Indonesian Institute of the Arts Yogyakarta

opac.isi.ac.id
Not a member yet
    49728 research outputs found

    Komparasi teknik bow Prancis dan bow Jerman pada instrumen double bass : studi kasus mahasiswa prodi Penyajian Musik ISI Yogyakarta

    No full text
    enelitian ini bertujuan untuk membandingkan dua teknik bow utama dalam permainan double bass, yaitu bow Prancis (overhand) dan bow Jerman (underhand), dengan fokus pada mahasiswa dan alumni Program Studi D4 Penyajian Musik ISI Yogyakarta. Kedua teknik ini memiliki perbedaan mendasar dalam aspek ergonomi, kontrol tekanan, dan karakter suara. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur terhadap sembilan informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bow Jerman lebih disukai karena kenyamanan fisik dan kontrol tekanan yang lebih stabil, sedangkan bow Prancis unggul dalam fleksibilitas ekspresif dan kecepatan teknik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemilihan teknik bow bersifat subjektif dan kontekstual, tergantung pada kebutuhan musikal, kebiasaan belajar, serta kondisi fisik masing-masing pemain

    Penerapan gaya color blocking dalam penciptaan tata rias dan busana pementasan lakon kanjeng syekh dan dedemit pulau jawa karya Ekwan Wiratno

    No full text
    Lakon Kanjeng Syekh dan Dedemit Pulau Jawa merupakan sebuah naskah dramatik yang mengangkat kisah tentang proses masuknya agama Islam ke Pulau Jawa melalui tokoh sentral Syekh Subakir dan rombongannya. Proses penyebaran tersebut tidak hanya melibatkan tokoh-tokoh manusia, tetapi juga makhluk gaib atau dedemit, yang menciptakan dinamika naratif yang kompleks dan kaya akan keberagaman karakter. Keanekaragaman tokoh ini menjadi potensi artistik yang signifikan dalam pengembangan penciptaan tata rias dan busana, karena memungkinkan eksplorasi bentuk dan simbol visual yang luas. Selain itu, teks lakon ini secara tematis juga merefleksikan isu-isu sosial yang relevan dengan konteks kebudayaan Nusantara masa kini, menjadikannya tidak hanya menarik secara estetis, tetapi juga bermakna secara sosiokultural. Dalam perancangan tata rias dan busana, pendekatan color blocking digunakan sebagai dasar estetika utama. Gaya ini dipilih karena kemampuannya dalam menghadirkan visual yang segar dan baru, tanpa menghilangkan esensi budaya lokal yang terkandung dalam narasi. Elaborasi antara unsur tradisional dan gaya visual modern ini dipandang efektif untuk menjembatani nilai-nilai kultural dengan pendekatan kreatif yang lebih komunikatif. Proses penciptaan dilaksanakan menggunakan metode penciptaan kreatif design thinking, yang dinilai relevan karena mendorong kolaborasi lintas tim secara aktif serta membuka ruang untuk pengembangan ide yang fleksibel dan berkelanjutan. Melalui pendekatan ini, karya tata rias dan busana yang dihasilkan mencerminkan sintesis antara budaya Jawa dan budaya Turki, khususnya pada karakter tokoh-tokoh manusia. Di sisi lain, penciptaan untuk tokoh dedemit menghasilkan bentuk-bentuk rias dan busana beraliran fantasi, yang menginterpretasikan dunia gaib dalam estetika teatrikal yang imajinatif. Dengan demikian, penciptaan kali ini tidak hanya menjadi praktik artistik, tetapi juga ruang eksperimen visual yang mampu memperkaya khazanah tata rias dan busana dalam teater kontemporer

    " Salve Regina : Tema dan Variasi" penerapan teknik komposisi partimento dalam pengembangan variasi instrumental berdasarkan nyanyian Gregorian

    No full text
    Salve Regina tonus simplex adalah nyanyian gregorian yang digunakan sebagai material tematik dalam komposisi “Salve Regina: Tema dan Variasi”. Penciptaan komposisi tersebut sebagai solusi alternatif atas permasalahan ketimpangan antara praktik musik vokal dan instrumental dalam liturgi di Indonesia. Teknik partimento digunakan sebagai unsur utama dalam pengembangan komposisi “Salve Regina: Tema dan Variasi”. Partimento pada dasarnya adalah teknik untuk menciptakan komposisi secara improvisasi. Teknik partimento yang digunakan dibatasi pada lima kelas menurut Sanguinetti: basic axioms, rule of the octave, suspensions, bass motions, dan scale mutations. Oleh karena itu, penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui cara mengolah nyanyian gregorian ke dalam musik instrumental, dan mengetahui cara penerapan teknik partimento sebagai unsur utama pengembangan variasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan implementation research yang berfokus pada penerapan teknik partimento dalam proses penciptaannya. Penelitian implementasi mempelajari ketika sebuah teori dilaksanakan. Dalam hal ini, teknik partimento diimplementasi dalam proses penciptaan karya “Salve Regina: Tema dan Variasi”. Proses penciptaan meliputi beberapa tahap, dimulai dari penentuan ide, observasi pustaka dan kajian karya, penyusunan konsep karya, hingga penentuan instrumentasi. Sebuah karya berjudul “Salve Regina: Tema dan Variasi” dalam format kuartet gesek merupakan hasil dari penelitian ini. Karya “Salve Regina: Tema dan Variasi” dibangun oleh lima gerakan, di antaranya Tema, Variasi I–Choralfantasie, Variasi II–Fuga, Variasi III–Kanon, Variasi IV–Fantasia. Kelima gerakan ini adalah hasil pengolahan tema berdasarkan potongan frase pertama Salve Regina tonus simplex. Potongan frase pertama nyanyian gregorian Salve Regina tonus simplex diolah menjadi tema instrumental dengan mengesampingkan aturan ritmis dan interpretasi dalam nyanyian gregorian. Proses penciptaan bersifat praktis dan berdasarkan pola sesuai prinsip partimento

    Pemeranan tokoh Pandan dalam naskah ruang rias karya Purwadi Djunaedi dengan pendekatan teori performativitas gender

    No full text
    Pemeranaan karakter Pandan dalam karya Purwadi Djunaedi "Ruang Rias", yang berfokus pada masalah identitas, tekanan sosial, dan kekerasan simbolik yang dialami oleh kelompok marginal, terutama waria. Standar kecantikan hegemonik dalam industri kecantikan yang berkembang pesat berfungsi sebagai alat keuangan dan memaksa orang untuk mengikuti standar estetika tertentu. Tokoh Pandan menjadi representasi konflik antara keinginan untuk menjadi diri sendiri dan keinginan untuk diterima oleh masyarakat yang telah menetapkan standar kecantikan yang ketat dan diskriminatif. Studi ini menggunakan metode keaktoran realis Stanislavski, terutama teknik ingatan emosi, magic if, dan objectives. Metode ini dipadukan dengan kerangka teori sosial-kultural seperti performativitas gender (Judith Butler) dan kekerasan simbolik (Pierre Bourdieu). Metode ini mendorong aktor untuk menggali pengalaman batin dan tekanan sosial yang dialami karakter Pandan. Ini memungkinkan mereka untuk memainkan peran secara alami, penuh empati tanpa karikatural. Hasil penciptaan menunjukkan bahwa pemeranan tokoh Pandan membutuhkan pemahaman mendalam tentang sejarah dan realitas sosial Waria selain keahlian artistik. Pementasan "Ruang Rias" berfungsi sebagai tempat untuk mendukung dan mengkritik eksploitasi tubuh dan identitas kelompok marginal dalam masyarakat. Karena itu, diharapkan bahwa karya ini akan memungkinkan diskusi yang lebih inklusif dan memperkuat peran teater sebagai media transformasi sosial

    Stilisasi bumbu dapur dalam motif batik pada busana muslim wanita

    No full text
    Bumbu dapur seperti bawang, jahe, cabai, kunyit, dan kencur berfungsi sebagai penyedap rasa, aroma, pendukung pencernaan, dan pengawet alami dalam makanan (Nurani, 2010). Bumbu ini kaya bentuk dan tekstur unik yang menginspirasi desain motif batik, memberikan kedalaman estetika sekaligus menampilkan kekayaan budaya lokal (Haryani, 2018). Batik, sebagai warisan budaya takbenda UNESCO sejak 2003, menjadi simbol identitas Indonesia dan berhasil merambah panggung fashion muslim modern dengan menggabungkan tradisi dan tren (Setiawan & Prajna, 2013; Surya, 2009, Krige, 2017). Tugas akhir ini merancang busana muslim wanita bergaya modern yang menggunakan kombinasi motif batik dari inspirasi bumbu dan kain lurik kain garis tradisional sebagai upaya estetika dan pelestarian budaya, menciptakan desain berlayer yang fleksibel dan berbeda dari pakaian muslim umum Metode pendekatan yang digunakan penulis dalam penciptaan karya tugas akhir ini adalah metode pendekatan estetika menurut Mukhsin Patriansah dan metode pendekatan ergonomi menurut Goet Poespo, serta metode penciptaan tiga tahap enam langkah dari SP. Gustami yang tahapannya meliputi eksplorasi, perancangan, dan pewujudan. Landasan teori yang digunakan penulis adalah teori estetika, teori stilasi, dan teori ergonomi. Proses perwujudan karya ini menggunakan teknik batik tulis dan batik cap dengan pewarnaan tekstil tutup celup remasol dan napthol. Tahapan yang dilakukan penulis mulai dari tahap pembuatan pola, penjiplakan motif, pembatikan, pewarnaan, finishing batik. pemotongan kain, penjahitan, dan penghiasan busana Karya yang dihasilkan dalam tugas akhir ini berupa enam buah karya busana muslim wanita, dengan perpaduan warna kuning, merah, hitam dan emas dari prada. Keseluruhan karya memiliki judul dan desain batik yang berbeda- beda

    Edukasi objek astronomi dalam busana batik untuk anak-anak

    No full text
    Karya ini dibuat dengan tujuan sebagai median edukasi untuk anak – anak mengenai objek astronomi, melalui media yang melekat pada mereka yaitu busana anak dengan motif batik objek astronomi dan agar masyarakat Indonesia mengetahui, sejarah ataupun kebudayaan yang dimiliki terutama dalam bidang tekstil. Di sisi lain, pendidikan astronomi merupakan salah satu aspek penting dalam ilmu pengetahuan alam yang dapat membantu meningkatkan pemahaman anak-anak terhadap alam semesta dan fenomena alam. Keseluruhan karya memiliki judul yang berbeda dengan penggambaran sederhana dari objek astronomi yang diterapkan menjadi motif batik, serta diaplikasikan ke dalam desain busana anak. Pada proses pembuatan karya menggunakan metode penciptaan dari Gustami Sp. (2007) yang dapat membantu proses pengerjaan. Metode penciptaan meliputi metode pengumpulan data, analisis data, perancangan karya, dan perwujudan karya. Penerapan metode penciptaan digunakan untuk memperkuat konsep mulai dari observasi hingga perwujudan karya. Pembuatan karya ini juga menggunakan landasan teori yang memperkuat proses penciptaan karya dengan menggunakan teori Astronomi, teori estetika dan teori ergonomi. Dalam penyelesaian tugas akhir ini membuat dua belas desain dan yang diwujudkan menjadi karya busana sejumlah enam yang telah disetujui oleh dosen pembimbing. Ke enam desain berhasil diujutkan dalam karya berjudul “COSMIC CUTIES 2025” setiap karya memiliki motif batik objek astronomi yang berbeda beda dan mempunyai keunikkan disetiap karyanya. Keseluruhan karya memiliki judul yang berbeda dengan penggambaran sederhana dari objek astronomi yang diterapkan menjadi motif batik, serta diaplikasikan ke dalam desain busana anak

    Strategi gamafikasi dalam mempengaruhi kebiasaan pengguna : Studi pada desain UI/UX Streaks Tiktok

    No full text
    Penelitian ini mengkaji bagaimana peran desain antarmuka dan pengalaman pengguna (UI/UX) serta strategi gamifikasi membentuk kebiasaan pengguna, dengan fokus pada studi kasus fitur Streaks TikTok. Fitur ini mulai diperkenalkan secara bertahap pada tahun 2024 sebagai bentuk inovasi penerapan elemen gamifikasi pada platform media sosial. Melalui penggunaan desain visual yang menarik perhatian, seperti ikon, karakter virtual bernama Streak Pet, notifikasi, hingga animasi mikro, fitur ini mendorong terbentuknya perilaku harian yang berulang pada pengguna. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi langsung terhadap fitur, wawancara, serta dokumentasi data dari pengguna aktif Streaks TikTok berusia 17–26 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain visual Streaks memanfaatkan prinsip-prinsip teori UI untuk menarik atensi awal. Sementara itu, pengalaman pengguna (UX) yang tercipta mendukung keterikatan emosional serta membangun konsistensi perilaku. Analisis UX dibagi menjadi dua tahapan: tahap pemicu awal, ketika UI berperan besar dalam menarik perhatian, dan tahap keterikatan lanjut, ketika UX menjadi faktor utama dalam membentuk keterikatan emosional di antara pengguna. Temuan ini mendukung hipotesis peneliti bahwa TikTok berhasil mengidentifikasi serta menguatkan kebiasaan digital alami pengguna, menjadi pola keterlibatan yang lebih terarah melalui strategi gamifikasi pada fitur Streaks

    Strategi pengelolaan Festival Pekan Nan Tumpah di Sumatera Barat

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan Festival Pekan Seni Nan Tumpah (PSNT) oleh Komunitas Nan Tumpah di Sumatera Barat dalam menarik minat penonton serta menjaga keberlanjutan festival. Festival ini merupakan salah satu bentuk praktik seni berbasis komunitas yang berhasil bertahan sejak tahun 2009, dengan ciri khas sistem penjualan tiket sebagai bentuk apresiasi terhadap karya seni. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan yang dihadapi kesenian tradisional dalam konteks globalisasi dan rendahnya minat generasi muda terhadap seni lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi tidak langsung, wawancara mendalam dengan pendiri komunitas, mitra kolaborator, dan penonton, serta dokumentasi kegiatan festival dari tahun 2013 hingga 2022. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan PSNT mencakup tujuh elemen utama menurut Donald Getz: perencanaan strategis, pengorganisasian, pemasaran dan komunikasi, logistik dan operasional, manajemen sumber daya manusia, pendanaan, serta evaluasi dan keberlanjutan. Elemen yang paling dominan dalam pengelolaan PSNT adalah programming dan marketing communication, yang mengedepankan pendekatan partisipatif, edukatif, dan berbasis nilai budaya lokal. Keunikan strategi PSNT terletak pada keberanian menjual tiket, keterlibatan aktif relawan, kolaborasi lintas komunitas, serta keberpihakan terhadap pelibatan generasi muda melalui program edukatif. Hal ini membedakan PSNT dari komunitas seni lain yang cenderung bersifat eksklusif dan tergantung pada hibah atau sponsor. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi komunitas seni dan penyelenggara festival dalam membangun strategi pengelolaan yang mandiri, berkelanjutan, dan relevan dengan kebutuhan sosial-budaya lokal. Kata kunci: strategi pengelolaan, festival seni, komunitas seni, manajemen event, Donald Getz, Pekan Nan Tumpah, Sumatera Bara

    Konflik Batin Lansia Pasca Kematian Pasangan Hidup sebagai Inspirasi Penciptaan Skenario Kar

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konflik batin yang dialami lansia pasca kematian pasangan hidup sebagai inspirasi penciptaan skenario film pendek berjudul Kar. Studi ini berangkat dari pengalaman empiris penulis yang menyaksikan pergulatan batin neneknya, Karmonah, setelah kehilangan suami secara mendadak. Fenomena late-life crisis (krisis identitas di usia lanjut) dan grief dream (mimpi duka) menjadi pondasi utama dalam membangun karakter dan konflik cerita. Late-life crisis menggambarkan krisis jati diri yang dialami lansia akibat perubahan besar seperti kematian pasangan, sedangkan grief dream menyoroti mimpi tentang orang yang telah tiada sebagai respon psikologis terhadap kehilangan. Penciptaan skenario ini menggunakan pendekatan empiris melalui observasi dan wawancara, serta analisis data yang kemudian diolah menggunakan struktur naratif miniplot Robert McKee, yang menekankan protagonis pasif, konflik internal, akhir cerita terbuka, dan fokus pada banyak karakter. Konsep l'autre (yang lain) dalam eksistensialisme Jean-Paul Sartre diintegrasikan untuk menggambarkan bagaimana kehadiran orang lain, baik nyata maupun dalam bentuk kenangan, dapat menjadi sumber konflik sekaligus mendorong rekonstruksi identitas dan makna hidup. Selain itu, realisme magis diterapkan sebagai pendekatan estetika untuk memperdalam pengalaman batin tokoh melalui perpaduan antara realitas sehari-hari dan unsur magis, khususnya dalam visualisasi mimpi dan kenangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman empiris lansia yang berduka dapat diolah menjadi narasi sinematik yang kaya makna, merepresentasikan kompleksitas emosi, pencarian makna, dan proses penyembuhan psikologis. Skenario Kar tidak hanya menjadi refleksi personal, tetapi juga menawarkan perspektif baru mengenai pentingnya dukungan sosial dan pemaknaan ulang identitas diri bagi lansia pasca kehilangan pasangan hidup

    Kreativitas garap vokal bedhayan dalam komposisi karawitan tradisi rogoasih

    No full text
    Rogoasih merupakan implementasi garap vokal bedhayan yang mengacu pada format dari Bedhaya Duradasih. Ketertarikan penulis terhadap gendhing Bedhaya Duradasih memberikan rangsangan ide bagi penulis untuk menciptakan karya komposisi karawitan Rogoasih. Tujuan dari penelitian ini adalah mengimplementasikan garap vokal dan struktur Bedhaya Duradasih ke dalam sebuah karya komposisi karawitan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian practice as research through performance (praktik sebagai penelitian melalui pertunjukan) yang terdiri dari tiga tahapan, yaitu pra garap, garap, dan pasca garap. Melalui penelitian ini didapatkan hasil analisis dan implementasi garap vokal bedhayan berdasarkan konsep struktur dari Bedhaya Duradasih yang dikembangkan ke dalam pathetan maju, buka celuk, merong ketawang gendhing pelog lima, merong ketawang gendhing pelog barang, merong ketawang gendhing malik laras slendro pathet manyura, celuk ketawang Rogoasih, sindhenan ketawang Rogoasih, dan pathetan mundur. Karya komposisi karawitan Rogoasih ini menggunakan cerita rakyat Golan Mirah sebagai media ekspresi karya yang dimanifestasikan kedalam cakepan yang ada didalamnya. Karya komposisi ini disajikan menggunakan gamelan dengan laras slendro dan pelog tumbuk nem dan ro

    0

    full texts

    49,728

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    opac.isi.ac.id
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇