28611 research outputs found
Sort by
PENGARUH PEMBERIAN EDUKASI GIZI DIETARY APPROACHES TO STOP HYPERTENSION (DASH) DENGAN MEDIA BERBASIS ANDROID TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP PENDERITA HIPERTENSI
INDONESIA KUAT DENGAN MERDEKA BELAJAR
Buku ini ditulis oleh 77 penulis dengan berbagai disiplin ilmu yang terdiri dari akademisi PTN maupun PTS maupun praktisi pendidikan yang berasal dari berbagai provinsi di seluruh Indonesia
EFEKTIFITAS INTERVENSI SENAM PROLANIS DAN RELAKSASI AUTOGENIK TERHADAP KADAR GULA DARAH DAN TINGKAT STRESS PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2
Background: Diabetes Mellitus (DM) is a chronic metabolic disorder with multiple etiologies characterized by high blood sugar levels accompanied by impaired carbohydrate, lipid and protein metabolism as a result of insulin function insufficiency. Hyperglycemia in people with diabetes mellitus can be motivated by stress factors which include physical, biological, psychological and socio-cultural stress. Non-pharmacological management are becoming an option in diabetes mellitus, such as prolanis gymnastic and autogenic relaxation can control blood sugar levels and stress levels in patients with type 2 diabetes mellitus.Purpose: this study aimed to analyzed the effectiveness of the intervention of prolanis gymnastic and autogenic relaxation on fasting blood sugar levels and stress levels in patients with type 2 diabetes mellitus.Methods: This study uses a quasi-experimental type of research with the research design used is pretest and posttest with control group design, there are 60 respondents in this study, into 2 groups which is intervention and control groups. the intervention group was given prolanis exercise and autogenic relaxation intervention, and the control group was not given intervention but still received treatment according to Puskesmas standards. Data were analyzed using repeated measures ANOVA and independent t-test.Results: Repeated Measure Anova test showed a significant difference with the mean fasting blood sugar level and stress level with p=value 0.000
PERHITUNGAN KANDUNGAN ZAT GIZI MENU MAKANAN SAHUR DAN BERBUKA YANG DISAJIKAN SELAMA RAMADHAN DI PONDOK PESANTREN DARUSSALAM PIPITAN KOTA SERANG
Latar belakang: susunan menu yang beragam pada penyelenggaraan makanan asrama dapat meningkatkan selera konsumen dan memenuhi kecukupan gizi. Menu yang disajikan di Pondok Pesantren Darussalam Pipitan Kota Serang hanya terdiri dari makanan pokok, lauk hewani dan lauk nabati. Maka, hal ini menjadi perhatian penting dalam penelitian. Tujuan penelitian: mengetahui nilai gizi menu makanan sahur dan berbuka selama bulan Ramadhan di Pondok Pesantren Darussalam Pipitan Kota Serang.Rancangan penelitian: termasuk penelitian gizi institusi yang merupakan penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh menu yang disajikan selama Ramadhan dan sampel penelitian ini adalah menu makanan sahur dan berbuka yang disajikan selama 3 hari berturut-turut di Pondok Pesantren Darussalam Pipitan Kota Serang. Pengambilan data dilakukan dengan melakukan observasi langsung dan menimbang besar porsi tiap menu. Kemudian menerjemahkan perhitungan kandungan zat gizi bahan makanan per porsi yang akan dianalisis ke dalam aplikasi Nurisurvey. Hasil: menu sahur yang disajikan hanya terdiri dari makanan pokok dan lauk nabati, sedangkan menu berbuka terdiri dari takjil, makanan pokok, dan lauk nabati/hewani. Hasil rata-rata menu sahur maupun menu berbuka yang disajikan belum mencukupi kecukupan gizi santri yait
PENGARUH PEMBERIAN MINUMAN GREEK-KU TERHADAP KADAR HORMON PROLAKTIN DAN PRODUKSI ASI IBU MENYUSUI
Latar Belakang: ASI merupakan makanan utama yang terbaik bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi. Capaian ASI eksklusif di Indonesia (66,1%) masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan target yang telah ditetapkan oleh Menteri Kesehatan yakni sebesar 80%, salah satu faktor penyebabnya adalah produksi ASI yang tidak mencukupi. Upaya yang dapat dilakukan salah satunya adalah secara non farmakologis dengan pengonsumsian minuman Greek-Ku (kombinasi biji fenugreek dan kurma) yang mengandung zat laktagogum untuk meningkatkan produksi ASI.Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian minuman Greek-Ku terhadap kadar hormon prolaktin dan produksi ASI ibu menyusui.Metode: True Eksperimental Design dengan rancangan Post Test Only With Control Group Design untuk kadar hormon prolaktin dan Pretest Posttest With Control Group Design untuk produksi ASI yang dilihat dari indikator BB bayi. Sampel berjumlah 32 ibu menyusui hari ke-14 postpartum yang terbagi ke dalam 2 kelompok, yaitu 16 ibu berada pada kelompok intervensi dan 16 kontrol. Kelompok intervensi diberikan minuman Greek-Ku (kombinasi 25 gram biji fenugreek dan 100 gram kurma dalam 250 ml air), sedangkan kelompok kontrol diberikan minuman olahan kurma (100 gram kurma dalam 250 ml air), pemberian minuman dilakukan selama 14 hari. Pengukuran kadar hormon prolaktin dilakukan pada hari ke-15 intervensi dan penimbangan BB bayi dilakukan pada hari ke-1, 7, dan 15 masa intervensi. Analisis data menggunakan uji Mann Whitney, T Independent, Paired Sample T-Test, dan Anova.Hasil: Tidak terdapat perbedaan yang signifikan kadar hormon prolaktin ibu menyusui antara kelompok intervensi dan kontrol (p value 0,366), tetapi jika dilihat dari rata-rata kedua kelompok kadar prolaktin kelompok intervensi lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol (Intervensi: 279,52 ng/ml, Kontrol: 263,31 ng/ml).Terdapat perbedaan produksi ASI yang dilihat dari indikator BB bayi pada kelompok intervensi dan kontrol dengan p value 0,001. Kesimpulan: Pemberian minuman Greek-Ku (kombinasi biji fenugreek dan kurma) yang diberikan selama 14 hari dapat meningkatkan produksi ASI dengan indikator BB bayi, tetapi untuk kadar hormon prolaktin tidak terdapat perbedaan yang signifikan
ASUHAN KEPERAWATAN HIPERTENSI DENGAN MASALAH PENURUNAN PERFUSI JARINGAN PERIFER MENGGUNAKAN TERAPI PIJAT REFLEKSI KAKI DI RSUD. RAA. SOEWONDO PATI
ASUHAN KEPERAWATAN HIPERTENSI DENGAN MASALAH PENURUNAN PERFUSI JARINGAN PERIFER MENGGUNAKAN TERAPI PIJAT REFLEKSI KAKI DI RSUD. RAA. SOEWONDO PATIArif Teguh Suroso1, M. Syamsul Arif2, Sudirman3, Sudiarto4Mahasiswa Progam Studi D III Keperawatan SemarangDosen Jurusan Keperawatan SemarangEmail : [email protected] Latar Belakang : Hipertensi bisa didefinisikan sebagai tekanan darah terus menerus dimana tekanan sistolik diatas 140 mmHg dan diastolik di atas 90 mmHg. Hipertensi adalah salah satu penyebab kematian dini. Perfusi jaringan perifer adalah keadaan dimana seseorang individu mengalami atau beresiko mangalami suatu penurunan sirkulasi darah ke perifer yang dapat mengganggu kesehatan. Pijat refleksi ialah suatu praktik memijat titik-titik tertentu pada tanggan dan kaki. Metoda : Metoda yang digunakan dalam memberikan asuhan keperawatan menggunakan metoda deskriptif dengan pendekatan studi kasus (case study) dan menggunakan proses pendekatan keperawatan. Sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah Purposive Sampling, meliputi 2 pasien Hipertensi dengan masalah ketidak efektif perfusi jaringan perifer.Hasil : Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3 x 24 jam masalah perfusi jaringan perifer tidak efektif teratasi ditandai dengan Capillary refill time < 3 detik yang dipengaruhi oleh pemberian tindakan keperawatan farmakologi dan didukung dengan tindakan keperawatan non- farmakologi (terapi pijat refleksi kaki)Simpulan : Semua asuhan keperawatan yang sudah di berikan pada klien hipertensi dengan perfusi jaringan perifer tidak efektif didapat hasil masalah belum teratasi secara keseluruhan, karena yang teratasi hanya CRT < 3 detik namun tekanan darah masih diatas garis normal (sistol 110-140 mmHg dan diastole 70-90 mmHg)Kata kunci : Hipertensi, Perfusi Jaringan Perifer Tidak Efektif, Pijat Refleksi Kak
PENGARUH PENYULUHAN MENGGUNAKAN MEDIA PAPAN FLANEL TERHADAP PENGETAHUAN ANAK DALAM MENCEGAH KARIES DI SEKOLAH DASAR NEGERI 01 CIBENDUNG KABUPATEN BREBES
Data Riset Kesehatan Dasar atau Riskesdas tahun 2018 menyebutkan bahwa 54% anak sekolah dasar di Indonesia, yakni dalam rentang usia 5-9 tahun dan pada usia 10-14 tahun sebesar 41,4% mengalami masalah karies gigi. Anak-anak dengan usia sekolah dasar penting untuk diberikan pengetahuan mengenai perilaku menjaga kesehatan gigi dan mulut. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan anak dalam mencegah karies salah satunya dengan memberikan penyuluhan menggunakan media yang menarik seperti media papan flanel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan menggunakan media papan flanel terhadap pengetahuan anak dalam mencegah karies di Sekolah Dasar Negeri 01 Cibendung Kabupaten Brebes.Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi experimental designs (eksperimen semu) dengan desain penelitiannya menggunakan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas I sampai VI Sekolah Dasar Negeri 01 Cibendung sebanyak 125 siswa dengan sampel yang diperoleh 56 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik systematic random sampling. Data yang diperoleh dari responden melalui lembar kuesioner pengetahuan kemudian diolah dan disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh pada penyuluhan menggunakan media papan flanel terhadap pengetahuan anak dalam mencegah karies di Sekolah Dasar Negeri 01 Cibendung. Sebanyak 11 (20%) responden kriteria baik sebelum penyuluhan dan 18 (32%) responden kriteria baik sesudah penyuluhan. Hasil perlakuan sebelum dan sesudah penyuluhan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan responden. Berdasarkan hasil penelitian disarankan bagi siswa untuk dapat menerapkan pengetahuan yang didapatkan dari kegiatan penyuluhan dengan media papan flanel dalam kehidupan sehari-hari dan dapat menginformasikan pengetahuan yang didapat kepada teman lainnya agar dapat mengubah derajat kesehatan gigi dan mulut menjadi lebih baik
EFEKTIVITAS PASTA GIGI CHARCOAL DIBANDINGKAN DENGAN PASTA GIGI NON CHARCOAL TERHADAP PLAK INDEKS PADA SISWA SDN BANDUNGAN 01
Anak usia sekolah mempunyai angka penyakit gigi berlubang yang tinggi dan dipengaruhi oleh kebersihan gigi. Hal yang dapat mempengaruhi kebersihan gigi salah satunya adalah plak. Plak dapat dihilangkan dengan cara mekanik melalui kegiatan menggosok gigi menggunakan pasta gigi dan sikat gigi. Charcoal merupakan salah satu bahan yang mulai ditambahkan di pasta gigi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efektivitas penggunaan pasta gigi yang mengandung charcoal dan non charcoal terhadap plak indeks pada siswa SDN Bandungan 01.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Kuasi Eksperimental. Penelitian ini menggunakan rancangan pre and post test control group design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 62 sampel, yang dibagi menjadi 2 kelompok dan dipilih dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji non parametrik untuk 2 variabel. Uji Wilcoxon untuk melihat data sebelum dan sesudah diberi perilaku dan Uji Mann-Whitney untuk mengetahui dan melihat perbedaan efektivitas pasta gigi charcoal dan non charcoal terhadap plak indeks.Hasil penelitian menunjukkan pada pasta gigi charcoal dan non charcoal sama-sama efektif dalam menghilangkan plak. Selisih indeks plak sebelum dan sesudah perlakuan terlihat bahwa kelompok pasta gigi charcoal mempunyai penurunan yang lebih besar dibandingkan dengan kelompok pasta gigi non charcoal. Dengan hasil selisih rata-rata indeks plak charcoal sebesar 27,1 dan pasta gigi non charcoal sebesar 21,4. Dalam uji statistik yang dilakukan dengan uji Mann Whitney menunjukkan hasil p-Value = 0.049
PENERAPAN APLIKASI SDIDTK BERBASIS ANDROID UNTUK DETEKSI DINI KETERLAMBATAN PERKEMBANGAN PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH DI WILAYAH PUSKESMAS SRONDOL KOTA SEMARANG
Latar Belakang: Masa usia pra sekolah merupakan periode penting dalam perkembangan anak. Menurut Depkes dalam (Setiadi, 2015) masa usia prasekolah disebut masa keemasan (Golden period), jendela kesempatan (window of opportunity), dan masa kritis (critical period). Pada masa anak pra sekolah perkembangan dan kemampuan anak dalam berbahasa, kreativitas, perkembangan sosial, emosional, dan intelegensi berjalan sangat cepat.masalah dalam tumbuh kembang anak usia pra sekolah harus dideteksi secara dini sehingga intervensi dapat dilakukan agar tidak terjadi efek yang lebih parah dan permanen Dibutuhkan upaya kesehatan yang ditujukan untuk mempertahankan kelangsungan hidup sekaligus meningkatkan kualitas hidupanak usiapra sekolah. Tujuan melakukan penerapan aplikasi SDIDTK berbasis android untuk deteksi dini keterlambatan perkembangan pada anak prasekolah di wilayah Puskesmas srondol. Metode/Desain yang digunakan adalah studi kasus pada 3 anak yang mengalami keterlambatan perkembangan dengan proses keperawatan serta menerapkan evidence based practice. Hasil: Penerapan aplikasi Stimulasi Deteksi Intervensi Dini tumbuh kembang (SDIDTK) dapat mendeteksi dan menstimulasi keterlambatan perkembangan anak.baik aspek motorik kasar,motorik halus,personal sosial,kemandirian dan bahasa. Kesimpulan: Aplikasi SDIDTK dapat diterapkan untuk mendeteksi perkembangan anak & mengatasi masalah keterlambatan perkembanga