Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang

repository.poltekkes-smg.ac.id
Not a member yet
    28611 research outputs found

    ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.S UMUR 23 TAHUN DI PUSKESMAS NGAWEN KABUPATEN BLORA

    No full text
    Kehamilan didefinisikan menjadi penyatuan sperma pria dengan ovum perempuan. Dari fertilitas hingga bayi lahir, kehamilan normal berlangsung selama lebih dari 37 minggu atau 8 sampai 10 bulan.Penulisan Laporan Tugas Akhir ini dalam bentuk studi kasus dengan menggunakan pendekatan kebidanan menggunakan 5 langkah varney dengan pendokumentasian dalam bentuk SOAP.Hasil asuhan kebidanan komprehensif ini adalah Ny. S G1P0A0 umur 23 tahun usia kehamilan 37 minggu hamil fisiologis, persalinan spontan tanpa penyulit dan komplikasi, nifas fisiologis tanpa adanya penyulit dan komplikasi, bayi baru lahir fisiologis tanpa kelainan, serta Ny. S berencana menggunakan KB suntik 3 bulan.Pada kehamilan tidak terdapat kesenjangan. Pada persalinan didapat kesenjangan yaitu tidak melakukan pertolongan persalinan sesuai dengan standar 60 langkan APN yaitu tidak menggunakan APD lengkap,hanya menggunakan APD berupa sarung tangan steril, masker, celemek,sandal penutup. Tidak menggunakan pelindung kepala, kacamata dan sepatu boot. Pada masa nifas terdapat kesenjangan. Pada asuhan BBL dan neonatusn ada kesenjangan.Kesimpulan dari hasil studi kasus ini yaitu penerapan Asuhan Kebidanan terdapat kesenjangan antara teori dan praktik. Namun tidak mengurangi efektifitas penulis dalam memberikan asuhan kebidanan

    ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. S UMUR 24 TAHUN DI PUSKESMAS WINDUSARI KECAMATAN WINDUSARI KABUPATEN MAGELANG

    No full text
    Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator yang digunakan untuk melihat keberhasilan upaya kesehatan ibu. AKI merupakan rasio kematian ibu yang terjadi selama fase kehamilan, persalinan, serta nifas. Untuk melakukan monitoring kepada ibu hamil dilakukan secara komprehensif yang meliputi bio-psiko-sosial. Setelah itu dilanjutkan secara berkelanjutan (Continuity of Care) yang artinya pelayanan yang diberikan pada siklus kehidupan yang dimulai dari prakonsepsi, kehamilan, persalinan, nifas, bayi, balita, anak prasekolah, anak sekolah, remaja, dewasa hingga lansia. Continuity of Care ini dilaksanakan untuk memberi dampak signifikan terhadap kelangsungan dan kualitas hidup ibu dan anak.Penulis memberikan pelayanan kebidanan komprehensif kepada ibu hamil trimester IIIdengan minimal usia kehamilan 36 minggu dilanjutkan persalinan, nifas, BBL, dan ibu menjadi akseptor KB. Penulisan Laporan Tugas Akhir ini dilakukan dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan managemen kebidanan SOAP, yaitu S (Subyektif), O (Obyektif), A (Analisa), P (Penatalaksanaan).Asuhan kebidanan komprehensif dilakukan kepada Ny.S usia 24 tahun G1P0A0 usia kehamilan 37+4 minggu fisiologis. Persalinan fisiologis pada usia kehamilan 38+4 minggu, diikuti nifas, bayi baru lahir, dan konseling KB. Pada penatalaksanaan didapatkan kesenjangan pada pelayanan ANC, proses persalinan pada penggunaan APD dan tidak melakukan IMD selama 1 jam.Kesimpulan Laporan Tugas Akhir ini adalah asuhan kebidanan Ny.S telah dilaksanakan dan didokumentasikan menggunakan metode SOAP. Diharapkan asuhan yang diberikan dapat bermanfaat untuk ibu dan bayi, sehingga dapat mengurangi AKI dan AKN.Maternal Mortality Rate (MMR) is one of the indicators used to see the success of maternal health efforts. AKI is the ratio of maternal deaths that occur during the phases of pregnancy, childbirth, and the puerperium. Monitoring of pregnant women is carried out comprehensively which includes bio-psycho-social. After that, it is continued on an ongoing basis (Continuity of Care) which means services provided in the life cycle starting from preconception, pregnancy, childbirth, postpartum, infants, toddlers, preschoolers, school children, adolescents, adults to the elderly. Continuity of Care is implemented to have a significant impact on the survival and quality of life of mothers and children.The author provides comprehensive obstetrics service to trimester mothers iii with a minimum age of 36 weeks following childbirth, with nifas, newborn babies and a mother becoming a birth heir. Writing this final report in the form of case studies with an approach to soap management, which is s (subjective), o (objective), a (analysis), p (performance).This comprehensive obstetrics orphanage was administered to Ms.S 24 years old g1p0a0 pregnancy age 37+4 physiological weeks. Physiological delivery at 38+4 weeks of pregnancy, followed by childbed, newborn babies, and birth control counseling. During the stay of the policy, labor was observed in the use of apd and did not do IMD for 1 hour.The conclusion of the paperwork is obstetrics on Mrs. Altmann. S has been executed and documented using soap methods. It is hoped that the upbringing given can benefit both mother and baby, so it can reduce the flow of AKI and AKN

    PENGARUH PENYULUHAN SECARA DARING MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP TINDAKAN MENGGOSOK GIGI PADA ANAK USIA 4-6 TAHUN DI TK PEMBINA KUTAI BARAT

    No full text
    Masalah kesehatan menjadi perhatian yang sangat penting bagi masyarakat, salah satunya tentang kesehatan gigi dan mulut. Anak pra sekolah masih belum mengerti pentingnya untuk merawat kebersihan gigi dan mulut. Dengan upaya menjaga kebersihan dan kesehatan gigi anak, salah satunya dengan cara yang sering di lakukan dalam kehidupan sehari hari yaitu menggosok gigi dengan cara yang baik dan benar secara rutin teratur pada waktu yang tepat yaitu setelah sarapan pagi dan malam sebelum tidur. Kondisi kesehatan gigi sangat dipengaruhi oleh kebersihan gigi dan mulut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perubahan pengaruh penyuluhan secara daring dengan menggunakan media video animasi terhadap tindakan menggosok gigi pada anak usia 4-6 Tahun di TK Pembina Kutai Barat.Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan rancangan quasi-experimental one group pretest-posttest design. Instrumen yang digunakan dengan memberikan kuesioner pre test dan kuesioner post test kepada responden melalui google form. Dalam penelitian ini pengumpulan data dan penyuluhan dilakukan secara daring, jumlah sampel yaitu 42 anak, analisa data menggunakan metode deskriptif kuantitatif yaitu penelitian yang menggunakan angka mulai dari pengumpulan data, diagram tabulasi, dan data perubahan tindakan menggosok gigi sesudah dilakukan penyuluhan. Hasil penelitian menunjukan terdapat perubahan yaitu peningkatan dalam tindakan menggosok gigi setelah dilakukannya penyuluhan secara daring menggunakan media video animasi, sebelum penyuluhan sebanyak 2 (5%) responden dengan karakteria baik, 13 (31%) responden dengan karakteria cukup, 27 (64%) responden dengan karakteria kurang sedangkan sesudah penyuluhan terdapat sebanyak 29 (69%) responden dengan karakteria baik, 13 (31%) responden dengan karakteria cukup, 0 (0%) responden dengan karakteria kurang

    FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MINAT TERHADAP METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG (MKJP) PADA WANITA USIA SUBUR

    No full text
    Kematian ibu di Negara berkembang sebesar 99%, disebabkan karena kehamilan dan persalinan. Penurunan AKI dapat dilakukan dengan cara mencegah penyebab kematian ibu, salah satunya dengan keluarga berencana. Di wilayah kerja Puskesmas Dukun di dapatkan yang menggunakan kb suntik 185 akseptor, pil 2 akseptor, kondom 12 akseptor, IUD 57 akseptor, implant 22 akseptor.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan minat terhadap metode kontrasepsi jangka panjang pada wanita usia subur yang mencakup faktor tingkat pengetahuan, budaya dan dukungan suami.Penelitian ini dilakukan di Desa Krinjing Kecamatan Dukun. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kolerasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah WUS KB aktif dengan jumlah 376 orang. Sampel sebanyak 79 responden dengan teknik spurposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji Kendall Tau_b (?=0,05).Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan (p=0,138),budaya (p=0,611), dukungan suami (p=0,107) dengan pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang.Hasil penelitian ini diharapkan bagi keluarga dapat mengetahui semua informasi mengenai MKJP dan meningkatkan komunikasi. Diharapkan bahwa tenaga kesehatan meningkatkan penyuluhan dan konseling

    ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN TUBERCULOSIS PARU DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT OAT UNTUK KEBERHASILAN PENGOBATAN

    No full text
    Latar Belakang : Tuberculosis merupahkan penyakit yang menular dan sangat berbahaya, penyakit ini masuk pada galat satu dilema kesehatan yang paling besar di Indonesia. Penularan penyakit ini melalui droplet penderita yang mengandung basil berkulosis paru. Pada saat penderita batuk, butir-butir air ludah bertebangan diudara serta terhisap oleh orang sehat, sehingga masuk kedalam paru-parunya, lalu menyebabkan penyakit tubercolosis paru. Bila seseorang sudah terjangkit bakteri penyebab tuberculosis, akan menurunkan daya kerja atau produktivitas kerja. Keberhasilan suatu pengobatan pada TB adalah ditunjang dari kepatuhan dalam minum obat anti tuberkulosis dengan dosis yang telah ditetapkan. Pasien yang dirawat berulangkali di rumah sakit disebabkan ketidakpatuhan dalam mengonsumsi obat anti tuberkulosis (OAT) secara teratur (Manalu, 2010). Tujuan : Karya Tulis Ilmiah ini bertujuan untuk menggambarkan pengelolaan keperawatan ketidakpatuhan pengobatan tuberkulosis (TBC) paru di RS Paru paru dr. Ario Wirawan Salatiga.Metode : Metode yang digunakan dalam pengambilan kasus yaitu dengan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus dan menggunakan proses pendekatan keperawatan. Sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah 2 pasien yang mengalami ketidakpatuhan minum obat oat pasien Tuberculosis paru (TBC) di Rumah Sakit paru paru dr. Ario Wirawan Salatiga. Hasil : Setelah diberikan intervensi dan dilakukan implementasi keperawatan didapatkan hasil bahwa pasien dan keluarga pasien mengerti dampak yang akan terjadi jika pasien tidak patuh dalam minum obat oat

    ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. K UMUR 22 TAHUN DI PUSKESMAS AJIBARANG II KABUPATEN BANYUMAS

    No full text
    Angka Kematian Ibu (AKI) adalah jumlah kematian ibu sebagai akibat komplikasi kehamilan, persalinan dan masa nifas yang dicatat satu tahun per100.000 Kelahiran Hidup (KH). Angka Kematian Bayi (AKB) adalah jumlah kematian bayi berusia dibawah satu tahun, per 1.000 KH. Bidan berperan untuk mengurangi AKI dan AKB yaitu dengan cara pelayanan kesehatan ibu yang berkualitas dengan asuhan secara berkelanjutan atau Continuity Of Care (COC). Diharapkan penulis mampu memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny. K Umur 22 Tahun di Puskesmas Ajibarang II.Penulisan Laporan Tugas Akhir ini dalam bentuk studi kasus dengan menggunakan pendekatan kebidanan 7 langkah varney dan catatan perkembangan dalam bentuk SOAP. Hasil studi kasus ini diperoleh diagnosa G1P0A0 usia kehamilan 39+4 minggu fisiologis, proses persalinan fisiologis yang diikuti masa nifas fisiologis tanpa keluhan, dan bayi baru lahir fisiologis.Pada asuhan kebidanan kehamilan tidak ditemukan perbedaan antara teori dan praktik, persalinan ditemukan perbedaan antara teori dan praktik yaitu proses pembukaan pada primigravida hanya 1 jam 15 menit, Pada nifas tidak ditemukan perbedaan antara teori dan praktik pada Puskesmas juga menerapkan kunjungan 4 kali, Pemberian terapi amoxcilin dan paracetamol telah menjadi prosedur tetap kepada ibu setelah bersalin yang bertujuan untuk mencegah infeksi pada ibu. Asuhan kebidanan nenonatus menemukan perbedaan antara teori dengan praktek yaitu BB bayi tidak mengalami penurunan 10% dari BB lahir.Kesimpulan dari hasil studi kasus ini yaitu pada penerapan asuhan kebidanan komprehensif tidak terdapat kesenjangan, hanya terdapat perbedaan antara teori dan praktik di lahan. Saran bagi bidan untuk tetap melaksanakan asuhan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan

    4

    full texts

    28,611

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    repository.poltekkes-smg.ac.id
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇