Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang

repository.poltekkes-smg.ac.id
Not a member yet
    28611 research outputs found

    HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PERILAKU KEPATUHAN PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN PADA WALI MURID SD 1 JEPANG, KECAMATAN MEJOBO, KABUPATEN KUDUS

    No full text
    Pada bulan desember akhir tahun 2019 terjadi suatu wabah yang di duga muncul dari pasar hewan hidup di wilayah Tiongkok . kemudian kasus terbut menular ke berbagai negara termasuk indonesia, untuk menekan kasus tersebut maka pemerintah melakukan vaksinasi dan penerapan protocol kesehatan 5 M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas).Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan pengetahuan dan sikap dengan perilaku kepatuhan penerapan protocol kesehatan di wilayah SD 1Jepang, Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus. Desain penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini sebanyak 142 orang. Sampel yang di gunakan di sebanyak 59 orang dan diambil secara simple random sampling. Data dianalisis menggunakan Chi Square. Dari hasil penelitian di peroleh data karakteristik responden dengan jumlah terbanyak adalah laki - laki (67,8%), golongan usia terbanyak pada umur 21-40 tahun (59,35), Pendidikan terbanyak adalah SMA (83,1%), dan paling banyak responden bekerja sebagai karyawan swasta (84,7%). Hubungan pengetahuan dengan perilaku di dapatkan hasil nilai koefisien korelasi (Correlation Coefficient) adalah sebesar 0,832,nilai p-value adalah sebesar 0,000 (kurang dari 5%). Dan hasil dari hubungan sikap dengan perilaku di dapatkan hasil nilai koefisien korelasi (Correlation Coefficient) adalah sebesar 0,725, nilai p-value adalah sebesar 0,000 (kurang dari 5%).dari kedua hasil tersebut dapat di simpulkan pengetahuan memiliki hubungan dengan perilaku begitu juga sikap dapat mempengaruhi perilaku individ

    ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PAADA NY. M UMUR 26 TAHUN DI UPTD PUSKESMAS TODANAN KECAMATAN TODANAN KABUPATEN BLORA

    No full text
    Proses kehamilan, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir merupakan proses fisiologis. Tinginya AKI dan AKB di Indonesia, hingga tahun 2021 AKI indonesia mengalami penurunan. Asuhan Kebidanan Komprehensif dilakukan mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, dan KB, serta bayi baru lahir merupakan suatu upaya dalam mengatasi tingginya mortalitas ibu dan bayi.Penulisan Laporan Tugas Akhir ini dalam bentuk studi kasus dengan menggunakan pendekatan proses asuhan kebidanan menggunakan 5 langkah varney dan metode SOAP.Hasil studi kasus ini diperoleh diagnosa G2P1A0 usia kehamilan 38 minggu fisiologis, proses persalinan fisiologis yang diikuti masa nifas fisiologis, dan bayi baru lahir fisiologis.Pada asuhan kebidanan kehamilan tidak ditemukan kesenjangan antara teori dan praktik, asuhan kebidanan persalinan terdapat kesenjangan antara teori dan praktik yaitu APD yang digunakan tidak lengkap yaitu tidak memakai pelindung mata. Asuhan kebidanan nifas tidak ditemukan kesenjangan antara teori dan praktik, asuhan kebidanan bayi baru lahir tidak ditemukan kesenjangan antara teori dan paktik.Kesimpulan dari hasil studi kasus ini yaitu pada penerapan asuhan kebidanan komprehensif terdapat beberapa kesenjangan antara teori dan praktik di lahan. Saran bagi bidan untuk tetap melaksanakan asuhan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan dan menggunakan APD sesuai dengan protocol kesehatan Covid-19. Diharapkan laporan tugas akhir ini bermanfaat bagi penulis, tenaga kesehatan, institusi maupun dalam pengembangan IPTE

    ANALISIS PENERAPAN TERHADAP UPAYA PROTEKSI RADIASI DAN BUDAYA KESELAMATAN DI INSTALASI RADIOLOGI RSUD HJ ANNA LASMANAH BANJARNEGARA

    No full text
    Proteksi radiasi harus diterapkan selama pemeriksaan radiologi untuk mencegah efek negatif sinar-X. Beberapa penerapan proteksi radiasi di Instalasi Radiologi RSUD Hj Anna Lasmanah Banjarnegara belum optimal, seperti kelalaian petugas dalam menggunakan film badge, menyalakan lampu peringatan, dan menginstruksikan keluarga pasien untuk keluar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan upaya proteksi radiasi dan budaya keselamatan di Instalasi Radiologi RSUD Hj Anna Lasmanah Banjarnegara. Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan studi dokumentasi untuk mnegumpulkan data. Subjek penelitian sejumlah 11 orang meliputi radiografer, PPR, dan kepala ruang. Upaya proteksi radiasi diterapkan terhadap pasien, masyarakat, dan pekerja. Berdasarkan hasil penelitian, beberapa aspek proteksi radiasi belum diterapkan secara optimal. Pemakaian film badge belum maksimal karena perilaku kebiasaan dan ketidakpercayaan petugas terhadap hasil dosis film bagge. Sikap menyalakan lampu peringatan kurang optimal karena perilaku kebiasaan, ketidaktersediaan lampu peringatan yang menyala secara otomatis ketika pintu ruang pemeriksaan ditutup, dan efisiensi waktu. Sikap menginstruksikan keluarga pasien untuk keluar dari ruang pemeriksaan kurang optimal karena kondisi pasien yang meminta untuk ditemani keluarganya. Penerapan budaya keselamatan juga kurang sesuai karena pendidikan dan pelatihan belum diselenggarakan untuk semua petugas radiasi. Budaya keselamatan belum terbentuk kuat, ditandai dengan terdapat perilaku keselamatan seperti penerapan proteksi radiasi yang belum optimal

    ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DENGAN FOKUS STUDI DEFISIT PENGETAHUAN PENTINGNYA DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KANDANGAN

    No full text
    Latar belakang : Hipertensi adalah suatu keadaan dimana tekanan sistol dan diastol mengalami kenaikan yang melebihi batas normal tekanan (tekanan sistol diatas 140 mmHg dan diastol diatas 90 mmHg). Tingginya angka tekanan darah tinggi salah satu faktornya karena kurangnya pengetahuan tentang tekanan darah tinggi. Hal tersebut berpengaruh pada perilaku dan pola hidup. Pengetahuan juga menjadi salah satu aspek kualitas hidup, rendahnya tingkat pengetahuan akan berpengaruh dengan kualitas hidup karena individu dengan pendidikan yang rendah cenderung melakukan sesuatu tanpa mereka tahu sebab dan akibatnya sehingga kebiasaan ini akan memperburuk terutama dalam aspek kesehatan setiap individu itu sendiri. Keluarga berperan penting dalam memberi informasi kesehatan untuk mencegah dan mengendalikan penyakit karena dalam aspek dukungan keluarga terdapat dukungan informasi. Tujuan : Menggambarkan asuhan keperawatan keluarga dengan fokus studi defisit pengetahuan dengan melibatkan peran dukungan keluarga untuk meningkatkan kualitas hidup pasien hipertensi.Metode : Studi ini menggunakan metode deskriptif dengan menggunakan pemaparan kasus dan pendekatan proses keperawatan dengan membandingkan hasil asuhan keperawatan yang dilakukan pada dua klien hipertensi dengan defisit pengetahuan.Hasil : Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3 kali pertemuan didapatkan hasil defisit pengetahuan kedua pasien teratasi. Saat dilakukan validasi klien mampu menjawab pertanyaan meskipun belum maksimal.Simpulan : Untuk meningkatkan kualitas hidup pasien hipertensi dibutuhkan dukungan baik dari keluarga maupun petugas kesehatan.Saran : Diharapkan praktisi keperawatan dapat melaksanakan asuhan keperawatan khususnya defisit pengetahuan pada pasien hipertensi

    PROSEDUR PEMERIKSAAN RADIOGRAFI KNEE JOINT PADA KASUS OSTEOARTHRITIS DI INSTALASI RADIOLOGI RUMAH SAKIT TK. III 04.06.01 WIJAYAKUSUMA PURWOKERTO

    No full text
    INTISARIPemeriksaan radiografi knee joint pada kasus osteoarthritis menurut teori menggunakan proyeksi AP Weight Bearing bilateral dan lateral dengan arah sinar menyudut 5? sampai 7? cephalad. Sedangkan pemeriksaan di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Tk. III 04.06.01 Wijayakusuma Purwokerto menggunakan proyeksi AP supine dan lateral recumbent dengan arah sinar tegak lurus pada salah satu sisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pemeriksaan radiografi knee joint pada kasus osteoarthritis, alasan penggunaan proyeksi AP supine dan lateral recumbent pada salah satu sisi, dan alasan penggunaan arah sinar tegak lurus pada proyeksi lateral.Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Responden yang terlibat terdiri dari satu pasien, tiga radiografer, satu radiolog, dan satu dokter pengirim. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model analisis interaktif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeriksaan radiografi knee joint pada kasus osteoarthritis tidak memerlukan persiapan pasien, image receptor yang digunakan ukuran 35x43 cm dibagi dua diletakan secara melintang untuk kedua proyeksi. Faktor eksposi untuk proyeksi AP dan lateral sama yaitu 50 kV dan 10 mAs. Processing gambar dilakukan menggunakan computed radiography. Penggunaan proyeksi AP supine dan lateral recumbent pada salah satu sisi dilakukan karena sudah dapat memberikan informasi struktrur tulang, imenensia inter condylaris, osteofit, dan penyempitan celah sendi, memberi kenyamanan pada pasien, serta sesuai dengan permintaan dari dokter pengirim dan Standar Operasional Prosedur untuk pemeriksaan radiografi knee joint. Penggunaan arah sinar tegak lurus pada proyeksi lateral yaitu hasil gambaran radiograf masih dapat menampakkan struktrur tulang, osteofit, dan penyempitan celah sendi dalam penegakkan diagnosis osteoarthritis.Terdapat perbedaan proyeksi dan teknik yang digunakan pada pemeriksaan radiografi knee joint kasus osteoarthritis di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Tk. III 04.06.01 Wijayakusuma Purwokerto dengan yang ada pada teori, tetapi gambaran yang dihasilkan sudah dapat menegakkan diagnosis

    OPTIMISASI PROSEDUR PEMERIKSAAN MRI ARTHROGRAFI HIP JOINT (LITERATUR REVIEW)

    No full text
    MRI Arthrografi adalah sebuah pemeriksaan MRI yang membutuhkan injeksi gadolinium encer sehingga dapat diperoleh hasil gambar dengan Contrast to Noise Ratio tinggi. Prosedur dan protocol pemeriksaan MRI Arthrografi hip joint dilakukan dengan berbagai Teknik untuk memperoleh hasil citra yang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui optimisasi prosedur dan protocol pada pemeriksaan MRI Arthrografi hip joint. Jenis penelitian ini menggunakan metode kajian literatur review. Sumber data penelitian diambil dari google scholar, AJNR, Elsevier, Pubmed dan JImeD. Pencarian artikel pada penelitian ini menggunakan kata kunci MRI Arthrogram hip joint, procedure MRI Arthrogram hip joint, dan MR Arthrography hip joint. Pemilihan artikel disesuaikan dengan kriteria inklusi. Pengolahan data dilakukan dengan mengekstraksi isi artikel kemudian dianalisis dengan membuat rangkuman ide pokok ditulis pada hasil dan pembahasan penelitian kemudian ditarik kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur pemeriksaan MRI Arthrografi Hip Joint memiliki perbedaan pada alat panduan memasukkan media kontras, penggunaan traksi, dan penggunaan rotasi. Protocol pemeriksaan MRI Arthrografi Hip Joint yang digunakan antara lain Coronal STIR, T1 Axial, Coronal T1 Fatsat, Oblique T1 Fatsat, Sagital T1 Fatsat, Sagital PDW Fatsat, Radial T1 Fatsat. Kesimpulan penelitian prosedur pemeriksaan MRI Arthrografi hip joint menggunakan modalitas panduan dalam memasukkan media kontras menggunakan ultrasonografi, melakukan komunikasi dengan pasien, dan menggunakan traksi pada pemeriksaan curiga lesi Ligamentum Teres. Protokol yang optimal MRI Arthrografi Hip Joint meliputi: Coronal T1W TSE FS, Oblique axial T1 Weighted TSE FS, Radial T1 Weighted TSE FS optimal dalam mengevaluasi kelainan labral tear dan Femoroacetabular impingement sekuen tambahan 3D SSFP dan DESS untuk mengevaluasi tulang rawan

    ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADANY. D UMUR 25 TAHUN DI PUSKESMAS BOJA 01 KABUPATEN KENDAL

    No full text
    Asuhan kebidanan komprehensif atau Continuity of Care(CoC) dapat mengoptimalkan deteksi resiko tinggi maternal dan neonatal sehingga diharapkan dapat membantu mengurangi Angka Kematian Ibu ( AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Tujuan laporan tugas akhir ini yaitu melaksanakan asuhan kebidanan dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan pada ibu hamil, ibu bersalin, nifas, pelayanan KB dan BBL dan neonatus secara komprehensif. Metode penulisan Laporan Tugas Akhir menggunakan studi kasus dengan pendokumetasian menggunakan SOAP pada Ny. D Umur 25 Tahun Di Puskesmas Boja 1 Kabupaten KendalHasil asuhan kebidanan dilakukan secara Continuity of Care (CoC) pada penatalaksanan kehamilan ditemukan ketidaknyamanan pada pola istirahat dikarenakan sering kencing terutama pada malam hari dan kenceng - kenceng. Pada asuhan persalinan penulisan patograf dilakukan di akhir proses persalinan. Asuhan nifas berjalan normal, pada BBL berat badan 2100 gram, KB direncanakan menggunakan Implan. Kesimpulan penatalaksanaan asuhan kebidanan kehamilan, persalinan, nifas berjalan dengan normal, berat badan bayi naik, serta KB pasca salin pada studi kasus Ny. D telah dilaksanakan dan didokumentasikan menggunakan metode SOAP dengan asuhan Continuity of Care dan sesuai dengan standar. Diharapkan asuhan yang diberikan dapat bermanfaat untuk ibu dan bayi, sehingga dapat mengurangi AKI dan AKBSaran untuk pasien menambah informasi dan wawasan yang berhubungan dengan kehamilan, persalinan, nifas, BBL dan KB. Dan saran untuk bidan, dokumentasi dilakukan di awa

    Ketrampilan Dasar Kebidanan

    No full text
    Kebutuhan dasar manusia adalah kebutuhan yang langsungmempengaruhi hidup matinya seseorang, sehingga perlu segerauntuk dapat dipenuhi kebutuhan terhadapnya. Kebutuhan manusiatidak mungkin dapat dicapai tanpa upaya untuk memenuhinya, baikupaya tersebut di lakukan sendiri-sendiri maupun secaraberkelompok. Pemenuhan kebutuhan dasar manusia diupayakanmelalui berbagai kegiatan pembangunan yang dilakukan olehpemerintah bersama masyarakat. Oleh karena itu, pengetahuantentang konsep manusia dan kebutuhan dasar manusia perludipelajari

    PENGARUH EKSTRAK DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA LAM.) SEBAGAI BAHAN TOPIKAL APLIKASI REMINERALISASI TERHADAP KADAR MINERAL KALSIUM DAN KEKERASAN GIGI PADA TIKUS (STUDI LABORATORIUM)

    No full text
    Latar Belakang : Bahan kimia yang digunakan dalam pemutihan gigi menyebabkan demineralisasi. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengatasinya adalah pengaplikasian bahan remineralisasi. Pemanfaatan bahan alami yang mengandung kalsium untuk meremineralisasi gigi dapat dijadikan alternatif pilihan. Kalsium merupakan komponen utama dalam struktur gigi dan demineralisasi email diakibatkan adanya pelepasan ion kalsium dari email gigi. Kandungan kalsium buah kelor sangat tinggi sehingga dimungkinkan untuk bahan dasar aplikasi remineralisasi gigi.Tujuan : Membuktikan pengaruh pengolesan gel ekstrak daun kelor (Moringa oleifera Lam.) terhadap proses remineralisasi pada gigi tikus.Metode : Penelitian ini merupakan true experiment menggunakan rancangan posttest only control group design. Sampel dipilih secara acak sederhana, jumlah sampel keseluruhan adalah 25 yang terbagi menjadi dua kelompok. Selama 14 hari, setelah pemberian H2O2 30% kelompok kontrol diberikan CPP-ACP dan kelompok intervensi diberikan gel esktrak daun kelor dengan berbagai konsentrasi 5%, 10% dan 15%.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelima kelompok pada kekerasan gigi dengan

    HUBUNGAN LINGKUNGAN FISIK RUMAH DENGAN KEJADIAN TUBERKOLOSIS PARUDI PUSKESMAS PURWOKERTO UTARA II TAHUN 2021

    No full text
    TBC merupakan salah satu dari 10 penyebab kematian terbesar di dunia. Sumber penularan penyakit ini erat kaitannya dengan kondisi bangunan rumah yang dapat mempengaruhi kejadian penyakit. Penelitian ini untuk menganalisis hubungan lingkungan fisik rumah terhadap kejadian tuberkulosis paru di Puskesmas Purwokerto Utara II tahun 2021. Variabel bebas penelitian meliputi lingkungan fisik rumah yang terdiri dri ventilasi, pencahayaan, kelembaban dan kepadatan hunian dan variabel terikatnya kejadian penyakit Tuberculosis Paru (TB Paru). Jenis penelitian studi analitik observasional desain studi case control. Hasilnya jumlah sampel kasus dan kontrol masing-masing 30. Analisis data menggunakan uji Chi Square dan Odd Ratio.Terdapat hubungan ventilasi rumah dengan kejadian TB Paru di Puskesmas Purwokerto Utara II tahun 2021 (p = 0,012; OR = 4,375). Terdapat hubungan pencahayaan rumah dengan kejadian TB Paru di Puskesmas Purwokerto Utara II 2021 (p = 0,028; OR = 3,500). Terdapat hubungan kelembaban rumah dengan kejadian TB Paru di Puskesmas Purwokerto Utara II 2021 (p = 0,018; OR = 3,596). Terdapat hubungan kepadatan hunian rumah dengan kejadian TB Paru di Puskesmas Purwokerto Utara II 2021 (p = 0,002; OR = 5,675).Simpulan, Lingkungan fisik rumah yang meliputi ventilasi, pencahayaan, kepadatan hunian berhubungan dengan kejadian TB Paru

    4

    full texts

    28,611

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    repository.poltekkes-smg.ac.id
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇