Indonesian Institute of the Arts Yogyakarta

opac.isi.ac.id
Not a member yet
    49728 research outputs found

    Komunitas Simphony Kerontjong Moeda Dalam Pengelolaan Keroncong Plesiran Dengan Dinas Pariwisata Yogyakarta

    No full text
    Penyelenggaraan Keroncong Plesiran yang digagas oleh Komunitas Simphony Kerontjong Moeda menjadi sajian pertunjukan yang memiliki nilai wisata, Keroncong Plesiran menghadirkan musik keroncong yang dikemas dengan nuansa kekinian sehingga mampu memberikan nilai terhadap sajian pertunjukan keroncong dan dapat meningkatkan daya tarik wisata setiap penyelenggaraannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang 1). Bagaimana pengelolaan Komunitas Simphony Kerontjong Moeda dalam menyelenggarakan Keroncong Plesiran dengan Dinas Pariwisata Yogyakarta. 2). Apa faktor yang mempengaruhi penyelenggaraan Keroncong Plesiran bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Yogyakarta. Untuk mencapai tujuan dari penelitian tersebut maka digunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang bersifat eksploratif dari Creswell, dimana pengelolaan Keroncong Plesiran yang dijadikan fokus dari penelitian. Teori mengenai Manajemen Event dan Pariwisata digunakan sebagai landasan dalam membingkai pemikiran dan pembahasan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan dua cara yakni mengamati tentang bagaimana pengelolaan Keroncong Plesiran, serta melakukan wawancara untuk mengonfirmasi beberapa data yang ditemukan secara langsung dengan beberapa narasumber yang berkait langsung dengan event ini. Selain itu data kepustakaan serta dokumentasi yang telah ada juga dijadikan referensi dalam mendeskripsikan dan menganalisis tentang pengelolaan Keroncong Plesiran oleh komunitas Simphony Kerontjong Moeda dengan Dinas Pariwisata Yogyakarta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Keroncong Plesiran dapat dikatakan sebagai sebuah peristiwa yang mapan dalam mengelola sebuah pertunjukan, dan sumber daya manusia (SDM). Selain itu terdapat beberapa faktor yang menjadi alasan Dinas Pariwisata Yogyakarta bekerja sama dengan komunitas Simphony Kerontjong Moeda dalam menyelenggarakan Keroncong Plesiran. Beberapa faktor Tersebut seperti: Keroncong Plesiran sebagai media promosi Pariwisata, Keroncong Plesiran Sebagai atraksi wisata, Keroncong Plesiran sebagai bentuk ekonomi kreatif

    Peran Teknologi Digital Sebagai Strategi Pemasaran Jasa Komposer Karawitan Bali

    No full text
    Penelitian ini mengeksplorasi peran dan potensi teknologi digital dalam pemasaran jasa komposer Karawitan Bali. Fokus utama penelitian ini adalah bagaimana teknologi digital, khususnya melalui platform media sosial dan perangkat lunak musik seperti FL Studio, dapat membantu komposer dalam mempromosikan dan mendistribusikan karya mereka secara lebih efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan beberapa komposer Karawitan Bali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi digital memberikan manfaat signifikan bagi komposer. Pertama, teknologi ini meningkatkan fleksibilitas dan efisiensi dalam produksi musik, memungkinkan komposer untuk bekerja dari berbagai lokasi. Kedua, teknologi digital memungkinkan penyimpanan dan distribusi karya musik secara online, mengatasi masalah ketidakberwujudan dan keberlakuan terbatas dari jasa musik. Selain itu, penggunaan media sosial sebagai alat promosi terbukti efektif dalam menjangkau audiens yang lebih luas dan membangun reputasi komposer melalui testimoni dan demonstrasi karya secara online. Manfaat teknologi digital tidak hanya terbatas pada strategi pemasaran, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas produksi dan interaksi dengan pelanggan. Dengan alat analitik dan perangkat lunak musik yang canggih, komposer dapat memastikan standar kualitas yang konsisten dan mendapatkan umpan balik dari audiens untuk perbaikan lebih lanjut. Penelitian ini memberikan wawasan praktis bagi komposer Karawitan Bali untuk mengoptimalkan penggunaan teknologi digital dalam memasarkan karya mereka, serta kontribusi teoretis terhadap ilmu pemasaran dan manajemen seni, khususnya dalam konteks seni tradisional Bali

    Peranan Scrapbook Storytelling Solo Backpacker Perempuan

    No full text
    Fenomena solo backpacker saat ini ternyata sudah mengalami pergeseran trend, solo backpacker yang biasa identik dengan kegiatan pria, ternyata sekarang juga dilakukan oleh para perempuan. Melakukan perjalanan solo backpacker tentu berbeda dengan traveling pada umumnya. Mencari banyak informasi agar bisa melakukan perjalanan yang aman dan nyaman menjadi salah satu perhatian yang penting bagi solo backpacker perempuan. Sebuah solusi yang penulis tawarkan untuk membantu para perempuan agar bisa melakukan solo backpacker yang aman dan nyaman adalah dengan merancang sebuah desain scrapbook storytelling yang menceritakan tentang pengalaman penulis melakukan solo backpacker sebagai seorang perempuan. Perancangan ini menggunakan metode praktik penelitian yang dipimpin yang merupakan metodologi penulisan ilmiah yang mengungkapkan proses kreatif sebuah penciptaan seni dari pengalaman artistik, lalu menciptakan dan merefleksikan karya baru melalui praktik penelitian yang dilakukan. Scrapbook storytelling "Viatrix" menjadi sebuah inovasi dan pengalaman baru dalam membaca buku perjalanan, sehingga pembaca yang sebelumnya kurang menyukai membaca menjadi tertarik dengan tampilan bentuk scrapbook storytelling yang interaktif dan komunikatif. Di karya scrapbook ini penulis menggunakan desain kolase dengan berbagai teknik antara pencampuran desain dan seni yang bisa dikomersilkan atau bisa di cetak dalam jumlah banyak. Proses ini memerlukan sentuhan digital lalu diolah dengan teknik melipat kertas yang bervariasi namun masih mudah untuk diterapkan di media cetak. Kata kunci: Scrapbook, Storytelling, solo backpacker, perempuan, desain kolase

    Eksperimentasi Dampak Traumatis Dari Peristiwa Astrafobia Pada Musik Komputer Dalam Karya Kaminari

    No full text
    Penelitian ini memberikan pembahasan terkait komposisi musik yang menjadi fokus utamanya, terdapat pada bunyi traumatis dari dampak psikis dan fisik terhadap peristiwa astrafobia yang menjadi material musik pada komposisi musik komputer. Secara konsep dalam komposisi musik yang berjudul Kaminari tekanan pada transformasi bentuk ruang konseptualisasi melalui pengalaman ekstra musikal yang diwujudkan ke dalam musik komputer. Penelitian penciptaan komposisi musik Kaminari bertujuan untuk memberikan penjelasan suatu komposisi musik yang sumber inspirasinya berasal dari pemikiran-pemikiran di luar musik itu sendiri sebagai ide penciptaan musik. Penelitian ini menggunakan pandangan Richard Lazarus dalam melihat bunyi traumatis sebagai fakta bunyi dan pandangan Margaret Boden tentang kreativitas transformasional. Metodologi penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian artistik yang juga biasa disebut Practice-led Research. Dalam proses kerja penelitian ini, diperlukan catatan mengenai proses praktik kerja studio dan juga penggunaan data-data melalui penelitian-penelitian sebelumnya, yang membahas tentang tingkatan dampak psikologis dan fisik dari dampak traumatis. Melihat fakta bunyi yang dihasilkan pada komposisi Kaminari melalui penelitian ini, memberikan suatu gambaran dalam melihat kemungkinan dan potensi apapun yang bisa menjadi ide dasar untuk digunakan dalam proses penciptaan komposisi musik. Sebagai gambaran dalam penelitian ini, bahwa dampak traumatis dari peristiwa astrafobia, bisa memiliki porsi dan peran yang signifikan terhadap komposisi musik Kaminar

    Apropriasi mitos hantu indonesia sebagai ide penciptaan karya seni grafis

    No full text
    Dalam laporan Tugas Akhir ini, penulis berusaha untuk menggambarkan mitos hantu Indonesia melalui perspektif yang berbeda. Apropriasi digunakan sebagai jembatan untuk menampilkan sosok hantu secara lebih manusiawi dan dapat diterima. Pengalaman pribadi penulis dengan hantu Kuntilanak yang menakutkan menjadi dasar untuk merekonstruksi citra hantu tersebut dalam bentuk yang humoris dan tidak menyeramkan. Karya ini disajikan dalam bentuk dua dimensi dan tiga dimensi, yaitu kemasan produk dan poster iklan, untuk menyampaikan gagasan plesetan mitos hantu Indonesia. Proses kreatif ini menjadi tantangan tersendiri bagi penulis dalam memanfaatkan ruang dua dan tiga dimensi agar konsep karya dapat tersampaikan dengan baik

    Perancangan visual book tentang kesehatan mental pada masa quarter life crisis

    No full text
    Perancangan ini difokuskan pada krisis kesehatan mental yang terjadi pada rentang usia dewasa awal (usia 20-30an tahun), yang dikenal dengan istilah Quarter Life Crisis. Perancangan ini bertujuan memberikan informasi dan edukasi tentang kesehatan mental semasa Quarter Life Crisis untuk kalangan muda-mudi usia peralihan dewasa karena kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan secara fisik. Namun edukasi tentang topik ini masih kurang meluas di masyarakat, meski cukup banyak yang sudah mengalami dampaknya. Visual book ini dirancang untuk membantu pembaca memahami pentingnya kesehatan mental pada masa rawan krisis perempat kehidupan dengan penjelasan yang lebih ringan dan memudahkan. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis 5W + 1H (Who, What, When, Where, Why, dan How). Hasil utama dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemilihan visual book sebagai media utama dinilai mampu menjembatani pengetahuan tentang kesehatan mental pada masa Quarter Life Crisis kepada pembaca. Karya visual yang menyertai buku ini diharapkan dapat membantu menggambarkan apa yang dijelaskan di dalamnya, sehingga memudahkan pemahaman pembaca. Oleh karena itu, visual book ini diharapkan dapat memberikan wawasan praktis dan mudah dipahami, sehingga mengurangi dampak buruk kesehatan mental selama masa Quarter Life Crisis serta membantu mengedukasi dan menjadi perenungan masyarakat tentang pentingnya kesehatan mental di masa tersebut

    Representasi moody dalam karya seni lukis

    No full text
    Mood atau suasana hati adalah keadaan afektif yang sedang dirasakan saat ini yang dapat berubah dengan adanya stimuli eksternal atau internal serta dapat muncul tanpa adanya objek spesifik. Moodiness juga merupakan salah satu dari gejala gangguan psikologis seperti anxiety, depresi dan bipolar. Fenomena ini terjadi dikarenakan pikiran dan perilaku individu yang mengalaminya berada dalam kontrol pengaruh ledakan suasana hati yang sedang dirasakan. Seni lukis adalah sebuah bahasa ekspresi manusia yang diwujudkan dalam bentuk dua dimensi untuk mengkomunikasikan pengalaman-pengalaman batinnya.Penulis merepresentasikan pengalaman personal tersebut melalui simbol dan metafor dalam karya seni lukis lewat bentuk-bentuk figuratif sebagai ungkapan kegelisahan pribadi dan menampilkannya sebagai sebuah pengalaman estetis dan menjadikannya sebagai sebuah kontemplasi untuk semakin mengenali dan memahami diri

    Perancangan kelentangan portabel khas Dayak Tunjung

    No full text
    Musik Kelentangan adalah musik tradisional suku Dayak Tunjung dan Benuaq dan digunakan masyarakatnya dengan berbagai macam konteks, baik itu sebagai iringan tarian hiburan maupun untuk keperluan ritual. Walaupun masih cukup sering hadir dalam kegiatan-kegiatan tradisional yang ada, kenyataanya adalah instrumen Kelentangan semakin langka, dan reproduksi instrumen Kelentangan tidak banyak dilakukan. Kelentangan juga dianggap sakral, sehingga tidak mudah menghadirkan Kelentangan untuk mengajarkan pemain baru diluar sanggar seni. Kelentangan juga memiliki beberapa kekurangan dari segi portabilitas, baik itu dari segi berat, ukuran, dan versatilitas terkait peralatan pengambilan suara pada situasi on stage. Harga jual Kelentangan juga cukup tinggi, baik secara individu maupun ansambel. Desain asli Kelentangan tidak memungkinkan pengambilan suara melalui sepul dan audio jack, hingga kini hanya mengandalkan microphone. Atas dasar adaptabilitas suara, harga, dan permasalahan portabilitas Kelentangan, Desain Kelentangan Portabel akan memiliki harga lebih terjangkau, tubuh yang lebih kecil dan ringan dan menggunakan rekayasa elektrik dan akustik yang memungkinkan transfer suara via audio jack. Kelentangan Portabel juga menggunakan estetika dan filosofi khas suku Dayak Tunjung baik dari rancangan tubuh instrumen, ornamen dan warna. Metode Perancangan yang digunakan adalah Double Diamond Method. Diharapkan Kelentangan Portabel akan mempermudah akses pembelajaran permainan musik Kelentangan dan edukasi tentang kebudayaan Dayak Tunjung, serta kemudahan bermain pada pertunjukan langsung

    Perancangan interior planetarium Kota Baru Parahyangan Bandung

    No full text

    0

    full texts

    49,728

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    opac.isi.ac.id
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇