Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang

repository.poltekkes-smg.ac.id
Not a member yet
    28611 research outputs found

    PENGELOLAAN KETIDAKPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN HIPERTENSI

    No full text
    AbstrakLatar Belakang : Penyakit tidak menular adalah penyakit katastropik yang bukan disebabkan oleh infeksi kuman salah satunya adalah penyakit Darah Tinggi. Faktor yang menjadi resiko terjadinya hipertensi, seperti jenis kelamin, usia, obesitas, merokok dan kurang aktivitas fisik. Tekanan darah tinggi menyebabkan meningkatnya resiko terhadap stroke, gagal jantung, serangan jantung dan kerusakan ginjal. Faktor yang berhubungan dengan ketidakpatuhan pengobatan dipengaruhi oleh 2 faktor, yaitu faktor eksternal dan internal.Metode: Desain penelitian yang digunakan pada laporan kasus ini adalah desain penelitian deskriptif dan menggunakan 2 subjek penelitian.Hasil : Setelah dilakukan pengkajian pada 2 responden ditemukan bahwa 2 responden memiliki masalah yang sama yaitu memiliki tekanan darah yang tinggi dan ketidakpatuhan minum obat.Kesimpulan : Setelah dilakukan implementasi asuhan keperawatan selama 3 hari, didapatkan bahwa klien 1 dengan poin 2 (belum teratasi) dan klien 2 dengan poin 4 (cukup meningkat)Kata Kunci : Ketidakpatuhan minum obat, Penyakit tidak menular, Hipertens

    ASUHAN KEPERAWATAN MENYUSUI TIDAK EFEKTIF PADA IBU POST SECTIO CAAESAREA DI RUMAH SAKIT DR. M. ASHARIKABUPATEN PEMALANG

    No full text
    Latara Belakang : Persalinan dengan tindakan sectio caesarea dapat menimbulkan masalah pada proses menyusui. Yang disebabkan karena efek dari pembiusan dan nyeri luka operasi. Efek pembiusan dan nyeri akan menyebabkan rangsangan ke hipotalamus, menghambat hormonal dan let down reflex yang menyebabkan menurunya hormon prolaktin dan oksitosin sehingga produksi dan pemancaran ASI terganggu, yang berakibat menuculnya masalah ketidakefektifan dalam menyusui. Apabila masalah tersebut tidak diatasi, maka akan menghambat pemberian ASI eksklusif dan tumbuh kembang bayi akan terganggu. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan asuhan keperawatan menyusui tidak efektif pada ibu post section caesarea di RSUD Dr. M . Ashari kabupaten pemalangMetode : Metode penelitisn ini yang digunakan yaitu metode deskriptif. Hasil : Hasil dari penelitian ini yaitu masalah sudah teratasi, dibuktikan dengan Ny. I dan Ny. A sudah dapat menyusui bayinya secara efektif. Saran : Salah satu upaya dalam mengatasi masalah menyusui tidak efektif yaitu dengan Insisi Menyusui Dini (IMD) meskipun ibu dengan persalinan lancar caesar, dukungan petugas kesehatan, sangat bermakna dalam keberhasilan pemberian ASI

    KAJIAN KINERJA INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH PUSKESMAS CIKEUSAL KIDUL KABUPATEN BREBES TAHUN 2022

    No full text
    Latar Belakang : Limbah yang dikeluarkan fasilitas pelayanan kesehatan dapat menjadi media penyebaran penyakit bagi petugas, pasien maupun masyarakat. Parameter kimia merupakan hal yang dapat mempengaruhi kualitas limbah cair yang dihasilkan beberapa contoh yaitu BOD, COD dan Amoniak. Amoniak merupakan cairan yang mempunyai keraktifan lebih rendah daripada H2O terhadap logam elektropositif serta juga sangat mengganggu baik bagi manusia maupun makhluk hidup lainnya jika kadar amoniak diudara melebihi standar atau baku mutu.Sehingga untuk mengatasi permasalahan limbah cair perkotaan maka dibutuhkan teknologi pengolahan air limbah seperti instalasi pengolahan air limbah (IPAL) biofilter anaerob-aerob. Air limbah yang diolah pada IPAL mengalami berbagai proses pengolahan yang diharapkan air hasil olahan dapat memenuhi standar baku mutu yang telah tetapkan. Tujuan Penelitian : Untuk menganalisis dan mengukur kinerja pengelolaan air limbah di IPAL Puskesmas Cikeusal Kidul Kabupaten Brebes.Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan data diskriptif kuantitatif dimana dalam membahas karakteristik limbah cair, limbah cair sering dibedakan dalam kelompok limbah cair domestik, limbah cair industri, rembesan dan luapan, serta limbah cair dengan mengamati kinerja pengelolaan air limbah puskesmas cikeusal kidul. Hasil Penelitian : Hasil Penelitian ini menunjukan adanya perbedaan dengan penelitian sebelumnya, dimana penelitian ini menunjukan adanya kekurangaan dari segi lokasi IPAL, sehingga perlu adanya perbaikan dalam saluran perpipaan menuju IPAL. Saran dari Penelitian ini yaitu perlunya pengecekan saluran bangunan baru yang dibuat, sehingga setelah IPAL dibuat agar debit air limbah dapat sesuai dengan kriteria IPAL

    HUBUNGAN KONSENTRASI MERKURI (HG) DAN CHEMICAL OXYGEN DEMAND (COD) LIMBAH CAIR TAMBANG EMAS TRADISIONAL DENGAN KEANEKARAGAMAN BENTOS SUNGAI TAJURDESA PANCURENDANG KECAMATAN AJIBARANG KABUPATEN BANYUMASTAHUN 2022

    No full text
    Latar belakang: Desa Pancurendang merupakan desa yang sebagian banyak masyarakatnya bermatapencaharian sebagai penambang emas ataupun pengepul emas. Tambang emas membutuhkan merkuri (Hg) dalam proses pengolahannya. Sehingga menghasilkan air buangan bekas proses tersebut mengandung Merkuri (Hg). Kandungan merkuri tersebut yang dapat mempengaruhi kehidupan biota air atau biodiversitas. Penelitian ini bertujuan untuk hubungan tambang emas tradisional terhadap biota perairan sungai di Desa Pancurendang Kecamatan Ajibarang Kabupaten Banyumas Tahun 2022.Metode penelitian: Observasional dengan pendekatan Cross Sectional dengan titik pengambilan sampel pada tempat penampungan limbah, titi 50 meter sebelum outlet, 0 meter dari outlet, dan 50 meter setelah outlet. Variabel dependen meliputi kadar merkuri, COD, serta indeks diversitas air sungai menggunakan indicator makrozobentos.Hasil penelitian diperoleh rata-rata konsentrasi Merkuti dan COD masing-masing sebesar 0,00069 mg/L dan 58,13 mg.L pada tempat penampungan; 0,000080 mg/L dan 41,43 mg/Luntuk 50 meter sebelum outlet; 0.00061 mg/L dan 71,58 untuk 0 meter dari outlet; dan 0.00011 mg/L dan 82,75 mg/L untuk 50 meter setelah outlet. Kemudian indeks diversitas pada titik 50 meter sebelum outlet sebesar 1,9; titik 0 meter dari outlet sebesar 1,3; dan pada titik 50 meter setelah outlet sebesar 1,2. Simpulan: Ada hubungan keberadaan tambang emas tradisional dengan biota perairan sungai Desa Pancurendang Kecamatan Ajibarang Kabupaten Banyumas. Saran: Perlu diadakan pengendalian dan antisipasi untuk limbah yang dihasilkan dengan IPAL, karena mengingat aktivitas penambangan dilakukan cukup intensif

    FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PRAKTIK IUD PASCA PLASENTA PADA IBU PASCA SALIN

    No full text
    Berdasarkan hasil survey rata-rata cakupan KB Pasca Salin di Indonesia baru mencapai 34,3 % (Profil Kesehatan Indonesia, 2019). Di Kabupaten Banjarnegara KB pasca salin sebanyak sebesar 65,5%, masih jauh untuk mencapai angka yang ditargetkan yaitu 100%. Penggunaan KB IUD Pasca plasenta di Puskesmas Sigaluh 1 menurun dari 31,7 % tahun 2018 menjadi 29,1% pada tahun 2019. IUD merupakan alat kontrasepsi yang aman, efektif dan nyaman bagi sebagian perempuan. Efektifitas pemasangan dini IUD pasca plasenta telah dibuktikan tidak menambah resiko infeksi, perforasi dan perdarahan, kemampuan penolong meletakkan IUD pada fundus memperkecil terjadinya resiko ekspulsi.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Praktik IUD Pasca Plasenta Pada Ibu Pasca Salin.Penelitian dilakukan di Puskesmas Sigaluh 1. Penelitian ini menggunakan Analitik observasional dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah ibu pasca salin di Puskesmas Sigaluh 1. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling. Semua sampel akan diberikan kuisioner tentang pengetahuan, dukungan suami dan mitos KB IUD pasca plasenta.Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan pemasangan KB IUD Pasca Plasenta (p value 0,035), tidak ada hubungan antara dukungan suami dengan pemasangan KB IUD Pasca Plasenta (p value 0,067), dan terdapat hubungan antara mitos dengan pemasangan KB IUD Pasca Plasenta (p value 0,023).Dari hasil penelitian ini diharapkan tenaga kesehatan dan penyuluh KB dapat meningkatkan pengetahuan ibu dan suami agar lebih memahami tentang KB IUD Pasca Plasenta sehingga meningkatkan kemauan ibu untuk bersedia dipasang IUD Pasca Plasenta.Kata kunci : KB IUD Pasca Plasenta, Pengetahuan, Dukungan Suami, Mito

    EFEKTIFITAS ALAT UKUR NABYLE (NAY BABY SCALE) TERHADAP INDIKATOR PENGUKURAN STATUS GIZI BADUTA BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE

    No full text
    Latar Belakang : Pertumbuhan dan perkembangan baduta dapat diketahui dari pengukuran berat badan, panjang badan, lingkar kepala dan juga status gizinya. Pengukuran ini masih dilakukan secara manual dan terpisah sehingga membutuhkan inovasi baru dengan membuat alat rancangan khusus timbangan baduta dengan memanfaatkan sensor load cell dan sensor jarak sharp GP2Y0A21YKOF yang diberi nama Nabyle (Nay Baby Scale). Tujuan : Menghasilkan alat ukur Nabyle yang efektif dalam penentuan status gizi baduta.Metode Penelitian : Research and Development (R&D) dan uji skala kecil menggunakan desain Pre Experiment (One Shot Case Study). Variabel penelitian ini adalah status gizi baduta. Subjek penelitian adalah 1 kelompok eksperimen yang diuji sebelum dan sesudah perlakuan sebanyak 30 orang baduta. Data diuji dengan menggunakan Uji T berpasangan, wilcoxon dan kruskal wallis.Hasil : Alat ukur Nabyle valid digunakan sebagai media penimbangan berat badan, panjang badan dan lingkar kepala dengan nilai rata-rata pengujian alat dibawah 5% yang artinya nilai kalibrasi dari sensitifitas sensor yang digunakan pada alat tersebut valid digunakan. Selain itu dapat menentukan status gizi baduta dengan nilai (p-value 0,235) yang artinya tidak ada perbedaan hasil perhitungan status gizi secara manual dibanding menggunakan alat ukur Nabyle dan juga efisien secara waktu.Kesimpulan : Ditemukannya alat rancangan timbangan baduta yang diberi nama Nabyle yang memberikan hasil yang valid dan cepat dalam pengukuran status gizi baduta

    FAKTOR- FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PERSALINAN PREMATUR

    No full text
    Latar Belakang: Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan indikator kesehatan yang termasuk dalam salah satu target MDGs (Milenium Development Goals). Salah satu tujuan yang dimaksud adalah, pada tahun 2030 Indonesia mampu mengakhiri kematian yang dapat dicegah pada bayi baru lahir dan balita. Persalinan prematur adalahmasalah yang serius karena merupakan salah satu penyebab morbiditas dan mortalitas maternal dan neonatal di Indonesia. Persalinan prematur disebabkan berbagai jenis faktor, diantaranya yaitu usia, paritas, KPD dan preeklampsia.Tujuan:Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara usia, paritas, KPD dan preeklampsia dengan persalinan prematur di RSUD Temanggung.Metode:Penelitian ini menggunakan desain Crosssectionaldengan teknik randomsampling. Subyek penelitian adalah semua ibu bersalin di RSUD Temanggung berjumlah 184 orang. Data diambil dari rekam medik persalinan pada bulan Januari-Maret 2020. Analisis data bivariat menggunakanChi Square.Hasil Penelitian:Hasil analisis statistik yaitu umur ibu OR; 2.344 (95%, CI: 1.060-5.185),paritas OR; 2.894 (95%, CI: 1.362- 6.146), KPD OR; 2.105 (95%, CI: 0.994-4.459), dan preeklampsia OR; 2.965 (95%, CI: 1.384-6.349) memiliki hubunganterhadapkejadian persalinan prematur.Kesimpulan: Ada hubunganantara persalinan prematur dengan faktor usia, paritas, KPD dan preeklampsia.Saran untuk ibu hamil adalah melakukan pemeriksaan kehamilan sesuai rekomendasi pemerintah

    ASUHAN KEPERAWATAN HIPERTERMI PADA ANAK DENGAN BRONKOPNEUMONIA DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA TEGAL

    No full text
    Latar belakang: Bronkopneumonia disebut juga pneumonia lobularis merupakan penyakit saluran pernapasan bagian bawah yang disebabkan karena faktor infeksi bakteri sehingga menyebabkan hipertermi. Pneumonia merupakan penyakit peradangan akut parenkim pada saluran pernafasan bagian bawah yang disebabkan oleh adanya bakteri atau virus yang sering mengganggu pertukaran gas meliputi hipoksemia, gagal respiratorik, efusipleura, empyema, abses paru, dan bakteri.Metoda: Metoda yang digunakan dalam memberikan asuhan keperawatan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Sampling diambil sebanyak 2 klien dengan masalah hipertermi.Hasil: Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3 hari pada kedua klien didapatkan bahwa intervensi yang diberikan menunjukkan masalah teratasi dan teratasi sebagian. Pada klien 1 dan 2 hal ini dibuktikan dari perbedaan suhu hari pertama dan hari ketiga.Simpulan: Pada klien 1 dan klien 2 akan direncanakan pulang setelah di lakukan kolaborasi dengan dokter spesialis anak

    4

    full texts

    28,611

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    repository.poltekkes-smg.ac.id
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇