SMARTek
Not a member yet
182 research outputs found
Sort by
MODEL PERKEMBANGAN LAJU SEDIMENTASI DI WADUK BAKARU AKIBAT EROSI YANG TERJADI DI HULU SUB DAS MAMASA PROPINSI SULAWESI SELATAN
Bakaru akibat erosi yang terjadi di hulu Sub DAS Mamasa Provinsi Sulawesi Selatan.Penelitian ini dilaksanakan di lokasi Waduk Pembangkit Listrik Tenaga Air Bakaru dan di Hulu Sub DAS Mamasa. Metode yang digunakan adalah metode observasi dengan mengambil sampel hasil pengukuran volume air di dalam waduk Bakaru. Pengambilan sampel tersebut dilakukan secara sensus karena jumlah sampel hanya 14 sampel jadi sampel itu juga yang merupakan populasi yang tentu mewakili lokasi penelitian. Data laju sedimentasi dianalisis dengan regresi non linear.Hasil penelitian menunjukkan model perkembangan laju sedimentasi di waduk Bakaru mengikuti perkembangan model polinomial Y = -0.26X2 + 2.553,26X – 38.888,57 dengan R2=0,98. dan sangat signifikan dan dapat diterima akibat erosi yang terjadi di hulu Sub DAS Mamasa
Konsep Pengembangan Kontraktor Skala Kecil
Pengembangan kemampuan (capacity building) kontraktor skala kecil merupakan salah satu upaya untuk memberdayakan pengusaha golongan lemah. Dampak pengembangan ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengembangan infrastruktur perdesaan dan perkotaan. Manfaat yang diharapkan dengan pengembangan kemampuan KSK yaitu untuk (1) meningkatkan kemampuan dan mendukung keterlibatan KSK dalam penyelenggaraan jasa konstruksi, (2) meningkatkan hasil pelaksanaan KSK, (3) infrastruktur hasil pelaksanaan KSK dapat digunakan secara optimal, dan (4) KSK mampu bersaing secara kompetitif dan berkemban
ANALISA SUHU NYALA ADIABATIK DARI BERBAGAI JENIS BATU BARA
Tujuan pengkajian ini untuk mendapatkan besaran suhu nyala adiabatik untuk setiap jenis batubara dunia yang dibagi atas 4 kelas yaitu batubara antracite, batubara bituminous, batubara subituminous dan batubara lignite. Disamping besaran suhu nyala adiabatik juga dikaji hubungannnya dengan kandungan konstituen dari setiap batubara tersebut di atas.Metode pengkajian dilakukan dengan menghitung suhu nyala adiabatik berdasarkan kandungan konstituen yaitu kandungan carbon, hidrogen, oksigen dan nitrogen.Hasil yang dicapai adalah suhu nyala adiabatik masing-masing batubara yaitu batubara antracite 1913 0C, batubara bituminous 1892 0C, batubara subitumionous 1988 0C dan batubara lignite 2026 0C
Potensi Bisnis Usaha Jasa Konstruksi di Indonesia
Pasar usaha jasa konstruksi di Indonesia sangat berpotensi, dimana kegiatan investasi yang dilakukan oleh pemerintah dan sektor swasta setiap tahunnya meningkat. Hal ini, berkaitan juga dengan cakupan wilayah dan jumlah masyarakat (publik) yang mesti mendapatkan pelayanan. Pemanfaatan potensi usaha jasa konstruksi di Indonesia dapat dilakukan dengan pelibatan pengusaha nasional secara kompetitif melalui proses yang transparan, adil, efisien dan efektif (ekonomis), serta penegakan hukum. Selain itu, dibutuhkan peningkatan kemampuan (capacity building) kontraktor, dan implementasi kebijakan yang berpihak pada pengusaha nasional. Pelibatan usaha jasa konstruksi nasional diharapkan akan dapat menciptakan lapangan kerja, peningkatan layanan infrastruktur publik, dan usaha jasa konstruksi nasional dapat bersaing pada pangsa pasar regional, pasar domestik, dan pasar luar neger
PENGGUNAAN ABU BATU BARA PLTU MPANAU SEBAGAI BAHAN STABILISASI TANAH LEMPUNG
Penelitian ini bertujuan memeriksa pengaruh stabilisasi tanah lempung menggunakan bahanstabilisasi Abu batu bara dan semen. Abu batu bara yang digunakan adalah abu bara hasilpembakaran dari PLTU Mpanau Kecamatan Tawaeli Kota Palu yang lolos saringan No.200, tanahlempung yang diuji memiliki indeks plastisitas lebih besar dari 20. Sifat yang diperiksa adalah:perubahan batas cair, kepadatan maksimum dan nilai CBR. Proporsi rancangan campuran terdiridari abu batu bara adalah 10% dan 20% semen sebesar 4% dan 8% masing-masing terhadapberat kering tanah lempung,.Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran abu batu bara dansemen mampu menurunkan nilai indeks plastisitas tanah lempung dari 27,33% menjadi 10,37 %,meningkatkan nilai CBR tanah dari 4,46% menjadi 13,8% untuk CBR rendaman dan dari 5,6%menjadi 15,5% untuk CBR tanpa rendama
MODEL HUBUNGAN NILAI ARUS JENUH DENGAN KECEPATAN KENDARAAN DI PERSIMPANGAN (Studi Kasus: Jl. Mesjid Raya – Jl. Veteran – Jl. Bandang Makassar)
Tujuan studi ini adalah mendapatkan hubungan antara nilai arus jenuh dengan kecepatankendaraan di persimpangan lokasi penelitian. Data arus jenuh dan data kecepatan kendaraandi persimpangan lokasi studi telah dikumpulkan melalui survey lalu lintas.Data arus jenuh didapat dengan menggunakan Metode Timesilce per 5 detik setiap pendekat.Data kecepatan kendaraan didapat dari jarak garis henti ke hilir persimpangan dibagi waktuyang dipakai setiap kendaraan lepas dari garis henti ke bagian hilir simpang.Hasil studi mendapatkan bahwa hubungan arus jenuh dengan lama pengosonganpersimpangan di lokasi studi mengikuti model eksponensial, Y= 1284,3 . Ln(X) -753,41 ; R2=0,94
APLIKASI DAN TINJAUAN TEKNIS DIRECT SEQUENCE CODE DIVISION MULTIPLE ACCESS (D S-CDMA)
Direct Sequence Code Division Multiple Access (DS-CDMA) sering disebut CDMA saja,merupakan teknik multiple akses yang banyak digunakan dalam komunikasi bergerak,memanfaatkan teknik spread spectrum, dimana sejumlah pengguna dapat menggunakan lebarpita frekuensi dalam waktu yang bersamaan. Kanal tiap pengguna dibedakan oleh kode unikyang digunakan untuk menebarkan daya sinyal informasi pada pita frekuensi yang jauh lebihlebar dibandingkan pita frekuensi sinyal informasi. Kualitas sistem ditentukan oleh Sinyal to Noiserasio (S/N), Sinyal to Noise rasio total perbit (Eb/No), power control, dan processing gain (Pg)atau spreading factor yang akan menentukan jumlah pengguna yang dapat ditangani olehsistem. Keunggulan teknologi ini yaitu tidak membutuhkan equalizer, satu radio per site, tidakmembutuhkan guard time dan guard band, tidak membutuhkan alokasi dan pengelolaanfrekuensi, daya pancar rendah, soft handoff, dan lebih kebal terhadap penyadapan danjamming
Simulasi Penyearah Modulasi Lebar Pulsa Satu Fasa Jembatan Penuh dengan Kendali Satu Siklus Pada Kondisi Tegangan Masuk Berubah-ubah
Sebuah penyearah MLP satu fasa dengan topologi jembatan penuh penaik tegangan dianalisis dan diamati kinerjanya dalam paper ini. Arus masukan dan tegangan keluaran penyearah tersebut dikendalikan dengan metoda Kendali Satu Siklus. .Dengan teknik kendali satu siklus, galat yang terjadi pada arus masukan maupun pada tegangan keluaran yang disebabkan oleh gangguan tegangan masukan selalu dihilangkan hanya dalam waktu satu siklus penyakelaran, sehingga tegangan keluaran selalu sama dengan tegangan referensi, Hasil simulasi menunjukkan bahwa arus masukan selalu mendekati bentuk sinusoidal murni, faktor daya hampir satu dan sefasa dengan tegangan masukan. Sementara tegangan keluaran tetap konstan pada nilai yang diinginkan meskipun tegangan masukan bervariasi pada batasan tertentu
PERENCANAAN DINDING PENAHAN TIPE GRAVITASI PADA LOKASI BUKIT BTN TELUK PALU PERMAI
Tanah sebagai material konstruksi sekaligus sebagai tanah fondasi dari suatu konstruksi/struktur seperti bendungan urugan, tanggul sungai, tembok penahan, konstruksi pekerjaan jalan, gedung dan jembatan, memerlukan suatu persyaratan tertentu baik dari segi kekuatan maupun ekonomis. Studi ini bertujuan untuk merencanakan dimensi dinding penahan tanah yang stabil terhadap stabilitas penggeseran, penggulingan, daya dukung serta penurunannya dengan menggunakan Tipe Gravitasi Pada Lokasi bukit BTN Teluk Palu Permai.]Perhitungan tekanan tanah dihitung dengan menggunakan Teori Rankine dan Coulomb serta perhitungan stabilitas terhadap keruntuhan kapasitas dukung tanah dihitung berdasarkan persamaan Hansen dan Vesic berdasarkan data-data karakteristik keteknikan (c dan Ø ).Hasil perhitungan stabilitas tembok penahan dengan dimensi tipe Gravitasi : Lebar atas (a) 0,300 m, lebar dasar fondasi (B) 2,363 m, tinggi tembok (H) 4,500 m, tebal dasar fondasi (d) 0,563 m, yang aman terhadap stabilitas penggulingan (Fgl), stabilitas penggeseran (Fgs), dan stabilitas terhadap daya dukung
PERILAKU DAN KAPASITAS LENTUR BALOK BETON BERSERAT BAMBU
Tujuan Penelitian studi adalah menetahui perilaku dan kapasitas lentur balok beton yangmemakai serat bambu. Ukuran benda uji balok beton yang telah dibuat adalah panjang 500mm, tinggi 100 mm dan lebar 100 mm, yang mengandung serat bambu 0,25%, 0,5%, 0,75% dan1% terhadap berat fraksi normal beton. Satu variasi lainnya dibuat tanpa serat bamboo sebagaiparameter pembanding. Serat bambu yang digunakan dalam eksperimen ini adalah jenisBambu Apus (Giganthochloa Apus Kurz) yang diambil secara acak. Uji bending telah dilakukandengan empat titik pembebanan.Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa dengan serat bambu pada balok beton berpengaruhpada regangannya. Rasio regangan bending maksimum balok beton normal terhadap balokbeton serat bambu adalah 1: 1,314. Penelitian ini menunjukkan bahwa regangan bending daribalok dengan serat bambu adalah lebih baik dibanding dengan balok beton normal.Kata Kunci : Serat Bambu, Balok Beton, Bambu Apu