Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan
Not a member yet
    101 research outputs found

    Kecenderungan perilaku seksual pranikah pada mahasiswa: Peran harga diri dan kebutuhan afiliasi

    Get PDF
    Mahasiswa dengan harga diri yang rendah dapat dikatakan hampir tidak memiliki konsep hidup yang baik, sehingga mahasiswa akan mudah melakukan perilaku seksual pranikah. Mahasiswa yang melakukan hubungan seksual sebelum adanya ikatan pernikahan cenderung menginginkan kedekatan dan hubungan afiliasi dengan siapapun. Dengan demikian tujuan pada penelitian ini adalah untuk menguji hubungan antara harga diri dan kebutuhan afiliasi dengan kecenderungan perilaku seksual pranikah pada mahasiswa.  Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain korelasi. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa dan mahasisiwi Universitas XXX di Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 370 mahasiswa. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah skala harga diri, skala kebutuhan afiliasi, dan skala perilaku seksual pranikah. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan korelasi bivariat dari Rank Spearman karena uji asumsi normalitas belum terpenuhi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan negatif antara harga diri dengan kecenderungan perilaku seksual pranikah pada mahasiswa dan terdapat hubungan positif antara kebutuhan afiliasi dengan kecenderungan perilaku seksual pranikah pada mahasiswa.

    Stres akademik pembelajaran daring selama pandemi Covid-19 pada mahasiswa

    Get PDF
    Sektor pendidikan merupakan salah satu yang terdampak Pandemi Covid-19. Melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, pemerintah menginstruksikan Perguruan Tinggi untuk menyelenggarakan pembelajaran jarak jauh dalam skema dalam jaringan (online) yang dinilai menjadi solusi efektif untuk menunjang pembelajaran ditengah pandemi. Namun, sejumlah tantangan yang dihadapi mahasiswa selama pembelajaran daring menyebabkan tekanan psikologis, seperti stres akademik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat stres mahasiswa selama pembelajaran daring. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif, menggunakan skala academic stress inventory dalam pengumpulan data terhadap 100 mahasiswa yang mengikuti pembelajaran daring melalui teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebanyak 91% mahasiswa memiliki tingkat stres akademik dalam kategori sedang selama mengikuti pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19, sedangkan sebanyak 8% dalam kategori tinggi dan hanya sebanyak 1% yang mengalami stres akademik dalam kategori rendah. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa secara dominan mahasiswa mengalami stres, namun pada tataran yang cukup ringan (sedang)

    Sexting terhadap kelekatan romantis pada dewasa awal di Kota Bandung

    Get PDF
    Kelekatan romantis merupakan kelekatan antara individu dengan pasangannya dalam suatu hubungan romantis yang terbentuk dari refleksi pola kelekatan yag dimiliki. Untuk sebagian orang, sexting merupakan bentuk lain dari komunikasi yang memikat dalam sebuah hubungan, terutama untuk sebagian orang yang memiliki anxious attachments. Dalam hal ini sexting diidentifikasi sebagai salah satu cara komunikasi antar pasangan yang dilakukan sebagai upaya agar hubungan tetap berjalan dan dapat mengurangi kecemasan yang dialami. Namun demikian, penelitian sejenis ini masih sangat jarang ditemui di Indonesia, oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara sexting terhadap kelekatan romantis dewasa awal di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional.Teknik pengambilan sampel menggunakan quota sampling dengan 767 sampel dewasa awal laki-laki dan perempuan dengan rentang usia 20-27 tahun, belum menikah dan berdomisili di Kota Bandung. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil analisis menunjukan koefisien regresi R=0,168 dan taraf signifikansi sebesar p=0,000 (p<0,05). Berdasarkan perolehan tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara sexting terhadap kelekatan romantis. Sumbangan efektif dari sexting terhadap kelekatan romatis adalah sebesar 2,8%

    Kesejahteraan psikologis, kualitas kehidupan kerja dan keterikatan kerja pegawai BNPP

    Get PDF
    Bekerja sebagai pegawai BNPP khususnya sebagai anggota tim SAR yang memiliki pekerjaan berisiko tinggi berpeluang besar membuat pegawai mengalami disengage. Disengage yang dialami pegawai akan berdampak pada burnout, turnover, rendahnya kinerja pribadi bahkan performa organisasi. Dengan demikian, mengetahui faktor yang memiliki hubungan dengan keterikatan kerja merupakan sesuatu yang penting agar dapat meminimalisir terjadinya disengage pegawai BNPP. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kesejahteraan psikologis dan kualitas kehidupan kerja dengan keterikatan kerja pegawai BNPP. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian ini adalah pegawai BNPP DIY dan Jawa Tengah yang memiliki masa kerja minimal satu tahun. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling, yaitu menggunakan pegawai BNPP yang bekerja di bidang Operasi Pencarian Pertolongan dan Kesiapsiagaan atau biasa disebut dengan Tim SAR dari wilayah kerja DIY dan Jawa Tengah dengan total sampel sebanyak 88 orang pegawai. Alat ukur yang digunakan meliputi tiga skala, yaitu UWES modifikasi, skala kesejahteraan psikologis, dan WRQoL. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukkan perolehan koefisien regresi sebesar R=0,415 dengan p=0,00 (p<0,001), artinya terdapat hubungan yang sangat signifikan antara kesejahteraan psikologis dan kualitas kehidupan kerja dengan keterikatan kerja. Selanjutnya, hasil penelitian menunjukan adanya korelasi antara kesejahteraan psikologis dan keterikatan kerja sebesar rxy=0,285 dengan p=0,004 (p<0,001). Begitupula adanya korelasi antara kualitas kehidupan kerja dan keterikatan kerja, yaitu sebesar rxy=0,403 dan p=0,000 (p<0,001). Penelitian ini menyimpulkan bahwa secara simultan dan parsial bahwa kesejahteraan psikologis dan kualitas kehidupan kerja memiliki hubungan dengan keterikatan kerja pegawai BNPP

    Calling dan cinta pekerjaan sebagai faktor yang mempengaruhi keterikatan kerja anggota Polri

    Get PDF
    Tuntutan tugas dan tingginya beban kerja anggota polisi bukanlah sesuatu yang dapat dipandang sebelah mata. Mengingat bahwa hal tersebut dapat berdampak pada tingginya tingkat stres dan berpotensi besar mempengaruhi performa anggota dalam bekerja, termasuk keterikatan dengan pekerjaan yang mereka lakukan. Oleh karena itu, melakukan kajian yang berhubungan dengan keterikatan kerja di dalam lingkup anggota Polri merupakan sesuatu yang penting, agar dapat diketahui faktor apa saja yang berkemungkinan memiliki pengaruh terhadap keterikatan kerja anggota, agar ke depan dapat menjadi alternatif rekomendasi bagi institusi terkait untuk terus dapat melakukan antisipasi dalam mempertahankan keterikatan kerja anggota Polri. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan menguji secara empirik pengaruh calling dan cinta pekerjaan terhadap keterikatan kerja anggota Polri. Metode pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain crossectional study. Populasi pada penelitian ini adalah anggota polisi yang masih aktif bekerja dan memiliki masa kerja minimal satu tahun. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive, dan untuk memenuhi karakteristik purposive tersebut maka penelitian ini menggunakan sampel anggota Polisi yang berada di bawah wilayah Polda Metro Jaya. Total sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 430 anggota polisi. Metode pengambilan data pada penelitian ini menggunakan Utrecht Work Engagement Scale (UWES) yang telah dimodifikasi, skala calling, dan skala cinta pekerjaan. Teknik yang digunakan untuk pengolahan data pada penelitian ini adalah analisis regresi berganda. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan perolehan R=0,644, F=151,449 (p<0,01), sehingga dapat disimpulkan bahwa secara simultan calling dan cinta pekerjaan memiliki pengaruh terhadap keterikatan kerja anggota polri

    Dukungan keluarga dalam penanganan ODGJ

    Get PDF
    Kesehatan jiwa masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang signifikan di dunia, termasuk di Indonesia. Prevalensi gangguan jiwa berat, seperti skizofrenia mencapai sekitar 400 ribu orang atau sebanyak 1,7 per 1000 penduduk (Riskesdas 2018). Tingginya angka pasien/ klien yang menderita gangguan jiwa, sementara terbatasnya jumlah tenaga medis, obat-obatan dan tempat pengobatan umum bagi penderita gangguan jiwa menyebabkan dukungan keluarga menjadi sangat dibutuhkan untuk optimalisasi kesembuhan ODGJ. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana dukungan keluarga terhadap gangguaan jiwa yang diderita oleh pasien/klien. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Partisipan pada penelitian ini adalah dua keluarga yang telah mendampingi pasien ODGJ lebih dari 10 tahun dan dan tenaga kesehatan, dalam hal ini yaitu satu orang psikolog dan satu orang perawat yang telah mendampingi ODGJ lebih dari 10 tahun. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keluarga memegang peranan terbesar dalam upaya peningkatan kesehatan jiwa pasien/klien. Keluarga juga menjadi agen perubahan layanan dukungan yang memberikan kontribusi menyeluruh baik menggantikan peran nakes di RS maupun perawatan dan pendampingan psikologis selama di rumah. Hal yang dapat dilakukan keluarga adalah “mencarikan” shelter jika memungkinkan untuk memberikan kecukupan fisik, selanjutnya adalah psikis. Keluarga merupakan pertahanan pertama dan pemberi dukungan terbesar untuk ODGJ diterima dan dimanusiakan

    Hubungan antara loneliness dan konformitas dengan kecenderungan perilaku bullying pada remaja

    Get PDF
    Bullying merupakan salah satu permasalahan serius, terutama di lingkungan sekolah, karena mampu mempengaruhi anak-anak dan remaja. Bullying juga memiliki efek jangka pendek dan panjang pada pelaku, korban, termasuk mereka yang melihat peristiwa bullying tersebut. Dengan demikian, memahami faktor apa saja yang berhubungan erat dengan kecenderungan bullying di kalangan remaja merupakan sesuatu yang penting agar dapat melakukan pencegahan munculnya perilaku tersebut.  Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara loneliness dan konformitas dengan kecenderungan perilaku bullying pada remaja.  Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif korelasional. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas XII SMA “Y” di Yogyakarta. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 138 siswa yang diperoleh dengan teknik cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan dalam mengumpulkan data meliputi skala loneliness, skala konformitas, dan skala kecenderungan perilaku bullying. Selanjutnya analisis data dilakukan dengan teknik analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) ada hubungan yang sangat signifikan antara loneliness dan konformitas dengan kecenderungan perilaku bullying, 2) ada hubungan positif yang sangat signifikan antara loneliness dengan kecenderungan perilaku bullying, 3) ada hubungan positif yang sangat signifikan antara konformitas dan kecenderungan perilaku bullying. Penelitian ini menyimpulkan bahwa secara simultan dan parsial bahwa loneliness dan konformitas memiliki hubungan dengan kecenderungan perilaku bullying

    Konflik peran ganda dan stres kerja karyawati yang bekerja di Bank XXX Kanca Dharmasraya

    Get PDF
    Bekerja sebagai karyawan Bank merupakan salah satu pekerjaan yang cukup banyak diminati masyarakat. Hal tersebut dikarenakan selain bergengsi, gaji yang didapatkan juga relatif besar dan berbanding lurus dengan tuntutan kerja yang diemban karyawan, yang kemudian berpotensi besar pula untuk mengalami stres dalam bekerja. Khususnya bagi karyawati, mengingat secara empirik salah satu hasil penelitian sebelumnya menjelaskan bahwa karyawan wanita yang bekerja di Bank memiliki tingkat stres yang lebih tinggi dibandingkan dengan karyawan pria. Oleh karena itu, untuk melakukan antisipasi tingginya tingkat stres yang dialami oleh karyawati yang bekerja di perbankan, maka penting untuk menguji hubungan antara konflik peran ganda dengan stres kerja karyawati yang bekerja di Bank, mengingat penelitian ini masih sangat jarang ditemui dalam konteks perbankan. Dengan demikian penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara konflik peran ganda dengan stres kerja karyawati yang bekerja di Bank XXX Kanca Dharmasraya. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 31 orang. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala konflik peran ganda dan skala stres kerja. Hasil analisis data menunjukkan besarnya koefisien korelasi sebesar r=0,609 dengan taraf signifikan p=0,000 (p<0,01), sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang sangat signifikan dengan arah positif antara konflik peran ganda dengan stres kerja karyawati yang bekerja di Bank XXX Kanca Dharmasraya

    Efektivitas nature sound terhadap penurunan insomnia

    Get PDF
    Tidur merupakan kebutuhan yang sangat penting karena memiliki manfaat yang besar bagi individu. Sementara, terdeteksi sebanyak 30% penduduk di dunia menderita insomnia yang merupakan gangguan tidur dengan penderita terbanyak dibandingkan dengan gangguan tidur lainnya. Begitupula di Indonesia sendiri terdapat sebanyak 10% penduduk mengalami insomnia. Dengan demikian dibutuhkan suatu intervensi untuk mengatasi permasalahan tersebut, dan nature sound diasumsikan merupakan salah satu alternatif untuk mengatasinya. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pemberian nature sound terhadap penurunan insomnia. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuasi dengan desain one group pretest-posttest. Sampel pada penelitian ini adalah 12 orang dewasa awal yang memiliki usia 21-24 tahun, memiliki gangguan insomnia, berstatus sebagai mahasiswa dan pegawai yang berdomisili di kota Makassar. Gangguan insomnia pada penelitian ini diukur dengan menggunakan Insomnia Severity Index (ISI). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Wilcoxon yang dioperasikan melalui aplikasi SPSS 25.0 for windows. Hasil uji hipotesis pada penelitian ini menunjukkan ada perbedaan tingkat insomnia sampel saat sebelum mendengarkan nature sound dengan setelah mendengarkan nature sound. Selanjutnya penelitian ini menyimpulkan bahwa mendengarkan nature sound dapat menurunkan tingkat insomnia individu

    Hubungan antara efikasi diri dan burnout pada perawat RSUD Kota Soe Kabupaten Timor Tengah Selatan

    Get PDF
    Perawat merupakan profesi yang memiliki risiko mengalami burnout. Hal ini dikarenakan tugas rutin dan tuntutan pekerjaan untuk bertindak cepat dalam upaya penyelamatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara simultan hubungan antara efikasi diri dan dukungan sosial keluarga dengan burnout perawat di Rumah Sakit. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain korelasi. Sampel penelitian ini adalah 30 orang perawat Rumah Sakit Umum Daerah Kota Soe yang diperoleh melalui teknik simple random sampling. Variabel pada penelitian diukur dengan menggunakan skala efikasi diri, skala dukungan sosial keluarga dan skala burnout. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis regresi berganda dengan bantuan SPSS versi 16.0 for windows. Hasil analisis data menunjukkan adanya hubungan yang sangat signifikan antara efikasi diri dan dukungan sosial keluarga dengan burnout perawat. Hasil analisis dengan korelasi product moment Pearson juga menjelaskan ada hubungan negatif yang sangat signifikan antara efikasi diri dengan burnout perawat dan sumbangan efektifnya sebesar 7,556%. Selanjutnya, adanya hubungan negatif yang sangat signifikan antara dukungan sosial keluarga dengan burnout perawat dan sumbangan efektifnya sebesar 16,51%. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa secara simultan ada hubungan antara efikasi diri dan dukungan sosial keluarga dengan burnout perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Soe

    88

    full texts

    101

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇