Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang

repository.poltekkes-smg.ac.id
Not a member yet
    28611 research outputs found

    ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. M USIA 27 TAHUN DI PUSKESMAS WINDUSARI KABUPATEN MAGELANG

    No full text
    Keluarga berperan dalam optimalisasi pertumbuhan, produktivitas, serta perkembangan anggota keluarga melalui pemenuhan kebutuhan nutisi serta pemenuhan kebutuhan kesehatan. (Kemenkes RI 2020). Selama periode 2015-2019 angka kematian ibu di Jawa Tengah mengalami penurunan dari 111,16 menjadi 76,9 per 100.000 kelahiran hidup (Dinkes Jawa Tengah 2019).Tujuan pembuatan laporan tugas akhir ini, adalam mampu memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif sejak masa kehamilan, bersalin, nifas, KB pascasalin, dan bayi baru lahir dengan menggunakan metode pendokumentasian berbentuk SOAP.Hasil studi kasus diperoleh diagnosa Ny. M G2P1A0 usia kehamilan 38+3 minggu fisiologis. Persalinan fisiologis pada usia kehamilan 39+4 minggu, yang diikuti dengan nifas fisiologis, bayi baru lahir fisiologis, dan konseling kontrasepsi pasca salin. Pada nifas dan BBL tidak ditemukan kesenjangan teori dengan penatalaksanaan. Pengkajian data pada Asuhan Kehamilan Normal ditemukan kesenjangan pemberian tablet zat besi. Penatalaksanaan pada persalinan telah sesuai langkah-langkah Asuhan Persalinan Normal, namun terdapat kesenjangan dimana penolong tidak menggunakan APD secara lengkap.Kesimpulan dari laporan tugas akhir ini adalah penatalaksanaan asuhan kebidanan kehamilan, persalinan, nifas, BBL, serta KB pasca salin pada studi kasus Ny. M telah dilaksanakan dan didokumentasikan menggunakan metode SOAP dengan asuhan Continuity of Care. Terdapat kesenjangan antara teori dengan penatalaksanaan di lahan yaitu penggunaan APD yang tidak lengkap pada saat menolong persalinan dan pemberian tablet zat besi

    PROSEDUR PEMERIKSAAN MRI KNEE JOINT PADA KASUS RUPTUR ANTERIOR CRUCIATE LIGAMENT (ACL) DI INSTALASI RADIOLOGI RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO

    No full text
    Latar Belakang: Ruptur anterior cruciate ligament (ACL) merupakan robekan pada ligament yang mengakibatkan ketidakstabilan sendi. Protokol pemeriksaan MRI knee joint pada kasus ruptur ACL di Instalasi Radiologi RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto yaitu axial PD TSE FS, coronal PD TSE, coronal PD TSE FS, sagittal T2 TSE FS, sagittal PD TSE, coronal T2 ME3D WE, sagittal PD SPACE FS iso. Tujuan penelitian untuk mengetahui prosedur pemeriksaan MRI knee joint pada kasus ruptur ACL di Instalasi Radiologi RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto dan alasan penggunaan sekuen coronal T2 ME3D WE.Metode: Jenis penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan dari bulan Maret sampai Mei 2022 di Instalasi Radiologi RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan model interaktif.Hasil: Hasil penelitian menyatakan prosedur pemeriksaan MRI knee joint pada kasus ruptur ACL adalah mengisi form screening, melepaskan semua benda logam, memakai baju pasien, BAK sebelum pemeriksaan, pemberian headphone dan emergency buzzer. Posisi pasien supine (feet first), knee yang sakit diletakkan di knee coil, isocenter pada pertengahan coil. Kemudian registrasi pasien dan pemilihan sekuen, hasil citra yang diberikan yaitu cetak meniscus, sagittal PD + T2 FS, coronal PD + PD FS. Alasan menggunakan sekuen coronal T2 ME3D WE karena gambaran cairan pada patologi ruptur ACL akan tampak hyperintense.Kesimpulan: Prosedur pemeriksaan MRI knee joint pada kasus ruptur ACL terdiri dari persiapan pasien, posisi pasien, registrasi pasien, pemilihan sekuen, proses filming. Sekuen coronal T2 ME3D WE dapat membantu dalam penegakkan diagnosis ruptur ACL

    ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY R UMUR 25 TAHUN DI PUSKESMAS KEBASEN KABUPATEN BANYUMAS

    No full text
    Pendahuluan : Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator untuk melihat keberhasilan upaya kesehatan ibu. Angka Kematian Bayi (AKB) menggambarkan tingkat permasalahan kesehatan masyarakat yang berkaitan dengan faktor penyebab kematian bayi, tingkat pelayanan antenatal, status gizi ibu hamil, tingkat keberhasilan program KIA dan KB, serta kondisi lingkungan dan sosial ekonomi. Diharapkan penulis dapat memberikan asuhan kebidanan yang komprehensif pada Ny. R umur 25 tahun di Puskesmas Kebasen.Metode : Penulisan Laporan Tugas Akhir ini dalam bentuk studi kasus dengan menggunakan pendekatan kebidanan 7 langkah varney dan catatan perkembangan dalam bentuk SOAP.Hasil : Hasil studi kasus ini diperoleh diagnosa G1P0A0 usia kehamilan 37 minggu fisiologis, dengan keluhan nyeri punggung bagian bawah, dengan proses persalinan yang diikuti masa nifas fisiologis dan bayi baru lahir fisiologis. Pada asuhan kebidanan kehamilan terdapat kesenjangan yaitu pada pengukuran berat badan dan tinggi fundus uteri, pada proses persalinan di temukan kesenjangan pada penggunaan APD, penambahan pembukaan serviks. Pada asuhan kebidanan nifas tidak ditemukan kesenjangan, pada bayi baru lahir tidak ditemukan kesenjangan.Kesimpulan : Kesimpulan dari hasil studi kasus ini yaitu pada penerapan asuhan kebidanan komprehensif terdapat beberapa kesenjangan antara teori dan praktik di lahan. Saran bagi bidan untuk melaksanakan asuhan sesuai dengan standar yang telah di tetapkan

    ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. U UMUR 25 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MAYONG I KABUPATEN JEPARA

    No full text
    Ibu dan anak merupakan anggota keluarga yang perlu mendapatkan prioritas dalam penyelenggaraan upaya kesehatan, untuk melihat keberhasilan upaya kesehatan ibu dapat dilihat melalui AKI dan AKB. Saat ini, AKI dan AKB masih belum mencapai target SDGs 2030 sehingga masih dibutuhkan berbagai upaya untuk menurunkan AKI dan AKB. Salah satu upaya untuk menurunkan AKI dan AKB yaitu dengan cara melakukan asuhan Continuity Of Care (COC). Asuhan COC ini mampu meningkatkan kesehatan ibu dan bayi, ibu akan merasa aman dan tenang sebab kesehatan ibu dan bayi selalu terpantau dan ibu pun mendapat banyak pengetahuan.Tujuan dari penulisan ini yaitu memberikan asuhan komprehensif dimulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas dan pelayanan KB, serta BBL dan neonatus yang sesuai dengan standar asuhan pelayanan kebidanan pada Ny. U di Puskesmas Mayong I Kabupaten Jepara. Metode yang digunakan dalam studi kasus laporan ini adalah dengan pendekatan manajemen kebidanan Varney menggunakan metode pendokumentasian SOAP. Studi kasus asuhan kebidanan komprehensif ini diperoleh hasil Ny. U umur 25 tahun merupakan ibu hamil fisiologis, keluhan nyeri punggung sudah teratasi. Persalinan hingga nifas tanpa penyulit maupun komplikasi dan Ny. U berencana untuk menggunakan KB suntik 3 bulan. By. Ny. U juga merupakan bayi baru lahir dan neonatus fisiologis tanpa adanya penyulit maupun komplikasi. Kesimpulan dari asuhan kebidanan secara komprehensif melalui studi kasus yaitu semua proses kehamilan, persalinan, nifas dan KB, serta BBL pada Ny. U dan bayinya adalah fisiologis. Saran untuk asuhan ini adalah penulis dapat mengembangkan ilmunya dalam melakukan asuhan kebidanan komprehensif untuk menurunkan AKI dan AKB

    ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF NY S UMUR 25 TAHUN DI PUSKESMAS KEMBARAN 1

    No full text
    AKI adalah rasio kematian ibu selama masa kehamilan, persalinan dannifas yang disebabkan oleh kehamilan, persalinan, dan nifas atau pengelolaannyatetapi bukan karena sebab-sebab lain seperti kecelakaan atau terjatuh di setiap100.000 Kelahiran Hidup (KH). Sedangkan Angka Kematian Bayi (AKB) adalahjumlah bayi yang meninggal sebelum sebelum mencapai usia 1 tahun yang dinya?takan dalam 1.000 kelahiran hidup atau usia 0-12 bulan dalam kurun waktu setahun.Penulisan Laporan Tugas Akhir ini dalam bentuk studi kasus denganmenggunakan pendekatan kebidanan 7 langkah varney dan catatan perkembangandalam bentuk SOAP.Hasil studi kasus ini diperoleh diagnosa G1P0A0 usia kehamilan 39+1minggu fisiologis tidak ada keluhan, proses persalinan fisiologis yang diikuti masa nifas fisiologis tanpa keluhan, dan bayi baru lahir fisiologis..Kesimpulan dari hasil studi kasus ini adanya kesenjangan pada kala II yaitu terkan penggunaan APD, pada kala IV terdapat kesenjangan yaitu padapenerapan lidocain, pada KN I dan KN II terdapat kesenjangan pada berat badan bay

    ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. H UMUR 24 TAHUN DI PUSKESMAS LUMBIR KABUPATEN BANYUMAS

    No full text
    Angka Kematian Ibu (AKI) Jawa Tengan Tahun 2020 meningkat dibanding AKI tahun 2019, sejak tahun 2014 s.d 2020 AKI dari 126,55/100.000 kelahiran hidup (KH) menurun menjadi 76,93/100.000 KH kemudian terjadi peningkatan pada tahun 2020 menjadi 98,6/100.000 KH kasus kematian ibu sehingga mengakibatkan AKI meningkat. Tujuan pembuatan laporan tugas akhir ini agar penulis dapat melakukan asuhan yang berkesinambungan dan berkualitas berupa asuhan kebidanan yang diberikan secara komprehensif menggunakan pendekatan manajemen kebidanan dengan memberikan asuhan kebidanan pada ibu hamil, bersalin, nifas dan neonatus. Dasar Laporan Tugas Akhir ini dalam bentuk studi kasus denganmenggunakan pendekatan kebidanan 7 langkah varney dan catatan perkembangandalam bentuk SOAP. Hasil studi kasus ini diperoleh diagnosa G1P0A0 usia kehamilan 39 minggu fisiologis tidak ada keluhan, proses persalinan fisiologis yang diikuti masa nifas fisiologis tanpa keluhan, dan neonatus fisiologis.Pada asuhan kebidanan kehamilan ditemukan kesenjangan antara teoridengan praktik yaitu terkait dengan ukuran TFU tidak sesuai usia kehamilan. Padapersalinan ditemukan kesenjangan yaitu penggunaan APD yang kurang lengkap. Pada masa nifas tidak ditemukan adanya kesenjangan, sedangkan pada kunjungan neonatus tidak terdapat kesenjangan.Kesimpulan dari hasil studi kasus ini yaitu pada penerapan asuhan kebidanan komprehensif terdapat beberapa kesenjangan antara teori dan praktik dilahan. Saran bagi bidan untuk tetap melaksanakan asuhan sesuai dengan standaryang telah ditetapkan dan menggunakan APD sesuai dengan protokol kesehatanCovid-19

    PROSEDUR PEMERIKSAAN COLON IN LOOP PEDIATRIK PADA KLINIS HIRSCHSPRUNG DISEASE DI INSTALASI RADIOLOGI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH GAMBIRAN KOTA KEDIRI

    No full text
    Prosedur pemeriksaan colon in loop pediatrik pada klinis hirschsprung disease menurut Lampignano dan Kendrick (2018) serta Sahu et al. (2017) menggunakan media kontras barium sulfat. Hasil penelitian The American College of Radiology (2016) dan Steyern et al. (2013) menyarankan menggunakan media kontras water soluble. Pemeriksaan di Instalasi Radiologi RSUD Gambiran Kota Kediri pada pemasukan media kontrasnya menggunakan water soluble dicampur aquabides yang ditambah barium sulfat. Pemeriksaan dilakukan dengan menggunakan modalitas pesawat sinar-X konvensional tanpa dilengkapi fluoroskopi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pemeriksaan colon in loop pada klinis hirschsprung disease dan alasan penggunaan media kontras water soluble dicampur aquabides yang ditambah barium sulfat, serta informasi diagnostik yang dihasilkan.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang dilakukan dengan observasi langsung, wawancara dengan tiga radiografer, dokter Spesialis Radiologi, dan dokter pengirim. Data selanjutnya dianalisis menggunakan model interaktif.Hasil penelitian menunjukkan prosedur pemeriksaan colon in loop pediatrik pada klinis hirschsprung disease di Instalasi Radiologi RSUD Gambiran Kota Kediri dilakukan menggunakan media kontras water soluble dicampur aquabides dan ditambah sejumput barium sulfat dengan teknik pemeriksaan dimulai dari pengambilan foto polos abdomen dan pemasukan media kontras sebanyak dua kali sejumlah 100cc melalui kateter yang dimasukkan ke anus. Pemasukan pertama sebanyak 50cc diikuti foto lateral dan pemasukan kedua sebanyak 50cc diikuti foto AP. Alasan menggunakan media kontras water soluble yang dicampur aquabides dan ditambah barium sulfat merupakan kreativitas agar gambaran colon desenden dan colon sigmoid yang mengalami pelebaran lebih opaque sehingga mempermudah dokter Spesialis Radiologi maupun dokter pengirim dalam membaca hasil radiograf

    ANALISIS INFORMASI DIAGNOSTIK CITRA MSCT THORAX POTONGAN AXIAL DENGAN VARIASI KERNEL PADA WINDOWING LUNG KASUS TUMOR PARU

    No full text
    Menurut teori protokol pemeriksaan MSCT Thorax pada indikasi tumorparu menggunakan kernel standard (WW: 1500, WL: -700) sedangkan padaRSUD RAA Soewondo protokol pemeriksaan MSCT Thorax kasus tumor parumenggunakan kernel lung (WL: -600, WW: 1600). Sampai sekarang belum pernahmelakukan variasi kernel. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaaninformasi diagnostik citra MSCT Thorax dengan variasi kernel potongn axial padawindowing lung serta mengetahui variasi kernel yang lebih optimal dalammenampilkan informasi diagnostik citra MSCT Thorax kasus tumor paru.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekataneksperimental. Sampel berjumlah 10 sampel dengan pasien tumor paru. Raw datayang telah didapatkan direkonstruksi dengan menggunakan 3 variasi kernelkemudian diambil 2 slice axial yang mewakili kriteria anatomi yang akan dinilaiyaitu bronchus, parenkim paru, batas pleura dengan mediastinum, dan lesi. Datayang telah didapat dinilai oleh dokter spesialis radiologi menggunakan kuisionerdengan teknik skoring kemudian di analisis dengan menggunakan uji beda statistikfriedman test.Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan variasi kernel padawindowing lung terhadap informasi citra MSCT Thorax kasus tumor paru denganhasil p-valu

    ASUHAN KEBIDANAN KOMPERHENSIF PADA NY. IUMUR 27 TAHUN DI UPTD PUSKESMAS JEPON KABUPATEN BLORA

    No full text
    Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan SemarangProgram Studi Kebidanan Blora Program Diploma Tiga2022ABSTRAKAnis Fitrotun Nada1, Dina Dewi Anggraini2Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny. I umur 27 tahun di Puskesmas Jepon, Kecamatan Jepon, Kabupaten Bloraxiii+123hal+7 tabel+8 lampiranBidan sebagai salah satu profesi tertua di dunia memiliki peran sangat penting dan strategis dalam penurunan AKI dan AKB serta penyiapan generasi penerus bangsa yang berkualitas, melalui pelayanan kebidanan yang bermutu dan berkesinambungan. Asuhan komprehensif adalah asuhan yang dilakukan secara menyeluruh dari asuhan kehamilan, persalinan, nifas, KB, dan BBL (bayi baru lahir).Penulisan Laporan Tugas Akhir ini dalam bentuk studi kasus dengan menggunakan pendekatan proses kebidanan menggunakan 5 langkah varney, dengan pendokumentasian dalam bentuk SOAP.Hasil Studi Kasus ini diperoleh dengan diagnosis Ny. I G2P1A0 39 minggu kehamilan fisiologis, dengan keluhan nyeri punggung, dengan persalinan fisiologis diikuti oleh periode postpartum fisiologis dengan kebutuhan pendidikan kesehatan mengenai keluarga berencana yang aman untuk ibu menyusui, dan bayi yang baru lahir secara fisiologis.Dalam asuhan kehamilan terdapat kesenjangan pada kenaikan berat badan yang kurang, yaitu 4 kg. Pada asuhan persalinan, nifas dan KB, serta BBL tidak ditemukan kesenjangan antara teori dan praktik.Kesimpulan dari studi kasus ini yaitu penulis mampu melakukan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. I dan terdapat kesenjangan pada asuhan kehamilan. Asuhan yang diberikan telah sesuai dengan kebutuhan klien dan berdasarkan evidence based________________________________________Kata kunci: Asuhan Kebidanan Kehamilan, Nifas, BBL, KBPustaka: 65 pustaka (2014 s/d 2022

    4

    full texts

    28,611

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    repository.poltekkes-smg.ac.id
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇