8320 research outputs found
Sort by
LKP : Perancangan Produk Kemasan untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di UPTI. Mamin dan Kemasan Disperindag Provinsi Jawa Timur
Kerja praktik adalah suatu kegiatan selama perkuliahan yang menunjang mahasiswa dalam pembelajaran untuk terjun ke dalam dunia kerja yang sebenarnya. Dengan mengikuti kerja praktik ini, mahasiswa mendapat pengetahuan mengenai apa saja yang terjadi dalam dunia kerja. Dalam kerja praktik ini, mahasiswa diantaranya dapat mempelajari proses pendesainan kemasan produk makanan dan minuman untuk usaha mikro, kecil, dan menengah.
Unit Pelayanan Teknis Makanan, Minuman, dan Kemasan Disperindag Provinsi Jawa Timur merupakan Unit Pelayanan Teknis Industri (UPTI) yang bergerak di bidang industri makanan, minuman, dan kemasan yang berada di Jl. Raya Trosobo Km. 20 Taman Sidoarjo. Beberapa produk yang dihasilkan seperti kemasan makanan, minuman, produk fashion dan lain sebagainya yang tersebar di Pulau Jawa, khsusunya Jawa Timur. Penulis melakukan Kerja Praktik selama 1 bulan yang diberikan tanggung jawab untuk mendesain produk kemasan..
Dalam laporan kerja praktik ini, penulis ingin membagi pengalaman selama mengikuti kerja praktik, yang meliputi proses desain packaging atau kemasan. Dari hasil pengalaman ini, penulis dapat menyimpulkan bahwa kerja praktik ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa, terutama mahasiswa yang telah siap untuk memasuki dunia kerja. Berbagai ilmu pengetahuan dan pengalaman yang menarik di dapat dari kerja praktik ini
TA : Penyusunan Strategi Pengembangan Sistem Informasi pada DINKOPDAG Surabaya
Perkembangan digital juga merambah dunia pemerintahan di Indonesia tak terkecuali DINKOPDAG Kota Suabaya. Namun dalam implementasinya mengalami beberapa kendala yakni belum memiliki pedoman perencanaan pengembangan sistem informasi sehingga mengakibatkan data yang dikelola DINKOPDAG berpotensi kehilangan validitas dan tidak terintegrasi sehingga mempersulit koordinasi antar Bidang di DINKOPDAG. Selain itu struktur organisasi DINKOPDAG belum dilengkapi dengan bidang Teknologi Informasi, yang berdampak fungsi pengelolaan teknologi informasi masih melebur pada tugas Bidang Sekretariat dan hanya diisi oleh satu orang staf. Berikutnya, dalam pengembangan aplikasi sistem informasi juga selalu didominasi dari respon reaktif terhadap suatu permasalahan yang terjadi dan menggunakan pihak ketiga dalam pengembangannya yaitu dengan Dinas Kominfo Kota Surabaya dan Vendor TI eksternal, hal ini bisa mengakibatkan pemborosan anggaran. Berdasarkan keterangan tersebut, maka penelitian ini untuk membantu DINKOPDAG menyusun pedoman dalam menentukan arah strategi pengembangan sistem informasi. Guna mendukung proses penelitian tersebut, digunakan tahapan dari kerangka kerja Anita Cassidy dan Analisis SWOT. Hasil dari penelitian ini adalah dalam rangka membentuk acuan pengembangan Teknologi Informasi (TI) yang terdiri atas rekomendasi pengembangan aplikasi serta penyusunan divisi STI. Adapun susunan rekomendasi aplikasi tersebut adalah 2 aplikasi kuadran strategic yakni SI Monitoring dan Rumah Kreatif, 2 aplikasi kuadran high potential yakni Pengendalian Prosedur Pengembangan Sistem Informasi dan E-Recruitment Divisi STI, 2 aplikasi key operational yakni Manajemen Kinerja dan Diklat, dan 1 aplikasi kuadran support terkait Keamanan. Dalam pelaksanaan perencanaan STI ini, DINKOPDAG Kota Surabaya harus menyediakan anggaran sebesar Rp 359.756.597
TA : Penerapan Design Thinking pada Evaluasi dan Perbaikan Desain Antarmuka pada Aplikasi GOBIS
Suroboyo Bus merupakan layanan transportasi bus berfasilitas modern milik Pemerintah Kota Surabaya yang diperuntukkan sebagai transportasi umum serupa bus kota berbasis bus rapid transit di kawasan metropolitan Kota Surabaya yang diluncurkan oleh Pemerintahan Kota sejak April 2018 dengan 2 rute yaitu rute utara-selatan dan rute barat-timur. Maksud dari adanya Suroboyo Bus ini adalah sebagai bentuk perwujudan upaya Pemerintahan Kota untuk mensinergikan pemenuhan kebutuhan transportasi umum dengan program lingkungan hidup yang telah bekerjasama dengan Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau. Suroboyo Bus ini telah memiliki aplikasi yang bernama “GOBIS” yang berguna untuk membantu masyarakat dalam melihat informasi seperti rute yang tersedia dan dilewati oleh bus, jadwal keberangkatan bus, dan track location bus. Namun, seiring berjalannya waktu aplikasi ini masih dinilai kurang karena belum memiliki sistem yang memperkirakan waktu tiba bus dari halte yang satu ke halte yang lain disebebkan kondisi jalan dan tidak adanya jalur khusus. Selain itu, aplikasi GOBIS masih dalam tahap pengembangan, sehingga masih banyak terdapat kekurangan khususnya pada desain antarmuka. Bersumber dari pemaparan tersebut, maka solusinya adalah melakukan redesign UI/UX pada aplikasi GOBIS yang di dalamnya terdapat informasi mengenai jadwal kedatangan dan estimasi keberangkatan bus, informasi mengenai rute tiap koridor, dan informasi mengenai halte yang tersedia. Redesign UI/UX pada penelitian ini menggunakan metode design thinking karena metode ini memungkinkan peneliti memahami kebutuhan dan masalah pengguna serta menemukan solusi yang tepat dan efektif untuk permasalahan yang ada. Hasil dari penelitian ini adalah dengan dilakukan redesign aplikasi GOBIS pada fitur Suroboyo Bus dapat memudahkan user dalam mengetahui informasi jadwal kedatangan dan estimasi keberangkatan bus. Selain itu, metode design thinking sangat sesuai untuk diterapkan pada peneltian ini karena memiliki kemampuan untuk mendorong dan menginspirasi inovasi sehingga dapat meningkatkan kinerja secara maksimal. Pengujian yang dilakukan untuk perancangan desain ini adalah Usability Testing dengan total 5 responden dimana task 1 (welcome screen) sebesar 60%. Kemudian task 2 (register/login screen) sebesar 80% dan yang terakhir task 3 (Fitur Suroboyo Bus Screen pada bagian user menginput lokasi awal dan lokasi yang dituju) sebesar 80%. Berikutnya, hasil testing menggunakan tools maze didapatkan bahwa waktu dapat dibuktikan dengan rata-rata durasi yang diperlukan untuk menggunakan fitur suroboyo bus mulai dari mengisi lokasi saat ini, mengisi lokasi tujuan, memilih bus yang akan digunakan berdasarkan rekomendasi dari aplikasi, dan sampai ditujuan selama 21,5 detik
TA : Rancang Bangun Aplikasi Pemilihan Rumah Berbasis Web dengan Metode Weighted Product
Penentuan rumah sebagai tempat tinggal dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti harga, luas tanah, luas bangunan, jarak ke tempat kerja, dan pertimbangan lainnya. Beberapa calon pembeli memprioritaskan keramaian meski dengan harga mahal, sementara yang lain lebih fokus pada kesesuaian harga, ukuran, dan lokasi. Keberhati-hatian dalam memilih rumah diperlukan karena variasi jumlah dan harga rumah yang beragam. Metode perhitungan Weighted Product menjadi solusi dalam pengambilan keputusan yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi calon pembeli. Metode ini menggabungkan kriteria dan bobot untuk memudahkan
pemilihan rumah yang ideal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Rancang Bangun Aplikasi Pemilihan Rumah yang dapat membantu calon pembeli dalam menentukan pilihan rumah yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Melalui latar belakang dan rumusan masalah yang telah dibahas, aplikasi ini diharapkan dapat memberikan solusi yang efektif dalam proses pengambilan keputusan pembelian rumah dengan mempertimbangkan preferensi dan memilih calon pembeli. Aplikasi dibuat dengan 12 kriteria seperti harga, jarak rumah ke tempat kerja, luas bangunan, luas tanah, kamar tidur, kamar mandi, fasilitas, jumlah lantai, jarak ke pasar/supermarket, rumah sakit, jarak ke sekolahan, jarak ke jalan raya utama. Metode Weighted Product adalah algoritma multi-criteria decision making (MCDM) yang digunakan untuk mengevaluasi sejumlah alternatif keputusan berdasarkan berbagai kriteria keputusan. Dalam MCDM, alternatif-alternatif ini dianalisis dan dinilai menggunakan bobot yang
berkaitan dengan setiap atributnya. Metode Weighted Product memainkan peran penting dalam menentukan alternatif terbaik berdasarkan standar yang digunakan untuk pengambilan keputusan. Sebelumnya, rating atribut dari setiap alternatif. Untuk perhitungan jarak pada aplikasi ini menggunakan Metode Haversine.
Hasil dari rancang bangun aplikasi ini telah diuji melalui Black Box Testing bahwa aplikasi dapat digunakan dan berfungsi bagi pengguna calon pembeli rumah untuk dapat menentukan pemilihan rumah yang sesuai
dengan pengguna. Aplikasi ini berbasis website yang berdasarkan angket yang diberikan pengguna maka setelah adanya aplikasi ini diproleh pernyataan bahwa kemudahan pengguna mencapai hanya 83,9% yang masih kesulitan dalam pemilihan rumah.dalam aplikasi Rancang Bangun Aplikasi Pemilihan Rumah Berbasis Website Dengan Metode Weighted Product. pengguna yang mengalami kesulitan dalam memilih rumah sebanyak 16,1%
Desain Produk Mini Boat Pemberi Makan Ikan Otomatis Berbasis Microcontroller di Tambak Ikan Studi Kasus: Tambak Ikan Daerah Glagah Lamongan
Kecamatan Glagah di Kabupaten Lamongan merupakan daerah dataran rendah yang memiliki mata pencaharian utama sebagai petambak ikan nila. Namun, masalah pemberian pakan yang tidak teratur dan banjir akibat luapan Bengawan Solo dan Bengawan Jero seringkali menyebabkan kematian masal pada ikan peliharaan. Para peneliti sebelumnya telah membuat pemberi makan ikan otomatis yang dikontrol dengan sistem microcontroler, namun masalah kelebihan kapasitas perikanan budidaya dan eutrofikasi di budidaya perairan serta banjir yang meluas setiap tahun masih menjadi ancaman bagi budidaya ikan di Kecamatan Glagah. Oleh karena itu peneliti merancang desain Mini boat pemberi pakan ikan otomatis yang merupakan sebuah produk yang dirancang untuk membantu petambak ikan dalam memberikan pakan ikan secara teratur dan efisien. Produk ini menggunakan sistem microcontroler untuk mengontrol pemberian pakan ikan secara otomatis. Selain itu, mini boat ini juga dapat membantu mengatasi masalah banjir yang sering terjadi di Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, yang dapat menyebabkan kematian masal pada ikan peliharaan. Dengan menggunakan mini boat ini, petambak ikan dapat memastikan bahwa ikan peliharaannya tetap mendapatkan pakan yang cukup walaupun terjadi banjir
TA : Perancangan Media Promosi UMKM Tiga Bersaudara Toys 2 untuk Meningkatkan Brand Awareness
Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) umumnya adalah penyokong pereokonomian di negara-negara mana pun di dunia. UMKM menjadi tulang punggung perekonomian negara karena menyediakan pendapatan dan penciptaan lapangan kerja bagi sejumlah besar orang di seluruh dunia. UMKM di Indonesia, terhitung Maret 2021, berkontribusi hingga Rp 8.573 triliun atau 61,1 % atas ProdukDomestik Bruto (Kemenkeu, 2021). Salah satu implementasi digital marketing adalah penggunaa Instagram, Facebook, WhatsApp, dan media sosial lainnya.Penelitian yang dipakai adalah penelitian deskripstif kualitatif, yaitu suatu rumusanmasalah yang memandu penelitian unutk mengeksplorasi atau memotres situasi sosial yang akan diteliti secara menyeluruh, luas. Kedepannya UMKM Tiga bersaudara toy 2 sebaiknya mencari sarana promosi lainnya yang dapat menjangkau masyarakat luar daerah yang sulit menjangkauproduk mainan tiga bersaudara toy 2melalui kerja sama dengan lembaga pemerintahdaerah setempat seperti koperasi desa maupun kelurahan dan sekolah pemerintah daerah.Hal ini dimaksudkan agar produk mainan tersebut dapat diperoleh dan dimiliki oleh keluarga yang ingin membeli dan memiliki produk tersebut bagi anak-anaknya
Avoiding Machine Learning Becoming Pseudoscience in Biomedical Research
The use of machine learning harbours the promise of more accurate, unbiased future predictions than human beings on their own can ever be capable of. However, because existing data sets are always utilized, these calculations are extrapolations of the past and serve to reproduce prejudices embedded in the data. In turn, machine learning prediction result raises ethical and moral dilemmas. As mirrors of society, algorithms show the status quo, reinforce errors, and are subject to targeted influences – for good and the bad. This phenomenon makes machine learning viewed as pseudoscience. Besides the limitations, injustices, and oracle-like nature of these technologies, there are also questions about the nature of the opportunities and possibilities they offer. This article aims to discuss whether machine learning in biomedical research falls into pseudoscience based on Popper and Kuhn's perspective and four theories of truth using three study cases. The discussion result explains several conditions that must be fulfilled so that machine learning in biomedical does not fall into pseudoscienc
Sertifikat : Virtual Tour Library di Amerika dan Taiwan
Virtual Tour Library di Amerika dan Taiwan yang diselenggarahkan oleh Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta pada Tanggal 04 April 202
Sertifikat : Webinar Rapat koordinasi nasional bidang perpustakaan Tahun 2023
Webinar Rapat koordinasi nasional bidang perpustakaan Tahun 2023 dengan tema trasnformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial untuk kesejahteraan, solusi cerdas pemulihan ekonomi masyrakat pasca pandemi covid 19 dilaknakan oleh Perpustakaan nasional republik Indonesia pada tanggal 06- 07 Maret 202
Webinar#3:"Implikasi Chat GPT dan AI Bagi Pendidikan Tinggi dan Perpustakaan di Masa Depan"
Webinar#3:"Implikasi Chat GPT dan AI Bagi Pendidikan Tinggi dan Perpustakaan di Masa Depan", diadakan secara daring (Zoom) pada 15 Maret 2023, di Semarang