Agrotekbis Jurnal Ilmu Pertanian
Not a member yet
1395 research outputs found
Sort by
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG PULUT (Zea mays ceratina) PADA BERBAGAI DOSIS PUPUK NPK
Jagung pulut (Zea mays ceratina) merupakan salah satu jenis jagung yang sering dijadikan sebagai makanan pokok pengganti beras oleh masyarakat di Pulau Sulawesi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis pupuk NPK yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung pulut. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Oloboju Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari 6 perlakuan yaitu : kontrol, NPK 200 kg.ha-1, NPK 250 kg.ha-1, NPK 300 kg.ha-1, NPK 350 kg.ha-1, NPK 400 kg.ha-1 perlakuan diulang sebanyak 5 kali sehingga secara keseluruhan terdapat 30 petak percobaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan pupuk NPK dengan dosis 200 kg.ha-1 telah dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung khususnya pada tinggi tanaman, diameter batang, panjang tongkol dengan kelobot, panjang tongkol tanpa kelobot, baris biji, baris pertongkol, bobot tongkol perpetak dan produksi (ton/ha). Peningkatkan pertumbuhan dan hasil jagung berdasarkan pengamatan terhadap tinggi tanaman, diameter tongkol, berat tongkol perpetak dan produksi (ton/ha) dapat terlihat setelah pemberian pupuk NPK dengan dosis 250 kg.ha-1
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI IMPULSIVE BUYING PADA GENERASI Z (Studi Kasus Belanja Online di Shopee)
Mudahnya akses dan efisiensi waktu yang didapatkan menjadikan online shopping menjadi tempat memenuhi kebutuhan masyarakat yang juga semakin beragam. Setiap Tahun terdapat peningkatan pengguna online shop baik sebagai seller maupun konsumen. Salah satu perilaku konsumen yang sering terjadi pada generasi Z saat ini yaitu impulsive buying. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang memengaruhi perilaku impulsive buying pada generasi Z pengguna aplikasi marketplace Shopee. Penelitian ini dilakukan pada bulan April – Juni 2022 di Kota Palu. Penentuan menggunakan aplikasi Shopee dikarenakan aplikasi ini merupakan e-commerce paling populer diantara aplikasi sejenis lainnya. Penentuan responden dilakukan dengan sengaja (purposive sampling) menggunakan media online sebagai sarana peneyeberan kuesioner. Faktor yang digunakan pada penelitian ini yaitu Karakteristik produk, Kualitas pelayanan toko, Promosi, dan Money availability. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu regresi linier berganda dengan menggunakan program pengolah data SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh secara simultan antara impulsive buying dengan faktor-faktor yang digunakan. Serta sebesar 50.9 % faktor yang digunakan pada penelitian ini memengaruhi impulsive buying pada generasi Z dan 49.1 % dipengaruhi oleh faktor lain
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PRODUKSI PADI SAWAH DI DESA KOTARAYA TIMUR KECAMATAN MEPANGA KABUPATEN PARIGI MOUTONG
Telah berhasil dilakukan penelitian Faktor-Faktor yang Memengaruhi Produksi Padi Sawah di Desa Kotaraya Timur Kecamatan Mepanga Kabupaten Parigi Moutong. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh luas lahan, benih, pupuk urea, pupuk phonska, dan tenaga kerja terhadap produksi padi sawah di Desa Kotaraya Timur. Analisis data menggunakan analisis fungsi produksi Cobb-Douglass. Hasil penelitian menunjukkan Nilai koefisien determinan (R2) sebesar 0.996 menunjukan bahwa pengaruh dari luas lahan, benih, pupuk urea, pupuk phonska dan tenaga kerja terhadap produksi di Desa Kotaraya Timur sebesar 99,6% sedangkan sisanya 0,4% dipengaruhi oleh variabel lainnya. Secara simultan variabel bebas (X) luas lahan, benih, pupuk urea, pupuk phonska dan tenaga kerja berpengaruh nyata terhadap produksi padi sawah di Desa Kotaraya Timur. Hal tersebut ditunjukkaan oleh nilai Fhitung 1856,855 > Ftabel 2,49. Secara parsial pengaruh variabel Luas Lahan (X1), Benih (X2), Pupuk Urea (X3), Pupuk Phonska (X4), dan Tenaga Kerja (X5) berpengaruh nyata terhadap produksi padi sawah yang ditunjukkan nilai Luas Lahan yaitu thitung 2,624 > ttabel 2,030, Benih dengan thitung 2,664 > ttabel 2,030, Pupuk Urea dengan thitung 4,624 > ttabel 2,030, Pupuk Phonska dengan thitung 3,512 > ttabel 2,030 dan Tenaga Kerja dengan thitung 5,053 > ttabel 2,030 yang artinya hipotesis H1 diterima dan H0 ditolak
PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG DAUN (Allium fistulosum L.) YANG DIBERI BERBAGAI DOSIS PUPUK ORGANIK CAIR
Bawang daun (Allium fistulosum L.) merupakan salah satu komoditas tanaman hortikultura yang layak dikembangkan secara intensif di kabupaten Bandung - Jawa Barat khususnya dan Indonesia. Tujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil bawang daun yang diberi berbagai dosis pupuk organik cair. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan Juli 2020. Bertempat di Screenhouse Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako,Palu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 6 unit perlakuan dan 3 ulangan, sehingga diperoleh 18 unit percobaan dan tiap unit terdiri dari 3 tanaman sehingga total keseluruhan adalah 54 polibag tanaman. Data pengamatan dianalisis ragam (uji F 5%), jika analisis keragaman menunjukan adanya pengaruh yang nyata maka akan dilakukan uji lanjut dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) dengan taraf 5% untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada berbagai tingkat dosis pupuk organik cair berpengaruh nyata dalam pertubuhan dan hasil Bawang daun. Hasil Parameter tumbuh
tertinggi terdapat pada perlakuan 40 ml/polybag (P4) yaitu 22.67 cm dan perlakuan terendah 50 ml/polybag (P5) memberikan jumlah daun yaitu 7,56 helai. Hal ini menunjukan bahwa Biourin Sapi cukup efektip sebagai pupuk organik
PERTUMBUHAN TANAMAN ALPUKAT (Persea americana Mill ) PADA PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR
Tujuan dari penelitian ialah untuk mendapatkan konsentrasi pupuk organik cair yang dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman alpukat. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Toribulu, Kecamatan Toribulu, Kabupaten Parigi Mautong, Provinsi Sulawesi Tengah. Pelaksaan penelitian ini berlangsung mulai dari 17 April sampai dengan 17 Juni 2020. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Perlakuan yang dicobakan adalah penyemprotan pupuk organik cair yang terdiri dari 4 perlakuan yaitu (P0) Kontrol, (P1) 2 ml/l air, (P2) 4 ml/l air , (P3) 6 ml/l air. Setiap perlakuan terdri dari 3 tanaman diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 36 unit percobaan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji beda nyata terkecil (BNT) pada taraf 5% untuk melihat perbedaan konsetrasi yang berbeda tampa perlakuan. Hasil penilitian menunjukan bahwa pemberian pupuk organik cair memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun, lilit batang, berat basa akar, berat kering akar
MANAJEMEN PERSEDIAAN BAHAN BAKU KERIPIK TORTILLA PADA UMKM TU PADANG DI DESA SARUMANA KECAMATAN PALOLO KABUPATEN SIGI
Persediaan bahan baku membutuhkan teknik penanganan tersendiri yang berbeda dengan teknik penanganan barang setengah jadi (work in process) maupun produk akhir (finished goods), sehingga membutuhkan teknik penanganan yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa banyak pembelian bahan baku yang ekonomis (EOQ) untuk persediaan bahan baku, total biaya persediaan bahan baku, persediaan pengaman (Safety Stock), dan waktu yang tepat bagi UMKM Tu Padang untuk melakukan pemesanan kembali (ROP) terhadap persediaan bahan baku. Metode analisis yang digunakan yaitu Economic Order Quantity (EOQ), Safety Stock, Reorder Point(ROP) dan Total Inventory Cost (TIC). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen persediaan bahan baku pada UMKM Tu Padang di Desa sarumana kecamatan palolo kabupaten sigi dengan menggunakan metode (Economic Order Quantity) pada Bulan Juli-Desember 2021 rata-rata sebesar 196,56 kg. Total biaya persediaan (TIC) bahan baku pada industri sebesar Rp 93.546,65. Persediaan pengaman (Safety Stock) bahan baku ubi jalar yang selalu tersedia sebesar 57 kg. Hasil analisis menunjukkan titik pemesanan kembali (Reorder Point) rata-rata sebesar 240,65 kg. 
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SEMANGKA (Citrullus vulgaris L.) TERHADAP PEMBERIAN BERBAGAI DOSIS PUPUK KOMPOS DAN MULSA JERAMI
Produksi tanaman semangka di Sulawesi Tengah saat ini semakin menurun, hal ini menyebabkan produksinya tidak akan mampu memenuhi kebutuhan pasar. Beberapa penyebabnya adalah lahan yang digunakan mengandung unsur hara yang tidak cukup dan sistem budidaya yang belum baik untuk pertumbuhan semangka. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian yang dapat mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon tanaman semangka terhadap pemberian berbagai dosis pupuk kompos dan mulsa jerami. Penelitian dilaksanakan di lahan pertanian Desa Karawana, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah dan dimulai dari bulan September sampai November 2020. Penelitian ini menggenakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola faktorial. Faktor pertama terdiri dari 6 aras berbagai dosis pupuk kompos adalah Kontrol (P0), Pupuk Kompos 5 ton/ha (P1), Pupuk Kompos 10 ton/ha (P2), Pupuk Kompos 15 ton/ha (P3), Pupuk Kompos 20 ton/ha (P4), Pupuk Kompos 25 ton/ha (P5), sedangkan faktor kedua mulsa yang terdiri dari dua aras adalah Tanpa Mulsa (M0), Mulsa Jerami (M1). Setiap perlakuan diulang sebanyak tiga kali sebagai kelompok, sehingga terdapat 36 unit petak percobaan. Setiap unit percobaan terdapat 12 tanaman. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam. Berdasarkan hasil penelitian intraksi pemberian pupuk kompos sapi 10 ton/ha menggunakan mulsa jerami memberikan nilai terbaik terhadap panjang tanaman sedangkan pemberian pupuk kompos sapi 20 ton/ha menggunakan mulsa jerami memberikan nilai terbaik terhadap bobot buah. Pemberian pupuk kompos sapi 5 ton/ha sendiri memberikan nilai terbaik terhadap pertambahan panjang tanaman 42 HST, jumlah daun 28 HST dan jumlah bunga yang terbentuk. Perlakuan mulsa jerami memberikan nilai terbaik terhadap jumlah daun 14 HST dan jumlah buah yang terbentuk
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI KELAPA SAWIT DI DESA LELEJAE KECAMATAN BULUTABA KABUPATEN PASANGKAYU
Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui besarnya pendapatan usahatani kelapa sawit di Desa Lelejae Kecamatan Bulutaba Kabupaten Pasangkayu. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober sampai Bulan November 2020 Di Desa Lelejae Kecamatan Bulutaba Kabupaten Pasangkayu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan metode acak sederhana (Simpel Random Sampling) dengan menggunakan rumus Slovin sehingga memperoleh responden sebanyak 32 orang dari 120 orang petani yang melakukan kegiatan usahatani kelapa sawit di Desa Lelejae Kecamatan Bulu Taba Kabupaten Pasangkayu. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis pendapatan (biaya total produksi, total penerimaan, pendapatan, R/C ratio). Hasil penelitian menunjukan bahwa, (1).Penerimaan rata-rata usahatani kelapa sawit adalah sebesar Rp. 98.366.562,50/Ha/tahun, sedangkan biaya rata-rata yang dikeluarkan sebesar Rp. 28.714.765,63/Ha/tahun dengan demikian pendapatan rata-rata yang diperoleh sebesar Rp. 69.651.797/Ha/Tahun. (2). Analisis R/C Ratio pada usahatani kelapa sawit sebesar 3,44. Artinya setiap biaya yang dikeluarkan sebesar Rp. 1, akan menghasilkan penerimaan sebesar Rp. 3,44, sehingga usaha mendapatkan keuntungan
ANALISIS PENDAPATAN HANDYCRAFT PADA INDUSTRI CENDERAMATA ROTAN DI KOTA PALU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan Handycraft pada Industri Cenderamata Rotan di Kota Palu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan agustus 2021 dikawasan Industri Cenderamata Rotan di Kota Palu. Responden dalam penelitian yaitu pemilik dan karyawan dengan jumlah 3 orang yang di tentukan dengan teknik pengambilan sampel secara sengaja. Data yang di gunakan adalah data primer dan data sekunder. Analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan. Hasil analisis pendapatan menunjukkan bahwa pendapatan yang diterima Industri Cenderamata Rotan di Kota Palu sebesar Rp 13.190.000,00,-/bulan dikurang dengan total biaya sebesar Rp 6.078.340,86-/bulan. Hasil pendapatan yang diperoleh Industri Cenderamata Rotan di Kota Palu sebesar Rp 7.111.659,14,-/bulannya. Jumlah pendapatan sangat tergantung pada jumlah penerimaan dan besarnya biaya yang dikeluarkan dalam proses produksi
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI HIJAU (Brassica juncea L.) PADA PEMBERIAN KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR NASA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari konsentrasi POC NASA terhadap pertumbuhan dan hasil sawi hijau. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian eksperimental dengan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan menggunakan konsentrasi POC NASA. Perlakuan terdiri atas: 1) 0 %, 2) 0,2 %, 3) 0,4 %, 4) 0,6 %, 5) 0,8 %, 6) 1,0 %, 7) 1,2 %. Parameter penelitian meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, berat segar daun pertanaman dan berat kering daun pertanaman. Data hasil penelitian yang dipeoleh dianalisis dengan metode ANOVA dan dilanjutkan dengan uji BNT dengan taraf kepercayaan 95%. Uji organoleptik dianalisis dengan mengggunakan chi-square pada taraf uji ? (0,05). Hasil yang didapatkan terhadap pemberian konsentrasi POC NASA 0,2 % mampu meningkatkan pertambahan tinggi tanaman 1 - 2 MSA, namun untuk luas daun konsentrasi POC NASA 0,4 % menunjukan hasil yang lebih baik. Sedangkan pemberian konsentrasi POC NASA 1,0 % memberikan dampak positif terhadap peningkatan hasil berat segar dan berat kering