Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang

repository.poltekkes-smg.ac.id
Not a member yet
    28611 research outputs found

    ASUHAN KEPERAWATAN HIPOVOLEMIA PADA AN. R DAN AN. Y DENGAN GASTROENTERITIS AKUT DI RUANG SEKARJAGAD RSUD BENDAN KOTA PEKALONGAN

    No full text
    Latar Belakang : Gastroenteritis merupakan penyakit yang banyak disebabkan salah satunya karena perilaku hidup yang kurang memperhatikan dalam menjaga kebersihan. Gastroenteritis terjadi karena faktor infeksi dan faktor non infeksi, misalnya anak bermain lalu anak makan dan belum mencuci tangannya, sehingga makanan masuk bersama dengan bakteri, dimana bakteri masuk berkembang di usus dan menginfeksi usus, kemudian dapat memunculkan terjadinya hiperperistaltik, lalu muncul terjadinya peningkatan percepat kontak makanan dan air dengan mukosa usus yang dapat menyebabkan penyerapan air dan elektrolit terganggu. Maka perlu untuk melakukan pencegahan dini penyakit gastroenteritis dengan cara menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.Tujuan : Dalam karya tulis ilmiah ini bertujuan untuk menggambarkan asuhan keperawatan hipovolemia pada pasien anak dengan gastroenteritis akut di Ruang Sekarjagad RSUD Bendan Kota PekalonganMetode : Dalam memberikan asuhan keperawatan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus dan menggunakan proses pendekatan keperawatan sampling yang digunakan meliputi 2 klien. Hasil : Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3 kali pertemuan pada kedua responden telah didapatkan hasil bahwa kedua responden telah mengalami peningkatan kebutuhan cairan dan status cairan membaik.Saran : Diharapkan perawat dapat memberikan kontribusi dalam peningkatan kualitas pelayanan asuhan keperawatan hipovolemia pada anak dengan gastroenteritis akut

    ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.Y UMUR 21 TAHUN DI WILAYAH PUSKESMAS BANJAREJO KECAMATAN BANJAREJO KABUPATEN BLORA

    No full text
    Bencana non alam yang disebabkan oleh Covid-19 telah berdampak pada pelayanan maternal dan neonatal. Untuk mendukung kesehatan ibu hamil sampai nifas dan bbl, perlu adanya peningkatan kualitas pelayanan asuhan kebidanan secara berkesinambungan sejak hamil sampai nifas serta BBL. Penulisan Laporan Tugas Akhir ini dalam bentuk studi kasus dengan menggunakan pendekatan asuhan kebidanan secara komprehensif menggunakan 5 langkah varney dan metode SOAP. Hasil studi kasus diperoleh Ny.Y G1P0A0 kehamilan ?38?^(+5)minggu fisiologis dengan keluhan nyeri punggung. Pada kehamilan penulis memberi asuhan mekanika tubuh dan senam hamil. Persalinan fisiologis penulis memberi asuhan dukungan suami pada kala I, posisi miring pada kala II, Inisiasi Menyusui Dini (IMD) pada kala III serta melanjutkan menyusui pada kala IV. Nifas fisiologis penulis memberi asuhan putih telur pada KF 1, perawatan payudara pada KF 2, perawatan bayi pada KF 3, dan konseling alat kontrasepsi pada KF 4. Bayi baru lahir fisiologis penulis memberi asuhan rawat gabung pada BBL usia 1 jam, perawatan tali pusat pada KN 1, pemberian ASI secara on demand pada KN 2, dan konseling imunisasi dasar lengkap pada KN 3.Dalam asuhan kehamilan tidak ada kesenjangan dalam memberikan asuhan, pada asuhan persalinan tidak ada kesenjangan dalam memberikan asuhan, pada asuhan nifas dan KB tidak terdapat kesenjangan, dilanjut dengan bayi baru lahir tidak terdapat kesenjangan.Kesimpulan dari hasil studi kasus yaitu pelaksanaan asuhan kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir tidak ada kesenjangan dalam asuhan. Kondisi ibu dan bayi sehat dan asuhan yang diberikan efektif

    ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK PNEUMONIA DENGAN FOKUS STUDI PEMENUHAN KEBUTUHAN OKSIGENISASI

    No full text
    Latar belakang : Pneumonia merupakan infeksi saluran pernafasan akut yang sering terjadi pada balita usi

    ASUHAN KEPERAWATAN KETIDAKSEIMBANGAN NUTRISI KURANG DARI KEBUTUHAN TUBUH PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI RUMAH SAKIT DR. M. ASHARI PEMALANG

    No full text
    Diabetes Melitus adalah sekelompok kelainan heterogen yang ditandai oleh kenaikan kadar glukosa dalam darah atau hiperglikemia yang terjadi karena kegagalan sekresi insulin atau penggunaan insulin dalam metabolism yang tidak adekuat yang mengakibatkan antibiotic, oksigen, zat makanan dan suplay nutrisi lainya sulit untuk didistribusikan ke sel atau jaringan tubuh, sehingga dapat menyebabkan masalah keperawatan seperti ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh. Tujuan : Karya tulis ilmiah ini bertujuan untuk menggambarkan asuhan keperawatan ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh pada pasien diabetes melitus. Metode : Metode yang digunakan dalam melakukan asuhan keperawatan adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus (case study) dan proses keperawatan komprehensif dimana kegiatan ini diawali dengan melakukan pengkajian kepada pasien, analisa data dan menentukan diagnose keperawatan, membuat perencanaan tindakan asuhan keperawatan, melaksanakan implementasi sesuai perencanaan, dan melakukan evaluasi keperawatan mengenai respon pasien diabetes melitus dengan fokus studi defisit nutrisi. Sampel pada penelitian ini berjumlah dua pasien yang dipilih sesuai kriteria inklus

    ASUHAN KEPERAWATAN HAMBATAN BERJALAN PADA PASIEN STROKE NON HEMORAGIK DI RUANG ARUMDALU RSUD BUMIAYU

    No full text
    Latar belakang: Stroke merupakan penyakit pada otak yang dapat mengakibatkan terhentinya suplai darah ke otak karena perdarahan atau sumbatan dengan ditandai adanya gejala lumpuh sesaat atau lemas dan dapat menyebabkan hilangnya kesadara serta kematian. Stroke diklasifikasikan menjadi dua, yaitu stroke hemoragik dan stroke non hemarogik. Stroke dapat menyebabkan komplikasi yaitu kelumpuhan. Kelumpuhan dapat ditandai dengan kelemahan salah satu tubuh yang dapat menyebabkan ketidakseimbangan dan kesulitan saat berjalan karena gangguan pada koordinasi gerak, kekuatan otot dan keseimbangan.Metoda: Penyusunan karya tulis ilmiah ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus dan menggunakan 2 subyek penelitian.Hasil: Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 x 24 jam didapatkan hasil kedua klien memiliki masalah hambatan berjalan akibat Stroke Non Hemoragik. Simpulan: Kondisi klien 1 belum membaik sehingga masih memerlukan tindakan keperawatan selanjutnya sedangkan klien 2 kondisi kesehatannya membaik dan boleh pulang dai Rumah Sakit. Kata kunci: Hambatan berjalan, Stroke Non Hemoragi

    ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN HIPERTENSI DENGAN FOKUS STUDI INTOLERANSI AKTIVITAS DI RUANG TERATAI RSUD DR. R. SOETIJONO BLORA

    No full text
    Latar Belakang : Dengan meningkatnya usia harapan hidup penduduk Indonesia, maka dapat diperkirakan angka kejadian penyakit degeneratif akan meningkat. Berdasarkan hasil Riskedas 2018, disebutkan bahwa prevalensi hipertensi berdasarkan hasil pengukuran pada penduduk usia 18 tahun adalah 34,1%, tertinggi di Kalimantan Selatan (44,1%), sedangkan terendah di Papua (22,2%). ). Diperkirakan jumlah kasus hipertensi di Indonesia adalah 63.309.620 orang, sedangkan angka kematian di Indonesia akibat hipertensi adalah 427.218 kematian. Hipertensi terjadi pada kelompok usia 31-44 tahun (31,6%), 45-54 tahun (45,3%), usia 55-64 tahun (55,2%). Dari prevalensi hipertensi sebesar 34,1% diketahui 8,8% terdiagnosis hipertensi dan 13,3% penderita hipertensi tidak minum obat dan 32,3% tidak minum obat secara teratur. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar penderita hipertensi tidak mengetahui bahwa dirinya menderita hipertensi sehingga tidak mendapatkan pengobatan. Metode : Metode yang digunakan dalam memberikan asuhan keperawatan adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada pasien hipertensi dengan intoleransi aktivitas. Sampling yang digunakan meliputi 2 pasien yang dirawat di Ruang Teratai RSUD dr. R Soetijono Blora.Hasil : Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3x24 jam didapatkan hasil pada pasien 1 dan pasien 2 menunjukkan peningkatan dalam beraktivitas hingga evaluasi hasil yang didapatkan yaitu masalah teratasi sebagian.Simpulan : Pentingnya untuk memilih dan memberikan tahapan kebutuhan kegiatan, edukasi dan perhatian terhadap keselamatan pasien. Saran : Pasien dapat melakuan tindakan keperawatan yang telah diajarkan oleh tenaga kesehatan secara mandiri

    ASUHAN KEPERAWATAN NYERI POST SECTIO CAESAREA ATAS INDIKASI PREEKLAMSIA DI RSUD BENDAN KOTA PEKALONGAN

    No full text
    Latar belakang penyebab utama dari kematian ibu hamil adalah komplikasi, salah satunya tekanan darah tinggi selama kehamilan (preeklamsia dan eklamsia). Untuk menghindari kematian ibu hamil yang disebabkan oleh adanya komplikasi, salah satu caranya yaitu dengan persalinan Sectio Caesarea (SC) yang merupakan persalinan untuk mengaluarkan bayi secara buatan, melewati suatu insisi yang dibuat di dinding perut serta dinding rahim. Proses persalinan SC dapat menimbulkan rasa nyeri, dan berakibat terjadinya perubahan kontinuitas pada jaringan karena tindakan pembedahan. Penanganan Nyeri dapat diatasi dengan teknik farmakologi dan nonfarmakologi seperti relaksasi dan teknik distraksi. Tujuan dari penelitian ini yaitu melaksanakan asuhan keperawatan nyeri pada 2 klien post Sectio Caesarea (SC) atas indikasi Preeklamsia di RSUD Bendan Kota Pekalongan. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif dalam bentuk studi kasus dimana pendekatan yang digunakan adalah pendekatan dengan dua subjek penelitian yang sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Hasil yang didapatkan setelah dilakukan tindakan keperawatan pada kedua klien yaitu adanya penurunan skala nyeri, pada klien I dari skala nyeri 6 menjadi 3 dan pada klien 2 dari skala nyeri 5 menjadi 2, serta kedua klien menyatakan adanya kenyamanan setelah diberikan teknik non farmakologi (teknik relaksasi nafas dalam dan teknik distraksi dengan berdzikir)

    OPTIMASI PEMERIKSAAN MSCT ABDOMEN DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK BOLUS TRACKING PADA KASUS HEPATOCELLULAR CARCINOMA

    No full text
    Hepatocellular carcinoma (HCC) is the five most common malignant tumor, and the mortality rate ranks third among all malignant tumors. HCC is a primary malignant tumor of the liver arising from hepatocytes. This pathological condition can be diagnosed using MSCT. The contrast media injection technique used in the diagnosis of HCC is the bolus tracking technique. This study aims to determine the optimization and use of scan delay with the best HU value on abdominal MSCT examination using the bolus tracking technique in HCC cases.This study is a type of qualitative research with a literature review approach to optimization and the use of scan delay with the best HU value on abdominal MSCT examination using the bolus tracking technique in HCC cases. Search articles in this study using several databases, namely Google Scholar, PubMed, and Proquest using the keywords MSCT Abdomen, Hepatocellular Carcinoma, Bolus Tracking Technique. From this search, 7 relevant articles were obtained.The result of this study is the optimization of the abdominal MSCT examination by using the bolus tracking technique in HCC cases, namely increasing lesion detection by producing maximum contrast enhancement. Meanwhile, scan delay and HU value using bolus tracking technique for HCC for performance is in the late arterial phase using a scan delay of 5 seconds and a HU value of 100

    4

    full texts

    28,611

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    repository.poltekkes-smg.ac.id
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇