Jurnal Konseling dan Pendidikan
Not a member yet
    520 research outputs found

    Model bimbingan dan konseling menggunakan cinematherapy untuk mereduksi keyakinan negatif

    No full text
    Negative beliefs cause many problems in living life so that it can prevent oneself from developing healthy self-esteem, prevent oneself from feeling fulfilled in life, prevent individuals from developing healthy relationships. Negative beliefs can limit what is seen and lead to actions against the best interests of our loved ones and ourselves. Guidance and Counseling Using Cinematherapy can be used to reduce these negative beliefs. Cinematherapy is defined as an umbrella term for a therapeutic process that involves the assignment of films to clients in order to promote and enhance therapeutic benefits. This study uses a single case experimental designs using the A-B-A design with one subject. From the hypothesis test, the result of the Asmyp probability number is obtained. Sig.(2-tailed) is 0.068, or the probability is above alpha 0.05 (0.001 < 0.05). From these results, Ho is rejected and H1 is accepted. From the results of the research conducted, it can be concluded that cinematherapy is effectively used to reduce negative belief

    The effect of a learning approach based on experience and prior knowledge on the mastery of the concept of static fluids

    No full text
    The development of science and technology in the world of education today has dominated the development of other sciences. Science is the study of natural phenomena. These natural phenomena can occur at any time without being realized by humans. This study aims to determine the difference in concept mastery between students who are taught with an experiential learning approach and students who are taught using a conventional approach to class XI Science at SMA Negeri 2 Makassar in the 2020/2021 academic year, to determine the differences in conceptual mastery between students who have high and low initial knowledge. This research is a type of quasi-experimental research (quasi-experimental), involving two groups, namely the experimental group and the control gro up. The data analysis carried out is descriptive and inferential analysis to examine the proposed hypothesis. The conclusion of this study is that there are significant differences in concept mastery between students who are taught using an experiential learning approach (PBP), there are significant differences in conceptual mastery among students who have high prior knowledge and there is an interaction between the learning approach and prior knowledge of mastery of students' physics concepts

    Analisis kompetensi dan peran coach akademik terhadap kemampuan guru dalam menerapkan strategi pengembangan kompetensi pedagogik

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis paradigma baru pedagogik dalam kaitan kompetensi dan peran coach akademik terhadap kemampuan guru dalam menerapkan strategi pengembangan kompetensi pedagogik. Menjadi sebuah kajian mendalam terhadap kebutuhan pengembangan kompetensi pedagogik berdasarkan hasil penelitian pengembangan model kompetensi pedagogik pada guru Sekolah Dasar di Kecamatan kebon Jeruk dan Sekolah Menengah Pertama di Kecamatan Grogol Petamburan. Penelitian kuantitatif dan pengolahan data dengan tools Partial least square (PLS). Teknik pengumpulan data menggunakan instumen angket dengan skala likert, Pengambilan sampel dengan sampling jenuh dengan jumlah sampel 29 orang guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh dari kompetensi Coach Akademik terhadap peran Coach terkait kemampuan guru dalam menerapkan strategi pengembangan kompetensi pedagogik

    Gambaran Kritik Diri (Self-Criticism) Pada Mahasiswa

    No full text
    kritik diri adalah perasaan menyalahkan diri sendiri karena sesuatu yang tidak mereka terima di kehidupan nyata hingga mengutuk pemikiran serta menimbulkan depresi. Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu untuk melihat bagaimana gambaran kritik diri pada mahasiswa S1 Universitas Negeri Jakarta angkatan 2018-2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif deskriptif dengan jenis penelitian survei. Penelitian survei dilakukan terhadap mahasiswa S1 Universitas Negeri Jakarta Angkatan 2018-2021. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket The Forms Of Self-Criticising/Attacking & Self-Reassuring Scale (FSRCS) yang dikembangkan oleh Gilbert dan sudah di adaptasi, melalui google form. Pengambilan sampel menggunakan metode non-probabilitas dengan Teknik accidental sampling. Hasilnya menunjukkan bahwa gambaran terhadap tiga aspek kritik diri mahasiswa S1 Universitas Negeri Jakarta terhadap 186 responden angkatan 2018-2021 berada dalam kategori sedang yaitu pada aspek inadequate self  sebanyak 116 orang atau 62%, aspek reassured self sebanyak 134 orang atau 72% dan aspek hated self sebanyak 154 orang atau 83%. Sedangkan rata-rata skor secara keseluruhan dilihat dari masing-masing aspek 186 mahasiswa S1 Universitas Negeri Jakarta angkatan 2018-2021 berada pada aspek inadequate self dengan skor 23,1 yaitu mahasiswa merasa dirinya tidak memadai ketika menghadapi suatu kegagalan atau kemunduran yang di alaminya. Disarankan untuk penelitian berikutnya perlu dikembangkan variabel atau intervensi moderator yang lain, sehingga nantinya dapat membantu mahasiswa dalam meminimalisir kritik diri yang ada pada dirinya

    Internalization of Islamic educational values on clean living as an effort for the formation of environmental care attitudes for elementary school students

    No full text
    This qualitative research with a phenomenological approach aims to explore the pattern of internalizing Islamic educational values about clean living to form an attitude of caring for the environment at the Khoiru Ummah Curup Integrated Islamic Elementary School (SDIT). There were 8 informants in this study, 1 principal, 1 curriculum representative, and 6 teachers. Data collection techniques used semi-structured interviews and non-participant observation, then analyzed through four stages: data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions or data verification. Checking the validity of the data using extended observations, technique triangulation, and source triangulation. The study found that the internalization of educational values about clean living to form an attitude of caring for the environment was carried out in three patterns: introduction and understanding, curriculum intervention, and habituation. The application of this pattern is expected to have an impact on students in forming attitudes and behaviors that care for the environment

    The importance of formative assessment based on students’ perception

    No full text
    EFL (English for Foreign Language) refers to the teaching and learning of English in educational settings where the society does not use English as their first language. Most EFL teachers in Indonesian formal schools developed their formative assessment according to their own perception, whereas several studies had proven that formative assessment should be designed based on students’ perception. The aim of this study is to describe the students’ perception of formative assessment practices in EFL class, which use the formative assessment cycle as the conceptual model. The research design in this study is survey design. The subject of this study is 11th grader students in State High School 8, Malang, Indonesia. The study is held throughout the English subject in the odd semester of 2022/2023 school year. The data analysis techniques used is descriptive quantitative. The quantitative data distribution of five dimensions of formative assessment shows that all of the subject percept every indicator positively. The results confirm that designing a formative assessment based on students’ perception is highly needed, where along the process, teachers could reflect their quality of teaching, and in the same time, students are facilitated to improve their goals, reducing material-misconception, expanding understanding in strength and weakness, and also developing better students-teacher communication in learning

    Pendidikan keluarga dan riyadhah dalam pembentukan karakter penelitian terhadap pengamal tarekat Qodiriyah Naqsyabandiyah pondok pesantren Suryalaya Tasikmalaya

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendidikan keluarga, riyadhah dan karakter, serta bagaimana hubungan dan dinamikan ketiga variabel tersebut dalam pembentukan karakter pengamal TQN pontren Suryalaya. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan mix methode (pendekatan kuantitatif dan penekatan kualitatif dikolaborasikan sehingga menjadi model sempurna, dengan metode survey, content analysis, dan case study. Sampel yang digunakan sebanyak 100 orang yang diambil dari para pengikut TQN dari dalam dan luar negeri.  Penelitian ini menyimpulkan beberapa hal, yaitu : (1). Pendidikan keluarga pengamal TQN secara umum baik, walaupun di era modern ini terdapat pergeseran nialai pendidikan keluarga terutama ketauladanan dan pembiasaan. (2). Riyadhah merupakan amaliah ritual pangamal TQN dilaksanakan dengan baik dan konsisten, walaupun beberapa ritual seperti manaqiban dan ziarah masih dilaksanakan oleh kalangan tertentu karena keterbatasan waktu, (3). Karakter pengamal TQN tergolong baik. (4). Pendidikan keluarga berhubungan positif dan signifikan terhadap pembentukan karakter pengamal TQN Pondok Pesantren Suryalaya. (5). Riyadhoh berhubungan secara positif dan signifikan terhadap pembentukan karakter pengamal TQN Pondok Pesantren Suryalaya. (6). Pendidikan keluarga dan riyadlah berhubungan  secarapositifdansignifikanterhadappembentukankarakterpengamal TQN Pondok Pesantren Suryalaya. (7). Pendidikan Keluarga melalui riyadhah berhubungan secara positif dan signifikan terhadap pembentukan karakter pengamal TQN Pondok Pesantren Suryalaya. (8). Nilai-nilai karakter yang terdapat dalam ajaran TQN Pondok Pesantren Suryalaya, yang tidak terdapat dalam permen diknas yang 18, yaitu : (a). kesadaran diri, (b). pengenalan diri, (c). pengendaliah diri, (d). kesadaran akan adanya Allah yang maha segalanya, (e). kesadaran hati sebagai alat menghadap Allah, (f). rasa cinta kepada Allah, (g). rasa syukur kepada Allah, dan h. ikhlash dan istikomah.( 9). Ditemukan ada 2 Pola pendidikan keluarga yang baik dan tidak baik; Ada 4 pola riyadhoh, yaitu umum, Khusus, Khususul Khusus, dan Penugasan ; dan Ada 3 pola pendidikan pembentukan karakter, yaitu Pola Pendidikan Berkah, Pola Pendidikan Krisis dan Pola Pendidikan Taubat

    The magnitude of organizational justice affects teachers’ OCB and task performance

    No full text
    This study investigates the effect of organizational justice on teachers' task performance mediated by organizational citizenship behavior (OCB). Research data were collected from 220 teachers of Senior High Schools in Indonesia through questionnaires. The data obtained were analyzed by path analysis supported by descriptive and correlational statistics. The results show that organizational justice significantly affects teachers' task performance, directly or indirectly, mediated by OCB. Thus, teachers' task performance can be improved through organizational justice and OCB. Furthermore, these findings can be discussed as a reference among researchers and practitioners to develop new, better, and comprehensive models of teachers' task performance in the future. This study investigates the effect of organizational justice on teachers' task performance mediated by organizational citizenship behavior (OCB). Research data were collected from 220 teachers of Senior High Schools in Indonesia through questionnaires. The data obtained were analyzed by path analysis supported by descriptive and correlational statistics. The results show that organizational justice significantly affects teachers' task performance, directly or indirectly, mediated by OCB. Thus, teachers' task performance can be improved through organizational justice and OCB. Furthermore, these findings can be discussed as a reference among researchers and practitioners to develop new, better, and comprehensive models of teachers' task performance in the future

    Pengembangan media pembelajaran video untuk meningkatkan hasil belajar materi geometri bangun datar kelas IV

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran video materi geometri bangun datar pada peserta didik kelas IV SD Katolik St. Andreas Tandurusa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengembangan atau lebih dikenal dengan Research and development (R&D) model ADDIE. Penelitian ini terdiri atas lima Langkah yaitu : (1) analisis (analyze), (2) perancangan (design), (3) pengembangan (development), (4) implementasi (implement), dan (5) evaluasi (evaluation). Setelah melalui proses uji ahli media, ahli materi dan proses revisi serta implementasi di kelas IV SD Katolik St. Andreas Tandurusa diperoleh hasil belajar dengan nilai rata-rata 80,25 dengan kategori “Sangat Baik”. Kemudian hasil uji kemenarikan media pembelajaran menunjukan persentase dari nilai rata-rata respon siswa adalah sebesar 91,35 dengan kriteria sangat menarik. Dengan demikian disimpulkan bahwa media pembelajaran video materi geometri bangun datar layak digunakan

    Life satisfaction, kesyukuran, dan resiliensi siswa pasca pandemi Covid-19

    No full text
    Bencana gempa, likuifaksi, dan tsunami yang terjadi di Sulawesi Tengah ditambah pandemic covid-19 memberikan beberapa dampak psikologis bagi wargaa, termasuk juga siswa-siswi penyintas yang sebagiannya kehilangan rumah dan anggota keluarga. Penelitian ini dilakukan untuk menguji hubungan kausal antar variabel resiliensi, kesyukuran, dan jenis kelamin terhadap kepuasan hidup pada siswa penyintas gempa dan likuifaksi serta pandemic covid-19 pasca kejadian tersebut. Penelitian dilakukan dengan menggunakan sampel siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di kabupaten Sigi Propinsi Sulawesi Tengah yang berjumlah 263 siswa. Instrumen yang digunakan adalah RYDM untuk resiliensi, GQ-6 untuk kesyukuran, dan SWLS untuk kepuasan hidup.Data dianalisis menggunakan uji regresi linier. Hasilnya menunjukkan bahwa ada hubungan kausal antara resiliensi terhadap kepuasan hidup; kesyukuran terhadap kepuasan hidup; resiliensi terhadap kesyukuran;  dan khusus jenis kelamin telah didiskusikan di dalam artikel ini, karena ada perbedaan hasil ketika dilakukan uji terpisah dan dilakukan uji bersama variabel lain. Analisis Anova yang dilakukan menunjukkan koefisien korelasi yang signifikan, di mana resiliensi, kesyukuran dan jenis kelamin memiliki hubungan kausal terhadap kepuasan hidup siswa. Rekomendasi penelitian, hendaknya peneliti lain melakukan penelitian dengan memberikan treatmen tertentu untuk menguatkan kemampuan resiliensi dan kesyukuran pada siswa yang masih memiliki kesejahteraan rendah; mengkaitkan dengan variabel lain seperti menelaah perbedaan gender dengan memasukkan variabel psikologi indigenous persepsi siswa dalam memaknai kepuasan hidup untuk menjawab pro kontra hasil penelitian terkait gender

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Konseling dan Pendidikan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇