Indonesian Institute of the Arts Yogyakarta

opac.isi.ac.id
Not a member yet
    49728 research outputs found

    Glokalisasi Samrah Betawi

    No full text
    Musik Samrah Betawi ada di Jakarta sejak zaman Hindia Belanda. Musik Samrah Betawi memiliki pengaruh musik dari Melayu yang penyajiannya identik dengan nuansa Islami. Musik Samrah Betawi telah ada sejak tahun 1820-1830 an, pada tahun tersebut Jakarta (saat itu Batavia) merupakan salah satu pusat perdagangan terbesar. Musik Samrah Betawi terbentuk dari perpaduan antara elemen-elemen Arab, Melayu, India dan Betawi. Penyajian musik Samrah Betawi pada awalnya hanya terdiri dari beberapa instrumen saja, antara lain harmonium, biola, gitar, bass betot, gendang lontong, marakas dan vocal. Semakin berkembangnya zaman, penyajian musik Samrah Betawi saat ini sudah mengalami perubahan terutama pada instrumennya, baik penambahan maupun pergantian. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan etnomusikologis. Hasil dari penelitian menunjukkan bagaimana proses fusi dari musik Samrah Betawi. Hal ini dapat dilihat dari sudut pandang sejarah dan budaya, serta sudut pandang etnomusikologi. Melalui fusi tersebut, musik Samrah Betawi dapat menunjukkan bagaimana proses negosiasi budaya dan negosiasi musikal antar etnis, serta dapat menjadi cerminan multikulturalisme dan kosmopolitanisme Jakarta, serta menjelaskan bagaimana perkembangan urbanisasi Jakarta

    Proses kreatif pengolahan lagu O Magnum Mysterium karya Javier Busto oleh Vocalista Harmonic Choir pada kompetisi internasional Bandung Choral Festival 2023

    No full text
    Paduan suara semakin diminati oleh berbagai kalangan mulai dari anak-anak hingga dewasa sehingga kompetisi paduan suara nasional dan internasional juga berkembang dengan berbagai kategori perlombaan. Secara umum penilaian dalam sebuah kompetisi meliputi intonasi, sound quality, fidelity to the score, dan overall artistic impression. Hal ini membuat kelompok paduan suara yang akan mengikuti kompetisi harus menentukan strategi latihan yang akan berdampak terhadap penilaian. Seiring berjalannya waktu proses latihan paduan suara juga berkembang sehingga diperlukan peran pelatih untuk dapat memilih teknis latihan dan memilih karya lagu yang akan dibawakan. Proses kreatif yang dilakukan dalam sebuah latihan paduan suara memiliki peranan penting terhadap persiapan tim kompetisi baik secara musikalitas dan non-musikalitas. Pada penelitian ini Vocalista Harmonic Choir sebagai objek penelitian memiliki cara latihan khusus seperti penggarapan intonasi yang menggunakan teori just intonation, penggarapan interpretasi, untuk mempersiapkan penampilan pada kompetisi International Bandung Choral Festival 2023 dengan membawakan lagu O Magnum Mysterium karya Javier Busto pada kategori mixed choir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses kreatif yang dilakukan dalam pengolahan lagu O Magnum Mysterium karya Javier Busto oleh Vocalista Harmonic Choir, serta mengetahui hasil pengolahan lagu O Magnum Mysterium karya Javier Busto yang berdampak pada hasil penilaian kompetisi International Bandung Choral Festival 2023. Terdapat beberapa teori dalam penelitian ini seperti paduan suara, unsur-unsur musik, unsur-unsur proses kreatif dalam latihan paduan suara, penilaian kompetisi paduan suara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang berbentuk deskriptif. Hasil penelitian ini ditemukan beberapa proses kreatif dalam pengolahan lagu O Magnum Mysterium yang menggunakan teori just intonation dalam penggarapan intonasi, tahapan latihan yang dilakukan dari awal pembentukan tim kompetisi yang berdampak pada hasil penilaian kompetisi International Bandung Choral Festival 2023 yang diberikan oleh dewan juri

    Peran musikal ricikan kenong dalam playon pada karawitan pakeliran tradisi gaya Yogyakarta

    No full text
    Penelitian ini membahas mengenai peran musikal ricikan kenong dalam playon pada karawitan pakeliran gaya Yogyakarta. Playon merupakan salah satu bentuk gending yang dominan dalam iringan pertunjukan wayang kulit tradisi karena sifatnya yang luwes dan mampu digunakan sebagai pengiring pada berbagai suasana, seperti adegan perang, perjalanan tokoh, dan transisi antar adegan. Ricikan kenong memiliki garap tabuhan atau permainan khusus yang tidak dapat digantikan oleh ricikan lain, baik dalam hal struktur musikal maupun estetika penyajian yang berkaitan dengan dinamika pertunjukan wayang kulit tradisi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran musikal ricikan kenong pada playon, khususnya dalam penerapan konsep nuturi lagu dan nuturi laya pada konteks karawitan pakeliran gaya Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan beberapa konsep dan teori sebagai landasan penelitian, yaitu teori fungsi, konsep sense of ngeng, dan konsep garap. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipan secara langsung, wawancara dengan seniman karawitan, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ricikan kenong pada playon tidak hanya berfungsi sebagai penanda struktur gending, melainkan juga memiliki fungsi musikal yang lebih kompleks, yaitu sebagai media dalam menjaga kestabilan tempo yang berkaitan dengan respon gerak wayang (nuturi laya) serta sebagai ricikan yang berkontribusi sebagai penunjuk arah lagu (nuturi lagu). Kesimpulan dari penelitian menunjukkan bahwa kenong memiliki peran strategis dalam membentuk dinamika musikal pertunjukan wayang kulit tradisi. Dengan demikian ricikan tersebut tidak hanya sebagai penanda struktur gending namun juga berkontribusi mendukung kestabilan tempo dan menuntun arah lagu pada playon gaya Yogyakarta

    Diaspora musik India Tamil dalam perayaan Maha Pooja Thaipusam di Kota Medan

    No full text
    Diaspora merupakan peristiwa penyebaran anggota suatu kelompok etnis, bangsa, atau komunitas keagamaan yang kemudian bermukim di berbagai wilayah dunia berbeda dari tanah asal mereka. Meskipun hidup jauh dari negara leluhur, mereka tetap mempertahankan identitas dan keterikatan emosional dengan negeri asal serta mengakui diri sebagai bagian dari kelompok tersebut. Sebagai salah satu kota terbesar di Indonesia, Kota Medan memiliki populasi dengan keberagaman etnis yang kaya, di antara berbagai kelompok etnis yang menetap di kota ini, terdapat etnis Tamil. Etnis Tamil merupakan kelompok etnis yang berasal dari wilayah India Selatan, Tamil Nadu. Masyarakat Tamil telah memberikan pengaruh pada perkebunan dan kehidupan budaya di Medan. Mereka awalnya datang sebagai pekerja, namun sekarang telah menetap dan mempertahankan tradisi budaya mereka, salah satunya Thaipusam. Perayaan ini terdapat pertunjukkan Diaspora musik khas Tamil yang didatangkan dari Malaysia untuk mengiringi upacara Thaipusam. Diaspora musik dalam konteks perayaan Thaipusam merupakan suatu fenomena budaya yang menggambarkan bagaimana tradisi musik ritual India Tamil telah menyebar dan tetap lestari di berbagai belahan dunia. Fenomena diaspora musik seperti nadaswaram dan thavil juga mencerminkan bagaimana elemen spiritual dapat menjadi jembatan penghubung antara masyarakat yang sudah berpindah dengan tanah leluhur mereka, sekaligus menjadi media untuk memperkenalkan kekayaan budaya Tamil kepada masyarakat yang lebih luas di negara-negara tempat mereka bermukim saat ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan sudut pandang etnomusikologi. Teori yang digunakan adalah teori waktu dan teori diaspora (Collective memory). Temuan penelitian menunjukkan bagaimana diaspora musik tidak hanya berfungsi sebagai elemen ritual saja. Fenomena ini juga berperan dalam memperkenalkan kekayaan budaya Tamil kepada masyarakat yang lebih luas di Indonesia

    Penerapan tangga nada pentatonik dalam improvisasi piano pada lagu "Headein Home" karya Joshua Redman

    No full text
    Penelitian ini membahas tentang penerapan improvisasi piano menggunakan mode serta superimposing tangga nada pentatonik pada lagu “Headin Home” karya Joshua Redman seorang saksofonis berasal dari Amerika. Lagu ini memiliki sukat 4/4 genre jazz yang bernuansa funk. Tangga nada pentatonik merupakan tangga nada yang terdiri dari lima nada berasal dari bahasa Yunani “penta” berarti lima, yang terdiri dari pentatonik mayor & minor. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan improvisasi tangga nada pentatonik pada lagu “Headin Home” dengan instrumen piano menggunakan 5 mode pentatonik serta, menganalisis bentuk lagu, harmoni, akor, ritmis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, data-data diperoleh dari kepustakaan, dan melakukan observasi, wawancara dengan narasumber yang ahli di bidang piano jazz. Hasil penelitian menunjukan bahwa tangga nada memiliki 10 mode, 5 mode mayor dan 5 mode minor serta penerapan superimposing pentatonik. Penelitian ini juga memberi pemahaman baru bagi penulis dalam mengolah tangga nada pentatonik dalam improvisasi, tidak hanya berfikir pada 5 nada pentatonik secara umum tetapi lebih luas dengan menggunakan beberapa mode untuk membangun frasa dalam improvisasi. Setiap mode memiliki nuansa yang berbeda dalam menghasilkan melodi. kesimpulannya, mampu dan memahami cara membangun frasa kalimat improvisasi secara spontan dan benar

    Strategi pembelajaran ekspositori bagi anak tunanetra dalam materi gong kebyar pada ekstrakurikuler tabuh di SLB Negeri 1 Denpasar

    No full text
    Pembelajaran ekstrakurikuler Tabuh di SLB Negeri 1 Denpasar dapat mencapai tujuan pembelajaran dengan menggunakan strategi pembelajaran sesuai dengan cara belajar peserta didik. Penerapan strategi pembelajaran yang digunakan pada kegiatan ekstrakurikuler Tabuh memberikan pembelajaran yang baik dan optimal kepada peserta didik berkebutuhan khusus (tunanetra). Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan dan mendeskripsikan strategi pembelajaran ekspositori yang diterapkan pada kegiatan ekstrakurikuler Tabuh dengan materi Gong Kebyar di SLB Negeri 1 Denpasar. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif, subjek penelitian ini adalah guru pembimbing ekstrakurikuler Tabuh, peserta didik, dan orang tua peserta didik. Objek penelitian ini adalah penggunaan strategi pembelajaran ekspositori pada ekstrakurikuler Tabuh. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data yaitu guru pembimbing ekstrakurikuler Tabuh, peserta didik yang mengikuti ekstrakurikuler Tabuh dan orang tua peserta didik. Teknik validasi yang digunakan yaitu triangulasi sumber dan metode. Analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran ekstrakurikuler Tabuh di SLB Negeri 1 Denpasar menggunakan strategi pembelajaran ekspositori, dengan langkah-langkah, yaitu persiapan, penyajian, menghubungkan, menyimpulkan, dan mengaplikasian. Adapun penggunaan strategi pembelajaran ekspositori memiliki kelebihan yaitu guru dapat mengetahui pemahaman siswa terhadap materi, guru dapat memberikan materi dengan waktu luas namun dengan waktu yang terbatas. Kekurangannya yaitu peserta didik tidak dapat mengeksplorasi materi karena guru memberikan materi yang sudah jadi

    Estetika pertunjukan medley Michael Jackson : analisis teknik vokal mix voice dan koreografi

    No full text
    Dalam dunia pertunjukan musik modern, kemampuan menyanyi sambil menari telah menjadi keterampilan yang krusial, menuntut penguasaan teknik vokal, kontrol napas, dan koordinasi tubuh secara bersamaan. Tantangan inilah yang mendorong eksplorasi lebih dalam terhadap strategi latihan yang mampu menjaga kualitas vokal meski disertai gerak fisik yang intens. Dengan pendekatan kualitatif, studi ini mengkaji integrasi vokal dan koreografi melalui studi kasus Michael Jackson Medley: Remember the Time, You Rock My World, dan Beat It. Proses analisis dilakukan melalui kombinasi studi pustaka, diskografi, observasi, wawancara, serta dokumentasi, dan didukung oleh pengalaman personal penulis dalam kerangka autoetnografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ilmu disiplin vokal dan koreografi dapat menghasilkan pertunjukan yang tidak hanya kuat secara musikal, tetapi juga memikat secara visual. Temuan ini merupakan formula strategi yang efektif dalam penerapan teknik vokal mix voice serta dalam pertunjukan multidisiplin yang menggabungkan vokal dan koreografi yang diharapkan dapat menjadi referensi bagi pelaku seni pertunjukan dalam mengembangkan pendekatan latihan multidisipliner yang relevan dengan tuntutan industri hiburan masa kini

    Penerapan teknik ostinato pada piano jazz dalam lagu My Favourite Things karya Richards Rodgers

    No full text
    Penelitian ini membahas tentang penerapan teknik ostinato pada lagu “My Favorite Things” karya Richards Rodgers seorang komponis yang berasal dari Amerika. Lagu ini memliki sukat 3/4 dan pertama dibawakan dalam teater Broadway yang berjudul The Sound Of Music. Ostinato, istilah yang berasal dari bahasa Italia yang berarti “keras kepala”, sebuah motif atau pola ritmis yang repetitif di sebagian besar sebuah komposisi, ostinato terdiri dari “isomelodi” dan “isoritme”. Penelitian ini bertujuan mengaplikasikan teknik ostinato dan memahami interpretasi teknik ostinato pada piano jazz dalam lagu “My Favorite Things”. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan musikologis. Data-data diperoleh dari kepustakaan, melakukan observasi, wawancara dengan narasumber. Hasil penelitian dalam karya ini, teknik ostinato diterapkan di berbagai bagian lagu mulai dari intro, tema A, B, dan C, hingga bagian solo dengan pendekatan yang beragam, seperti penggunaan ostinato bass yang sederhana, ostinato melodi yang lebih kompleks, serta kombinasi dengan teknik reharmonisasi dan comping. Kesimpulannya penggunaan teknik ostinato dalam komposisi lagu “My Favorite Things” mampu menghadirkan nuansa khas yang memperkuat karakter musikal lagu tersebut. Selain itu, teknik ostinato terbukti efektif dalam menunjang proses improvisasi, membentuk groove yang kuat, serta mempertegas identitas musikal dari seorang pianis jazz

    Jajanan tradisional kipo dalam batik kontemporer pada busana ksual wanita

    No full text
    Jajanan tradisional merupakan bagian Intergral dari budaya kuliner Indonesia yang kaya dan beragam. Kipo adalah jajanan tradisional yang berasal dari Kotagede, Yogyakarta, dan memiliki nilai historis serta kultural yang mendalam. Keindahan visual kipo, dengan dengan warna yang dihasilkan dari pewarna alami, memberikan inspirasi dan mengenalkan kipo kepada masyarakat luas yang berpotensi untuk dieksplorasi lebih lanjut melalui penciptaan karya batik kontemporer pada busana kasual wanita. Dalam penerapan motif kipo,penulis menggunakan teknik cap yang terbuat dari kertas dengan bentuk geometris. Menciptakan suatu karya seni dibutuhkan metode penciptaan yang dilakukan dengan eksplorasi, perancangan, dan pewujudan. Sedangkan metode pendekatan yang digunakan yaitu estetika dan ergonomi. Proses pembuatan karya dibutuhkan adanya metode pengumpulan data yang diambil melalui buku, maupun internet, sedangkan pengumpulan data dengan cara studi pustaka. Hasil karya yang dibuat adalah 6 busana kasual wanita yang dipadupadankan dengan batik kontemporer dengan warna yang cenderung memiliki warna yang sama dengan jajanan tradisional kip

    Memperkuat Konflik Karakter Utama Melalui Penggunaan Ritme Lambat Dalam Editing Film Fiksi "Anak Jerapah"

    No full text
    Skripsi penciptaan ini berjudul Memperkuat Konflik Karakter Utama Melalui Penggunaan Ritme Lambat Dalam Editing Film Fiksi “Anak Jerapah”. Film “Anak Jerapah” menceritakan tentang Ruth seorang penjaga playground anak-anak yang sedang mengalami masalah keuangan sebagai konsekuensi biaya pendaftaran kerjanya di Jakarta. Di tengah kesulitannya, Ruth diminta ayahnya, Tono, untuk mengurus adik tirinya, Krisna. Ruth mengalami konflik internal dan eksternal akibat tekanan situasi dan dilema yang dihadapinya, yang menjadi inti dari perjalanan emosionalnya. Penerapan ritme lambat dalam editing digunakan untuk memberikan ruang pada ekspresi karakter dan memperdalam momen emosional, melalui pacing, timing, jeda pemotongan, dan durasi shot yang diperpanjang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ritme lambat berperan penting dalam membentuk dinamika emosional dan memperkuat konflik. Ritme lambat memberikan ruang bagi perkembangan kondisi emosional karakter utama secara lebih jelas, serta membangun ketegangan yang dialami Ruth sepanjang film

    0

    full texts

    49,728

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    opac.isi.ac.id
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇