEMENTASI INTEGRASI-INTERKONEKSI KEISLAMAN DI LINGKUNGAN PONDOK PESANTREN AL-ANWARIYAH TEGAL GUBUG KABUPATEN CIREBON

    Get PDF
    Dunia pendidikan saat ini sedang berusaha meningkatkan kualitasnya dari berbagai sisi, hal ini karena abad ke 21 yang dikenal sebagai abad pengetahuan. Harapan mendapatkan hasil belajar siswa terus menerus menjadi hal yang perlu diwujudkan. Berbagai cara terus diupayakan agar hasil belajar siswa mencapai hasil yang optimal. Salah satunya yaitu dengan meningkatkan minat siswa terhadap materi pelajaran. Minat siswa terhadap materi pembelajaran sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pendidikan, karna siswa yang berminat pada materi pelajaran akan memiliki keinginan kuat untuk menguasai materi pelajaran tersebut. Kita mengetahui bahwa disekolah-sekolah yang berbasis pesantren pada umumnya sangat ditekankan pemahaman dalam bidang keagamaan, segala sesuatu akan dikaitkan dengan pengetahuan agama, termasuk disaat mereka mempelajari mata pelajaran sains atau IPA. Karna itu upaya untuk mengintegrasikan sains atau IPA dengan pengetahuan agama menjadi salah satu cara untuk meningkatkan minat belajar para siswa di lingkungan pesantren. Salah satu upaya itu adalah dengan implementasi integrasi interkoneksi keislaman. Setelah dilakukan penelitian, maka hasilnya dapat disimpulkan yaitu, minat siswa terhadap konsep IPAtermasukdalamkategoribaik, hasil observasi dari 9 komponen yang diobservasi terdapat 4 komponen mendapat nilai 100%, berarti semua siswa melakukan hal tersebut yaitu mendengarkan materi yang disampaikan guru, datang tepat waktu, membuat catatan, dan mencatat apa yang dituliskan guru, sedangkan hasil belajar siswa tidak memuaskan, sebanyak 63% siswa masih mendapat nilai dibawah nilai KKM

    ORIENTASI LIFE SKIL DALAM KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN DENGAN PENDEKATAN SETS (Science Environment Technology & Society) PADA JENJANG PENDIDIKAN DASAR & MENENGAH

    Get PDF
    Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah se- buah kurikulum operasional pendidikan yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan di Indonesia. KTSP secara yuridis diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Per- aturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. KTSP merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari SI, namun pengembangannya dis- erahkan kepada sekolah agar sesuai dengan kebutuhan sekolah itu sendiri. Basis dari kurikulum ini adalah kompetensi yang ha- rus dikuasai oleh siswa. Kompetensi merupakan pengetahuan, ketrampilan dan nilai-nilai yang direfleksikan dalam kebiasaan berfikir dan bertindak

    ANALISIS BAHAN PENGAWET BENZOAT PADA SAOS TOMAT YANG BEREDAR DI WILAYAH KOTA SURABAYA

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian tentang penentuan bahan pengawet benzoat pada saos tomat yang beredar di wilayah Kota Surabaya. Analisis dilakukan secara titrasi asam-basa yang sebelumnya, benzoat diekstraksi dengan pelarut di- etileter. Secara kualitatif ditemukan bahwa, semua saos tomat baik yang bermerek maupun tidak mengandung ba- han pengawet benzoat. Secara kuantitatif, kadar benzoat dalam saos tomat berkisar antara 600,12 dan 1271,86 mg/ kg. Saos tomat yang bermerek mengandung benzoat lebih rendah dari batas maksimum kadar benzoat yang diper- bolehkan sesuai Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 722/ MENKES/Per/IX/1988 (1000 mg/kg). Sementara itu, seki- tar 33% saos tomat yang tidak bermerek mengandung ben- zoat melebihi batas maksimum yang diperbolehkan

    PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN SAINS MODEL STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) BERBANTUAN CD INTERAKTIF PADA TOPIK MATTER AND ITS STATE KELAS VII SISWA RSBI

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaran sains dengan model kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) berbantuan CD interaktif pada materi Matter and Its State kelas VII yang valid dan efektif. Valid jika memenuhi validitas isi yang ditentukan oleh para ahli. Efektif jika  memenuhi tiga indikator keefektifan :  (1) lebih dari 50% siswa memberi respon minat positif terhadap perangkat pembelajaran, (2) 75% siswa tuntas belajar secara klasikal (3) keaktifan siswa selama proses pembelajaran menunjukkan peningkatan skor. Populasi uji coba  dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Ungaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan modifikasi model 4-D dengan tahap define, design, dan develop, (desseminate ditiadakan). Perangkat pembelajaran yang dikembangkan meliputi lesson plan, worksheet, CD interaktif dan tes prestasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rancangan perangkat pembelajaran seperti disebutkan di atas sudah dilakukan revisi secara bertahap sesuai penilaian dari para ahli dan teman sejawat, hasilnya adalah penilaian lesson plan berkriteria sangat baik (rata-rata 89,3 dari skor teringgi 100), penilaian worksheet berkriteria sangat baik (rata-rata 3,57 dari skor maksimum 4,00), dan penilaian CD interaktif berkriteria sangat baik (rata-rata 3,81 dari skor maksimum 4,00). Jadi perangkat tersebut valid untuk diimplementasikan. Hasil uji coba lapangan menunjukkan ketuntasan pembelajaran mencapai 91,7%, keaktifan mengalami peningkatan mencapai rata-rata 3,57 dalam kategori cukup aktif, dan 91,66% siswa menunjukkan respon minat positif terhadap pembelajaran. Hal tersebut menunjukkan perangkat pembelajaran mencapai  valid dan efektif

    SISTEM PRIOTEKSI RADIASI : Analisis Terhadap Bidang Radiologi Rumah Sakit

    Get PDF
    Fisika kesehatan berkembang sangat pesat, hal tersebut merupakan tuntutan yang harus terpenuhi seiring dengan perkembangan kedokteran dan penyakit yang multi kompleks. Fisika menawarkan berbagai konsep   untuk memudahkan, membantu dan menjawab permaslahan dalam bidang kedok- teran. Jawaban tersebut adalah munculnya berbagai alat seperti CT-Scan, general x-ray, dan lain-lain. Alat- alat tersebut disebut sebagai alat-lat radiologi yang berfungsi untuk perawatan (tera- pi), diagnosa dan pembunuhan penyakit tanpa melakukan oper- asi.   Tetapi disamping kemudahan-kemudahan yang diberikan ternyata alat-alat tersebut  juga memberikan efek negative bagi tubuh yang terkena paparan radiasi.General x-ray atu sering disebut sinar-x merupakan alat yang dimiliki banyak rumah sakit, kebanyakan untuk mendiag- nosa suatu penyakit.  Untuk meminimalisir efek negative yang ditimbulkan maka perlu adanya system proteksi yang baik, se- hingga aman bagi pengguna,operator, dokter, pasien dan ma- syarakat pada umumnya

    PERHITUNGAN PREMI ASURANSI JIWA DWIGUNA PASUTRI SEBAGAI PENERAPAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA EKONOMI

    Get PDF
    In learning mathematical economics, the calculation of life insurance premiums is a matter concerning the application of a combination of compound interest, probability, differential and integral.  Life insurance with multilife concept is the one of ap- plied in actuarial mathematics.  A functions, in the actuarial cal- culation, related to death sequence in multilife concept is called as contingent function.   Usage that function in calculation of insurance premium will assist the insurer in giving the benet precisely.Contingent probabilities are resulted by multiplication be- tween the force of mortality of life in the last sequence of death which have been determined and probabilities of life all family member in multilife status. Insurance formulation is obtained by mutiplying this probabilities with vt discount factor and they are integrated by using the assumption of a uniform distribution of death throughout the year of age

    HISTOPATOLOGI Achlya heterosexualis PADA JARINGAN TUBUH IKAN LELE (Clarias batrachus L.)

    No full text
    Achlya merupakan salah satu fungi golongan Sapro- legniaceae yang dapat menyebabkan penyakit saproleg- niasis pada ikan air tawar. Saprolegniasis  mudah dikenali dari munculnya massa hifa seperti kapas, berwarna putih hingga abu-abu/kecoklatan pada bagian tubuh ikan yang terinfeksi. Achlya heterosexualis merupakan jenis Achlya patogen yang di dapat dari lesi ikan terinfeksi saprolegnia- sis pada budidaya ikan di Purbalingga, Jawa Tengah. Lele (Clarias batrachus L.) merupakan ikan budidaya utama di Indonesia yang umum terserang saprolegniasis dari fase telur hingga dewasanya. Gambaran histologis pada ikan dewasa yang terinfeksi saprolegniasis dapat menjadi uku- ran untuk mengetahui  tingkat serangan dan  kemampuan infeksi dari jamur penyebab saprolegniasis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan infeksi dari Ach- lya heterosexualis terhadap ikan lele dilihat dari pertum- buhan hifa jamur pada jaringan terinfeksi dan kerusakan jaringan yang diakibatkan oleh infeksi tersebut. Inokulasi jamur pada ikan dilakukan dengan memasukkan zoospora jamur ke dalam media hidup ikan. Sebelum inokulasi, ikan telah dikurangi lapisan mukus-nya dengan metode Ami- Momi dari Hatai dan Hoshiai (1994). Preparasi jaringan ter- infeksi dilakukan dengan metode parafin dan pewarnaan Alum Hematoxylin-Eosin oleh Mallory. Hasil pengamatan menunjukkan hifa dari zoospora Achlya heterosexualis yang diinokulasikan pada ikan lele dapat menginfeksi jaringan integumen dan derivatnya.   Hifa dapat tumbuh dan me- lekat kuat pada bagian sirip ikan. Hifa juga tumbuh jauh ke dalam jaringan integumen hingga mencapai lapisan stratum spongiosum. Kerusakan jaringan integumen yang diakibatkan oleh infeksi tersebut berupa hilangnya lapisan epidermis dan rusaknya lapisan dermis karena pertumbu- han hifa

    228

    full texts

    247

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇