49728 research outputs found
Sort by
Aktivitas masyarakat Gresik dalam Damar Kurung sebagai acuan penciptaan kain panjang
Penciptaan karya Tugas Akhir ini didasari karena timbulnya kesadaran akan pelestarian karya seni khas dari daerah, utamanya adalah daerah Kabupaten Gresik Provinsi Jawa Timur. Sebab, disamping kepopuleran Gresik sebagai kota industri, Gresik juga menyimpan banyak karya seni yang perlu dilestarikan, salah satunya adalah damar kurung. Dengan terwujudnya karya Tugas Akhir ini, diharapkan dapat membantu dalam melestarikan damar kurung, sehingga eksistensinya akan terus ada. Tugas Akhir ini menggunakan metode penciptaan mimesis oleh Aristoteles dengan pendekatan estetika milik Djelantik. Metode mimesis adalah Metode penciptaan yang berfokus pada peniruan atau reproduksi terhadap sesuatu berupa bentuk, sifat, atau proses. Damar kurung dipotret, ditiru, dan digayakan sebagai motif batik yang diterapkan pada kain panjang. Pada pembuatan motif, pendekatan estetika Djelantik diterapkan supaya karya yang dihasilkan tetap memiliki nilai estetis. Dalam proses perwujudannya, karya ini dikerjakan dengan teknik batik tulis dan teknik pewarnaan colet. Hasil yang terwujud pada karya ini adalah enam lembar kain batik dengan motif aktivitas masyarakat Gresik dalam damar kurung. Enam lembar kain ini dijadikan ke dalam satu koleksi yang berjudul “Sang Kain”. Damar kurung dibentuk menjadi motif utama sekaligus poin penting dalam penciptaan karya, sedangkan aktivitas masyarakat Gresik juga diterapkan sebagai motif pendukung untuk bentuk damar kurung. Sebagai pengisi, diterapkan teknik isen-isen batik. Motif batik ini diaplikasikan pada kain panjang dengan jenis kain primissima berukuran 210-250 cm x 115 cm, sedangkan pewarna yang digunakan adalah remasol dengan pengunci waterglass. Warna yang diaplikasikan cenderung warna-warna cerah, menyesuaikan dari karakter damar kurung
Penerapan Teknik Editing Time Expand untuk Memperkuat Karakter Estetika Busana Dalam Pengarah Acara Program Magazine "It's My Style" Episode Gaya Busana Kasual pada Mahasiswa.
Informasi mengenai fashion di era modern kini menjadi bersifat dinamis. Tidak menutup kemungkinan, dalam hal berpakaian menjadi bagian penggunanya. Namun semakin banyaknya informasi terkait fashion membuat seseorang kesulitan dalam hal berpakaian. Program televisi magazine "It's My Style" menjadi pembuka dalam memberikan informasi yang terbaru, menarik, dan rekomendasi seputar gaya busana. Bermula munculnya beragam gaya busana bagi anak muda maka program televisi "It's My Style" mengangkat episode gaya busana kasual pada pada segala kegiatan di dalam maupun di luar kampus
Gaya Hidup Minimalis Fumio Sasaki dalam Buku Goodbye Things sebagai Ide Penciptaan karya seni patung.
Dalam era konsumerisme yang semakin pesat dan didukung oleh kemajuan teknologi serta informasi yang tersedia, gaya hidup minimalis menjadi sebuah alternatif yag tepat untuk membawa kita lebih dekat dengan diri sendiri, sosia, dan lingkungan. Hasil pengamatan dari gaya hidup minimalis Fumio Sasaki dalam buku Goodbye Things kan dibuat menjadi sebuah inspirasi dalam penciptaan karya seni patung dengan gaya kontruktivisme, pop art, dan recycle untuk menerangkan, memberi pesan, dan sebagai pembelajaran dalam memahami nilai-nilai dari gaya hidup minimalis ditengah budaya konsumerisme da kemajuan teknologi
Dokumenter hibrida : penciptaan film berbasis ideologi perlawanan
Tesis ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana ideologi perlawanan dapat diintegrasikan secara konseptual dan estetis ke dalam sinema dokumenter hibrida melalui seni tutur hikayat Fuadi, serta dampaknya terhadap proses penciptaan Hikayatussistance dalam konteks keterbatasan material dan tantangan produksi. Pendekatan teori yang digunakan mencakup ideologi perlawanan, dokumenter hibrida, estetika pascamodern, dan intertekstualitas. Jacques Rancière menolak pemisahan antara fakta dan fiksi dalam dokumenter tradisional, melihat sinema sebagai ruang di mana realitas dan fiksi terintegrasi dalam rezim estetika yang memungkinkan narasi perlawanan muncul. Metode penelitian yang diterapkan adalah practice-led research (Smith & Dean, 2009) dan ideologi perlawanan, di mana praktik kreatif menjadi dasar utama dalam mengeksplorasi ideologi perlawanan. Proses penciptaan Hikayatussistance menggabungkan elemen dokumenter hibrida dan narasi lisan, serta konsep becoming menurut Deleuze, yang memungkinkan perlawanan terus berkembang dan tidak terikat pada makna tetap, yang mengekpresikan hidden transkrip. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini tidak hanya merepresentasikan perlawanan, tetapi juga berfungsi sebagai proses dinamis yang memperluas kemungkinan narasi dalam sinema
Modernisasi dalam tradisi Batak Toba: perubahan musikal pada upacara Saur Matua di kota Sibolga
Modernisasi merupakan proses perubahan yang membawa kemajuan dengan masuknya teknologi ke berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk sosial, ekonomi, politik, dan budaya. Kota Sibolga yang terletak di Pantai Barat Sumatera Utara, dihuni oleh beragam kelompok etnis seperti Minang, Nias, Tionghoa, Jawa, dan Batak Toba sebagai salah satu sub etnis terbesar di wilayah ini. Seiring perkembangan zaman, masyarakat Batak Toba di Sibolga juga tidak terlepas dari pengaruh modernisasi, terutama dalam pelaksanaan upacara adat seperti Saur Matua. Modernisasi telah mendorong perubahan dalam tata cara upacara Saur Matua agar tetap relevan dengan kondisi masyarakat masa kini. Beberapa aspek tradisi masih dipertahankan, namun sejumlah elemen, khususnya dalam musik tradisional, mengalami penyesuaian untuk menyelaraskan dengan kebutuhan dan selera modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif etnografi untuk memahami dinamika sosial dan budaya, khususnya praktik musik tradisional Batak Toba pada upacara Saur Matua di Sibolga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan musikal pada upacara ini dipengaruhi oleh masuknya nilai-nilai baru dari agama Kristen, yang mendorong masyarakat untuk mengintegrasikan ajaran agama dengan tradisi budaya. Bentuk musik yang digunakan kini bersifat hibrida, menggabungkan instrumen modern Barat dengan alat musik tradisional Batak, serta menghadirkan repertoar uning-uningan dengan komposisi yang lebih modern, seperti Palti Raja yang terdiri dari tujuh frase baik antacedens dan consequens, dengan motif pengulangan harafiah dan pengulangan sekuens turun. Transformasi ini memunculkan beragam respon di masyarakat, baik berupa penerimaan maupun kritik, menandakan adanya dinamika dalam menjaga keseimbangan antara pelestarian tradisi dan adaptasi terhadap perubahan zaman
Pemeranan tokoh Sonia Semyonovva dalam naskah adaptasi crime and punishment karya Marilyn Campbell dan Curt Columbus : penerapan chekhov's technique
Penelitian ini menyelidiki pemeranan karakter Sonia Semyonovna dalam Naskah adaptasi Crime and Punishment oleh Marilyn Campbell dan Curt Columbus: Penerapan Chekhov’s Technique. Dengan menggunakan gestur psikologis dan tubuh imajiner, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana Tokoh mewujudkan perlawanan spiritual beserta pemeranan multiperan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Teknik Chekhov memungkinkan interpretasi yang bernuansa dan berlapis-lapis terhadap konflik batin Sonia
Bentuk penyajian tari topeng Lengger Dusun Banjaran, Kramatan Wonosobo
Tari Topeng Lengger ditarikan oleh dua orang penari yang berasal dari cerita panji dengan dua tokoh bernama Panji Asmara Bangun yaitu seorang putra mahkota yang berkelana mencari istrinya yaitu Dewi Sekartaji. Kesenian ini dilestarikan dengan baik di dua dusun yaitu Dusun Giyanti, Kecamatan Selomerto dan Dusun Sijambu, Kecamatan Kertek. Pada Dusun Banjaran terdapat kelompok seni Topeng Lengger bernama Budhi Rukun Wargo yang sudah berganti empat generasi. Dalam satu rombongan Budhi Rukun Wargo dalam satu hari pementasan terdapat banyak Topeng dengan berbagai karakter dan tidak mengulang kembali Topeng yang diperlihatkan dalam pertunjukannya. Tulisan ini membahas bentuk penyajian Tari Topeng Lengger sebagai identitas dari masyarakat Kabupaten Wonosobo. Dengan pendekatan teks dan konteks yaitu pendekatan “teks” dari segi bentuk, yang memandang karya seni pada faktor intraestetik, yang menganalisis bentuk, teknik dan gaya secara koreografis, struktural, simbolik dari keberadaannya. Pendekatan kedua dari penjelajahan ekspresi tari dipandang “konteksnya” dengan disiplin ilmu pengetahuan yang lain atau faktor ekstraestetik atau imanent dari dinamika sosio-kultural masyarakat. Tari Topeng Lengger dalam Budhi Rukun Wargo dipentaskan sebanyak dua sesi dengan enam rangkaian pertunjukan salah satunya pada bagian Topeng Lengger dapat menyajikan 20 parikan dengan gerak setiap parikan berbeda, serta busana disesuaikan dengan karakter Topeng seperti alusan, gagahan, gecul atau lucu, dan kasar. Fungsi Tari Topeng Lengger yaitu sebagai ritual, hiburan dan pendidikan tetapi dalam Dusun Banjaran fungsinya berubah, hanya sebagai hiburan atau tontonan dan pendidikan. Relasi kesenian tersebut terhadap masyarakat digabungkan dengan sebuah bentuk pertunjukan gagrak Sijambunan karena terdapat proses persebaran Tari Topeng Lengger menuju ke Dusun Banjaran
Nilai pendidikan moral dalam lagu daerah Nusa Tenggara Timur sebagai materi seni musik SMP Kelas VIII
Beberapa kasus kriminal yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) oleh siswa SMP tidak hanya mencerminkan krisis moral di kalangan remaja, tetapi juga menunjukkan adanya kekurangan dalam hal pembekalan nilai moral. Salah satu cara membekalinya ialah melalui pembelajaran lagu daerah yang memuat nilai moral. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan moral yang terkandung di dalam lagu daerah NTT agar dapat digunakan sebagai materi seni musik SMP Kelas VIII. Oleh karena itu, diperlukan kajian untuk memberikan referensi lagu daerah NTT sebagai materi pembelajaran yang memuat nilai pendidikan moral. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi pustaka. Empat lagu NTT yang dianalisis yaitu lagu Bolelebo, Lerang Wutun, Ie Ie, dan Kuku Manu. Subjek penelitian guru Seni Budaya, Seniman Lokal, Tua Adat NTT. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Validasi data menggunakan triangulasi sumber. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis isi teori yang dikumpulkan (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu-lagu daerah NTT, Bolelebo, Lerang Wutun, Ie Ie, dan Kuku Manu, mengandung pesan tentang cinta tanah air, kerja keras, gotong royong dan kebersamaan. Nilai pendidikan moral sejalan dengan tujuan pendidikan karakter yang dicanangkan dalam kurikulum. Materi lagu daerah NTT dapat diterapkan di SMP kelas VIII pada Unit 1 Lukisan Tanah Airku, Kegiatan 2 yaitu ragam lagu dan karya musik daerah. Temuan penelitian ini adalah pentingnya pemanfaatan lagu daerah sebagai media pembelajaran yang tidak hanya mengembangkan keterampilan musikal, tetapi juga menanamkan nilai-nilai pendidikan moral dalam kehidupan masyarakat
Pemeranan tokoh Rodion Raskolnikov dalam naskah crime and punishment karya Marilyn Campbell dan Curt Columbus adaptasi novel crime and punishment karya Fyodor Dostoyevsky
Pemeranan tokoh Rodion Raskolnikov dalam naskah Crime and Punishment merupakan bentuk pertanggungjawaban proses penciptaan tokoh Rodion Raskolnikov dalam pementasan Crime and Punishment, naskah adaptasi karya Marilyn Campbell dan Curt Columbus dari novel klasik Fyodor Dostoyevsky. Raskolnikov adalah karakter yang kompleks, terperangkap dalam pergulatan batin antara kesombongan intelektual, krisis moral, serta pencarian makna pengampunan. Dalam skripsi ini, penulis berupaya menciptakan pemeranan yang jujur dan mendalam dengan menggunakan The Method Lee Strasberg dengan Psikologi Analitik Carl Jung sebagai pisau bedah karakter tokoh dan menjadikan teater ekspresionisme sebagai daya ungkap estetika. Proses penciptaan tokoh dilakukan melalui eksplorasi emosi, tubuh, dan ingatan personal aktor dengan pendekatan teknik relaxation, concentration, affective memory, sense memory, private moment, dan isolasi diri. Seluruh tahapan diarahkan untuk menemukan lapisan-lapisan terdalam dari jiwa Raskolnikov dan mewujudkannya ke atas panggung dalam bentuk yang intens, subjektif, dan penuh pergolakan. Gaya ekspresionisme dipilih untuk memperkuat representasi konflik batin tokoh melalui distorsi visual, ritme tubuh, serta atmosfer dramatik yang mewakili kondisi psikisnya. Melalui proses ini, penulis menyadari bahwa penciptaan tokoh Raskolnikov bukan sekadar upaya membentuk karakter di atas panggung, tetapi merupakan perjalanan menembus lapisan-lapisan terdalam jiwa manusia. Setiap langkah dalam proses pemeranan menjadi ruang perjumpaan antara aktor dan dirinya sendiri, sebuah pengalaman eksistensial yang menuntut keberanian untuk membuka luka, merawat kejujuran, dan menghadirkan kemanusiaan tokoh secara utuh. Pemeranan pun menjelma menjadi medium reflektif, tempat di mana seni tidak hanya merepresentasikan, tetapi juga menyembuhkan dan menyuarakan yang tak terucapka
Sejauh kaki menapak
Karya tari Sejauh Kaki Menapak merupakan bentuk refleksi diri penata saat menjalani fase kedukaan akibat kematian almarhum ibu. Perasaan rindu yang muncul saat melihat foto album yang berisi momen-momen kebersamaan dengan ibu dan keluarga merupakan stimulus awal yang menggugah diri untuk menciptakan karya tari Sejauh Kaki Menapak. Perasaan rindu yang kuat bisa terjadi karena beberapa faktor dan salah satunya adalah saat seseorang ditinggalkan dengan orang terdekatnya. Pasca ditinggalkan seseorang terdekatnya, mereka akan mengalami setidaknya lima fase kedukaan yaitu denial atau menyangkal, anger atau marah, bargaining atau tawar menawar, depression atau depresi, tahap terakhir yaitu acceptance atau menerima. Gerak-gerak yang hadir dalam karya Sejauh Kaki Menapak merupakan hasil dari pemikiran penata terhadap setiap respon tubuhnya kemudian mentransformasikannya ke dalam bentuk gerak yang kemudian dikembangkan baik dalam pengolahan ruang, waktu dan juga tenaga. Motif gerak yang kerap hadir yaitu gerak jatuh bangun dan motif gerak getaran yang menyimbolkan rasa rindu yang kuat itu hadir di setiap tahap dan kehadirannya tidak menentu mengikuti emosi yang naik turun. Iringan musik sebagai penguat suasana dalam karya ini yaitu berupa MIDI dan beberapa alat musik live berdasarkan latar belakang penata yang berasal dari Bali untuk menghadirkan suasana yang lebih kompleks. Proses seluruh tahap dari fase kedukaan akibat kematian almarhum ibu, penata mengetahui bahwa rasa rindu itu akan selalu hadir walalupun kita sudah bisa menerima untuk iklas namun tanpa disadari dalam perjalannya akan selalu ada yang tetap menyayangi, mendukung, dan menerima kita apa adanya yaitu anggota keluarga lainnya. Kata kunci: Sejauh Kaki Menapak, Rindu, Kematian, Fase Kedukaan, Keluarg