Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain
Not a member yet
112 research outputs found
Sort by
Penerapan Physiognomy untuk Pengembangan Desain Karakter Pada Animasi
AbstractThe Application of Physiognomy for the Development of Character Design in Animation. The research is developed to answer the need of clear design diversification in the creation of animated characters nowadays, to make the character easily recognizable by its market. The designed character is characterized in such a way to represent the designed personality in accordance with its possessed traits. Physiognomy,an in-depth observation study of human face physical characteristics to understand its personality, potentially being a reference in making character designs more suitable to its personality, without having to repeat its previous designs. Through literature studies and animated films comparison, this paper aims to discover opportunities in animationcharacter design through non-verbal communication tools like physiognomy. Analysis is done by matching the physiognomy data with observation to several animation film character. Results of this study is a model that can be applied in the future of character creation in the animation world. AbstrakPenerapan Fisiognomi untuk Pengembangan Desain Karakter pada Animasi. Penulisan ini dikembangkan untuk menjawab kebutuhan diversifikasi desain yang jelas dalam pembuatan karakter animasi saat ini, sehingga karakter tersebut lebih mudah dikenal pasar. Desain perwajahan karakter dibentuk sedemikian rupa agar bisa mewakilikepribadian yang dirancang dan sesuai dengan sifat-sifat karakter yang dimilikinya. Fisiognomi, sebagai studi mendalam pengamatan karakteristik fisik wajah manusia untuk memahami kepribadian seseorang, memiliki potensi untuk menjadi referensi dalam pembuatan desain karakter yang lebih sesuai dengan kepribadiannya, tanpa harusmengulangi desain terdahulu. Melalui studi literatur serta perbandingan film animasi, tulisan ini bertujuan untuk membuka peluang dalam desain karakter animasi melalui alat komunikasi non-verbal seperti fisiognomi. Analisis dilakukan dengan melihat kesesuaian data fisiognomi berdasarkan observasi pada beberapa film animasi yangkarakter desainnya. Hasil dari penelitian ini adalah model yang dapat diaplikasikan di kemudian hari dalam penciptaan karakter di dunia animasi
PERANCANGAN MOTIF BATIK BERBASIS FILOSOFI GERAK PENCAK SILAT CIMANDE
AbstractDesigning the Batik Motif Based on the Philosophy of Pencak Silat Cimande’s Movement. For the last three decades, the pencak silat Cimande had progressed more than before. The center of development is the group of Cimande’s art environment. This phenomenon has created the using of silat costume as group identity. The costume includes headband and sarong with batik motives. The lack of textile culture and specific motives become the problem. This reseach’s purpose is to find the solution through designing batik motives based on the philosopy of pencak silat Cimande’s movement. Artistic research is forming by using qualitative method with practice-based research approach. The reseach process is devide in two stages, (a) Case study of Cimande’s silatmovement through photography and (b) Visual design process. The result is the basic motives that include main object with Taqlid meaning or surrender to Tauhid, pictured as Kelid movement. The basic motives applicated to layout and hopefully becomming one of the support system to developing pencak silat Cimande as part of creative economyand stimulate the visual creator to participate in developing local content. AbstrakPerancangan Motif Batik Berbasis Filosofi Gerak Pencak Silat Cimande. Selama kurang lebih tiga dekade terakhir, pengembangan pencak silat Cimande melaju pesat tidak seperti era sebelumnya. Pengembangan pusat pembelajaran silat dipusatkan dalam kelompok atau lingkungan seni aliran Cimande. Fenomena tersebut salah satunya memunculkan penggunaan kostum silat sebagai identitas kelompoknya. Dalam kostumtersebut terdapat ikat kepala dan sarung yang menggunakan motif batik. Permasalahan muncul karena Cimande tidak memiliki budaya wastra dan motif spesifik yang memiliki kekhasan. Penelitian ini mencari solusi melalui perancangan motif batik yang berbasis filosofi gerak pencak silat Cimande. Penelitian artistik dalam bentuk perancangan ini menggunakan metode kualitatif dengan bentuk pendekatan practice based reseach.Proses penelitian ini terbagi dalam dua tahap yaitu (a) Studi kasus gerakan silat Cimande melalui fotografi dan (b) Proses perancangan visual. Hasil dari penelitian ini adalah motif dasar terdiri dari obyek utama yang memiliki makna Taqlid atau berserah kepada Tauhid, yang digambarkan dengan gerakan jurus Kelid. Motif dasar diaplikasikan padalayout dan diharapkan menjadi salah satu penunjang dalam pengembangan pencak silat Cimande bagian dari potensi devisa ekonomi kreatif dan ikut memberi stimulus para pelaku kreatif visual untuk ikut berpartisipasi mengembangkan konten lokal
Tren 4 Dimensi dalam Desain Komunikasi Visual
AbstractThe 4-Dimensional Trend in Visual Communication Design. Visual Communication Design explains how humans communicate through visual imagery. In recent years, 4-dimensional objects have begun to emerge in the design trend of 2017 is quite a lot of appear in the works of visual communication design. Visual trends in previous visual communications design have begun to be widely used and applied to a visual display,the lack of a new style in visual communication design makes the visual appearance bored and less attractive to be a problem for some designers. Many large and wellknown companies use 4D design objects in their works, such as Nike, Adidas, Suzuki, Nvidia. This paper describes more deeply about the development and applications of 4D in visual communication design. The method used in this study by studying the theoryand review the work in phenomenology. The result that 4D is much different from preexisting trends because this style of design forms a detailed and realistic impression by using perfect materials, textures, lighting and shadows. But there are some shortcomings that have 4D that some of them is the length of time work in producing a complex 4D object and the knowledge of animation, shapes, photography, composition, basic tools and others, needed to make 4D design would take a long time to learn. AbstrakTren 4 Dimensi dalam Desain Komunikasi Visual. Desain Komunikasi Visual menjelaskan tentang bagaimana manusia berkomunikasi melalui citra visual. Dalam beberapa tahun belakangan ini, objek 4 dimensi mulai bermunculan pada tren desain tahun 2017 ini cukup banyak muncul pada karya-karya desain komunikasi visual. Tren visual pada desain omunikasi visual sebelumnya sudah mulai banyak digunakan dan di terapkan pada tampilan sebuah visual, kurangnya gaya baru dalam desain komunikasivisual membuat tampilan sebuah visual terasa bosan dan kurang menarik tentunya menjadi masalah bagi beberapa desainer. Banyak perusahaan besar dan ternama yang menggunakan objek 4D desain dalam karya-karyanya, seperti Nike, Adidas, Suzuki, Nvidia, dan lain-lain. Makalah ini memaparkan lebih dalam mengenai perkembangan maupun penerapan 4D dalam desain komunikasi visual. Metode yang digunakan dalampenelitian ini dengan cara mengkaji teori dan mengkaji karya secara fenomenologi. Hasilnya adalah bahwa 4D jauh berbeda dari tren yang sudah ada sebelumnya karena gaya desain ini membentuk kesan detail dan realistis dengan menggunakan material, tekstur, pencahayaan dan bayangan yang sempurna. Namun ada beberapa kekuranganyang dimiliki 4D yaitu beberapa di antaranya adalah lamanya waktu pengerjaan dalam menghasilkan sebuah objek 4D yang kompleks dan pengetahuan tentang animasi, bentuk, fotografi, komposisi, basic tools dan lain-lain, diperlukan untuk membuat desain 4D tentunya membutuhkan waktu yang lama untuk mempelajarinya
PEMANFAATAN HASIL LIMBAH KERTAS PADA TUGAS MATA KULIAH PRAKTIK DESAIN KOMUNIKASI VISUAL UNIVERSITAS BINA NUSANTARA
AbstractThe Using of Paper Waste on Visual Communication Design Subject’s Project at Bina Nusantara University. Waste accumulate and not proceeded properly can have a negative impact on the environment. This can be prevented by treating the waste into a product that is environmentally friendly, of better quality, and has a high selling price. Through the process of exploration of waste products that are not useful, it is expectedto provide several alternatives that can be applied into the form of design or artwork. The analytical tool used is multiple regression analysis method. The sample used is 30 materials of exploration work produced from the year 2016. This research contributes to the paper waste awareness of the students for using the paper waste on their tasks or campus projects. This research is the utilization of paper waste from the work of unusedtasks as pulp or recycled paper materials to reduce the impact of paper waste on the environment. AbstrakPemanfaatan Hasil Limbah Kertas pada Tugas Mata Kuliah Praktik DesainKomunikasi Visual Universitas Bina Nusantara. Limbah yang menumpuk dan tidak diolah secara baik dapat memberikan dampak negatif terhadap lingkungan. Hal ini dapat dicegah dengan mengolah limbah tersebut menjadi sebuah produk yang ramah Iingkungan, bermutu lebih baik, dan memiliki nilai jual yang tinggi. Melalui proses eksplorasi terhadap limbah produk yang tidak berguna, dîharapkan dapat memberikan beberapa alternatif yang dapat diaplikasikan menjadi bentuk desain ataupun karyaseni. Alat analisis pada penelitian ini menggunakan metode analisis regresi berganda. Sampel yang digunakan adalah sebanyak 30 materi karya eksplorasi yang dihasilkan mulai sejak tahun 2016. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap peningkatan kepedulian mahasiswa tentang pemanfaatan kembali kertas limbah untuk kepentingantugas di kampus. Penelitian ini memanfaatkan kertas bekas dari karya-karya tugas yang tidak terpakai sebagai bahan pulp atau kertas daur ulang untuk mengurangi dampak buruk limbah kertas terhadap lingkungan
KEINDONESIAAN DALAM STIKER SOEKIRMAN TUKANG PARKIR
Abstract Line Stickers is used in order to simplify texting communication in Line Messenger app. The message simplification will be more effective if the stickers design has a cultural value that suitable with the users. Because of that, in 2015, LINE messanger Indonesia held a competition on Line stikers Design contest with “Indonesian locality” as the theme. Among the 10 finalist choosen, Soekirman The Parkingman is the most interesting character due to the way the designer shows the “indonesian locality” in a very different way, compared to the common assumption on the theme. The Researchers saw the complexity on “power” and “knowledge” in the character. Soekirman The Parkingman is design upon a very unique value of Indonesian locality which is show the very “genuine “. Abstrak Stiker adalah salah satu peringkas pesan dalam messenger apps. Peringkasan pesan melalui stiker tersebut akan menjadi efektif jika stiker tersebut memiliki nilai kebudayaan yang sesuai dengan penggunanya. Oleh sebab itu, pada tahun 2015, LINEMessangerIndonesia mengadakan kompetisi desain karakter stiker yang bertema keindonesiaan.Dari 10 finalis yang terpilih, stiker Soekirman Si Tukang Parkir adalah stiker yang paling menarik perhatian karena menampilkan keindonesiaan melalui karakter Tukang Parkir. Stiker tersebut secara tidak langsung menampilkan sesuatu yang beda dalam visi keindonesian yang umum. Peneliti melihat adanya perkelidanan yang kompleks antara kuasa dan pengetahuan di dalamnya. Dengan kata lain,stiker Soekirman Si Tukang Parkir merupakan sebuah kontruksian berdasarkan kuasa dan pengetahuan keindonesiaan yang dianggap berbeda tersebut. Sehingga keindonesiaan yang ditampilkan secara subtil ke dalam bentuk stiker Line tersebut secara tidak langsung justru menampilkan keindonesiaan yang berbeda, bahkan yang ‘sesungguhnya
UNSUR-UNSUR GRAFIS DALAM KOMIK WEB
AbstractThe Graphic Elements in Webcomics. Webcomics now exist as a form of replacement for conventional comics. Webcomics suited for the current generation who values timesaving products and services. Comic artists also begin to shift toward webcomics to express their creative flair in the stories they want to present, utilizing beautiful art styles and adjust to the new layout found in webcomics. This paper discuss 3 (three) webcomics originally from Indonesia in fantasy genre which are Super Santai, Nusantara Droid War, and Mantradeva. Each webcomics has unique character and storyline that their readers favor. Those webcomics analyzed with qualitative methods to explore the graphic elements. The graphic elements are the style of illustration, layout, colors, and typography. The result is each webcomics has their unique characteristics in illustrationstyle and storyline that attracts young readers.AbstrakUnsur-unsur Grafis Dalam Komik Web. Komik web sekarang muncul sebagai semacam pengganti komik konvensional. Komik web dianggap lebih cocok untuk generasi masa kini yang lebih melirik produk dan layanan yang praktis. Penulis komik juga mulai beralih ke komik web untuk mengeskpresikan kreativitas mereka di dalam cerita yang ingin mereka buat, memanfaatkan gaya gambar yang indah dan menyesuaikan layout baru yang ditemukan dalam komik web. Makalah ini membahas3 (tiga) komik web asli Indonesia dengan genre fantasi yaitu Super Santai, Nusantara Droid War, dan Mantradeva. Masing-masing komik web tersebut memiliki keunikan karakter dan cerita sehingga digemari oleh banyak pembacanya. Ketiga komik web tersebut dianalisis dengan metode kualitatif berdasarkan unsur-unsur grafisnya yaitugaya ilustrasi, layout, warna, dan tipografi. Hasil dari analisis adalah setiap komik web memiliki ciri khas masing-masing dalam gaya ilustrasi dan cerita yang khas sehingga mampu menarik perhatian pembaca muda
WASTRA DAN REMPAH DALAM SUBLIMASI FOTOGRAFI BUDAYA
AbstractWastra and Spices in Sublimation of Cultural Photography. Wastra and spices with a variety of types is one of the leading Indonesian assets. This creation of photographic nerstone idea of creation. Wastra sample used is some kind of striated main Yogyakarta. The focal factor in this study is an effort of creating art in photography that has the content of the local culture, with the approach of the aesthetic principle refers to the philosophy of Java that can create sublimes. The present cultural photography is still stuck in the form based. The relation between the content and thepackaging has not been explored by the local aesthetic approach which is composed of the reduction Javanese philosophy of life. This study uses a qualitative method to shape practice approach based research. Data and reference rests on a literature review, while the research process is the main media experimentation in the studio. Experimentationprocess consists of two types of shooting and the implementation of the merger between multiple media photo prints with some other drawing medium including spices. The results of this study are the stimulus for researcher or other creators in the field of photography to explore the aesthetic principles of Java in the art of photography. AbstrakWastra dan Rempah dalam Sublimasi Fotografi Budaya.Wastra dan rempah dengan jenis beragam merupakan salah satu aset unggulan Indonesia. Penelitian penciptaan seni fotografi ini menjadi sumber landasan ide penciptaan karya fotografi. Sampel wastra yang digunakan adalah beberapa jenis lurik dari Yogyakarta. Inti utama dalam penelitian ini adalah upaya dalam proses mencipta seni fotografi yang memiliki konten budaya lokal tersebut, dengan pendekatan prinsip estetika yang mengacu pada falsafah Jawa dan dapat mewujudkan sublemasi. Fotografi budaya yang ada masih terjebak pada bentuk tampilan sehingga terkesan tempelan belaka. Relasi antara isi dan kemasan belum digalimaksimal dengan pendekatan estetika lokal yang disusun dari reduksi falsafah hidup Jawa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan bentuk pendekatan practice based reseach. Data dan referensi bertumpu pada kajian pustaka, sedangkan proses riset utamanya adalah eksperimentasi media dalam studio. Proses eksperimentasi terdiri daridua jenis yaitu pelaksanaan pemotretan dan penggabungan media antara hasil cetak foto dengan beberapa medium gambar lain termasuk juga rempah. Hasil dari penelitian ini menjadi stimulus peneliti atau pencipta lain dalam bidang fotografi untuk ikut menggaliprinsip estetika Jawa dalam seni fotografi
KAJIAN MOTIF TENUN SONGKET MELAYU SIAK TRADISIONAL KHAS RIAU
AbstractThe Analysis of Malay Siak Traditional Songket Weaving Motifs from Riau. Riau is one of the provinces in Indonesia that have Malay culture which still maintained and preserved until now. One of the cultures is the Malay Songket Weaving. Songketis from Siak and has a variety of motifs, colors and meanings that reflect way of life of the mankind. However, the times make people choose songket in terms of beauty, so the philosophy contained in songket is not considered. Songket is supposed to be the pride of Riau society, especially the younger generation which is expected to be the successor to the Malay culture. The lack of love for the culture and lack of adequate information makes the younger generation are less interested in this songket cloth. Knowledge on the meaning of motifs and colors on songket is needed so that Riau society and futuregenerations will not forget the philosophy that contained in the songket. The analysis of the traditional Melayu Siak weaving use descriptive qualitative method and source of references. Data collecting method is observation and interview. The result of thisanalysis is the knowledge of philosophy and value in the Melayu Riau weaving motifs.AbstrakKajian Motif Tenun Songket Melayu Siak Tradisional Khas Riau. Riau merupakan salah satu provinsi yang memiliki kebudayaan Melayu yang masih terjaga hingga sekarang. Salah satu dari kebudayaannya adalah Tenun Songket Melayu Riau. Kainsongket ini berasal dari Siak dan memiliki beragam motif, warna serta makna yang mencerminkan pandangan hidup umat manusia. Namun, perkembangan zaman membuat masyarakat memilih kain songket dari segi keindahan, sehingga falsafah yang terdapat dalam kain songket tidak lagi diperhatikan. Minimnya kecintaan akan budaya serta kurangnya informasi yang memadai membuat para generasi muda kurang tertarikakan kain songket ini. Pengetahuan akan makna dari motif serta warna pada kain songket diperlukan agar masyarakat Riau serta generasi penerusnya tidak melupakan falsafah yang terdapat didalamnya. Kajian motif tenun songket Melayu Siak tradisional ini dilakukan metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan referensi kepustakaan. Pencarian data ditunjang dengan observasi dan wawancara. Hasil dari kajian ini adalahpemahaman terhadap falsafah dan nilai yang terkandung dalam motif tradisional tenun songket Melayu Riau tersebut
MODEL PELUKISAN ILUSTRASI DI DALAM SERAT BABAD SINDUJOYO
Abstrak Ilustrasi di dalam babad Sindujoyo merupakan hasil kebudayaan masyarakat Jawa yang memiliki karakteristik visual dalam perwujudannya. Karakteristik di dalam ilustrasi dapat diidentifikasi dari penggambaran figur yang meliputi: penggambaran figur manusia, binatang, tumbuhan dan alam sekitar, bahasa komunikasi gambar, serta penyusunan bentuk (figur) ke dalam bidang gambar. Identifikasi penggambaran ilustrasi di dalam babad Sindujoyo menunjukkan karakteristik model penggambaran yang memiliki konsep pelukisan di dalamnya. Model pelukisan yang memiliki kaidah dalam menggambar dapat memberikan pemahaman serta pengetahuan mengenai gaya pelukisan etnik khususnya di Jawa, karena model pelukisan yang sama juga terdapat di dalam naskah-naskah kuno Jawa lain yang tersebar di berbagai daerah. Melalui pendekatan penelitian berbasis seni (art base research) dan metode dalam menganalisis menggunakan interaksi analisis kesimpulan adalah penggambaran yang terdapat di dalam ilustrasi babad Sindujoyo memperlihatkan ciri dari pelukisan etnis yaitu berbeda tempat, berbeda jarak, dan berbeda waktu, dilukiskan dalam satu bidang gambar dengan spesifikasi adegan dan setting pendukungnya. AbstractIllustrations in the Chronicle Sindujoyo is the result of culture of Javanese people who have visual characteristics in its realization. Characteristics in the illustration can be identified from the depiction of the figures include: the depiction of human figures, animals, plants and natural surroundings, the language of communication, as well as images of the preparation shape (figures) into the area of the image. Identification of the depiction of the illustration in the Chronicle of Sindujoyo shows the characteristics of a model that has a depiction of a metaphorical concept in it. Model representations that have rules in drawing can provide understanding and knowledge about ethnic painting style, especially in Java, because the same model representations are also found in ancient Javanese texts other that spread over a wide area. Through research-based approach to art (art research base) and methods in analyzing use interaction analysis of conclusion is the depiction of the illustration showed a Sindujoyo Chronicle of the representations of different places, namely the ethnic, different distances, and different time, painted in one area of an image with the specifications setting the scene and his supporters
PERAN KOMPOSISI PADA FOTO EDITORIAL DISNEY DREAM PORTRAIT SERIES¬ KARYA ANNIE LEIBOVITZ
Abstrak Dunia kreatifitas dalam fotografi adalah sebuah petualangan pencapaian visi dari sang fotografer. Setiap orang melihat dan mengartikan dunia secara berbeda-beda. Dalam fotografi bukanlah sekedar merekam sebuah sisi dari subyek atau sekedar menangkap momen yang tepat akan tetapi juga mengolah unsur-unsur estetik dari subyek dengan mengatur pencahayaan dan komposisi yang baik. Komposisi terdiri dari beberapa format elemen visual. Sebuah fotografi dapat dihasilkan dengan lebih efektif dan bermakna dengan pemahaman komposisi yang baik. Pada kajian ini penulis akan mengangkat Annie Leibovitz, seorang fotografer yang paling berpengaruh di dunia, yang membuat editorial sebuah seri editorial photography berjudul "Dream Portrait" yang berkolaborasi dengan para selebriti pada dongeng disney untuk mempromosikan Disney Parks "Year of a million Dreams." Kajian ini menganalisis jenis-jenis komposisi yang digunakan dan menilai komposisi yang paling banyak digunakan pada seri fotografi ini. Pengumpulan data dilakukan melalui buku dan artikel yang membahas tentang teori fotografi, buku tentang fotografi, serta sumber dari Internet mengenai teori yang berkaitan dengan materi pembahasan serta yang berhubungan dengan seri fotografi tersebut. Penulis menguraikan penggunaan komposisi pada tiap foto yang Annie Leibovitz gunakan dalam mendukung keberhasilan dan penyampaian pesan dan makna foto. Dengan demikian kajian ini dapat menambah pengetahuan tentang teori maupun prinsip fotografi lainnya yang dapat membantu untuk membuat suatu cerita editorial foto yang lebih baik. AbstractPhotography is not only a simple record of the real world, but becomes a complex creation of art and an image medium that also gives meaning and message. The quality of a good photo is not only beauuse of its clear picture but also because of its proper lighting and also its good composition. Composition contains the elements of an image in a format. An image can be produced more effectively and meaningfully with an understanding of good composition. Composition is an instrument for a photographer to take the viewer beyond the experience of “peeking through someone else’s window". Since 2007, Annie Leibovitz is one of the most influential photographer in the world, has created an editorial photography series name "Dream Portrait", featuring celebrities in Disney fairy tale scene to promote Disney Parks " Year of a million Dreams". The purpose of this paper is to find what kind of compositions in this series used mostly and how it works influencing the image and story in each of photographs. With qualitative research method in this study, the authors search the data and information from books, the electronic media associated with the photography series. Based on this research, we clarify the use of composition in each photographs that results that we are looking to add insight about the various theories and principles of photography that help us to make editorial story photography bette