STMIK GI MDP
Not a member yet
2469 research outputs found
Sort by
PENGARUH PENERAPAN PRINSIP GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN PADA PT KERETA API (PERSERO) DIVISI REGIONAL III SUMATERA SELATAN
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan membuktikan pengaruh good
corporate governance terhadap kinerja perusahaan pada PT Kereta Api Divisi Regional III
Sumatera Selatan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan kuantitatif.
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa kuisioner yang dibagikan kepada 143
pelanggan dan karyawan PT Kereta Api Divisi Regional III Sumatera Selatan. Hipotesis dalam
penilitian ini menyimpulkan bahwa terhadap transparansi dengan sig 0,013 < 0,05 akuntabilitas
dengan sig 0,022 < 0,05 dan responsibility sig 0,000 < 0,05 mempunyai pemahaman yang
sama, sedangkan terhadap independensi dengan sig 0,535 > 0,05 dan Kewajaran 0,048 < 0,05
dengan nilai t -1,995 didapat pemahaman yang berbeda. Penelitian ini diuji menggunakan uji
regresi berganda yang menunjukkan bahwa prinsip-prinsip good corporate governance
memberikan pengaruh terhadap kinerja perusahaan
REKONSILIASI FISKAL ATAS LAPORAN KEUANGAN KOMERSIAL MENJADI LAPORAN KEUANGAN FISKAL UNTUK MENGHITUNG PPh BADAN TERHUTANG PADA PT FAJAR SELATAN PALEMBANG
Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan besarnya jumlah pajak penghasilan terutang
perusahaan dengan melakukan rekonsiliasi laporan keuangan komersial menjadi laporan keuangan fiskal
pada PT Fajar Selatan Palembang. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan
mendeskripsikan hasil perhitungan rekonsiliasi (koreksi) fiskal terhadap Laporan Keuangan perusahaan
berupa Laporan Laba/ Rugi dan menghitung besarnya laba kena pajak serta menentukan pajak
penghasilan pada tahun 2011. Hasil penelitian ini menunjukan adanya perbedaan antara laba menurut
akuntansi dan laba untuk tujuan perpajakan. Laba komersial untuk tahun 2011 sebesar Rp 705.218.989,
sedangkan laba fiskal sebesar Rp 769.709.997 dan pajak penghasilan terhutang pada PT Fajar Selatan
Palembang sebesar Rp 142.789.00
AUDIT KETAATAN PROSEDUR PENGELOLAAN PIUTANG DALAM MEMINIMALISIR PIUTANGTAK TERTAGIH PADA PT. CALMIC INDONESIA CABANG PALEMBANG
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat ketaatan prosedur
pengelolaan piutang dalam meminimalisir piutang tak tertagih pada PT. Calmic Indonesia
Cabang Palembang
Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif. Jenis data dalam
penelitian ini menggunakan data primer. Dalam penelitian ini menggunakan observasi, dan
teknik wawancara,
Hasil yang dicapai dalam penelitian ini ialah menunjukkan bahwa tingkat ketaatan prosedur
pengelolaan piutang dalam meminimalisir piutang tak tertagih sudah cukup baik. Adapun
kekurangan pada perusahaan adalah kontrak dan survei dilapangan tidak sama, perubahan
jangka waktu pembayaran dan periode kontrak sering salah, pelanggan tidak bayar tetapi tetap
melanjutkan service, salah atur jangka waktu pembayaran dalam setahun sehingga terlalu tinggi
bagi pelanggan, pengurusan pesanan pembelian dan surat perintah kerja terlambat dari
pelanggan, ketidaklengkapan administrasi selain kontrak, dan kurangnya pemahaman kepada
pelanggan tentang pembayaran di muka untuk PT. Calmic Indonesia Cabang Palembang.
Kesimpulan dalam penelitian ini adalah peran audit ketaatan sangat dibutuhkan dalam
perusahaan karena banyak temuan terhadap prosedur pengelolaan piutang
ANALISIS KESALAHAN DALAM PENGISIAN SPT TAHUNAN PPH WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI DI KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA PALEMBANG ILIR BARAT TAHUN 2011
Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui kesalahan yang terdapat pada pengisian
SPT yang dilakukan oleh Wajib Pajak Orang Pribadi di Kantor Pelayanan Pajak Pratama
Palembang Ilir Barat pada tahun 2011, untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi sehingga
terjadi kesalahan pengisian SPT, untuk mengetahui usaha petugas pajak untuk mengurangi
kesalahan dalam pengisian SPT Tahunan PPh, dan untuk mengetahui dampak dan sanksi bagi
Wajib Pajak atas kesalahan SPT tersebut.
Metode analisis penelitian yang digunakan adalah kualitatif yang menggunakan penelitian
deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder dan data primer dengan menggunakan
teknik dokumen, wawancara, dan observasi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa kesalahan yang terjadi pada pengisian formulir SPT
banyak terdapat pada perhitungan angsuran PPh pasal 25 tahun pajak berikutnya, tarif norma,
PTKP, PPh terutang, tidak membuat atau melampirkan laporan keuangan komersial pada laporan
SPT untuk periode satu tahun penuh, dan tidak mengisi lampiran-lampiran formulir dengan
lengkap untuk daftar harta dan kewajiban. Kendala-kendala yang dihadapi sehingga terjadi
kesalahan pengisian SPT terdapat pada Wajib Pajak itu sendiri yang tidak aktif dalam mencari
informasi atau petunjuk yang pada prinsipnya telah disediakan.
Rekomendasi yang dapat diberikan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan
meningkatkan sosialisasi dan mengubah persepsi Wajib Pajak akan pentingnya mengisi formulir
SPT itu sendiri yang sesuai dengan hakekatnya yaitu self assessment system dan juga dihimbau
untuk lebih aktif dalam mencari informasi mengenai cara pengisian SPT
Analisis Koreksi Fiskal Terhadap Perhitungan Penyusutan Aset Tetap Pada CV. Mitra Agro Permai
Tujuan Penelitian ini ialah untuk mengetahui nilai masing-masing penyusutan menurut metode
komersial dan metode fiskal. Juga mengetahui nilai koreksi fiskal penyusutan serta PPh yang harus
dibayar CV. Mitra Agro Permai.
Metode Penelitian yang saya gunakan yaitu metode kualitatif yang berupa analisis suatu laporan
keuangan dengan melakukan pengumpulan data, mengolah data, menganalisis data, kemudian mengambil
kesimpulan. Dalam penelitian ini peneliti mengumpulkan, mengolah dan menganalisis data penyusutan
aset tetap yang kemudian akan menyimpulkan fakta yang didapatkan dari analisis tersebut.
Hasil yang dicapai dari penelitian ini yaitu terdapat jumlah nilai penyusutan komersial perusahaan
dari tahun 2007-2011 berjumlah Rp 475.114.786,00 sedangkan menurut fiskal berjumlah Rp
315.875.235,00 yang menghasilkan nilai koreksi fiskal penyusutan sebesar Rp 159.239.551,00. Dengan
demikian didapatkan nilai PPh sesuai ketentuan perusahaan dari tahun 2007-2011 berjumlah Rp
128.563.395,70 sedangkan menurut ketentuan fiskal berjumlah Rp 164.019.288,30 sehingga terdapat
selisih sebesar Rp 35.455.892,60.
Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa perusahaan sudah menerapkan metode yang tepat yaitu
metode garis lurus namun terdapat kesalahan terhadap tarif penyusutan masing-masing aset tetap yang
setelah dikoreksi menimbulkan penurunan nilai penyusutan sehingga berdampak pada kenaikan laba
sebelum pajak CV. Mitra Agro Perma
ANALISIS PERENCANAAN PAJAK MELALUI METODE PENYUSUTAN DAN REVALUASI ASET TETAP UNTUK MEMINIMALKAN BEBAN PAJAK PT.GEMBALA SRIWIJAYA
Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui perencanaan pajak melalui metode
penyusutan dan revaluasi aset tetap terhadap beban pajak PT.Gembala Sriwijaya.Metode penelitian ini
menggunakan penelitian deskriptif. Penelitian ini mengumpulkan fakta dan identifikasi data yang
membahas tentang permasalahan perencanaan pajak dibidang penyusutan dan revaluasi aset tetap
terhadap beban pajak yang ditanggung perusahaan.Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan
masukan pada manajemen PT.Gembala Sriwijaya dalam melakukan penyusutan aset tetap sebaiknya
memperhatikan undang-undang perpajakan yang terbaru agar lebih mengoptimalkan beban pajak yang
diperbolehkan menurut perpajakan dan revaluasi aset tetap yang dilakukan PT. Gembala Sriwijaya bukan
merupakan keharusan maka PT.Gembala Sriwijaya perlu mempertimbangkan secara sungguh-sungguh
mengenai keuntungan dan kerugian yang akan dialami akibat revaluasi tersebut.Kesimpulan penelitian ini
dengan dilakukannya penyusutan dan revaluasi aset tetap perusahaan maka PT. Gembala Sriwijaya dapat
menghemat atau meminimalkan beban pajak yang harus dibayar oleh perusahaan
Pengaruh Biaya Mutu Terhadap Produk Cacat Pada CV Usaha Musi Palembang
Penulisan skripsi ini pada dasarnya membahas tentang pengaruh biaya mutu terhadap produk
cacat pada CV Usaha Musi Palembang. CV Usaha Musi merupakan perusahaan yang bergerak dibidang
perdagangan barang yang salah satu jenis usahanya adalah percetakan (undangan, brosur, dll). Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh biaya mutu terhadap produk cacat pada CV
Usaha Musi Palembang tahun 2009 - 2011. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah biaya
mutu (X) dan produk cacat (Y). Metode penelitian yang penulis gunakan adalah metode analisis
kuantitatif dengan menggunakan alat bantu statistik regresi linier sederhana. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa biaya mutu mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap produk cacat pada CV
Usaha Musi Palembang dengan nilai F hitung 8,470 dan nilai signifikan 0,008 pada tingkat signifikan
0,05, serta nilai koefisien determinasi sebesar 0,278 yang berarti biaya mutu memberi pengaruh terhadap
produk cacat sebesar 27,8%sedangkan sisanya sebesar 72,2%produk cacatdipengaruhi oleh faktor lain yang tidak
penulis teliti. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa biaya mutu dan produk cacat mengalami
fluktuasi dalam batas kewajaran, tetapi ada beberapa yang melampaui batas kewajaran sehingga perlu
perhatian dari manajemen. Maka disarankan kepada CV Usaha Musi memperhatikan biaya mutu yang
dikeluarkan agar dapat mengurangi dan mencegah terjadinya produk cacat perusahaan percetakan CV
Usaha Musi Palembang
PENGARUH EARNING PER SHARE (EPS) TERHADAP HARGA SAHAM LQ-45 DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI)
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh Earning Per Share (EPS) terhadap harga
saham LQ-45 di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2007-2011. Jumlah perusahaan LQ-45 yang menjadi
sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 13 emiten. Metode penelitian yang digunakan dalam
menganalisis mengenai pengeruh earning per share (EPS) terhadap harga saham LQ-45 di BEI adalah
dengan menggunakan uji analisis regresi sederhana dan uji (one-sample T Test). Hasil yang diperoleh dari
penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara earning per share (EPS)
terhadap harga saham LQ-45 di BEI. kesimpulan dari penelitian ini adalah earning per share (EPS)
memiliki pengaruh terhadap harga saham perusahaan yang terdaftar dalam LQ-45 di BEI
Analisis Penerapan Laporan Rekonsiliasi Fiskal Terhadap Laporan Keuangan Komersial Pada PT. Citra Karya Sejati Palembang
Sebagai Wajib Pajak berbentuk badan, PT. Citra Karya Sejati Palembang yang bergerak di
bidang jasa tenaga kerja memiliki tanggung jawab untuk menghitung, menyetorkan, dan melaporkan
pajak terutang yang berhubungan dengan perusahaan. Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 29 yang
berhubungan dengan laporan keuangan perusahaan menuntut adanya sebuah penyesuaian karena adanya
perbedaan.
Perbedaan yang ada antara lain perbedaan pengakuan pendapatan, biaya, dan adanya penyusutan
aktiva tetap. Sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk memaparkan, menjelaskan, serta menghitung
perbedaan tersebut sehingga menghasilkan laporan keuangan yang sesuai dengan ketentuan perpajakan
yang ada dengan melakukan sebuah rekonsiliasi fiskal.
Maka dapat disimpulkan dari penelitian yang dilakukan adalah pelaksanaan pajak yang
dilakukan oleh PT. Citra Karya Sejati belum maksimal dalam mengoreksi laporan keuangan komersial
yang dimiliki berdasarkan pajak. Dari nilai kurang bayar yang telah dilaporkan perusahaan untuk tahun
2011 sebesar Rp 176.614.600, setelah dikoreksi fiskal masih terdapat nilai kurang bayar yang harus
dibayarkan kembali oleh perusahaan sebesar Rp 68.256.100
Rekonsiliasi Fiskal Atas Laporan Keuangan Komersial Untuk Menghitung PPh Badan Pada Perusahaan CV Tamba Palembang
Penelitian ini diangkat karena adanya perbedaan pedoman yang mengatur penyusunan laporan
keuangan komersial dan fiskal yang menyebabkan perbedaan laba menurut akuntansi (komersial) dan
perpajakan (fiskal). Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui rekonsiliasi fiskal atas
laporan keuangan komersial dan pengaruhnya terhadap jumlah pajak terutang tahunn 2011, PPh Pasal 29
tahun 2011 dan besarnya angsuran PPh Pasal 25 Tahun 2012 Palembang. Pendekatan yang digunakan
adalah pendekatan deskriptif dan studi kasus, serta teknik analisis yang digunakan adalah kualitatif and
deskriptif. Secara keseluruhan CV. Tamba Palembang telah melakukan pembukuan dengan cukup baik
walaupun terdapat beberapa kekeliruan dalam melakukan koreksi fiskal. Hal ini hanya perlu adanya
ketelitian dari pihak manajemen dalam melakukan rekonsiliasi agar sesuai dengan peraturan pajak yang
berlaku di Indonesi