Allemania (Journal)
Not a member yet
    97 research outputs found

    ALTERNATIF PENERAPAN ENTERPREUNERSHIP DALAM PERKULIAHAN DI JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA JERMAN FBS UNY

    Full text link
    Dari tahun ke tahun jumlah pengangguran di Indonesia semakin bertambah.Tingginya jumlah pengangguran di Indonesia, termasuk diantaranya mereka yangmemiliki latar belakang lulusan perguruan tinggi, membuat kita semua menjadi miris.Para cendikia muda ini banyak yang tidak mendapatkan pekerjaan, padahal untuklulus dari perguruan tinggi mereka sudah mengeluarkan dana yang tidak sedikit.Beranjak dari pemikiran tingginya jumlah pengangguran itulah, maka sudahselayaknya Perguruan Tinggi sebagai pencetak sarjana menelaah hal-hal apasajakah yang dapat membekali para lulusannya agar nantinya setelah lulusmereka tidak menyandang gelar sarjana pengangguran. Dalam berbagai mataperkuliahan, seyogyanya di Jurusan Pendidikan Bahasa Jerman FakultasBahasa dan Seni Universitas Negeri Yogyakarta dapat diupayakan bagaimanaalternatif pengimplementasian jiwa kewirausahaan yang sering pula disebutdengan enterpreunership disetiap perkuliahan yang memungkinkan, karena tidakcukup jika penanaman jiwa enterpreunership ini diberikan dalam mata kuliahkewirausahaan yang hanya diberikan dalam dua SKS saja seperti yang selamaini terdapat dalam kurikulum 2009.Penanaman jiwa enterpreunership bila dilatihkan dalam perkuliahan secaraterpadu, perlahan-lahan dapat melatih mahasiswa untuk mempelajari caraberwirausaha dengan basic kemampuan bahasa Jerman yang selama iniditekuni ketika kuliah. Diharapkan dengan implementasi kewirausahaan dalamperkuliahan ini setidaknya dapat lebih membekali mahasiswa agar setelah lulusmereka tidak menambah jumlah pengangguran di Indonesia

    PENJELASAN ARTI KATA DALAM PENGAJARAN BAHASA ASING

    Full text link
    Pengajaran kosakata yang bermakna berperan dalam meningkatkan penguasaan bahasa asing seorang pembelajar. Salah satu bagian dari pengajaran kosakata adalah penjelasan arti kata. Terdapat beragam teknik yang dapat dipergunakan pengajar dalam menjelaskan arti kata, mulai dari pemberian terjemahan atau padanan kata, hingga pemanfaatan alat bantu nonverbal dan penggunaan bahasa asing sebagai alat dan juga konten pembelajaran. Dalam penggunaannya pengajar dapat mengkombinasikan beberapa teknik yang ada agar arti dari kata yang dibahas tersampaikan secara utuh. Akan tetapi, pemilihan teknik harus disesuaikan dengan tingkat kesulitan materi dan yang terpenting dengan tingkat pemahaman pembelajar

    PERAN COOPERATIVE LEARNING DALAM PEMBELAJARAN DEUTSCHE GESCHICHTE

    Full text link
    Tulisan ini menjelaskan model pembelajaran sejarah Jerman yang menggunakanmodel kooperatif. Model ini dikembangkan oleh para ahli dan dijadikan alternatifdalam pembelajaran sejarah Jerman di jurusan pendidikan bahasa Jerman.Kajian diarahkan kepada langkah-langkah yang bisa digunakan pengajar. Padabagian akhir disajikan tahapan yang bisa diambil dalam pembelajaran sejarahJerman dengan menggunakan model ini

    “SOLLEN UNSERE SCHÜLER SCHULUNIFORM TRAGEN? : PRO - UND KONTRA-DEBATTE SCHULUNIFORM (Ein Bericht von einerProjektarbeit für das Seminar ‘Mündlicher Ausdruck I’)

    Full text link
    Matakuliah‘Mündlicher Ausdruck I’ merupakan salah satu matakuliahketerampilan berbicara yang harus diambil oleh mahasiswa Jurusan PendidikanBahasa Jerman Universitas Pendidikan Indonesia Bandung. Dalam perkuliahan‘Mündlicher Ausdruck I’ ini mahasiswa berlatih untuk belajar secara lebihmandiri. Untuk mencapai tujuan tersebut pengajar/dosen dapat memberikantugas-tugas yang dapat diselesaikan oleh mahasiswa baik secara perseoranganmaupun secara berkelompok. Tugas-tugas yang demikian dalam bahasa Jermandisebut ‘Projektarbeit’. Dalam menyelesaikan satu ‘Projektarbeit’ mahasiswaharus merencanakan, memilih tema dan bentuk presentasi, dan mengevaluasihasil pekerjaan mereka secara mandiri. Salah satu bentuk presentasi yang dapatdipilih misalnya ‘debat pro dan kontra’. Untuk tema ‘sekolah’ mahasiswa dapatmenampilkan debat dengan peran-peran tertentu, seperti moderator, posisi pro,posisi kontra dan peran pendukung posisi pro dan kontra dari audiens. Siapauntuk peran apa ditentukan oleh mahasiswa sendiri

    IMPLEMENTASI E-LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS BAHASA JERMAN

    Full text link
    Dalam paradigma pembelajaran saat ini,pembelajar memiliki peran yang aktif dalam proses pembelajaran dengan mengutamakan terjadinya interaksi. Perkembangan TIK pun kini mulai memperkenalkan suatu pembelajaran dengan sentuhan dunia maya yang tak terbatas ruang dan waktu, yang dikenal dengan istilah e-learning.Demi meningkatkan kualitas lulusan dan kualitas pembelajaran, dalam pembelajaran bahasa asing pun diharapkan untuk senantiasa mengedepankan proses pembelajaran yang aktif yang interaktif. Prosespembelajaran yang demikian sebenarnya dapat ditunjang dan didukung oleh e-learning. Pemanfaatan e-learning yang optimal dalam pembelajaran bahasa asing, khususnya dalam pembelajaran menulis, dipercaya akan menghasilkan kualitas pembelajaran yang lebih baik dibanding pembelajaran tradisional yang selama ini sering dilaksanakan. Dalam tulisan ini, diuraikan peran e-learningdalam pembelajaran, disertai beberapa contoh implementasi penerapan e-learning dalam pembelajaran menulis bahasa Jerman

    APLIKASI LEARNING MANAGEMENT SYSTEM (LMS) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA MAHASISWA BAHASA JERMAN

    Full text link
    Rendahnya prestasi mahasiswa dalam keterampilan membaca dan belumoptimalnya pemanfaatan internet dalam mendukung keberhasilan pembelajaranmenjadi latar belakang diselenggarakannya penelitian ini. Untuk itu diajukanpenelitian yang bertujuan untuk mengetahui apakah pembelajaran Online denganpenerapan aplikasi Learning Management System (LMS) dapat efektif dalammeningkatkan kemampuan membaca mahasiswa. LMS adalah salah satu caradalam mengembangkan pembelajaran Online atau e-learning, yang merupakansebuah aplikasi pengelolaan pembelajaran berbasis web yang memfasilitasipembelajar untuk belajar sebagaimana mestinya dalam sebuah kelas virtual,kelas dalam dunia maya. LMS yang digunakan dalam penelitian ini adalah LMSberbasis Moodle yang telah tersedia di alamat http://lms.upi.edu. Penelitian inimenggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik kuasi eksperimen dengandesain Pretest-Posttest Control Group. Pada kelompok eksperimen diberiperlakuan pembelajaran dengan penerapan LMS, sementara pada kelompokkontrol diberi perlakuan pembelajaran konvensional dalam kelas. Data yangdiperlukan dalam penelitian ini diperoleh dari serangkaian tes awal dan tesakhir, dan kemudian dianalisis dengan uji perbandingan rata-rata (uji t) dan ujiperbedaan skor gain. Setelah data penelitian terkumpul dan dianalisis, diperolehhasil penelitian yang menyatakan bahwa ternyata kemampuan membaca antarakelompok eksperimen dan kelompok kontrol terdapat perbedaan yang signifikan.Terbukti pula bahwa pembelajaran dengan aplikasi LMS lebih efektif dibandingpembelajaran konvensional dalam meningkatkan kemampuan membacamahasiswa. Dari beberapa hasil dan temuan penelitian kemudian diajukanbeberapa saran terkait penelitian ini, yang intinya adalah bahwa sudah saatnyauntuk terjadinya perubahan pola pikir dalam menyikapi internet sebagai salahsatu faktor yang mendukung kesuksesan pembelajaran

    EINFÜHRUNG ZU SPRECHÜBUNGEN

    Full text link
    Melatih pembelajar untuk berbicara dalam bahasa asing yang sedang ditekuninya membutuhkan tehnik latihan yang beraneka cara. Tehnik latihan itu mengacu kepada berbagai teori yang telah pernah digunakan dalam metode pembelajaran bahasa asing yang aktuil pada tiap-tiap zaman. Namun demikian, tehnik yang lama tetap sangat berguna untuk melatih pembelajar agar dapat berbicara. Saat ini berbicara dalam bahasa asing juga mengacu kepada standar acuan yang ditetapkan dalam Gemeinsamen Europäischen Referenzrahmen

    PENGETAHUAN TENTANG PENERJEMAHAN DALAM PEMBELAJARAN PENERJEMAHAN BAHASA JERMAN KE DALAM BAHASA INDONESIA (Sebuah Kajian Konseptual-Teoretik)

    Full text link
    untuk menerjemahkan sebuah teks bahasa sumber (TBSu) akan menghasilkanterjemahan yang isi dan pesannya mendekati teks bahasa sasaran (TBSa) sertaTBSa tersebut dapat dipahami pembaca sebagai pengguna terjemahan bila (1)paham mengenai hakikat penerjemahan itu sendiri; (2) cermat menentukan jenispenerjemahan yang akan digunakannya; (3) kedwibahasaan yang dimilikinyasepadan; dan (4) trampil memilih, memilah dan menentukan padanan kata,kalimat, paragraf dan teks dalam bahasa sasara

    CRAZY, BEDEUTUNG UND NUTZUNG VON KINDER- UND JUGENDFILMEN IM DEUTSCH-ALS - FREMDSPRACHENUNTERRICHT (EINE FILMADAPTION VON DEM ROMAN „CRAZY“)

    Full text link
    Penggunaan film dalam pembelajaran bahasa asing, khususnya bahasa Jerman, masih sedikit „tabu“ atau kurang banyak dipergunakan. Film yang sejak lahirnya menyandang status media hiburan lebih terlihat sebagai Ablengkung atau pengganggu konsentrasi dalam proses belajar mengajar. Para orang tua akan lebih menganjurkan kepada anak-anaknya untuk membaca sebuah buku daripada menonton film. Untuk menyanggah argumentasi di atas, dalam artikel ini penulis akan memaparkan pengertian Kinder- und Jugendfilmen dan perbandingannya dengan media buku serta beberapa Vorteile atau keuntungan dari pengintegrasian film dalam pembelajaran bahasa Jerman

    ADJEKTIVA DENOMINA DALAM BAHASA JERMAN

    Full text link
    Dalam keseluruhan kosakata bahasa Jerman, adjektiva merupakan salah satu kelas kata yang menarik untuk dikaji. Pengkajian adjektiva ini biasanya terutama berkenaan dengan salah satu fungsinya dalam kalimat, yaitu sebagai atribut. Dalam tulisan ini pemaparan mengenai adjektiva lebih diarahkan pada adjektiva turunan (abgeleitete Adjektive) khususnya adjektiva denomina yang mencakup pembahasan mengenai adjektiva pangkal serta makna yang timbul sebagai hasil derivasinya. Pemaparan ini diharapkan akan memberikan gambaran singkat mengenai proses morfologis serta dampak semantis yang ditimbulkannya

    81

    full texts

    97

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Allemania (Journal)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇