49728 research outputs found
Sort by
Implementasi Art Therapy dalam perancangan interior Boutique Resort Serena Inn Uluwatu Bali
Berlibur telah menjadi umum bagi masyarakat, terutama untuk mencari lingkungan yang tenang dan damai sebagai pelarian dari tekanan sehari-hari. Self-healing menjadi salah satu kegiatannya dalam penyembuhan holistik pada individu. Selain bersantai dan berolah raga, kegiatan berseni seperti melukis, mendengarkan musik, atau melihat pertunjukan yang dapat dilakukan secara mendalam sebagai self-healing. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari art therapy yang menjadi media sebagai salah satu metode perawatan diri dan ekspresi yang sehat. Jarang ditemui adanya kegiatan art therapy sebagai kegiatan yang bertujuan self-healing secara mendalam sekaligus wisata berlibur. Hal ini membuka inovasi dalam mengimplementasikan art therapy kepada akomodasi wisata yang merupakan hal yang baru. Serena Inn, sebuah boutique resort di Uluwatu, Bali memiliki potensi besar dalam penggunaan konsep pendekatan art therapy dengan lokasi, hingga suasana lingkungan sekitar yang memadai. Dengan menggunakan proses desain Rosemary Kilmer, penggunaan pendekatan art therapy sebagai metode self-healing harus menciptakan suasana yang menenangkan sekaligus memerhatikan estetika pada ruang dan furnitur dengan tema berseni. Penerapan art therapy tersebut diharapkan memberi pengalaman baru dan unik pada pengunjung, serta memiliki daya tarik tersendiri bagi Serena Inn kepada masyarakat yang ingin berlibur ke Uluwatu, Bali
Imajinasi masa kecil menjadi superhero sebagai ide penciptaan seni lukis
Dengan seni seseorang dapat menyampaikan pemikirannya serta mengungkapkan permasalahan yang dihadapinya hingga membawa kembali pengalaman masa lalu. Sejak usia enam tahun penulis senang menonton film superhero yang pada saat itu kebanyakan muncul di televisi, intensif dalam menonton membuat penulis memilliki ketertatikan untuk menghadirkannya dalam tema tugas akhir. Penciptaan ini bertujuan untuk merepresentasikan imajinasi masa kecil tentanf superhero ke dalam llukisan yang meibatkan perasaan melalui proses pengolahan kemudian divisualisasikan
Perancangan aktivasi brand destinasi wisata pasar blumbang melalui video shorts
Kelurahan Wirokerten merupakan salah satu kelurahan yang berpotensi menjadi desa wisata di Kabupaten Bantul. Potensi yang terdapat di Kelurahan Wirokerten meliputi Kolam pemancingan Grojogan, Industri aneka gethuk, industri emping melinjo, Industri peci rajut, Industri handicraft dari limbah kayu, industri tepung dari berbagai umbi, Industri marning jagung, Perajin timbangan kodok, dan industri tahu. Dalam upaya untuk membangkitkan dan mengembangkan SDM berkualitas sebagai pelopor UMKM di Kabupaten Bantul, Wirokerten mengadakan sebuah acara bulanan bernama Pasar Blumbang. Perancangan ini bertujuan untuk merancang aktivasi brand yang merepresentasikan destinasi wisata Pasar Blumbang sebagai destinasi wisata di Bantul. Objek perancangan Pasar Blumbang diambil karena media promosi yang ada dianggap sebagai media yang “cepat kadaluarsa”, sehingga dibutuhkan media yang dapat merepresentasikan Pasar Blumbang untuk pengunjung dan calon pengunjung. Melalui metode analisis SWOT, Video shorts diharapkan dapat menjadi media aktivasi brand yang merepresentasikan Pasar Blumbang sebagai destinasi wisata dalam Desa Wisata Wirokerten.Perancangan ini menggunakan teori aktivasi brand, teori karakter animasi, teori video shorts, dan teori psikologi penggunaan TikTok. Perancangan ini diharapkan dapat menyumbang ilmu sebagai referensi dalam merancang sebuah media promosi aktivasi brand dan menambah wawasan desainer dan perancang dalam merancang media komunikasi visual. Hasil utama perancangan adalah video shorts yang bersifat representatif
Persepsi estetika lingkungan dan keterwakilan perempuan dalam desain kawawsan Karangwaru riverside Yogyakarta
Wilayah sungai perkotaan di Indonesia adalah wilayah yang banyak menimbulkan persoalan lingkungan seperti permukiman liar dan penumpukan sampah. Pemerintah melalui instansi terkait berupaya melakukan perbaikan lingkungan bantaran sungai bersama dengan para pemangku kepentingan dengan melibatkan mereka dalam proses pembangunannya. Salah satu wilayah yang berhasil diperbaiki dan ditingkatkan kualitasnya adalah Karangwaru Riverside (KRS) di kelurahan Karangwaru Yogyakarta. Perbaikan lingkungan di wilayah bantaran sungai ini menerapkan pembangunan berbasis partisipasi masyarakat yang di dalamnya melibatkan perempuan sebagai bagian dalam proses persiapan, pelaksanaan dan pemeliharaan. Meskipun memiliki konsep pembangunan partisipatif, hasil pembangunan bantaran sungai di KRS belum pernah diteliti dalam konteks keterwakilan perempuan sebagai salah satu pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan untuk menerangjelaskan persepsi estetika lingkungan perempuan terhadap hasil pembangunan di KRS yang terdiri dari persepsi ideal lingkungan sungai, persepsi terhadap lingkungan terbangun dan keterwakilan aspirasi desain serta relasi kuasa yang beroperasi dalam proses perancangan dan okupansi hasil pembangunan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif serta analisis diskursus Foucauldian (ADF). Data dikumpulkan dengan mewawancarai 10 warga perempuan yang terlibat aktif dan pasif. Transkrip wawancara kemudian dianalisis dengan menggunakan perangkat lunak QDA Miner Lite yang berfungsi untuk menghasilkan konsep teori dari koding data berdasar tema yang muncul. Analisis ADF dilakukan dengan menkoding transkrip wawancara sehingga menghasilkan orientasi aksi, posisi subyek, praktek dan subyektifitas. Proses ADF dilakukan dengan pembentukan konstruk diskursif, diskursus dan hubungan antar diskursus. Hasil analisis QDA Miner Lite menghasilkan persepsi ideal sungai perempuan tidak terbatas pada sensori visual melainkan taktil dan kinetik, sedangkan visi artistik mereka adalah: imajinatif dengan sentuhan pragmatis, natural dan rapi. Analisis ini juga menghasilkan visi desain perempuan di wilayah KRS yaitu: aman, awet, unik, hijau, mudah dirawat, pemisahan zoning publik dan privat, akses mudah serta jujur terhadap kondisi. Relasi kuasa yang beroperasi sebagai posisi dominan perempuan muncul dalam diskurus etika dan sosial yang ditandai dengan kemampuan mereka untuk mengkontrol norma dan kegitan sosial. Persepsi perempuan terhadap estetika lingkungan bantaran sungai di KRS tidak terbatas pada bentuk visual ataupun hasil pembangunan fisik semata. Perawatan lingkungan, keawetan dan pemanfaatan ruang yang sesuai dengan etika dan norma sosial juga mempengaruhi mereka dalam melihat keindahan lingkungan terbangun. Perempuan mempersepsi keindahan lingkungan secara berbeda sesuai spektrum diskursus dan posisi mereka dalam diskursus tersebut. Dalam diskursus manajemen lingkungan memiliki persepsi negatif sedangkan dalam diskursus estetika perempuan memiliki persepsi positif
Tingkatkan Profit Trading dengan ChatGPT
Pertama di Indonesia penggunaan ChatGPT dengan Artificial Intelligence (AI) untuk trading dan segala hal!!! Di Indonesia, penggunaan ChatGPT dengan AI dalam trading dan berbagai hal lainnya masih tergolong baru dan belum banyak diketahui. ChatGPT adalah teknologi di bidang ilmu komputer yang dapat memecahkan masalah dengan kemampuan khususnya. Buku ini membahas ChatGPT untuk membantu Anda dalam trading. Pada dasarnya, ChatGPT juga memiliki kemampuan untuk membuat formula dalam berbagai platform seperti AFL Amibroker, Metastock, Metatrader4, Tradingview, dan sebagainya. ChatGPT akan memberikan petunjuk yang akurat bagaimana menentukan aturan trading sesuai pertanyaan Anda dan dia bisa membuat program sesuai platform yang Anda miliki. Dengan memanfaatkan teknologi AI ini, Anda akan mendapatkan wawasan baru dan kemungkinan yang luas untuk mengembangkan diri dan mencapai kesuksesan dalam berbagai aspek kehidupan Anda
Penerapan Konsep "Nyelidik Kala" dalam Perancangan Interior Private-Commercial Villa Ka Bongkasa, Bali
Desa Bongkasa terus mengmbangkan potensi daya tarik wisata dengan mengoptimalkan objek wisata wilayahnya melalui strategi Special Intersst Tourism (Wisata minat khusus). Beberapa destnasi wisata minat khusus yang berkembang diantaranya, Rafting sungai Ayung, Volkwagen Safary Tour, D'tukad Advanture Club, Bali Swing Heaven. Tentunya, akomodasi pariwisata wilayah Bongkasa harus mendukung strategi pengmebangn daya tarik wisata tersebut. Proyek perancangn Villa Ka ditujukan untuk memfasilitasi paara wisatawan minat khusus yang datang secar berkelompok meningat fasilitas penginapan daerah Bongkasa sebagian besar masih diperuntukkan bagi wisatawan individu
Fim Art: An Introduction (Thirteenth Edition)
Film merupakan bentuk seni dengan bahasa dan estetika yang khas. Sejak tahun 1979, Film Art telah menjadi buku pengantar analisis sinema yang paling laris dan dihormati secara luas. Dengan pendekatan berorientasi pada pengembangan keterampilan dan didukung oleh contoh-contoh dari berbagai periode serta negara, buku ini membantu pembaca mengasah kemampuan analitis dasar yang memperkaya pemahaman terhadap berbagai jenis film. Contoh-contoh mendalam menunjukkan bagaimana pilihan kreatif para pembuat film memengaruhi pengalaman dan respons penonton. Edisi ini dilengkapi dengan lebih dari 1.000 cuplikan bingkai film serta fitur tutorial melalui program Connect yang menyertakan klip film klasik dari The Criterion Collection. Edisi ketigabelas ini menghadirkan pembaruan signifikan termasuk perluasan cakupan tentang pembuatan film digital serta dampak artistik dan komersial dari layanan streaming
Refleksi Duka Melalui Timbre Saluang Dalam Karya "MAIMBAU"
Penelitian ini didasari oleh pengalaman bunyi saluang darek yang menyebabkan terjadinya recall memori kepada orang yang sudah meninggal. Berawal dari pengalaman bunyi tersebut seringkali menimbulkan respons emosi duka berupa kesedihan yang dapat membawa seseorang kembali ke kenangan buruk maupun kenangan indah di masa lalu. Pengalaman ini menstimulus penulis untuk menelusuri lebih jauh korelasi dari bunyi saluang dengan kondisi kehilangan serta bagaimana menerapkannya ke dalam komposisi musik melalui pengolahan timbrenya. Pengolahan timbre yang dilakukan pada saluang darek menghadirkan sensasi bunyi yang berbeda dari bunyi saluang pada umumnya. Tujuan dari penelitian ini selain menemukan korelasi antara timbre saluang dan duka, sensasi bunyi yang dihasilkan dalam penciptaan musiknya dapat memberikan pengalaman mendengar dan berpotensi memberikan dukungan emosional kepada individu untuk mengatasi kesedihan dalam konteks duka. Metode kerja kreatif ini menggunakan Practice-Led Research (PLR) dengan teknik pengumpulan data melalui penelusuran dokumentasi, wawancara dan observasi. Pada tahapan proses penciptaan yang dilakukan menghasilkan interaksi gelombang bunyi yang diperoleh melalui materi bunyi saluang darek. Pengolahan sumber bunyi yang diterapkan ke dalam struktur komposisi dibagian menjadi tiga bagian dengan dua penekanan timbre yaitu interaksi gelombang menggunakan nada dasar saluang dan interaksi preferensi pemain dalam memainkan saluang melalui empat materi bunyi saluang dare
Eksplorasi wedang uwuh sebagai sumber ide penciptaan batik kontemporer khas Imogiri dalam busana kasual
Alam yang selalu memberikan ilmu dan pengalaman bagi manusia, karena padadasarnya manusia menyukai keindahan yang diciptakan oleh alam semesta. Pengalamantersebut dapat digunakan sebagai gagasan ide untuk menciptakan sebuah karya seni yangindah. Pada penciptaan karya Tugas Akhir ini, dilatarbelakangi oleh pengalaman danpengamatan penulis dari masa ketika masih kecil hingga saat ini dengan mencobamengangkat objek yang ada di lingkungan, dengan tujuan untuk lebih mengenal tentanglingkungan salah satu produk kuliner khas imogiri yaitu wedang uwuh menggunakanrempah- rempah berasal dari lingkungan sekitar daerah Imogiri. Hal tersebut membuatpenulis memiliki daya tarik untuk mengeksplor bentuk rempah-rempah asli pada wedanguwuh. Dalam pembuatan karya akan mengembangkan elemen-elemen wedang uwuh yangberbentuk bagian tumbuhan yaitu tumbuhan jahe, daun manis, daun cengkeh, gagangcengkeh, kayu secang, gula batu, dan daun pala. penulis tertarik untuk menciptakan karyabatik tulis dengan mengambil sumber ide dari wedang uwuh. Hal ini didasarkan ataskeunikan bentuk bahan yang terdapat di dalam wedang uwuh yang tampak menarik baikdari bentuk maupun warnanya.Penulis menggunakan metode penciptaan berdasarkan skema Pratice BasedResearch untuk mempermudah dalam proses penciptannya. Tahapan tiga langkahpenciptaan seni karya yaitu eksplorasi, perancangan dan perwujudan. Pertama, tahapeksplorasi , meliputi aktivitas penjelajahan mengenai sumber ide dengan langkahidentifikasi dan perumusan masalah, penelusuran, penggalian, pengumpulan data danrefrensi, berikut pengolahan dan analisis data untuk mendapatkan simpul penting konseppemecahan masalah secara teori, yang hasilnya dipakai sebagai dasar perancangan.Kedua, tahap perancangan yang digunakan dibangun berdasarkan pengelolahan butirpenting hasil analisis yang dirumuskan, diteruskan visualisasi gagasan dalam bentuksketsa alternatif, kemudian ditetapkan pilihan sketsa terbaik sebagai acuan reka bentukatau dengan gambar teknik yang berguna bagi perwujudannya. Ketiga tahap perwujudan,bermula dari pembuatan model sesuai sketsa alternatif atau gambar teknik sampaiditemukan kesempurnaan karya yang dikendaki.Dalam peoses pembuatan tugas akhir yang berupa batik tulis ini, penulismengambil judul “Eksplorasi Wedang Uwuh Sebagai sumber ide Penciptaan BatikKontemporer Khas Imogiri dalam Busana Kasual” yang terinspirasi dari wedang uwuhdengan melihat dari segi visualisasinya yang sudah menampakkan keindahan. Prosespembuatan motif batik tulis yang bersumber dari wedang uwuh di mulai denganpengamatan baik dengan studi pustaka dan bentuk dari wedang uwuh tersebut, kemudiandi aplikasikan menjadi motif batik dengan mengacu pada motif batik kontempore
Pengaruh penerapan ornamentasi musik terhadap interpretasi dalam vokal jazz lagu "Stardust"
Penelitian tugas akhir ini dilatar belakangi oleh keresahan penulis mengenai improvisasi dan ornamentasi musik pada jazz yang tidak tertulis secara sistematis seperti pada partitur musik klasik. Menurut sejarahnya, musik jazz sendiri dipandang sebagai musik yang bebas. Oleh sebab itu, arsip musik jazz yang tertulis pada Real Book dan Fake Book hanya berisikan melodi tema, akor, dan lirik. Melihat hal itu, penulis tertarik untuk menerapkan ornamentasi pada musik jazz, terutama ballad. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan referensi pustaka dari jurnal lokal maupun jurnal internasional untuk mencari lebih dalam mengenai ornamentasi baik dalam musik klasik, musik jazz, maupun musik tradisional. Penulis juga menggunakan beberapa referensi repertoar sebagai pembanding dengan versi original dari lagu Stardust yang dibawakan oleh Nat King Cole dan Ella Fitzgerald. Referensi repertoar yang digunakan tidak hanya dari solois saja, tetapi juga dari format vokal grup agar lebih fleksibel dan tidak terbatas pada satu versi. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Data diambil dari penelusuran kepustakaan, eksplorasi, dan praktik menyajikan karya dalam pertunjukan musik. Data dianalisis dan ditarik kesimpulan dengan proses reduksi data dan perbandingan landasan teori dengan data hasil eksplorasi serta data dari lapangan. Hasil penelitian yang didapatkan adalah penerapan ornamentasi berpengaruh terhadap interpretasi seorang penyanyi. Penerapan ornamentasi dapat mendorong karakter suara dari masing-masing penyanyi dan kemudian menjadi ciri khas dari penyanyi tersebut. Selain itu, penggunaan ornamentasi dapat memberikan rasa sesuai dengan karakter dan pembawaan masing-masing penyanyi