107747 research outputs found
Sort by
Keteladanan orang tua dalam mendidik anak usia dini menurut abdullah nashih ulwan
Pada zaman ini, kita sering melihat karakter anak-anak makin memburuk, tidak hanya itu saja bahkan kepribadian serta akhlak anak pun makin lama makin jauh dari kata akhlak mulia. Kepribadian serta akhlak yang buruk, itu semua tidak luput dari pendidikan yang anak dapatkan di lingkungannya, terutama lingkungan keluarga. Mendidik anak pada lingkungan keluarga sangat penting dilakukan oleh orang tua, karena orang tua merupakan pondasi serta dasar awal pembentukan karakter anak selanjutnya, oleh karena itu sangat penting bagi orang tua untuk mengoptimalkan kembali peranya dalam keluarga untuk mendidik anak-anak terutama anak usia dini. Anak usia dini, yaitu anak yang berada pada usia 0-6 tahun. Pada masa ini anak usia dini disebut dengan masa Golden Age, yaitu masa keemasan, dimana pada fase ini potensi anak berada pada titik tertinggi. Tidak hanya itu saja pada masa ini pembentukan karakter, akhlak serta kepribadian dapat di lakukan di fase ini dengan meggunakan metode keteladanan. Keteladanan menurut Abdullah Nashih Ulwan merupakan metode yang paling efektif dalam mendidik dan membentuk karakter anak. Skripsi ini mengupas tentang gagasan Abdullah Nashih Ulwan mengenai peran penting keteladanan orang tua dalam mendidik anak usia dini, disini penulis menjadikan rujukan pemikiran terhadap Abdullah Nashih Ulwan dalam menjawab permasalahan, bagaimana keteladanan orang tua dalam mendidik anak usia dini menurut Abdullah Nashih Ulwan?. Dalam penulisan skripsi ini, penulis menggunakan pendekatan teknik analisis deskriptif, melalui metode kepustakaan atau (Libarary research). Adapun untuk mengumpulakn data penulis melakukan dengan cara membaca, menelaah buku-buku, majalah, surat kabar dan bahan bahan informasi lainnya, yang ada hubunganya dengan pembahasan ini. Hasil penelitian membuktikan sebagai berikut: 1). Keteladanan dalam pendidikan adalah metode atau cara yang paling efektif dalam mempersiapkan anak dari segi akhlak,ibadah,sosial,fisik dan mental. Keteladanan yang diajarkan dalam bidang akhlak, ibadah, sosial, fisik dan mental menurut Abdullah Nashih Ulwan untuk mengingatkan beberapa contoh keteladanan yang dilakukan Rasulullah Saw dalam mendidik dalam kejujuran, keadilan, kasih sayang dan lembut kepada anak. 2). Menurut Abdullah Nashih Ulwan orang tua merupakan pondasi awal anak dalam membentuk kepribadian dan akhlak melalui keteladanan yang dilakukan orang tua di dalam lingkungan keluarga. Menurutnya orang tua v sangat berpengaruh dalam sikap anak-anaknya, karena anak akan mencontohkan sikap yang ia lihat dari orang tuanya. Oleh karena itu orang tua sebagai pendidik pertama harus memberikan keteladanan sekaligus mengamalkan keteladanan yang Rasulullah Saw sebagai peletak keteladanan sepanjang zaman
Keluarga dan Nilai Tradisi Budaya Sunda (Studi Deskriptif Keluarga Sunda di Kampung Genteng RT 002/ RW 002 Kota Sukabumi)
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Nilai dan Tradisi apa saja yang masih ada di Kampung Genteng serta Bagaimana Peran Keluarga terhadap Nilai Tradisi Budaya Sunda. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Kualitatif Deskriptif. Teknik Pengambilan Sampel yaitu purposive sampling. Sumber data atau informan adalah dua orang pemerhati budaya sunda, dan sepuluh keluarga masyarakat sunda di kampung genteng. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa: (1)Nilai budaya sunda yang masih ada di kampung genteng ialah nilai silih asah, silih asih dan asuh, Nilai etika dan kesopanan dan Nilai keagamaan, Kemudian Tradisi yang masih ada di kampung Genteng ialah Tradisi berbahasa sunda, kapamalian, Tradisi yang berkaitan dengan keagamaan seperti syukuran-syukuran kehamilan, perayaan hari besar, tradisi menikah dengan menggunakan adat sunda, tradisi menggunakan alat-alat tradisional untuk memasak khas masyarakat sunda. (2) Dalam hal ini keluarga tidak berperan terhadap nilai tradisi budaya sunda. sebab, terdapat faktor penghambat yang menghalangi peran keluarga terhadap nilai tradisi budaya sunda yaitu seperti lingkungan sepermainan anak yang memiliki didikan orangtua yang berbeda-beda, lingkungan sekolah, lingkungan rumah yang sudah berbaur dengan warga pendatang. Maraknya penggunaan handphone dan televisi disemua kalangan membuat keluarga sunda kampung genteng dapat mempermudah mencari informasi salahsatunya mengenai nilai tradisi kebudayaan yang tidak kalah tertinggal oleh zaman
The effect of using listen-read-discuss (lrd) strategy on students' reading comprehension of narrative text (A Quasi-experimental Research at Tenth Grade of SMAN 04 Pondok Ranji, Kota Tangerang Selatan in Academic Year 2019/2020)
The objective of this research was to get empirical evidence of the effectiveness using listen-read-discuss strategy on students? reading comprehension of narrative text. The population of this study was the tenth grade students of SMAN 04 Pondok Ranji, Kota Tangerang Selatan which total of the sample was 60 students that chosen through purposive sampling technique, which classified into two classes, experimental class and controlled class. The method used in this research was a quantative method. The design was a quasi-experimental study and the primary instrument of this study was test. The data from both pre-test and post-test scores were analyzed by using t-testwhich conducted in the SPSS 20. The result of the research showed a significant difference between the two classes in the mean score of post-test of the experimental class was 72.83, while the post-test means score of the controlled class was 69.33. The test of hypothesis showed that sig. 2 tailed (p) was 0.020 while alpha (α) was 0.05, means that 0.020 < 0.05. It can be stated that the Ho (Null Hypothesis) was rejected and Ha (Alternative Hypothesis) was accepted. Therefore, it can be concluded that the use of Listen-Read-Discuss strategy was effectiveness on the students? reading comprehension of narrative text of tenth grade at SMAN 04 Pondok Ranji, Kota Tangerang Selatan in academic year 2019/2020
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Terhadap Pemahaman Konsep Matematis Siswa Pada Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament terhadap pemahaman konsep pada siswa Sekolah Dasar. Pemahaman konsep mengacu kepada indikator pemahaman oleh Russefendi yaitu: translasi, interpretasi, dan ekstrapolasi. Penelitian ini dilaksanakan di MI Pembangunan UIN Jakarta pada bulan September 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah metode quasi eksperimen dan desain penelitian yang digunakan adalah Non-Equivalent Control Group Design. Desain ini tidak dipilih secara random namun pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling sampel penelitian kelas II E (Kelas Eksperimen) berjumlah 28 siswa dan kelas II F (Kelas Kontrol) berjumlah 28 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan tes berupa uraian dan instrumen nontes berupa observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini dengan uji normalitas menggunakan uji Lilliefors dengan teknik Shapiro Wilk. Uji homogenitas dengan menggunakan One Way Anova. Kemudian dilanjutkan dengan uji hipotesis menggunakan Independent Sample Ttest. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji-t pada taraf nyata 5% diperoleh nilai signifikansi 0,003 yang bernilai kurang dari α = 0,05 dan berdasarkan hasil perhitungan uji pengaruh dengan menggunakan effet size dengan nilai 0,42 maka disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament berpengaruh terhadap pemahaman konsep siswa pada Sekolah Dasar
Efektivitas budaya sekolah terhadap pendidikan karakter siswa (Analisis deskriptif pada Siswa Kelas IV SD Muhammadiyah 12 Pamulang)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektifnya budaya sekolah terhadap pendidikan karakter siswa di SD Muhammadiyah 12 Pamulang. Penelitian ini dilakukan pada bulan April - Juni Tahun Ajaran 2016/2017. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, subjek penelitian kepala sekolah, bidang kurikulum, guru kelas, karyawan sekolah dan siswa kelas IV SD Muhammadiyah 12 Pamulang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data menggukan triangulasi dan objektivitas. Data dianalisis melalui langkah-langkah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya efektivitas budaya sekolah terhadap pendidikan karakter siswa kelas IV SD Muhammadiyah 12 Pamulang. Melalui budaya sekolah siswa memiliki karakter religius, disiplin, tanggungjawab, sopan santun, dan gemar membaca
Pembelajaran puisi, apresiasi dari dalam kelas
Buku ini berisi tentang apresiasi puisi antara teori dan terapan. Tujuannya agar tidak terjadi jarak yang jauh antara teori apresiasi puisi dan penerapannya, diungkap teorinya dan dipraktikkannya. Hal ini akan mempermudah pembaca untuk menerapkannya dalam pembelajaran. Menguraikan semacam rambu-rambu bagaimana pembelajaran apresiasi puisi itu dilaksanakan, mulai dari alasan pentingnya pembelajaran apresiasi puisi, prinsip-prinsip yang harus dipedomani, pendekatan, dan langkah-langkah yang harus dilakukan dalam pembelajaran. Sebagai penghargaan terhadap proses kreatif siswa, diurailah apresiasi puisi karya siswa. Hal ini dimaksudkan agar guru sastra dapat menjadikannya sebagai prototype dalam pelaksanaan pembelajaran apresiasi puisi di sekolahnya. Puisi-puisi hasil ?sortiran? penulis agar bisa menjadi pilihan guru untuk diapresiasi
Pengaruh Model Creative Problem Solving (CPS) Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Kesetimbangan Kimia
Rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa disebabkan oleh penggunaan model pembelajaran yang tidak tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada materi kesetimbangan kimia. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 10 Tangerang Selatan. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah quasi eksperimen. Sampel penelitian berjumlah masingmasing 33 orang siswa pada kelas kontrol maupun eksperimen. Sampel diambil dengan cara purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu tes essai sebanyak 11 butir soal. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji independent sample t-test. Hasil uji independent sample t-test menunjukkan nilai sig (2-tailed) 0,006 < 0,05 pada taraf signifikansi 5% maka H1 diterima. Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran CPS terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Penelitian ini dapat membantu siswa dalam melatih dan mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa
Buku ajar fisika dasar untuk teknik dan farmasi
Buku ini menekankan pada penguasaan konsep fisika dasar secara mendetail dengan sedikit alat bantu analisis matematika. selain itu buku ini disertai dengan beberapa contoh soal dan pembahasan, dan latihan soal pada setiap bab
Desentralisasi dan pengelolaan perekonomian daerah
Buku ini terdiri dari beberapa bab. Bab pertama membahas tentang potret perekonomian daerah catatan-catatan paradoksal ekonomi, bab dua membahas tentang bagaimana mengelola sektor potensial dan keunggulan daerah?, dan bab tiga membahas tentang risiko perlambatan ekonomi dan optimalisasi potensi fiskal daerah
Evaluasi pembelajaran bahasa asing pada pendidikan tinggi
Buku ini memamparkan tentang evaluasi pembelajaran khususnya bahasa asing pada pendidikan tinggi. Tujuan adanya evaluasi umumnya adalah untuk mengetahui peningkatan mahasiswa terkait hasil pembelajaran. Adanya evaluasi sebagai umpan balik mengenai ketepatan antara tujuan pembelajaran dengan metode yang dipakai serta kemampuan dosen. Evaluasi yang baik akan memberikan manfaat terhadap keberhasilan pembelajaran