MEDULA
Not a member yet
144 research outputs found
Sort by
EVALUASI MUTU PELAYANAN DAN HUBUNGAN ANTARA KEPUASAN KONSUMEN DAN PELAKSANAAN PELAYANAN KEFARMASIAN OLEH APOTEKER PENGELOLA APOTEK DI APOTEK-APOTEK KOTA KENDARI
Pharmaceutical service quality relate to consumer’s satisfaction. Twenty five percent curage of patient can be found from good pharmaceutical sevice and 75% from drug usage. This study aimed to determine pharmaceutical service quality in community pharmacy of Kendari City and to determine correlation between consumer’s satisfaction and implementation of pharmaceutical service by pharmacist manager. This study is an observational analytic. Data collected from 519 respondents through questionnaires in June-August 2014 spread across ten community pharmacies City of Kendari with sampling method used simple random sampling, and accidental sampling for pharmacist manager. Correlation test used to determine correlation between cons umer satisfaction and implementation of pharmaceutical care by pharmacist manager in pharmacy. The result showed that the percentage rate is 76.70% for consumer satisfaction with moderate category. Fixed percentage of any document procedures and dispensing time is 60% with moderate category. Pharmacist manager percentage that manages quality guarantee is 40% with less category. Statistic correlation test showed that there is no cerrelation between consumer satisfaction and implementation of pharmaceutical care by pharmacist manager in pharmacy with p value 0,268 (> 0,05). Keywords: quality service, pharmaceutical service, consumer satisfactio
Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Lingkungan Terhadap Pengendalian Vektor Penyakit Demam Berdarah Dengue
Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) sampai saat ini merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang cenderung meningkat. Kejadian DBD di Kelurahan Anawai Kecamatan Wua-wua, Kendari, bulan Januari-Maret tahun 2013,sebanyak 10 kasus dengan jumlah kematian 1orang. Upaya yang dilakukan untuk mengurangi penularan penyakit DBD adalah dengan mengendalikan vektor penyakit DBD melalui kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan lingkungan terhadap pengendalian vektor penyakit demam berdarah dengue di Kelurahan Anawai, Kecamatan Wua-wua, Tahun 2013.Metode penelitian bersifat observasional analitik dengan rancangan penelitian cross-sectional study. Besar sampel penelitian 300 responden, diambil dengan menggunakan teknik stratified random sampling dan data diuji dengan Chi-Square.Hasil penelitian, terdapat hubungan antara pengetahuan kepala keluarga (ρ = 0,012), sikap kepala keluarga (ρ = 0,017), tempat perindukan nyamuk (ρ = 0,000), kebiasaan membersihkan tempat penampungan air (TPA) (ρ = 0,000) terhadap pengendalian vektor penyakit di Kelurahan Anawai Kecamatan Wua-wua,Kendari, tahun 2013.Simpulannya, terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap dan lingkungan terhadap pengendalian vektor penyakit DBD di Kelurahan Anawai, Kecamatan Wua-wua tahun 2013. Kata kunci : pengendalian vektor penyakit demam berdarah dengue, pengetahuan, sikap, tempat perindukan, kebiasaan membersihkan tp
POTENSI YANG HILANG BERDASARKAN HEALTH RELATED QUALITY OF LIFE PADA PENDERITA KANKER PAYUDARA DI MAKASSAR SULAWESI SELATAN
Kanker payudara (KPD) merupakan jenis kanker yang paling sering ditemukan pada wanita usia pertengahan. Selain penderitaan fisik dan fungsional, wanita dengan KPD sering mengalami gangguan atau penurunan kualitas hidup. Penurunan kualitas hidup tersebut dapat dinilai dengan menentukan Health Related Quality of Life (HRQOL)yang mengutamakan penilain tentang kesehatan fisik, status psikologi, hubungan sosial, tingkat kemandirian dan spiritual. Tujuan penelitian untuk mengetahui potensi yang hilang berdasarkan Health Related Quality of Life (HQROL) pada penderita kanker payudara di Kota Makassar. Metode penelitian ini merupakan survey analitik secara studi potong lintang (cross sectional study) dengan melakukan eksplorasi pada 30 kasus Kanker Payudara berdasarkan Health Related Quality of Life (HQROL)di Kota Makassar. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar (66.7%) mengalami gangguan melakukan aktivitas harian, namun hanya sebagian kecil (33%) yang meninggalkan pekerjaannya. Sebagian besar (66.7%) penderita masih dapat melakukan kegiatan olah raga ringan. Kebanyak responden merasakan nyeri yakni sebanyak 22 orang (73.33%) dan sebanyak 16 orang (53.33%) meninggalkan pekerjaan karena rasa nyeri. Responden yang memiliki rasa tidak nyaman sebanyak 18 orang (60%) dan sebagian besar responden meninggalkan pekerjaan disebabkan adanya rasa tidak nyaman sebanyak 22 orang (73.33%). Sebanyak 60% sampai 86.67% mengalami gangguan kesehatan psikologis berupa gangguan stress emosional dan meninggalkan pekerjaan karena stress. Tingkat kemandirian pasien KPD cukup tinggi, sebagian besar responden yakni 22 orang (73.33%) tidak membutuhkan orang lain untuk merawat diri dan aktivitas gerak. Sebagian besar gangguan dalam hubungan sosial bagi responden adalah gangguan berinteraksi dengan masyarakat sebanyak 18 orang (60%). Hanya sebagian kecil responden mengalami gangguan spiritual yakni berkisar antara 13.33% -33.33%. Penilaian berdasarkan EUQOL yang berhubungan dengan mobility, self Care, usual activities, pain and discomfort, anxiety and depression. Sebagian besar penderita KPD (60-67%) mengalami beberapa masalah ringan/sedang, hanya sebagian kecil yakni berkisar 0-13% mengalami masalah besar. Kesimpulan penelitian adalah sebagian besar penderita KPD mengalami potensi yang hilang dalam hal gangguan aktivitas harian, rasa nyeri, gangguan stress emosional ringan dan sedang (kecemasan dan depresi) dan gangguan berinteraksi dengan masyarakat. Namun penderita KPD masih memiliki kemandirian dalam perawatan diri dan aktivitas gerak, serta adanya peningkatan kesadaran spiritual. Kata kunci: Potensi yang hilang, kualitas hidup (HRQOL
HUBUNGAN HIPERURISEMIA, OBESITAS DAN RIWAYAT MEROKOK DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI
Hypertension is a common clinical problem. Hyperuricemia, obesity, and smoking history are assumed to have a relationship with hypertension in adult. This study was conducted to figure out the association between hyperuricemia, obesity and smoking history with hypertension. Observational method with cross-sectional approach was used in this study. The study was conducted in Laboratorium Klinik Prodia Kendari. Sixty-two samples consist of men and women aged 18-65 years were taken by quota sampling. Blood pressure, body mass index, and blood chemistry result were collected during medical check-up. Smoking history data was collected with direct interview. Chi-square and binary logistic regression analysis were used to analyze the data (α=0,05). There were 50% hypertensive subjects and 50% non-hypertensive subjects. Hyperuricemia had a moderate association with hypertension (p=0,000; r=0,455). Obesity had a weak association with hypertension (p=0,020 ; r=0,248). Smoking history also had a weak association with hypertension (p=0,022 ; r=0,279). In multivariate analysis with confounding factors, only hyperuricemia that had an independent influence to hypertension (p= 0,00 ; OR 25,4 ; 95% CI 4,1-156,1), followed by HDL abnormality (p=0,04 ; OR=14,15 ; 95% CI=2,3-84,2) and total cholesterol (p=0,02 ; OR=22,4 ; 95% CI=3,2-153,8). Hyperuricemia, obesity, and smoking history, were associated with hypertension. Only hyperuricemia had the independent influence to hypertension.Key words: Hyperuricemia, obesity, smoking history, hypertensio