PUSTAKALOKA: Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan
Not a member yet
229 research outputs found
Sort by
Studi Bibliometrik dan Sebaran Topik Penelitian pada Jurnal Hayati Terbitan 2012-2016
ABSTRAKJurnal ilmiah merupakan sumber informasi primer yang sangat penting karena di dalamnya memuat hasil penelitian para ahli di bidangnya, kemudian dari hasil penelitian tersebut dituangkan ke dalam tulisan ilmiah dalam bentuk artikel ilmiah. Jurnal Hayati (HAYATI Journal of Bioscience) sebagai salah satu jurnal ilmiah Indonesia yang yang memiliki reputasi sangat baik dikaji pada tulisan yang berjudul Studi Bibliometrik dan Sebaran Topik Penelitian pada Jurnal Hayati terbitan 2012-2016. Tujuan kajian tersebut adalah untuk mengidentifikasi sebaran bidang ilmu/topik penelitian, produktifitas kepengarangan, derajat kolaborasi kepengarangan, informasi referensi yang digunakan, serta keusangan (obsolescence) informasi yang dijadikan referensi oleh penulis. Data kajian di ambil dari seluruh artikel Jurnal Hayati selama lima tahun terakhir yaitu terbitan tahun 2012-2016. Data yang diperoleh diolah dengan bantuan aplikasi Microsoft Excel serta tabel pivot yang ada pada MS Excel. Hasil olahan tersebut akan ditampilkan dalam bentuk tabel dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Sebaran cabang ilmu yang menjadi bahasan dalam penelitian mengenai keaneka ragaman hayati, biosystematics, ekologi, fisiologi, genetika, bioteknologi dan semua betuk kehidupan dipetakan. Produktifitas pengarang dicari dan dibandingkan dengan dalil Lotka. Derajat kolaborasi pengarang dipetakan serta indeks kolaborasi pengarang dicari. Hasil kajian ini menggambarkan peta penelitian di bidang ilmu hayati dan diharapkan menjadi masukan bagi peneliti dan pengambil keputusan untuk menetapkan bidang-bidang apa saja yang perlu menjadi prioritas penelitian di bidang ilmu hayati.ABSTRACTScientific journals are a primary source of information that is very important, especially for the university community, because that journal contains the results of research from experts in their fields, then from the results of the research is written into scientific writing in the form of scientific articles. Jurnal Hayati (HAYATI Journal of Bioscience) is one of the Indonesia's scientific journals that have well reputation the field of Biology. The Bibliometric Study on that journal, of which 153 articles from 2012-2016 publications were studied, have been conducted. The purpose of the study was to identify the distribution of science/ research topics, productivity of authorship, degree of author collaboration, reference information used, and obsolescence of reference sited by the authors. The data was taken from all articles of Jurnal HAYATI for the last five years which is published in 2012-2016. The data obtained is processed by Microsoft Excel software and pivot table of the MS Excel. The processed products will be displayed in table form and analyzed using descriptive analysis. Distribution of research topics on biodiversity, biosystematics, ecology, physiology, genetics, biotechnology and all life mapped. The productivity of the author is sought and compared with Lotka's proposition. The degree of author collaboration is mapped and the collaborative index of the author is sought. The results of this study illustrate the research map in the field of biological sciences and is expected to be input for researchers and decision makers to determine what areas will be the research priorities in the field of life sciences
Upaya Pustakawan dalam Peningkatan Kualitas Jurnal dan Mendukung Gerakan Open Access Journal di Indonesia
ABSTRAKTujuan makalah ini untuk: (1) memberikan informasi hasil preview kebijakan OAJ, khususnya jurnal bidang ilmu perpustakaan dan informasi yang terbit secara online; dan (2) mengetahui berbagai upaya yang dapat dilakukan pustakawan dalam peningkatan kualitas jurnal dan mendukung gerakan OAJ di Indonesia. Metode kajian menggunakan studi literatur dan penelusuran jurnal di Portal Garuda ”“ IPI. Data kajian dijabarkan secara deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa: (1) jurnal bidang ilmu perpustakaan dan informasi yang terbit secara online di Indonesia sebagian besar belum menginformasikan pernyataan kebijakan OAJ secara jelas dan lengkap di situs jurnal; dan (2) diperlukan peran aktif pustakawan dalam upaya peningkatan kualitas jurnal dan mendukung gerakan OAJ di Indonesia, khususnya jurnal bidang ilmu perpustakaan dan informasi.ABSTRACTThe purpose of this paper is: (1) to provide information about OAJ policy preview results, especially the journal of library and information science in Indonesia which is published online and (2) to know the various ways from librarians in improving journal quality and support OAJ movement in Indonesia. The study methods use literature study and journal tracking at Portal Garuda - IPI. The data assessment were reported descriptively. The results of the study show that (1) the journal of library and information science published online in Indonesia has not informed the OAJ policy statement on the journal website; and (2) need the active role of librarians in efforts to improve the quality of journals and support OAJ in Indonesia, especially in the field of library and information science
Library Benchmarking
The term benchmarking has been encountered in the implementation of total quality (TQM) or in Indonesian termed holistic quality management because benchmarking is a tool to look for ideas or learn from the library. Benchmarking is a processof measuring and comparing for continuous business process of systematic and continuous measurement, the process of measuring and comparing for continuous business process of an organization to get information that can help these organization improve their performance efforts
Keterampilan Komunikasi Efektif Pustakawan Referensi dalam Melayani Pemustaka di Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Librarians in their profession in the library must have adequate knowledge in all fields. As we know that the task of librarians, reference librarians especially severe because it requires special skills because the information presented comes from a special collection. Therefore, a reference librarian should have the skills, one of which effective communication associated with their professionalism in carrying out its duties are to serve, assist, guide, and became a consultant for user information as well as the high demands of science should be mastered. This is what lies behind the author's research on effective communication skills in serving the reference librarian at the Library of UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. This study aims to determine the general effective communication skills, how to build effective communication and the factors that hinder effective communication skills in serving the reference librarian at the library of UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. The method used in this research is descriptive method with qualitative research approaches. The research results indicate that communication reference librarian in serving users are already skilled and effective. As for how to build effective communication is done by reference librarian in serving users is how to understand and fulfill the aspects of effective communication as a full relief, tolerance, respect / respect, empathy, caring, polite, caring, can be heard, clearly, trust, caring and humble attitude. The factors that hinder effective communication skills in serving the reference librarian at the library UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta that psychological factors, systematic, and ecological
Persepsi Pemustaka Terhadap Kualitas Layanan di Perpustakaan IAIN Ponorogo
Kualitas layanan merupakan komponen yang sangat penting dalam pemasaran produk jasa. Kualitas layanan yang baik akan memberikan suatu dorongan kepada pemustaka untuk menjalin ikatan yang kuat dengan perpustakaan. Dengan ikatan yang kuat, maka perpustakaan dapat menjaga loyalitas pemustaka untuk selalu mengunjungi perpustakaan. Dalam memberikan pelayanan kepada pemustaka, sebuah pelayanan yang bagus dan berkualitas menjadi suatu keharusan. Karena tujuannya adalah untuk menarik minat pengunjung untuk berkunjung diperpustakaan serta memasyarakatkan kebiasaan membaca agar tercipta bangsa yang cerdas.Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pemustaka terhadap kualitas layanan yang di tawarkan Perpustakaan IAIN Ponorogo dari sisi: 1) bukti fisik, 2) keandalan, 3) daya tanggap, 4) jaminan, dan 5) empatiMetode penelitian yang dipakai adalah kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisisnya menggunakan metode Miles dan Huberman dengan langkah sebagai berikut: pengumpulan data, reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini adalah: kualitas layanan di Perpustakaan IAIN Ponorogo, 1) aspek bukti fisik dengan indikator gedungnya representatif, penampilan pegawainya rapi, fasilitas kantor memadai 2) aspek keandalan, dengan indikator pegawai telah memberikan layanan dengan akurat dalam peminjaman dan pengembalian buku 3) aspek daya tanggap, dengan indikator pegawai memberikan pelayanan dengan cepat 4) aspek jaminan keamanan, dengan indikator pemustaka merasa tenang karena ada peringatan keterlambatan denda lewat surat elektronik dan adanya loker yang memakai kunci 5) aspek empati, dengan indikator pegawai perpustakaan ramah, walaupun ada sebagian pegawai yang tidak ramah namun tidak membeda-bedakan strata sosial dalam memberikan pelayanan, Sehingga sudah memenuhi standard kualitas pelayanan
Persepsi Pemustaka Terhadap Layanan Bookless di Perpustakaan Iain Purwokerto
Layanan bookless IAIN Purwokerto merupakan layanan berbasis digital yang dapat diakses melalui komputer, smartphone, tablet dan notebook yang diharapkan mampu mempermudah dan mempercepat akses pemustaka terhadap buku dan koleksi rujukan. Tulisan ini bertujuan untuk menjajagi sejauh mana pemustaka mengenal, memanfaatkan dan mengevaluasi kelemahan kelebihan layanan bookless. Kajian ini merupakan penelitian survey dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pemustaka yang terdaftar sebagai anggota aktif perpustakaan IAIN Purwokerto sebanyak 5.779 orang, sampelnya sebanyak 60 responden dan teknik pengambilan sampelnya menggunakan accidental sample. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan observasi, dokumentasi dan angket dengan pertanyaan tertutup dan terbuka. Data dianalisa menggunakan statistik deskriptif . Hasil kajian menunjukkan bahwa pemustaka yang sudah mengenal adanya layanan bookless 45%, pemustaka yang sudah menggunakan layanan bookless 16,66%, konten yang dianggap sangat diperlukan adalah menu e-book, kelebihan utama layanan bokless dapat diakses melalui smartphone/tablet/notebook pribadi, dan kelemahan utama layanan bookless hanya dapat diakses disekitar perpustakaan IAIN Purwokerto
Pengelolaan Tacit Knowledge dan Explicit Knowledge Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
AbtsrakPengelolaan tacit knowledge dan explicit knowledge bukanlah sesuatu kegiatan yang baru bagi pustakawan perguruan tinggi. Dua tipe pengetahun ini senantiasa dikelola oleh pustakawan, dan pustakawan menjadi gerbangnya ilmu pengetahuan. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta merupakan salah satu PTAIN (Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri) terbesar di Indonesia dan memiliki 12 Fakultas dan 1 Pasca Saraja, sudah seharusnya memiliki program tetap dalam mengelola tacit knowledge dan explicit knowledge.AbstractThe management of tacit knowledge and explicit knowledge is not a new activity for librarian in university. This two type of knowledge is usually managed by librarian and the librarian becomes the gate of knowledge. State Islamic University Syarif Hidayatullah Jakarta is one of the biggest State Islamic University in Indonesia and it has 12 faculties and 1 Post Graduate should have fix program in handing tacit knowledge and explicit knowledg
Korelasi Minat Baca Pustakawan Terhadap Kemajuan Perpustakaan Universitas Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
Reading has proven to be an important activity for human being. Hence, a librarian, as an information provider, should have a good reading interest. The research was aimed to examine the correlation between librarians reading interest and the development of Sunan Kalijaga Islamic State University library. The research is of a quantitative one, using the librarians reading interest as an independent variable and the development of the library as a dependent one. The result of the research shows that there is a significant effect of the librarians reading interest toward the development of the university library. The result gives a quite high value of the librarians reading interest and the library development variable by a grand mean of 2,96 and 3.03 consecutively. The simple linear regression experiment using linear regression coefficient provides that Y=29,811 + 0,562X. The constant 29,811 means that if there is no increase in the librarians reading interest, the library development value is 29,811. While regression coefficient 0.562 provides that each increase of the librarians reading interest raises the library development value by 0.562. The research puts recommendation that each librarian should be provided time to read book every da
Pemanfaatan Publikasi Ilmiah di Perguruan Tinggi
Abstraksi : Publikasi merupakan sarana untuk menyampaikan informasi yang diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi pengembangan wawasan ilmiah bagi seseorang. Dalam perguruan tinggi publikasi ilmiah bisa berbentuk majalah, jurnal, ataupun koleksi digital berupa e-journal dan e-book yang saat ini sudah menjadi kebutuhan yang tak terbantahkan untuk digunakan bagi pendukung proses belajar mengajar ataupun sebagai kegiatan proses kreatif segenap civitas akademika untuk memunculkan ide ide segar sebagai pendukung penelitian. Maka tidaklah mengherankan apabila perpustakaan sebagai perpustakaa riset dengan menyediakan publikasi ilmiah yang menyediakan beragam informasi . Dalam perkembangan selanjutnya muncul koleksi repository yang lebih mengkhususkan diri untuk mengelola dokumen yang dihasilkan oleh sebuah instansi dalam hal ini perguruan tinggi dengan sebutan literature kelabu (grey literature) yang dapat berupa dokumen yang khas dan , buku-buku yang jarang didapatkan di pasar buku dan juga dokumen yang sering disebut local content. Publikasi local content ini saat ini menjadi salah satu ukuran tolok ukur akreditasi perguruan tinggi sehingga semakin mengokohkan publikasi ilmiah sebagai salah satu instrument penilaian akreditasi perguruan tinggi. ABSTRACT: Publication is a means to convey information that is expected to contribute positively to the development of scientific insight for a person. In college, scientific publications can be in the form of magazines, journals, or digital collections such as e-journals and e-books that are now an indispensable requirement to be used for teaching and learning process support or as creative activities of the entire academic community to generate ideas Fresh as research supporters. So it is not surprising if the library as a library of research by providing scientific publications that provide a variety of information. In subsequent developments appears more specialized repository collection to manage documents produced by an institution in this college with a literature gray literature that can be a typical document and, the books are rarely found in the book market and also Documents that are often called local content. This local content publication is now one of the benchmarks of college accreditation so that it becomes more and more solidifies the scientific publication as one of the accreditation assessment instruments of universities
Motivasi Mahasiswa dalam Memanfaatkan Layanan Akhir Pekan Sebagai Inovasi Layanan di Perpustakaan IAIN Pekalongan
AbstractWeekend service is service on Saturdays and Sundays organized by IAIN Pekalongan Library. The results of research, note that there are two factors that motivates students utilizing the weekend services. These factors are. intrinsic factor caused by willpower oneself to improve achievement and quality yourself, adding insight and find serenity. And extrinsic factors are: first, the library which includes the hospitality of the officer, the officer's promptness in providing service, library collections, information retrieval, and the atmosphere of the library on the weekend service. Second, it is the duty of the courses from lectures, as the primary cause. students utilize the service on weekends. The third factor is the friends is often a visit to the library. The last factor is the parents.Students working on a final project or task specific courses given by lectures, it turns out that most do not have the ability regarding literacy information, so a form of innovation in library services development IAIN Pekalongan directed at matters relating to information literacy, information literacy skills such as training, guidance of literature searches, online research skills, and manage research references. AbstrakLayanan akhir pekan merupakan layanan pada hari Sabtu dan Minggu yang diselenggarakan oleh Perpustakaan IAIN Pekalongan. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa ada dua faktor yang menjadi motivasi mahasiswa memanfaatkan jasa layanan akhir pekan tersebut. Faktor tersebut yaitu faktor intrinsik yang disebabkan oleh kemauan diri untuk meningkatkan prestasi dan kualitas diri, menambah wawasan dan mencari ketenangan. Dan faktor ekstrinsik yaitu: pertama, faktor perpustakaan yang meliputi keramahan petugas, kesigapan petugas dalam memberikan layanan, koleksi perpustakaan, penelusuran informasi, dan suasana perpustakaan pada layanan akhir pekan. Kedua, adalah tugas mata kuliah dari dosen, sebagai penyebab utama. mahasiswa memanfaatkan layanan pada akhir pekan. Ketiga adalah faktor terman yang sering berkunjung ke perpustakaan. Faktor terakhir adalah orang tua.Mahasiswa yang mengerjakan tugas akhir maupun yang mengerjakan tugas mata kuliah tertentu yang diberikan oleh dosen, ternyata sebagian besar belum mempunyai kemampuan mengenai literasi informasi, sehingga wujud inovasi pengembangan layanan di Perpustakaan IAIN Pekalongan diarahkan pada hal yang berkaitan dengan literasi informasi, seperti pelatihan literasi informasi skill, bimbingan penelusuran literatur, online research skill, dan mengelola referensi riset