107747 research outputs found
Sort by
Dinamika Perpolitikan Indonesia 1955-1959: Dialektika antara Pemilihan Umum dan Politik Identitas Islam
Hadirnya penelitian ini mewakili kekosongan atas kajian historis populisme di Indonesia. Penelitian ini menyajikan penelusuran historis komprenhensif mengenai populisme di Indonesia dengan pertanyaan utama: bagaimana sebenarnya dialektika populisme dan politik identitas Islam dalam sejarah perpolitikan di Indonesia pada tahun 1955-1957? Penelitia ini mempunyai argumen bahwa dalam sejarah Indonesia pada demokrasi Liberal, politik populisme dan politik identitas Islam digunakan para politisi dalam memobilisasi massa terutama yang menunjukan antiestablisment. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yaitu heuristik, verifikasi, interprestasi dan historiografi. pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini adalah pendekatan The New Political History yang dikemukakan oleh Philip R. Vandermeer yang menggabungkan kajian sosiologi dan politik dalam studi sejarah (Interdisciplinary approach). Penulis menguji argumen dari Melendez dan Cristobal yang mengatakan bahwa populisme dapat berkembang hanya ketika politik identitas antiestablishment ada. Hipotesa dalam penelitian ini menunjukan, adanya kontestasi antara pemerintah dan aktor penulis yang menerapkan politik identitas agama yang terjadi di Indonesia. Ketika pemerintah gagal melaksanakan tugasnya, aktor-aktor populis menggunakan politik identitas Islam dengan narasi antiestablisment sebagai kekuatan mobilisasi masyarakan dengan tujuan menegakan kesalehan Islam
Sifat-Sifat Pendidik dalam Perspektif Hadis
Pendidik mempunyai peran dalam rangka meningkatkan kualitas suatu bangsa. Di tangan Pendidik lah nasib suatu bangsa ditentukan. Baiknya kualitas suatu bangsa terletak pada baik atau burruknya pendidik pada bangsa tersebut. Dewasa ini sosok pendidik banyak mendapat kecaman an sorotan dari masyarakat. Terutama mengenai kualitas pendidik yang ada di tengah-tengah masyarakat. Hal ini disebabkan rendahnya kualitas moral pendidik pada saat sekarang ini. Oleh karena itu, pendidik harus memiliki sifat yang baik dan berakhlak mulia sehingga bisa menjadi teladan bagi peserta didiknya. Penelitian terhadap hadis-hais yang terdapat dalam kitab Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim ini untuk mengetahui bagaimana Nabi Muhammad Saw memberikan gambaran atau contoh dan teladan kepada kita semua bagaimana menjadi pendidik yang baik serta bagaimana seharusnya sifat yang dimiliki oleh seorang pendidik. Hal ini begitu penting untuk diketahui, sebab pendidik tidak hanya dituntut secara akademis untuk menyampaikan materi tetapi juga untuk mempengaruhi peserrta didiknya dengan keteladanan dan sifat dirinya. Penelitian ini dilakukan dengan mencari beberapa hadis dari kitab Shahih al- Bukhari dan Shahih Muslim, karena kedua kitab tersebutlah yang telah diakui keotentikannya setelah al-Qur?an. Hadis-hadis tersebut dicari melalui key word ?allama-yu?allimu, mu?allim, ?alima dan hadis lain yang tidak disertai kata tersebut namun memiliki makna tentang sifat pendidik dengan menggunakan Maktabah Syamilah, islamweb.net yang dikhususkan pada kitab Shahih al-Bukhari dan Muslim. Kemudian dihimpun dan diseleksi hadis-hadis tersebut yang dirasa penting untuk diteliti mengenai sifat pendidik. Kemudian dicari penjelesannya baik dalam kitab syarah-nya atau dalam buku-buku yang berkaitan dan mengandung penjelasan yang sama akan hadis tersebut, selanjutnya ditambah dengan konsep pendidikan modern tentang sifat pendidik. Adapun hasil dari penelitian diketahui bahwa, sifat-sifat pendidik yang wajib dimilki oleh seorang pendidik dalam pandangan hadis-hadis tersebut adalah ia harus bersifat tawadu? dan jujur dalam keilmuannya, serta ia juga harus memiliki kasih sayang terhadap peserta didik dan bersikap adil, toleran, dan bijaksana dalam interaksinya terhadap peserta didik. Sehingga dengan adanya sifat tersebut, tujuan pendiikan akan tercapai, yakni mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, serta menjadi warga Negara yang baik
Perilaku Penelusuran informasi Pemustaka Kantor Perpustakaan dan Arsip Kota jakarta Selatan
Tujuan dari Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku penelusuran informasi Pemustaka Kantor Perpustakaan dan Arsip Kota Jakarta Selatan sebelum, pada saat, setelah mencari informasi dan hambatan perilaku informasi yang dihadapi. Jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Dengan teknik pengambilan data melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukan perilaku Pemustaka Kantor Perpustakaan dan Arsip Kota Jakarta Selatan sebelum mencari informasi adalah positif 3,09 dengan variabel yang mencakup menentukan topik informasi, membuat daftar informasi, menggunakan perpustakaan sebelum mencari informasi, dan bertanya kepada pustakawan. Perilaku pemustaka pada saat mencari informasi menunjukan adalah positif 2,99 dengan variabel yang mencakup langsung ke rak buku, menggunakan katalog online (OPAC), menggunakan internet saat mencari informasi. Perilaku pemustaka setelah mencari informasi adalah positif 3,25 dengan variabel yang mencakup mengumpulkan informasi, mencocokkan informasi, membuat rangkuman, memanfaatkan informasi secara maksimal, dan mencantumkan sumber informasi. Hambatan yang dihadapi pemustaka sebelum mencari informasi adalah negatif 2,38 dengan variabel yang mencakup, kesulitan berkunjung ke perpustakaan karena jauh dari tempat tinggal, kesulitan menemukan perpustakaan, sulit menemukan perpustakaan karena tidak ada penanda (rambu) perpustakaan, tidak bisa mencari sumber informasi melalui web, takut bertanya kepada tenaga teknis perpustakaan. Hambatan pada saat mencari informasi adalah negatif 2,28 dengan variabel yang mencakup, sinopsis pencarian informasi di katalog komputer kurang memadai, sering tidak memperoleh sumber informasi, petugas perpustakaan kurang memberikan informasi saat katalog online (OPAC) tidak berfungsi, penataan buku di rak kurang memudahkan saat mencari informasi, respon petugas teknis perpustakaan kurang informatif. Hambatan setelah mencari informasi adalah negatif 2,44 dengan variabel yang mencakup, sumber informasi di perpustakaan kurang sesuai dengan kebutuhan, kesulitan untuk memanfaatkan buku yang diperoleh, kurang memahami cara mengutip informasi
Analisis Penyelenggaraan Layanan Anak di Kantor Perpustakaan Arsip Kota Jakarta Selatan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyelenggaraan layanan anak di Kantor Perpustakaan Arsip Kota Jakarta Selatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu wawancara dengan 4 (empat) informan dan observasi. Sedangkan teknik analisis data yang dilakukan yaitu mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Hasil yang diperoleh yaitu dalam penyelenggaraan layanan anak di KPAK Jakarta Selatan terdapat 5 (lima) jenis layanan anak yang telah terselenggara yaitu layanan peminjaman koleksi, layanan mendongeng/storytelling, layanan pertunjukan boneka, layanan audio visual dan layanan permainan anak. Sesungguhnya berdasarkan Panduan Penyelenggaraan Perpustakaan Daerah termasuk KPAK Jakarta Selatan yang belum terselenggara karna itu sepatutnya dimasa yang akan datang dua layanan yang belum rerlaksana yaitu layanan bimbingan membaca dan layanan rujukan dapat terlaksana juga. Adapun selain 5 (lima) jenis layanan anak tersebut KPAK Jakarta Selatan juga mempunyai program edukatif yang rutin diselenggarakan setiap tahunnya yaitu HANJABA (Hari Anak Jakarta Membaca) yaitu program rutin tahunan yang di dalamnya terdapat berbagai perlombaan untuk anak-anak dari usia sekolah TK, SD, SMP, SMA sampai dengan perguruan tinggi. Dengan terselenggaranya kegiatan-kegiatan tersebut diharapkan anak-anak akan antusias dan senang berkunjung ke perpustakaan. Namum dengan semua layanan anak tersebut KPAK Jakarta Selatan belum memiliki pustakawan khusus di layanan anak oleh karena itu KPAK Jakarta Selatan sebaiknya menyediakan pustakawan khusus untuk dibagian layanan anak
Sistem manajemen komunikasi: teori, model dan aplikasi
Buku ini memberikan wacana baru dalam manjawab kebutuhan masyarakat mengenai sistem pengelolaan perusahaan melalui pendakatan manajemen komunikasi Pada
edisi revisi Ini, isinya disesuaikan dengan perkembangan teknologi dan ilmu
komunikasi terutama dalm bidang media.Termasuk dalam media digital. Disertakan pula aplikasi sistem manajemen komunikasi dalam pengelolaan organisasi/ perusahan dan beberapa contoh implementasinya yang berkatan dongan brand marketing untuk meningkatkan citra perusahaan
Efektifvitas Pelaksanaan Bimbingan Manasik Haji Di Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Al Mujahidin Pamulang Tahun 2017
Bimbingan manasik haji merupakan salah satau cara untuk memberi pemahaman kepada calon jamaah tentang hikmah (filosofi) haji yang dapat dirasakan dalam setiap amalan ibadah, sehingga dampak dari kemabruran haji dirasakan dalam kehidupan sehari-hari setelah kembali ke tanah air yang ditandai dengan meningkatnya amal ibadah dan sikap kedermawanan sebagai salah satu bentuk kesalehan individual dan kesalehan sosial di tengah masyarakat. Fenomena jamah haji Indonesia dari tahun ke tahun selalu ditemukan bahwa jamaah haji Indonesia banyak yang belum bisa memahami filosofi haji dengan baik, karena dari kemajemukan masyarakatnya banyak yang berbeda-beda dari segi keilmuannya, pekerjaanya maupun usianya. Hal ini mungkin yang menyebabkan jamaah Haji berbeda-beda dalam menyerap pelajaran tentang pelatihan manasik haji. Penelitian ini dibuat untuk mengetahui bagaimana efektivitas pelaksanaan bimbingan manasik haji yang diberikan oleh KBIH Al-Mujahidin Pamulang pada tahun 2017. Metode yang digunakan adalah metode pendekatan penelitian kualitatif, merupakan pendekatan yang menghasilkan data deskriptif berupa wawancara, observasi secara langsung dalam mengamati kegiatan bimbingan manasik yang dilakukan serta pengambilan dokumentasi. Setelah melakukan penelitian berdasarkan pengamatan di lapangan dan wawancara, hasil penelitian ini menunjukkan bawah bimbingan manasik yang dilakukan oleh KBIH Al-Mujahidin Pamulang pada tahun 2017 sudah efektif. Hal ini diukur dengan kualitas kerja, kualitas hasil, serta target waktu yang telah ditentukan. Efektivitas bimbingan manasik yang dilakukan juga sudah sesuai dengan syarat yang ditentukan yakni berhasil guna, ekonomis, pelaksana kerja yang bertanggungjawab, rasionalitas wewenang dan tanggungjawab, serta prosedur kerja yang praktis
Penerjemahan bahasa sunda kitab al- ma'ṡūrāt hasan al-banna (sebuah pertanggungjawaban akademik berbasis semantik)
Penulisan ini bertujuan mendeskripsikan penerjemahan kitab al-Ma?ṡūrāt karya Hasan al-Banna, di mana penulis menerjemahkannya sendiri dari bahasa Arab ke dalam bahasa daerah (Sunda), dalam hal ini penulis menerapkan metode penerjemahan semantik dalam penerjemahannya. Permasalahan yang diteliti yaitu bagaimana penerapan metode semantik penerjemahan al-Ma?ṡūrāt ke dalam bahasa Sunda berdasarkan dengan analisis semantik Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode penulisan kualitatif, dengan pendekatan deskriptif yang berlandaskan pada penulisan terhadap teks al-Ma?ṡūrāt karya Hasan al-Banna serta terjemahannya sebagai objek penulisan. Teknik analisis data dalam penulisan ini, yaitu dengan menerjemahkan kitab al-Ma?ṡūrāt ke dalam bahasa Sunda, kemudian menerapkan metode penerjemahan semantik dalam penerjemahannya. Dalam penulisan ini, penulis menggunakan teori semantik atau?ilm al-dilalah yang dikemukakan oleh Ahmad Mukhtar, yakni ilmu yang membahas tentang makna, dan teori penerjemahan semantik yang dikemukakan oleh Peter Newmark, yakni Semantic translation take more account of the aesthetic value. Hasil terjemahan menunjukkan bahwa metode penerjemahan semantik untuk menerjemahkan kitab al-Ma?ṡūrāt adalah sesuai, karena kitab tersebut berisikan kumpulan ayat Al-Qur?an dan hadis, serta bacaan doa-doa dengan memperhaatikan unsur estetika teks sumbe
Padanan istilah hukum dalam kamus akbar bahasa arab karya A. Thoha Husein Al-Mujahid dan A. Atho?illah Fathoni Al-Khalil
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan istilah hukum dalam Kamus Akbar Bahasa Arab dan mengetahui padanan istilah hukum yang ada di kamus Akbar Bahasa Arab. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif, dengan pendekatan deskriptif yang berlandaskan pada penelitian terhadap Kamus Akbar Bahasa Arab (Indonesia-Arab) sebagai objek penelitian. Teknis analisis data dalam penelitian ini melalui 3 tahap, yaitu mengumpulkan istilah hukum setelah itu membuka Kamus Akbar Bahasa Arab untuk mencari padanannya dalam kamus tersebut, agar data lebih valid peneliti membandingkan dengan kamus-kamus lainnya. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa istilah hukum dalam kamus tersebut sebanyak 150 istilah dan di analisis sebanyak 40 istilah. Padanan hal yang sangat penting untuk diketahui, karena adanya padanan kata untuk memberitahukan antara bahasa sendiri dan bahasa lainnya. Dalam kamus tidak hanya istilah di bidang hukum melainkan banyak istilah-istilah lainnya. Menerjemahkan sebuah teks, maka harus menggunakan kamus, karena kamus tersebut sangat cocok digunakan dan didalamnya terdapat banyak sekali istilah-istilah dan kosakata umum dan itu sangat membantu dalam proses menerjemahkan. Meskipun tidak semua istilah dipadankan dalam istilah huku
Trichodesma kumareum (boraginaceae), a new species from north east india
YUMKHAM, S. D., DEVI, N. P., KHOMDRAM, S. D. & DEVI, M. R. 2 019. Trichodesma kumareum (Boraginaceae), a new species from North East India. Reinwardtia 18(2): 105−113. ? A new species, Trichodesma kumareum S.D.Yumkham, N.P.Devi, S.D.Khomdram & M.R.Devi (Boraginaceae) is described and illustrated from Manipur State of North East India. It shows affinity with T. khasianum and T. calycosum, but can be differentiated from the rest by its larger size in habit, helicoid cyme, closely packed numerous flowers ranging between 120?160 in number per inflorescence, presence of eight faucal appendages at the base of corolla lobes, adpressed urn?shaped flowering calyx and 1?4 lobed ovaries. A comprehensive description, photographs, relevant notes, conservation status and key to species are incorporated
The accuracy of administrative and political terms translation done by Mahkamah Konstitusi and international labour organization
This research defines about the accuracy of political and administrative terms in 1945 Constitution of the Republic of Indonesia and its translations. The method of this research is qualitative method by using Newmark theories about cultural words, Sarsevic theories about legal translation, and Larson theories about accuracy translation. The results of this research found ten data that is categorized into administrative terms and ten data that is categorized into political terms. ILO translated eight as an accurate translation, and MK translated two data as an accurate translation in administrative term. From political tems, ILO translated the nine data as an accurate translation and MK translated one data as an accurate one. The inaccurate translation of MK happens because MK less analyzing the form and function of any term is especially the term is related to form of institution. On the other hand, inaccurate translation of ILO happens because the ILO does not maintain the form of loan words into its original form in the English.This research concludes that the translation errors committed by the MK have an impact on the understanding of the meaning of each article that is contained in the constitutions. The translation can not be used as a raw translation and should be replaced with the appropriate translation such as the translation has been done by ILO