Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain
Not a member yet
    262 research outputs found

    BUDAYA VISUAL DALAM TRADISI SIKLUS KEHIDUPAN MASYARAKAT JAWA DI TULUNGAGUNG

    Full text link
    Masyarakat Jawa hari ini merupakan hasil perpaduan masyarakat indigenous dimasa lalu yang telah bertemu dengan berbagai kebudayaan dari belahan dunia lain yang dibawa oleh para penjelajah yang datang karena ketertarikan meraka baik akan produk material, maupun eksotisme kebudayaan. Salah satu hasil dari persilangan kebudayaan ini adalah berbagai budaya visual termasuk yang masih bertahan dan hidup hingga hari ini. Dalam penelitian ini penulis berupaya untuk mendeskripsikan berbagai budaya visual yang masih berlaku dan digunakan oleh masyarakat Jawa di Tulungagung. Masyarakat Tulungagung dinilai masih kental akan tradisi Jawanya, terbukti dengan masih lestarinya berbagai tradisi salah satunya yang berkaitan dengan siklus hidup. Melalui tulisan penelitian ini diharapkan akan di dapatkan pemahaman tentang budaya visual yang sering digunakan, di mana biasanya masyarakat mengambil sebuah kebudayaan secara ‘taken for granted’ tanpa mengetahui tentang budaya yang dijalankannya. Dengan dipahaminya budaya visual yang ada, maka kemungkinan untuk pengembangan dan pelestarian kebudayaan yang ada akan semakin terbuka peluangnya dan terjaga esensi dari kebudayaan itu sendiri. Untuk kedepannya ketika pemahaman tentang budaya visual tradisi mulai ditumbuhkan diharapkan hal tersebut dapat menjadi aset atau modal kreatif dalam mengembangkan budaya visual kebaruan tanpa meninggalkan esensi daripada budaya visual tradisi yang merupakan identitas bangsa

    STRATEGI MEDIA PEMBELAJARAN ANAK SEKOLAH DASAR USIA 7-9 TAHUN MELALUI BUKU CERITA BERGAMBAR TENTANG RUKUN IMAN DAN RUKUN ISLAM

    Full text link
    Banyaknya media elektronik dan tayangan televisi saat ini dapat mengalihkan anak-anak untuk melakukan penyimpangan dalam aqidah mereka, seperti banyaknya tayangan yang berbau ilusinasi, horor, dan romantis yang dapat merusak pemikiran anak jaman sekarang. Oleh sebab itu perlunya solusi dalam menyelesaikan permasalahan ini dengan menciptakan sebuah media pembelajaran untuk anak-anak berupa buku cerita bergambar. Metode analisa yang digunakan dengan cara mengamati target audiens atau disebut dengan Consumer Jurney dan diuraikan secara deskriptif, adapun konsep buku dirancang sesuai dengan keyword yaitu “Warna-warni cahaya keyakinan”. Konsep keyword ini diterapkan pada visual buku sehingga ditarik konsep buku dengan penggunaan gaya ilustrasi kartun, gaya bahasa yang sesuai dengan anak, penggunaan tipografi yang menyesuaikan anak, dan tone warna yang colorful supaya anak tidak bosan jika membaca.Perancangan ini bertujuan membantu anak-anak dalam mempelajari ilmu aqidah terutama dalam materi Rukun Iman dan Rukun Islam supaya anak tidak mudah terpengaruh dengan hal-hal negatif yang dapat merusak pola pikir mereka

    KAJIAN HONEYCOMB PAPER SEBAGAI BAHAN DASAR PEMBUATAN PINTU

    Full text link
    Perkembangan desain di dunia pada saat ini sudah sangatlah maju. Honeycomb paper  merupakan salah satu inovasi yang menarik untuk menggantikan partikel board, plywood ataupun MDF (Medium Density Fibreboard) dimasa yang akan datang. Salah satu penerapan yang sudah banyak digunakan saat ini adalah sebagai bahan utama dalam pembuatan pintu. Alasan kuat honeycomb paper dapat menggantikan partikel board dan sejenisnya karena, struktur segi 6 (enam) nya yang diadaptasi dari bentuk sarang lebah merupakan salah satu konstruksi dengan tingkat ketahanan paling tinggi. Selain itu honeycomb paper memiliki keunggulan jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan MDF, salah satu keunggulan yang sangat terlihat jelas adalah, honeycomb paper jauh lebih ringan jika dibandingkan dengan partikel board, MDF, maupun plywoo

    DESAIN MOTIF UKIR UNTUK PUBLIKASI WISATA PANTAI

    Full text link
    Pengembangan desain  melalui motif ukir  tidak perlah dilakukan sebelumnya. Motif   merupakan produk perpaduan budaya normatif yang diimplementasikan kepada material alam dengan hiasan motif stilasi daun maupun bentuk imaji dari karakter dunia atas atau ruh. Hingga saat ini motif ukir masih menjadi karakter yang kuat dalam mitologi wilayah Jepara yang perlu dikokohkan dengan bentuk yang berbeda dan terintegrasi dengan dunia wisata sebagai pintu gerbang dalam memperkenalkan ikonik ukir kepada dunia luar. Kegiatan publikasi  dengan unsur seni dan budaya saat ini tidak meyentuh ranah unsur motif  sehingga  desain  yang ketimuran saat ini telah hilang dari yang seharusnya ada. Upaya penelusuran data awal berdasarkan realitas lapangan pada penelitian awal menunjukkan setidaknya terdapat sebaran wisata pantai Jepara yang memiliki potensi kuat dalam pengembangan desain publikasi dengan balutan  motif. Dengan data yang komprehensif setidaknya akan diperoleh manfaat dalam penelitian ini yaitu; (1). perancangan desain melalui motif ukir sebagai penunjang publikasi wisata pantai dalam bentuk desain ikonik, (2). hasil penelitian ini dapat dijadikan masukan kebijakan untuk perubahan perbub no 10 tahun 2014 kabupaten Jepara terkait luasan bagunan okonik tidak hanya di lingkungan pemerintah melainkan juga objek wisata. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan metode glass box yakni desain yang terukur, sistematis dan rasional dengan pendekatan budaya lokal dan analisis data menggunakan alur Specific, Measurable, Attainable, Relevant, Timely (SMART).

    DESAIN ANIMASI POCOYO DAN ANAK PENYANDANG AUTISME (STUDI KASUS DESAIN ANIMASI POCOYO UNTUK MEMBANTU ANAK PENYANDANG AUTISME MENGIDENTIFIKASI OBJEK VISUAL)

    No full text
    Autisme adalah gangguan perkembangan yang salah satunya ditandai dengan keabnormalan pada fungsi bahasa dan komunikasi. Ciri khusus anak penyandang autisme adalah nonverbal sehingga materi pembelajaran perlu disampaikan melalui media visual. Animasi digunakan sebagai salah satu media pembelajaran karena anak penyandang autisme memiliki sensitivitas pada elemen visual dan benda yang bergerak. Desain animasi menjadi faktor penting dalam keberhasilan anak penyandang autisme untuk memahami materi pembelajaran.Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus pada dua anak penyandang autisme di Sekolah Khusus Autis Bina Anggita Yogyakarta. Tujuan penelitian untuk menguji desain animasi Pocoyo episode Cooking with Elly dalam membantu anak penyandang autisme mengenali objek visual. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan dianalisis secara interpretatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain animasi Pocoyo episode Cooking with Elly dapat digunakan sebagai media pembelajaran untuk anak penyandang autisme dalam mengenali objek visual. Akan tetapi, ada beberapa desain animasi yang perlu memperhatikan prinsip clarityuntuk meningkatkan kemampuan anak penyandang autisme dalam mengenali objek visual. Pembelajaran juga sangat dipengaruhi oleh kemampuan dari anak penyandang autisme.  

    Pita Maha ‘Koalisi’ Estetik Seni Lukis Klasik Bali dengan Seni Rupa Modern

    Full text link
    Te current Balinese culture is the resultof the acculturation of the local culture andthose that come from outside the island. Teacculturation process brings about a variety of stylesand ornamental hybrids that can be identifedapparently in architecture, dance, clothing, and ofcourse visual art.Tis paper attempts to fnd out the spirit ofthe transformation by reading the history of art.Te aesthetics of Balinese visual art is based onthe combination concept of the classical Balinesepainting and the Western modern art movements.Te study is done by studying the achievementsaccomplished by the Pita Maha. Signifcantchanges have taken place in the frameworkof Balinese art. From the technical point ofview, the introduction of paper, plywood andcanvas as painting media provides new stylisticopportunities. Meanwhile from the thematicperspective, secularization of representation occurs;it no longer performs the religious function butholds an economic value. Strong influence ofmodern science is seen at the organization of spacein the composition, perspective and anatomicalconsideration. Wayang (shadow puppet) fgures arenot dominated by formal form anymore

    KREATIVITAS YANG “LAIN” IDENTIFIKASI KARYA RADEN SALEH DAN BASOEKI ABDULLAH PADA LUKISAN SENIMAN MODERN

    Full text link
    Seniman modern Jawa Raden Saleh dan Basoeki Abdullah memilih melukis secara modern menghadapkan problem kultural dalam penciptaanya. Terdapat keyakinanbahwa melukis orisinalitas seorang seniman modern menjadi tuntutan utama, membuat karya yang baru sebagai bentuk kreatifitas yang berkepribadian, mereka juga melakukan kreatifitas denganmengidentifikasi terhadap karya yang sudah ada dianggap memiliki nilai yang negatif.Kita dapat memandangnya sebagai bentuk kreatifitas “lain” dari seni rupa modern. Sebagai agen yang menghadapi struktur kreatifitas mereka ditelaah dalam habitus, modal dan arena yang mereka jalani

    ANALISIS ISI TEKS PENGANTAR KURATORIAL MIKKE SUSANTO ANTARA TAHUN 2000-2017

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk membuat pemodelan isi komunikasi kurator dalam teks pengantar kuratorial.  Dari 110 pameran yang dikurasi Mikke Susanto, dipilih 10 pameran yang dinilai mewakili seluruh teks pengantar kuratorial yang peenah dibuat.  Berdasadkan analisis isi terhadap 10 teks pengantar kuratorial karya Mikke Susanto, ditemukan bahwa setidaknya terdapat enam poin informasi utama yang disampakan yaitu:  1) Latar belakang; 2)Tujuan & Manfaat diselenggarakanya pameran; 3)Konsep pameran; 4)Seniman yang terlibat; 5)Karya yang dipamerkan; 6)Proses kreatif penyelenggaraan pameran. Hasil penelitian ini, diharapkan mampu berkontribusi sebagai salahsatu referensi dalam proses pembelajaran mahasiswa untuk menyusun teks pengantar kuratorial. Hasil analisis ini juga dapat menjadi salahsatu referensi pengembangan bahan ajar Mata Kuliah Kuratorial.

    MANAJEMEN STRATEGI PADA PENGELOLAAN KERSAN ART STUDIO

    Full text link
    Penelitian tentang Manajemen Strategi pada Pengelolaan Kersan Art Studio bertujuan untuk mengidentifikasi strategi yang sesuai untuk Kersan Art Studio. Sangat penting bagi Kersan Art Studio untuk memiliki perencanaan strategi jangka panjang agar tetap mampu bertahan di dunia seni rupa. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi faktor internal dan eksternal dalam upaya mendapatkan formulasi strategi yang sesuai untuk Kersan Art Studio. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yang terdiri dari dua poin yaitu pengumpulan data primer dan data sekunder dengan melihat pengelolaan Kersan Art Studio untuk mengetahui dua faktor yaitu, faktor internal (kekuatan, kelemahan) dan faktor eksternal (peluang, ancaman), kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis SWOT. Hasil penelitian ini menghasilkan; (1) Berdasarkan Matrik IFAS dan EFAS pengelola Kersan Art Studio merespon dengan baik faktor internal dan eksternal yang dimiliki. (2) Berdasarkan kuadaran analisis SWOT pengelolaan Kersan Art Studio berada pada posisis kuadran I dengan arah kebijakan strategi agresif. Strategi yang harus diterapkan dalam kondisi ini adalah mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif (growth oriented strategy) yang diwujudkan dalam bentuk pengembangan pasar, integrasi horizontal dan integrasi ke belakang (3) Berdasarkan matrik SWOT, pengelolaan Kersan Art Studio Kersan memiliki peluang dan kekuatan sehingga dapat melakukan percepatan pengembangan dengan memaksimalkan posisi peluang dan kekuatan untuk meminimalisir kelemahan dan ancaman, posisi tersebut mengarah pada strategi SO

    PATUNG LORO BLONYO PAES YOGYAKARTA SUBJEKTIFITAS DALAM KONSEP KREATIF GUNJIAR

    Full text link
    Perwujudan bentuk patung loro blonyopaesYogyakarta masih memegang peranan penting di masyarakat Yogyakarta, karena patung loro blonyopaes Yogyakarta merupakan simbol kerukunan dalam berumah tangga bagi pasangan suami istri, yang mempunyai arti tentang ketentraman hidup dan sebagai simbol Dewi kesuburan. Patung loro blonyo paesYogyakarta karya Gunjiar yang meliputi: struktur, bentuk, pakaian dan aksesoris lainnya yang dikenakan sebagai bahan acuan dalam menganalisis pemikiran yang melandasi patung loro blonyopaes Yogyakarta. Menginterprestasikan berbagai makna yang terdapat dalam bentuk objek patung loro blonyo paesYogyakarta sampai sejauh mana makna yang dapat terimplementasikan di dalam kehidupan masyarakat dan melestarikan salah satu bentuk seni patung loro blonyo paesYogyakarta di masyarakat dan sebagai bentuk interpretasi personal dalam melakukan laku ibadah. Metode penelitian yang digunakan untuk mengkaji masalah-masalah yang berkaitan dengan perwujudan bentuk patung loro blonyo paesYogyakarta karya Gunjiar adalah metode penelitian kualitatif. Metode studi pustaka, wawancara,dan observasi secara langsung serta menggunakan metode analisis data kualitatif. Penelitian patung loro blonyo paesYogyakarta melihat lebih mendalam subjektivitas dalam konsep kreatif karya Gunjiar.Menggali lebih jauh sejarah kehidupan Gunjiar dan mengetahui lebih dalam mengenai karya patung loro blonyo paesYogyakarta dalam konsep berkarya, dan sebagai patung tradisi yang masih menjaga pakem

    163

    full texts

    262

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇