Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang

repository.poltekkes-smg.ac.id
Not a member yet
    28611 research outputs found

    ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. N G1P0A0 UMUR 20 TAHUN DI PUSKESMAS BRANGSONG 02 KABUPATEN KENDAL

    No full text
    Kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir yaitu suatu keadaan yang fisilogis, tetapi dalam prosesnya terdapat kemungkinan yang dapat mengancam jiwa ibu dan bayi bahkan dapat menyebabkan kematian. Sehingga diperlukan upaya pencegahan terjadinya kematian ibu dan bayi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menekan jumlah AKI dan AKB dengan menerapkan asuhan komprehensif atau continuity of care.Penulisan dalam laporan tugas akhir ini berbentuk studi kasus dengan menggunakan pendekatan 7 langkah manajemen kebidanan menurut Varney dan didokumentasikan dalam metode SOAP. Hasil dari penyusunan laporan ini didapatkan diagnosa Ny. N G1P0A0 umur 20 tahun usia kehamilan 37 minggu normal. Dalam asuhan kehamilan tidak terdapat kesenjangan. Asuhan persalinan tidak terdapat kesenjangan. Asuhan nifas dan KB tidak terdapat kesenjangan. Asuhan bayi baru lahir ditemukan kesenjangan yaitu panjang badan, lingkar kepala dan lingkar dada tidak memenuhi kriteria ciri bayi normal. Kesimpulan dari penyusunan laporan tugas akhir ini yaitu terdapat kesenjangan antara teori dan praktik dalam asuhan pada Ny. N. Saran untuk Ny. N agar selalu memenuhi kebutuhan ASI eksklusif pada bayinya selama 6 bulan dengan tanpa tambahan makanan apapun

    PROSEDUR PEMERIKSAAN MRI BRAIN DENGAN SEKUEN 3D AXIAL SUSCEPTIBILITY WEIGHTED ANGIOGRAPHY (SWAN) KLINIS TUMOR OTAK DI INSTALASI RADIOLOGI RSUP DR. KARIADI SEMARANG

    No full text
    Tumor otak adalah pertumbuhan jaringan abnormal yang perlahan akan menekan jaringan sekitar dan menganggu fungsi otak. Sekuen 3D Axial Susceptibility Weighted Angiography (SWAN) adalah sekuen berbasis 3D multi echo yang dikembangkan oleh GE Healthcare, memanfaatkan kecenderungan susceptibility jaringan, sehingga memiliki sensitivitas tinggi dalam mendeteksi perdarahan dan kalsifikasi pada tumor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pemeriksaan MRI Brain, alasan penggunaan sekuen 3D Axial SWAN, dan hasil informasi diagnostik yang didapatkan dengan menggunakan sekuen 3D Axial SWAN di Instalasi Radiologi RSUP Dr. Kariadi Semarang.Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah tiga pemeriksaan MRI Brain klinis tumor otak di Instalasi Radiologi RSUP Dr. Kariadi Semarang. Responden penelitian adalah satu orang dokter spesialis radiologi, tiga orang radiografer, dan satu orang dokter pengirim. Aktivitas analisis data dilakukan dengan model interaktif.Hasil penelitian menyatakan bahwa prosedur pemeriksaan MRI Brain dengan klinis tumor otak di Instalasi Radiologi RSUP Dr. Kariadi Semarang menggunakan sekuen Sagital T1, Sagital T2, Axial T1, Axial T2, Axial T2 FLAIR, Axial DWI B-1000, 3D Axial SWAN, 3D Axial TOF 4 Slabs, Coronal T2, Sagital T1 Kontras, Axial T1 Kontras, dan Coronal T1 Kontras. Posisi pasien supine dengan orientasi head first, kepala true AP, menggunakan head coil, dan landmark pada glabella. Alasan digunakannya sekuen 3D Axial SWAN karena dinilai informatif dalam menampakkkan perdarahan dan kalsifikasi, serta memiliki detail yang tinggi dalam menampakkan pembuluh darah. Informasi diagnostik yang didapatkan dengan sekuen 3D Axial SWAN berupa microbleeds yang ditandai dengan blooming artifact mendukung gambaran meningioma pada pasien

    PELAYANAN KELUARGA BERENCANA (KB) PADA MASA PANDEMI COVID-19

    No full text
    Pelayanan Keluarga Berencana (KB) adalah upaya untuk mengatur kelahiran anak, jarak, usia ideal melahirkan, mengatur kehamilan dengan bertanggung jawab untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas. Kurangnya perhatian terhadap pelayanan KB di masa pandemi membuat pelayanan kontrasepsi yang diberikan kepada masyarakat menjadi kurang optimal. Kurangnya informasi terkait dengan regulasi membuat masyarakat enggan untuk melakukan pelayanan di fasilitas kesehatan. Hal tersebut ditunjukan oleh menurunnya presentase penggunaan KB dari tahun 2021 di Provinsi Jawa Tengah sebesar 1,02 persen.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelayanan Keluarga Berencana.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan studi kasus. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara dengan Kepala Puskesmas Kalikajar, staff, dan bidan Puskesmas Kalikajar serta, 10 akseptor MKJP, 10 akseptor suntik, dan 10 akseptor pil yang berada di wilayah Kerja Puskesmas Kalikajar kabupaten Purbalingga.Peneliti menemukan hasil bahwa Puskesmas Kalikajar melakukan pelayanan KB sesuai dengan peraturan dari Kementerian kesehatan dan SE kepala BKKBN tahun 2020. Pelayanan yang dilakukan adalah pelayanan menurut zona daerah yang dibagi menjadi 4 zona yaitu hijau, kuning, orange, dan merah. Namun pada prakteknya pembagian pelayanan dikelompokan menjadi 2 yaitu zona hijau-kuning dan orange-merah sesuai dengan SOP Puskesmas Kalikajar yang telah disesuaikan dengan peraturan dari Kementerian Kesehatan mengenai zona, standar pelayanan, dan standar penggunaan alat perlindungan diri.Puskesmas Kalikajar sudah menerapkan kebijakan sesuai dengan SOP dan melakukan penyesuaian kebijakan dengan baik. Namun, penyebaran informasi kurang diperhatikan kepada masyarakat yang tidak bisa menjangkau media online sehingga perlu diperhatikan untuk penyebaran media kepada masyarakat secara menyeluruh

    GAMBARAN PRAKTIK PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MPASI) PADA BALITA USIA 6-24 BULAN

    No full text
    MP-ASI merupakan makanan tambahan pendamping ASI yang diberikan kepada balita usia 6-24 bulan untuk memenuhi kebutuhan gizinya. Usia 6-24 bulan merupakan masa emas bagi anak karena pertumbuhan dan perkembangannya sangat cepat. Kekurangan zat gizi pada balita dapat menyebabkan gizi buruk seperti stunting dan berat badan rendah. Seperti yang terjadi di gemawang terdapat 122 balita stunting dan 14 balita sangat rendah berat badannya. Kelas balita di Puskesmas Gemawang telah melakukan penyuluhan tentang MP-ASI diharapkan ibu dapat memberikan MP-ASI secara tepat.Tujuan penelitian yaitu untuk memberikan gambaran praktik pemberian MP-ASI pada balita usia 6-24 bulan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan sampel sebanyak 31 ibu yang memiliki balita usia 6-24 bulan.Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar ibu sudah tepat dalam memberikan MP-ASI yaitu sebanyak 67,7 % responden tepat dalam memberikan bentuk MP-ASI sesuai usia anak, sebanyak 93,5 % responden tepat dalam memberikan frekuensi MP-ASI, sebanyak 67,7 % responden tepat dalam memberikan jumlah MP-ASI, dan sebanyak 61,3 % responden tepat dalam memberikan variasi menu MP-ASI. Harapannya dengan praktik pemberian MP-ASI baik dapat mencegah anak dari masalah giz

    EFEKTIVITAS PIJAT PERINEUM TERHADAP RUPTUR PERINEUM

    No full text
    Angka Kematian Ibu (AKI) adalah salah satu indikator untuk menentukan derajat kesehatan ibu. Penyebab kematian ibu adalah perdarahan. Salah satu penyebab perdarahan adalah robeknnya jalan lahir (ruptur perineum). Ruptur perineum disebabkan oleh bebarapa faktor antara faktor maternal, faktor janin, dan faktor penolong. Ruptur perineum dapat dicegah dengan berbagai macam cara salah satunya pijat perineum pada ibu hamil trimester III dan senam hamil sangat efektif untuk mengurangi terjadinya ruptur perineum terutama pada tulang panggul ibu yang akan melebar demi mempersiapkan proses persalinan. Tujuan dari penelitian adalah ini untuk mengetahui efektivitas pijat perineum dan senam hamil terhadap ruptur perineum. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan eksperimen semu (Quasy Experiment) dengan desain non equivalent control group design (posttest only control grup design). Populasi pada penelitian ini adalah ibu bersalin, teknik sampling menggunakan teknik Purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 18 responden kelompok perlakuan (pijat perineum dan senam hamil) dan 18 responden kelompok kontrol (senam hamil) yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen penelitian menggunakan observasi terstruktur dengan lembar observasi kejadian ruptur perineum. Data analisis menggunakan Mann Whitney dengan hasil nilai p value 0,000 (p value?0,05) sehingga Ho ditolak artinya terdapat efektivitas pijat perineum dan senam hamil terhadap ruptur perineum. Pemijatan perineum dan senam hamil yang dapat membantu melunakkan jaringan perineum dan otot dasar panggul sehingga jaringan tersebut akan membuka tanpa resistensi pada saat persalinan, untuk mempermudah lewatnya bayi. Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan tenaga kesehatan dan masyarakat lebih meningkatkan lagi pemahaman tentang pemijatan perineum melalui pendidikan kesehatan sebagai upaya pencegahan ruptur perineu

    ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. M UMUR 25 TAHUN DI PUSKESMAS PAGERUYUNG KABUPATEN KENDAL

    No full text
    Tingginya angka kematian ibu dan bayi membutuhkan upaya kesehatan yang komprehensif. Upaya percepatan penurunan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) dilakukan untuk menjamin semua ibu mampu mengakses pelayanan kesehatan yang berkualitas. Continuity of care adalah asuhan kebidanan yang diberikan secara menyeluruh dan diberikan dalam bentuk penerapan fungsi, kegiatan, dan tanggungjawab bidan dalam memberikan pelayanan kepada klien. Tujuan penulisan studi kasus ini adalah memberikan asuhan yang komprehensif mulai dari ibu hamil, bersalin, nifas dan kelurga berencana, serta bayi baru lahir.Penulisan karya ilmiah ini disusun menggunakan metode penelitian deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus menurut kerangka pikir Varney dengan dokumentasi SOAP di Puskesmas Pageruyunng Kabupaten Kendal pada Ny. M G2P1A0.Hasil asuhan kebidanan komprehensif yang diperoleh pada kehamilan normal tanpa adanya penyulit, persalinan berjalan secara fisiologis, pemantauan nifas dan bayi baru lahir fisiologis tanpa adanya kelainan, penyulit, ataupun komplikasi serta alat kontrasepsi yang direncanakan yaitu suntik 3 bulan. Kesimpulan dari asuhan kebidanan yang diberikan secara menyeluruh pada Ny. M umur 25 tahun G2P1A0 usia kehamilan 39 minggu dengan kehamilan normal. Persalinan yang dilakukan dengan asuhan persalinan normal dilanjutkan dengan pemantauan masa nifas dan bayi baru lahir yang berjalan normal. Saran diharapkan bagi tenaga kesehatan dapat meningkatkan dan mempertahankan mutu pelayanan kesehatan sesuai dengan standar asuhan terutama dalam hal pemeriksaan penunjang yang dilakukan terhadap ibu hamil

    GAMBARAN POLA KONSUMSI NATRIUM PADA REMAJA HIPERTENSI DI SMA NEGERI 2 UNGARAN

    No full text
    Latar belakang : Hipertensi menempati proporsi terbesar dari seluruh PTM yang telah dilaporkan, yaitu sebesar 70%. Pola makan adalah salah satu faktor penyebab hipertensi. Konsumsi tinggi natrium dapat mengakibatkan penyempitan diameter arteri sehingga menjadikan jantung memompa lebih keras mengakibatkan tekanan darah meningkat. Survey pendahuluan yang dilakukan sebelum penelitian mendapatkan hasil 3 siswa dari 45 siswa yang memiliki tekanan darah tinggi. Tujuan penelitian: Mengetahui gambaran pola makan pada remaja hipertensi di SMA Negeri 2 Ungaran, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang.Metode penelitian: Penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah siswa kelas 11 SMAN 2 Ungaran dengankriteria pengukuran tekanan darah berada pada P95-P99 dan tidak merokok yaitu sejumlah 15 orang yang dilakukan dengan total sampling. Pengambilan data meliputi pengukuran tekanan darah melalui pengukuran langsung dengan menggunakan tensi digital, tinggi badan melalui pengukuran langsung dengan mikrotoa, berat badan melalui pengukuran langsung dengan menggunakan timbangan digital, pola makan dengan menggunakan form SQ-FFQ melalui wawancara untuk mengetahui pola konsumsi natrium.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan responden sering mengonsumsi makan sumber natrium yaitu roti sebanyak 33,3%, biscuit 33,3%, sosis 33,3%, kecap 66,7%, saos sambal 66,7%, ciki 73,3%, dan kentang goreng 13,3% dengan frekuensi konsumsi rata rata yaitu 3-6 kali/minggu.Simpulan : Frekuensi konsumsi bahan makanan sumber tinggi natrium pada penelitian ini menjadi salah satu faktor penyebab hipertensi pada remaja

    PENGARUH MEDIA EDUKASI "EDUCARD" TERHADAP PENGETAHUAN, POLA MAKAN, DAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH PADA REMAJA PUTRI OBESITAS

    No full text
    Latar Belakang : Obesitas merupakan faktor risiko anemia pada remaja putri. Peningkatan jaringan adiposa menyebabkan kadar hepsidin meningkat dan mengganggu penyerapan zat besi dan diperburuk oleh rendahnya kualitas diet akibat kurangnya pengetahuan gizi. Edukasi gizi merupakan salah satu upaya meningkatkan pengetahuan dan perilaku remaja putri obesitas. Educard merupakan media edukasi yang dapat meningkatkan perhatian dan keterlibatan peserta.Tujuan : Mengetahui pengaruh edukasi gizi menggunakan media educard terhadap pengetahuan, pola makan, dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri obesitas.Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian True Experiment, menggunakan rancangan pretest post test control group design. Jumlah subjek penelitian pada masing-masing kelompok adalah 21 sampel. Kelompok intervensi diberikan edukasi menggunakan educard dan kelompok kontrol diberikan edukasi dengan ceramah. Data pengetahuan, pola makan, dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah diperoleh melalui kuesioner.Hasil : Terdapat peningkatan rerata skor pengetahuan pada kelompok intervensi dari 30,48+11,28 menjadi 83,24+6,27, sedangkan pada kelompok kontrol terjadi peningkatan rerata dari 33,33+7,30 menjadi 71,62+11,51 dan secara statistik ada pengaruh edukasi gizi menggunakan educard terhadap pengetahuan gizi (p0,0,5).Kesimpulan : Edukasi gizi menggunakan media educard berpengaruh dalam peningkatan pengetahuan gizi, namun tidak berpengaruh terhadap pola makan dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah.Kata kunci : Pengetahuan, pola makan, kepatuhan, anemia, obesitas, educard

    4

    full texts

    28,611

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    repository.poltekkes-smg.ac.id
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇