Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang

repository.poltekkes-smg.ac.id
Not a member yet
    28611 research outputs found

    PENERAPAN TINDAKAN EFEKTIFITAS POSISI SEMI FOWLER DAN DEEP BREATHING EXERCISES DALAM UPAYA MENINGKATKAN SATURASI OKSIGEN PADA PASIEN CHF (CONGESTIVE HEART FAILURE) DI RUANG ELANG (JANTUNG) RSUP DR. KARIADI SEMARANG

    No full text
    Latar belakang: Congestive Heart Failure yaitu suatu keadaan di mana jantung mengalami kegagalan dalam memenuhi kebutuhan nutrisi dan oksigen dari sel-sel tubuh secara adekuat dikarenakan jantung mengalami kekakuan dan penebalan sehingga mengakibatkan pelebaran ruang jantung atau dilatasi yang berfungsi untuk menampung darah lebih banyak agar dipompakan ke seluruh tubuh dari penyebab tersebut akhirnya klien dengan CHF ini mengalami Sesak Nafas (Dyspnea)Metode: Metode yang digunakan berupa deskriptif dalam bentuk narasi untuk mengeksploitasikan masalah asuhan keperawatan pada pasien dengan CHF NYHA II dengan desain yang digunakan yaitu Pre-post control group desain yang di mana terdapat 3 Klien sesuai dengan kriteria inklusi pada studi kasus yang diambil kemudian dilakukan 2 tindakan intervensi yaitu berupa intervensi kontrol dan intervensi perlakuan.Hasil: Hasil dari penerapan sesuai dengan kasus dilakukan dengan 2 tindakan intervensi yaitu intervensi kontrol dan intervensi perlakukan terhadap 3 klien selama 3 hari. Intervensi yang dilakukan yaitu pada klien 1 menggunakan intervensi kontrol yang di mana klien ini hanya diberikan tindakan Semi Fowler selama 30 menit setiap harinya sampai hari ke 3, sedangkan pada klien 2 dan 3 diberikan intervensi perlakukan yaitu di mana kedua klien ini diberikan tindakan Semi-Fowler dan Deep Breathing Exercise selama 30 menit secara bersamaan setiap harinya sampai 3 hari. Dari intervensi yang dilakukan didapatkan rata-rata kenaikan saturasi oksigen yaitu dengan intervensi kontrol Pre 94% dan Post 97% sedangkan dengan intervensi Perlakuan Pre 94,5% dan Post 100%. Rekomendasi: Harus ditingkatkan upaya dalam penanganan Klien dengan CHF agar mengurangi dampak resiko fatal yang akan timbul akibat dari penyakit CHF seperti penanganan pasien CHF dengan Saturasi Oksigen Turun serta ditingkatkan dalam edukasi penyebab adanya penyakit CHF, sehingga penerapan penelitian ini dijadikan sebuah acuan untuk tindakan intervensi perawat atau petugas Rumah Sakit, Puskesmas dan Health Service Environment dalam mencegah terjadinya penyakit CHF dan Penanganannya bagi yang sudah terserang penyakit CHF ini

    HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI, POLA MAKAN, AKTIVITASFISIK DAN STRES DENGAN GANGGUAN SIKLUS MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI 1 PARAKAN

    No full text
    Remaja mengalami menstruasi pada usia 12-13 tahun. Hal ini adalah proses fisiologis yang dialami karena pada usia ini terjadi kematangan organ reproduksi yang memiliki sebuah peranan penting untuk kesejahteraan fisik maupun psikologis. Hal yang mempengaruhi gangguan menstruasi yaitu tingkat stres, kadar hormonal, tinggi rendahnya IMT, pola makan, sistem syaraf, perubahan vaskularisasi, psikologi, penyakit kronis, aktivitas fisik dan konsumsi obat. Tujuan dalam penelitian ini yaitu mengetahu hubungan antara status gizi, pola makan, aktivitas fisik dan stress dengan gangguang siklus menstruasi pada remaja putri di SMA N 1 Parakan.Penelitian ini dilakukan di wilayah Parakan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan menggunakan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah remaja putri di SMA N 1 Parakan. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan menggunakan tehnik random sampling. Sampel penelitian 67 responden dengan menggunakan rumus besaran sampling.Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki status gizi normal sebanyak 21 responden (31,3%), pola makan cukup sebanyak 29 (43,3%), tingkat aktivitas fisik ringan sebanyak 29 (43,3%), tingkat stres sedang sebanyak 22 responden (32,8%) dan siklus menstruasi teratur sebanyak 47 (70,1%). Hasil uji chi-square didapatkan hubungan antara status gizi dengan siklus menstruasi dengan p-value sebesar 0,03

    HUBUNGAN PENGETAHUAN SISWA TENTANG GIGI BERLUBANG DENGAN ANGKA KARIES GIGI MOLAR PERTAMA PERMANENDI SDN 1 BANJARSARI GROBOGAN

    No full text
    Karies gigi adalah penyakit jaringan gigi yang ditandai dengan kerusakan jaringan, dimulai dengan permukaan gigi (ceruk, fisura dan daerah interproksimal) meluas ke arah pulpa. Menurut Hasil Riset Kesehatan Dasar (2018) menyatakan bahwa proporsi terbesar masalah gigi di Indonesia adalah gigi rusak/berlubang/sakit 45,3% dan prevalensi karies pada anak usia dini termasuk tinggi yaitu sekitar 93%. Hal ini dapat terjadi karena adanya kemungkinan kurangnya pengetahuan serta perhatian orang tua dan anak tentang kesehatan gigi dan mulut yang juga akan mempengaruhi tingkat kejadian karies gigi. Tujuan penelitian untuk mendapatkan gambaran hubungan antara pengetahuan siswa tentang gigi berlubang dengan angka karies gigi molar pertama permanen di SDN 1 Banjarsari, Grobogan.Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan jenis studi korelasi sebab-akibat. Sampel penelitian sebanyak 35 siswa yang bersekolah di SDN 1 Banjarsari, Grobogan. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan dan lembar pemeriksaan karies gigi molar pertama permanen. Analisa data menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Penelitian dilakukan dengan membagikan kuesioner pengetahuan tentang gigi berlubang serta pemeriksaan karies gigi molar pertama permanen.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa di SDN 1 Banjarsari, Grobogan mempunyai tingkat pengetahuan tentang gigi berlubang kategori sedang diikuti dengan angka karies gigi molar pertama permanen kategori cavitated yaitu sebanyak 13 responden (59%). Dengan hasil tertinggi distribusi frekuensi pengetahuan siswa tentang gigi berlubang sejumlah 22 responden (62,8%) memiliki pengetahuan dengan kriteria sedang serta distribusi frekuensi karies gigi molar pertama permanen didapatkan hasil tertinggi sejumlah 23 responden (65,7%) dengan kriteria cavitated

    GAMBARAN SIKAP DAN POLA MAKAN PADA PENDERITA HIPERTENSI USIA DEWASA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KECAMATAN KANDEMAN KABUPATEN BATANG

    No full text
    Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan saat ini, dimana tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Data laporan PTM Puskesmas Kecamatan Kandeman Kabupaten Batang tahun 2021 hipertensi menjadi kasus dengan jumlah kasus tertinggi sebesar 12.920 orang dengan prevalensi 41% . Hipertensi tersebut dikarenakan sikap dan pola makan yang tidak baik.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran sikap dan pola makan pada penderita hipertensi usia dewasa di Wilayah Kerja puskesmas Kecamatan Kandeman Kabupaten Batang. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik menggunakan rancangan cross sectional. Data primer meliputi karakteristik sampel,tekanan darah,sikap,dan pola makan . Data diperoleh dengan kuesioner dan formulir SQ-FFQ yang kemudian diolah dan dianalisis secara deskriptif. Penelitian ini menunjukkan tingkat pengetahuan penderita hipertensi usia dewasa di Wilayah Kerja Puskesmas Kandeman cukup yaitu sebesar 14 orang (60,9%), sikap cukup yaitu sebesar 14 orang (60,9%) ,dan memiliki pola makan yang tidak baik yaitu sebesar 21 orang (91,3%)

    UJI KOMPARASI CEMARAN LOGAM TIMBAL (PB) PADA BUAH YANG DIJUAL OLEH PEDAGANG KAKI LIMA DI JALAN PURI JAYA KECAMATAN PASAR KEMIS KABUPATEN TANGERANGTAHUN 2022

    No full text
    Logam timbal (Pb) dapat masuk ketubuh melalui makanan yang dijual dipinggir jalan dalam keadaan terbuka. Logam timbal (Pb) yang terdapat dalam asap kendaraan bermotor merupakan salah satu sumber pencemaran terhadap buah-buahan yang dijual dipinggir jalan. Berdasarkan pemantauan kualitas udara di daerah Pasar Kemis Kab.Tangerang Tahun 2021 dimana kandungan cemaran PM10 diudara sebesar 247,81 ?g/m3 yang berada pada kategori kuning yang berarti udara disekitar Pasar Kemis Kab.Tangerang tidak sehat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kandungan logam timbal (Pb) pada buah yang dijual oleh pedagang kaki lima di Jalan Puri Jaya Kec.Pasar Kemis Kab.Tangerang rahun 2022. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional untuk mengetahui perbedaan kandungan logam berat timbal (Pb) pada berbagai jenis buah yang dijual oleh pedagang kaki lima. Teknik sampel menggunakan simple random sampling dengan menggunakan metode lotre dimana dari 10 pedagang buah setiap pedagangnya diambil 4 jenis buah yang paling banyak diminati oleh masyarakat.Variabel yang diteliti meliputi Kandungan Logam Timbal (Pb), Jenis buah, kepadatan kendaraan, waktu pemaparan dan asal buah. Analisis data menggunakan uji ANOVA Oneway.Berdasarkan hasil penelitian dari 37 sampel buah diperoleh hasil kandungan timbal Kandungan cemaran logam timbal (Pb) dari berbagai jenis buah yang tertinggi terdapat pada buah apel yang dijual oleh pedagang 7 sebesar 0,18 mg/kg sedangkan yang terendah terdapat pada buah jeruk yang dijual oleh pedagang 1 dan buah apel yang dijual oleh pedagang 8 sebesar 0,5 mg/kg. Hasil uji korelasi analisis bivariat nilai P (sig) yaitu sebesar 0,585 > 0,05 yang berarti tidak ada hubungan antara hasil pemeriksaan timbal (Pb) dengan waktu pemaparan. Hasil uji statistik uji Oneway Anova analisis bivariat nilai P (sig) yaitu sebesar 0,380 > 0,05 tidak ada perbedaan kandungan timbal (Pb) buah jeruk, pisang, apel dan mangga yang dijual oleh pedagang kaki lima.Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada perbedaan kandungan timbal (Pb) buah jeruk, pisang, apel dan mangga yang dijual oleh pedagang kaki lima di Kecamatan Pasar Kemis Kab.Tangerang Tahun 2022. Serta saran kepada pedagang buah Diharapkan memperhatikan keamanan dagangannya dengan menutup dagangan menggunakan terpal atau buah sudah ditimbang perkg yang kemudian ditutup menggunakan plasticwrap. Dan juga bisa menggunakan lemari pendingin atau lemari khusus untuk buah agar selalu aman dan fresh

    ANALISA ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN PRE OPERASI LAPAROTOMI DENGAN MASALAH ANSIETAS DI RSUD KABUPATEN TEMANGGUNG

    No full text
    Latar Belakang: Operasi atau pembedahan merupakan prosedur medis invasif yang dilakukan untuk mendiagnosis atau mengobati sakit, cedera, atau kecacatan. Klasifikasi pembedahan dapat dikategorikan dalam jenis mayor dan minor. Laparatomi merupakan salah satu prosedur pembedahan mayor dengan cara melakukan penyayatan pada lapisan dinding abdomen untuk mendapatkan organ dalam abdomen yang mengalami masalah, misalnya kanker, pendarahan, obstruksi, dan perforasi. Tindakan pembedahan pre operatif merupakan peristiwa kompleks yang menimbulkan kecemasan. Kecemasan dapat diatasi dengan pengobatan non farmakologi dengan melakukan teknik relaksasi. Salah satu teknik relaksasi yang dapat digunakan adalah teknik relaksasi otot progresif. Teknik relaksasi progresif memiliki beberapa manfaat, salah satunya yaitu dapat menurunkan kecemasan pada pasien pre operasi laparotomi.Tujuan: Untuk mendiskripsikan asuhan keperawatan dengan penerapan teknik relaksasi otot progresif pada pasien pre operasi laparotomi dengan masalah ansietas di RSUD Kabupaten Temanggung.Metode: Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan case study pada 3 klien yang memiliki kecemasan pre operasi laparotomi. Instrumen yang digunakan dalam studi kasus ini adalah kuesioner APAIS (Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale) untuk menilai kecemasan. Penerapan dilakukan sebanyak 2x kunjungan selama 24 jam dalam durasi waktu 15-30 menit.Hasil Asuhan Keperawatan: Terjadi penurunan skala kecemasan pada pasien pre operasi laparotomi yang diukur menggunakan APAIS (Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale). Hal tersebut membuktikan bahwa terapi relaksasi tot progresif dapat menurunkan kecemasan pada pasien pre operasi laparotomi.Rekomendasi: Terapi relaksasi otot progresif efektif untuk dapat menurunkan kecemasan pada pasien pre operasi laparotomi dan secara tidak langsung dapat memberikan kenyamanan serta ketenangan pada pasien pre operasi laparotomi

    PREDIKSI JUMLAH KUNJUNGAN PASIEN RAWAT JALAN POLIKLINIK JANTUNG MENGGUNAKAN METODE LEAST SQUARE DI RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG TAHUN 2022-2026

    No full text
    Jumlah kunjungan pasien rawat jalan pada poliklinik jantung tahun 2017-2021 mengalami peningkatan dengan rata-rata persentase jumlah peningkatan kunjungan sebesar 9,43%. Jumlah tersebut merupakan angka kunjungan dengan rata-rata persentase tertinggi dibandingkan dengan poliklinik lain. Oleh karena tingginya persentase peningkatan kunjungan tersebut maka di beberapa tahun kedepan kemungkinan akan terjadi peningkatan angka kunjungan kunjungan. Dengan melakukan perhitungan trend maka dapat diketahui jumlah peningkatan dan penurunan kunjungan pasien rawat jalan. Informasi yang dihasilkan dari perhitungan statistik rumah sakit dapat digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan oleh pihak manajemen rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prediksi kunjungan poliklinik jantung tahun 2022-2026 di RSI Sultan Agung Semarang.Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan metode pengumpulan data yang digunakan yaitu studi dokumentasi dan observasi. Populasi dari penelitian ini yaitu data jumlah kunjungan rawat jalan tahun 2017-2021 dengan sampel yang digunakan adalah data jumlah kunjungan poliklinik jantung tahun 2017-2021.Hasil perhitungan prediksi kunjungan poliklinik jantung tahun 2022-2026 meningkat setiap tahunnya dengan rata-rata pertumbuhan kunjungan sebesar 5,67% Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan perhitungan melakukan analisis beban kerja sumber daya manusia dan menyediakan sarana prasarana yang memadai seperti kebutuhan ruang tunggu, serta menjaga kualitas pelayanan untuk mempertahankan minat pasie

    PENINGKATAN IMUNITAS IBU NIFAS MELALUI SENYAWA FLAVONOID HASIL EKSTRAKSI LEMON (CITRUS LIMON) MENGGUNAKAN TEKNOLOGI ULTRASOUND ASSISTED EXTRACTION

    No full text
    Lemon diketahui memiliki kandungan flavonoid yang dapat menghasilkan antioksidan. Antioksidan memiliki manfaat untuk menjaga sistem kekebalan tubuh. Sistem kekebalan merupakan sistem pelindung utama tubuh, yang bertanggungjawab untuk respon terhadap benda asing. Imunitas pada ibu nifas dinilai penting karena berhubungan dengan kualitas hidup sang ibu. Ibu nifas secara fisiologis mengalami inflamasi, inflamasi yang terjadi pada ibu berdampak secara langsung pada kehidupan bayinya.Teknik ekstraksi kandungan lemon yang ada masih bersifat tradisional sehingga dapat menghilangkan beberapa zat penting dalam tanaman. Upaya yang diberikan dalam meningkatkan imunitas ibu nifas yaitu pemberian hasil ekstraksi cairan lemon (citrus limon) menggunakan teknologi Ultrasound Assisted Extraction (UAE) pada ibu nifas.Tujuan: Untuk mengetahui efektifitas hasil ektraksi cairan lemon (citrus limon) menggunakan teknologi Ultrasound Assisted Extraction (UAE) terhadap peningkatan imunitas ibu nifas.Metode: Jenis penelitian true experiment dengan rancangan randomized pretest and posttest with control group design. Variabel independent yaitu dosis flavonoid 7gram/175ml hasil ekstraksi teknologi UAE dan frekuensi pemberian 1x sehari dalam waktu 14 hari, variabel depedent yaitu peningkatan imunitas ibu nifas (kadar IgA) dan variabel confounding yaitu foodrecall. Jumlah sampel pada penelitian ini yaitu 32 ibu nifas.Hasil: Pemberian hasil ekstraksi cairan lemon (citrus limon) menggunakan teknologi Ultrasound Assisted Extraction (UAE) dengan dosis 7gram/175ml diberikan selama 14 hari terbukti berpengaruh terhadap peningkatan imunitas ibu nifas dengan nilai p valu

    HUBUNGAN PENGGUNAAN GADGET DENGAN KECERDASAN EMOSIONAL PADA REMAJA

    No full text
    Latar Belakang: Kecerdasan emosional adalah kemampuan seseorang mengatur kehidupan emosinya dengan inteligensi, menjaga keselarasan emosi dan pengungkapannya melalui keterampilan kesadaran diri, pengendalian diri, motivasi diri, empati dan keterampilan sosial. Kurangnya kontrol akan emosi dapat berdampak pada kesehatan fisik serta mental, bahkan jika emosi sudah diluar batas wajar, hal ini dapat berdampak pada lingkungan sekitar. Kurangnya kontrol emosi bisa juga dipicu oleh intensitas dalam penggunaan gadget. Remaja saat ini begitu terikat pada gadget, bahkan tak jarang dari para pengguna gadget mengakui bahwa memiliki keterikatan/semacam kecanduan dalam kesehariannya. Penggunaan gadget berlebih pada remaja, dapat menimbulkan ketidakpedulian sehingga menumpulkan kemampuan dalam empati, mengekspresikan emosi dengan tepat, mengelola emosi, yang merupakan aspek dari kecerdasan emosional.Tujuan: Mengetahui hubungan penggunaan gadget dengan kecerdasan emosional pada remajaMetode: Desain penelitian kuantitatif yang bersifat korelasional dengan metode cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini sejumlah 394 responden siswa SMK Pangudiluhur Tarcisius Semarang, Sampel pada penelitian ini sejumlah 80 responden dengan teknik sampel yaitu probability random sampling. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji Chi-square test.Hasil: Uji hipotesis pada penelitian ini menggunakan uji chi square test, adapun kriteria uji hipotesis yaitu apabila p value kurang dari 0.05. Pada penelitian ini nilai p value hubungan penggunaan gadget dengan kecerdasan emosional yaitu p=0.004, artinya p lebih kecil dari 0,05. Maka kesimpulannya terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan gadget dengan kecerdasan emosional, pada remaja di SMK Pangudi Luhur Tarcisius Semarang.Simpulan: Terdapat hubungan penggunaan gadget dengan kecerdasan emosional pada remaja

    4

    full texts

    28,611

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    repository.poltekkes-smg.ac.id
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇