Agrotekbis Jurnal Ilmu Pertanian
Not a member yet
    1395 research outputs found

    PENGARUH PEMBERIAN PUPUK BOKASHI KOTORAN SAPI TERHADAP KESUBURAN TANAH PADA TANAMAN JAHE MERAH (Zingiber officenable Rosc) DI KECAMATAN TINOMBO KABUPATEN PARIGI MOUTONG

    No full text
    Penelitian ini dilaksanakan di Green House Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan Pengaruh Pemberian Pupuk Bokashi Kotoran Sapi Terhadap Peningkatan Kesuburan Tanah Pada Tanaman Jahe Merah (Zingiber Officenable Rosc), dan mengetahui parameter pertumbuhan tanaman. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) menggunakan tanaman Jahe Merah (Zingiber Officenable Rosc) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan, sehingga terdapat 4 unit polybag dalam setiap ulangan, sehingga terdapat 12 unit polybag. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun (helai), Berat Umbi, pH, Kapasitas tukar kation(KTK), Ketersediaan unsur hara N, P, K, C-Organik, Tekstur, Permeabilitas, dan Bulk Density. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan Bokashi Kotoran Sapi 30 Ton / ha = 78 g bokashi/ 8 kg tanah / polybag memiliki pengaruh pada C-Organik tanah, KTK, dan pH tanah yang mana dapat memperbaiki sifat kimia tanah dan dapat memperbaiki pertumbuhan tanaman yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, dan berat umbi

    PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TERUNG UNGU (SOLANUM MELONGENA L.) PADA BERBAGAI KONSENTRASI LIMBAH CAIR TAHU

    No full text
    Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pupuk limbah cair tahu terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung ungu, yang dilaksanakan di Tinggede, Kabupaten Sigi, Kecamatan Marawola, Sulawesi Tengah, pada bulan Oktober 2020 sampai dengan Januari 2021. Penelitian disusun dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), dengan 6 perlakuan yaitu T0 = Tanpa Limbah cair tahu, T1 = Limbah cair tahu dengan konsentrasi 15%, T2 = Limbah cair tahu dengan konsentrasi 30%, T3 = Limbah cair tahu dengan konsentrasi 45%, T4 = Limbah cair tahu dengan konsentrasi 60%, T5 = Limbah cair tahu dengan konsentrasi 75%.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemberian berbagai konsentrasi pupuk limbah cair tahu berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung ungu. Konsentrasi 75% memberikan nilai rata-rata tertinggi pada berat segar buah pertanaman yaitu 255,56 g

    PENDAPATAN DAN KELEMBAGAAN PEMASARAN TERNAK KAMBING PADA CV. PRIMA BREED DI KELURAHAN TONDO KECAMATAN MANTIKULORE KOTA PALU

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (i) pendapatan ternak kambing yang diperoleh CV. Prima BREED. (ii) margin saluran pemasaran ternak kambing pada CV. Prima BREED. (iii) kelembagaan pemasaran ternak kambing CV. Prima BREED. Metode pengumpulan data yang digunakan terdiri dari data sekunder dan perimer. Anlisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Analisis Pendapatan Usaha peternakan kambing pada peternakan CV. Prima BREED diperoleh hasil pendapatan CV. Prima BREED pada tahun 2016 sebesar Rp. 372.358.962. Pendapatan CV. Prima BREED pada tahun 2017 sebesar Rp. 374.813.962. Pendapatan CV. Prima BREED pada tahun 2018 sebesar Rp. 331.2519.202.  Margin saluran lembaga pemasaran CV. Prima BREED yang paling tertinggi terdapat pada saluran pemasaran II yaitu pedagang provinsi yakni sebesar Rp. 900.000/ekor sedangkan saluran lembaga pemasaran terendah adalah  pasar hewan yakni sebesar Rp. 200.000/ekor. CV. Prima BREED memiliki beberapa sistem aturan kelembagaan dalam melakukan pemasaran ternak yaitu dimulai dari Peternak dan CV. Prima BREED dimana  proses pemasaran peternak dan CV. Prima BREED saling berktukar ternak dan proses pemabayaran dilakukan secara langsung. CV. Prima BREED dan Pedagang Luar Kota proses pemasarannya yaitu dengan adanya surat perjanjian antara kedua belah pihak yang berisi tentang fungsi pemasaran berupa jenis ternak, pengangkuatan dan pembiayaan. Transaksi dilakukan secara langsung oleh pihak CV. Prima BREED dan pedagang luar kota. CV. Prima dan Pasar Hewan yaitu dimana pedagang pasar hewan datang langsung ke perusahaan CV. Prima BREED untuk membeli ternak dan kemudian dipasarkan ke pasar hewan, proses pembayaran dilakukan secara tunai

    ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHA PENJUALAN AYAM RAS PEDAGING DI PASAR MASOMBA KOTA PALU

    No full text
    Ayam ras pedaging sebagai salah satu ternak penghasil daging yang paling banyak diminati oleh masyarakat. Hal inidikarenakan daging ayam ras pedaging merupakan salah satu sumber protein hewani dan harganya relatif lebih murah. Konsumsi daging ayam ras pedaging selalu lebih besar dibanding ternak unggas yang lain, khusunya di Kota Palu. Pemasaran ayam ras pedaging di Kota Palu tentunya melibatkan pedagang untuk mendistribusikan ayam ras pedaging dari peternak langsung kepada konsumen akhir. Pedagang di Kota Palu menggunakan pasar untuk memasarkan ayam ras pedaging. Salah satu pasar yang jumlah pedagang ayam ras pedaging paling banyak di Kota Palu adalah Pasar Masomba, akan tetapi pedagang ayam ras pedaging di Pasar Masomba dihadapkan pada beberapa permasalahan yaitu biaya pemasaran dan harga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar pendapatan yang diperoleh dan untuk mengetahui kelayakan usaha penjualan ayam ras pedaging di Pasar Masomba. Penelitian ini telah dilaksanakan di Pasar Masomba Kota Palu dari bulan April sampai dengan bulan Mei 2014. Responden adalah seluruh pedagang ayam ras pedaging yang berjualan di Pasar Masomba. Metode penentuan sampel dilakukan secara sensus, jumlah responden 16 pedagang ayam ras pedaging. Analisis yang digunakan dalam penelitian adalah Analisis Pendapatan dan Analisis Kelayakan Usaha. Hasil analisis menunjukkan jumlah pendapatan yang diperoleh pedagang sebesarRp.3.156.581/bulan. Analisis kelayakan usaha diperoleh Revenue of Cost usaha penjualanayam ras pedaging adalah1,23. Artinya usaha penjualanayam ras pedaging di Pasar Masomba layak untuk diusahakan karena R/C > 1

    ANALISIS SIFAT FISIKA TANAH PADA DUA PENGGUNAAN LAHAN DI DESA TOMATA KECAMATAN MORI ATAS KABUPATEN MOROWALI UTARA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan/mengetahui sifat fisika tanah pada penggunaan lahan perkebunan kelapa sawit dan perkebunan kakao di Desa Tomata, Kecamatan Mori Atas, Kabupaten Morowali Utara. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober sampai dengan bulan Desember Tahun 2020. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif yang pelaksanaannya dilakukan dengan survei secara langsung pada lokasi penelitian dan dilanjutkan dengan pengambilan sampel tanah sebagai bahan untuk analisis di laboratorium. Variabel pengamatan adalah tekstur tanah, permeabilitas, berat isi tanah, porositas, kapasitas lapang, dan     C-Organik. Hasil penelitian menunjukan pada lahan perkebunan kelapa sawit memiliki tekstur liat, permeabilitas tergolong agak lambat dengan nilai 1,39 cm , berat isi tanah tergolong sedang dengan nilai 1,29 g cm³, porositas tergolong kurang baik dengan  presentase 46,20%, kadar air kapasitas lapang dengan presentase 29,51%, serta kandungan C-Organik tergolong sedang dengan nilai 2,29%. Pada lahan perkebunan kelapa sawit memiliki tekstur liat, permeabilitas tergolong agak lambat dengan nilai 1,39 cm , berat isi tanah tergolong sedang dengan nilai 1,29 g cm³, porositas tergolong kurang baik dengan  presentase 46,20%, kadar air kapasitas lapang dengan presentase 29,51%, serta kandungan C-Organik tergolong sedang dengan nilai 2,29%

    KARAKTER AGRONOMI DAN MORFOLOGI PADI GOGO LOKAL (Oryza sativa L.) YANG DIBERI BERBAGAI ISOLAT MIKROBA RHIZOSFER

    No full text
    Penelitian bertujuan untuk mendapatkan sumber isolat mikroba yang berperan baik terhadap karakter agronomi dan morfologi padi gogo lokal.  Penelitian ini  menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan satu faktor. Perlakuan yang dicobakan yakni berbagai sumber isolat mikroba rhizosfer yang berasal dari Kecamatan Kulawi, Provinsi Sulawesi Tengah yaitu : R0: Kontrol,  R1 : Isolat yang berasal dari Desa Marena, ketinggian 544,0 m dpl, 1°33’56”LS dan 120°1’12”BT,  R2  : Isolat yang berasal dari Desa Marena, ketinggian 596,2 m dpl, 1°32’45”LS dan 119°58’38”BT,  R3 : Isolat yang berasal dari Desa Winatu, ketinggian 850,8 m dpl, 1°32’13”LS dan 119°58’38”BT. Penelitian dilakukan di (Rumah kaca ) Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore Provinsi Sulawesi Tengah, dan terletak (pada ketinggian ± 70 m dpl). Waktu penelitian dimulai bulan Oktober  2017 sampai Maret  2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa didapatkan salah satu isolat mikroba rhizosfer yang berpengaruh baik pada tanaman padi gogo lokal, dalam proses pertumbuhan dan hasil tanaman padi gogo lokal. yakni sumber isolat mikroba yang berasal dari Desa Marena dengan ketinggian 544,0 m dpl dapat meningkatkan tinggi tanaman dan panjang daun pada tanaman padi gogo lokal

    EFEKTIVITAS PENAMBAHAN PLASTICIZER GLISEROL TERHADAP KARAKTERISTIK EDIBLE FILM DARI MODIFIKASI PATI TALAS ASETAT (Colocasia esculenta L. Schott)

    No full text
    Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan konsentrasi Plasticizer gliserol yang memberikan pengaruh terbaik terhadapat sifat fisik, kimia, dan sensoris edible film dari modifikasi pati talas asetat (Colacasia esculenta L. Schott). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan 5 taraf perlakuan konsentrasi gliserol yaitu 10%, 15%, 20%, 25%, dan 30% (b/v). parameter pengamatan meliputi karakteristik fisik (ketebalan, kadar air, WHC dan OHC), karakteristik kimia (Kadar abu, kadar asetil dan derajat substitusi) serta karakteristik sensoris berdasarkan kejernian dan kesukaan edible film. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan konsentrasi gliserol 10% menghasilkan edible film dengan karakteristik fisik, kimia, dan sensoris terbaik. Nilai karakteristik tersebut adalah ketebalan 0.13 mm, kadar air 0.12%, kadar abu  0.19%, daya serap air 1.66%, daya serap minyak 1.73%. Sedangkan analisis kadar asetil memiliki nilai rata-rata 31.40% dan Derajat Substitusi memiliki nilai rata-rata 1.71. Serta karakteristik edible film sensoris masuk kategori sangat suka

    PENGARUH POPULASI KEMANGI (OCIMUM SP.) SEBAGAI SUMBER REPELLENT TERHADAP PLUTELLA XYLOSTELLA L. (LEPIDOPTERA: PLUTELLIDAE) PADA BUDIDAYA SAWI ORGANIK

    No full text
    This study aimed to determine the effect of the population of basil as a repellent plant on the population density of Plutella xylostella in mustard greens. The research was carried out in a coffee plantation Donggala district of Central Sulawesi province in July – September 2019. This study used a Randomized Block design (RBD) method consisting of four treatments with three replicates. The treatments given were monoculture mustard cultivation (T0), population of six basil plants with spacing 70 × 70 cm grown between mustard plants (T1), population of eight basil plants with spacing 60 × 60 cm grown between mustard plants (T2), and population of 12 basil plants with spacing 50 × 50 cm grown between mustard plants (T3).  The basil plants significantly reduced the population and intensity attacks of Plutella xylostella pest on the mustard plants.  The T3 treatment had the lowest Plutella xylostella counts, with only three moths discovered, whereas the largest pest populations were seen in the monocultures

    ANALISIS PEMASARAN KELAPA DALAM DI DESA MELI KECAMATAN BALAESANG KABUPATEN DONGGALA

    No full text
    The objective of this study is to identify the type of marketing channels, marketing margins, the proportion of the price given to farmers, and the effectiveness of marketing coconut in Meli village, Balaesang sub district, Donggala district, which was conducted between January and March 2022. A total of 33 farmers were chosen randomly from a population of 125 farmers, and the sample of traders was determined using the snowball method, which resulted in 2 collectors and 1 wholesaler, for a total of 36 respondents. The research revealed that there are two marketing channels in Meli Village: Channel I (farmers - collectors - wholesalers - consumers) with a margin of IDR 1,300/kg and a farmer\u27s share of 60.6%, and Channel II (farmers - wholesalers - consumers) with a margin of IDR 700/kg and a farmer\u27s share of 78.8%. The marketing efficiency of Channel I is 30.88%, and that of Channel II is 28.64%. Overall, Channel II is more efficient than Channel I, as it has a smaller margin, a larger price share for farmers, and a lower efficiency value. Therefore, the short marketing channel is more efficient than the long channel

    PREFERENSI MAHASISWA DALAM MENGKONSUMSI JAJANAN SIOMAY DI DEPAN KAMPUS UNIVERSITAS TADULAKO

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui atribut siomay yang menjadi preferensi mahasiswa dalam mengkonsumsi jajanan siomay di depan kampus Universitas Tadulako dan mengetahui atribut yang paling dipertimbangkan mahasiswa dalam keputusan membeli siomay di depan kampus Universitas Tadulako. Penelitian ini telah dilaksanakan di depan kampus Universitas Tadulako pada bulan November 2020, dan teknik penentuan responden dilakukan dengan menggunakan metode accidental sampling. Berdasarkan analisis uji chi-square (X2) diperoleh hasil bahwa preferensi konsumen dipengaruhi oleh atribut (rasa, tekstur, ukuran, harga dan tempat, hal ini ditunjukkan X2 hitung  > X2 tabel masing-masing: rasa (9,8 > 5,99), tekstur (29,6 > 5,99), ukuran (21,6 > 5,99), harga (6,2 > 5,99) dan tempat (9,8 > 5,99). Hal ini menunjukkan bahwa kelima atribut terdapat hubungan yang signifikan dan mempengaruhi preferensi mahasiswa dalam mengkonsumsi jajanan siomay di depan kampus Universitas Tadulako

    65

    full texts

    1,395

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Agrotekbis Jurnal Ilmu Pertanian
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇