Indonesian Institute of the Arts Yogyakarta

opac.isi.ac.id
Not a member yet
    49728 research outputs found

    Reinterpretasi penjarian cello pada Fantasia for Cello and Piano karya Joko Suprayitno & Sulistyo Utomo (sebuah studi komparatif)

    No full text
    Penelitian ini akan berfokus pada reinterpretasi penjarian peneliti pada karya Fantasia for Cello and Piano dalam bentuk eksperimen dengan meninjau interpretasi para pemain sebelumnya yang diharapkan dapat memberi opsi penjarian yang lebih nyaman yang disesuaikan dengan anatomi jari peneliti. Fenomena pengaruh penyesuaian anatomi jari dalam keputusan opsi penjarian ini menjadikan dorongan bagi peneliti untuk bereksperimen dalam reinterpretasi penjarian dari karya tersebut. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan komparatif dan practice led research. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan hasil reinterpretasi penjarian berupa opsi penjarian pada beberapa bagian yang dirasa krusial dan memerlukan perhatian khusus. Hasil penelitian menunjukan bahwa beberapa opsi dari keseluruhan pembahasan tidak relevan bagi para pemain sebelumnya mengenai opsi penjarian peneliti. Akan tetapi, hasil reinterpretasi penjarian ini dapat menjadi alternatif bagi para pemain lain yang ingin memainkan karya ini di masa mendatang. Dengan semakin banyak alternatif opsi penjarian, maka akan semakin mempermudah dalam menentukan opsi penjarian yang dirasa paling cocok pada seorang pemain

    Strategi pembelajaran langsung pada ekstrakurikuler paduan suara di SMP Negeri 4 Sewon

    No full text
    Strategi pembelajaran adalah suatu rangkaian pembelajaran yang harus dikerjakan guru agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan efisien. Strategi pembelajaran yang digunakan pada kegiatan ekstrakurikuler paduan suara di SMP Negeri 4 Sewon adalah strategi pembelajaran langsung, tidak langsung, dan strategi pembelajaran inquiry dengan menggunakan metode demonstrasi, imitasi dan drill. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Objek penelitian adalah strategi pembelajaran dalam kegiatan ekstrakurikuler paduan suara, dengan subjek penelitian guru ekstrakurikuler dan siswa. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Validasi data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data dilakukan melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran pada ekstrakurikuler paduan suara di SMP Negeri 4 Sewon menggunakan metode demonstrasi, imitasi dan drill secara terstruktur dan efektif. Metode tersebut dipadukan dengan strategi pembelajaran langsung, strategi pembelajaran tidak langsung, dan inquiry untuk meningkatkan keterampilan vokal serta kreativitas peserta didik. Dampak penerapan strategi tersebut adalah peningkatan kemampuan bernyanyi, pembentukan karakter percaya diri, kreatif, dan mandiri, serta motivasi peserta didik aktif dalam kegiatan paduan suara. Guru berperan sebagai fasilitator yang menciptakan ruang belajar mandiri dan kolaboratif, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih menyenangkan. Kegiatan ini tidak hanya mengembangkan keterampilan bermusik, tetapi juga membangun rasa percaya diri dan profesionalisme peserta didik dalam berbagai kesempatan tampil. Dengan jadwal latihan rutin dan materi lagu yang relevan, ekstrakurikuler ini memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan bakat dan karakter siswa di sekolah

    "Astrophile” hibridisasi genre light music dan city pop menggunakan tabel hibriditas mayall sebagai simulasi pengalaman memandang langit

    No full text
    Hibriditas genre terbentuk dengan mengkombinasikan sejumlah elemen dari berbagai genre secara sengaja. Penelitian ini membahas proses hibridisasi antara genre light music dengan city pop dengan mengeksplorasi tabel hibriditas genre yang digagas oleh Jeremy Mayall untuk menyimulasikan pengalaman memandang langit menjadi sebuah karya musik program ideational bertajuk “Astrophile”. Karya musik ini terdiri atas empat bagian yakni 'Langit Pagi‘, 'Langit Siang‘, 'Langit Senja‘, dan 'Langit Malam‘. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif. Tabel hibriditas Mayall terbagi atas 16 kolom vertikal dan dua bagian horizontal berisikan elemen-elemen musikal yang telah ditentukan. Sisi tabel sebelah kiri memuat hasil analisis setiap elemen untuk diolah berdasarkan tiga pilihan tindakan hibriditas yang terdapat pada sisi tabel sebelah kanan. Adapun tiga tindakan tersebut adalah juxtaposed (disandingkan), synthesized (digabungkan), atau other use (pengembangan ide baru). Tindakan dipilih untuk menciptakan enunsiasi musikal tertentu dalam formula hibridisasi agar pengalaman visual terhadap peristiwa langit dapat tersimulasikan. Adapun enunsiasi merupakan suatu istilah ya Hasil eksplorasi pada karya ini membuat ke-16 elemen genre terbagi menjadi dua kelompok besar. Delapan elemen dengan hasil eksplorasi serupa pada keempat bagian karya menjadi formula hibriditas utama yang diimplementasikan secara menyeluruh. Delapan elemen lainnya dengan hasil eksplorasi berbeda diimplementasikan secara spesifik pada masing-masing bagian karya. Setiap formula juga dirancang untuk dibawakan dalam format ansambel campuran antara orkestra dengan combo. Dengan berpijak pada impresi visual pada observasi terhadap setiap peristiwa langit, eksplorasi tabel hibriditas Mayall pada karya musik “Astrophile” berhasil mewujudkan simulasi dengan enunsiasi yang spesifik pada setiap bagian karya namun tetap berkesinambungan sebagai satu komposisi musik yang utu

    Keindahan bunga edelweiss jawa (Anaphalis Javanica) sebagai motif batik dalam busana kasual

    No full text
    Edelweiss Jawa (Anaphalis javanica) merupakan bunga pegunungan yang langka dan dilindungi di Indonesia. Bunga ini dikenal karena bentuknya yang khas serta makna filosofisnya yang dalam, seperti keteguhan, keabadian, dan keindahan yang tersembunyi. Edelweiss Jawa dipilih sebagai sumber ide penciptaan karena memiliki bentuk yang unik, makna simbolis yang kuat, serta statusnya sebagai flora endemik Indonesia. Nilai-nilai tersebut dinilai sesuai untuk diterjemahkan ke dalam motif batik yang sarat akan estetika dan filosofi. Proses penciptaan karya terdiri dari tiga tahapan utama: eksplorasi, perancangan, dan pewujudan. Eksplorasi dilakukan dengan studi literatur dan pengamatan langsung terhadap Edelweiss. Perancangan mencakup pengembangan desain motif batik dan busana kasual. Tahap pewujudan meliputi pembuatan pola, penjiplakan motif, teknik pewarnaan colet menggunakan remasol di atas kain katun primisima, penjahitan, hingga penyelesaian. Karya yang dihasilkan dalam tugas akhir ini berupa enam busana kasual santai yang didominasi warna biru, bertajuk “OREA”, yang dirancang untuk remaja dan cocok digunakan dalam acara santai, Kata kunci: Edelweisss Jawa, busana kasual, bati

    Perancangan buku seri tentang pengenalan rempah Indonesia untuk anak usia 4-12 tahun

    No full text
    Rempah merupakan bagian penting dari sejarah Indonesia dan merupakan sebuah identitas dan budaya yang patut dilestarikan. Beberapa program pemerintah menunjukkan bahwa pengenalan kekayaan hayati termasuk rempah Indonesia kepada anak-anak masih diperlukan untuk membangkitkan semangat dan rasa cinta tanah air sejak dini. Oleh karena itu, dibuatlah perancangan buku seri untuk mengenalkan rempah Indonesia kepada anak umur 4-12 tahun. Perancangan ini menggunakan metode kualitatif dengan metode pengumpulan data dari observasi, studi literatur, kuesioner dan website serta metode analisis 5W dan 1H. Kebaruan dari perancangan ini adalah buku berbentuk seri yang dibagi sesuai jenis rempah, yaitu: Biji, Bunga dan Batang; Daun dan Herba; Rimpang; Umbi dan Buah sebagai upaya memudahkan anak dalam belajar. Buku menggunakan gaya visual kartun dan warna bumi (earth-tone) yang cerah dengan pendekatan gabungan antara picture book dan infografis untuk memadukan visual yang dapat menarik minat namun tetap informatif

    Penerapan konsep improvisasi saksofon alto Kenny Garrett dan pengembangan pada lagu "DMV" karya Braxton Cook

    No full text
    Saksofon dapat mengekspresikan emosi dari seorang musisi salah satunya dengan cara berimprovisasi dengan berbagai teknik. Seorang improvisator harus memiliki pemahaman tentang tema lagu, intonasi, dinamika, meningkatkan kreativitas motif, frase dalam improvisasi, tone colour, mengamati, mendengarkan, mentranskrip improvisasi solois lain guna memperkaya perbendaharaan kalimat improvisasi dan meluangkan waktu untuk berlatih agar bisa mewujudkan melodi yang diinginkan. Kurangnya karya tulis atau kajian yang membahas tentang konsep improvisasi saksofon alto Kenny Garrett membuat pemain saksofon kesulitan mempelajarinya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan cara menerapkan konsep improvisasi saksofon alto dan untuk mendeskripsikan cara penerapan konsep improvisasi saksofon alto Kenny Garrett pada lagu Dmv karya Braxton Cook. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data yang dilakukan berupa observasi, wawancara, analisis data, dan eksplorasi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan konsep improvisasi saksofon alto Kenny Garrett meliputi teknik altissimo, bending dan grace notes. Penelitian ini dapat menjadi panduan untuk para saksofonis yang ingin mengembangkan kemampuannya dalam berimprovisasi dengan lebih kreatif dengan interpretasi yang baru

    Penerapan konsep imprivisasi piano Brad Mehldau terhadap eksplorasi ritmis pada lagu "Mr. Day"

    No full text
    Penelitian tugas akhir ini didasari oleh keingintahuan penulis terhadap improvisasi dan luasnya peluang eksplorasi ritmik yang dapat ditemukan dalam musik. Penulis mengeksplorasi aspek ritmis dengan konsep improvisasi piano dari Brad Mehldau, kemudian kemungkinan ritmis yang telah dieksplorasi diterapkan ke dalam format trio (piano, bas, drum) sebagai respon atas keingintahuan penulis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif melalui data-data bibliografi, diskografi, webtografi, observasi, wawancara, analisis partitur yang dikumpulukan dan dianalisis. Penilitian terpusat pada tiga lagu yaitu “Real Life”, “St. Thomas”, “I Didn’t Know What Time It Was”, untuk mengobservasi dan menganalisa konsep improvisasi piano Brad Mehldau dan diterapkan pada lagu “Mr. Day”. Hasil observasi dan analisis mengindikasikan konsep improvisasi seperti pengembangan motif, melodic cells, sequence, teknik bermain piano dengan kedua tangan, rhythmic displacement, polimeter dan poliritmis, serta sukat ganjil yang dieksplorasi kembali secara ritmis dan diterapkan pada format trio. Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan konsep improvisasi piano Brad Mehldau dapat menjadi acuan untuk mengeksplorasi musik dalam aspek ritmis. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas eksplorasi ritmis penulis dengan mengeksplorasi peluang dari konsep improvisasi tersebut dan melatihnya secara berkala

    Aplikasi teknik growl dan improvisasi scat singing dalam pengembangan ekspresi lagu tradisional Karo "Ngarap Gestung Api Bas Lau"

    No full text
    Seiring perkembangan zaman, pelestarian lagu tradisional Karo menghadapi tantangan besar, terutama dalam menarik minat generasi muda. Maka, penelitian ini membahas pengaplikasian teknik vokal growl dan improvisasi scat singing dalam pengembangan ekspresi lagu tradisional Karo berjudul “Ngarap Gestung Api Bas Lau” yang diciptakan oleh F. Lamindo Sihaloho. Oleh karena itu, reinterpretasi menjadi salah satu pendekatan penting untuk mempertahankan eksistensi lagu tradisional melalui penerapan elemen musik modern, seperti teknik vokal dan improvisasi dari genre jazz. Teknik vokal growl dan improvisasi scat singing dipilih karena memiliki karakteristik ekspresif yang mampu menambah warna baru dalam penyampaian makna lagu tanpa menghilangkan identitas musikal aslinya. Dalam penerapan teknik ini, peneliti tetap mempertahankan ciri khas vokal Karo, seperti katoneng-katoneng dan ornamen rengget, agar nilai tradisional pada lagu tetap terjaga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, dimana peneliti juga bertindak sebagai pelaku utama dalam proses eksplorasi, penerapan, hingga penyajian karya dalam bentuk konser resital. Data diperoleh melalui sumber pustaka, diskografi, wawancara, dan melakukan eksplorasi. Hasil peneltian menunjukkan bahwa penerapan teknik growl dan improvisasi scat singing memberikan nuansa baru yang mampu memperkaya dimensi ekspresi lagu “Ngarap Gestung Api Bas Lau” tanpa menimbulkan kesan dipaksakan serta menyampaikan isi pesan dari lagu dengan adanya pengaruh ekspresi vokal yang tidak lazim diterapkan pada lagu tradisional Karo. Teknik-teknik ini justru memperluas ruang interpretasi vokal serta membuka peluang untuk memperkenalkan lagu tradisional Karo kepada pendengar yang lebih luas dengan kemasan musikal yang modern. Dengan demikian, reinterpretasi ini diharapkan dapat menjadi sarana pelestarian budaya melalui pendekatan inovatif yang relevan dengan perkembangan musik masa kini

    Perancangan restoran Alire Jakarta Timur dengan pendekatan multisensori desain

    No full text
    Restoran ALIRE Lake dirancang sebagai destinasi kuliner di Jakarta Timur dengan pendekatan multisensori dan konsep Tropical Nusantara. Perancangan interior ini bertujuan menciptakan ruang yang tidak hanya estetis dan fungsional, tetapi juga mampu menghadirkan pengalaman ruang yang imersif melalui aktivasi lima indera. Metode desain mengacu pada tahapan Kilmer & Kilmer, meliputi analisis data, pengembangan ide, hingga evaluasi desain. Hasil rancangan menunjukkan bahwa integrasi elemen visual, auditori, olfaktori, taktil, dan gustatori mampu memperkuat identitas ruang serta meningkatkan kenyamanan pengunjung. ALIRE diharapkan menjadi ruang komersial yang modern, ramah lingkungan, dan representatif terhadap kekayaan alam serta budaya Indonesia. Kata kunci: desain interior, restoran, multisensori, tropical nusantara, pengalaman ruan

    Perancangan buku ilustrasi situs MuaraJambi sebagai Mahavira abad ke 7 -12 Masehi

    No full text
    Cagar budaya sebagai warisan budaya perlu dijaga sebab memiliki nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama dan kebudayaan. Salah satu cagar budaya tersebut adalah Candi Muarajambi, sebuah kompleks percandian yang dahulu merupakan sebuah mahavihara. Situs Candi Muarajambi terletak di Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, Indonesia. Warisan budaya ini perlu dilestarikan tidak hanya dari segi fisik namun juga dari segi sejarah agar tidak dilupakan oleh masyarakat. Salah satu upayanya adalah membuat media untuk menyampaikan sejarah Situs Candi Muarajambi secara informatif serta inovatif sehingga dapat minat masyarakat untuk mengenal sejarah dari candi satu ini. Buku ilustrasi dipilih sebagai media penyampaian sejarah Situs Candi Muarajambi sebagai Mahavihara karena efektif dalam penyampaian informasi serta dilengkapi dengan ilustrasi-ilustrasi untuk membantu memvisualkan kejadian di masa lampau. Dengan demikian, diharapkan informasi yang ingin disampaikan dapat mudah dipahami. Hasil perancangan berupa buku ilustrasi ini berisi seputar sejarah singkat Kerajaan Melayu Kuno dan Kerajaan Sriwijaya hingga pembagian kompleks candi ini, yaitu kompleks bangunan pemukiman, bangunan peribadatan, hingga fasilitas prasarana penunjang kehidupan sehari-hari para biksu yang bermukim di sekitar kompleks percandian, berlanjut ke awal penemuan Situs Candi Muarajambi setelah terkubur sekian ratus tahun lamanya. Buku ilustrasi ini dibuat berdasarkan data yang diperoleh melalui studi pustaka, wawancara serta observasi

    0

    full texts

    49,728

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    opac.isi.ac.id
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇