Agrotekbis Jurnal Ilmu Pertanian
Not a member yet
    1395 research outputs found

    PEMETAAN STATUS HARA KALIUM PADA LAHAN SAWAH INTENSIF DI KABUPATEN SIGI PROVINSI SULAWESI TENGAH

    No full text
    Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan melakukan pemetaan status hara kalium pada lahan sawah intensif di Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Penentuan lokasi pengambilan sampel menggunakan (Global Position System). Analisis tanah dilakukan di Laboratorium Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, dilaksanakan pada bulan Juni sampai Desember 2020. Hasil penelitian menujukkan bahwa Status K-total pada lahan sawah di Kecamatan Palolo Status tergolong sangat rendah berkisar 2,41 (mg/100 g) sampai 9,62 (mg/100 g) seluas 137,78 Ha atau 60,64%, Kecamatan Gumbasa tergolong sedang berkisar 22,79 (mg/100 g) sampai 38,49 (mg/100 g) seluas 211,82 Ha atau 66.38%, dan Kecamatan Biromaru tergolong sangat tinggi berkisar 75,86 (mg/100 g) sampai 205,26 (mg/100 g) seluas 80,78 Ha atau 58,90% . Status K-tersedia pada lahan sawah di Kecamatan Palolo tergolong rendah berkisar  0,1 (me/100 g) sampai 0,26 (me/100 g) seluas 178,51 Ha atau 78,56%, Kecamatan Gumbasa tergolong sedang berkisar 0,34 (me/100 g) sampai 0,45 (me/100 g)seluas 231,03 Ha atau 72,4 %, dan Kecamatan Biromaru tergolong sedang berkisar antara 0,31 (me/100 g) sampai 0,45 (me/100 g) seluas 89,01 Ha atau 64,90%

    PERSEPSI PETANI TENTANG RESIKO BIAYA PADA USAHATANI KAKAO DI DESA BUKIT HARAPAN KECAMATAN BULUTABA KABUPATEN PASANGKAYU

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi petani tentang resiko biaya pada usahatani kakao di di Desa Bukit Harapan, Kecamatan Bulutaba, Kabupaten Pasangkayu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2022. Penentuan responden pada penelitian ini menggunakan metode sensus dimana yang dijadikan populasi yaitu seluruh petani kakao di Desa Bukit Harapan yang berjumlah 61 orang yang diperoleh dari data pemerintah desa setempat. Analisis yang di gunakan yaitu skala likert dan analisis deskriftif untuk menentukan persepsi petani kakao. Hasil analisis menunjukkan Persepsi Petani Tentang Resiko Biaya Pada Usaha Kakao Di Desa Bukit Harapan Kecamatan Bulutaba Kabupaten Pasangkayu Petani memininimalkan Penggunaan Pestisida ,Pupuk Dan Tenaga kerja dalam usahataninya. Ini disebababkan karena pengadaan pupuk memiliki resiko pada kategori Tinggi (72,24%), resiko Pengadaan Pestisida pada kategori Tinggi (71,15%), dan resiko penggunaan Tenaga kerja pada kategori Tinggi (73,77%), serta dimana rata rata besar biayanya yaitu pengadaan pupuk Rp. 2.106.721/1,90 Ha,Pengadaan Pestisida Rp. 755.492/1,90 Ha dan Penggunaan Tenaga kerja sebesar Rp.1.608.197/1,90 Ha

    PENGETAHUAN DAN PERILAKU PETANI TERHADAP PENGGUNAAN PESTISIDA KIMIA DALAM PENGENDALIAN ORGANISME PENGGANGGU TANAMAN JAGUNGDI KECAMATAN TANAMBULAVA

    No full text
    Central Sulawesi Province is a significant corn-producing region in Indonesia, with an average production of 193,522.8 t/year from 2013-2017. Sigi Regency, one of the largest corn producers in the province, has a harvest area of 10,700 ha, yielding 44,115 t annually, with an average productivity of 4.2 t/ha. Despite the prevalence of chemical pest control methods among farmers, awareness of the negative impacts of these chemicals is limited. This study aims to analyze the knowledge and behavior of farmers regarding pesticide use for maize pest control in Tanambulava District. The research was conducted in five villages within the district in 2022. Data were collected through interviews using a questionnaire, involving 45 farmers from 15 farmer groups, selected through purposive sampling. The study found that the knowledge of maize farmers in Tanambulava Subdistrict about pesticide use was relatively low. Many farmers lacked information on the proper use of chemical pesticides and their adverse effects on the environment and non-target organisms, leading them to prefer chemical control methods. The behavior of farmers in using pesticides is often incorrect, with practices such as mixing multiple pesticide types in one application and using dosages that deviate from recommendations. Differences in farmers\u27 knowledge and behavior appear to be associated with variations in education level, age, and farming experience

    PENGARUH PUPUK KANDANG AYAM TERHADAP PERUBAHAN SIFAT FISIK TANAH PADA PEMBIBITAN BALSA (Ochorma pyramidale)

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh pemberian pupuk kandang ayam terhadap sifat fisik tanah pada pembibitan kayu balsa. Penelitian ini dilaksanakan pada lahan bekas likuifaksi Di Desa Jono Oge, Kecamatan Sigi Biromaru, dan analisis sifat fisik tanah dilakukan di Laboratorim Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tadulako dan waktu penelitian dilaksanakan pada Bulan Maret hinngga Mei 2023. Penelitian menggunkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu  faktor, dengan mengunakan 6 perlakuan dosis pupuk kandang yang diulangi selama 3 kali sehingga terdapat 18 sampel yang akan diamati dan dianalisis. Perlakuan Tanpa pupuk kandang ayam (kontrol) yaitu P= 0, P1= 20 g/pot, P2= 30g/pot, P3= 40g/pot, P4= 50g/pot, P5= 60g/pot. Hasil penelitian menunjukan Pemberian berbagai dosis pupuk kandang ayam berpengaruh nyata terhada variable pengamatan tinggi, jumlah daun, dan berat kering pada pembibitan balsa. Pemberian pupuk kandang ayam tidak berpengaruh nyata terhadap bobot isi tanah, kadar air kapasitas lapang Hasil dosis pupuk kandang ayam yang baik digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan tinggi tanaman bibit balsa ialah perlakuan 4

    ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI CABAI RAWIT DI DESA SUNJU KECAMATAN MARAWOLA KABUPATEN SIGI

    No full text
    Salah satu sub sektor pertanian yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari adalah tanaman hortikultura. Salah satu komoditas tanaman hortikultura yang selalu dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia adalah cabai rawit.Daerah-daerah di Indonesia memiliki makanan tradisional yang menggunakan cabai rawit sebagai salah satu bumbu yang sangat penting karena cabai memiliki rasa yang pedas.Cabai rawit tidak hanya digunakan sebagai bahan bumbu masakan saja, cabai rawit juga biasanya di olah menjadi berbagai macam bumbu instan, seperti sambal, saos, dan sebagai bumbu cemilan.Usahatani cabai rawit merupakan salah satu mata pencaharian bagi masyarakat yang ada di Sunju tersebut, hal inilah yang menjadikan Desa Sunju merupakan penyumbang cabai rawit terbesar di Kecamatan Marawola. Pada umumnya petani yang ada di Desa tersebut hanya menghitung penerimaan usahatani setelah menjual hasil produksi, tanpa menghitung berapa besar total biaya yang dikeluarkan selama proses usahataninya tersebut. Penting untuk diperhatikan apakah usahatani yang mereka kerjakan mendapatkan keuntungan atau kerugian.Berdasarkan uraian tersebut, penulis tertarik untuk mengetahui besarnya tingkat Pendapatan Usahatani Cabai Rawit di Desa Sunju Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi.Penelitian telah dilaksanakan di Desa Sunju Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi. Lokasi penelitian ini dipilih secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa Desa Sunju merupakandaerah penghasil cabai rawit terbesar di KecamatanMarawola Kabupaten Sigi. Penelitian telah dilaksanakan selama ± 2 bulan yakni bulan Mei – Juni 2020.Responden dalam penelitian ini adalah petanicabai rawit yang ada di Desa Sunju. Penetapan responden dilakukan dengan metode acak sederhana (Simpel Random Sampling), dimana yang dijadikan populasi dalam penelitian ini adalah petani cabai rawit.Jumlah keseluruhan populasi yang ada sebanyak 106 orang yang dijadikan sampel adalah 31 orang petani cabai rawit.Hasil analisis menunjukan bahwa rata-rata penerimaan responden petani cabai rawitsebesarRp. 8.580.645,16/0,36 Ha/MT atau Rp.23.644.444,44Ha/MT, rata-rata total biaya responden petani cabai rawit sebesar Rp.3.220.031,59/0,36 Ha/MT atauRp. 8.872.975,92/Ha/MT. Sehingga rata-rata pendapatan usahatani cabai rawit di Desa Sunju Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi sebesar Rp. 5.360.613,58 /0,36 Ha/MT atau Rp. 14.771.468,52 Ha/MT

    FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PERMINTAAN KONSUMEN PISANG RAJA DI PASAR TRADISIONAL MASOMBA KOTA PALU

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi permintaan konsumen pisang raja di pasar tradisinal Masomba Kota Palu. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2022 hingga Agustus 2022. Penentuan responden dilakukan menggunakan sampling aksidental dengan jumlah sampel sebanyak 30 konsumen pisang raja. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Regresi Linier Berganda dengan menggunakan uji F (Simultan) dan uji t (Parsial). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Hasil uji F menunjukkan bahwa nilai F-hitung (18.584) > F-tabel (2.62) berarti secara bersama-sama semua variabel yaitu variabel harga pisang raja, harga pisang kepok, pendapatan, jumlah tanggungan keluarga dan selera, memberikan pengaruh nyata terhadap permintaan pisang raja di pasar tradisinal Masomba Kota Palu. Secara parsial (uji t) variabel harga pisang raja, pendapatan, jumlah tanggungan, dan selera dengan nilai signifikansi lebih kecil dari tingkat kesalahan sebesar 5% memberikan pengaruh nyata terhadap permintaan pisang raja di pasar tradisinal Masomba Kota Palu. Sedangkan variabel harga pisang kepok dengan nilai signifikansi lebih besar dari tingkat kesalahan sebesar 5% tidak memberikan pengaruh nyata terhadap permintaan pisang raja di pasar tradisinal Masomba Kota Palu. &nbsp

    RESPONS PERTUMBUHAN GULMA DAN HASIL TANAMAN PADI TERHADAP HERBISIDA PASCA TUMBUH PADA SISTEM TABELA

    Get PDF
    Tanaman padi merupakan tanaman pangan yang telah menjadi makanan pokok yang lebih dari setengah penduduk dunia. Untuk mempermudah penanaman dan mengurangi biyaya tanam petani bisa menggunakan sistem tabela. Rata-rata curahan tenaga kerja untuk tanaman padi tabela dan tapin masing-masing adalah 1,80 dan 25 hari kerja/ha, sedangkan sedangkan curahan tenaga kerja untuk menyiang padi tabela dan taping masing-masing 150 dan 450 jam kerja/ha. Kebijakan pemerintah mengenai disersivikasi dan semakin sempitnya lahan subur di Indonesia, akan memberikan peluang yang besar dalam pengambangan tanaman. Tujuan penelitian ini untuk mempelajari Respon Pertumbuhan Gulma dan Hasil Tanaman Padi Terhadap Herbisida Pasca Tumbuh Pada Sistem Tabela. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan enam perlakuan yaitu: tanpa aplikasi herbisida (kontrol), Topshot 1500 ml/ha Ricestar extra 500 ml/ha, Cliper+basagran 600+1500ml/ha Cliper 800 ml/ha, Nomone 300 ml/ha. Dimana setiap perlakuan diulang sebanyak empat kali sehingga terdapat 24 unit percobaan. Perlakuan yang berpengaruh nyata diuji lanjut dengan uji beda nyata bujur (BJN) taraf 5%. Kematian biomas gulma dibandingkan dengan kontrol, hal ini ditujukan bahwa hasil kematian terbanyak pada 7,14 dan 28 HSA yaitu gulma spesis Ludwigia oktovalvis, Loptochloa chinensis, Monochoria vaginalis, cyperus difformis,dan Cyperus iria. Jumlah gulma dalam 1 , hal ini ditujukan gulma terendam yaitu Echinocloa crus-gali, Lepichloa chinensis, Monochoria vaginalis dan Ciperus Difformis pada perlakuan herbisida nomine pada dosis 300 ml/ha. Panen harus dilakukan bila bulir padi cukup di anggap masak 90% dengan ciri-ciri seluruh tanaman Nampak kuning, dari semua bagian tanaman hanya bulu-bulu sebelah atas yang masih hijau dengan isi gabah sudah mengeras, tetapi mudah pecah dengan kuku, stadia masak kuning terjadi 7 hari setelah stadia masak susu. Jumlah malai tiap rumpun pada saat panen ditunjukan  pada yang terbanyak pada perlakuan herbisida nomine pada dosis300 ml/ha yaitu 13,45% dan jumlah gabah dari 20 malai yang terbanyak ditunjukan pada perlakuan herbisida nomine 300 ml/ha yaitu 96,50%. Berat 1000 butir, ditunjukan bahwa yang terbanyak pada perlakuan herbisida nomine 300 ml/ha dengan berat penimbangan 28,28 gram

    PENGARUH BERBAGAI DOSIS ADSORBEN CANGKANG TELUR AYAM TERHADAP KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK MINYAK KELAPA TRADISIONAL

    No full text
    Minyak kelapa tradisional memiliki wana yang keruh serta kandungan kadar air dan asam lemak bebas yang tinggi sehingga membuat daya simpan minyak kelapa relatif singkat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui berbagai takaran adsorben cangkang telur ayam terhadap sifat fisiokimia dan sensoris minyak kelapa trasisional. Proses adsorbsi minyak kelapa tradisional dilakukan dengan variasi 0, 5, 10, 15, 20, 25 g/100 ml minyak kelapa tradisional. Perlakuan masing- masing diulangi sebanyak 3 kali. Sifat fisiokimia (rendemen, kadar air, derajat kejernihan, asam lemak bebas) dianalisa menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Sifat sensoris (kejernihan, aroma, kesukaan) dianalisa menggunakan rancangan acak kelompok (RAK). Hasil penelitian menunjukan bahwa adsorben cangkang telur ayam berpengaruh sangat nyata terhadap fisiokimia (rendemen, kadar air, derajat kejernihan) dan tidak berpengaruh nyata terhadap fisiokimia (asam lemak bebas) untuk uji  sensoris (kejernihan) didapatkan hasil berpengaruh sangat nyata dan tidak berpengaruh nyata terhadap sensoris (aroma, kesukaan)

    ANALISIS PENDAPATAN BAWANG MERAH LOKAL PALU DI DESA SOULOVE KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI

    No full text
    Bawang merah merupakan salah satu tanaman holtikultura yang digunakan sebagai salah satu bahan yang tidak dapat dipisahkan dari masakan makanan sehari-hari seluruh masyarakat indonesia. Bawang merah salah satu komoditas sayuran yang memiliki nilai ekonomis tinggi, baik ditinjau dari sisi pemenuhan konsumsi nasional, sumber penghasilan  petani, maupun potensinya sebagai penghasil devisa Negara.Tujuan dari penelitian ini mengetahui pendapatan usahatani bawang merah lokal Palu di Desa Soulove Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Lokasi penelitian ini dipilih secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa Desa Soulove merupakan salah satu daerah kawasan holtikultura dan daerah penghasil bawang merah lokal Palu di Kecamatan Sigi . Penelitian ini dilaksanakan pada bulan 15 Oktober dan  28 November 2020. Penentuan responden dalam penelitian ini dilakukan dengan metode (simple random sampling), di mana jumlah responden yang di ambil dalam penelitian ini sebanyak 30. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani bawang merah local Palu yang berada di Desa Soulove yaitu 95 orang. Data yang di kumpulkan dalam  penelitian ini terdiri atas data primer dan sekundar. Analisis data yang digunakan adalah analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata penerimaan petani Bawang Merah Lokal Palu di Desa Soulove Sebesar Rp. 16.395.000 /ha, dan rata-rata biaya yang dikeluarkan petani Bawang Merah Lokal Palu di Desa Soulove sebesar Rp. 6,749,82/ha, sehingga rata-rata pendapatan petani Bawang Merah Lokal Palu di Desa Soulove sebesar Rp. 9.946.372/ha

    ANALISIS TITIK PULANG POKOK USAHA TANAMAN HIAS PADA CV. RARA GARDEN DI KOTA PALU

    No full text
              Tujuan penelitian ini untuk : mengetahui biaya produksi dan penerimaan yang diperoleh CV. Rara Garden dalam usaha tanaman hias di Kota Palu, sehingga usaha yang dijalankan mencapai titik pulang pokok, atau tidak mengalami kerugian maupun memperoleh laba. Penelitian ini dilaksanakan di CV. Rara Garden di Kota Palupada bulan Mei 2021. Penentuan responden dipilih dengan teknik pengambilan sampel secara Sengaja (purposive). Alat analisis yang digunakan adalah Analisis Pendapatan (? = TR – TC) dan analisis Titik Pulang Pokok.Hasil penelitian menujukan penelitian yang dilakukan di CV. Rara Garden di Palu. yaitu Total biaya yang dikeluarkan Usaha tanaman hias Pada CV. Rara Garden meliputi biaya variabel dan biaya tetap dikeluarkan sebesar Rp. 3.295.330,- dengan penerimaan Rp. 6.000.000,- dan Titik pulang pokok Usaha Tanaman hias Pada CV. Rara Garden di bulan mei tercapai pada saat volume penjualan mencapai 150 pohon dengan pendapatan sebesar Rp. 2.704.670,

    65

    full texts

    1,395

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Agrotekbis Jurnal Ilmu Pertanian
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇