Personifikasi
Not a member yet
169 research outputs found
Sort by
Pengaruh Penerapan Metode Reciprocal Learning untuk Meningkatkan Daya Ingat Siswa Sekolah Dasar (SD)
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Penerapan Metode Reciprocal Learning untuk Meningkatkan Daya Ingat Siswa Sekolah Dasar. Penerapan Metode Reciprocal Learning disini diartikan sebagai metode pembelajaran yang mengedepankan keaktifan siswa, terutama dalam hal kemampuan membaca sehingga dapat terjadi proses umpan balik antara siswa dan pengajar dalam kegiatan belajar mengajar, yang dapat meningkatkan daya ingat anak. Jenis penelitian ini merupakan kuasi eksperimen. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah non randomized pre-test post test control group design. Pengukuran menggunakan alat ukur yang dikembangkan oleh peneliti sendiri berupa lembar observasi sesuai dengan indikator yang terdapat pada variabel metode reciprocal learning maupun daya ingat anak, dilakukan sebanyak dua kali, yaitu sebelum dan sesudah diberikan metode reciprocal learning. Alat ukur untuk mengukur variabel daya ingat anak sebelum dan sesudah pemberian metode reciprocal learning menggunakan tes prestasi yang dikembangkan dari materi yang diberikan pada metode membaca. Analisis kuantitatif dilakukan dengan menggunakan uji perbedaan (t test) pada skor kelompok eksperimen dan skor kelompok kontrol sebelum dan sesudah diberikan perlakuan yang diolah dengan program SPSS. Analisis kualitatif digunakan berdasarkan data hasil evaluasi efektifitas metode, dan observasi selama pemberian metode reciprocal learning. Jumlah subyek penelitian sebanyak 30 anak siswa kelas 2 Sekolah Dasar (SD) Tembok Dukuh Surabaya yang mengikuti les tambahan yang kemudian pada masingmasing anak tersebut dibagi dalam dua kelompok, yaitu 15 anak tergabung dalam kelompok eksperimen, dan 15 anak tergabung dalam kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling (non random). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara variabel metode reciprocal learning untuk meningkatkan daya ingat anak siswa Kelas 2 Sekolah Dasar (SD) Tembok Dukuh Surabaya, terutama pada kelompok eksperimen. Hal ini menunjukkan bahwa pada saat eksperimen dilakukan, sesuai hakikat metode reciprocal learning itu sendiri, siswa dapat berpartisipasi aktif, belajar berpikir, dan memotivasi diri. Kondisi ini menjadikan siswa mampu menjelaskan kembali apa isi dari bacaan yang telah dibaca kepada guru dan teman-temannya secara berulang kali sehingga terjadi proses umpan balik yang dapat meningkatkan daya ingat anak
Faktor-faktor yang Berpengaruh terhadap Kebahagiaan Pasangan pada Masyarakat Madura
Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor-faktor yang mempengaruhi kebahagiaan pasangan dalam keberlangsungan pernikahan pada masyarakat Madura. Studi ini menggunakan metode penelitian survey. Pengumpulan data melalui interview, dengan menggunakan teknik random sampling. Kriteria sampel adalah mereka yang sudah berumahtangga minimal 10 tahun, dilahirkan dan dibesarkan dengan budaya Madura dan tinggal di Madura. Jumlah sampel 133 orang yang diperoleh dari 4 kabupaten. Metode analisis data menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebahagiaan pasangan dipengaruhi oleh faktor-faktor : a. penerimaan, b. keterbukaan, c. responsibilities, d. keharmonisan, e. komunikasi antarpasangan, f. kebersamaan dan kerjasama dalam mengatur rumah tangga, g. saling memberi dan menerima dalam cinta, kasih sayang dan perhatian, h. saling menghormati dan menghargai, i. kepribadian yang positif dari pasangan, j. kepribadian yang positif dari pasangan, k. kehadiran ana
Pengaruh Persepsi Dukungan Suami terhadap Peningkatan Etos Kerja Wanita pada Guru PNS di Kecamatan Ungaran
Bekerja merupakan kemampuan alamiah yang dimiliki para pria maupun wanita. Pada masa lalu, seorang wanita hanya dijadikan pelengkap hidup pria, yaitu teman dalam mengatur rumah tangga belaka. Kemajuan jaman telah merubah pola pikir wanita untuk menjadi wanita mandiri dari segi emosional dan finansial. Berbagai cara ditempuh untuk mewujudkan keseimbangan sebagai seorang istri dan ibu bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan mendapatkan data secara empirik pengaruh persepsi dukungan suami terhadap peningkatan etos kerja wanita. Hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh persepsi dukungan suami terhadap peningkatan etos kerja wanita. Jumlah subjek penelitian ini adalah 98 wanita Guru PNS di Kecamatan Ungaran. Subjek penelitian diberikan dua macam skala yaitu skala persepsi dukungan suami dan skala etos kerja wanita. Metode analisis data yang digunakan adalah regression analysis. Analisis regresi membuktikan bahwa terdapat pengaruh persepsi dukungan suami terhadap peningkatan etos kerja wanita, sumbangan efektif sebesar 34,2%
Strategi Coping terhadap Bentuk Tubuh ditinjau dari Tipe Kepribadian pada Remaja Wanita
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi coping terhadap bentuk tubuh ditinjau dari tipe kepribadian pada remaja wanita. Remaja wanita yang memiliki tipe kepribadian ekstrovert menggunakan strategi coping jenis problem focused coping yang lebih baik dibanding wanita yang memiliki tipe kepribadian introvert yang cenderung menggunakan strategi coping jenis emotinal focused coping. Jumlah subyek penelitian ada 120 remaja wanita. Proses pengambilan subyek menggunakan teknik Purprosive Sampling. Data diambil dengan menggunakan skala strategi coping terhadap bentuk tubuh dan skala kepribadian. Analisis data menggunakan anava satu jalur, didapatkan nilai koefisien perbedaan Anava F=1,742 dengan koefisien signifikasi 0,009., maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan strategi coping terhadap bentuk tubuh ditinjau dari kepribadian
Hubungan antara Persepsi terhadap Kompetensi Dosen dan Motivasi Belajar pada Mahasiswa Fakultas Psikologi UIN Suska Riau
Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara persepsi terhadap kompetensi dosen dan motivasi belajar pada mahasiswa fakultas psikologi UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Hipotesisnya, terdapat hubungan antara persepsi terhadap kompetensi dosen dengan motivasi belajar mahasiswa fakultas psikologi UIN Suska Riau. Populasi penelitian adalah mahasiswa yang terdaftar dari tahun ajaran 2005/2006 sampai dengan 2009/2010 yang berjumlah 696 orang. Sampel penelitian diambil dengan cara stratified proportional random sampling sebesar 174 mahasiswa. Alat pengumpul data yang digunakan adalah (1) skala motivasi belajar dengan koefisien korelasi aitem dan totalnya (rxy) sebesar 0,2859 sampai dengan 0,6880 dan koefisien reliabilitasnya sebesar 0,8769; (2) skala persepsi mahasiswa terhadap kompetensi dosen dengan rxy sebesar 0,2949 sampai dengan rxy = 0,7964 dan koefisien reliabilitasnya sebesar 0, 8736. Untuk menguji hipotesis dengan menggunakan analisis korelasi product moment . Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara persepsi mahasiswa terhadap kompetensi dosen dengan motivasi belajar dengan koefisien korelasi (rxy) sebesar 0,641. Mahasiswa mempunyai persepsi negatif terhadap kompetensi dosen terutama pada kompetensi pedagogik dan profesional dosen. Motivasi belajar mahasiswa cenderung rendah
Perilaku Seksual Mahasiswa Perguruan Tinggi "X" di Kabupaten Bangkalan-Madura
Perilaku seksual adalah perilaku yang muncul karena adanya dorongan seksual atau kegiatan mendapatkan kesenangan organ seksual melalui berbagai perilaku (Wahyudi dalam Yuliadi, 2010). Penelitian-penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa bentuk-bentuk perilaku seksual bukan lagi dilakukan oleh individu yang sudah terikat dalam status perkawinan. Banyak penelitian yang ada menemukan bahwa bentuk-bentuk perilaku seksual tersebut juga dilakukan oleh para mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana perilaku seksual mahasiswa di perguruan tinggi “X” yang ada di Kabupaten Bangkalan-Madura. Penelitian ini melibatkan subjek penelitian sejumlah 125 mahasiswa dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah pengisian Angket Perilaku Seksual Remaja yang disusun penulis berdasarkan sepuluh bentuk perilaku seksual dari Wahyudi (dalam Yuliadi, 2010). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa perguruan tinggi “X” Bangkalan-Madura memiliki kecenderungan perilaku seksual yang ditunjukkan pada persentase yang tinggi pada 3 item pernyataan dari 10 item pernyataan yang ada
Pola Kelekatan di Kalangan Santri Usia Remaja Awal (Studi Kasus di Pondok Pesantren Anwarussholihin Pamujan Teluk, Banyumas)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam pola kelekatan yang terjadi di kalangan santri usia remaja awal. Untuk tujuan tersebut, penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dalam bentuk studi kasus terhadap Pondok Pesantren Anwarussolihin yang berada di Kabupaten Banyumas Jawa Tengah. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Data ini kemudian dianalisis secara interaktif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelekatan adalah masalah yang utama yang dihadapi oleh para santri di pesantren, khususnya yang masih berusia anak dan remaja awal. Hal ini biasanya terkait dengan perasaan kehilangan figur orangtua oleh para santri. Meskipun Kyai, pengasuh, dan ustadz yang ada di pesantren telah berupaya menggantikan peran orangtua, melalui kegiatan kepengasuhan di pesantren, hal ini tidak otomatis berhasil mengatasi problem kelekatan yang dialami oleh masing-masing santri. Secara potensial pesantren sesungguhnya telah memiliki nilai-nilai dan budaya kepengasuhan yang baik untuk dapat membantu santri mengatasi problem psikologisnya, khususnya dalam masalah kelekatan. Nilai-nilai tersebut adalah pola interaksi yang penuh dengan ukhuwah, kekeluargaan, kehangatan, dan kebersamaan antara pengasuh, ustadz, dan santri
Penerapan Johari Window Untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri Remaja Di Panti Asuhan Uswah Surabaya
Penelitian ini dilakukan atas dasar adanya fenomena perilaku remaja panti asuhan yang mengindikasikan rendahnya atau kurangnya kepercayaan diri. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui penerapan Johari Window untuk meningkatkan kepercayaan diri remaja putri di panti asuhan Uswah Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan menggunakan pretest and post-test one group design tanpa kelompok kontrol. Seluruh data untuk penelitian ini merupakan data primer yang diungkap dengan angket atau kuesioner kepercayaan diri. Sampel dalam penelitian ini adalah remaja putri yang berjumlah 30 orang. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisa statistika t-test. Analisis perbedaan mean skor pre test dan post test menunjukkan bahwa ada perbedaan dalam skor kepercayaan diri pada subyek penelitian. Hasil analisa data antara pre test dan post test diperoleh hasil p = 0,000 (p kurang dari 0,05) yang berarti menunjukkan bahwa ada perbedaan kepercayaan diri remaja antara sebelum dan sesudah diberikan kegiatan dengan Johari Window. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa penerapan Johari Window dapat meningkatkan kepercayaan diri remaja di panti asuhan Uswah Surabaya
Hubungan antara Kecenderungan Depresi Ibu-ibu yang Memiliki Anak dengan Cerebral Palsy dengan Efikasi Diri dan Dukungan Sosial
Memiliki anak cerebral palsy merupakan hal yang tidak diinginkan oleh orangtua, khususnya ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) hubungan antara kecenderungan depresi dan efikasi diri, 2) hubungan antara kecenderungan depresi dengan dukungan sosial. Analisis regresi ganda digunakan untuk menguji dua hipootesis. Hasil penelitian menunjukkan, pertama: kecenderungan depresi dengan efikasi diri berkorelasi secara signifikan pada -0,308 (p kurang dari 0.05); F=2,939 (p kurang dari 0,05); R Square 9,5 persen, kedua, kecenderungan depresi dengan dukungan sosial berkorelasi secara signifikan pada -0,470 (p kurang dari 0,01); F=7, 944 (p kurang dari 0,01); R Square 22,1 %. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa efikasi diri dan dukungan sosial memiliki korelasi yang signifikan pada 0,355 (p kurang dari 0, 05); F= 4,354 (p kurang dari 0, 05); R Square 24,4 persen. Faktor-faktor yang mempengaruhi depresi ibu antara lain banyak anak, kurangnya pendidikan, tekanan ekonomi keluarga, dan kondisi nyata yang tidak diketahui pada anak cerebral palsy. Berdasarkan data, terdapat dua coping yang menyumbangkan kecenderungan depresi yaitu pemberdayaan efikasi diri dan dukungan sosial
Mengenal Lebih Dekat Anak Lambat Belajar
Banyak ragam karakteristik dari peserta didik, salah satunya adalah anak lambat belajar atau biasa disebut slow learner. Lambat belajar atau slow learner adalah anak yang mempunyai skor IQ di bawah rata-rata normal dan mempunyai tingkat keberhasilan yang relatif rendah pada tugas-tugas sekolah dibandingkan dengan anak-anak lain dalam kelas yang sama. Penyebab dari kesulitan belajar yang dialami oleh anak-anak lambat belajar terdiri dari lima kategori utama. Kelima kategori itu adalah sebab genetik, prenatal, perinatal, postnatal dan lingkungan. Ciri-ciri anak lambat belajar antara lain : anak lambat belajar umumnya mengalami kegagalan dalam memahami pelajaran dan konsep-konsep dasar di bidang akademik, misalnya membaca, menulis, matematika (berhitung) dan bahasa, selain itu juga kesulitan dalam menentukan arah, waktu, dan ukuran seperti arah kanan dan kiri, depan dan belakang, lebar dan sempit. Mempunyai daya ingat yang rendah. Anak lambat belajar sulit bersosialisasi dengan lingkungan. Anak lambat belajar lebih sering pasif, minder dan menarik diri dari pergaulan