Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang

repository.poltekkes-smg.ac.id
Not a member yet
    28611 research outputs found

    HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PRAKTIK PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA KADER POSYANDU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAYANGAN

    No full text
    Pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan kesehatan. Kader posyandu diberdayakan untuk memberikan pendidikan kesehatan gigi masyarakat. Berdasarkan data diperoleh bahwa penyakit gigi dan mulut kader posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Payangan, sebanyak 85%(51 orang kader posyandu) pernah mengalami gingivitis, karies gigi sebanyak 55% (33 orang kader posyandu), 15% (9 orang kader posyandu) pernah mengalami abses pada tahun 2021. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan praktik pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada kader posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Payangan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Observasional Analitik dengan pendekatan cross-sectional. Pada penelitian ini populasinya adalah kader posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Payangan dengan jumlah sebanyak 60 orang serta teknik sampel yang digunakan adalah teknik total sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengukur pengetahuan kader posyandu adalah kuesioner dan untuk mengukur praktik kader posyandu adalah lembar checklist.Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji chi-square.Hasil uji chi-square didapatkan P-Value sebesar 0,004 hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan praktik pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada kader posyandu di wilayah kerja Puskesmas Payangan. Diharapkan petugas kesehatan agar memberikan pelatihan mengenai kesehatan gigi dan mulut, sehingga terjadi peningkatan pengetahuan dan praktik pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut kader posyandu serta dapat diberdayakan untuk memberikan informasi kepada masyarakat dalam kegiatan posyandu

    PENGELOLAAN KESIAPAN PENINGKATAN PROSES KEHAMILAN - MELAHIRKAN PADA IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA TRIMESTER III DENGAN PREEKLAMPSIA

    No full text
    Latar Belakang: Tingginya AKI dan AKB disebabkan oleh beberapa faktor, ada trias penyebab kematian pada ibu dan janin yaitu perdarahan hebat (biasanya terjadi pasca persalinan), komplikasi dari persalinan atau aborsi yang tidak aman, dan preeklampsia. Semua ibu hamil memiliki peluang atau risiko untuk mengalami preeklampsia, ada beberapa faktor risiko yang dapat mempengaruhi preeklampsia seperti hiperplasmentosis, primigravida, usia yang ekstrim, riwayat keluarga dengan hipertensi, obesitas, penyakit ginjal, dan hipertensi baik sebelum atau sesudah kehamilan.Metoda: Penelitian ini menggunakan desain penelitian studi kasus dengan dua responden yang sedang hamil trimester ke-3 dengan Preeklampsia.Hasil: Penulis melakukan tindakan keperawatan memberikan informasi dan dukungan untuk mempersiapkan persalinan dan memeriksakan kehamilan secara rutin. Setelah dilakukan kunjungan klien mampu meningkatkan kesadaran akan persiapan kehamilan dan melahirkan dengan rutin memeriksakan kehamilannya.Kesimpulan: Masalah pengelolaan kesiapan peningkatan proses kehamilan-melahirkan pada ibu hamil primigravida trimester III belum teratasi. Hal ini disebabkan karena preeklampsia bukan hanya dipengaruhi oleh status kognitif, tetapi juga faktor perawatan prenatal yang dapat mempengaruhi indikator skala yang belum tercapai

    PENGELOLAAN MUAL MENGGUNAKAN AROMA TERAPI PADA IBU HAMIL TRIMESTER 1

    No full text
    Latar belakang : Suatu proses yang fisiologis dan alamiah yang dialami oleh wanita yaitu kehamilan. Kehamilan menyebabkan terjadinya berbagai perubahan, baik fisiologis maupun psikologis. Mual merupakan gangguan yang paling sering dijumpai pada kehamilan trimester I. Faktor penyebab mual yaitu perubahan hormon dalam tubuh selama hamil yaitu meningkatnya estrogen dan Human Chorionic Gonadotrophin. Dampak bagi ibu hamil yaitu penurunan nafsu makan. Hal tersebut akan mempengaruhi tumbuh kembang janin. Penatalaksanaan mual terhadap kehamilannya tergantung kepada berat dari gejalanya. Pengobatan bisa dilakukan secara farmakologi dan non farmakologi. Aromaterapi merupakan salah satu terapi non farmakologi dengan menggunakan essensial oil. Salah satu minyak essensial oil yang dapat digunakan yaitu jahe. Secara farmakologi jahe memiliki manfaat sebagai antiemetik. Tujuan karya tulis ini adalah untuk menggambarkan hasil studi kasus tentang pengelolaan mual pada ibu hamil trimester I dengan aromaterapi.Metode : Metode yang digunakan dalam memberikan asuhan keperawatan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus dan menggunakan proses pendekatan keperawatan. Sampling yang digunakan melibatkan 2 reponden.Hasil : Setelah dilakukan asuhan keperawatan keluarga selama 5 x pertemuan pada kedua responden didaptkan hasil masalah mual yang dialami kedua responden teratasi.Simpulan : Masalah mual pada ibu hamil trimester I dapat teratasi setelah dilakukan asuhan keperawatan menggunakan aroma terapi

    PERANAN RADIOTERAPI EKSTERNAL PADA KANKER NASOFARING STADIUM DINI DENGAN TEKNIK INTENSITY MODULATED RADIATION THERAPY (IMRT)

    No full text
    Kanker nasofaring (KNF) adalah keganasan yang berasal dari sel epitel nasofaring. Angka insiden paling tinggi ada di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Perkembangan terapi radiasi menjadi revolusi tatalaksana KNF. Dalam beberapa dekade terakhir. Di Indonesia, dari seluruh kanker kepala dan leher, kanker nasofaring menunjukkan entitas yang berbeda secara epidemiologi, manifestasi klinis, marker biologi, faktor risiko, dan faktor prognostik. Prevalensi kanker nasofaring di Indonesia adalah 6.2/100.000, dengan hampir sekitar 13.000 kasus baru, namun itu merupakan bagian kecil yang terdokumentasikan. Marlinda et all, melaporkan kanker nasofaring adalah kanker kepala leher tersering (28.4%), dengan rasio pria-wanita adalah 2:4 dan endemis di pulau Jawa. Jenis penelitian menggunakan Literatur Review dengan pendekatan kualitatif dengan kriteria inklusi jurnal publikasi dengan terbitan 5 tahun terakhir dan artikel yang membahas peranan radioterapi eksternal pada kanker nasofaring stadium dini dengan teknik intensity modulated radiation therapy (IMRT), serta artikel dengan menggunakan data retrospektif sebagai studi klinik dan kuasi eksperimental menggunakan pasien.Studi Pustaka menunjukan hasil Teknik intensity modulated radiation therapy (IMRT) pada nasofaring berdasarkan stadium dini mendapatkan hasil yang lebih baik. IMRT menggunakan teknologi multi-target memiliki cakupan yang baik untuk pasien dengan tumor stadium dini, meningkatkan dosis pada gross target volume (GTV) sementara tidak melebihi dosis toleransi jaringan dan struktur penting organ et risk (OAR) dan hal tersebut dosis rekomendasi Untuk Spinal cord : 54 Gy, Nervus Optik dan Kiasma Optik : 50 Gy, Lensa : 25 Gy dan Parotis 20 Gy

    PENGARUH APLIKASI DENTAL CARE DALAM PELATIHAN KADER TERHADAP PERILAKU KESEHATAN GIGI DAN MULUT KADER WILAYAH KERJA PUSKESMAS BERINGIN RAYABANDAR LAMPUNG TAHUN 2022

    No full text
    Pelatihan merupakan proses pembelajaran di mana lebih menekankan pada praktik daripada teori yang dilakukan seseorang maupun kelompok. Pelatihan yang dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan serta praktik kader posyandu tentang kesehatan gigi dan mulut agar kader mampu menyampaikan kepada masyarakat mengenai pembinaan kemampuan untuk pelihara diri khususnya. Kegiatan pelatihan kader di dukung dengan media yang salah satunya kategori elektronik yaitu Aplikasi dental care. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Aplikasi Dental Care dalam pelatihan kader terhadap peningkatan perilaku kesehatan gigi dan mulut kader wilayah kerja puskesmas Beringin Raya Bandar Lampung Tahun 2022.Jenis penelitian ini yaitu Quasi Eksperiment design dengan rancangan penelitian Non Randomized Control Group Pretest Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini total sampling dengan jumlah 50 kader. Hasil dari data diolah dan dianalisis menggunakan uji analisis univariat dan bivariat, Uji Willcoxon untuk mengetahui adakah pengaruh Aplikasi Dental Care dalam pelatihan kader terhadap peningkatan perilaku kesehatan gigi dan mulut kader.Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan kader sebelum dilakukan pelatihan sebagian besar dalam kategori sedang 38% setelah pelatihan kader meningkat menjadi 96% dalam kategori baik, sikap kader sebelum dilakukan pelatihan sebagian besar dalam kategori sedang 78% setelah pelatihan kader meningkat menjadi 98% dalam kategori baik, tindakan kader sebelum dilakukan pelatihan sebagian besar dalam kategori sedang 70% setelah pelatihan kader meningkat menjadi 86% dalam kategori baik. Dapat disimpulkan bahwa pelatihan kader dengan Aplikasi Dental Care berpengaruh terhadap perilaku kader dengan signifikan nilai p=0,000. Diharapkan kader dapat mempertahankan pengetahuan, sikap dan tindakan yang sudah baik untuk dapat di aplikasikan kepada masyarakat binaan kader di wilayahnya

    ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA PASIEN HIPERTENSI DENGAN MASALAH KURANGNYA PENGETAHUAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANJARMANGU 1 KABUPATEN BANJARNEGARA

    No full text
    Latar belakang : Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup berbahaya di dunia, karena hipertensi merupakan faktor risiko utama yang mengarah kepada penyakit kardiovaskuler seperti serangan jantung, gagal jantung, stroke dan penyakit ginjal yang mana pada tahun 2016 penyakit jantung iskemik dan stroke menjadi dua penyebab kematian utama di dunia. Kurangnya pengetahuan akan mempengaruhi pasien hipertensi untuk dapat mengatasi kekambuhan atau melakukan pencegahan agar tidak terjadi komplikasi. Pemberian informasi atau konseling yang baik dari petugas kesehatan kepada penderita hipertensi dapat medeteksi dini komplikasi yang ditimbulkan dari penyakit hipertensi itu sendiri, selain itu dapat memotivasi penderita hipertensi untuk selalu berobat atau mengkontrolkan diri ke sarana pelayanan kesehatan khususnya di puskesmas.Tujuan : Menggambarkan asuhan keperawatan keluarga pada pasien hipertensi dengan masalah kurangnya pengetahuan tentang penyakit hipertensi. Metoda : Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yaitu sebuah desain penelitian yang menggambarkan fenomena yang ditelitinya dan juga menggambarkan besarnya masalah yang diteliti pada responden.Hasil : Setelah dilakukan asuhan keperawatan keluarga selama 4 kali kunjungan pada kedua pasien dan keluarga didapatkan hasil peningkatan pengetahuan tentang hipertensi.Simpulan : Penulis melakukan tindakan keperawatan dengan memberikan pendidikan kesehatan melalui media leaflet sehingga dapat meningkatkan pengetahuan klien dan keluarga tentang hipertensi.Saran : Praktisi keperawatan diharapkan selanjutnya mampu meningkatkan pengetahuan tentang hipertensi pada keluarga

    ASUHAN KEPERAWATAN GANGGUAN RASA NYAMAN PADA PASIEN DENGAN GASTRITIS

    No full text
    AbstrakLatar Belakang : Gastritis adalah penyakit lambung yang mengalami kerusakan jika sering kosong, akan mengalami proses peremasan yang terjadi secara terus menerus hingga dinding lambung lecet dan luka yang menyebabkan proses inflamasi. Jika tidak dilakukan tindakan keperawatan akan terjadi komplikasi dari gastritis yang memicu respon stres berkepanjangan, menurunkan fungsi imun, mempercepat kerusakan jaringan, laju metabolisme, pembekuan darah dan retensi cairan.Tujuan : Karya tulis ini bertujuan untuk menggambarkan Asuhan Keperawatan pada pasien dengan gangguan rasa nyaman akibat gastritis di wilayah Desa Prigi 3/3, Kecamatan Padamara, Kabupaten Purbalingga.Metoda : Metode yang digunakan dalam memberikan asuhan keperawatan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus dan menggunakan pendekatan keperawatan. Sampling yang digunakan meliputi 2 keluarga.Hasil : Setelah dilakukan kunjungan dan tindakan keperawatan selama tiga hari pada kedua pasien di dapatkan hasil kedua pasien mengalami penurunan skala nyeri.Simpulan : Gangguan rasa nyaman pada kedua pasien sudah berkurang yang ditandai dengan penurunan skala nyeri

    4

    full texts

    28,611

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    repository.poltekkes-smg.ac.id
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇