136 research outputs found

    Estetika Musik: Autonomis versus Heteronomis dan Konteks Sejarah Musik

    Get PDF
    Estetika musik Barat telah dikaji sejak ratusan tahun, yang telah dimulai sejak sebelum Masehi. Dalam perjalanan sejarahnya tersebut telah mengalami berbagai perubahan ide atau konsep tentang estetika musik. Hal tersebut tidak bisa dilepaskan dari roh tiap zaman di mana musik itu hidup berdampingan dengan disiplin yang lain. Ide atau konsep estetika musik selalu dipengaruhi oleh hal-hal di luar musik itu sendiri, seperti: budaya, sosial, dan politik. Para tokoh estetika musik berdebat tentang estetika musik, sesuai dengan ideologi mereka masing-masing. Perdebatan tersebut mencapai puncaknya terjadi antara Eduard Hanslick dan Richard Wagner. Keduanya berbeda ideologi: Hanslick seorang akademi dan kritikus musik; sedang Wagner seorang komposer dan juga penulis musik. Perdebatan keduanya telah menghiasi iklim intelektual dalam bidang musik sejak era Romantik

    Lagu Separuh Aku karya Band Noah: Sebuah Tinjauan Karya Musik Ringan

    Get PDF
    Lagu Separuh Aku karya band Noah yang dirilis pada September 2012 secara singkat populer di masyarakat. Ini semata-mata bukan hanya terletak pada kekuatan lagu, melainkan adanya keterkaitan berbagai elemen pendukungnya. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif analitik, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan-kekuatan lagu pop dan hal-hal lain di balik kecepatan laju popularitasnya. Dalam membedah permasalahan ini digunakan beberapa teori/ konsep, yakni dari Adorno tentang klasifikasi musik ringan, dominasi industri budaya dan konsumsi musik pop, Frith tentang lirik lagu bukan puitis, serta Burton tentang kekuatan media. Berdasarkan konsep-konsep tersebut didapatkan sejumlah hasil penelitian. Musik pop yang termasuk kedalam klasifikasi musik ringan yang didukung penciptaan lirik sederhana dengan mudah diterima oleh semua lapisan masyarakat, terlebih lagi oleh kaum pekerja yang bekerja dibawah tekanan waktu dan target perusahaan. Kemudian melalui kekuatan makna lirik yang terkondisikan dengan keadaan psikologis pendengar timbul suatu ekspresi musik, misalnya lewat nyanyian sebagai upaya penghiburan atas apa yang dialami penikmat. Suatu ekspresi tersebut tanpa mereka sadari ikut andil dalam upaya penyebaran lagu ke telinga konsumen lain. Di sisi yang sama peningkatan popularitas lagu juga dapat dibentuk melalui pemberitaan media, baik pemberitaan tentang lagu maupun hal-hal lain, misalnya melalui pemeberitaan kasus Ariel Noah, hal ini disebut dengan konsep aspek human interest. Melalui penelitian ini didapatkan kesimpulan bahwa salah satu pencapaian popularitas sebuah lagu/musik pop dapat dilihat dari kekuatan bentuk dan isi lagu serta dukungan dari berbagai media

    Analisis dan Interpretasi Lagu Desafinado karya Antonio Carlos Jobim

    Get PDF
    Studi ini membahas musik Jazz Latin dari Jobim yang merupakan percampuran antara musik jazz dan musik latin. Pada musik ini jazz dengan variasi akor yang beragam digabungkan dengan musik latin yang kaya akan permainan ritmis alat musik perkusi. Irama musik latin jazz yang bermacam-macam membuat musik ini mendapatkan apresiasi yang tinggi. Lagu Desafinado ciptaan Antonio Carlos Jobim adalah salah satu lagu standart latin jazz yang sangat terkenal.Desafinado memiliki banyak hal yang menarik untuk diteliti, yaitu dari bentuk lagu, progresi akor, dan interpretasi lirik lagu. Analisis yang dilakukan meliputi bentuk lagu dan progresi akor, sedangkan interpretasi yang dibahas mengacu pada 3 musisi jazz yang membawakan lagu Desafinado, yaitu Antonio Carlos Jobim sendiri, Ella Fitzgerald, dan Frank Sinatra. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini adalahDesafinado memiliki alur melodi dan progresi akor yang berhubungan dengan lirik lagunya. Alur melodi dan progresi akor lagu ini menunjukkan kekhasan karya-karya Antonio Carlos Jobim untuk lagu-lagu standart latin jazz

    Strategi Pembelajaran Seni Musik bagi Siswa Kelas XII SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta dengan Media Audio Visual

    Get PDF
    SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta adalah salah satu sekolah swasta di bawah Yayasan Muhammadiyah yang terletak di tengah kota Yogyakarta, tepatnya di Jalan Kapas No. 7 Yogyakarta. Dalam pelaksanaan kegiatan belajar-mengajarnya menggunakan kurikulum nasioal 2013. Kurikulum tersebut mewajibkan mata pelajaran Seni budaya pada siswa-siswa kelas aepuluh, sebelas, dan duabelas. Hingga kini proses pembelajaran seni budaya pada kelas duabelas kurang diperhatikan oleh siswasiswanya karena dianggap tidak penting dan tidak mempengaruhi kelulusan. Oleh sebab itu penelitian ini terfokus pada strategi pembelajaran seni budaya, khususnya pelajaran seni musik, untuk siswa-siswa kelas duabelas.  Penelitian ini mengungkapkan tiga permasalahan yaitu; 1) proses pembelajaran seni budaya, khususnya seni musik, pada kelas duabelas, 2) penerapan strategi pembelajaran seni musik dengan menggunakan media audio visual, dan 3) dampak penerapan media audio visual pada pembelajaran seni musik pada  siswa kelas duabelas di SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang dilakukan melalui studi pustaka, observasi lapangan, dan wawancara. Hasil yang didapat dari penelitian ini menunjukkan bahwa, pertama, proses pembelajaran seni musik di sekolah ini diawali dari perencanaan, pelaksanaan dan penilaian; Kedua, strategi model pembelajaran seni musik dengan media audio visual yang digunakan dalam proses pembelajaran menerapkan pendekatan saintifik; ketiga, dampak penerapan media audio visual pada proses pembelajaran ialah bahwa para siswa dapat mengikuti pelajaran dengan aktif, baik secara individu maupun kelompok. Di samping itu hasil dari tayangan video dapat menginspirasi siswa dalam pembuatan konsep penampilan musik yang berbeda

    Mata Kuliah Musik Pop dalam Kurikulum Pendidikan Tinggi Seni di Indonesia

    Get PDF
    Musik pop adalah suatu genre yang sangat dekat dengan televisi. Melalui televisi, musik ini menjadi tak terpisahkan dengan massa. Musik ini juga merupakan mass culture karena diproduksi secara massal bagi masyarakat yang masif. Musik pop merupakan musik  hiburan. Dari hiburan itu orang memperoleh  kesenangan. Selain itu, musik ini juga berorientasi pada keuntungan karena diciptakan untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan pasar. Oleh karena diciptakan untuk kepentingan massa, maka tidak mengherankan jika musik ini memiliki syair yang mudah dihafal, alunan melodi dan progresi akord yang sederhana, serta bersifat fleksibel, dalam arti mudah beradaptasi dengan jenis-jenis musik yang lain. Masalahnya adalah dengan karakteristik seperti ini dapatkah musik yang ‘main-main’, yang tampil dengan tujuan menghibur ini ‘diangkat’ menjadi materi baku di dalam kurikulum pendidikan tinggi yang tentu saja bersifat serius sesuai dengan karakter ilmu pendidikan?  Jika memang harus dilakukan, maka sifat kependidikannya harus disesuaikan dengan karakter musik ini: semakin sederhana, semakin baik. Semakin baik lagi jika mampu membangun relasi dengan acara di televisi

    Penerapan Sistem Pembelajaran Kelas pada Mata Kuliah Praktik Instrumen Flute di Jurusan Musik FSP ISI Yogyakarta

    Get PDF
    Penelitian ini membahas penerapan metode tindakan kelas dalam memberikan sebuah materi ajar kepada peserta didik dalam bidang musik. Berbagai lembaga pendidikan, dari tingkat dasar hingga pendidikan tinggi, umumnya menerapkan sistem pembelajaran kelas. Pada proses pendidikan di Jurusan Musik FSP ISI Yogyakarta penerapkan  sistem pembelajaran kelas tidak hanya diterapkan pada mata kuliah teori namun juga pada kuliah praktik instrumen musik, yang menggunakan pendekatan instruksional secara individual. Kajian ini menelusuri bagaimana metode tindakan kelas diterapkan pada proses pembelajaran mata kuliah praktik musik di Jurusan Musik. Proses pembelajaran kelas pada mata kuliah praktik instrumen tentunya akan berbeda dengan pembelajaran secara individual. Hal ini lah yang mendorong penulis untuk meneliti sistem pembelajaran kelas untuk salah satu mata kuliah praktik instrumen khususnya flute. Proses pembelajaran praktik flute di Jurusan Musik FSP ISI Yogyakarta hingga kini masih banyak menggunakan proses pembelajaran individual karena sistem ini sudah lama dijalankan dengan berbagai permasalahan yang ada.  Penerapan metode tindakan kelas pada institusi yang sudah terbiasa dengan pengajaran instruksional secara iundividual tentulah tidak mudah. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini diharapkan dapat memberikan alternatif lain dari sistem pembelajaran musik secara individual yang selama ini digunakan

    Perawatan Instrumen Horn di Jurusan Musik FSP ISI Yogyakarta

    Get PDF
    Penelitian ini memfokuskan pada penggunaan dan perawatan instrumen Horn di Jurusan Musik FSP ISI Yogyakarta. Instrumen Horn memiliki komponen yang komplek terutama pada organologi. Kemudian jenis penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptis-analisitikal. Hasil penelitian adalah penggunaan instrumen yang terkontrol akan memudahkan dalam perawatan. Membersihkan karat yang menempel pada bagian dalam maupun luar dapat dilakukan dengan bahan kimia dan bahan tradisional

    Matinya Pertunjukan Musik

    Get PDF
    Musik merupakan suatu hasil karya seni bunyi dalam bentuk lagu atau komposisi musik yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penciptanya melalui unsur-unsur musik yaitu irama, melodi, harmoni, bentuk dan struktur musik serta ekspresi sebagai satu kesatuan. Salah satu cara penyampaian musik yaitu melaui pertunjukan musik. Namun, perkembangan teknologi membuat pertunjukan musik menjadi semakin jarang diminati oleh para penikmat musik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa sajakah bentuk-bentuk penyebab matinya pertunjukan musik dilihat dari teori McDonaldisasi serta bagaimana efek McDonaldisasi terhadap pertunjukan musik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif serta menerapkan pendekatan sosiologi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat empat dimensi dalam bentuk kematian pertunjukan musik yaitu dimensi efisiensi, dimensi prediksi, dimensi daya hitung, dan dimensi kontrol. Selanjutnya, McDonaldisasi juga membawa dampak terhadap matinya pertunjukan musik yaitu salah satunya adalah dehumanisasi atau manusia telah meninggalkan kodratnya sebagai manusia

    Soundscape: Musik dan Lingkungan Hidup

    Get PDF
    Pada pemikir terdahulu telah merumuskan bahwa musik adalah manifestasi dari suatu pertemuan yang intim antara manusia dengan alam semesta. Namun, peradaban masa kini mendesak manusia untuk mengeksploitasi alam semesta guna mencapai tujuan modernitas. Ekologi menawarkan berbagai wacana mengenai interkoneksi manusia dan alam semesta yang bersifat jaringan keterhubungan antara satu dengan yang lainnya. Perspektif ini hadir pula dalam musik, yaitu soundscape. Tulisan ini merupakan kajian pustaka yang mengedepankan wacana ekologi musik sebagai suatu alternatif dalam kajian maupun karya musik. Soundscape memberikan suatu wacana untuk meningkatkan kesadaran manusia terhadap suara-suara di lingkungan hidupnya sebagai suatu proses evaluatif guna mencapai tatanan masyarakat yang berkelanjutan

    Vokalista Divina: Penerapan Eksistensi Transjender pada Paduan Suara Sebagai Sebuah Identitas Sosial

    Get PDF
    Vocalista Divina adalah kelompok paduan suara di Semarang yang didukung oleh para penyanyi transjender. Keberadaan transjender selalu memicu pro dan kontra di kalangan masyarakat, khususnya di Indonesia, dan seringkali mereka ditentang oleh sebagian masyarakat tersebut. Namun demikian jika kita amati lebih cermat, para transjender sebenarnya telah dilegitimasi dan diinstitusionalkan melalui praktik kebudayaan seni-seni di Indonesia. Walaupun demikian tidak semua masyarakat di Indonesia dapat menerima keberadaan dan identitasnya. Suatu identitas kelompok, seperti terdapat pada Vokalista Divina, terbangun dari identitas individual para anggotanya. Pada peningkatan identitas positif terdapat tiga strategi dasar, yaitu mobilitas individual, kreativitas social, dan kompetisi social. Identitas kelompok tranjender dapat terlihat dari cara mereka menunjukkan eksistensinya. Ketika mereka terfokus pada aktivitasnya sendiri masyarakat dapat mengidentifikasi mereka melalui apa yang mereka lakukan. Walaupun sejumlah jumlah besar kelompok tranjender di Indonesia masih enggan menunjukkan identitasnya terdapat beberapa kelompok  yang mulai berasimilasi ke dalam aktivits seni di masyarakat, seperti khususnya kegiatan sen paduan suara. Menyadari kenyataan tersebut peneliti tertarik untuk mempelajari paduan suara transjender, Vokalista Divina, di kota Semarang. Keberadaan  transjender melalui aktivitas paduan suara telah menjadi identitas social mereka yang kini telah dimaklumi masyarakat. Guna mengungkap keberadaanya, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Melalui pendekatan ini telah diperoleh temuan-temuan yang komprehensif bahwa identitas transjender dapat dibangung  melalui mediasi aktivitas paduan suara. Malaupun eksistensi mereka belum sepenuhnya diterima masyarakat setiddak-tidaknya studi ini dapat menginspirasi kelompok-kelompok mereka yang lain untuk melakukan aktivitas-aktivitas yang positif seperti halnya latihan paduan suara

    120

    full texts

    136

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    PROMUSIKA
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇