e-SOSPOL
Not a member yet
198 research outputs found
Sort by
The Influence of Price and Promotion on Consumer Purchase Decisions at Sumber Makmur Kopi Jember
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga dan promosi terhadap keputusan pembelian konsumen di Sumber Makmur Kopi Jember. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi pada penelitian ini merupakan konsumen yang melakukan pembelian di Sumber Makmur Kopi secara langsung. Jumlah sampel pada penelitian ini berjumlah 65 responden. Teknik sampel pada penelitian menggunakan tipe nonprobability sampling menggunakan metode accidental sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan kuesioner. Uji instrumen yang digunakan yaitu uji validitas dan uji reliabilitas. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda dengan menggunakan uji T dan uji F. Hasil uji T menunjukkan bahwa harga dan promosi secara parsial berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen. hasil uji F menunjukkan bahwa harga dan promosi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian.
Kata Kunci: Harga, Promosi, dan Keputusan Pembelia
Pengembangan Wisata Batu Jubang dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Lokal: Studi di Desa Suco, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember
Wisata Batu Jubang merupakan salah satu destinasi wisata di Kabupaten Jember yang diwujudkan dengan optimalisasi sumber daya alam berupa kawasan perbukitan, lahan pertanian, dan perkebunan. Saat ini, masyarakat Desa Suco sulit mendapatkan lapangan pekerjaan sehingga mengakibatkan besarnya jumlah pengangguran di Desa Suco. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif deskriptif yang menggunakan teknik pengumpulan data observasi non-partisipasi, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumentasi. Analisis datanya dimulai dengan mengumpulkan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tujuan pengembangan Wisata Batu Jubang yaitu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pengembangan ini diawali dengan terjalinnya kerjasama antara LMDH Wana Sejati, Investor, dan Perhutani Kabupaten Jember. Kerjasama tersebut dirumuskan melalui musyawarah desa dan rembug warga sehingga mendapat dukungan dari masyarakat desa. Dukungan tersebut diwujudkan dengan tergabungnya masyarakat sebagai pengelola atau tenaga kerja wisata. Pengembangan wisata dilakukan secara bertahap hingga saat ini dengan mengelola hasil pendapatan guna membangun wahana wisata yang dapat menarik wisatawan sehingga mampu mendorong sektor lainnya untuk berkembang. Sektor lain yang berkembang yaitu sektor industri rumahan. Hadirnya wisatawan di Wisata Batu Jubang membuka peluang pasar bagi masyarakat sebagai penyedia barang maupun jasa yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan kesejahterannya.
Kata kunci: pengembangan wisata, kesejahteraan masyaraka
Kinerja Implementasi Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap di Desa Soddara Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep
This study aims to describe the implementation’s performance of Complete Systematic Land Registration (PTSL) program in Soddara Village Pasongsongan Subdistrict Sumenep Regency. The basis for this research is the problem of the land area owned by the community, which is not yet legally documented and raises land disputes. The Village Government is trying to solve the problem by proposing the implementation of the Comprehensive Systematic Land Registration (PTSL) program to the Sumenep Regency Land Office. The approach and research method used is qualitative with the type of data consisting of primary data and secondary data obtained through interview, observation, and documentation techniques. The validity of data was tested using the data triangulation technique. Analysis of the data using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldana. The result showed that out of eight implementation’s performance described by Ripley, only accountability aspects were not found in this study.
Keywords: Implementation; PTS
Evaluasi Program Garda Ampuh di Kecamatan Rogojampi Kabupaten Banyuwangi
Program Garda Ampuh dibentuk oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk mengentaskan anak putus sekolah atau rentan putus sekolah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan evaluasi dari pelaksanaan program Garda Ampuh di Kecamatan Rogojampi. Evaluasi mengacu pada konsep milik William N. Dunn dengan menggunakan enam kriteria evaluasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif desktiprif. Data yang digunakan berupa data kualitatif yang terdiri dari data primer dan sekunder yang dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi. Teknik uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber dan teknik analisis data menggunakan model milik Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan enam kriteria evaluasi, program Garda Ampuh telah memberikan bantuan kepada siswa dengan kondisi ekonomi tidak mampu meskipun terdapat beberapa kriteria yang belum terpenuhi yaitu efektivitas, perataan, responsivitas, dan ketepatan karena terdapat siswa yang usulannya tidak diterima, kurang terbentuknya koordinasi dan komunikasi antara Dinas Pendidikan, Korwilkersatdik, dan sekolah, tidak ada pengawasan penggunaan dana, dan belum tercakupnya semua sasaran dari program. Program Garda Ampuh menghasilkan dampak positif terutama yang berkaitan dengan timbulnya rasa percaya diri siswa dan perubahan pola pikir orang tua yang anaknya harus membantu ekonomi keluarga.
Kata kunci: Evaluasi; Garda Ampu
Analisis Pengukuran Kinerja Karyawan Berdasarkan Key Performance Indicator Dengan Pendekatan Human Resources Scorecard Pada Soerabaja45
Pengukuran kinerja karyawan pada perusahaan Soerabaja45 belum cukup efektif untuk menjadi dasar pengambilan keputusan dalam penetapan strategi bisnis karena bersifat subjektif. Pengukuran kinerja karyawan yang dibutuhkan perlu menggunakan indikator yang lengkap, objektif dan dapat digunakan sebagai dasar strategi peningkatan kinerja karyawan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah human resources scorecard. Tujuan penelitian ini untuk mengukur kinerja karyawan berdasarkan key performance indicator dengan pendekatan human resources scorecard pada Soerabaja45. Pengukuran kinerja karyawan menggunakan teknik analytical hierarchy process atau pembobotan perbandingan berpasangan yang dilakukan oleh tim manajamen perusahaan berjumlah 4 orang selaku expert di bidang ini, selanjutnya menentukan skor terhadap key performance indicator yang telah ditentukan dengan traffic light system. Hasil wawancara dan olah data diketahui terdapat 16 key performance indicator pada Soerabaja45, dengan 6 key performance indicator mencapai kinerja yang baik, 8 key performance indicator mencapai kinerja cukup baik dan 2 key performance indicator dengan kinerja kurang baik.
Kata Kunci: Pengukuran Kinerja Karyawan, Human Resources Scorecard, Key Performance Indicato
Inovasi Produk Layanan Administrasi Desa Melalui Aplikasi Banyuwangi Smart Kampung
This research aims to analyze product innovation in village administration services through the Banyuwangi Smart Kampung application. This application adds alternative service products at the village level where previously there were other service products, namely village smart websites and self-service platform machines. The presence of the application brings changes to the public service process in Banyuwangi. Previously, services could only be accessed offline or by coming to the village office. Meanwhile, by using the application, the service can be accessed online. In its implementation in the community, there are still several obstacles, starting from the system, which still frequently experiences errors, as well as obstacles from the Banyuwangi community, many of whom don't know about the existence of this application. This research aims to describe the development of Banyuwangi Smart Kampung application service products. This research uses a descriptive qualitative research method using a phenomenological approach. The data analysis technique used is an interactive model data analysis technique. The results of this research show that the Banyuwangi Smart Kampung application can be enjoyed directly by the community because this application makes it very easy for the community to access a service. In implementing the application in society, the government has played an active role in monitoring the implementation of the application by making improvements and updates. The quality of the service product in the form of this application is better than the previous product because, in terms of features and usability, this application is quite complex, namely not only for services at the village level, but can also access services at the district level and can be used for other public services besides administration services. Previously, there was no service product that had the same features and uses as the Banyuwangi Smart Kampung application.
Keywords: Product Innovation, Smart Kampung, Application Service Produc
Strategi Pengelolaan Agrowisata Lumbung Stroberi di Desa Pandanrejo, Kec. Bumiaji, Kota Batu
Desa Pandanrejo memiliki beragam objek wisata yang bisa dikunjungi, salah satunya adalah Lumbing stroberi. Wisata ini berdiri sejak tahun 2018 dan dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Raharjo. Agrowisata dengan basis masyarakat juga menjadi salah satu bentuk upaya pengelolaan yang mengikutkansertakan masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan strategi pengelolaan agrowisata lumbung stroberi ini berada di Desa Pandanrejo Kota Batu sesuai dengan teori AGIL oleh Talcott Parsons. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hubungan industrial dalam konteks sosiologi dalam penelitian ini adalah hubungan industrial bipartite yang dimana terjadi hubungan pada pengelola dengan petani stroberi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan agrowisata lumbung stroberi memiliki 13 pengelola yaitu 10 laki-laki dan 3 perempuan dalam pengelola tersebut diberikan penanggung jawab masing-masing. Terdapat juga program yang dirancang yaitu edukasi tanam dan mengajarkan tata cara mengolah bahan dasar stroberi.
Kata kunci: agrowisata, lumbung stroberi, pengelolaa
Respon Republik Lithuania terhadap Bayang-Bayang Ancaman Perang Generasi Kelima dari Rusia
Perang berkembang semakin canggih seiring dengan perkembangan zaman. Menurut beberapa ahli, saat ini peperangan memasuki generasi kelima. Dalam pertempuran modern tersebut, musuh menggunakan metode kinetik dan non-kinetik. Hal ini sejalan dengan fenomena di Republik Lituania, negara tersebut mengalami serangan-serangan dari Rusia dengan metode perang jenis kelima terbaru. Adapun untuk menanggulangi hal tersebut, negara Lithuania memiliki beberapa keterbatasan baik dalam hal militer maupun nonmiliter. Kemudian tujuan dari pembahasan ini adalah untuk menjelaskan bagaimana strategi Lithuania dalam menghadapi ancaman perang tipe kelima di wilayahnya. Dalam menganalisis fenomena di wilayah ini, peneliti akan menggunakan beberapa konsep dan teori, di antaranya, meliputi konsep peretas (hacker), kejahatan siber (cyber crime), keamanan siber (cyber security), keamanan nasional (national security), dan teori perang generasi kelima (fifth gradient war). Sedangkan metode penelitiannya, penulis menggunakan metode kuasi kualitatif. Peneliti memakai teknik studi literatur dan analisis data deskriptif. Adapun dari hasil penelitian tersebut, negara ini telah menciptakan kerangka keamanan di negaranya melalui kebijakan, kelembagaan, dan kerjasama. Maka dengan demikian, Republik Lituania berhasil membangun sistem pertahanan terhadap perang generasi kelima di wilayahnya
Strategi Inggris Raya Terhadap Permasalahan Industri Agrikultur Pasca Brexit
Brexit has restricted the flow of migrant workers in the industrial sector and agricultural system in the United Kingdom. This research examines the dynamics of the agricultural industry issues in the United Kingdom, as well as the strategies implemented by the UK government to minimize the issues faced in the agricultural sector. The methodology employed is qualitative, utilizing theories of international migration and concepts of international immigration policy. The UK Government has implemented strategies to minimize the agricultural issues after Brexit. These strategies include implementing seasonal worker visas, adopting a points-based immigration system, formulating the agricultural act 2020, promoting local workers, and embracing automation. These strategies have successfully minimized the issues in the agricultural industry in the United Kingdom
Peningkatan Kapasitas Lansia Melalui Komunitas 'Sekolah Eyang' di Desa Sumberlesung, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember
The 'Grandmother School' community is a place for the elderly to get education and actualize it. Elderly people are one of the most vulnerable groups in society and tend to experience discrimination, stereotypes, and social exclusion due to their aging condition. The presence of this community has an impact on increasing the capacity of elderly members of the community. Opportunities to actualize and re-learn that are accommodated by the community enable them to fight against various social constructions that undermine their potential. The research method used is qualitative research. Data collection is done through observation, interviews, and documentation. After the data is collected, it is presented descriptively and analyzed based on the data analysis method described by Miles, Huberman, and Saldana (2014) to draw conclusions. The purpose of this study was to identify and describe the capacity building of the elderly through the 'Grandmother School' community in Sumberlesung Village, Ledokombo District, Jember Regency.
Keywords : Elderly; The 'Grandmother School' Community; Capacity Buildin