Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang

repository.poltekkes-smg.ac.id
Not a member yet
    28611 research outputs found

    ASUHAN KEPERAWATAN RISIKO KETIDAKSTABILAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE II DI RSUD DR. R GOETENG TAROENADIBRATA PURBALINGGA

    No full text
    Diabetes Melitus (DM) merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik Hiperglikemia dan Hipoglikemia atau kenaikan dan penurunan yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau kedua-duanya

    ASUHAN KEPERAWATAN GANGGUAN INTEGRITAS KULIT PADA ANAK PENYAKIT SKABIES DI DESA SALEM

    No full text
    Latar Belakang : Skabies dapat menyerang siapa saja dengan risiko lebih tinggi pada masyarakat yang hidup di lingkungan padat penghuni dan sering kontak langsung seperti di penjara, panti asuhan, dan pondok pesantren. Orang dewasa jarang mengalami skabies di bagian atas leher, tetapi tungau dapat menyerang anak di setiap permukaan tubuh. Tungau dapat hidup pada tubuh individu yang tidak mendapatkan terapi atau yang memiliki hygiene yang buruk.Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan menggunakan pendekatan asuhan keperawatan gangguan integritas kulit yang melibatkan dua (2) responden yang kasusnya sama.Hasil : Berdasarkan pengelolaan keperawatan yang diberikan selama 5 hari pada anak penyakit skabies, didapatkan masalah keperawatan gangguan integritas kulit belum teratasi semua karena belum mencapai target yang harus tercapai.Simpulan : Asuhan keperawatan gangguan integritas kulit pada anak skabies melalui edukasi perawatan kulit dapat mengurangi angka kejadian skabies, dan dapat meningkatkan tingkat pengetahuan tentang kesehatan pada dirinya, namun butuh waktu lama untuk mendapatkan hasil yang lebih signifikan

    PENGELOLAAN PADA PASIEN DENGAN KERUSAKAN INTEGRITAS KULIT AKIBAT ULKUS DIABETES MELITUS DI RUANG ICU RSU SIAGA MEDIKA PURBALINGGA

    No full text
    AbstrakLatar belakang: Diabetes melitus adalah suatu penyakit akibat gangguan metabolik dimana tubuh tidak mampu mengendalikan jumlah glukosa dalam darah. Salah satu komplikasi pada penyakit DM adalah ulkus DM. yang dapat menyebabkan komplikasi neuropati (kerusakan saraf), infeksi, dan kerusakan integritas kulit. Kondisi terparah dari ulkus DM yaitu dapat dilakukan tindakan amputasi dan dapat menyebabkan kematian. Oleh karena itu, penderita ulkus DM memerlukan perawatan luka secara intesif dan manajemen pengobatan yang tepat agar tidak memperparah luka sehingga kerusakan integritas kulit dapat teratasi. Tujuan karya tulis ini adalah untuk menggambarkan pengelolaan pada pasien dengan kerusakan integritas kulit akibat ulkus diabetes melitus di ruang ICU RSU Siaga Medika Purbalingga.Metoda: Penyusunan karya tulis ilmiah ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan pendekatan studi literatur dan menggunakan 2 subyek penelitian.Hasil: Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 x 24 jam didapatkan hasil kedua klien memiliki masalah kerusakan integritas kulit akibat ulkus DM. Simpulan: Kondisi luka pada kedua klien tidak membaik sehingga diperlukan tindakan amputasi

    ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DALAM PEMEUHAN KEBUTUHAN RASA NYAMAN: NYERI PADA PENDERITA ARTRITIS RUMATOID DI PUSKESMAS SRONDOL

    No full text
    ABSTRAKLatar Belakang : Penyakit Artritis Reumatoid merupakan suatu gangguan autoimun yang dapat menyebabkan peradangan dan pembengkakan pada lapisan sendi (synovium) seperti sendi-sendi di tangan dan kaki serta dapat menyebar ke bagian lutut, siku, pinggul dan bahu. Gejala pada penyakit Artritis Reumatoid ini menurut kriteria dari American Rhematism Assiciantion (ARA) salah satunya yaitu terjadi kekakuan pada pagi hari di daerah persendian sekurang-kurangnya 1 jam sebelum kembali pulih serta dengan timbulnya nyeri. Kondisi nyeri inilah yang dapat mempengaruhi perasaan tidak nyaman pada pasien. Penatalaksaan nyeri dapat dilakukan dengan cara non farmakologis yaitu kompres hangat. Kompres hangat ini dapat mengurangi nyeri serta memberikan rasa kenyamanan pada klien dengan menggunakan cairan atau alat yang dapat memberikan rasa hangat pada bagian tubuh yang memerlukan.Tujuan : Melakukan asuhan keperawatan keluarga tentang pemenuhan kebutuhan rasa nyaman pada anggota keluarga yang menderita Artritis Reumatoid di wilayah kerja Puskesmas Srondol.Metode : Metode dalam penulisan laporan karya tulis ilmiah ini menggunakan metode deskriptif dengan 2 responden yang sesuai dengan subject studi kasus.Hasil : Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 4 hari pada kedua klien didapatkan hasil nyeri pada kedua klien berkurang setelah di kompres hangat.Simpulan : Nyeri yang di rasakan kedua klien dapat mereda dengan penggunaaan kompres hangat.Saran : Dengan penelitian ini penulis berharap dapat bermanfaat bagi pihak institusi pendidikan, peneliti selanjutnya, pelayanan kesehatan, klien dan keluarga

    PENGELOLAAN GANGGUAN POLA TIDUR MENGGUNAKAN SENAM YOGA PADA IBU HAMIL TRIMESTER 3

    No full text
    ABSTRAKLatar belakang: Ibu hamil trimester 3 akan mengalami salah satu gangguan yaitu penurunan kualitas tidur akibat perubahan fisiologis dan psikologisnya. Menurut WHO, hampir 20% kematian ibu hamil disebabkan oleh kurangnya tidur yang terjadi di negara berkembang. Penatalaksanaan keperawatan yang dilakukan dengan cara non farmakologi yaitu senam yoga. Tujuan: Mendeskripsikan pengelolaan gangguan pola tidur menggunakan senam yoga pada ibu hamil trimester 3.Metode penelitian: Metode penelitian yang diterapkan adalah bentuk penelitian studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan. Hasil: Masalah gangguan pola tidur pada ibu hamil trimester 3 telah teratasi dengan data subjektif pasien mengatakan tidur/istirahat sudah terasa nyaman dan nyenyak serta dibuktikan dengan pengisian kuisioner PSQI dengan skor yang awalnya tinggi menjadi skor rendah.Simpulan: Penulis telah melakukan tindakan keperawatan sesuai dengan Nursing Intervention Classification (NIC) selama empat kali kunjungan dengan hasil masalah gangguan pola tidur teratasi sebagian. Namun tetap disarankan bagi klien untuk melanjutkan tindakan keperawatan secara mandiri dan berkala sehingga gangguan pola tidur pada klien dapat teratasi secara maksimal

    ASUHAN KEPERAWATAN GANGGUAN POLA TIDUR PADA IBU POST SECTIO CAESAREA DI RSUD BENDAN KOTA PEKALONGAN

    No full text
    Latar Belakang Sectio caesarea merupakan pembedahan guna untuk mengeluarkan janin dengan berat diatas 500 gram melalui suatu insisi dinding abdomen dengan sayatan dirahim dalam kondisi utuh. Resiko dari persalinan SC lebih besar dari persalinan normal. Salah satu masalah yang muncul yaitu gangguan pola tidur.Upaya pemenuhan istirahat tidur dengan tehnik non farmakologi yaitu relaksasi nafas dalam dan terapi berzikir dan mendengarkan murotal. Tujuan Karya tulis ilmiah ini untuk menggambarkan asuhan keperawatan gangguan pola tidur pada ibu post sectio caesarea. Metode yang digunakan pada laporan karya tulis ilmiah ini yaitu metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus dengan Teknik wawancara,observasi partisipatif,pemeriksaan fisik,studi dikumentasi,studi kepustakaan. Hasil Setelah dilakukan asuhan keperawatan pada kedua klien didapatkan hasil gangguan pola tidur klien teratasi dibuktikan dengan klien sudah dapat tidur dan kualitas tidurnya sudah meningkat, terlihat kehitaman pada mata berkurang, terlihat wajah klien tampak segar. Saran Salah satu upaya untuk mengatasi gangguan pola tidur yaitu dapat dilakukan tehnik relaksasi nafas dan melakukan berzikir, mendengarkan murotal untuk mrngurangi kecemasan dan pikiran yang stress dan dapat membuat tubuh menjadi rileksKata kunci: gangguan pola tidur, post sectio caesarea, upaya pemenuhan istirahattidu

    ASUHAN KEPERAWATAN DEFISIT PENGETAHUAN TENTANG NUTRISI PADA IBU POST SECTIO CAESAREA DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BENDAN KOTA PEKALONGAN

    No full text
    Latar Belakang: Kebutuhan nutrisi adalah kebutuhan yang sangat penting bagi ibu post sectio caesarea. Salah satu fenomena yang sering dijumpai pada ibu post sectio caesarea yaitu kesalahan informasi atau persepsi mengenai nutrisi. Pengaruh lingkungan dan sosial budaya menjadi salah satu faktor yang menyebabkan ibu nifas menjalankan perilaku yang tidak sesuai dengan anjuran. Akibat yang ditimbulkan apabila ibu tidak tahu nutrisi yang seharusnya dikonsumsi yaitu ibu nifas akan mengalami kekurangan nutrisi sehingga berisiko pada pemulihan serta penyembuhan luka operasi. Tujuan: Mengetahui asuhan keperawatan defisit pengetahuan tentang nutrisi pada ibu post sectio caesarea. Metode: Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif. Hasil: Hasil dari penelitian ini yaitu masalah sudah teratasi, dibuktikan dengan meningkatnya pengetahuan nutrisi Ny. S dari 40% menjadi 86,6% dan Ny. T dari 46% menjadi 100%. Simpulan: Pengetahuan nutrisi responden meningkat setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang nutrisi dengan alat bantu leaflet. Saran: Klien dan keluarga diharapkan dapat terus menerapkan pengetahuan nutrisi dalam memenuhi kebutuhan nutrisi pada masa nifas

    4

    full texts

    28,611

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    repository.poltekkes-smg.ac.id
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇