28611 research outputs found
Sort by
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. E UMUR 28 TAHUN DI PUSKESMAS MLONGGOKABUPATEN JEPARA
Angka Kematian Ibu AKI di Provinsi Jawa Tengah terjadi peningkatan menjadi 98,6/100.000 KH di tahun 2020. Pada wilayah kerja Kabupaten Jepara terdapat 15 kasus kematian ibu pada tahun 2020. Sedangkan Angka Kematian Bayi atau AKB di Jawa Tengah mengalami 7,79/1000 (4.189 kasus) pada tahun 2020. Dengan dilakukan asuhan kebidanan secara berkelanjutan dari hamil sampai pemilihan alat kontrasepsi diharapkan menjadi upaya dalam menurunkan AKI dan AKB di Indonesia serta tercapai kesehatan ibu dan anak yang optimal.Tujuan laporan tugas akhir ini penulis diharapkan mampu menerapkan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. E umur 28 tahun di Puskesmas Mlonggo Kabupaten Jepara menggunakan pendekatan manajemen kebidanan periode tanggal 24 Januari 2022 sampai dengan 19 Maret 2022.Metode pengambilan data dilakukan dengan cara mengumpulkan data yang meliputi anamnesa, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, dan studi kasus pada ibu hamil, bersalin, nifas, bayi baru lahir, dan KB.Hasil studi kasus awal diagnosa Ny. E G2P1A0 umur 28 tahun, usia kehamilan 38 minggu dengan nyeri punggung dengan penatalaksanaan senam hamil, pada proses persalinan berlangsung normal, masa nifas involusi berjalan normal, bayi tidak ikterus dan berjalan normal, dan konseling KB ibu memilih jenis kontrasepsi suntik 3 bulanKesimpulan dari laporan tugas akhir ini penulis telah menerapkan asuhan Kebidanan berkelanjutan pada Ny.E yang ditandai dengan ibu sudah mengikuti semua anjuran, keluhan ibu selama hamil teratasi, ibu melahirkan di fasilitas kesehatan, masa nifas berjalan normal, kondisi bayi berjalan normal, dan ibu memilih metode kontrasepsi suntik KB 3 bulan
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. P UMUR 22 TAHUN DI PUSKESMAS SUMPIUH 1 KABUPATEN BANYUMAS
Pendahuluan: Angka Kematian Ibu (AKI) adalah jumlah kematian ibu sebagai akibat komplikasi kehamilan, persalinan dan masa nifas yang dicatat satu tahun per100.000 Kelahiran Hidup (KH). Angka Kematian Bayi (AKB) adalah jumlah kematian bayi berusia dibawah satu tahun, per 1.000 KH. Bidan berperan untuk mengurangi AKI dan AKB yaitu dengan cara pelayanan kesehatan ibu yang berkualitas dengan asuhan secara berkelanjutan atau Continuity Of Care (COC). Diharapkan penulis mampu memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny. P Umur 22 Tahun di Puskesmas Sumpiuh 1.Metode: penulisan Laporan Tugas Akhir ini dalam bentuk studi kasus dengan menggunakan pendekatan kebidanan 7 langkah varney dan catatan perkembangan dalam bentuk SOAP. Hasil studi kasus ini diperoleh diagnosa G1P0A0 usia kehamilan 39+2 minggu fisiologis, proses persalinan fisiologis yang diikuti masa nifas fisiologis tanpa keluhan, dan bayi baru lahir fisiologis.Hasil: pada asuhan kebidanan kehamilan tidak ditemukan kesenjangan antara teori dan praktik. Pada persalinan terdapat kesenjangan pada kala II yaitu seperti pemakaian alat pelindung diri (APD), dan pemakaian kain1/3 di bawah bokong ibu. Pada asuhan nifas dan bayi baru lahir tidak ditemukan kesenjangan.Kesimpulan: dari hasil studi kasus ini yaitu pada penerapan asuhan kebidanan komprehensif tidak terdapat kesenjangan, hanya terdapat perbedaan antara teori dan praktik di lahan.Saran bagi bidan untuk tetap melaksanakan asuhan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY R UMUR 31 TAHUN DI PUSKESMAS KALINYAMATAN KABUPATEN JEPARA
Ibu dan anak merupakan anggota keluarga yang perlu mendapatkan prioritas dalam penyelenggaraan upaya kesehatan. Upaya penurunan AKI, AKB dapat dimulai dengan tercapainya cakupan K1 - K4, dan juga memastikan setiap persalinan dilakukan di fasilitas pelayanan Kesehatan.Tujuan pembuatan laporan tugas akhir ini merupakan salah satu program pemerintah untuk menekan AKI dan AKB khususnya di Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara yaitu memberikan asuhan kebidanan dan pelayanan kesehatan pada ibu sejak masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, dan konseling kontrasepsi secara komprehensif. Penulisan Laporan Tugas Akhir ini dalam bentuk studi kasus dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan 7 langkah Varney dan didokumentasikan dalam bentuk SOAP.Hasil studi kasus pada Ny R didapatkan diagnosa G3P2A0 hamil 37 minggu fisiologis, dengan keluhan nyeri pada punggung, dengan proses persalinan fisiologis diikuti dengan nifas fisiologis, bayi baru lahir fisiologis. Pada asuhan kehamilan diberikan penatalaksanaan sesuai dengan keluhan dan kebutuhan ibu, pada asuhan persalinan diberikan 60 langkah APN, pada masa nifas diberikan asuhan sesuai dengan kebutuhan ibu, pada bayi baru lahir diberikan asuhan sesuai dengan kebutuhan bayi, pada pelayanan KB memberikan konseling macam-macam KB dan Ny R berencana menggunakan KB IUD. Semua proses kehamilan, persalinan, nifas, BBL, dan KB adalah fisiologis. Penatalaksanaan asuhan pada studi kasus Ny R telah dilaksanakan dan didokumentasikan. Terdapat kesenjangan pada kehamilan yaitu tidak dilakukan penilaian berdasarkan skor poedji rochjati, pada persalinan didapat kesenjangan yaitu penggunaan alat perlindungan diri yang kurang lengkap, pada masa nifas terdapat kesenjangan yaitu ibu nifas 8 jam post partum pasien sudah diizinkan pulang kerumah. Kesimpulan dari hasil studi kasus ini yaitu pada penerapan asuhan kebidanan terdapat kesenjangan antara teori dan praktik asuhan kebidanan yang ada dilahan. Kesenjangan terdapat pada perencanaan dan dalam proses melakukan tindakan asuhan
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.S UMUR 33 TAHUN DI PUSKESMAS PEKUNCEN 1KABUPATEN BANYUMAS
AKI adalah rasio kematian ibu selama masa kehamilan, persalinan dannifas yang disebabkan oleh kehamilan, persalinan, dan nifas atau pengelolaannyatetapi bukan karena sebab-sebab lain seperti kecelakaan atau terjatuh di setiap100.000 Kelahiran Hidup (KH). Sedangkan Angka Kematian Bayi (AKB) adalahjumlah bayi yang meninggal sebelum sebelum mencapai usia 1 tahun yang dinya-takan dalam 1.000 kelahiran hidup atau usia 0-12 bulan dalam kurun waktu setahun.Dikarenakan AKI dan AKB di Banyumas masih tergolong tinggi diharapkan penulis mampu memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny. S Umur 33 Tahun di Puskesmas Pekuncen 1 untuk membantu pemerintah menurunkan AKI dan AKB di kabupaten Banyumas.Penulisan Laporan Tugas Akhir ini dalam bentuk studi kasus denganmenggunakan pendekatan kebidanan 7 langkah varney dan catatan perkembangandalam bentuk SOAP.Hasil studi kasus ini diperoleh diagnosa G2P1A0 usia kehamilan 36+2 minggu fisiologis tidak ada keluhan, proses persalinan fisiologis yang diikuti masa nifas fisiologis tanpa keluhan, dan bayi baru lahir fisiologis.Pada asuhan kebidanan kehamilan ditemukan kesenjangan antara teoridengan praktik yaitu terkait dengan ukuran TFU yang tidak sesuai usia kehamilandan penambahan berat badan yang tidak normal. Pada persalinan ditemukan adanya kesenjangan antara teori dan praktik terutama pada penggunaan APD yang kurang lengkap yaitu pada penggunaan penutup kepala, masker N95 dankacamata, dan ada penggantian alat yang memiliki fungsi yang sama yaitupenggunaan underpad dan umbilical cord. Pada masa nifas ditemukan adanya kesenjangan yaitu terkait pola istirahat dimana terdapat pantangan tidak diperbolehkan tidur siang. Sedangkan pada kunjungan neonatus tidak terdapat kesenjangan.Kesimpulan dari hasil studi kasus ini yaitu pada penerapan asuhan ke-bidanan komprehensif terdapat beberapa kesenjangan antara teori dan praktik dilahan. Saran bagi bidan untuk tetap melaksanakan asuhan sesuai dengan standaryang telah ditetapkan dan menggunakan APD sesuai dengan protocol kesehatanCovid-19
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. M UMUR 32 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATEALIT KABUPATEN JEPARA
Angka kematian ibu dan bayi merupakan salah satu indikator keberhasilan upaya kesehatan yang telah dilakukan. AKI dan AKB menjadi tolak ukur derajat kesehatan, oleh karena itu kesehatan ibu dan anak menjadi prioritas dalam pelayanan kesehatan dalam anggota keluarga. Jumlah AKI di provinsi Jawa Tengah secara umum menurun pada periode 2015-2019 dari 111,16 menjadi 76,9 per 100.000 kelahiran hidup. (KEMENKES RI, 2020). Angka ini masih tergolong tinggi walaupun sudah mengalami penurunan. Berdasarkan data tersebut masih memerlukan upaya dalam pelayanan kesehatan yaitu dengan melakukan asuhan komprehensif yang berkualitas. tujuan laporan tugas akhir ini untuk memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif kepada ibu hamil, bersalin, nifas dan KB serta bayi baru lahir dengan menggunakan manajemen kebidanan.Penulisan laporan tugas akhir ini dalam bentuk studi kasus dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan 7 langkah Varney dan didokumentasikan dalam bentuk SOAP. Hasil studi kasus pada Ny. M didapatkan diagnosa G3P2A0 usia kehamilan 38 minggu dengan kehamilan normal tanpa penyulit. Perubahan fisilogis yang timbul yaitu pegel pada punggung dan dapat teratasi dengan kompres hangat. proses persalinan fisiologis diikuti nifas fisiologis tanpa kelainan dan penyulit, serta Ny. M berencana menggunakan KB suntik implan setelah berakhirnya masa nifas. pada asuhan yang diberikan terdapat kesenjangan pada pemberian asuhan persalinan normal yaitu tidak menggunakan APD dengan lengkap.Kesimpulan dari hasil penelitian ini yaitu semua proses kehamilan, persalinan, nifas dan KB serta bayi baru lahir adalah fisiologis. Terdapat kesenjangan pada penerapan asuhan saat persalinan yaitu penggunaan APD yang tidak lengka
PENGARUH PEMBERIAN VAKSIN COVID-19 PADA IBU HAMIL TERHADAP KADAR IMMUNOGLOBULIN G (IGG) BAYI BARU LAHIR
Latar Belakang: Vaksinasi Covid-19 memberikan proses jika terjadi infeksi Covid-19 tidak akan mengalami terpaparnya virus atau bahkan merasakan sakit yang tidak terlalu parah apabila diberikan vaksin. Antibodi Immunoglobulin G (IgG) atau vaksin Covid-19 ditransfer secara pasif melalui plasenta dari wanita hamil ke bayi baru lahir. Immunoglobulin G (IgG) berguna untuk memberikan kekebalan dan mencegah infeksi Covid-19 pada tubuh bayi yang baru lahir.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar immunoglobulin G (IgG) bayi baru lahir dari ibu hamil yang mendapatkan imunisasi Covid-19 dan yang tidak mendapatkan imunisasi Covid-19. Metode: Desain penelitian analitik korelasional dengan desain yang digunakan adalah studi kohort retrospektif. sampel penelitian sebanyak 38 dibagi dalam kelompok intervensi adalah 19 responden dan 19 orang dalam kelompok kontrol.Hasil: Hasil statistik menggunakan uji chi-squart didapatkan nilai p-value adalah .0001 < 0.05 yang artinya terdapat peningkatan immunoglobulin G (IgG) bayi baru lahr dari riwayat ibu yang mendapatkan imunisasi Covid-19 dengan ilai RR (Resiko relatif) adalah 2.714 dapat diartikan bahwa bayi baru lahir dengan riwayat ibu yang diimunisasi Covid-19 memiliki immunoglobulin G (IgG) yang lebih tinggi dibandingkan bayi baru lahir dari riwayat ibu yang tidak diimunisasi Covid-19.Simpulan: Ada pengaruh pemberian imunisasi Covid-19 terhadap kadar imunoglobulin G (IgG) pada bayi baru lahir
PROSEDUR PEMERIKSAAN MAGNETIC RESONANCE IMAGING (MRI) CERVICAL PADA KASUS SPONDYLOSIS DI INSTALASI RADIOLOGI DIAGNOSTIK RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO
Pada pemeriksaan MRI cervical pada kasus spondylosis di Instalasi Radiologi Diagnostik RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto sekaligus dilakukan dengan pemeriksaan plexus brachialis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prosedur pemeriksaan, alasan digunakannya sekuen 3D isotropic T2 W SPACE STIR coronal dan T1 W VIBE DIXON coronal untuk memvisualisasi plexus brachialis, dan informasi anatomi plexus brachialis.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Juni-Agustus 2022 dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan interaktif model.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada prosedur pemeriksaan MRI cervical pada kasus spondylosis di Instalasi Radiologi Diagnostik RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto, pasien diposisikan head first supine di atas meja pemeriksaan, leher pada surface neck spine coil, dan horizontal alignment light diatur pada hyoid bone. Protokol pemeriksaan yang digunakan adalah protocol MRI cervical routine kemudian ditambah dengan sekuen 3D isotropic T2 W SPACE STIR coronal dan T1 W VIBE DIXON coronal untuk memvisualisasi plexus brachialis. Alasannya adalah karena kedua sekuen ini bermanfaat dalam melihat anatomi dan intensitas sinyal patologis pada plexus brachialis yang tidak bisa dilihat apabila hanya menggunakan sekuen pada pemeriksaan MRI cervical routine biasa. Informasi anatomi plexus brachialis yang dihasilkan dengan digunakannya kedua sekuen ini secara umum sudah cukup dalam memvisualisasikan anatomi plexus brachialis dari roots hingga cords.Kesimpulan pemeriksaan ini adalah dalam memvisualisasi plexus brachialis dilakukan dengan cara menambahkan sekuen 3D isotropic T2 W SPACE STIR coronal dan T1 W VIBE DIXON coronal pada protokol pemeriksaan MRI cervical routine, karena kedua sekuen ini bermanfaat dalam melihat anatomi dan intensitas sinyal patologis, dengan informasi anatomi plexus brachialis yang memadai
PENGARUH SEDUHAN JAHE MERAH HANGAT TERHADAP INTENSITAS MUAL DAN MUNTAH IBU HAMIL TRIMESTER 1
Kehamilan adalah sebuah proses yang dimulai dari ovulasi, migasi, konsepsi, pertumbuhan zigot, nidasi, sampai bertumbuhnya hasil konsepsi. Pada awal kehamilan wanita hamil akan merasakan perasaan mual (nausea) dan muntah (emesis). Gejala ini biasa dirasakan pada pagi hari, sering disebut dengan morning sickness. Pada tahun 2019 sebanyak 20% ibu hamil mengalami ketidaknyamanan mual dan muntah. Di Jawa Tengah ibu hamil yang mengalami mual dan muntah sebanyak 5-25% dari jumlah total kehamilan. Upaya untuk mengurangi mual dan muntah tersebut dapat dilakukan dengan terapi farmakologis, terapi non-farmakologis, dan terapi komplementer berupa obat-obatan herbal, salah satunya dengan seduhan jahe merah hangat.penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh seduhan jahe merah hangat terhadap intensitas mual dan muntah pada ibu hamil trimester 1. Desain penelitian ini menggunakan Pre-Experimental designs, one Group Pretest-Postest dengan sampel ibu hamil trimester 1 dengan keluhan mual dan muntah sebanyak 30 ibu hamil. Penelitian dilakukan selama 4 hari dan dianalisis intensitas mual dan muntah dengan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan intensitas mual dan muntah pada sebelum dan sesudah dilakukan intervensi pemberian seduhan jahe merah hangat dengan nilai Asymp.Sig. 0.000 (Asymp.Si