Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang

repository.poltekkes-smg.ac.id
Not a member yet
    28611 research outputs found

    ANALISA PENERAPAN SENAM AEROBIC LOW IMPACT TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI ESENSIAL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SRONDOL SEMARANG

    No full text
    Latar Belakang : Hipertensi merupakan masalah kesehatan di dunia karena menjadi faktor utama dalam melatarbelakangi terjadinya penyakit stroke, ginjal, dan kardiovaskuler dengan total kasus mencapai 8,9 juta kasus namun tercatat 80-95% kasus hipertensi yang ada merupakan kasus hipertensi esensial, yang tidak diketahui secara spesifik penyebabnya. Penatalaksanaan hipertensi dapat melalui pemberian latihan senam aerobic low impact sebagai tindakan non-farmakologi. Tujuan : untuk mengetahui analisa penerapan senam aerobic low impact terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi esensial.Metode : penelitian ini merupakan penelitian studi kasus yang melibatkan 3 responden dengan hipertensi esensial grade 1. Instrumen yang digunakan berupa Tensimeter digital, lembar pengkajian asuhan keperawatan, lembar observasi pelaksanaan latihan senam aerobic low impact, lembar observasi hasil pengukuran tekanan darah. Latihan senam aerobic low impact akan dilakukan dalam 3 sesi selama seminggu.Hasil Asuhan Keperawatan : Masalah kesehatan yang dialami oleh 3 responden adalah hipertensi dan kurangnya melakukan tindakan untuk mengurangi faktor risiko dari hipertensi sehingga dapat diambil diagnosa keperawatan yang muncul dalam asuhan keperawatan pasien dengan hipertensi salah satunya adalah kesiapan peningkatan manajemen kesehatan dengan outcome manajemen kesehatan meningkat ditandai dengan penurunan tekanan darah.Diskusi : Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menjelaskan bahwa senam aerobic low impact dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi essensial.Rekomendasi : Pemberian senam aerobic low impact diharapkan dapat menjadi sebuah inovasi dalam tindakan promotif sebagai upaya pencegahan dan pengendalian hipertensi

    EFEKTIFITAS KOMPRES HANGAT JAHEDAN KOMPRES HANGAT TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA KALA I FASE AKTIF PERSALINAN

    No full text
    Persalinan yaitu proses servik membuka, turunya janin menuju jalan lahir. Nyeri pada ibu bersalin pada saat kepala bayi turun ke dalam jalan lahir sehingga terjadi tekanan. Lebih dari 140 juta wanita pada tahun 2018 menurut data WHO melahirkan. Melahirkan menurut dari berbagai kasus menyebabkan rasa nyeri, ketakutan, bahkan sampai kematian. Sedangkan jumlah pasien melahirkan di wilayah Puskesmas Klirong 2 pada bulan Januari-Februari 2022 terdapat 32 pasien. Metode mengurangi nyeri kala I fase aktif persalinan secara non farmakologi yaitu terapi kompres hangat jahe dan kompres hangat. Terapi kompres hangat jahe dan kompres hangat yang dilakukan selama 20 menit di dermaton T10, T11, T12 dan L1.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas kompres hangat jahe dan kompres hangat terhadap penurunan nyeri pada kala I fase aktif persalinan di wilayah Puskesmas Klirong 2.Penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasi Eksperimental dengan pendekatan two group pre-post test design. Jumlah responden dengan nyeri persalinan Kala I Fase Aktif sebanyak 32 responden yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu 16 responden pada kelompok ibu bersalin yang menggunakan kompres hangat jahe dan 16 responden pada kelompok ibu bersalin menggunakan kompres hangat . Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan Total sampling. Analisa data yang digunakan karena data tidak berpasangan berdistribusi tidak normal menggunakan Uji Mann-whitney.Hasil uji Wlicoxon Signed Rank Test menunjukkan ada perbedaan signifikan antara nyeri kala I fase aktif persalinan sebelum dan sesudah kompres hangat jahe (p=0.000;

    ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN CKD DENGANPENERAPAN INTRADIALYTIC EXERCISE DAN TERAPI MUSIK KLASIKTERHADAP TEKANAN DARAH INTRADIALISIS DI RSD K.R.M.TWONGSONEGORO KOTA SEMARANG

    No full text
    Latar Belakang Penyakit Ginjal Kronis adalah ketidakmampuan ginjal untuk menjaga keseimbangan cairan sisa metabolisme dan dapat menyebabkan gagal ginjal stadium akhir. Salah satu pengobatan yang dapat dilakukan pada pasien PGK adalah dengan melakukan terapi hemodialisis, namun selain itu hemodialisis memiliki komplikasi tersendiri salah satunya adalah hipertensi intradialitik, untuk menurunkan hipertensi intradialitik dapat dilakukan dengan latihan intradialitik dan terapi musik klasik. Desain penelitian dalam karya tulis ilmiah ini menggunakan pendekatan penulisan deskriptif analitis berupa studi kasus. Sampel penelitian dalam karya tulis ilmiah ini adalah tiga pasien yang menjalani hemodialisa, dalam keadaan sadar dan bersedia menjadi responden. Hasil penelitian dalam karya ilmiah ini adalah latihan intradialitik dan terapi musik klasik efektif untuk menurunkan tekanan darah tetapi pada beberapa pasien penurunan tekanan darah tidak terlalu signifikan. Kesimpulan dari penelitian dalam karya ilmiah di atas adalah ketiga terapi tersebut dapat menurunkan tekanan darah intradialistis

    PENGARUH PENGGUNAAN KMGS TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN ORANG TUA DALAM MEMELIHARA KESEHATAN GIGI ANAK BALITA PADA POSYANDU DI KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR

    No full text
    Pengetahuan orang tua terhadap kesehatan gigi dan mulut merupakan faktor predisposisi dan perilaku yang tidak mendukung kesehatan gigi dan mulut pada anak. Pemberian Kartu Menuju Gigi Sehat (KMGS) merupakan salah satu upaya pemberdayaan dan kemandirian masyarakat dibidang kesehatan gigi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan KMGS terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam memelihara kesehatan gigi anak balita pada Posyandu Di KayuagungJenis penelitian yang digunakan adalah pre eksperimental dengan rancangan one group pre test-post test. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 sampel, Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan analisis bivariat pengetahuan menggunakan uji Wilcoxon. Dari data real persentase kategori terkait keterampilan menujukkan bahwa sebelum intervensi yaitu 0% dan sesudah intervensi 50%, untuk pengetahuan sebelum intervensi 3,3% dan sesudah intervensi 36%.Hasil Uji statistik menunjukkan hasil Uji Wilcoxon tingkat pengetahuan dan keterampilan responden sebelum dan sesudah intervensi diperoleh nilai p value0.00 atau

    ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. L UMUR 21 TAHUN DI UPTD PUSKESMAS BANJAREJO KABUPATEN BLORA

    No full text
    Ibu merupakan anggota keluarga yang berperan penting dalam urusan rumah tangga, pendidikan anak serta kesehatan seluruh keluarga khususnya pada dirinya dalam proses kehamilan, persalinan, nifas dan BBL. Dalam proses ini, tidak sedikit ibu dan bayi mengalami problem kesehatan yang dapat meningkatkan jumlah mordibitas dan mortalitas. Kabupaten Blora berada di peringkat 17 dari 35 Kabupaten/Kota se Jawa Tengah yang memiliki AKI tinggi. Pada asuhan kehamilan dan persalinan terdapat kesenjangan namun dapat diatasi dengan asuhan sesuai evidence based. Pada asuhan nifas dan KB serta BBL tidak ada kesenjangan antara teori dan studi kasus. Tujuan penulisan studi kasus ini yaitu melaksanakan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. L umur 21 tahun dengan menggunakan manajemen Varney dan SOAP untuk catatan perkembangan.Metode yang digunakan dalam penulisan Laporan Tugas Akhir ini adalah studi kasus dengan pendekatan asuhan kebidanan dengan menggunakan 5 langkah varney dan metode SOAP.Hasil studi kasus ini diperoleh dengan diagnosis Ny. L umur 21 tahun G1P0A0 usia kehamilan minggu fisiologis dengan keluhan nyeri punggung dan mual, berlanjut hingga persalinan fisiologis yang diikuti masa nifas fisiologis, KB serta asuhan Bayi Baru Lahir fisiologis.Kesimpulannya yaitu penulis telah memberikan asuhan secara komprehensif mulai dari kehamilan, persalinan, nifas dan KB serta BBL secara fisiologis dan tidak ada komplikasi. Asuhan yang diberikan penulis berdasarkan evidence based.. Saran dari penulis semoga dengan adanya studi kasus ini dapat menambah pengetahuan tentang asuhan kompehensif kepada ibu dan bayi sehingga bisa mengurangi mortalitas dan mordibitas di Indonesia

    ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. S UMUR 32 TAHUN DI UPTD PUSKESMAS JAPAH KECAMATAN JAPAH KABUPATEN BLORA

    No full text
    Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) ialah indikator krusial dalam mengukur derajat kesehatan pada suatu negara. AKI di dunia mencapai 295/100.000 KH dan AKB 2,4 juta. Indonesia menjadi negara dengan AKI dan AKB tertinggi di ASEAN, dengan AKI mencapai 4.627 dan AKB 28.158. Di Jawa Tengah AKI mencapai 98,6/100.000 KH dan AKB 25,0 %. Dalam rangka menurunkan AKI dan AKB, Jawa Tengah menerapkan program 5NG (JateNG GayeNG NginceNG WoNG MeteNG), menghindari 4T, Keluarga Berencana (KB) dan One Student One Client (OSOC). Kabupaten Blora menjadi peringkat 17 dengan AKI tertinggi dan peringkat 18 se Jawa Tengah dengan AKB tinggi dari 35 Kabupaten/Kota se Jawa Tengah, dengan kasus AKI yaitu 5 kasus dan AKB 48 kasus. Penulisan Laporan Tugas Akhir ini dalam bentuk studi kasus dengan menggunakan pendekatan proses asuhan kebidanan menggunakan 5 langkah varney dan metode SOAP.Hasil studi kasus ini diperoleh diagnosa Ny. S umur 32 tahun G2P1A0 usia kehimilan 37+4 minggu hamil fisiologis, dengan keluhan nyeri punggung bagian bawah dan sering BAK, dengan persalinan fisiologi yang diikuti masa nifas dengan keluhan nyeri pada bekas jahitan dan ASI kurang lancar sehingga mendapatkan pendidikan kesehatan tentang perawatan perineum dan makanan yang bisa meningkatkan produksi ASI. Asuhan kehamilan tidak ada kesenjangan dalam memberikan asuhan, pada asuhan persalinan terdapat kesenjangan dalam memberikan asuhan pemotongan tali pusat, pada asuhan nifas dan KB ada kesenjangan dalam memberikan asuhan senam nifas dan pada asuhan BBL tidak ada kesenjangan dalam memberikan asuhan. Kesimpulan pada Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. S telah terlaksana namun dengan kesenjangan. Saran dari penulis bagi tenaga kesehatan diharapkan dapat menggunakan alat sesuai standar dalam memberikan asuhan

    ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN RISIKO PERILAKU KEKERASAN DI RSJD DR. RM. SOEDJARWADI KLATEN

    No full text
    Latar belakang : Perilaku kekerasan merupakan tindakan seseorang yang menunjukkan bahwa perilakunya dapat menyebabkan kerugian baik verbal, fisik, emosional maupun seksual disertai amuk dan gelisah yang tidak terkendali. Risiko perilaku kekerasan adalah perilaku yang rentan mencederai diri sendiri, orang lain maupun lingkungannya bahkan menimbulkan kematian.Dengan demikian, dapat mempengaruhi stigma masyarakat terhadap pasien dengan risiko perilaku kekerasan. Terapi yang dapat dilakukan dalam mengurangi risiko perilaku kekerasan pada pasien yaitu menggunakan strategi pelaksanaan.Tujuan : Melakukan dan mendokumentasikan asuhan keperawatan pada pasienrisiko perilaku kekerasan.Metoda: Karya tulis ini difokuskan pada studi kasus deskriptif menggunakan pendekatan asuhan keperawatan pada dua pasien dengan risiko perilaku kekerasan.Hasil : Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 4 kali pertemuan menggunakan 5 strategi pelaksanaan pada pasien dengan risiko perilaku kekerasan didapatkan hasil bahwa SP 1 sampai SP 5 pada pasien pertama dapattercapai sedangkan pada pasien kedua SP 4 tidak dapat tercapai karena pasien kurang kooperatif dalam mengontrol perilaku kekerasan dengan pendekatan spiritual.Simpulan : Kedua pasien mengalami respon yang berbeda walaupun keduanya memiliki faktor penyebab yang sama

    EFEKTIFITAS PENAMBAHAN AIR PERASAN JERUK NIPIS KE DALAM BAKING SODA TERHADAP PENURUNAN SKOR STAIN INDEKS PADA PRIA USIA 18-55 TAHUN

    No full text
    Stain merupakan perubahan pewarnaan pada permukaan gigi. Nikotin dan tar yang terdapat dalam rokok dapat melekat pada struktur hidroksiapatit dari email gigi dan mengubah warna gigi menjadi kekuningan. Diskolorisasi permukaan gigi menjadi masalah estetika yang berhubungan dengan tingkat kepercayaan diri seseorang. Baking soda mengandung kristal kecil sebagai bahan abrasif sedangkan jeruk nipis mengandung asam sitrat sehingga dapat menurunkan stain pada permukaan gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penambahan air perasan jeruk nipis ke dalam baking soda terhadap penurunan stain pada pria perokok usia 18-55 tahun.Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 32 responden, 16 responden sebagai kelompok pasta baking soda, 16 responden sebagai kelompok pasta campuran. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan analisisi bivariat: uji Wilcoxon dan Independent Sample T-Test.Hasil uji pretest dan post-test menunjukkan selisih skor stain pada pengolesan pasta baking soda dan pasta campuran air perasan jeruk nipis dan baking soda adalah 0,638 dan 0,659. Hasil uji Independent Sample T-Test menunjukkan angka 0,852>0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa pasta baking soda dan pasta campuran air perasan jeruk nipis dan baking soda sama-sama efektif dalam menurunkan skor stain. Namun, tidak terdapat perbedaan yang signifikan dari selisih skor stain pada kedua perlakuan

    PENGARUH PENYULUHAN MENGGUNAKAN MEDIA WAYANG GOLEK TERHADAP TINGKAT KETERAMPILAN MENYIKAT GIGI DAN SKOR DEBRIS INDEKS SISWA MI ASSALAFIYAH 02 YAMANSARI

    No full text
    Anak usia sekolah merupakan salah satu kelompok usia yang beresiko mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut. Anak usia 5-9 tahun (67,3%) dan 10-14 tahun (55,6%) memiliki masalah kesehatan gigi dan mulut, namun hanya 2,8% yang menyikat gigi di waktu yang tepat. Kebiasaan menyikat gigi dengan benar sangat penting untuk memelihara kesehatan gigi, dapat diperoleh dari penyuluhan kesehatan gigi menggunakan media. Wayang golek merupakan salah satu kebudayaan yang berkembang di Tegal dan dapat dijadikan sebagai media yang menarik bagi anak sekolah dasar. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penyuluhan menggunakan media wayang golek terhadap tingkat keterampilan menyikat gigi dan skor debris indeks siswa MI Assalafiyah 02 Yamansari.Jenis penelitian yaitu penelitian deskriptif kuantitatif. Metode penelitian adalah quasi experiment dengan rancangan one-group pretest-posttest. Sampel diambil menggunakan purposive sampling sebanyak 35 siswa. Pengambilan data menggunakan checklist dan pemeriksaan DI. Analisis data berupa tabel distribusi frekuensi.Hasil penelitian menunjukkan sebelum dilakukan penyuluhan, 34,3% siswa terampil menyikat gigi dan setelah penyuluhan meningkat menjadi 62,9% siswa. Kondisi debris indeks paling banyak sebelum penyuluhan yaitu kategori sedang (75,1%), setelah penyuluhan paling banyak yaitu kategori baik (80%). Selisih rata-rata tingkat keterampilan menyikat gigi sebelum dan setelah penyuluhan adalah 3. Sedangkan selisih rata-rata skor debris indeks sebelum dan setelah penyuluhan adalah 0,3. Penyuluhan menggunakan media wayang golek cenderung berpengaruh terhadap tingkat keterampilan menyikat gigi dan skor debris indeks pada siswa MI Assalafiyah 02 Yamansari

    PENGARUH PERAN PENDAMPING PERSALINAN TERLATIH TERHADAP KECEMASAN IBU BERSALIN PATOLOGIS KALA 1

    No full text
    Masalah kesehatan jiwa yang terjadi pada ibu hamil diantaranya adalah kecemasan. Dari 545 ibu hamil melakukan pemeriksaan kehamilan, ada 25 % ibu hamil mengalami kesehatan jiwa meliputi:kecemasan, ketakutan, sedih marah dll. Kecemasan yang berlebihan yang terjadi selama proses melahirkan apabila tidak diatasi dengan baik maka bisa berdampak buruk terhadap ibu maupun janin. Salah satu upaya untuk mengurangi kecemasan adalah dengan menghadirkan pendamping persalinan. Pendamping persalinan yang ideal adalah pendamping persalinan yang melakukan perannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh peran pendamping persalinan terlatih terhadap kecemasan ibu bersalin patologis kala 1.Jenis penelitian yang digunakan penelitian kuantitatif, dengan desain quasi eksperimental designs pendekatan non-equivalent control group pretest-posttest designs. Pengambilan sampel dengan purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 50 responden. Pendamping persalinan diberi pelatihan peran pendamping persalinan selama 20-30 menit kemudian melakukan peran pendamping persalinan selama 3 jam.Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan ada perbedaan signifikan skor kecemasan sebelum dan sesudah peran pendamping persalinan terlatih terhadap kecemasan ibu bersalin patolgis kala 1 (p=0.000;p0.05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran pendamping persalinan terlatih lebih efektif mengurangi kecemasan ibu bersalin daripada tanpa peran pendamping persalinan tidak terlatih. Diharapkan hasil penelitian ini dapat diterapkan dalam praktik klinis untuk mengurangi kecemasan persalinan

    4

    full texts

    28,611

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    repository.poltekkes-smg.ac.id
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇