Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang

repository.poltekkes-smg.ac.id
Not a member yet
    28611 research outputs found

    EFEKTIVITAS PIJAT OKSITOSIN OLEH SUAMI TERHADAP PRODUKSI ASI

    No full text
    Poltekkes Kemenkes SemarangJurusan Kebidanan Semarang Prodi Sarjana Terapan Kebidanan Magelang 2022ABSTRAKLatifah Maharani1, Mundarti2, Wahyu Pujiastuti3Efektifitas Pijat Oksitosin Oleh Suami Terhadap Produksi ASI96 Hal + 10 Tabel + 8 Gambar + 12 LampiranAngka Kematian Neonatus ( AKN ) indikator derajat kesehatan masyarakat. Pada tahun 2019, sebanyak 69% dari seluruh jumlah kematian bayi terjadi pada neonatal artinya kasus kematian pada neonatus masih menjadi penyumbang besar angka kematian bayi di Indonesia. Terdapat beberapa upaya yang dilakukan untuk mengurangi angka kematian bayi salah satunya yaitu dengan menerapkan ASI eksklusif. Namun sebagian besar ibu terkendala dalam memberikan ASI karena beberapa faktor. Faktor yang paling berperan dalam kelancaran produksi ASI yaitu psikologis ibu, karena 80% kegagalan ibu menyusui jika psikologinya tidak diperhatikan dan menghambat hormone oksitosin. Salah satu hormon yang berperan aktif dalam kelancaran dan dapat ditingkatkan melalui pijat oksitosin oleh bidan maupun suami. (Marmi, 2017).Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efektivitas pijat oksitosin oleh suami terhadap produksi ASI dengan indikator berat badan bayi di Puskesmas Bener Purworejo dengan desain Quasi Eksperiment dengan pendekatan Pre-Post Control group design . Populasi adalah ibu nifas ibu nifas yang berada pada wilayah kerja Puskesmas Bener Kabupaten Purworejo berdasarkan persalinan 40 dengan Hari Perkiraan Lahir (HPL) dari bulan Januari hingga Maret 2022 sejumlah 40 responden. Pada penelitian ini sampel diambil dengan tekhnik pengambilan sampel purposive sampling sehingga diperoleh sample sejumlah 36 responden.Hasil Penelitian ini Peningkatan produksi ASI berdasarkan berat badan bayi setelah dilakukan pijat oksitosin oleh suami terbukti lebih efektif dibanding kelompok yang diberikan pijat oksitosin oleh peneliti dengan bukti hasil penelitian p value 0,000 (

    No full text

    PENGELOLAAN HAMBATAN MEMORI PADA LANSIA DENGAN DEMENSIA

    No full text
    PENGELOLAAN HAMBATAN MEMORI PADA LANSIA DENGAN DEMENSIAFerlina Novenda Listianti1, Ani Kuswati21Mahasiswa Program Keperawatan Purwokerto Program Diploma III 2Dosen Jurusan Keperawatan SemarangKorespondensi : [email protected] Belakang : Demensia merupakan degenerasi fungsi pada bagian otak yang mengakibatkan fungsi kognitif seorang lansia menurun, sehingga mengganggu dalam pemecahan suatu masalah, berinteraksi, serta kehidupan sehari-harinya. Oleh karena itu, perlu dilakukan pencegahan untuk menghambat kemunduran kognitif akibat penuaan dan sebagai bentuk stimulasi meningkatkan kemampuan otak yaitu dengan pemberian senam otak dan terapi musik.Tujuan : Karya tulis ini bertujuan untuk menggambarkan pengeloalaan hambatan memori pada lansia dengan demensia di Desa Kalimandi.Metoda : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus (case study) dan menggunakan proses pendekatan keperawatan. Sampling yang digunakan meliputi dua keluarga.Hasil : Setelah dilakukan asuhan keperawatan keluarga selama delapan kali kunjungan pada kedua responden didapatkan hasil kedua responden mengalami peningkatan, yaitu pada klien 1 skor MMSE 23 menjadi 25 dan pada klien 2 skor MMSE 22 menjadi 23.Simpulan : Tindakan keperawatan telah dilakukan selama delapan kali kunjungan seseuai intervensi keperawatan dengan hasil masalah teratasi sebagian. Namun, disarankan bagi pasien untuk melanjutkan terapi secara mandiri sebagai penghambat penurunan kognitif.Kata kunci : Demensia, Hambatan Memori, Senam Otak, Terapi Musik

    PENGELOLAAN MENYUSUI TIDAK EFEKTIF DENGAN PIJAT OKSITOSIN PADA IBU POST PARTUM

    No full text
    Latar belakang: Permasalahan utama ibu post partum dalam memberikan ASI secara dini yaitu produksi ASI yang sedikit atau ASI tidak keluar. Hal ini disebabkan kurangnya rangsangan hormon prolaktin dan oksitosin. Pijat oksitosin diketahui dapat mengefektifkan produksi dan pengeluaran ASI. Karya Tulis ini bertujuan untuk menggambarkan hasil pengelolaan menyusui tidak efektif dengan pijat oksitosin pada ibu post partum.Metoda: Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif, dengan pendekatan studi kasus dan pendekatan proses keperawatan. Subjek penelitian terdiri dari 2 ibu post partum dengan waktu pengelolaan selama 3 hari pada masing- masing ibu post partum.Hasil: Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama satu minggu pada kedua responden dengan memberikan konseling laktasi dan edukasi menyusui, didapatkan hasil kedua responden terbukti dapat menyusui secara efektif.Simpulan: Pijat oksitosin dapat mengefektifkan proses menyusui pada ibu post partum. Pijat oksitosin dapat direkomendasikan sebagai cara yang efektif untuk mengatasi ketidaklancaran produksi ASI

    PENGELOLAAN KESIAPAN PERSALINAN PADA IBU PRIMIGRAVIDA

    No full text
    Latar belakang : Kesiapan persalinan dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu paritas, pengetahuan, usia dan pendapatan. Pendidikan kesehatan tentang persiapan dan proses persalinan diketahui dapat meningkatkan kesiapan persalinan pada ibu primigravida, sehingga dapat mencegah tingginya angka kehamilan patologis dan meminimalkan jumlah kematian ibu akibat 3 terlambat. Tujuan karya tulis ini adalah untuk menggambarkan pengelolaan kesiapan persalinan pada ibu primigravida.Metoda : Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif, dengan pendekatan studi kasus dan pendekatan proses keperawatan. Subjek penelitian terdiri dari 2 ibu primigravida dengan waktu pengelolaan selama 6 hari pada masing-masing ibu primigravida. Hasil : Setelah dilakukan pendidikan kesehatan tentang persiapan dan proses persalinan, didapatkan hasil kedua ibu primigravida mengalami peningkatan kesiapan dalam menghadapi persalinan (klien 1 dan 2 meningkat kesiapannya dari dari 71.6% dengan kategori cukup menjadi 96.2% dengan kategori baik).Simpulan : Pendidikan kesehatan tentang persiapan dan proses persalinan efektif terhadap peningkatan kesiapan persalinan pada ibu primigravida

    EFEKTIVITAS PENYULUHAN DENGAN KARTU BERGAMBAR DAN BUKU CERITA TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP DAN KETERAMPILAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK PRASEKOLAH DI TKIT BINA INSANI, SEMARANG

    No full text
    Kesehatan gigi anak secara tidak langsung memiliki hubungan timbal balik yang saling berhubungan dengan kesehatan secara keseluruhan. Kesehatan gigi dan mulut anak dapat dilihat dari tingkat kebersihan rongga mulut anak. Masalah kesehatan gigi anak ditemukan pada usia 3-4 tahun di Provinsi Jawa Tengah sebanyak 42,11% mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut. Selain itu, diketahui pula bahwa pada usia 3-4 tahun hanya 1,95% yang melakukan menyikat gigi di waktu yang benar (Badan Litbang Kesehatan Jawa Tengah, 2018). Berdasarkan hasil pemeriksaan 5 siswa TKIT Bina Insani Semarang ditemukan 90% siswa memiliki rampan karies dan karies pada gigi molar kedua gigi susu rahang bawah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas penyuluhan dengan kartu bergambar dan buku cerita terhadap pengetahuan, sikap dan keterampilan kesehatan gigi dan mulut pada anak prasekolah di TKIT Bina Insani, Semarang.Metode penelitian yang digunakan merupakan penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian ini meneliti anak usia prasekolah di TKIT Bina Insani Semarang dengan total populasi 90 anak dan sampel 45 anak.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan pada hasil sesudah penyuluhan menggunakan media kartu bergambar dan buku cerita. Pada jumlah selisih rerata nilai pre-test didapatkan media buku cerita adalah 29,66 lebih efektif daripada kartu bergambar sebanyak 23,59. Kesimpulan: berdasarkan hasil penelitian didapatkan media buku cerita lebih efektif untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan kesehatan gigi dan mulut pada anak prasekolah di TKIT Bina Insani Semarang dibandingkan media kartu bergambar

    ASUHAN KEPERAWATAN GAYA HIDUP KURANG GERAK PADA HIPERTENSI

    No full text
    Latar Belakang : Hipertensi merupakan suatu penyakit yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah yang melebihi normal. Angka kejadian hipertensi di Indonesia berdasarkan hasil Riskesdas tahun 2013 dan 2018 mengalami peningkatan sebesar 8,31%. Terdapat beberapa masalah yang muncul pada pengelolaan hipertensi salah satunya yaitu gaya hidup kurang gerak. Hipertensi dengan gaya hidup kurang gerak dapat dilakukan dengan penanganan yaitu dengan cara melakukan aktivitas fisik secara rutin dengan melakukan olahraga. Tujuan karya tulis ini adalah untuk memaparkan dan memberikan gambaran tentang pengelolaan gaya hidup kurang gerak pada keluarga dengan hipertensi.Metode : Metode yang digunakan dalam pengelolaan kasus menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus dan menggunakan proses pendekatan keperawatan. Sampling yang digunakan meliputi 2 keluarga.Hasil : Setelah dilakukan pengelolaan keperawatan keluarga selama 5x pertemuan pada kedua responden didapatkan hasil kedua responden mengalami peningkatan dalam latihan dengan sudah melakukan aktivitas fisik dan masalah teratasi.Simpulan : Gaya hidup kurang gerak pada kedua responden mengalami peningkatan gerak dengan sudah melakukan aktivitas fisik yaitu olahraga setelah dilakukan asuhan keperawatan keluarga

    ASUHAN KEPERAWATAN BERAT BADAN BERLEBIH PADA REMAJA AKIBAT PANDEMI COVID-19

    No full text
    Latar Belakang: Pemerintah Indonesia terus menerapkan kebijakan untuk menekan angka positif covid-19 yang mulai menunjukan grafik naik dengan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB. Pembatasan aktivitas di luar ruangan yang dilakukan selama pandemi Covid-19 mengakibatkan perubahan gaya hidup pada remaja, mereka mengalami penurunan aktivitas fisik dan perubahan pola makan yang dapat meningkatkan risiko berat badan berlebih. Remaja dengan berat badan berlebih memiliki risiko terserang penyakit yang dapat menyebabkan menurunnya angka harapan hidup. Tujuan dari karya tulis ini adalah untuk menggambarkan asuhan keperawatan pada remaja yang mengalami berat badan berlebih akibat pandemi covid-19.Metode: Metode yang digunakan dalam memberikan asuhan keperawatan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus (case study) dan menggunakan proses pendekatan keperawatan. Sampling yang digunakan meliputi 2 remaja.Hasil: Setelah dilakukan tindakan asuhan keperawatan selama 4x pertemuan pada kedua responden mengalami perubahan pola makan, aktivitas fisik dan peningkatan pengetahuan terkait berat badan berlebih. Kedua responden tersebut berhasil mempertahankan berat badannya dan tidak mengalami kenaikan berat badan yang signifikan dalam 4x pertemuan.Simpulan: Aktivitas fisik, pola makan serta pengetahuan mengenai berat badan berlebih pada kedua responden mengalami perubahan setelah dilakukan asuhan keperawatan berlebih pada remaja akibat pandemi covid-19

    PENGELOLAAN KESIAPAN MENINGKATKAN MANAJEMEN KESEHATAN DENGAN DIIT PADA KELUARGA LANSIA HIPERTENSI

    No full text
    Latar Belakang : Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan suatu kondisi dimana terjadi peningkatan tekanan darah sistolik ?140 mmHg dan tekanan darah diastolik ?90 mmHg yang dilakukan pada dua kali pengukuran dalam selang waktu 5 menit. Prevalensi hipertensi di Jawa Tengah mencapai 37,57%. Hipertensi dapat memicu timbulnya penyakit lain yang tergolong dalam kelas berat yang mematikan serta dapat meningkatkan resiko serangan jantung, stroke, dan gagal ginjal.Tujuan : Analisa pengelolaan ini bertujuan untuk menggambarkan asuhan keperawatan dari pengkajian sampai dengan evaluasi keluarga yang menderita hipertensi dengan fokus studi kesiapan meningkatkan manajemen kesehatan dengan diit di wilayah kerja Puskesmas Tegal Selatan.Metode : Metode yang digunakan penulis dalam laporan kasus ini adalah dengan metode deskriptif dalam bentuk studi kasus. Studi kasus ini merupakan studi untuk menyusun laporan tentang pengelolaan kesiapan meningkatkan manajemen dengan diit pada keluarga lansia yang menderita hipertensi. Hasil : Pasien dengan hipertensi dapat meningkatkan manajemen kesehatannya terutama dalam gaya hidup seperti diit pada makanannya serta dapat mengoptimalkan perkembangannya.Simpulan : Masalah pengelolaan kesiapan meningkatkan manajemen kesehatan dengan diit pada keluarga lansia hipertensi teratasi sebagian

    4

    full texts

    28,611

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    repository.poltekkes-smg.ac.id
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇